Agenda Kegiatan

There are no events.

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
« Apr   Jun »

Tweets

Model KKN UNDIP

Mahasiswa sebagai generasi intelektual yang dibentuk melalui dunia pembelajaran di bangku kuliah metode pembelajaran yang diterapkan tidak cukup dengan hanya ceramah dan diskusi di ruangan, namun hal yang paling urgent adalah pembelajaran secara terjun langsung di masyarakat umum sebagai bekal saat telah kembali ke masyarakat pasca lulus menjadi Sarjana. Pembelajaran di masyarakat luas secara praktis sesuai dengan Tri Bakti Dharma: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Tri Bakti Dharma Perguruan Tinggi di wujudkan dalam bentuk pembelajaran melalui Kuliah Kerja Nyara (KKN).
KKN merupakan suatu bentuk pendidikan, serta memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa agar dapat hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus, dengan secara langsung mengidentifikasi masalah-masalah pembangunan yang dihadapi. Dengan adanya KKN, mahasiswa diharapkan akan memahami posisi strategisnya sebagai agen aktif (fasilitator) yang dapat memunculkan potensi yang ada pada daerah dan masyarakatnya melalui program-program yang memiliki kapasitas dan karakter intelektual, serta mampu terlibat langsung dalam perubahan ke arah kemajuan dalam masyarakat pedesaan yang lebih baik, selain itu mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan diri untuk berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat.
Model Kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro :

  1. KKN Reguler
  2. KKN Tematik PPM
  3. KKN Posdaya

Pendaftaran KKN UNDIP Tim II Tahun Akademik 2015/2016

Dengan ini diberitahukan kepada mahasiswa Program Strata I Universitas Diponegoro bahwa jadwal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNDIP Tim II Tahun Akademik 2015/2016 adalah sebagai berikut:

Pendaftaran : 11 April s.d. 22 April 2016
Pelaksanaan KKN : 11 Juli 2016 s.d. 15 Agustus 2016
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Registrasi KKN di laman: Registrasi KKN, adapun persyaratan pendaftaran dan panduan pendaftaran dapat diunduh pada lampiran berikut :

  1. manualregkkn
  2. Pengumuman-KKN-Tim-II-Tahun-Akademik-2015-2016

Sumber dari : http://lppm.undip.ac.id/v1/2016/04/07/pendaftaran-kkn-undip-tim-ii/

Hindari Daging Busuk, Mahasiswa ini Berikan Solusinya

tenggeles, mejobo, kudus, infografis, poster, majalah, bayu wizakson

tenggeles, mejobo, kudus, infografis

UMKM, SARANA MASYARAKAT MEMUPUK JIWA KEWIRAUSAHAAN

UMKM, SARANA MASYARAKAT MEMUPUK JIWA KEWIRAUSAHAAN

20160211_132537

Kamis, 11/2/2016 TIM KKN UNDIP mengadakan sosialisasi dan simulasi UMKM di dusun Gedong, desa Tajuk, Kecamatan Getasan tentang pembuatan permen susu dan susu pasteurisasi (pembuatan susu dengan suhu di atas 70 derajat celcius) dengan rasa coklat dari bahan baku susu sapi yang diperah langsung dari sapi ternak di Gedong yang menjadi produksi utama di dusun Gedong. Sasaran UMKM di dusun Gedong adalah ibu-ibu kelompok tani dan ternak Kana’an yang biasanya bertugas untuk memerah susu. Kelompok Ibu-ibu tersebut memerhatikan dengan saksama bagaimana cara membuat permen susu dan susu pasteurisasi dengan benar. TIM KKN UNDIP  juga memberikan kertas berisi  panduan bagaimana cara pembuatan permen susu yang baik dan benar agar masing-masing dapat membaca sendiri.  Pada saat melakukan praktek dan menerangkan cara pembuatannya salah satu dari ibu-ibu diminta untuk ikut mempraktekan cara membuat permen susu. Hal tersebut dilakukan agar ibu-ibu tersebut dapat dengan cepat menangkap bagaimana cara pembuatan permen susu dengan langsung terjun untuk mempraktekkan proses produksinya sendiri.

20160211_145348

Sementara menunggu adonan sampai  jadi, Tim KKN UNDIP menjelaskan bagaimana cara pengemasan produk yang baik agar dapat menarik minat para pembeli dengan menerangkan  bahan-bahan apa saja yang perlu dibeli untuk membungkus permen susu agar memiliki nilai ekonomis.  Tidak hanya itu, TIM KKN UNDIP juga menerangkan bagaimana cara memotong adonan permen susu yang telah mengental serta bagaimana cara membungkus permen yang baik dan rapi.

Dengan pemberian sosialisasi dan simulasi UMKM di Dusun Gedong tersebut, diharapkan menjadi warna baru bagi UMKM yang ada di Desa Tajuk. Karena seperti yang kita ketahui, Desa Tajuk hanya mempunyai 1 UMKM saja yakni UMKM pembuatan tempe. Diharapkan UMKM permen susu tersebut dapat menjadi angin segar yang dapat mendorong perekonomian warga di Desa Tajuk.

Tim KKN UNDIP Bantu Pengoptimalan Posyandu “Mawar” Desa Karangwono, Pati

pengaktifan kembali posyandu

Sabtu (23/1/2016) Tim KKN I 2016 di Desa Karangwono, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati membantu pengoptimalan kembali Posyandu Mawar Desa Karangwono. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta sebagai salah satu pembentukan pilar kesehatan dalam progam multidisiplin KKN yang diwajibkan di kabupaten Pati yaitu Posdaya.
Kegiatan ini dimulai dengan koordinasi bidan, kader kesehatan dan perangkat desa untuk mem-breakdown masalah pada posyandu mawar Desa Karangwono, mahasiswa KKN Undip menjadi moderator dalam kegiatan ini. Setelah dilakukan moderasi, masalah pada posyandu mawar adalah kurangnya kemauan pada ibu hamil dan ibu muda di Desa Karangwono untuk memeriksakan dan membawa bayi mereka ke Posyandu. Mereka lebih percaya membawa bayinya ke dokter atau bidan praktek dibandingkan ke Posyandu. Selain itu, kegiatan posyandu Mawar kurang menarik bila dibandingkan dengan Posyandu desa lain. Kegiatan yang ada di Posyandu Mawar hanya sebatas penimbangan bayi dan pemberian vitamin saja.
Pada rapat koordinasi ini juga membahas pembentukan Posdaya pilar kesehatan dengan ketua Bapak Joko Susanto.
Kedepannya kegiatan pilar kesehatan posdaya Desa Karangwono adalah membantu kegiatan rutin Posyandu Mawar yang diadakan tiap bulan pada tanggal 17 pada 3 titik utama yaitu: Balai Desa Karangwono, RW 1 dan RW 2. Selain kegiatan penimbangan balita, nantinya akan dilaksakan penyuluhan kesehatan dan pemberantasan nyamuk demam berdarah. Harapannya kegiatan ini dapat berlanjut dan terkoordinasikan dengan baik agar tingkat kesehatan masyarakat Desa Karangwono meningkat. (pnjl/szy)

Sejuta Makna dalam Kopi Hikmah

Penasaran?, klik link di bawah ini :)

Sejuta Makna dalam Kopi Hikmah

KINI SI ORGANIK DAN NON-ORGANIK DIPISAHKAN

REPORTASE DESA KOPENG

KINI SI ORGANIK DAN NON-ORGANIK DIPISAHKAN

KKN11

Selasa, 2 Februari 2016, Mahasiswa/i KKN Undip TIM I 2016 Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang telah melakukan kegiatan yang bertemakan lingkungan yaitu “Pembuatan Tong Sampah”. Kegiatan ini digagas oleh Muhammad Barkah Zaki, mahasiswa Teknik Arsitektur yang merancang tong sampah praktis dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar seperti bambu dan tong bekas cat. Kegiatan ini merupakan salah satu program multidisiplin KKN Undip TIM I 2016 Desa Kopeng, yaitu pemberdayaan lingkungan bersih dan sehat.

Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Karang Taruna Desa Kopeng, Dusun Kopeng Krajan. Sebagai percontohan, Mahasiswa/i KKN bersama dengan Karang Taruna Dusun Kopeng Krajan membuat 14 tong sampah yang akan ditempatkan di 7 titik strategis untuk pembuangan sampah, seperti di pertigaan jalan atau perempatan jalan yang sering dilewati warga dan dikelilingi oleh rumah-rumah warga . Setiap titik akan ditempatkan 2 tong sampah, untuk sampah organic dan sampah non-organik. Tujuannya agar sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi percontohan untuk dusun-dusun lainnya di Desa Kopeng.

kkn12

Tong sampah ini menggunakan tong bekas cat dengan bambu-bambu yang disusun untuk menjadi kaki tong sampah tersebut. Untuk satu kaki tong sampah, dibutuhkan 12 potong bambu yang disusun menjadi lingkaran. Pertama, siapkan bambu yang telah dipotong sepanjang 75 centimeter, dan kemudian sambungkan satu bambu dengan yang lainnya dengan kawat. Kawat diikatkan di tiga (3) titik, yaitu bagian atas bambu, bagian tengah bambu, dan bagian bawah bambu. Setelah bambu telah tersusun menjadi bentuk tabung, maka tong sampah yang terbuat dari tong bekas cat dapat diletakkan di dalam bambu-bambu tersebut. Selain praktis dan sederhana, tong sampah dibuat dengan cara seperti itu agar saat sampah dalam tong sudah penuh tong dapat diangkat dan sampah dibuang ke tempat pembuangan akhir, sehingga tidak akan terjadi kesulitan untuk membawa sampah ke tempat pembuangan terakhir.

SEDIA TABULAMPOT SEBELUM SAKIT

REPORTASE DESA KOPENG

SEDIA TABULAMPOT SEBELUM SAKIT

KKN10

Senin, 25 Januari 2016, Mahasiswa/i KKN Undip TIM I 2016 Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang telah melakukan kegiatan yang bertemakan tentang lingkungan yaitu ‘’Tanaman Obat Dalam Pot (Tabulapot).” Kegiatan ini digagas oleh Nunki Hayyu, mahasiswi Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP). Sebelum melakukan penanaman Tabulapot, ia melakukan sosialisasi tentang manfaat menanam tanaman obat-obatan di pekarangan rumah. Setelah itu dilanjutkan dengan bergotong royong bersama masyarakat sekitar dalam pengadaan bibit, tanah, pupuk serta pot sebagai media tanam. Tanaman obat yang ditanam meliputi jahe, kunir, kunci, temulawak, laos, dan binahong.

Tabulapot ini bisa menjadi pilihan warga yang ingin menanam tanaman obat namun tidak mempunyai lahan yang luas dengan kondisi lingkungan yang mudah untuk dimanipulasi serta digunakan sebagai persediaan obat dirumah. Tanaman ini kemudian ditempatkan di 4 lokasi yaitu Dusun Kopeng Krajan, Tayeman, Dukuh dan Cuntel yang selanjutnya menjadi percontohan untuk 5 dusun lainnya yang ada di Desa Kopeng. Selain mengajarkan warga untuk menanam tanaman obat, Nunki juga mengajarkan warga untuk memanfaatkan limbah kaleng yang ada seperti kaleng susu sebagai media pot.

KKN9

Cara menanam tabulapot yaitu dengan menyediakan pot atau kaleng kosong yang telah dilubangi, lalu pot diisi dengan campuran sekam, tanah dan pupuk yang berupa kotoran ayam yang telah dikeringkan. Pencampuran dilakukan dengan perbandingan 1:1:1, setelah itu bibit siap ditanam didalam pot. Penyiraman dilakukan secara rutin untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar karena memberikan berbagai manfaat yang cukup banyak serta biaya yang digunakan tidak terlalu besar karena dapat diambil dari lingkungan sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan serta pemanfaatan tanaman obat.

LANSIA SEHAT, HIPERTENSI LEWAT

 

REPORTASE DESA KOPENG

LANSIA SEHAT, HIPERTENSI LEWAT

KKN8

Pada hari kamis, 21 Januari 2016, Mahasiswa/i KKN UNDIP TIM 1 2016 Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang mengadakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan, penyuluhan mengenai hipertensi, dan dilanjutkan dengan gerakan senam sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh belasan lansia dari Dusun Tayeman, Desa Kopeng.

Serangkaian kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan lansia dan mengajarkan cara untuk mengatasi dampak dari penyakit degenaratif (hipertensi). Karlinda, mahasiswi Jurusan Ilmu Keperawatan menjadi instruktur pada senam lansia ini. Para lansia sangat antusias mengikuti serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa/i KKN Undip. “Saya belum pernah diajarkan senam sederhana untuk melancarkan peredaran darah.” Ujar Bu Sajinem.

Ibu berusia 68 tahun tersebut juga mengatakan bahwa meski hal-hal ini adalah hal sederhana tapi dinilai bermanfaat, khususnya untuk kesehatan. “Senam sederhana ini dapat dilakukan sendiri dirumah dan dapat dilakukan saat sedang beristirahat atau bahkan saat menonton TV.” Ibu Sajinem juga mengatakan bahwa dia akan mencoba mempraktekkan senam sederhana tersebut setiap hari untuk melancarkan peredaran darah. Sebelumnya belum pernah dilakukann senam lansia, dan senam ini rencananya akan dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali saat posyandu lansia. Akan tetapi, senam ini diharapkan dapat diterapkan secara rutin setiap harinya karena senam lansia ini dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Senam lansia ini diperkenalkan oleh mahasiswa/i KKN Undip TIM I Desa Kopeng yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin oleh kader posyandu untuk kepentingan kesehatan para lansia di Dusun Tayeman.

Gerakan senam cukup sederhana dan sangat mudah untuk dipraktikan. Gerakan senam lebih banyak memakai gerakan tangan seperti menepuk tangan, menepuk pundak, hingga menepuk paha. Selain itu senam ini dapat dilakukan sambil duduk atau berdiri. Gerakan-gerakan tersebut memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah yang dapat mencegah terjadinya hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang pada umumnya diderita oleh lansia. Hipertensi disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya usia, jenis kelamin, dan gaya hidup.

Sosialisasi BLH dan Bank Sampah

 

1 Februari 2016 –  Bank Sampah adalah intitusi  yang didirikan masyarakat indonesia dengan tujuan mengurangi jumlah sampah buangan dengan mekanisme menabung sampah yang masih memiliki nilai ekonomi sehingga menghasilkan sebuah nilai ekonomi. Dalam kegiatan pada yang dilakukan pada hari Senin minggu ke-3 ini adalah berupa sosialisasi mengenai bank sampah, oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Jepara kepada warga RW 3 Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo, tujuan dari sosialisasi yang diadakan TIM I KKN Undip 2016 ini bertujuan untuk mengajak warga khususnya RW 3 Desa Bandungharjo untuk membentuk organisasi bank sampah.

20160201_104521

Pemaparan dari BLH kab Jepara

 Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Hermawan selaku perwakilan dari BLH, Bapak Muis selaku pemilik Bank Sampah Mandiri Sejahtera, dan undangan yang dihadiri oleh PKK RW 3 Desa Bandungharjo.

20160201_093540

Undangan PKK RW 3 Desa Bandungharjo

Harapan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk mengurangi jumlah sampah buangan dengan mekanisme menabung sampah yang masih memiliki nilai ekonomi sehingga menghasilkan sebuah nilai ekonomi. Pada kegiatan yang berlangsung pada Senin 1 Februari 2016 pukul 09:00 WIB di Balaidesa Bandungharjo, BLH memberikan pemaparan mengenai sosialisasi lingkungan hidup dan bahaya sampah, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Muis mengenai Teknis Bank Sampah.