BALITA SEHAT – HEMAT OBAT

BALITA SEHAT - HEMAT OBAT

Temanggung – TIM 1 KKN Universitas Diponegoro bersama Kader KESEHATAN Desa Langgeng melakukan kegiatan Posyandu di lokasi Gedung Serba Guna pada tanggal 7 Februari 2018 mulai pukul 10.00 – 12.00 WIB.  Kegiatan posyandu balita merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap satu bulan sekali, sebagai upaya pemeliharaan kesehatan balita yang berbasis masyarakat.

Posyandu di Desa Langgeng telah memenuhi standar pelaksanaan sebuah posyandu, yang berarti kegiatan posyandu telah mencakup 5 meja yaitu Pendaftaran, Penimbangan, PMT, Penyuluhan, dan Pelayanan.   Kader kesehatan Desa langgeng sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan posyandu setiap bulannya.  Selama kegiatan dilakukan pendaftaran balita, penimbangan, pemberian PMT serta diisi penyuluhan kesehatan oleh staf promkes dari PUSKESMAS Tlogomulyo.

Expo Se-Kabupaten Tim KKN 1 2018

Jepara– Senin, 13 Februari 2018, Expo kabupaten tim KKN 1 2018 dilakukan di pendopo kab. Jepara pada pukul 10.00 WIB sampai 15.30 WIB. Rangkaian kegiatan expo dimulai dari lomba mewarnai tingkat sekolah dasar, penampilan seni tradisional setiap kecamatan yang dibawakan oleh mahasiswa, serta pameran program unggulan tiap kecamatan. Pada pembuka acara ini dilakukan sambutan oleh koordiantor expo, kemudian sambutan dari bupati dan perwakilan dosen UNDIP.
Lomba mewarnai dan menggambar dihadiri oleh siswa siswi sekolah dasar dari 4 kecamatan yang berbeda yaitu kecamatan Jepara, Mlonggo, Batealit, dan Tahunan. Tema dari menggambar adalah ciri khas dari masing masing kecamatan. Hal ini dilakukan agar siswa siswi SD menumbuhkan kreatifitas anak anak dan dapat memahami ciri khas dari daerahnya serta dapat melestarikannya.
Kegiatan seni tradisional tiap kecamatan dilakukan oleh mahasiswa dan dibantu oleh masyarakat kecamatan tersebut. Salah satu penampilan mahasiswa tiap kecamatan yaitu tari obor yang dibawakan oleh mahasiswa kecamatan Tahunan dan beberapa karang taruna dari kecamatan tersebut dan ada juga penampilan tari barong dari kecamatan Mlonggo dan masih banyak lagi.


Expo kabupaten ini juga menampilkan program program unggulan yang dilaksanakan mahasiswa di kecamatan masing-masing. Beberapa program yang ditampilkan antara lain yaitu peta UMKM, biobriket, komposter, pestisida organik, papan gang, dan masih banyak lainya. Dipenguhujung acara expo ini ditampilkan video profil desa dari keempat kecamatan kabupaten Jepara.

TIM I KKN Undip 2018 Kab. Jepara

Editor: Solikhin

Melestarikan Kesenian Jaran Kepang “Turonggo Margo Laras” Desa Candisari Tlogomulyo Temanggung

Kelompok kesenian Dusun Gopakan, Desa Candisari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung yang beranggotakan warga Dusun Gopakan ini bernama Turonggo Margo Laras. Kelompok seni jaran kepang yang sudah lama dilakukan warga ini sering tampil ke daerah-daerah lain dalam acara persahabatan kelompok seni jaran kepang.

TML atau nama lain dari Turonggo Margo Laras ini dibentuk untuk mengakomodir kegiatan warga khususnya karang taruna agar melakukan hal-hal positif. Meski sempat vakum beberapa tahun. Kelompok seni Turonggo Margo Laras ini bangkit kembali dengan gagahnya untuk menunjukkan kekuatan kuda Dusun Gopakan.

Proses latihan dilaksanakan beberapa pekan sebelum adanya jadwal penampilan. Latihan dilaksanakan malam hari di gudang dusun gopakan. Sehari sebelum penampilan, para pemain melakukan ritual mandi di sumber air yang diyakini memiliki khasiat.

Dalam penampilannya tidak hanya kuda kepang, namun juga terdapat tarian-tarian oleh wanitanya. Kelompok ini juga pernah perform di Ngadirejo bertepatan pada adanya superblood moon (31/1).

Pelatihan Ibu PKK dalam Pembuatan Suichuka

Bongkol (4/2/2018), telah dilaksanakan pendampingan pembuatan kerajinan tangan suichuka. Suichuka merupakan kerajinan tangan dari Jepang yang bahan utamanya dari plastik bekas kemudian dibentuk menjadi bunga. Suichuka dari kata ‘sui’ yang berarti ‘air’, ‘chu’ yang berarti ‘tengah’ dan ‘ka’ yang berarti ‘bunga’.  Suichuka berarti bunga di tengah air.  Kerajinan tangan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam air agar menambah keindahan dan estetika kegunaannya sebagai dekorasi atau hiasan. Kegiatan dihadiri oleh Ibu-ibu PKK dengan tujuan di awalnya untuk mengenalkan teknik Suichuka.  Diharapkan dengan pelatihan ini kreativitas ibu PKK dalam bentuk kerajinan tangan semakin berkembang.  Selain itu, Suichuka yang menggunakan bahan plastik bekas dapat membantu dalam mengurangi limbah plastik di Desa Candisari Temanggung.   Mahasiswa KKN juga membantu dalam menginisasi teknik kerajinan ini untuk menjadi lahan usaha ibu PKK (link gambar kegiatan di https://imgur.com/nRzM0K8)

Mahasiswa KKN Undip Kabupaten Jepara Gelar Paradiso

Jepara (13/2)– Pendopo kabupaten Jepara menjadi saksi atas kemeriahan Expo Kabupaten yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Tim I KKN Undip. Paradiso, sebutan keren dari Jepara Expo merupakan serangkaian kegiatan penutup KKN Undip kabupaten Jepara yang diselenggarakan pada hari ke-40 masa KKN, yaitu 12 Februari 2018. Beberapa rentetan kegiatan yang disuguhkan pada Paradiso meliputi kegiatan donor darah, pembukaan stand kuliner, pementasan seni kecamatan, lomba mewarnai untuk anak SD kelas satu sampa tiga, dan lomba menggambar untuk anak SD kelas empat sampai enam dengan mengusung tema “Jeparaku”.

Image and video hosting by TinyPic

Kegiatan lomba mewarnai dan menggambar ini diikuti oleh 150 peserta dari perwakilan seluruh SD di kabupaten Jepara, kemudian diambil tiga juara terbaik dari lomba mewarnai dan tiga juara terbaik dari lomba menggambar. Selain 356 Mahasiswa yang terdiri dari empat kecamatan di Jepara, di antaranya kecamatan Jepara, Batealit, Mlonggo, dan Tahunan, turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Zainuri dan Sekretaris Daerah, Sholih.

Image and video hosting by TinyPic

Editor : Solikhin

Tim I KKN UNDIP Desa Tembarak Bersosialisasi ke Masyarakat Tembarak

Tembarak, Temanggung (4/1/2018). Setelah upacara pelepasan Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di Widya Puraya, Tim KKN kabupaten Temanggung berangkat ke desa lokasi KKN masing-masing. Pada pukul 14.00 WIB, mahasiswa sampai di kantor Kecamatan Tembarak dan mengikuti acara penyambutan mahasiswa KKN oleh Kepala Kecamatan, pihak Koramil, Polsek dan seluruh kepala desa di Kecamatan Tembarak.

Setelah selesai acara penyambutan, mahasiswa tim KKN Undip desa Tembarak yang terdiri dari 6 orang mahasiswa yang berasal dari jurusan Teknik Perkapalan, Teknik Kimia, Ilmu Komunikasi, Ilmu Sejarah, Administrasi Publik dan Sastra Jepang mulai melakukan sosialisasi atau perkenalan ke masyarakat terutama tokoh-tokoh masyarakat dan perangkat desa Tembarak.

Kunjungan yang pertama, tim KKN Desa Tembarak langsung menuju rumah Kepala Desa Tembarak Bapak Widodo. Kunjungan pertama ini dilakukan untuk melengkapi survey pendahuluan, Bapak Widodo selaku kepala Desa Tembarak menyampaikan bahwa beliau dan masyarakat desa Tembarak. Setelah itu tim KKN menuju ke posko untuk beristirahat. Selain mengunjungi rumah Pak Widodo kami juga mengunjungi rumah Pak Asyhari selaku mantan kepala desa di Dusun Tembarak Kidul. Di sana kami bersilaturahmi dan sharing mengenai keadaan desa Tembarak.

Pelatihan Kapasitas Masyarakat Kelompok Tani Desa Banaran

Hampir seluruh warga Desa Banaran mempunyai mata pencahariaan sebagai petani. Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas dan mutu produk pertanian, Desa Banaran melaksanakan kegiatan Pelatihan kapasitas kelompok tani. Pelatihan ini diadakan pada tanggal 5 Januari 2018 bertempat di balai desa dan dihadiri oleh pengurus kelompok tani se Desa Banaran. Materi pelatihan kapasitas kelompok tani membahas hal-hal sebagai berikut; (a) Struktur tanah dan cara mengolahnya dan (b) Manajemen dan Pemasaran Produk Tani. Selain pelatihan juga diadakan acara pemberian alat berupa sprayer otomatis untuk menyemprotkan pestisida guna mencegah serangan hama bagi para warga

Pemberian Materi oleh Narasumber

Pemberian Alat berupa Sprayer Pestisida bagi Warga

Tak Kenal Maka Tak Sayang: Perkenalan Mahasiswa KKN UNDIP di Desa Menggoro

            Dalam menyambut tahun baru 2018 mahasiswa UNDIP melaksanakan Kuliah Kerja Nyata yang diresmikan tanggal 03 Januari 2018 oleh Rektor UNDIP Prof.Dr.Yos Johan Utama, S.H, M.Hum. di lapangan Widya Puraya Universitas Diponegoro Semarang.

            Kuliah Kerja Nyata Periode I Tahun 2017/2018 dilaksanakan di beberapa kabupaten yaitu Semarang, Pekalongan, Pemalang, Pati, Grobogan, Jepara, Kendal, dan Temanggung. Pemberangkatan dibagi menjadi dua kloter . Untuk kloter pertama diberangkatkan tanggal 3 Januari 2018 sedangkan kloter kedua diberangkatkan tanggal 4 Januari 2018.

            Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa dirinya sangat antusias untuk melaksanakan KKN ini. “Semoga saya dapat membuat program yang sesuai dengan kebutuhan warga di desa Menggoro,” ujar Mulya, salah satu peserta KKN di Temanggung. Salah satu kecamatan yang digunakan untuk KKN di KabupatenTemanggung yaitu Kecamatan Tembarak. Di Kecamatan Tembarak, terdapat 13 desa, salah satunya yaitu desa Menggoro. Desa Menggoro merupakan desa yang memiliki 10 dusun yang terletak di lembah Gunung Sumbing. Desa Menggoro menyambut baik mahasiswa KKN UNDIP. “Selamat datang mahasiswa KKN UNDIP di Desa Menggoro. Semoga dapat saling memberikan ilmu satu sama lain dari pihak mahasiswa maupun masyarakat desa Menggoro,” kata kepala desa Menggoro.

            Perkenalan diawali di balai desa Menggoro dengan memperkenalkan mahasiswa KKN kepada perangkat desa Menggoro dan diteruskan silaturahmi lebih personal kepada para kepala dusun di desa Menggoro. Desa Menggoro terdiri dari 10 dusun yaitu dusunKauman, Ngabean, Nolobangsan Timur, Nolobangsan Barat, Kamal Barat, Kamal Timur, Sragan, Jlamprang, Jetis, dan Ngenden. Perkenalan juga dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di desa Menggoro. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan mahasiswa dalam membuat program dan membentuk hubungan yang baik antara mahasiswa dengan warga desa Menggoro.

“Ndodog Lawang di Desa Drono”

Ndodog lawang, merupakan istilah dari Bahasa Jawa yang berarti “mengetuk pintu” dimana mempunyai makna yang lebih dalam lagi yaitu meminta izin untuk memasuki suatu kawasan agar nantinya dapat diterima dengan baik oleh warga sekitar.

TIM I KKN UNDIP 2018 pada tanggal 3 Januari 2018 telah sampai di Desa Drono, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. Di Balai Desa dengan Bapak Mulyadi selaku seketaris desa dan perwakilan dari Kepala Desa yang berhalangan hadir kala itu dengan penuh kehangatan menyambut kedatangan TIM I KKN UNDIP 2018 di Desa Drono. Bapak Mulyadi, Bapak Mu’alimin beserta rekan rekannya dengan penuh senyum yang berkembang di wajah masing – masing membuat rasa canggung dan sungkan hilang perlahan antar perangkat desa dengan teman – teman TIM I KKN UNDIP 2018.

Kesan hangat dan terbuka yang telah dipancarkan dari orang – orang perangkat desa, membuat semangat dan antusias para anak – anak TIM I KKN UNDIP 2018 menjadi melonjak naik. Selama acara “Ndodog Lawang” tersebut, canda dan tawa tak henti – hentinya terdengar di telinga ini. Lelahnya perjalanan saat menuju Desa Drono dan lelahnya setelah selesai bekerja bagi para perangkat desa tak dihiraukan dan tergantikan dengan senyuman yang merekah di wajah masing – masing orang.

Desa Drono terdiri dari 1 Dusun dimana didalamnya terdiri dari 3 RW dan 12 RT. Desa Drono merupakan salah satu desa pengembangan yang awalnya hanya terdiri dari 6 RT saja.

SELAPANAN MUSLIMAT FATAYAT DESA GANDU

 

Jumat, (5/01) berlokasi di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Organisasi Islam Nahdhatul Ulama Muslimat Fatayat NU mengadakan acara pengajian yang terletak di TPQ Al-Hidayah, Dusun Gandon. Acara ini dihadiri oleh Ibu-Ibu warga Desa Gandu yang dilaksanakan setiap hari Jum’at kliwon pada setiap bulannya. Acara ini sendiri bertujuan untuk mempersatukan anggota organisasi Muslimat Fatayat NU dan memantapkan seluruh anggota.

Organisasi ini diketuai oleh Ibu Suparti yang juga merupakan Ibu Kepala Desa Gandu. Acara berlangsung dari pukul empat sore hingga pukul enam sore. Beragam kegiatan dilakukan dalam acara ini, dimulai dari mars Muslimah Fatayat, pembacaan do’a dan asma’ul husna, shalat ashar bersama, kemudian ceramah yang diisi oleh Ustadz Hasan Muzaqi. Ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Hasan Muzaqi bertajuk pengabdian istri kepada suami. Pada ceramah ini dijelaskan tentang bagaimana cara-cara pengabdian seorang istri kepada suami agar menjadi seorang istri yang solehah, yaitu dengan cara mendidik anak yang baik menurut agama Islam, dan menuruti perkataan suami. Jamaah yang hadir mendengarkan dengan khidmat selama ceramah dan memberikan banyak pertanyaan pada saat sesi tanya jawab setelah ceramah.

Dengan selalu dilaksanakannya acara ini diharapkan anggota organisasi Fatayat dapat menjadi muslim yang seutuhnya dan selalu terjalinnya hubungan ukhuwah Islamiyah antar anggota di Desa Gandu.