Agenda Kegiatan

There are no events.

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28
« Jan   Mar »

Tweets

Pamit Bener

 

Bener – 18 Februari 2017. Ada Pertemuan pasti ada juga perpisahan, sedih rasanya akan meninggalkan ini semua, udara sejuk desa, ramah tamah warga desa, anak anak yang selalu meramaikan posko, dan yang terakhir perpisahan dengan anggota tim 1 KKN UNDIP. Setelah banyak hal yang telah dilewati bersama, dari bangun tidur hingga kembali tidur, dari sedih menjadi bahagia.

 

Image_c0ce716 Image_3848fa6

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan pamit kali ini kami dari tim 1 KKN Undip, melakukan kunjungan ke rumah rumah kepala Dusun yang ada didesa. Hal yang paling berkesan adalah saat tim KKN berada di rumah Bpk Darman, kepala dusun krajan 2. Beliau memberikan pesan agak selalu berusaha dan rajin serta ingat akan orang tua. Beliau juga berterimakasih dengan adanya mahasiswa dari tim KKN Undip di desa bener, semoga program yang disampaikan dan ilmu yang diberikan ke masyarakat desa bener dapat tersampaikan dengan baik dan dapat bermanfaat untuk orang banyak.

Dan kami pun juga melakukan kunjungan terakhir ke Posyandu desa Cebongan. berpamitan dengan warga warga serta memberikan informasi yang dilakukan oleh liwanti subagio mengenai hidup sehat dan amalia soya mengenai hipertensi. Bu Triyatun selaku Bidan desa mengatakan dengan adanya program program dari mahasiswa mengenai kesehatan semoga dapat membuat masyarakat desa lebih mengerti akan artinya kesehatan diri dan lingkungan.

Rapat Perdana Karang Taruna Desa Sampok

Collage_FotorPati – Senin (13/2) TIM I KKN UNDIP Kecamatan Gunungwungkal Desa Sampok melaksanakan kegiatan rutin sebagai promotor karangtaruna di desa Sampok. Kegiatan ini berupa rapat untuk menentukan nama dan mekanisme kerja karangtaruna. Rapat di hadiri oleh seluruh anggota karangtaruna baru yang terbentuk disertai beberapa perangkat desa dan kepala desa Sampok. Rapat dan diskusi berjalan sangat kondusif, TIM I KKN UNDIP sebagai fasilitator berhasil membawa rapat berjalan sangat lancar. Selain mencetuskan nama karangtaruna, dalam rapat ini juga dipaparkan materi, prorgram kerja, serta mekanisme karangtaruna yang akan berjalan di desa ini. Karena karangtaruna ini baru terbentuk hasil dari program mahasiswa TIM I KKN UNDIP. Harapan agar karangtaruna ini dapat berjalan semestinya sehingga dapat membantu perkembangan desa.

Editor : Amin Taufiq Kurniawan S.Sos, MI. Kom

Nasi Goreng Sampok di Expo Kecamatan ?

Pati – Minggu (12/2) TIM I KKN UNDIP Kecamatan Gunungwungkal mengadakan expo kecamatan di balai desa Gunungwungkal. Kegiatan ini dikuti oleh seluruh perwakilan desa yang berjumlah 15 desa di kecamatan tersebut. Terdapat beberapa rangkaian acara didalamnya meliputi lomba memasak, menggambar, mewarnai, doorprize dan stand-stand bazaar di dalamnya. Perwakilan ibu-ibu PKK desa Sampok menyempatkan untuk hadir dan berpartisipasi dalam lomba ini. Kreasi yang mereka buat berupa nasi goreng buah naga. Menarik bukan? ya tentu saja. Nasi goreng yang mereka buat diberi pewarna dengan perasaan buah naga sehingga warnanya menjadi lebih menarik, berikut kreasinya.

Collage_Fotor

Namun sayang, kelompok ibu-ibu PKK desa Sampok belum dapat meraih juara, namun tidak mengurangi antusiasme mereka.

 

Editor : Amin Taufiq Kurniawan S.Sos, MI. Kom

Biopestisida Desa Balerejo

Balerejo(15/2). Pelatihan Pembuatan Biopestisida dari daun pepaya dan daun sirsak ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat menunjang penggunaan pestisida alami oleh para petani, karena petani menghadapi masalah pada tanaman cabai. Program kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2017 di salah satu rumah warga Desa Balerejo dusun Ngemplak. Antusiasme petani mengikuti kegiatan ini dilihat dari banyak pertanyaan tentang cara pembuatan dan penggunaan biopestisida ini, sasaran dari kegiatan ini yaitu para petani yang tergabung dalam kelompok tani (GAPOKTAN). Tujuan pelatihan pembuatan biopestisida ini adalah memberikan pengetahuan kepada warga Desa Balerejo tentang cara mengatasi permasalahan hama tanaman dan melakukan pelatihan cara membuat biopestisida alami dengan memanfaatkan daun pepaya dan daun sirsak yang tumbuh di sekitar Desa Balerejo. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini petani desa Balerejo beralih menggunakan biopestisida dibandingkan pestisida kimia yang dapat mencemari lingkungan

TUTI1 TUTI2

Pembuatan Sabun Cuci Piring Balerejo

Balerejo(11/2). Program kegiatan “Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring” telah dilaksanakan di Desa Balerejo dusun Karanganom, kegiatan tersebut dilaksana pada tanggal 11 Februari 2017 di kediaman kepala dusun Karanganom yaitu Pak Edi. Sasaran dari kegiatan ini adalah anggota PKK, yang mana saat demo pembuatan sabun cuci piring berlangsung peserta kegiatan banyak yang aktif untuk bertanya dan berminat untuk membuatnya. Sabun cuci piring ini terbuat dari bahan alami yang mudah didapat dan tersedia dilingkungan desa Balerejo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang ilmu kimia lewat kehidupan sehari- hari serta memberikan keterampilan pada ibu-ibu cara membuat sabun cuci piring yang sederhana. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini ibu – ibu anggota PKK bisa mengetahui peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari,serta dapat membuat sabun cuci piring dengan sendiri yang lebih hemat.

TUTI1 TUTI2

Pembuatan MP-ASI Desa Balerejo

Balerejo(14/2). Di Dusun Karanganom Desa Balerejo diadakan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)”. Kegiatan terdiri dari cara pembuatan MP-ASI yang berasal dari buah-buahan dan sayur serta edukasi mengenai mulai usia berapa bayi boleh diberi makanan dan bagaimana cara pemberian makanan yang benar bagi bayi dan apa pengaruhnya bila bayi terlalu dini diberi makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan agar bayi dapat memperoleh makanan yang aman karena makanan yang diberikan dibuat sendiri oleh ibu dan tidak mengandung bahan pengawet. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini ibu bisa mengetahui mulai usia berapa bayi diperbolehkan makan dan membuat makanan yang sehat dan bergizi bagi anaknya.

IFA1 IFA2

Vertikultur Khas Desa Kerokan

Mahasiswa KKN 1 Tim Undip, melakukan pembelajaran serta pendampingan mengenai vertikultur. Vertikultur adalah pola bercocok tanam yang menggunakan wadah tanam vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan, dan menggunakan botol air bekas. Sehingga sampah dari botol bekas dapat digunakan kembali.

798064

798075

Harapannya setelah dikenalkan mengenai vertikultur warga Desa Kerokan dapat lebih aktif lagi dalam melakukan dan memaksimalkan botol minum yang sudah tidak terpakai agar memiliki nilai yang lebih artistik.

Pendampingan Kadar PH Pada Kolam Ikan Lele Desa Kerokan

Peserta Tim 1 KKN Undip melakuka pendampingan kadar PH pada kolam ikan lele di Desa Kerokan. Pendampingan ini bertujuan agar setiap kolam yang ada di Desa Kerokan dapat terkontrol kadar PH nya sehingga ikan yang didalamnya juga sehat, dan dapat di konsumsi.

20170217_170222_0006

20170217_170222_0011

Harapannya setelah ini, setiap warga Desa Kerokan dapat mengerti dan memahami betapa pentingnya untuk menjaga PH yang ada pada kolam ikan mereka masing-masing.

Kegiatan Kebersamaan TIM KKN Desa Pringsari Bagi Masyarakat

Kegiatan yang dilakukan dari Program UMKM salah satunya UMKM Jamur di Desa Pringsari adalah pengolahan, pengembangan dan desain kemasan produk untuk menambah nilai ekonomi produk tersebut. UMKM jamur hanya menjual dan memasarkan produknya namun tidak diolah. Oleh karena itu, TIM KKN Desa Pringsari mengolah produk jamur menjadi nuget jamur. Tidak disangka nuget jamur menjadi pesananan masyarakat Desa Pringsari. Banyak masyarakat yang berminat terhadap hasil produk TIM KKN Desa Pringsari. Komentar dari beberapa masyarakat diantaranya rasa nugget dengan bahan baku jamur ini tidak terasa jamurnya sehingga seperti nugget biasa pada umumnya. Keunggulan dari produk kami adalah bahan dasar yang digunakan tidak hanya jamur namun juga sayuran seperti wortel dan dapat juga dikreasikan untuk menambah nilai gizi produk oalahn. Masyarakat termotivasi untuk membuat nugget bergizi ini dengan nama “NAJWA” dari singkatan Nugget Jamur Waw. Nugget jamur ini sukses menjadi pilihan masyarakat untuk menambah nilai jual produk dan ekonomi keluarga.

Desain Produk Kemasan

Desain Produk Kemasan

Hasil Olahan Jamur

Hasil Olahan Jamur

Tidak hanya UMKM, TIM 1 KKN UNDIP 2017 Desa Pringsari mampu bersama-sama dengan masyarakat mengaktifkan kembali TOGA yang dulu pernah berjalan sebagai kegiatan dari program Posdaya lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 5 Februari 2017. Posdaya lingkungan mengangkat tema TOGA karena melihat beberapa permasalahan diantaranya adalah terdapat lahan-lahan yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.  Oleh karena itu, posdaya lingkungan memanfaatkan lahan kosong di TK Pembina Dusun Tempelsari. Pada awalnya lahan di TK Pembina digunakan sebagai tempat pembuangan sampah dibeberapa bagian. Namun tim kami mampu mengubahnya menjadi kebun kecil TOGA dan tanaman hias yang bermanfaat bagi warga dan  taman kanak-kanak tersebut.

Kebahagiaan Siswa Siswi TK Pembina Kecamatan

Kebahagiaan Siswa Siswi TK Pembina Kecamatan

Sosialisasi Praktek Penanaman TOGA

Sosialisasi Praktek Penanaman TOGA

Kegiatan yang dilakukan ini sangat bermanfaat kepada siswa dan siswi taman kanak-kanak. Manfaat yang dapat diperoleh adalah mengenalkan tanaman obat keluarga dari usia dini. Selain itu mengajarkan mengenai cara penananam yang baik dan benar. Tanggapan positif dari masyarakat bermunculan seperti salah satu warga yang berasal dari Dusun Krajan sebagai pelopor TOGA Desa Pringsari. Beliau berbagi ilmu mengenai jenis-jenis tanaman obat lainnya. Hal ini mendapatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar untuk bersama-sama berkerja sama membentuk kebun kecil khusus TOGA dan tananman hias  memilih tanaman obat yang akan ditanam.

Perpisahan Termanis KKN Desa Pringsari, Kab. Semarang– “Pada suatu ketika perpisahan bukanlah akhir dari sebuah pertemuan, tetapi adalah awal dari merajut persaudaraan” adalah kata yang diucapkan oleh Pernando selaku Koordinator Desa Pringsari membuka acara perpisahan dengan warga desa Pringsari

Bertempat di posko KKN, acara yang dihadiri oleh kepala desa, kepala dusun, perangkat desa dan seluruh warga desa Pringsari. Acara ini berlangsung malam hari dengan acara utama nya yaitu menyampaikan pesan,kesan dan cerita-cerita selama KKN di Pringsari. Acara ini bisa dianggap sebagai acara malam keakraban kita sebagai ucapan perpisahan dan rasa terimakasih kami atas sambutan dan bantuan yang telah kami terima saat melaksanakan kegiatan KKN di desa Pringsari. Acara ditutup dengan sambutan yang diberikan oleh kepala desa Pringsari yaitu Bapak Zaenal untuk memberikan sedikit wejangan yang bermanfaat bagi kita untuk bekal kami di masadepan. Kami harap dengan kegiatan kami ini kami dapat terus menjalin silahturami dengan warga desa Pringsari sehingga kehidupan social kami terus menjadi baik dan berguna.

Kebersamaan Tim KKN dengan Keluarga

Kebersamaan Tim KKN dengan Keluarga

CUKIL BAHAGIA: Perpisahan Penuh Warna

reportase

Jum’at (17/02/17) sekitar pukul 13:30 WIB balai Desa Cukil telah dipenuhi rombongan spesial. Bukan rombongan warga yang menunaikan ibadah Haji, melainkan rombongan anak-anak dari berbagai sekolah di Desa Cukil. Siswa PAUD, TK, SD, dan MI tersebut ingin berkompetisi dalam ajang lomba mewarnai yang diadakan mahasiswa TIM I KKN UNDIP 2017.

Lomba mewarnai bertema “Cukil Bahagia” diadakan dalam rangka acara perpisahan mahasiswa dengan masyarakat Desa Cukil. Tema tersebut diambil dengan harapan segala pengabdian yang dilaksanakan mahasiswa TIM I KKN UNDIP 2017 selama 42 hari kebelakang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Desa Cukil.

Lomba mewarnai tersebut diikuti oleh 94 peserta yang terdiri dari 82 siswa SD dan MI serta 12 peserta PAUD dan TK. Dua kategori pemenang dalam lomba pun disesuaikan dengan kondisi peserta, yaitu kategori PAUD dan TK serta kategori SD dan MI yang masing-masing kategori memperebutkan 3 juara.

Acara dimulai dengan sambutan Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan dilanjutkan oleh mahasiswa Koordinator Desa. Sebagai wujud antusiasme masyarakat Desa dalam memeriahkan lomba mewarnai ini, grup kesenian Drumblek Dusun Banjari pun sengaja hadir menghibur anak-anak beserta pendamping (orangtua dan guru) sebelum pelaksanaan lomba dimulai. Kemudian acara dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba mewarnai dengan durasi 90 menit. Semangat peserta dalam mewarnai gambar yang telah ditentukan panitia membuat suasana lomba menjadi kondusif.

Setelah 90 menit berlalu, penilaian setiap gambar yang telah diwarnai dilakukan. Juri dalam lomba mewarnai ini merupakan mahasiswa sendiri tanpa dipengaruhi pihak luar. Sembari menunggu hasil lomba diumumkan, peserta lomba dihibur kembali oleh iringan kesenian drumblek. Rasa lelah peserta perlahan hilang seiring irama drumblek ynag dimainkan selama 15 menit.

Sekitar pukul 17:30 WIB, pengumumuan pemenang dibacakan oleh panita. Pada kategori PAUD dan TK, semua posisi juara ditempati oleh siswa TK Tarbiatul Banin. Sedangkan pada kategori SD dan MI, posisi juara 1 dan 2 berhasil diambil oleh siswa-siswa SDN 01 Cukil dan juara 3 diambil oleh siswa MI Miftahul Huda. Sertifikat dan hadiah pemenang diserahkan oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang telah bersedia hadir menemani peserta dari awal hingga acara selesai  Walupun tidak mendapatkan juara, peserta lain tetap merasa bahagia karena telah mendapatkan pengalaman mengikuti lomba mewarnai dan dapat bercengkrama dengan teman-teman dari sekolah lain.

reportase_2