Agenda Kegiatan

There are no events.

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
« Nov   Jan »

Tweets

Materi Pembekalan KKN

Materi KKN dapat didownload pada tautan berikut

  1. reportase
  2. soft-skill-kkn-tim-i-2016-2017
  3. teknik-penyusunan-lrk-lpk
  4. rekapan-data-posdaya
  5. pupr-laporan-7-november-2017
  6. laporan-posdaya
  7. panduan-survey-kkn-tim-i-2016-2017
  8. pembekalan-dan-pengorganisasian-kkn-tot-7-okt-2016
  9. ppt-kkn-permasalahan
  10. pupr-konsep-dan-pelaksanaan-kkn-tematik-final
  11. formulir-posdaya-sekar-arum-1
  12. format-laporan-posdaya-2016
  13. filosofi-tata-tertib-kkn-undip-tot-nov-2016
  14. compelet-kkn-tim-i-2016-2017
  15. materi-participatory-rural-appraisal

Warga Antusias Pendataan RTLH

Magelang – Program Kerja mahasiswa KKN sudah berjalan kurang lebih 3 minggu, jangka waktu tersebut memungkinkan banyak program kerja yang terlaksana. Program kerja baik monodisiplin maupun multidisiplin sebisa mungkin dilaksanakan secara maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi warga desa.

Tim II KKN Undip Ds. Bondowoso Kec. Mertoyudan melaksanakan program monodisiplin dan multidisiplin secara bergatian untuk dapat memberikan hasil maksimal. Kegiatan monodisiplin yang dilaksanakan adapun diantaranya pemeriksaan kesehatan berupa cek tensi dan gula darah oleh mahasiswa pendidikan dokter, serta diadakannya pertemuan untuk membahas tata cara  pendaftaran tanah oleh mahasiswa hukum.

Program multidisiplin Ds. Bondowoso yakni pendataan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dan Pendataan RTLH (rumah tidak layak huni). RTLH sendiri adalah program yang diusulkan oleh BAPPEDA Kab. Magelang untuk mendata rumah yang tidak layak huni. Jumat (29/08) Pendataan RTLH Ds. Bondowoso telah dimulai dan mendapatkan respon positif dari warga desa.

 

RTLH

Dirgahayu RI, Warga Antusias Berlomba

 

Reportase Dirgahayu RI

 

 

Magelang – Memasuki minggu terakhir penerjunan KKN TIM II Undip dan juga memasuki peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 banyak acara yang terselenggara.

Kemeriahan Kemerdekaan RI tersebar keseluruh Nusantara, bentuk acara untuk memperingati kemerdekaanpun sangat beragam, mulai dari gerak jalan, jalan santai, sepeda santai, lomba tradisional, dst.

Seperti di Ds. Bondowoso Kec. Mertoyudan (7/8) banyak acara yang diselenggarakan guna memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ini. Bersamaan dengan partisipasi TIM II KKN Undip disetiap acara, antusias warga sangat tinggi untuk ikut serta.

REPORTASE MINGGU 5

Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/MI Sederajat

DSC_0544_COMPRESS

Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar bagi pembangunan bangsa. Maju tidaknya suatu bangsa tergantung pada kualitas pendidikan yang ada pada bangsa tersebut. Potensi dan antusias yang tinggi dari masyarakat desa Gondoharum terhadap pendidikan diapresiasi dengan terselenggaranya lomba cerdas cermat (LCC) tingkat SD/MI sederajat di desa Gondoharum. LCC diadakan pada kamis, 11 Agustus 2016 di balai desa Gondoharum dan diramaikan oleh supporter dari masing-masing sekolah. Tujuan diadakannya LCC tersebut adalah untuk meningkatkan semangat belajar siswa/i, mengajarkan cara bersaing yang baik dan sehat sejak dini, mewadahi siswa/i untuk mengaplikasikan potensi yang dimiliki dan memberikan apresiasi. Tiga skor tertinggi pun diraih oleh SDN 1 Gondoharum, SDN 7 Gondoharum dan SDN 4 Gondoharum sebagai juara 1, 2 dan 3. Kegiatan LCC diakhiri dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah yang diberikan oleh Pak Puspito selaku sekretaris Desa setempat.

 

Pembuatan Nugget Ayam sebagai Pilihan Produk UMKM

DSC_0305_COMPRESS

DSC_0256_COMPRESS

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di Indonesia. Keberadaan UMKM di desa Gondoharum yang masih minim, diantaranya hanya ada UMKM Susu Kedelai, Gergaji, Meubeler, dan sebagainya, membuat mahasiswa KKN berpikir untuk mengembangkan UMKM baru di bidang kuliner yaitu pembuatan nugget ayam dengan produk yang dinamai “NUGO” atau Nugget Gondoharum. Terlaksananya program multidisiplin pembuatan nugget ayam diharapkan dapat mendukung perekonomian di Desa Gondoharum. Pembuatan Nugo dilaksanakan pada Rabu, 10 Agustus 2016 di Balai Desa Gondoharum pada pukul 15.30 WIB dengan sasarannya adalah ibu-ibu PKK. Respon yang diberikan cukup positif dan menarik sehingga cukup besar kemungkinan ibu-ibu PKK tersebut akan mengembangkan produk Nugo.

Pelatihan Pembuatan Biskuit Gadung untuk Pemberantasan Hama Tikus

DSC_0554_COMPRESS

Padi merupakan tanaman pangan utama yang menjadi sumber makanan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia. Sulitnya mengendalikan hama tikus tersebut menjadi kendala petani di Indonesia, khususnya di Desa Gondoharum. Pelatihan pembuatan biskuit gadung tersebut diadakan di salah satu rumah warga di dusun Tampung, Desa Gondoharum pada Selasa, 2 Agustus 2016 dengan sasaran gabungan kelompok tani. Respon yang diberikan cukup baik dan antusias. Kelompok tani tersebut juga baru mendengar bahwa umbi gadung memiliki potensi untuk memberantas hama tikus di sawah, sehingga dapat dijadikan alternatif untuk para petani yang selain biayanya terjangkau, juga mudah dibuat.

 

Lomba Microsoft Office Word Perangkat Desa Kecamatan Bansari 2016

Kamis (4/8/16) telah dilaksanakan salah satu program kerja tingkat kecamatan yaitu Lomba Microsoft Office Word.

Kegiatan ini diprakarsai oleh 6 orang mahasiswa Tim II KKN UNDIP 2016 yaitu Daniel (Sistem Komputer), Naufal Miftahul Afif (Sistem Komputer), Darmawan Nur Kusuma (Teknik Informatika), Dzulfikar Fauzi (Teknik Informatika), Clara Dini Ayunita (Teknik Informatika), dan Dimas Dwi Prasetya (Teknik Informatika).

Pelaksana Tugas Kecamatan Bansari,  memang secara langsung meminta untuk diadakan pelatihan dan lomba mengenai komputer untuk perangkat desa/ kecamatan. Selain karena dari Pemerintah Daerah yang telah menuntut agar perangkat desa/ kecamatan dapat mengoperasikan komputer, tapi juga karena saat ini sebagian besar kegiatan surat menyurat, pendataan, dan pengarsipan menggunakan aplikasi berbasis desktop maupun web.

Sebelum pelaksanaan Lomba Microsoft Office Word, telah dilaksanakan pelatihan kepada kader perangkat dari setiap desa yang ada di Kecamatan Bansari. Masing-masing koordinator dari 13 desa bertanggung jawab untuk melatih kader perangkat perwakilan desanya. Pelaksanaan pelatihan mengacu kepada modul yang telah disusun oleh 6 mahasiswa pemrakarsa kegiatan.

Lomba Microsoft Office Word dilaksanakan di aula Kecamatan Bansari. Dari 13 kader perwakilan desa yang diundang, hanya 1 kader yang tidak bisa hadir, karena memang waktu pelaksaan lomba sebenarnya bertepatan dengan musim panen tembakau.

Lomba dimulai pukul 09.30 WIB diawali dengan sambutan oleh Koordinator Kecamatan Bansari TIM II KKN UNDIP 2016, Ahmad Farras Faza dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Didik selaku Sekretaris Kecamatan Bansari yang sekaligus membuka acara.

Peserta lomba diminta untuk membuat sebuah surat undangan formal dalam waktu 90 menit. Konten dari surat undangan sudah disesuaikan dengan modul yang digunakan sebagai acuan pengajaran.

1471305489228

1471305489175

1471305489110

 

 

 

 

 

 

Lomba dimenangkan oleh kader perwakilan Desa Candisari dan diumumkan saat Expo Kecamatan Bansari Tim II KKN UNDIP 2016 yang dilaksanakan Sabtu (13/8/16).

10 Dokter Kecil Siap Menjadi Agen Kesehatan SDN Soneyan 03

Pada tanggal 29 Juli 2016 kemarin, tim KKN II Undip Desa Soneyan Kab.Pati melakukan penyuluhan serta pelatihan Dokter Kecil di SDN Soneyan 03. Dokter Kecil terdiri atas 10 orang yang telah melalui seleksi oleh gurunya.

Sebelum memulai pelatihan, tim KKN terlebih dahulu melakukan perizinan ke sekolah. Sambutan dari guru di SDN Soneyan 03 begitu baik, bahkan beliau meminta tim KKN sekaligus melatih dokter kecil untuk persiapan perlombaan dokter kecil tingkat kab. Pati.IMG_8612_800x533

Pelatihan dilakukan di Ruang Serba Guna SDN Soneyan 03. Dalam pelatihan tersebut, para siswa diajarkan mengenai bagaimana pertolongan pertama pada kegawatdaruratan sederhana seperti saat mimisan, jatuh dan luka bahkan hingga luka bakar. Selain itu, para siswa juga dipahamkan mengenai poses imun dalam tubuh, kaitannya dengan mekanisme pertahanan tubuh.

Pada sesi terakhir, siswa diminta untuk praktik bagaimana cuci tangan yang baik dan benar dengan 7 langkah WHO.IMG_8715_800x533

Seminggu kemudian, Dokter Kecil ini diminta langsung bertugas mengajarkan hal-hal sederhana ke teman sekelasnya. Antusias dari murid kelas 4 dan 5 begitu baik. Mereka bahkan menantikan kedatangan tim KKN lagi.   IMG_8818_800x533

TIM KKN Desa Pucungrejo Meriahkan Perayaan Hari Kemerdekaan Dusun Growong

Muntilan – Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71 Dusun Gerowong mengadakan berbagi lomba. Salah satu lomba yang menarik adalah lomba cerdas cermat antar anak SD kelas 3,4,5, dan 6. Lomba yang diusung dari sebuah acara televisi “Ranking 1” ini sangat menarik minat anak-anak Desa Growong. Tak hanya anak-anak, namun para orang tua dan rema juga berkumpul untuk menyaksikan acara tersebut. Acara yang bertempatkan di lapangan Dusun Growong ini berlangsung pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB dan dipimpin langsung oleh mahasiswa KKN yang diberi kesemoatan untuk menjadi MC. Acara ini sangat menyedot perhatian masyarakat, karena merupakan lombacerdas cermat pertama di Dusun Growong yang di prakarsai oleh Mahasiswa KKN Undip.

Antusias anak-anak terlihat ketika lomba akan dimulai, seluruh anak yang merasa siswa kelas 3,4,5,dan 6 langsung mendaftar untuk mengikuti lomba ini. Setelah mendaftar mereka pun segera duduk rapi dan kemudian dibagikan kertas sebagai alat bantu jawab. Perlombaan Ranking 1 ini menggunakan sistem gugur, yaitu apabila setelah diberi pertanyaan dan ada peserta yang salah menjawab maka ia akan dikeluarkan dari arena perlombaan. Jumlah peserta yang mencapai kurang lebih 50 anak membuat suasana perlombaan semakin ramai. Diringi pula dengan suara-suara pendukung dari keluarga mereka yang datang untuk menonton perlombaan.

Setelah smua peserta siap, perlombaanpun segera dimulai. Perlombaan ini dipimpin oleh mahasiswa KKN yaitu Gita dan Audy. Mereka merupakan MC yang sekaligus mengatur jalannya acara. Selain itu, mahasiswa lainnya bertugas sebagai juri dimana mereka yang mengawasi apabila ada peserta yang jawabannya salah atau curang untuk dikeluarkan dari arena.

Lomba pun dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang cukup mudah. Satu-per satu peserta gugur dalam lima pertanyaan pertama. Sekita 25 anak perlahan-lahan meninggalkan arena. Kemeriahan lomba juga ikut mengiringi berjalannya acara, semua orang tua peserta berlomba-lomba menyemangati anak-anaknya. Tak kalah seru, peserta yang tadinya gugur ikut menyoraki peserta yang bertahan dan terkadang suka mengganggu agar peserta di arena kalah. Hal itu menambah seru dan membuat persaingan semakin sengit. Kemudian lomba terus bergulir dan gugur kembali satu per satu peserta Hingga akhirnya pertanyaan ke 7 yaitu tentang ibukota dari Amerika Serikat, membuat 19 peserta gugur seketika. 19 peserta tersebut menjawab New York, padahal seharusnya adalah Washington D C. Kemeriahan semakin bertambah, karena banyak peserta yang merasa gagal dan mengeluh.

Kemudian sisa peserta adalah 6 peserta. Dari 6 peserta ini kemudian diberikan pertanyaan lagi hingga disisihkan 3 untuk final. Ketiga peserta ini adalah Anas kelas 3, Dava kelas 5, dan ibnu kelas 6. Ketiga peserta ini merupakan peserta tertangguh dari Dusun Growong yang berhasil bertahan. Mereka merupakan bibit-bibit siswa yang cerdas karena berhasil menyingkirkan 47 temannya.

Persaingan di final ini juga tak kalah menarik. Yang awalnya panitia mengira bahwa dapat memutuskan juara dengan 3 pertanyaan saja, namun smua anak berhasil menjawab hingga 5 pertanyaan. Hasil seri didapat setelah 5 pertanyaan yang cukup sulit terjawab, hingga akhirnya di pertanyaan ke 6 munculah anak dengan skor tertinggi yaitu Ibnu. Setelah itu tinggal 2 peserta lagi dan akhirnya panita kembal melanjutkan lomba hingga mendapatkan juara ke 2 dan 3. Hasil seri selalu ditunjukan oleh mereka. Hingga akhirnya pada 5 pertanyaan terakhir setelah diakumulasi hasilnya terlihatlah sang juara ke 2 yaitu anas, dan juara ke 3 yaitu dava. Pengumuman juara tak langsung diberikan kepada peserta itu, karena akan jadi kejutan pada puncak acara Hari Kemerdekaan di tanggal 17 Agustus 2016 nanti

 

Desa Pucungrejo Selenggarakan Forum Group Discustion Pupera

Muntilan – Sabtu (6/8), bertempatan di Balai Desa Pucungrejo diselenggarakan Forum Group Discustion Pupera II (FGD Pupera II). Acara ini dihadiri oleh 11 kepala Dusun di Desa Pucungrejo. FGD kali ini bertujuan untuk menjabarkan hasil-hasil survei dan penilaian terhadap kawasan pemukiman kumuh dari mahasiswa KKN. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pucungrejo dan Koor Pupera dari Tim KKN Undip ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Dalam kesempatan ini diawali oleh sambutan Koordinator Desa Pucungrejo, kemudian sambutan oleh Kepala Desa Pucungrejo dan pemaparan hasil survei oleh TIM KKN II Undip. Dalam survei tersebut, mahasiswa mensurvei wilayah Dusun Pandansari. Dusun ini masih tergolong dalam Dusun yang memiliki lingkungan kumuh. Terdapat tujuh indikator yang disurvei dan dinilai oleh mahasiswa. Yaitu mengenai bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, air minum, pengolahan sampah, pengolahan air limbah, dan proteksi kebakaran. Dari ketujuh indikator tersebut, wilayah Dusun Pandansari masih kurang memenuhi syarat sehingga masih tergolog lingkungan kumuh. Misalkan dari indikator jalan lingkungan, di Dusun Pandansari memiliki jalan yang relatif sempit dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor. Selain itu dari segi air minum, banyak sumur-sumur sumber air minum terletak berdekatan dengan WC, atau dengan pembuangan limbah sehingga kualitas dari air tersebut menjadi buruk dan kurang layak minum, dan hal tersebut juga berlaku di indikator-indikator lain.

Setelah dijabarkan semua hasil survei dan penilaian dari TIM II KKN Undip tersebut, digelarlah sesi diskusi dan tanya jawab antar Kepala Desa, Kepala Dusun, dan Mahasiswa. Dalam kesempatan ini semua peserta ikut aktif dalam berdiskusi, mereka mendiskusikan bagaimana solusi yang terbaik untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan tersebut.

Dengan dilakukannya FGD PUPERA yang kedua ini membantu warga desa khususnya Kepala Desa dan para Kepala Dusun untuk mengetahui bagaimana keadaan Dusun yang tergolong kumuh di desa mereka. Dan diharapkan pula masalah ini bisa segera teselesaikan, serta diharapkan agar pemerintah dapat membantu menangani permasalahan tersebut.

 

1

SD Berkarya, SMP Berjaya, Masyarakat Bersahaja (Minggu ke III)-Desa Donorojo-Kecamatan Mertoyudan-Kabupaten Magelang

Bangsa yang baik ditentukan oleh bagaimana penerus bangsa tersebut dapat membangun dan memberikan kontribusi aktif dan nyata untuk Bangsanya. penerus-penerus inilah yang akan menjadi penentu bagus atau rusaknya suatu Bangsa. Oleh karena itu, bibit-bibit penerus itu sepatutnya dappat membangun bangsanya dengan bekal yag ia dapatkan.

Tim II KKN Desa Donorojo menggebrak penerus itu dari usia dini, yaitu usia SD dimana masa-masa ia mulai mengenal dan memahami lebih banyak dari hanya sekedar bermain. sehingga Tim Donorojo memilih siswa/i SD untuk mendapatkan sosialisasi yang tentunya bemanfaat dan meningkatkan kreatifitas mereka. Dimulai oleh sosialisasi mengenai cerdas memilih program televisi yang mana inti dari sosialisasi ini adalah pengenalan tentang simbol-simbol pada televisi sehingga anak-anak dapat memilih program televisi yang sesuai oleh umurnya. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 26 Juli 2016.

Kegiatan berikutnya adalah pengenalan mengenai wirausaha dini dan latihan untuk menabung sejak dini yang disosialisasikan oleh mahasiswi dari fakultas ekonomi. Kegiatan ini dilakukan di lokasi SD yang sama yaitu SDN Donorojo dan berlangsung selama 3 hari, dimulai dari sosialisasi materi wirausaha dini pada tanggal 28 Juli pada siswa/i kelas 5 SD, penyampaian mengenai kiat-kiat dan manfaat menabung pada tanggal 29 Juli pada siswa/i kelas 6 SD hingga praktik membuat kerajian tangan dan membuat celengan dari bahan bakas pada tanggal 30 Juli 2016. kegiatan ini dilaksanakan berkelanjutan agar adannya praktik langsung yang dapat memotivasi mereka untuk mengaplikasikan materi yang disosialiasikan.

pada hari yang sama pula, pda tanggal 30 Juli ini, mahasiswa dari fakultas hukum mlakukan sosialisasi di SMP N 3 Mertoyudan mengenai Bela Negara, Anti Narkoba, PerUUan ITE, dan mengenai Peraturan Lalu Lintas. sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan stiker yang telah disiapkan untuk dibagikan.

Tidak ketinggalan, bukan hanya siswa/i SD dan SMP saja yang mendapatkan penyuluhan, melainkan warga sekitar Donorojo juga mendapatkan sosialisasi mengenai Pelatihan Usia Reproduksi & Bahaya Narkoba pada tanggal 27 Juli dan pada tanggal 28 Juli 2016 dilaksanakan sosialisasi mengenai Pengolahan Lahan Cabe yang dilaksanakan di Balai Desa Donorojo

20160730_100841_resized 1470355829889_resized

Pelepasan mahasiswa KKN tim II Undip oleh Pemerintah Kecamatan Keling

Senin, 7 Agustus 2016 telah dilaksanakan kegiatan pelepasan tim II KKN kecamatan Keling oleh pemerintah kecamatan Keling. Bertempat di pendopo kecamatan Keling, acara berlangsung pada pukul10.00 WIB. Acara dihadiri oleh pihak pemerintah kecamatan Keling dan para dosen pembimbing lapangan serta para mahasiswa KKN dari 12 desa di kecamatan Keling.

Acara diisi dengan presentasi mahasiwa KKN dari tiap desa yang diwakili oleh tiap koordinator desa. Mahasiswa memaparkan program unggulan yang telah dilaksanakan di tiap desa. Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan program yang positif dan berdampak bagi desa. Setelah pemaparan dilangsungkan Tanya jawab antara pihak pemerintah kecamatan Keling dan mahasiswa KKN. Pemerintah kecamatan Keling memuji dan sangat mengapresiasi program unggulan yang telah dilakukan di tiap desa. Pihak pemerintah kecamatan Keling berharap agar mahasiswa KKN Undip dapat mempertahankan hasil positif ini untuk kedepannya.