Home » Articles posted by Kabupaten Pati

Author Archives: Kabupaten Pati

Sedekah Bumi Desa Tendas

Desa Tendas, Tayu, Pati (13/08/17) – Sedekah bumi merupakan tradisi rutin yang dilakukan oleh masyarakat desa, terutama Desa Tendas. Sedekah bumi dilakukan sebagai bentuk wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang telah diberikan. Sedekah bumi di Desa Tendas diawali dengan karnaval, yaitu masing – masing RT saling mempersiapkan keperluan karnaval, selanjutnya semua RT dan RW di Desa Tendas melakukan pawai dengan mengelilingi jalan desa.

DSC09181

Tasyakuran

Expo & Karnaval_170816_0008

Warga RT 01 RW 01 dengan Mahasiswa KKN Tim II Undip yang ikut serta dalam karnaval Sedekah Bumi

DSC_2197

Sedekah Bumi dari berbagai RT dan RW di Desa Tendas

DSC_2337

Penampilan Ketoprak

Keesokan harinya, kegiatan sedekah bumi dilanjutkan dengan tasyakuran yang dilakukan di Balai Desa. Tasyakuran tersebut turut mengundang beberapa masyarakat desa untuk melakukan doa bersama. Setelah acara tasyakuran, dilanjutkan pula dengan penampilan Ketoprak yang diadakan pada siang dan malam hari di RT 04 RW 01. Penampilan ketorak tak hanya dinikmati oleh masyarakat Tendas saja, namun masyarakat desa lain pun juga dapat menikmatinya.

Semarak Lomba 17’an Tendas

Desa Tendas, Tayu, Pati (12/08/17) – Bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Tak hanya itu saja, bulan Agustus pun juga ramai akan lomba – lomba untuk memeriahkan  ulang tahun Negara Republik Indonesia. Ada berbagai macam lomba yang diadakan, diantaranya lomba mewarnai, pecah balon, pecah air, balap karung, sepeda lambat, makan kerupuk, dan pipa bocor.

DSC08680

DSC08771

DSC08660

DSC08859

Mahasiswa KKN Undip berkesempatan untuk menjadi panitia lomba untuk kalangan anak – anak. Lomba tersebut dilaksanakan pada 11 – 12 Agustus 2017 tepat di halaman Balai Desa Tendas. Tak hanya anak – anak saja, orangtua pun ikut juga meramaikan perlombaan tersebut.

Sehat Bugar dengan Senam Lansia

Desa Tendas, Tayu, Pati (08/08/17) – Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Begitulah kata pepatah bila sedang membicarakan tentang kesehatan. Hidup sehat tak hanya dengan makanan yang bergizi saja, namun juga dilengkapi dengan olahraga agar tubuh menjadi bugar. Seperti pada program monodisiplin oleh Yessy Anggraeini yaitu “Senam Lansia” yang diharapkan dapat membangkitkan semangat para lansia di Desa Tendas untuk dapat hidup sehat dengan berolahraga. Olahraga yang diajarkan merupakan senam anti stroke yang mudah diterapkan oleh bapak atau ibu lansia.

DSC_1671

DSC_1636

DSC_1634

Senam Lansia diadakan di tempat yang strategis, yaitu di depan rumah Kepala Desa. Dengan bantuan video serta beberapa mahasiswa Tim II KKN Undip, para bapak dan ibu lansia dapat mengikuti senam tersebut. Setelah melakukan senam, acara tersebut dilanjutkan dengan pembagian sarapan serta posyandu untuk bapak dan ibu lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga terciptanya masyarakat Desa Tendas yang sehat.

Pupuk Sari Mendo dan Batu Cobek di Gebyar Expo Tayu (GET)

Desa Tendas, Tayu, Pati (13/08/17) – Expo merupakan kegiatan yang kerap kali dilakukan olehTim KKN Undip. Gebyar Expo Tayu (GET) bertempat di Alun – Alun Kecamatan Tayu, expo dimulai dari pukul 09.00 dan diikuti oleh 21 UMKM dari masing – masing desa yang ada di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati.

DSC09141

DSC09105

DSC09125

Desa Tendas juga turut serta memeriahkan Gebyar Expo Tayu dengan menampilkan UMKM unggulan desa. Terdapat Pupuk Sari Mendo, pupuk yang berasal dari limbah kotoran kambing dan Batu Cobek yang berasal dari batu kali sungai. Gebyar Expo Tayu sendiri dapat menjadi salah satu fasilitator bagi UMKM yang ada di Kecamatan Tayu sehingga UMKM tersebut dapat diketahui dan dipromosikan kepada masyarakat lainnya.

Pemilihan Bibit Sapi Potong Menggunakan Penilaian BCS (Body Condition Score)

PATI – Pemilihan bibit sapi potong menggunakan penilaian BCS (Body Condition Score) dilakukan di desa Tambahmulyo, Jakenan, Pati. Pelaksanaan program dilakukan pada hari Minggu tanggal 13 Agustus 2017. Program ini dipilih karena banyak pemilik usaha penjualan bibit sapi potong di wilayah desa Tambahmulyo yang bisa dilihat di sepanjang jalan disamping jalan utama menuju Kecamatan Winong. Pemilihan program dilakukan secara door to door atau dengan mendatangi peternak yang menjual bibit satu per satu. Setelah menjelaskan bagaimana cara memillih bibit sapi yang unggul kemudian peternak melakukan praktik secara langsung menggunakan penilaian BCS.

mifttttuuuuuuuuul

miftuul

Banyak yang memilih bibit sapi potong hanya berdasarkan dari harganya saja tanpa mengindahkan kondisi tubuh bibit sapi potong. Memilih bibit yang baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sapi yang akan dipelihara untuk penggemukan. Bibit sapi yang unggul bisa dilihat dari bentuk-bentuk tubuh tertentu dari tubuh sapi tersebut. Oleh karena itu, dengan mengenalkan bentuk-bentuk tubuh yang optimal untuk sapi potong dengan menggunakan skor, maka pembeli sapi potong akan lebih mudah untuk mengeleminasi sapi yang tidak akan dibeli. Pembeli bibit sapi potong yang sudah memberi skor pada tiap-tiap sapi baru kemudian bisa menanyakan sapi yang akan dibeli dengan menyesuaikan harga, dengan begitu pembeli akan mendapatkan bibit sapi potong yang mempunyai kondisi tubuh yang baik serta harga yang minimum sehingga apa yang mereka dapatkan dapat memberikan keuntungan yang maksimal. (AMR)

Inovasi Terbaru Pengolahan Ikan Lele

donnna

PATI – Salah satu ­­­­mahasiswi Jurusan Perikanan dari Tim II KKN Undip 2017 memberikan sebuah inovasi terbaru dalam dunia kuliner. Yaitu pembuatan nugget dengan berbahan dasar Ikan Lele Jumbo. Pemilihan Ikan Lele Jumbo sebagai bahan utama adalah kemudahan dalam proses mengolah daging ikan menjadi nugget.

donnadonna

Proses pembuatan nugget dari Ikan Lele ini sangatlah mudah. Pertama, fillet daging ikan lele lalu kemudian dihaluskan menggunakan blender. Kemudian campur adonan fillet daging ikan lele dengan bawang putih yang sudah dihaluskan, wortel, tepung terigu dan juga bumbu-bumbu penyedap seperti lada, garam dan gula. Lalu masukkan kedalam loyang, kukus selama 20 menit. Setelah matang, angkat adonan yang telah dikukus lalu dapat dipotong sesuai keinginan. Langkah selanjutnya adalah celupkan nugget kedalam telur yag sudah dikocok, lalu balurkan tepung panir hingga merata. Dan nugget siap untuk digoreng!. (FRF)

Perayaan HUT RI Sekaligus Pamitan KKN

Tayu Wetan – Tayu, Sabtu (19 Agustus 2017) semarak perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi momen yang menggembirakan bagi seluruh rakyat Indonesia. setiap masyarakat memiliki cara sendiri-sendiri untuk mengisi peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Seperti yang di selenggarakan oleh masyarakat RT 05 RW 01, Desa Tayu Wetan, Kecamatan Tayu, Kabupaten pati yang merayakan HUT RI dengan berbagai macam kegiatan dan perlombaan. Beberapa perlombaan yang di adakan seperti lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba tari balon, dll. Dalam perlombaan tersebut di sediakan beberapa doorprize bagi yang menjadi juara setiap lomba.

Rangkaian kegiatan berakhir dengan perayaan di malam puncak yang jatuh pada hari sabtu (19 Agustus 2017). Dalam malam puncak tersebut di sajikan berbagai pertunjukan kreatifitas dan seni dari masyarakat setempat dan bintang tamu undangan. Acara di mulai pada pukul 19.00 WIB yang di buka oleh pembawa acara. Memasuki acara di isi dengan sambutan ketua RT 05 RW 01 yakni oleh bapak Sarwi. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembacaan pemenang lomba di sertai pembagian doorprize.

Setelah semua doorprize di bagikan acara berlanjut dengan penampilan kesenian tarian yang di bawakan oleh anak-anak. Ada 4 kelompok anak-anak yang menari dengan suasana sangat lucu dan menyenangkan. Tak kalah menariknya dengan tarian tersebut, ada pula penampilan menarik dari band zero seven yang berasal dari SMA N 1 Tayu yang membawakan 4 buah lagu. Semakin malam acara semakin seru dengan berbagai lagu lokal yang di bawakan oleh masyarakat setempat hingga mengundang banyak warga ikut menari.

22692

22689

Di pertengahan acara mahasiswa KKN di beri kesempatan untuk naik ke atas panggung menyampaikan ucapan perpisahan sekaligus penyampaian kesan dan pesan untuk warga setempat. Hal ini karena keesokan harinya semua mahasiswa KKN harus sudah kembali ke kampus. Ibarat kata semua pertemuan pasti ada perpisahan.

Acara berlanjut sampai malam dengan penampilan band undangan yang khusus di datangkan dari luar desa. Semakin malam semakin banyak yang hadir menyaksikan acara tersebut.

1503292056818

JAKENAN BRONIES TEMPE (JACK BRONTE) PENGEMBANGAN UMKM TEMPE DESA JAKENAN KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 KECAMATAN JAKENAN

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan aspek yang harus diperhatikan dalam pemberdayaan masyarakat, kemajuan UMKM diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga pengembangan UMKM harus diperhatikan dengan baik. Desa Jakenan merupakan desa yang memiliki UMKM yang terbatas, pengembangan UMKM-nya pun terbaumkm 8785-compressed umkm_8812-compressed umkm_8816-compressed umkm_8821-compressed umkm_8826-compressed umkm_8835-compressed (1)tas. Salah satu UMKM yang ada di Desa Jakenan adalah UMKM tempe, namun sejauh ini UMKM tempe tersebut hanya sebatas membuat tempe kemudian di jual ke pasar, sehingga nilai jualnya hanya seadanya keuntungannya pun tebatas, padahal tempe yang dikelola bisa memiliki jual lebih. Berdasarkan hal tersebut mahasiswa KKN UNDIP TIM II  TAHUN 2017 Desa Jakenan berinisiatif untuk mengembangkan UMKM Tempe agar bernilai jual lebih dengan membuat tempe menjadi Brownies Tempe (Bronte).

Pengembangan UMKM BROnTE memiliki sasaran ibu-ibu PKK sebagai pengelolanya. Dalam progem pengembangan UMKM BROnTE dimulai dengan memberikan sosialisasi manfaat temped an pentingnya pengembangan UMKM, sosialisasi dilakukan tanggal Minggu, 6 Agustus 2017. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan dengan penuh antusias dari ibu-ibu PKK, setelah pemaparan terhadap  ibu-ibu PKK sepakat untuk mengembangkan UMKM BROnTE yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Brownies Tempe pada hari minggu, 13 Agustus 2017.  Pelatihan pembuatan brownies tempe dilaksanakan di RT 01 Rw 02 Desa Jakenan. Pelatihan pembuatan dimulai dengan menjelaskan bahan yang dibutuhkan untuk membuat Brownies Tempe yang dilanjutkan dengan pemberian contoh membuat yang dilakukan oleh mahasiswa. Setelah pemeberian contoh dilaanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh ibu-ibu yang dibantu oleh mahasiswa. Setelah praktik membuat Brownies tempe selesai dilanjutkan dengan pemamaparan pentingnya kelembagaan atau struktur dalam pengembangan UMKM sehingga nantinya UMKM BROnTE tidak berhenti melainkan terus berlanjut hingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun karena keterbatasan ibu-ibu, struktur pengelola UMKM belum dapat terbentuk dengan baik. Setelah BROnTe yang dibuat matang dilanjutkan dengan packing bronte dengaan ukuran kecil sehingga dapat dijual dengan harga yang terjangkau  seharga Rp 2.000,00 per potong. Setelah Packing selesai mahasiswaa KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 DESA JAKENAN membantu dengan membuat label produk dan pemasaran produk, dalam pembuatan label dan pemasaran juga melibatkan ibu-ibu agar kedepannya ibu-ibu dapat mandiri dalam pembuatan, pengelolaan dan pengembangan UMKM BROnTE.  Program pengembangan UMKM BROnTE Desa Jakenan  ini diharapkan dapat menjadi inovasi baru dan dapat dikembangkan oleh ibu-ibu dan masyarakat Desa Jakenan agar dapat membantu mendorong kesejahteraan masyarakat Desa Jakenan secara menyeluruh.

TANAMKAN NASIONALISME PADA ANAK DENGAN LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS DESA JAKENAN KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 KECAMATAN JAKENAN

IMG_9153-compressed IMG_9199-compressed IMG_9254-compressed IMG_9309-compressed IMG_9336-compressed

PAMITAN TIM II KKN UNDIP DESA BENDOKATON KIDUL KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI

FOTO BARENG PERANGKAT DESA BENDOKATON KIDUL

FOTO BARENG PERANGKAT DESA BENDOKATON KIDUL

Tidak terasa sudah empat puluh harinya TIM II KKN Undip 2017 telah selesai menjalankan tugasnya dimasing-masing desa tempat penerjunan KKN. Desa Bendokaton Kidul salah satunya, sabtu (19/08) telah melakukan perpisahan dengan segenap perangkat desa dan pengurus pemerintahan desa Bendokaton Kidul tepat pukul 10.00 WIB. Dilanjutkan acara foto bareng bersama perangkat yang ada dan juga pelepasan topi KKN sebagai simbolis bahwa KKN TIM II didesa tersebut sudah dinyatakan berhasil dan selesai. Kemudian ditutup dengan saling bersalaman memutar mulai dari kordes sampai peserta ketujuh yang bersalaman bersama perangkat desa.

Tidak hanya itu, setelah acara perpisahan di balai desa TIM II KKN Desa Bendokaton Kidul ini mengunjungi tiap ketua RT ataupun RW untuk melakukan pamitan juga. Respon baik dari masyarakat begitu sangat menyayangkan yang mana belum terasa ternyata sudah sampai satu bulan lebih tim kkn sudah berada di desa tersebut. Namun masyarakat pun memberikan ucapan terima kasih kepada tim kkn karena sudah mengisi hari-hari selama kurang lebih 40 hari di desa tersebut dengan adanya kkn.

Diharapkan dengan berakhirnya pengabdian KKN di desa tersebut tidak menjadikan hubungan silaturahmi antar TIM KKN dengan warga putus begitu saja, namun masih saling menyambung tali silaturahmi dengan warga yang mana merupakan keluarga baru yang didapatkan sewaktu KKN. Banyak warga yang juga mengundang TIM KKN baik secara langsung maupun tidak untuk menghadiri acara puncak sedekah bumi desa Bendokaton Kidul pada hari sabtu (26/08) nanti untuk datang dan bermain ke desa. Begitu banyak yang didapatkan oleh kami (tim kkn) selama sebulan lebih di desa, baik ilmu sosial, komunikasi antar warga, sopan santun dan adat istiadat warga pedesaan yang begitu membekas didalam pikiran. Karena memang kehidupan semu kampus dengan kehidupan nyata warga desa sangatlah jauh berbeda dan dengan adanya KKN ini maka banyak yang dapat kami peroleh ilmu-ilmu tentang kemasyarakatan tersebut.