Home » Articles posted by Kabupaten Kudus

Author Archives: Kabupaten Kudus

REPORTASE MINGGU 5

Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/MI Sederajat

DSC_0544_COMPRESS

Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar bagi pembangunan bangsa. Maju tidaknya suatu bangsa tergantung pada kualitas pendidikan yang ada pada bangsa tersebut. Potensi dan antusias yang tinggi dari masyarakat desa Gondoharum terhadap pendidikan diapresiasi dengan terselenggaranya lomba cerdas cermat (LCC) tingkat SD/MI sederajat di desa Gondoharum. LCC diadakan pada kamis, 11 Agustus 2016 di balai desa Gondoharum dan diramaikan oleh supporter dari masing-masing sekolah. Tujuan diadakannya LCC tersebut adalah untuk meningkatkan semangat belajar siswa/i, mengajarkan cara bersaing yang baik dan sehat sejak dini, mewadahi siswa/i untuk mengaplikasikan potensi yang dimiliki dan memberikan apresiasi. Tiga skor tertinggi pun diraih oleh SDN 1 Gondoharum, SDN 7 Gondoharum dan SDN 4 Gondoharum sebagai juara 1, 2 dan 3. Kegiatan LCC diakhiri dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah yang diberikan oleh Pak Puspito selaku sekretaris Desa setempat.

 

Pembuatan Nugget Ayam sebagai Pilihan Produk UMKM

DSC_0305_COMPRESS

DSC_0256_COMPRESS

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di Indonesia. Keberadaan UMKM di desa Gondoharum yang masih minim, diantaranya hanya ada UMKM Susu Kedelai, Gergaji, Meubeler, dan sebagainya, membuat mahasiswa KKN berpikir untuk mengembangkan UMKM baru di bidang kuliner yaitu pembuatan nugget ayam dengan produk yang dinamai “NUGO” atau Nugget Gondoharum. Terlaksananya program multidisiplin pembuatan nugget ayam diharapkan dapat mendukung perekonomian di Desa Gondoharum. Pembuatan Nugo dilaksanakan pada Rabu, 10 Agustus 2016 di Balai Desa Gondoharum pada pukul 15.30 WIB dengan sasarannya adalah ibu-ibu PKK. Respon yang diberikan cukup positif dan menarik sehingga cukup besar kemungkinan ibu-ibu PKK tersebut akan mengembangkan produk Nugo.

Pelatihan Pembuatan Biskuit Gadung untuk Pemberantasan Hama Tikus

DSC_0554_COMPRESS

Padi merupakan tanaman pangan utama yang menjadi sumber makanan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia. Sulitnya mengendalikan hama tikus tersebut menjadi kendala petani di Indonesia, khususnya di Desa Gondoharum. Pelatihan pembuatan biskuit gadung tersebut diadakan di salah satu rumah warga di dusun Tampung, Desa Gondoharum pada Selasa, 2 Agustus 2016 dengan sasaran gabungan kelompok tani. Respon yang diberikan cukup baik dan antusias. Kelompok tani tersebut juga baru mendengar bahwa umbi gadung memiliki potensi untuk memberantas hama tikus di sawah, sehingga dapat dijadikan alternatif untuk para petani yang selain biayanya terjangkau, juga mudah dibuat.

 

Reportase Minggu ke 4 Desa Karangbener, Kec. Bae, Kab. Kudus

Mengakhiri akhir minggu pada minggu keempat ini, kami TIM II KKN UNDIP 206 di Desa Karangbener melaksanakan 4 program sekaligus dikarenakan audiensi kami (Ibu PKK Desa) yang sama.

Program yang kami laksanakan yaitu:

  1. Pelatihan Manajemen Keuangan Keluarga oleh Bramasto Adi
  2. Sosialisasi mengenai Hukum Perkawinan (Pernikahan Dini, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Perkawinan Campuran dll) oleh Muhammad Rifki
  3. Pelatihan Ekonomi Kreatif dan Pembuatan Produk oleh Iin Rohayah
  4. Membuat tahu kress oleh Joko Sinar Katon
Berikut dokumentasinya:
IMG_2927 IMG_2930
IMG_2937 IMG_2938 IMG_2939 IMG_2945IMG_2947 IMG_2950
Sekian Reportase Program Monodisiplin dari Desa kami, mohon maaf apabila kurang menarik dan banyak kekurangan lainnya, Terima Kasih.

Reportase 3 Desa Karangbener, Kec. Bae, Kab. Kudus.

Memulai hari pada minggu ketiga, ada beberapa program monodisiplin yang akan kami laksanakan.

Pada tanggal 26 Juli 2016, Program teman kami Khanifah dari Jurusan Peternakan dilaksanakan, yakni pengenalan dunia peternakan dan hasil ternak pada anak sejak dini.

Program ini dilaksanakan pada siswa/I TK Pertiwi II Karangbener.

IMG_0806 IMG_0811 IMG_0850 IMG_0881 : Pengenalan hasil ternak

Pada hari yang sama, program dari 2 orang di team kami lainnya juga dilaksanakan di SMPN 4 Bae, yakni pelatihan ekonomi dasar dan kewirausahaan oleh Bramasto Adi, dan pengenalan dan pelatihan pajak oleh Iin Rohayah.

IMG_2661 IMG_2662 IMG_2663

Pada hari berikutnya, tanggal 27 Juli 2016, 2 program dari team kami juga dilaksanakan pada sekolah yang sama dengan audiensi yang sama juga dengan hari sebelumnya.

Program tersebut yakni Pengenalan dan Peningkatan terhadap “JAS MERAH” serta Pelatihan untuk Membudidayakan Budaya Membaca dan Menulis oleh Rosikha Nurhidayati dan Sosialisasi Pengenalan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini oleh Rosa Dahniar.

rosika smp rosika smp2

Memasuki hari berikutnya, 2 program dari team kami dilaksanakan pada sekolah dan audiensi yang sama lagi (28 Juli 2016).

Program tersebut adalah Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika oleh Gilang Dhuara dan Sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas yang baik dan benar oleh Muhammad Rifki.

IMG_2692 IMG_2694 IMG_2703 IMG_2704 IMG_2705

Keesokan harinya yakni pada tanggal 29 Juli 2016, 2 program dari team kami kembali dilaksanakan di SDN 01 Karangbener.

Program tersebut adalah Pengenalan Tokoh-Tokoh sejarah dan mengenal, mengamalkan sesuai dengan  jiwa nasionalisme dan patriotism oleh Rosikha Nurhidayati dan Agro-education” Sosialisasi Pentingnya Sayuran dan Pembelajaran Budidaya Tanaman Sayur ke Anak SD oleh Indah Puspitaningtyas.

indah sd 2 indah SD rosika sd rosika sd2

Menutupi minggu ketiga keberadaan kami di Desa ini, program salah satu teman kami Early Wulandari dilaksanakan di Aula Balai Desa Karangbener.

Program tersebut yakni Aspek hukum kewirausahaan “Peningkatan kesadaran akan pentingnya usaha berbadan hukum”.

early baldes early baldes 2

Reportase Minggu Keempat

Reportase Minggu Keempat

Tim II KKN Undip Tahun 2016

Desa Klaling, Kec. Jekulo, Kab. Kudus

 

Kudus – Inovasi pembuatan nugget jamur merupakan salah satu kegiatan tim kkn desa Klaling. Nugget jamur dibuat menggunakan bahan dasar jamur tiram. Untuk proses pembuatannya sendiri sama seperti membuat nugget pada umumnya.  Bahan yang digunakan yaitu jamur , tepung terigu, tepung tapioka, tepung maizena, telur ayam, bawang merah, bawang putih, garam, merica, bumbu penyedap, tepung roti.

Alasan memilih jamur sebagai bahan dasar karena jamur mudah didapatkan , teksturnya mirip dengan daging dan harganya lebih murah.

Melalui nugget jamur ini tim kkn desa Klaling mewakili kecamatan Jekulo untuk mengisi stand dalam expo di kecamatan Bae. Expo ini dilaksanakan di salah satu balai desa kecamatan Bae pada tanggal 6 Agustus 2016. Persiapan dimulai dari H-1 expo dengan membuat adonan nugget. Selanjutnya nugget digoreng. Nugget yang kami sajikan dengan berbagai macam saus. Pengunjung expo sangat antusias saat berkunjung ke stand Desa Klaling. Tidak hanya mencicipi, beberapa dari pengunjung juga memberikan komentar dan saran mengenai nugget jamur. Kebanyakan komentar yang diberikan positif mengenai nugget jamur yang kami buat.

Berikut ini berapa foto terkait nugget jamur.

Jamur Sebagai Bahan Dasar

              Jamur Sebagai Bahan Dasar

Bahan Nugget Jamur

                      Bahan Nugget Jamur

Nugget Jamur

                         Nugget Jamur

Sosialisasi Penanaman TOGA Mendukung Hidup yang Lebih Sehat

DSC_0054_Compress 91,8KB

TOGA merupakan singkatan dari tanaman obat keluarga. Sosialisasi penanaman TOGA tersebut adalah salah satu program monodisiplin dari mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian, Dedi Purba. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepada ibu-ibu PKK tentang nama-nama tanaman obat, manfaatnya, cara penanaman dan jenis tanaman apa saja yang dapat tumbuh di desa Gondoharum. Dengan adanya sosialisasi tanaman obat keluarga tersebut diharapkan warga dapat mengatasi sakit pada anggota keluarga dan atau sekitarnya dengan cara tradisional, sehingga biaya yang dikeluarkan pun lebih sedikit dan akan memiliki kebiasaan yang lebih sehat. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Jumat, 5 Agustus 2016 pukul 16.00 WIB dengan sasaran ibu-ibu PKK dan bertempat di rumah ibu carik (sekretaris desa setempat). Pengetahuan ibu-ibu PKK yang sangat baik mengenai tanaman obat keluarga pun membuat kegiatan tersebut berjalan dengan seru, sehingga tidak hanya sesi tanya-jawab yang berlangsung tetapi juga terdapat sesi sharing-sharing di dalamnya.

Pembuatan Piramida Penduduk Desa Gondoharum

20160721_121832_ Compress 64,2KB

Jumat, 5 Agustus 2016 berjalannya salah satu program monodisiplin dari Haniatur yaitu pembuatan piramida penduduk desa Gondoharum, pembuatan yang bertujuan untuk meningkatan kesadaran perangkat desa tentang pentingnya demografi desa yang divisualisasikan dengan piramida, mengetahui jumlah penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin dan kelengkapan dalam struktur organisasi tingkat desa.

Sasaran dalam kegiatan ini adalah perangkat dan warga desa Gondoharum. Piramida penduduk yang diberikan di Balai Desa Gondoharum tersebut merupakan cara agar meningkatkan kesadaran perangkat akan pentingnya data sebagai sebuah elemen dalam pemerintahan yang sangat vital. Dengan penyajian data kependudukan desa yang menarik memudahkan informasi mengenai diskripsi masyarakat desa Gondoharum yang termuat dalam monografi desa akan di update.

Mahasiswa/i KKN Undip Ajarkan Siswa/i PAUD dk. Kaliwuluh Mengenal Buah-Buahan

DSC_0027_ compress 91,8KB

Buah merupakan salah satu makanan bergizi yang perlu diperkenalkan pada anak sejak dini. Berbagai vitamin yang terkandung di dalam buah-buahan dapat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan mendukung kecerdasan anak. Selain mengenal buah-buahan, siswa/i pendidikan anak usia dini (PAUD) Tunas Arum, dukuh Kaliwuluh tersebut juga diajarkan oleh mahasiswa KKN Undip untuk mengenal warna-warna buah, mewarnai dan melafalkan huruf alphabet dalam bahasa inggris. Antusiasme yang cukup tinggi dari siswa/i PAUD membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Kegiatan dilaksanakan pada kamis, 4 Agustus 2016 pukul. 08.00 – 10.00 WIB dan diakhiri dengan foto bersama di halaman depan PAUD Tunas Arum.

Silaturahmi Mahasiswa KKN Undip dan Karang Taruna Desa Gondoharum

20160801_200044_ 64,2KB

Senin,1 Agustus 2016 tim II kkn Universitas Diponegoro yang berada di desa Gondoharum kecamatan Jekulo, Kudus berpartisipasi dalam pertemuan karang taruna yang diadakan di MI NU Salafiyah. Bertepatan dengan memasuki bulan Agustus yang akan diadakan beberapa acara untuk memperingati 17 Agustus yang merupakan HUT Republik Indonesia yang ke 71.

Dalam pertemuan tersebut dibahas ketua acara, koordinator lomba dan beberapa usulan acara, yang diantaranya adalah jalan sehat, lomba rangking satu dan pentas seni. Beberapa lomba yang di peruntukan bagi masyarakat desa gondoharum.

Tim kkn juga dipersilahkan untuk memeriahkan acara dengan ikut menyelenggarakan lomba rangking satu yang rencananya diperuntukan untuk siswa sd/mi di desa Gondoharum.

Pladen Menuju Sehat melalui Program Posyandu Balita

posyandu #2 (27 07)_1430

(Bidan desa sedang melakukan imunisasi pada balita)

Desa Pladen setiap bulan melaksanakan posyandu untuk balita yang dilaksanakan pada tanggal 26-29 juli 2016 oleh bidan desa. Posyandu balita ini bertujuan untuk memantau perkembangan dan kesehatan  balita atau anak-anak dibawah usia 5 tahun. Pemantauan perkembangan diperlukan agar generasi yang akan datang sehat dan kuat. pemeriksaan perkembangan terdiri dari penimbangan berat badan setiap bulan, pengukuran tinggi badan serta pemberian imunisasi secara berkala sesuai dengan jadwal pemberian imunisasi.posyandu #2 (27 07)_6200Program posyandu balita ini dilaksanakan di rumah warga yang mendapatkan jadwal posyandu. Rekan-rekan mahasiswa KKN turut membantu jalannya proses posyandu agar dapat berjalan dengan cepat dan tepat. Data hasil pemeriksaan para balita disalin pada buku Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memantau perkembangan balita setiap bulannya.

Pemberdayaan Anak Usia Dini melalui Kompetisi Kreativitas dalam Pemanfaatkan Sampah Anorganik

20160725_9868

(Program multidisiplinPengumuman juara dalam kompetisi kreativitas pemanfaatan sampah anorganik siswa kelas 3 SD 4 Pladen)

Senin (25/07), tim II KKN undip melaksanakan program  multidisiplin yaitu Pemberdayaan dan pengembangan anak usia dini melalui kompetisi kreativitas dalam pemanfaatan limbah anorganik di SD 04 desa Pladen.  Pelaksanaan lomba kreativitas pemanfaatan sampah anorganik ini dilaksanakan di kelas 3 SD 4 Pladen, siswanya berjumlah 20 anak. Konsep teknis awal semua siswa ditugaskan untuk membawa sampah-sampah anorganik yang bisa berupa botol plastik/kaleng bekas serta membawa gunting dan lem. Anak-anak kemudian diinstruksikan untuk menghias botol plastik /kaleng bekas yang mereka bawa dengan panduan mahasiswa kkn sesuai dengan kreativitas mereka masing-masing.20160725_6159

20160725_5303

Para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Keseruan tersebut terlihat dalam  pembuatan berbagai macam pemanfaatan botol plastik/kaleng bekas menjadi berbagai macam benda yang dapat digunakan kembali seperti tempat pensil, celengan, maupun  mainan. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang berkesan setelah diumumkan siapa pemenang lomba kreativitas dalam memanfaatkan limbah anorganik tersebut dan para siswa juga dapat mengetahui tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meminimalisir adanya sampah anorganik menjadi sesuatu yang lebih berharga dan bermanfaat.