Home » Articles posted by KKN Kab. Pemalang

Author Archives: KKN Kab. Pemalang

Agenda Kegiatan

June 2018
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kegiatan yang akan datang

There are no events.

Bersama dengan Bidan Desa, Mahasiswa Undip Kenalkan Program Keluarga Berencana, Gizi Ibu Hamil, dan Pemberian Makan Bayi dan Anak

Untuk meningkatkan  kesadaran gizi bagi ibu hamil,  mahasiswa KKN Tim I UNDIP bersama bidan desa mengadakan kegiatan kelas ibu hamil di Balai Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Pemalang. Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Januari 2018 pada pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Kelas Ibu hamil dihadiri oleh 9 ibu hamil, 1 Bidan Desa dan, 5 kader Posyandu dari seluruh Desa Bodeh. Kegiatan Kelas Ibu hamil dimulai dengan penyampaian materi oleh Mahasiswa KKN Tim I UNDIP berjudul  “Gizi Ibu Hamil” serta materi “Mengenai PMBA ( Pemberian Makan Bayi dan Anak)” dan dilanjutkan sesi tanya jawab. Mahasiswa juga membagikan leaflet dan booklet tentang kedua materi tersebut di atas agar menambah retensi materi pada peserta serta dapat dipelajari oleh warga lain.

Dalam materi “Gizi Ibu Hamil”  Mahasiswa KKN Tim I UNDIP memberikan pengertian baku gizi ibu hamil, masalah – masalah apa saja yang sering terjadi pada gizi ibu hamil, dampak anemia dan KEK ( Kekurangan Energi Kronik ) pada ibu hamil, serta zat – zat gizi yang dibutuhkan bagi ibu hamil agar bayi dalam kandungan ibu hamil tidak kekurangan gizi. Adapun materi “Pemberian Makan Bayi dan Anak  (PMBA)”  berisi baku emas  PMBA yang terdiri dari pentingnya Inisiasi menetek dini (IMD) segera setelah  ibu melahirkan, pemberian ASI saja selama enam bulan tanpa pemberian makanan atau minuman lain atau biasa disebut dengan ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI ( MP-ASI) yang tepat mulai bayi berumur 6 bulan demgam  ibu disarankan  melanjutkan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun.

Penyampaian Materi di dalam kelas ibu hamil menggunakan media berupa leaflet, booklet, dan Lembar balik untuk memudahkan penyampaian materi kepada ibu hamil. Acara kemudian dilanjutkan oleh Bidan Desa  dengan materi Program KB (Keluarga Berencana). Setelah penyampaian seluruh materi telah selesai. dilanjutkan dengan kegiatan senam ibu hamil yang dipandu oleh bidan desa.

Kegiatan kelas ibu hamil berjalan lancar dan kondusif dan diikuti dengan antusias oleh ibu hamil, kader kesehatan, dan ibu bidan dan diharapkan meningkatkan kualitas gizi ibu hamil khususnya di desa Bodeh yang akan berdampak pada status gizi janin dalam kandunganya.

 

Editor : Helmia Farida

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Tim 1 KKN Undip Desa Bodeh Menginisiasi Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga

Seiring dengan perkembangan jaman, maka pertumbuhan penduduk juga semakin meningkat. Salah satu dampak dari pertumbuhan penduduk adalah meningkatnya volume sampah rumah tangga. Untuk mencegah pencemaran lingkungan, maka perlu dilakukan penanganan yang tepat terhadap sampah yang dihasilkan rumah tangga. Tim 1 KKN UNDIP Desa Bodeh menginisiasi pemanfaatan sampah rumah tangga dengan menyelenggarakan acara yang bertajuk pemanfaatan sampah rumah tangga dan expo bidang keilmuan mahasiswa KKN UNDIP.

Acara dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2018 pada pukul 15.30 hingga selesai, diikuti oleh tokoh masyarakat, kelompok tani, karang taruna dan perangkat Desa Bodeh. Rangkaian acara dimulai dengan pemberian materi tentang pemanfaatan sampah sebagai pupuk dan biogas, praktek pembuatan pupuk kompos dan diakhiri dengan expo bidang keilmuan oleh masing – masing mahasiswa yang berisikan konsultasi hukum, konsultasi gizi, pameran lampu otomatis dan alat pendeteksi kesuburan tanah. Acara dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari masyarakat yang hadir, hal tersebut dapat diketahui dari banyaknya beberapa pertanyaan yang diterima. Harapan dari terlaksananya kegiatan ini adalah masyarakat menjadi lebih selektifk dalam pemilihan jenis sampah dan pemanfaatannya.

Dengan Alat Sederhana, Mahasiswa KKN Undip Membuat Perangkap Nyamuk, Bantu Cegah Demam Berdarah Dengue dan Malaria

Banyaknya nyamuk merupakan salah satu masalah yang dikeluhkan warga Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh. Kenyamanan terganggu akibat gigitan nyamuk, Penyakit Demam Berdarah menimbulkan banyak korban, sementara penggunaan obat nyamuk bakar maupun semprot berdampak buruk bagi kesehatan. Mahasiswa Tim I KKN UNDIP Desa Bodeh  Kecamatan Bodeh memperkenalkan perangkap nyamuk sederhana sebagai alternatif mengatasi tingginya populasi nyamuk dan mencegah penyakit demam berdarah yang  menyerang di Desa Bodeh pada setiap pergantian musim. Pembuatan perangkap nyamuk tersebut disosialisasikan di kelompok pengajian ibu – ibu yang diikuti oleh lebih dari 30 ibu Dusun Bodeh Timur pada hari Jumat, 19 Januari 2018 pada pukul 15.30 WIB.

Perangkap nyamuk yang sangat sederhana ini dibuat dari botol plastik air mineral bekas ukuran 1500 ml yang dibelah dan dibalik sehingga membentuk corong. Bagian bawah botol  diisi dengan campuran air panas, ragi, gula pasir, dan gula jawa. Campuran tersebut akan mengeluarkan aroma yang menarik bagi nyamuk. Perangkap kemudian dibungkus plastik warna hitam agar menarik nyamuk masuk ke dalam perangkap dan tenggelam. Cara membuat perangkap nyamuk ini diperagakan kepada para ibu, kemudian beberapa ibu diminta ikut mempraktekannya dirumah. Selain itu mahasiswa KKN juga membagikan leaflet panduan praktis agar dapat disebarkan kepada warga lainnya. Respon yang diterima dari kegiatan ini mendapatkan feedback yang positif, hal tersebut diketahui dari banyaknya jumlah pertanyaan yang diterima dan dapat dijawab dengan baik oleh mahasiswa KKN.

Editor : Helmia Farida

Peningkatan Pengetahuan tentang Gizi Kurang pada Anak melalui Edukasi dan Deteksi Dini

Muncang, Senin (5/2/018) – Bertempat di posyandu Desa Muncang, mahasiswa KKN Tim I 2018 mengadakan penyuluhan dan deteksi dini balita dengan gizi kurang kepada para ibu dengan anak balita. Penyuluhan ini dilakukan karena terdapat cukup banyak kasus anak yang menderita gizi kurang di Desa Muncang. Materi ini disampaikan kepada ibu karena kondisi gizi kurang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak serta meningkatkan risiko terserang penyakit. Oleh karena itu ibu perlu memahami  bahayanya dan cara mencegah maupun mengatasinya.

Image and video hosting by TinyPic
(Gambar 1. Suasana penyuluhan kepada ibu-ibu di Desa Muncang)

Dalam penyuluhan ini, mahasiswa menyampaikan pengertian dari gizi kurang, cara mengetahui status gizi anak, gejala gizi kurang, cara menangani anak dengan gizi kurang, serta pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi anak dengan gizi kurang. Di akhir acara, dibuka sesi tanya jawab mengenai materi gizi kurang.

Ibu- ibu yang mengikuti penyuluhan ini antusias dengan penjelasan yang diberikan oleh mahasiswa. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan di akhir penyuluhan. Mahasiswa juga memberikan leaflet yang berisi rangkuman dari materi yang telah disampaikan. Diharapkan setelah dilakukan penyuluhan ini, ibu-ibu menjadi lebih mengerti tentang gizi kurang pada anak, penanganannya serta pentingnya menjaga status gizi anak agar tetap baik.

Pewarta : Anisa Rochmah Maulida

Editor    : Helmia Farida

Siapa Sayang Anak, Ayo buat Akta Kelahiran!

Muncang, Senin (5/2/018) – Dewasa ini banyak fenomena kelahiran tanpa adanya perkawinan yang sah. Hal itu tidak terkecuali di Kabupaten Pemalang, Kecamatan Bodeh. Tidak adanya ayah yang sah menjadi alasan beberapa orangtua dari anak untuk tidak membuat akta kelahiran, sehingga anak tidak memiliki akte kelahiran.  Selain itu, ternyata banyak pula anak dari perkawinan yang sah tidak memiliki akte kelahiran. Dalam hal ini orang tua beralasan belum punya waktu atau biaya untuk mengurus akta kelahiran. Sebenarnya pemerintah pusat maupun daerah telah melakukan sosialisasi tentang  seluk-beluk akta kelahiran untuk anak, tetapi ternyata masih banyak masyarakat desa, khususnya Desa Muncang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, yang belum memahami betapa pentingnya akte kelahiran bagi pemenuhan hak-hak anak dan betapa mudahnya mengurus akte kelahiran.

Bertolak dari temuan di atas, maka Tim 1 KKN Desa Muncang menyelenggarakan program Edukasi Pentingnya Akta Kelahiran dalam Rangka Perlindungan Hak Anak. Acara ini diikuti oleh ibu-ibu dari Desa Muncang yang diselenggarakan dalam rangkaian acara posyandu dan pengecekan kesehatan kepada ibu hamil. Dalam sosialisasi ini disampaikan mengenai pentingnya manfaat mempunyai akta kelahiran dan masalah-masalah terkait dengan akta kelahiran seperti akta kelahiran yang hilang, salah pencatuman nama, prosedur pendaftaran akta kelahiran, dan lain sebagainya.

Image and video hosting by TinyPic
(Gambar 1. Sosisalisasi tentang pentingnya akta kelahiran anak)

Antusiasme masyarakat khususnya ibu-ibu yang datang di Desa Muncang sangat baik. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang hadir serta tingginya rasa ingin tahu peserta terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber. Kegiatan ini diharapkan memotivasi masyarakat untuk membuat akta kelahiran bagi anak-anak mereka, sehingga tidak ada lagi anak yang tidak memiliki akte kelahiran. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam upaya penginputan data kependudukan.

Pewarta : Kharisma Alifyanda

Editor    : Helmia Farida

Kreatif dengan Kain Perca bersama UMKM Desa Muncang

Muncang, Minggu (11/2/018) – Tim I KKN UNDIP Desa Muncang melaksanakan rangkaian salah satu program multidisiplin dengan tema “Pengembangan UMKM untuk Pembuatan Kangaroo Mother Care Carrier”. Program ini ditujukan kepada beberapa UMKM Konveksi yang ada di Desa Muncang, salah satunya yaitu Konveksi milik bapak Caridi.

Image and video hosting by TinyPic
(Gambar 1. Suasana pembuatan Kangoroo Mother Carier)

Program dimulai pukul 14.00 WIB di rumah bapak Caridi, kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang pembuatan perjanjian jual beli barang hasil UMKM dan perlindungan hukum terhadap pekerja anak dan perempuan oleh mahasiswa Fakultas Hukum. Selanjutnya, dilanjutkan sosialisasi dari mahasiswa Fakultas Kedokteran tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penyuluhan selanjutnya adalah tentang perhitungan keuntungan secara ekonomis dari produk konveksi serta pembuatan blogspot UMKM yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika. Penyuluhan terakhir dari mahasiswa Fakultas Teknik yaitu tentang desain logo pemasaran dan pemanfaatan limbah perca.  Diakhir kegiatan mahasiswa memberikan ringkasan materi berupa leaflet dan poster kepada pemilik UMKM dengan harapan materi tersebut dapat diaplikasikan pada usaha beliau.

Image and video hosting by TinyPic
(Gambar 2. Mahasiswa TIM 1 KKN UNDIP sedang memilah kain sisa konveksi)

Dalam kegiatan penyuluhan program multidisiplin ini, kami memfokuskan pembuatan Kangaroo Mother Care Carrier. Kegiatan ini didasarkan pada hasil survei yang sudah kami lakukan, yaitu  ada begitu banyak kain perca yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kain sisa yang sudah tidak terpakai dibakar begitu saja dan tidak dimanfaatkan kembali. Melihat hal tersebut, kami memberikan inovasi pemanfaatan kain perca menjadi produk yang bernilai jual. Dengan adanya pembuatan Kangaroo Mother Care Carrier ini, diharapkan warga mampu memanfaatkan limbah kain sisa konveksi yang melimpah menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual sehingga mampu meningkatkan pendapatan warga.

Pewarta : Kharisma Alifyanda

Editor   : Helmia Farida

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Ibu-Ibu Desa Bodeh Manfaatkan Sampah Rumah Tangga menjadi Pupuk Cair Organik

Pemalang-26 Januari 2018 Mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Desa Bodeh melaksanakan kegiatan pemanfaatan limbah rumah tangga bersama dengan ibu-ibu kelompok pengajian Desa Bodeh. Program ini dilakukan karena masih kurangnya pegetahuan masyarakat tentang pemanfaatan sampah terutama sampah organik basah. Selama ini masyarakat terbiasa membakar sampah anorganik dan sampah organik kering dan membuang begitu saja sampah organik basah.

Pengolahan sampah pada program ini berfokus pada pengolahan limbah rumah tangga berupa sampah organik basah yang kemudian akan diolah menjadi pupuk organik cair. Rangkaian acara yang dilakukan pada program ini diawali dengan sosialisai tetang klasifikasi sampah kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk cair organik. Setelah pengklasifiksian sampah, acara dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk cair organik. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat adalah sampah organik basah (nasi basi, sayur busuk, kulit buah dan lain sebagainya), EM4, sumber glukosa (gula jawa) dan air. Proses pembuatan pupuk cair organik ini dilakukan secara semi anaerobik yaitu tanpa udara namun tetap memerlukan udara dengan jumlah yang sedikit. Harapan dari pelaksanaan kegiatan ini masyarakat Desa Bodeh dapat memanfaatkan sampah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan  masyarakat dapat memproduksi pupuk sendiri untuk kebun dan sawahnya.

 

Editor : Helmia Farida

Sambut HUT Pemalang, Balai Desa Danasari Gelar Jum’at Bersih!

foto1

Pemalang(19/1) – Dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Pemalang ke-443 yang jatuh pada tanggal 24 Januari, Balai Desa Danasari menggelar acara Jum’at Bersih. Acara bersih-bersih ini diikuti oleh seluruh perangkat desa dan juga mahasiswa Tim 1 KKN Undip 2018. Sekaligus menjadi sebuah kegiatan perekat antar perangkat desa dan mahasiswa Tim 1 KKN Undip 2018. Dan juga menjadi bukti semangat gotong royong dalam memperindah kantor Balai Desa Danasari.foto1
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dalam pelaksanaannya meliputi, pemotongan dahan pohon mangga, cabut rumput serta pemasangan atribut umbul-umbul bendera merah putih. Mahasiswa dan Perangkat Desa saling bahu membahu menjalankan acara Jum’at Bersih. Kegiatan berlangsung lancar dan berakhir hingga adzan dzuhur berkumandang.

Edito : Abdul Syakur

Mahasiswa KKN Undip Desa Surajaya : Mengabdi, Mengajar dan Mendidik

Posko Tim I KKN UNDIP Desa Surajaya, Pemalang pada Minggu, 28 Januari 2018 bakda magrib tampak ramai. Anak-anak datang berbondong-bondong membawa alat tulis dan buku pelajaran, duduk melingkar membentuk lingkaran-lingkaran kecil dengan satu anggota tim KKN pada setiap lingkaran. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap Minggu, Senin, Rabu dan Jumat. Posko Tim I KKN UNDIP Desa Surajaya, Pemalang menjadi rumah belajar pada hari-hari tersebut. Minggu dan Rabu jadwal untuk siswa SMP dan SD kelas 6. Sedangkan hari Senin dan Jumat untuk SD kelas 1 sampai 5.


Mata pelajaran yang diajarkan yaitu matematika, IPA, Bahasa Indonesia, IPS, Bahasa Jawa dan Bahasa Inggris. Mengajar empat hari dalam seminggu merupakan salah satu bentuk pengabdian Tim I KKN UNDIP Desa Surajaya. Hal ini dimaksudkan untuk mengisi waktu anak-anak dengan hal yang produktif.
Dalam proses belajar-mengajar, Tim I KKN UNDIP Desa Surajaya membangun suasana yang kondusif dan menyenangkan, penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, disertai permainan dan simulasi untuk mendukung pembelajaran. Disamping mengajar, Tim I KKN UNDIP Desa Surajaya juga mendidik. Anak-anak tidak hanya dibuat mampu mengerti materi pelajaran, namun juga ditanamkan nilai-nilai kehidupan. Nilai keberanian dan kepemimpinan contohnya, ditanamkan dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk memimpin doa sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai. Nilai menghormati sesama, dengan membiasakan tidak mengganggu kawan dalam sekelompok maupun kelompok lain saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung. Nilai sopan-santun ditanamkan melalui kebiasaan memanggil Tim KKN dengan sebutan ‘Kakak’, memanggil teman dengan nama asli (bukan nama samaran), meminta tolong jika butuh bantuan, meminta maaf jika berbuat salah dan mengucapkan terima kasih saat dibantu oleh orang lain. Harapannya, anak-anak menjadi generasi muda yang berprestasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dalam hidup.

Editor : Abdul Syakur

Jurus Ampuh Usir Nyamuk di Desa Surajaya dengan SS (Spray Serai) : Nyamuk Minggat, Kantong Hemat !

Surajaya, Minggu (28/01/2018) – Musim penghujan merupakan musim kawin bagi nyamuk karena banyak genangan air yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Semakin lama nyamuk dibiarkan hidup dengan bebas, maka semakin banyak bahaya yang timbul. Khususnya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Maka dari itu, Tim 1 KKN Undip mempunyai jurus ampuh mengusir nyamuk yaitu dengan SS (Spray Serai).

Serai merupakan salah satu bagian dari TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang dapat digunakan sebagai obat darurat/alami untuk penyembuhan berbagai macam penyakit. Selain murah harganya, ternyata serai banyak ditanam di perkarangan rumah masyarakat desa Surajaya. Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan tanaman serai tersebut, Novita Anggraeny (S1- Teknik Kimia) salah satu anggota Tim KKN Undip mengajak ibu-ibu PKK RW 05 Dukuh Siali-Ali Desa Surajaya mengolahnya menjadi obat nyamuk. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 28 Januari 2018 pukul 15.00 bertempat di kediaman Bu Sarinten. Antusiasme peserta semakin meramaikan pelatihan pembuatan obat nyamuk SS, dengan hadirnya beberapa pertanyaan di sela-sela acara.

Harapannya dengan obat nyamuk SS (Spray Serai) ini masyarakat desa Surajaya tak perlu lagi ketergantungan menggunakan obat nyamuk bakar maupun lotion yang dijual di toko-toko. Obat nyamuk buatan pada umumnya mengandung zat berbahaya seperti S-2, nikotin, polutan, Pyrethrum, Formaldehida, Octachlorodipropyl Eter serta Karsinogen yang tentunya tidak aman untuk kesehatan. Selain itu juga menimbulkan dampak negatif, antara lain : menyebabkan gangguan pernapasan pada penggunaan obat nyamuk bakar dan menyebabkan iritasi pada kulit pada penggunaan obat nyamuk lotion. Mari lestarikan obat nyamuk alami ! Nyamuk Minggat, Kantong Hemat !

Editor : Abdul Syakur