Home » Articles posted by Kab. Pati

Author Archives: Kab. Pati

Diskusi Bersama Perangkat Desa: Pemaparan Permasalahan dan Potensi Desa Semerak

Reportase 1

Pati, Semerak – Senin ,8 Januari 2018, TIM I KKN UNDIP Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Melakukan kunjungan ke balai desa Semerak. Di mana tujuan dari desa tersebut untuk mengawali. Dimana tujuan dari kunjungan ini untuk mengawali rangkaian survey yang akan berlangsung selama satu minggu hingga tanggal 11 Januari 2018.

Survey awal ini dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala serta permasalahan yang ada pada Desa Semerak. Survey ini dilakukan dengan metode wawancara perangkat desa dan mendatangi rumah ketua RT/RW, mendatangi organisasi-organisasi dan masyarakat secara langsung.

Berdasarkan wawancara, diperoleh informasi mengenai kondisi desa saat ini. Secara garis besar permasalahan yang ada di Desa Semerak diantaranya; membahas tentang UMKM  potensi yang ada di Desa Semerak. Masih rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan sehingga sampah menjadi masalah utama pada desa ini, sebab desa ini sulit sekali diajak untuk membuat bank sampah. Mereka cenderung membakar sampah tersebut sehingga mencemari lingkungan. Belum adanya organisasi pemuda yang menghimpun kegiatan kepemudaan sehingga peran serta pemuda masih minim, karena karang taruna sudah lama tidak diaktifkan. Namun, dari semua kekurangan terdapat kelebihan. Yakni adanya suro  mushola dan madin di tiap-tiap RT.

Hasil survey berupa potensi serta kekurangan serta keadaan ini selanjutnya kami jadikan acuan untuk menyusun program-program baik multidisiplin maupun monodisiplin. Terlebih lagi tingkat partisipasi masyarakat desa Semerak cukup baik, sehingga kami percaya bahwa program yang akan kami laksanakan akan mendapatkan dukungan serta respon positif dari masyarakat.

Editor by : Dr. Adi Nugroho,M.Si

Mahasiswa KKN Tim I Undip membantu kegiatan Posyandu lansia Desa Semerak

Pati ,Semerak, Rabu (10/1), mahasiswa Tim I KKN 2018 UNDIP Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati mengikuti dan membantu kegiatan Posyandu lansia yang dilaksanakan di Balai Desa Semerak.Kegiatan ini dilakukan 1 kali dalam sebulan, dimana tujuannya adalah untuk memeriksa tingkat kesehatan warga lansia desa Semerak.
Reportase IIa

Proses kegiatan dilakukan dengan melakukan pendaftaran menggunakan KTP/Kartu Indonesia Sehat, setelah itu dilakukan penimbangan berat badan dan kemudian dilakukan pemeriksaan tensi dan pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol.Setiap warga dikenakan biaya Rp.2.000 untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ini. Peran aktif Ibu PKK serta pendampingan Bapak Kepala Desa Semerak kegiatan Posyandu lansia dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dilakukan dengan persiapan tempat, ada yang ikut membantu mendata setiap orang sesuai identitas KTP dan yang membantu mendata keterangan yang bersangkutan.(Indra/Rafida)

Reportase IIb

Editor by : Dr. Adi Nugroho, M.Si

Aneka Ragam Olahan Krupuk UMKM Desa Bulumanis Kidul

9/01/18 Peserta KKN Desa Bulumanis Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati mengunjungi usaha-usaha kecil dan menengah milik masyarakat desa. UMKM Desa didominasi oleh pengolahan kerupuk seperti kerupuk usus, jengkol, tiong (sebutan untuk kerupuk lokal), manggar dan sebagainya. Jenis kerupuk yang telah disebutkan dijual dengan harga Rp.1.000/bungkus. Produksi kerupuk tersebut tersebar di 4 RW dan 22 RT. Salah satu UMKM milik pak Naryo yang terletak di RT 2 memproduksi kerupuk bawang. Kerupuk bawang merupakan salah satu dari sekian banyak olahan kerupuk yang terbuat dari tepung, bumbu dan bawang. Untuk 1 kg kerupuk bawang pak Naryo mematok harga sebesar Rp.11.000/kg. Selain kerupuk bawang, Desa Bulumanis Kidul juga memproduksi kerupuk berwarna putih.

Sedangkan  warga lainnya, pak Sutiyono memproduksi kerupuk putih yang biasanya sering ditemukan di rumah makan. Produksi telah berjalan selama 6 tahun. Pada saat kunjungan, peserta KKN diperkenankan masuk dan melihat proses pembuatan kerupuk tersebut. Proses produksi dimulai dengan membuat adonan kerupuk yang terdiri dari campuran tepung tapioka, air, dan bumbu rahasia yang diproses sedemikian rupa sampai menjadi pasta. Kemudian adonan tersebut dibentuk menjadi bentuk bundar. Proses selanjutnya kerupuk dijemur hingga kering, biasanya memakan waktu 2 hari apabila cuaca mendukung. Jika cuaca tidak mendukung waktu penjemuran akan lebih lama. Setelah kerupuk kering, tahap selanjutnya kerupuk digoreng kemudian dikemas.

Kerupuk produksi pak Sutiyono digemari oleh masyarakat, oleh karena itu pemasaran kerupuk pak Sutiyono telah sampai ke berbagai wilayah seperti Bulumanis, Trangkil, Ngemplak, Pangkalan bahkan sampai provinsi Lampung. (Amalia Samawati & Lidya Marantika Deviana)

Editor: Dr. Adi Nugroho

Tambak Udang sebagai Salah Satu Komoditas Unggulan Desa Bulumanis Lor

TAMBAK
Desa Bulumanis Lor, Margoyoso, Pati (06/01/2018). Lokasi Desa Bulumanis Lor yang berdekatan langsung dengan laut Jawa membuat masyarakat desa memanfaatkan lahan yang berdekatan dengan laut sebagai lahan budidaya ikan bandeng, nila, dan udang. Lokasi tambak dari permukiman desa berjarak kurang lebih 2 Km. Tujuan Tim I KKN Undip 2018 berkunjung ke tambak adalah untuk mengidentifikasi kondisi langsung tambak sehingga dapat diperoleh informasi mengenai permasalahan dan potensi yang dihadapi dalam mengembangkan tambak.
BERKUNJUNG KETAMBAK
Saat mengunjungi tambak mahasiswa bertemu dengan salah satu pengelola tambak udang dan bandeng dan memperoleh informasi permasalahan bahwa petani tambak mengalami kesulitan pengairan saat musim kemarau, selain itu juga pengairan tercemar air limbah tepung tapioka. Kondisi saat ini petani tambak mengalami gagal panen. Adapun untuk pemanenan ikan bandeng biasanya 1 kali dalam tiga bulan, dan pendistribusian hasil dijual kepada pengepul desa sebelum di distribusikan lebih jauh lagi. Selain dijual segar ikan dan udang yang ada di tambak, ada juga pengelolaan terasi dari udang rebon yang kualitasnya sangat baik karena langsung dari udang rebon yang kecil-kecil. Terasi masih dikelola secara sederhana dan juga tidak semua petani tambak mengelola terasi, hanya tambak yang memiliki udang rebon saja. Adapun 1 kg terasi khas Bulumanis Lor dijual seharga Rp125.000, dan dijual di masyarakat desa Bulumanis karena belum sempat didistirbusikan jauh sudah habis dibeli oleh masyarakat desa. Kualitas terasi udang yang diproduksi masyarakat Bulumanis merupakan kualitas super karena asli dari udang dan juga tanpa bahan campuran apapun.(Sabana&Riza)
FOTO BERSAMA

Mahasiswa KKN Tim 1 Undip bersama masyarakat pengelola tambak Desa Bulumanis Lor

Editor by : Dr. Adi Nugroho, M.Si

Mengenal Lebih Dekat Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso Pati

Penyambuatan Tim 1 KKN Undip 2018 di Desa Sekarjalak pada Minggu 1 .

Kamis, 04 Januari 2018 –  Pekan pertama merupakan awal dari perjalanan kami dalam menjadi bagian KKN Undip. di hari pertama ini kami semua peserta Tim I KKN Undip 2018 mengikuti penerimana mahasiswa KKN oleh Bapak Bupati H. Haryanto di Pondopo Kabupaten Pati. Acara tersebut berlangsung secara lancar dan hikmat dan diikuti oleh seluruh peserta KKN dan seluruh DPL.

Gambar 1. Bapak Bupati H. Haryanto , Pati. H. Haryanto memberikan sambutan pada acara Penerimaan Mahasiswa KKN Tim Undip 2018 di Pondopo Kab. Pati

  • Penyambutan oleh Bapak camat dan Jajarannya

Gambar 2. Penyambuat oleh Bapak Camat Margoyoso dan Bapak/Ibu Kepala Desa Kecamatan Margoyoso.

Selain sambutan oleh Bupati Pati kami juga disambut dengan baik oleh Camat Margoyoso Dwi Nuryanto, SH beserta jajarannya. Dalam acara ini secara simbolis mahasiswa KKN  “diserahkan” kepada bapak Camat dan selanjutnya diteruskan kepada kepala desa dimana kami ditempatkan untuk mengabdi sebagai bagian dari masyarakat selama 42 hari .

Pada hari kedua tim KKN membantu pelaksanaan posyandu anak yang dilaksanakan oleh Puskesmas Desa Sekarjalak yang berlokasi di Balai Desa Sekarjalak. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan mengontrol pertumbahan dan Perkembangan anak. Kegiatan ini dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB , yang diikuti oleh kurang lebih 20 an yang berusia balita dan anak. Kegiatan ini berlangsung secara lancar dan seru, sekaligus lucu. Karena, ada berapa dari mereka yang menangis kerena disuntik, namun untungnya semuanya itu bisa dikendalikan oleh para orang tua.

Gambar 3. Pelaksanaan Posyandu Anak

  • Penyambuatan oleh Dra Farida Selaku Kepala Desa Sekarjalak

Pada hari Jumat (5/1) di desa Sekarjalak, kami disambut dengan hangat oleh Ibu Kepala Desa Sekarjalak dan perangkat desa. Tim KKN desa Sekarjalak terdiri dari 8 orang mahasiswa/mahasiswi yang berasal dari disiplin ilmu yang berbeda yakni dari ilmu peternakan, arsitektur , teknik perkapalan ,  sastra Jepang, sastra Indonesia , antropologi, dan teknik geologi. Kegiatan ini berjalan relatif lancar.

Gambar 4. Penyambutan oleh Ibu Dra. Farida selaku Kepala Desa Sekarjalak.

Sabtu, 06 Januari 2018 – Karena hari ini bertepatan dengan hari Sabtu dan biasanya kegiatan di kantor desa ditiadakan , kami pun memutuskan untuk melakukan survei lapangan yang tersebar di beberapa RT/RW di Desa Sekarjalak. Dimana tujuan dari survei ini adalah untuk menemukan dan mengetahui permasalahan yang terjadi dilingkungan RT/RW . Dari permasalah tersebut, akan diupayahkan untuk dipecahkan dengan pemberian pengetahuan melalui displin ilmu pengetahuan yang kami punya. Bukan, hanya mencari titik permasalahan namun, kami juga turut bersillahturahmi dengan warga sekitarnya.

( a )                   ( b )                                     ( c )

Gambar 5 . ( a ) UMKM Perternakan Ikan Lele di RT 01 / RW 02, ( b ) Penyumbatan Selokan di RT 01 / RW 02 , ( c ) UMKM Kerupuk di RT 02 / RW 02

  • Pemberian Les kepada Anak tingkat SD di Lingkungan Posko KKN kami dan Pelaksanaan Kegiatan RT nan.

Jika pada siang harinya kami melakukan survei lapangan mengenai masalah yang terjadi dilingkungan RT/RW desa Sekarjalak , Pada malam harinya kami memberikan les beberapa pelajaran bagi anak SD.

Setelah memberikan les pada para murid SD, sekitar pukul 19.30 WIB mahasiswa KKN mengikuti kegiatan RT nan yang berlangsung di beberapa RT/RW Desa Sekarjalak. Kegiatan RT nan ini bertujan untuk membahas permasalah yang ada ditingkat RT. Bukan, hanya membahas permasalahan yang ada, kegiatan ini juga rutin dilaksanakan setiap bulan untuk mempererta tali sillhaturahmi antar tetangga dalam satu RT. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan hikmat dengan dengan diikuti oleh kurang lebih 20 orang.

                        ( a )                                                ( b )

Gambar 6 . ( a ) Pemberian Les Pada anak SD, ( b ) Kegiatan RT

Kamis, 11 Januari 2018 – Pada hari ini kami membantu salah satu teman KKN kami bersama dengan Ibu Saras dari Sastra Jepang, yang melaksanakan program pengabdian masyarakat  yang membahas tentang “Penggunaan Kertas Lipat Untuk Mencegah Penyakit Dimensia Pada Lansia “. Kegiatan ini dilaksanakan kira-kira pada pukul 09.00 WIB , yang bertempat di Balai Desa Sekarjalak. Sesuai dengan judulnya, yang menjadi peserta dari kegiatan ini adalah masyarakat lanjut usia di Desa Sekarjalak. Acara ini dibarengi dengan kegiatan rutin desa, yaitu cek kesehatan bagi masyarakat lanjut usia di Desa Sekarjalak. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 40 orang. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar tanpa kekurang sesuatu pun.

Gambar 7 . Kegiatan Pengabdian Masyarakat dosen Dewi Saraswati S, S.S, M.Si dari Sastra Jepang FIB Undip

Editor: Dr. Adi Nugroho