Home » Lokasi KKN » Kab. Pati

Category Archives: Kab. Pati

KKN UNDIP Desa Ngawen Kenalkan Fitting Lampu Otomatis Hemat Energi

Pengenalan Fitting Lampu Otomatis dalam Pelatihan Instalasi Listrik dan Hemat Energi di Balai Desa

Pati (29/1), TIM I KKN UNDIP Desa Ngawen mengadakan “Pelatihan Instalasi Listrik dan Hemat Energi Listrik Rumah Tangga” guna membekali masyarakat Desa Ngawen tentang bagaimana melakukan instalasi listrik yang benar dan hemat energi listrik pada rumah tangga. Listrik merupakan salah satu energi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, kantor, jalan, dan tempat lainya. Energi listrik memiliki banyak manfaat jika digunakan dengan baik dan benar, namun bisa juga mendatangkan malapetaka apabila digunakan dengan cara yang salah ,seperti buruknya instalasi listrik dapat mengakibatkan konslet yang berujung kebakaran ataupun penggunaan listrik secara boros yang mengakibatkan pengeluaran untuk tagihan listrik membengkak terutama pada lingkungan rumah tangga.

Dalam acara yang diikuti oleh sebgaian masyarakat ini, materi yang dijelaskan pertama kali adalah bagaimana melakukan instalasi rumah tangga yang baik dan benar guna menghindari terjadinya kecelakaan yang ditimbulkan akibat instalasi listrik yang salah. Dalam materi ini dijelaskan cara bagaimana  instalasi listrik yang benar seperti jenis-jenis warna kabel, cara penyambungan kabel, dan hal yang harus dihindari agar tidak terjadi kecelakan yang disebabkan instalasi listrik. Tidak hanya menyampaikan materi, pemateri juga mempraktekan cara penyambunga kabel pada masyarakat yang hadir.

Sesi Foto Bersama oleh Warga Ngawen

Setelah pemaparan materi tentang instalasi listrik dilanjutkan pemaparan materi tentang hemat energi listrik. Pada pembahasan ini, pemateri mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara hemat dengan mengenalkan salah satu teknologi perangkat listrik rumah tangga yaitu fitting lampu otomatis. Fitting lampu otomatis adalah fitting lampu yang akan otomatis menyalakan lampu ketika malam hari dan memadamkan lampu ketika pagi hari. Masyarakat dijelaskan bahwa dengan menggunan alat tersebut banyak keuntungan yang didapat seperti hemat energi listrik, mengurangi penggunaan saklar, tidak repot apablia sedang bepergian, dan rumah menjadi aman. Pemateri juga mendemonstrasikan fitting lampu otomatis yang telah dibuat dan dirakit sebelumnya didepan warga. Masyarakat terlihat sangat tertarik karena mayoritas belum mengetahui tentang teknologi tersebut. Antusiasme masyarakat yang hadir juga terlihat saat beberapa pertanyaan ditanyakan pada pemateri di sesi tanya jawab.

Editor : Abdi Sukmono

Belajar Trik Hitung Cepat dan Menggambar Ala KKN UNDIP, Siswa/i SDN 03 Jambean sangat Antusias

Jambean Kidul (24/01). Minggu sebelumnya Tim KKN mengunjungi SDN 02 Jambean untuk belajar menggambar,bermain pianika, dan penyuluhan terkait PHBS. Pada Minggu III ini, tepatnya pada hari Kamis (23/01) dan Jumat (24/01) Tim I KKN Undip yang ada di Desa Jambean Kidul mengunjungi SDN 03 Jambean. Desa Jambean Kidul memiliki 3 SD dan SDN 03 merupakan salah satu SD yang beruntung dikunjungi oleh tim KKN pada minggu tersebut.

Pada kunjungan SDN 03 Jambean kali ini, Tim KKN Undip memberikan hal yang berbeda dari kunjungan pada SD lain sebelumnya. Tim KKN Undip kali ini memberikan pengajaran tentang trik hitung cepat bagi adik-adik kelas IV , V, VI di SDN 03 Jambean. Sebelumnya beberapa adik di kelas mengaku membenci pelajaran matematika yang menjadi momok banyak orang ini. Karena hal tersebut, Tim KKN Undip berinisiatif untuk memberikan trik hitung cepat untuk menghapus stereotip  siswa/i terhadap pelajaran Matematika.

Pada awal Tim KKN Undip memasuki kelas suasana menjadi riuh girang karena guru yang biasanya memasuki kelas diganti dengan kakak-kakak KKN Undip yang terlihat asing. Mungkin mereka berpikir kali ini bisa terlepas dari pelajaran matematika yang sungguh menakutkan dan menyusahkan. Selepas perkenalan, kemudian kami memberitahukan akan membawakan pelajaran Matematika. Bagai disambar petir di siang bolong, beberapa siswa/i mulai gelisah dan takut karena tidak menyukainya. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat kami, Tim KKN Undip tetap berusaha untuk menarik perhatian siswa/i tersebut  baik dengan guyonan, belajar tepuk tangan, hingga memberikan aksi sulap. Seketika suasana yang tadinya tampak suram kembali hidup dan lebih santai. Tim KKN Undip tak menyia-nyiakan keadaan tersebut dan segera memanfaatkannya untuk mengajarkan beberapa trik hitung cepat. Begitu mengetahui trik hitung cepat perkalian 11, perkalian 11-19, dan hitung cepat lainnya keadaan kelas berubah, siswa/i terlihat sungguh antusias. Beberapa adik terdengar menyeletuk dengan mata melotot ke teman sebangkunya “Wahhhh, kok bisa gitu ya ?”. Pada akhir kelas Tim KKN Undip biasanya akan memberikan kuis dengan iming-iming hadiah untuk menarik semangat pada siswa/i tersebut. Harapannya beberapa trik tersebut dapat menarik minat siswa/i SDN 03 untuk menyukai pelajaran Matematika serta menggunakannya ntuk membantu pada saat ujian mendatang.

Siswa/i SDN 03 Jambean Antusias Belajar Trik Hitung Cepat
Siswa/i SDN 03 Jambean Antusias Belajar Trik Hitung Cepat

Tidak hanya belajar belajar Matematika, TIM KKN Undip juga mengajar menggambar kepada siswa/i kelas 6 SDN 03 Jambean. Dengan tema “Menggambar Desain Rumah Masa Depan” siswa/i ditantang untuk mengimajinasikan dan menggambar rumah masa depan mereka. Tidak butuh waktu yang lama, hanya dengan waktu 30 menit siswa/i tersebut dapat membuat gambar rumah unik dan berbeda-beda. Kemudian dengan bangganya  mereka menceritakan arti rumah impian yang digambarnya didepan kelas. Sesi ini sungguh sangat berarti, bahkan ada beberapa adik yang sampai menitikkan air mata karena terharu ingin rumah impiannya ditempati bersama orang tuanya kelak.

Seorang Siswa Mempresentasikan Karyanya didepan Kelas
Seorang Siswa Mempresentasikan Karyanya didepan Kelas

Editor : Abdi Sukmono

Senam Kebugaran Jasmasi Dan Edukasi Nasionalisme Melalui Film “The Battle Of Surabaya” di SD N Sumberarum

Kegiatan Senam Bersama di SD Negeri Sumberarum
Kegiatan Senam Bersama di SD Negeri Sumberarum

PATI (8/2/2020) – Kesehatan jasmani menjadi hal terpenting yang diperlukan dalam kehidupan manusia. Waktu yang dimiliki tidak hanya digunakan untuk rutinitas kegiatan sehari-hari melainkan juga dapat digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh. Salah satu caranya yaitu dengan melakukan kegiatan senam setiap seminggu sekali.

Sebagai penghujung kegiatan KKN TIM I yang berlangsung di Desa Sumberarum dilaksanakan kegiatan senam bersama. Tujuan dari kegiatan ini yaitu sebagai salah satu cara untuk menjaga daya tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Berlangsungnya kegiatan senam bersama ini diharapkan dapat menjadi acuan para Bapak/Ibu guru SD N Sumberarum untuk mengadakan senam rutin. Hal tersebut terlihat dari antusias siswa-siswi yang menyambut dengan baik kegiatan senam bersama.

Kegiatan Nonton Bersama Film “The Battle Of Surabaya”
Kegiatan Nonton Bersama Film “The Battle Of Surabaya”

Kegiatan selanjutnya diteruskan dengan nonton film bersama dengan judul film “The Battle of Surabaya”. Film ini bercerita tentang petualangan yang diadaptasi dari Pertempuran 10 November. Dikisahkan ada seorang anak yang bernama Musa, ia menjadi tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi pejuang orang-orang Surabaya dan TKR dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Film ini layak dipertotonkan bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Adegan yang ditayangkan dalam film tersebut, dapat menumbuhkan nilai patriotisme dan nasionalisme dikalangan anak-anak saat ini.

SERUNYA ACARA LOMBA MEMBACA DONGENG DAN PUISI DI POSKO KKN DESA SIDOMUKTI

WhatsApp Image 2020-02-07 at 10.52.28

PATI (8/2/2020) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Sidomukti menyelenggarakan perlombaan membaca dongeng dan membaca puisi bagi anak-anak kelas 3, kelas 4 dan kelas 5 Sekolah Dasar. Lomba tersebut diikuti kurang lebih 30 anak yang dilaksanakan di posko di dusun kemangi desa Sidomukti. Perlombaan dimulai pukul 08.00 WIB dan dinilai oleh tiga juri yaitu Frieda Andini, Helena Rahmarani dan Selyna Anggitia. Anak-anak sangat antusias dan bersemangat berlomba untuk menjadi yang terbaik. Setelah semuanya tampil, anak-anak diberitahukan mengenai pengumumanya akan diumumkan 2 hari setelah perlombaan dan akan ada 3 juara lomba membaca puisi, 3 juara lomba membaca dongeng serta juara harapan.

Perlombaan membaca puisi dan membaca dongeng diselenggarakan dengan maksud mengasah kemampuan anak-anak dalam membaca, tampil didepan umum dan mengajarkan kepada anak bahwa membaca itu peniting karena selain membaca adalah jendela dunia, ternyata bisa memberikan pengetahuan baru serta meningkatkan konsentrasi. Oleh karenaitu membiasakan membaca sejak dini itu penting untuk perkembangan anak-anak. Selain itu mahasiswa KKN juga telah menyediakan taman inspirasi yang berguna bagi anak-anak untuk tempat membaca  di balai desa Sidomukti dan telah menata buku-buku perpustakaan di balai desa agar bisa digunakan untuk menambah wawasan bagi anak-anak yang ingin membacanya.

Pada saat hari H pengumuman lomba di balai desa anak-anak diminta duduk yang rapi, kemudian diumumkan juara-juaranya yang diselingi dengan nyanyi bersama di pendopo balai desa. Semua anak mendapat sertifikat peserta dan bagi yang juara mendapatkan sertifikat juara serta hadiah. Mahasiswa KKN juga memberikan motivasi “bagi anak-anak yang tidak mendapatkan juara agar tetap belajar dan berjuang karena sesungguhnya kemenangan adalah bonus ketika kita sudah bekerja keras, namun bukan berarti kita kalau sudah bekerja keras dan tidak mendapat juara itu gagal, ketika kita berani keluar dari diri kita dan tampil memberikan yang terbaik kita adalah pemenang” begitu ungkap salah satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di desa Sidomukti.

Editor
Zaki AInul Fadli, S.S., M.Hum.

Senam dan Posyandu LANSIA

image001

PATI (15/1/2020) – Telah terlaksana kegiatan Posyandu lansia dan Posbindu di Desa Kebonturi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga kesehatan dan memberikan cek kesehatan untuk para penduduk Lanjut Usia di Desa Kebonturi. Mahasiswa mahasiswi KKN Undip Tim 1 Tahun 2020 juga menjalankan program senam lansia pada pagi hari. Senam lansia memiliki kegunaan yaitu menjaga kesehatan, selain itu kegunaan senam lansia juga membantu meningkatkan kebugaran fisik dan meningkatkan jantung agar dapat memimpa oksigen melalui darah ke seluruh tubuh dengan lebih maksimal. Para lansia di Desa Kebonturi sangat antusias mengikuti senam dan kegiatan posyandu yang terlaksana di Balai Desa Kebonturi.

image003

TIM 1 KKN UNDIP 2020 Melakukan Kerjasama dengan Balingtan Untuk Tingkatkan Pertanian

PATI, (28/01/2020) – Tim 1 KKN Undip di Desa Kebonturi pada hari Selasa, 28 Januari 2020 telah melaksanakan program multidisiplin yang terbagi menjadi 3 susunan acara. Pada program multidisiplin ini, Tim 1 KKN Undip di desa Kebonturi melakukan kerja sama dengan pihak Balingtan (Badan Penelitian Lingkunan Pertanian). Kerjasama ini dilakukan karena melihat potensi di desa Kebonturi yang mata pencaharian masyarakatnya hampir seluruhnya petani.

Dilakukannya kerjasama ini karena para petani di desa Kebonturi masih menggunakan pestisida kimia yang dapat mengganggu kesehatan petani dan merusak lingkungan dengan harapan agar para petani di desa Kebonturi bisa mengurangi penggunaan pestisida kimia yang berbahaya bagi diri sendiri maupun lingkungan.

Acara ini dilaksanakan di Balai Desa Kebonturi pada jam 10.00 WIB. Dibuka oleh Pak Agus selaku Kepala Desa, dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Darto selaku ketua GAPOKTANI, setelah itu dilanjutkan dengan materi sosialisasi dampak dari penggunaan pestisida kimia dan pelatihan pembuatan pestisida organik oleh pihak Balingtan.

KKN GAES_200129_0180KKN GAES_200129_0179KKN GAES_200129_0195

Sosialisasi dan Pelatihan bersama Pemuda-Pemudi Desa Kebonturi

PATI (26/1/2020) – Tim 1 KKN Undip di Desa Kebonturi pada hari Minggu, 26 Januari 2020 telah melaksanakan program monodisiplin yang terbagi menjadi 3 susunan acara. Acara yang berlangsung pada sore hari jam 03.00 WIB, dihadiri oleh peserta dari pemuda/i desa Kebonturi yang berjumlah kurang lebih 25 orang.

KKN GAES_200128_0175Di awal acara dimulai tentang Inkubator Bisnis, pada acara ini berisi tentang pelatihan memulai bisnis, membuat bisnis model kanvas, lalu konsultasi dan pendampingan untuk pemuda/i bagi mereka yang ingin membangun bisnis di desa Kebonturi. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan agar pemuda/i desa Kebonturi bisa membuat atau membangun bisnis secara mandiri.

KKN GAES_200128_0172

Acara selanjutnya berisi tentang sosialisasi tentang Pemilahan dan Daur Ulang Sampah. Pada acara ini berisi tentang sosialisasi tata cara pemilahan dan daur ulang sampah yang ada di Jepang dan memberitahu bahayanya membakar sampah sembarangan. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan untuk memilah sampah agar bisa di daur ulang kembali menjadi barang yang berguna.

KKN GAES_200128_0164Acara terakhir berisi tentang penjelasan mengenai pemanfaatan berbagai potensi sampah yang dapat dimanfaatkan dan diketahui potensi yang dapat dimanfaatkan bagi para pemuda/i Desa Kebonturi,yaitu pembuatan eco-brick dari sampah plastik, sehingga dilakukan pelatihan terhdapat pembuatan eco-brick yang bermanfaat bagi kelestarian lingkungan ,kesehatan serta kreativitas pemuda/i di Desa Kebonturi

 

Tim KKN 1 Undip Desa Kebonturi membudidayakan Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Dasar

1581482274505

PATI (31/01/2020) – PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah salah satunya mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun. Tangan merupakan salah satu media tempat masuknya kuman penyakit. Beberapa penyakit yang dapat menular melalui tangan antara lain diare, thypoid, inluenza, ISPA, kecacingan dan flu burung.

1581482269679

Pada kegiatan ini penerapan cuci tangan pakai sabun difokuskan di SD Kebonturi melalui program Monodisiplin KKN Tim 1 Undip 2020 tentang Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS). Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk membudayakan perilaku mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun di SD Kebonturi antara lain : Edukasi tentang pentingnya cuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun, Pemutaran video animasi tentang pentingnya cuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun, Pemasangan poster tentang tata cara cuci tangan dengan sabun yang benar, dan praktik cuci tangan pakai sabun.

Editor
Zaki AInul Fadli, S.S., M.Hum.

Panen Raya Petani Bawang Merah Raup Omset Puluhan Juta

 

WhatsApp Image 2020-02-12 at 00.59.59

PATI (23/1/2020) Petani bawang merah di Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati panen raya bawang merah kualitas super. Anggota Kelompok Tani Desa Sukorukun Tikwoyo, mengatakan hasil panen musim ini cukup bagus karena kondisi cuaca yang mendukung dan pola tanam yang tepat.

“Produksinya cukup bagus, dan tidak ada serangan hama seperti tahun lalu akibat masa tanam mundur,” kata Tikwoyo. Ia mengatakan dirinya memiliki lahan tanam bawang merah seluas 2.000 meter persegi. Harga bawang merah setiap 1.000 meter persegi Rp25 juta, jadi total harga bawang merah yang ia dapat sebesar Rp50 juta. Ia mengaku harga jual bawang merah tersebut sebenarnya sudah turun, dari sebelumnya Rp30 juta setiap 1.000 meter persegi.

“Dengan harga tersebut, kami sudah mendapat keuntungan. Biaya produksi dari benih, pupuk, bahan bakar minyak hingga tenaga kerja selama 60 hari berkisar Rp13 juta. Jadi keuntungan yang kami dapat cukup lumayan,” katanya.

Hal tersebut berbeda dengan anggota Kelompok Tani yang diketuai oleh Bapak Siswoyo. Ia mengaku dengan luas tanam bawang merah 800 meter persegi ditawar Rp25 juta. Hal ini dikarenakan bawang merah hasil panennya masuk kualitas super. Pada musim tanam tahun ini tidak ada persoalan, seperti serangan organisme pengganggu tanaman seperti ulat grayak dan jamur. Tahun ini, ketersediaan air juga cukup mendukung dengan dibangunnya pengairan yang memadai.

“Serangan OPT tidak ada. Sehingga hasil produksi bisa maksimal. Kami juga berterima kasih kepada pemkab yang telah membangun pengairan sawah yang memadai, sehingga kebutuhan air pada masa tanam bawang merah tercukupi,” imbuh siswoyo.

Pak Siswoyo mengatakan hasil panen bawang merah banyak dicari tengkulak dari berbagai daerah di DIY dan Jateng. Kaulitas bawang merah dari Desa Sukorukun terkenal bagus dan dapat dimanfaatkan sebagai benih. Selain itu, daging bawang merah sangat tebal dan bahkan sebelum panen, bawang merah sudah dibeli oleh tengkulak,” katanya.

“Ke depan, kami berharap luas tanam bawang merah lebih luas di Desa Sukorukun, sehingga Kabupaten Pati tetap memiliki kawasan bawang merah yang termasuk deretan terbesar di Jawa Tengah” Imbuhnya.

Oleh: Iqbal Achmad Firdaus

Editor
Zaki AInul Fadli, S.S., M.Hum.

 

KKN UNDIP Ciptakan “PENTIL” Untuk Masyarakat Desa

DSC01601

PATI (3/2) Permasalahan nyamuk dan lalat adalah salah satu permasalahan yang kerap menghantui masyarakat di kota-kota besar. Permasalahan nyamuk dan lalat ini tak hanya menjadi permasalahan di kota namun di Desa Sukorukun juga mengalami hal yang sama. Pada bulan januari-februari berbarengan dengan datangnya musim penghujan dan musim buah rambutan membuat populasi lalat dan nyamuk sangat banyak.

Belum ditambah lagi dengan kebiasaan buruk sebagian warga yang membuang sampah di belakang rumah, tak ayal lalat pun berkembang pesat dan sampai saat ini warga masyarakat mengeluhkan hal tersebut. Tak hanya itu, banyaknya rerumputan liar dan bak-bak kosong yg tergenang air serta kurang sadarnya masyarakat untuk menguras bak mandi secara rutin membuat banyak sekali jentik nyamuk yang berkembang.

Untuk menjawab permasalahan yang tumbuh ditengah masyarakat, mahasiswa KKN Undip Desa Sukorukun berinovasi ciptakan sebuah alat yang diberi nama “PENTIL” atau kepanjangan dari Pembasmi Nyamuk & Lalat Tegangan Tinggi Lampu UV. Alat yang diciptakan ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk dan lalat di desa. Alat ini sudah di uji coba selama satu minggu sebelum dipresentasikan ke masyarakat dan hasilnya pun cukup memuaskan.

Selain membuat suatu inovasi alat pembasmi nyamuk dan lalat ini, TIM KKN juga mengedukasi warga desa dan perangkat desa agar menjaga agar tidak membiarkan adanya air yang menggenang dan rutin untuk menguras bak mandi secara rutin. Bapak Suselo selaku kepala desa sangat mengapresiasi pembuatan alat-alat semacam, beliau berharap agar alat semacam ini dapat diproduksi secara masal untuk warga desa, pungkasnya.

Oleh: Iqbal Achmad Firdaus

Editor
Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum.