Home » Lokasi KKN » Kab. Pemalang

Category Archives: Kab. Pemalang

Pembuatan Lilin Aromaterapi untuk Mengusir Nyamuk

sabunPendowo, Pemalang – Saat ini Indonesia sedang memasuki musim hujan. Genangan air dan kebiasaan warga menumpuk sampah memicu berbagai masalah. Salah satunya adalah nyamuk. Nyamuk yang datang biasanya membawa berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan keluarga. Oleh karena itu diperlukan sebuah solusi agar nyamuk yang ada dalam rumah dapat berkurang. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah menggunakan lilin aromaterapi.
Lilin aroma terapi ini dibuat menggunakan bahan dasar sederhana seperti lilin batang, minyak sereh, dan benang. Bau yang dihasilkan minyak sereh dapat mengusir nyamuk dengan baunya yang menyengat. Cara pembuatannya pun cukup sederhana. Lilin batang panaskan sampai mencair. Lilin yang cair ditambahkan minyak sereh. Setelah itu dilakukan pendinginan sampai lilin kembali keras.
Penggunaan lilin sereh ini seperti menggunakan lilin pada umumnya. Lilin cukup dibakar dan diletakkan pada sudut rumah. Selain mengusir nyamuk lilin ini dapat memberikan aromaterapi yang nyaman pada tubuh. Rumahpun menjadi nyaman dan aman dari bahaya nyamuk.
-Nabila

Pemanfaatan Minyak Jelantah untuk Pembuatan Sabun

minyakPendowo, Pemalang – Minyak Jelantah merupakan salah satu limbah dari rumah tangga. Tidak terkecuali di Desa Pendowo Kecamatan Bodeh. Minyak hasil penggorengan ini penggorengan ini biasanya setelah dipakai langsung dibuang. Padahal apabila dicampur dengan soda api dapat menghasilkan sabun. KKN UNDIP Tim 1 di Desa Pendowo memberikan pengajaran cara pembuatan sabun yang memiliki bahan dasar minyak jelantah.

Pembuatan sabun dengan bahan dasar minyak jelantah ini dilakukan dengan cara mencampurkan soda api , air, dan pewarna ke dalam minyak jelantah. Nantinya akan terjadi reaksi kimia yang membuat campuran ini menjadi sebuah sabun. Sabun yang merupakan olahan dari bahan buangan seperti ini akan lebih ekonomis karena menggunakan bahan yang bisa dibilang telah dibuang. Untuk penggunaan sehari-hari sabun ini aman digunakan. Sabun ini juga bisa digunakan sebagai sarana dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan.

Melalui adanya program ini diharapkan masyarakat Desa Pendowo dapat memahami bagaimana mengolah minyak jelantah di rumah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, masyarakat juga lebih termotiasi untuk selalu mencuci tangan karena sabun lebih mudah untuk didapatkan

-Nabila

Perencanaan Gapura Desa Pendowo

Perencanaan Gapura – Kamis, 14/02/2019, KKN UNDIP TIM I Tahun 2019 Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Melaksanakan progam keilmuan (bidang Teknik Sipil) yaitu Perencanaan Gapura Masuk Desa Pendowo. Desa Pendowo  merupakan desa pertama yang  dilalui apabila menuju ke wilayah kecamatan Bodeh, Pemalang. Perencanaan pembangunan gapura masuk desa ini bertujuan untuk membenahi infrastruktur desa yang belum ada serta untuk menambah nilai estetika dari desa Pendowo itu sendiri, selain itu juga gapura sebagai petunjuk bahwa telah memasuki wilayah Desa Pendowo.

Noviana Pangesti Wildan – mahasiswi S1 Teknik Sipil Undip, melakukan diskusi serta penyerahan hasil dari Perencanaan Desain dan Perhitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Struktur Gapura Masuk Desa kepada pihak Perangkat Desa, yaknik Bapak Amirudin selaku Sekretaris Desa dan Bapak Sulistianto selaku Kepala Urusan Bagian Umum bidang Perencanaan Desa Pendowo. Diskusi yang dilakukan berupa penjelasan mengenai desain gapura dan mengenai RAB yang telah dikerjakan.

Sebelum dilakukan penyerahan Desain dan RAB terlebih dahulu mahasiswi yang bersangkutan melakukan survey lokasi dan pengukuran untuk mendapatkan gambaran dilapangan secara langsung dan dapat mengetahui ukuran dilapangan untuk disesuaikan dengan desain yang akan dibuat.

Diskusi dan penyerahan hasil perencanaan desai dan perhitunhan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dilakukan di Balai Desa Pendowo. Antusiasme terlihat jelas oleh para perangkat desa mengenai desain yang diberikan. Harapanya adalah perencanaan desain yang telah dibuat dapat dilaksanakan pembangunannya dengan segera mungkin dan dapat berjalan dengan lancar.

panges

Gapura Gang Desa Pendowo

Perencanaan Gapura Kembar di Setiap Gang sebagai Ikon Desa Pendowo – Jum’at, 15/02/2019, KKN UNDIP TIM I Tahun 2019 Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Melaksanakan progam keilmuan (bidang Teknik Sipil) yaitu Perencanaan Gapura Masuk Gang di Desa Pendowo. Perencanaan pembangunan gapura masuk gang yang dibuat kembar (seragam) di setiap gang di Desa Pendowo ini bertujuan untuk bisa menambah daya tarik masyarakat umum terhadap Desa Pendowo. Nantinya diharapkan untuk gapura gang yang seragam ini bisa menjadi ikon Desa Pendowo yang unik nan indah.

Noviana Pangesti Wildan – mahasiswi S1 Teknik Sipil Undip, melakukan diskusi serta penyerahan hasil dari Perencanaan Desain dan Perhitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Struktur Gapura Masuk Gang di Desa Pendowo kepada Kepala Desa Pendowo. Perencanaan ini dibuat atas dasar permintaan khusus dari bapak Kepala Desa dan secara umum dari perangkat desa serta masyarakat Desa Pendowo yang menginginkan adanya pembangunan gapura masuk gang yang seragam antar gang satu dan gang lainnya di Desa Pendowo.

Sama halnya seperti perencanaan gapura masuk desa, perencanaan gapura masuk gang ini juga diawali dengan melakukan survey lokasi dan pengukuran untuk mendapatkan gambaran dilapangan secara langsung dan dapat mengetahui ukuran dilapangan untuk disesuaikan dengan desain yang akan dibuat. Kemudian dari data yang diperoleh dilapangan, dilakukan perhitungan volume kemudian memulai untuk mendesain gambar rencana yang kemudian dihitung RAB nya.

Penyerahan Desain Gambar Rencana dan Perhitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dilakukan di ruang Kepala Desa Pendowo. “ Saya ucapkan terimakasih yang banyak kepada mba Pangesti, yang telah bersedia menggambar dan merencanakan desain dari Gapura ini. Gambarnya bagus dan semoga bisa segera direalisasikan” – H. Durahman (Kepala Desa Pendowo).

Harapan yang diinginkan adalah perencanaan desain yang telah dibuat dapat dilaksanakan pembangunannya dan lancar.panges

Pemanfaatan Sampah Daun Kering menjadi Pupuk Kompos

Pendowo – Sampah merupakan masalah yang masih belum terselesaikan di desa Pendowo. Untuk sampah plastik, sudah terdapat program sodaqoh sampah yang digerakkan oleh ibu-ibu PKK. Akan tetapi sampah organik belum termanfaatkan dengan baik. Warga masih mengolah sampah dengan cara dibakar atau dibiarkan saja. Padahal sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Oleh karenanya diadakan suatu program mengenai edukasi pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos. Dalam hal ini sampah organik yang digunakan untuk pembuatan pupuk kompos adalah sampah daun kering.

Proses pembuatan pupuk kompos membutuhkan waktu fermentasi selama kurang lebih 1 bulan. Dengan menggunakan bantuan mikroorganisme yang biasa disebut EM4. Dengan perbandingan tertentu EM4 dicampur dengan gula dan air yang nantinya akan menjadi larutan bioaktivator. Tahapan pertama, daun kering yang sudah dikumpulkan dipotong kecil-kecil. Kemudian tempatkan potongan daun tersebut kedalam komposter. Komposter bisa berupa ember bekas, drum ataupun terpal. Selanjutnya lapisan demi lapisan potongan daun kering dituangkan larutan bioaktivator. Tutup komposter rapat-rapat, tunggu hingga menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos telah siap digunakan apabila memiliki bau seperti tanah dan warnanya coklat kehitaman.

Pupuk kompos yang dihasilkan bisa digunakan menyuburkan tanah untuk berbagai jenis tanaman. Karena diketahui desa Pendowo merupakan salah satu desa yang akan dijadikan sebagai desa sentra jahe, maka pupuk kompos bisa dimanfaatkan untuk media tanam jahe. Dengan adanya kegiatan edukasi pemanfaatan sampah daun kering ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah di desa Pendowo. Selain itu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat Pendowo bahwa sampah bisa diubah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti pupuk.
wilda 2

Pengharum Ruangan Alami Pengusir Nyamuk

Pendowo – Kondisi lingkungan desa Pendowo banyak terdapat lahan kosong atau kebun yang menjadi tempat perkembang biakan nyamuk. Musim hujan memicu meningkatnya perkembang biakan nyamuk. Oleh karenanya perlu adanya tindakan agar setiap rumah terhindar dari nyamuk. Salah satunya dengan membuat pengharum ruangan dengan aroma yang tidak disukai nyamuk. Dengan memberdayakan ibu-ibu PKK, diadakan pelatihan pembuatan pengharum ruangan alami dengan campuran sereh yang dapat mengusir nyamuk.

Cara pembuatannya cukup sederhana, dengan menggunakan soda kue, minyak sereh dan minyak esensial dicampurkan pada takaran tertentu. Yaitu sebanyak setengah gelas soda kue, ditambahan 10 tetes minyak sereh dan 10 tetes minyak esensial. Kemudian diaduk hingga rata dan tercium aroma wanginya. Pengharum ruangan ini bisa ditempatkan di sudut-sudut setiap ruangan rumah.

Dengan adanya kegiatan pelatihan pembuatan pengharum ruangan alami ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu PKK desa Pendowo. Dalam memanfaatkan bahan-bahan yang ada / sering dijumpai di rumah menjadi suatu produk yang memiliki nilai guna lebih tinggi, seperti pengharum ruangan alami.

-Wilda AsrofaWilda

Ajarkan Komputer dan Teknologi Tepat Guna, Karang Taruna Antusias Menghadiri Program KKN UNDIP Tim 1 2019

IMG20190129204022

(Pemaparan monodisiplin Ovitrap oleh Megayani)

JRAGANAN, BODEH – Selasa, 29 Januari 2019, 16 orang anggota Karang Taruna Desa Jraganan ikut serta dalam kegiatan Pelatihan Pembuatan Teknologi Tepat Guna Ovitrap dan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Program Komputer yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Undip Tim 1 2019. Pelatihan Pembuatan Teknologi Tepat Guna Ovitrap ini dibawakan oleh Megayani Yuditaningtyas, mahasiswa Program Studi S1 Biologi dari Fakultas Sains dan Matematika, sebagai salah satu program monosidiplinnya. Sedangkan, Pelatihan Peningkatan Keterampilan Program Komputer dibawakan oleh Stefani Dian Hutami, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro dari Fakultas Teknik. Program tersebut juga dilaksanakan sebagai salah program monodisiplin mahasiswa Teknik Elektro ini.

IMG20190129205004

(Pelatihan Pembuatan Ovitrap)

Sebelum pembuatan ovitrap dipraktikkan, terlebih dahulu dijelaskan, apa itu ovitrap, apa fungsinya, dan bagaimana proses pembuatannya dengan cara yang sederhana dan dengan peralatan yang mudah terjangkau oleh warga Desa Jraganan. Ovitrap adalah alat yang digunakan untuk menjerat telur-telur nyamuk pada campuran air gula dan ragi yang ditempatkan pada wadah tabung gelap. Air gula dan ragi akan menarik perhatian nyamuk dan juga akan membuat nyamuk tidak bisa terbang saat sudah dewasa karena sayapnya telah basah terkena cairan tersebut. Pemuda Karang Taruna terlihat antusias mengetahui cara membuat ovitrap sederhana ini. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok dan setiap kelompok membuat satu produk ovitrap. Setelah para karang taruna selesai membuat ovitrap, mereka dapat menyimpan dan membawa ovitrap hasil karya mereka ke rumah mereka masing-masing.

IMG20190129213037

(Pelatihan Komputer oleh Stefani)

Setelah Pelatihan Pembuatan Teknologi Tepat Guna Ovitrap selesai, acara yang dilaksanakan pada malam Rabu itu dilanjutkan dengan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Program Komputer. Materi pelatihan yang dibawakan pada malam itu adalah Pembuatan Blog dan Dasar Microsoft Excel. Mayoritas peserta adalah siswa SMP dan SMA. Dari peserta yang hadir, belum ada yang memiliki Blog sebelumnya. Sehingga, mereka terlihat tertarik dalam pembuatan Blog ini dan mengikuti tahap-tahap yang diberikan dengan seksama. Tersedia 13 perangkat komputer, sehingga setiap perangkat komputer digunakan oleh satu sampai dua orang peserta. Walaupun begitu, setiap dari peserta terlihat menikmati pembelajaran komputer ini sampai tidak terasa bahwa waktu pelatihan sudah selesai dan mereka harus menyelesaikan eksplorasi mereka pada program-program yang dipelajari.

Waktu pelatihan selesai, peserta bersiap-siap untuk mengakhiri pelatihan. Walau pelatihan pada hari itu telah selesai, perserta diharapkan masih bisa mencobanya di lain waktu baik program komputer dan ovitrap. Karena, penggunaan Blog dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja selama terdapat jaringan internet. Begitu juga dengan ovitrap yang dapat dibuat dengan peralatan dan cara yang relatif sederhana. Peserta diharapkan dapat mengembangkan hasil dari pelatihan-pelatihan yang telah diberikan.

Penulis: KKN UNDIP TIM 1 Desa Jraganan, Bodeh

Program Multidisiplin Menuju Desa Jraganan Hijau dengan Penanaman 444 Pohon

IMG20190127084702

(Penyerahan bibit pohon secara simbolis dari KKN UNDIP TIM 1 Tahun 2019 oleh Evangel Dimartiaji selaku koordinator Desa Jraganan kepada Bapak Rumban selaku kepala desa Jraganan)

JRAGANAN, BODEH – Program Multidisiplin sekaligus memperingati HUT Kabupaten Pemalang, KKN UNDIP TIM 1 Tahun 2019 Desa Jraganan, Pemerintah Desa beserta masyarakat melaksanakan penghijauan dengan penanaman 444 bibit pohon di Desa Jraganan pada minggu(27/01/2019). Adapun bibit pohon yang ditanam antara lain: Mahoni, Sengon dan Gmelina alias Jati Putih. Secara simbolis KKN UNDIP TIM 1 Tahun 2019 Desa Jraganan diwakili oleh Evangel Dimartiaji selaku koordinator desa Jraganan menyerahkan bibit pohon kepada Bapak Rumban selaku kepala desa Jraganan.

IMG20190127085149

(Penanaman pertama dilakukan secara simbolis oleh Koordinator Desa Jraganan Evangel Dimartiaji (kiri), Kepala Desa Jraganan Bapak Rumban (tengah), dan Karangtaruna Jaya Mas Riyatno (kanan))

 

Menuju Desa Jraganan Hijau, menjadi program multidisiplin KKN UNDIP TIM 1 Tahun 2019 Desa Jraganan karena melihat potensi lahan yang bisa dimanfaatkan, sehingga tercetus untuk melaksanakan penghijauan dengan penanaman pohon di Jraganan. Setelah penyerahan simbolis, penanaman pohon pertama dilakukan oleh koordinator desa- Evangel Dimartiaji, bapak Rumban dan mas Riyatno selaku ketua karangtaruna. Adapun dalam program multidisiplin ini melibatkan KKN UNDIP TIM 1 Desa Jraganan, pemerintah desa, karangtaruna, serta masyarakat desa Jraganan.

IMG20190127080014

(Penanaman yang dilakukan oleh masyarakat Desa Jraganan, Kecamatan Bodeh)

Ada 3 tempat yang dijadikan fokus kegiatan penanaman di Dusun Salam sekitar lapangan bola, di Dusun Rengaspitu sekitar pemakaman umum dan jalan utama desa, di Dusun Kaliwuluh terpusat di jalan poros desa Jraganan, Bodeh.

IMG20190127084928

(Foto bersama program multidisiplin KKN UNDIP TIM 1 Desa Jraganan, Pemerintah Desa, Karangtaruna Jaya, serta Masyarakat Desa Jraganan)

 

Acara ini terasa spesial karena tepat dalam rangka hari jadi Kabupaten Pemalang yang ke 444 tahun. Semoga dengan penanaman pohon ini Desa Jraganan menjadi semakin hijau, indah dan bisa bermanfaat untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

Penulis: KKN UNDIP TIM 1 Desa Jraganan, Bodeh

Wungon, Agenda Bersama dalam Menyambut HUT Kabupaten Pemalang ke-444

IMG20190123205155

Jraganan, Pemalang – Bertepatan dengan HUT Kabupaten Pemalang ke-444, Desa Jraganan Kecamatan Bodeh, mengadakan kegiatan wungon (24/01/2019). Bertempat di Balai Desa Jraganan, wungon diselenggarakan oleh pemerintah desa yang dihadiri oleh bapak Rumban selaku Kepala Desa Jraganan, pemerintah desa, tokoh agama, karangtaruna jaya,  serta masyarakat Desa Jraganan. Kegiatan tersebut terdiri dari serangkaian acara, dimulai pukul 20.00 WIB langsung dipandu oleh Bapak Kartomo Abdilah selaku tokoh agama Desa Jraganan dengan membacakan basmallah, ayat suci alquran, sholawat, dzikir – Red: Doa Istighosah yang dibaca bersama untuk memohon keselamatan, kemakmuran dan kesejahteraan Kabupaten Pemalang, khususnya Desa Jraganan.

Sesi berikutnya, dipandu oleh bapak Rohadi, selaku Sekretaris Desa Jraganan. Sesi ini, dibuka dengan sambutan oleh pak Kades. Dalam sambutan beliau, juga menyisipkan kisah-lebih tepatnya sejarah dari kabupaten Pemalang. KKN UNDIP Tim 1 Tahun 2019 juga ambil bagian di acara wungon ini. Koordinator Desa Jraganan, Evangel Dimartiaji membuka dengan penyampaian program multidisiplin dilanjutkan program monodisiplin masing-masing mahasiswa secara bergantian. Ini menjadi sarana bagi tim KKN untuk lebih mengakrabkan dengan masyarakat serta sebagai sarana sosialisasi program sebelum pelaksaannya agar dapat diketahui oleh masyarakat desa.

IMG20190123221249

Sesi terakhir, yaitu makan bersama dan nonton film bersama. Tumpeng yang sudah disediakan kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Beralaskan kertas nasi, masing-masing mengambil makanan sesuai selera dan menikmati makanan bersama. Di waktu yang bersamaan, masyarakat menonton film Babad Tanah Pemalang yang ditampilkan dengan LCD-Proyektor sehingga menjadikan HUT Kabupaten Pemalang ke-444 lebih berkesan.

Penulis: KKN UNDIP TIM 1 Desa Jraganan

ACARA PERPISAHAN TIM I KKN UNDIP 2019 DESA KEBANDARAN, BODEH, PEMALANG

Kebandaran (17/02/19), Tidak terasa KKN sudah dipenghujung hari. Bertepatan dengan hari ke-42 yang menandakan bahwa KKN tinggal tersisa 2 hari lagi.

Pada Minggu hari ini, setelah isya kami TIM KKN menggelar acara kecil-kecilan sebagai tanda perpisahan kepada warga Desa Kebandaran yang telah berbaik hati menerima kami serta memberikan banyak pelajaran dan pengalaman kepada kami.

Acara dimulai pada malam hari setelah sholat isya, dan dibuka dengan sambutan oleh Bapak Kepala Desa dan Koordinator Desa. Lalu, dilanjutkan dengan berdoa bersama dan menyantap hidangan yang telah disediakan.

Acara ini dihadiri oleh banyak segmen masyarakat yaitu RT/RW, Karang Taruna, serta Adik-adik yang senantiasa datang ke posko untuk dibantu belajar.

Terakhir, Kami TIM I KKN UNDIP Desa Kebandaran ingin berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kebandaran untuk 44 hari yang tidak terlupakan, Terimakasih.