Home » Lokasi KKN » Kab. Pemalang

Category Archives: Kab. Pemalang

Kelestarian Tradisi

Loning, 4 Agustus 2017.  Malam itu, warga dusun Kedemungan desa Loning menyelenggarakan tradisi rutin sedekah bumi. Tradisi ini rutin dilakukan oleh warga dusun Kedemungan setiap tahun sekali. Kegiatan ini biasanya dilakukan ketika mendekati Hari Raya Idul Adha. Acara sedekah bumi ini diselenggarakan secara terbuka di RT 07 dusun Kedemungan.

Menurut informasi yang kami dapat dari warga setempat, kegiatan sedekah bumi ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas melimpahnya hasil panen pertanian. Bagi kami, peristiwa ini merupakan pengalaman pertama yang kami alami dalam tradisi sedekah bumi.

Malam itu jarum jam menunjukkan pukul 20.00 WIB. Warga Kedemungan sedikit demi sedikit mulai berdatangan menuju lokasi diadakannya acara sedekah bumi. Para warga berdatangan sambil membawa tumpeng berukuran kecil lengkap dengan sayur urap serta lauk seperti tempe, tahu, telur dan kerupuk.

Tidak sampai satu jam kemudian, para warga yang datang sudah terlihat cukup padat dengan duduk secara lesehan. Mereka duduk secara melingkar, tumpeng yang tadi dibawa oleh masing-masing warga diletakkan di tengah-tengah mereka. Salah satu warga yang juga merupakan tokoh masyarakat dusun Kedemungan (sebut saja Pak Daroji) mulai membuka acara hingga memimpin doa.

IMG20170805195047Masyarakat dusun Kedemungan mengikuti tradisi sedekah bumi dengan penuh khidmat.

Kami beserta seluruh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mengikuti acara dengan penuh khidmat. Setelah doa selesai dipanjatkan, para warga kembali dipersilahan mengambil tumpeng, akan tetapi tumpeng yang dibawa pulang berbeda dengan tumpeng yang dibawa pada saat berangkat. Seolah-olah para warga seperti hanya bertukar tumpeng  antar satu sama lain.

Para warga pulang ke rumah masing-masing dengan tertib dengan masing-masing membawa tumpeng yang sudah dibacakan doa oleh sesepuh desa tadi. Tradisi ini rutin dilaksanakan karena mayoritas mata pencaharian warga desa Loning (khususnya dusun Kedemungan) adalah petani. Hasil pertanian di desa Loning dapat dikatakan cukup melimpah. Hal inilah yang melatarbelakangi mengapai tradisi sedekah bumi di dusun Kedemungan desa Loning masih terus dilakukan hingga saat ini. Tradisi sudah dilakukan sejak berpuluh-puluh tahun lamanya dan akan tetap lestari hingga tahun-tahun berikutnya.

 

Tim II KKN Undip 2017 desa Loning

(Minggu keenam)

Semarak Hari Kemerdekaan

Loning, 15 Agustus 2017. Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-72, Tim Penggerak PKK desa Loning mengadakan serangkaian acara lomba untuk kategori ibu-ibu dan anak-anak. Lomba ini diselenggarakan di aula Balai Desa Loning.

Total lomba yang diselenggarakan berjumlah delapan macam jenis perlombaan, diantaranya lomba makan kerupuk, lomba bola kelereng, lomba joged balon, lomba bola terong, lomba pindah keranjang, lomba memasukkan paku ke dalam botol, lomba rias wajah tanpa make up, lomba pecah air, dan lomba karaoke.

Karena banyaknya jenis lomba yang diselenggarakan, dirasa jika seluruhnya diselesaikan dalam waktu satu hari tidak akan cukup. Maka dari itu dalam pelaksanaanya diselenggarakan dalam dua hari, yakni hari Selasa tanggal 15 Agustus 2017 sampai hari Rabu tanggal 16 Agustus 207.  Tiap masing-masing hari dilaksanakan empat cabang lomba.

Dari masing-masing lomba tersebut nantinya diambil tiga juara terbaik. Kami selaku Tim KKN desa Loning dimintai tolong oleh ibu-ibu Tim Penggerak PKK untuk membantu segala persiapan lomba serta diberi amanah untuk menjadi juri dalam seluruh perlombaan tersebut. Dengan senang hati kami menyanggupi permintaan tersebut.

Di dalam jadwal yang sudah diumumkan, perlombaan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pagi itu, waktu masih menujukkan pukul 8.00, akan tetapi antusiasme masyarakat untuk turut serta memeriahkan lomba terlihat begitu menggelora. Wajah-wajah sumringah ibu-ibu serta anak-anak seakan sudah tidak sabar menanti serangkaian lomba  yang akan diselenggarakan.

Screenshot_2017-08-16-14-33-06Suasana meriah pada saat pelaksanaan lomba

Pada hari itu, Balai Desa Loning benar-benar terlihat sangat ramai. Kami mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk memperlancar serangkaian lomba yang akan dilaksanakan. Dalam kegiatan ini, kami membagi dua tugas bagi anggota tim KKN putra, mempersiapkan sound system dan menata kursi peserta lomba. Sedangkan anggota tim KKN putri bersama dengan ibu-ibu tim penggerak PKK mempersiapkan barang-barang yang digunakan untuk teknis lomba.

Tepat pada pukul 09.00 acara dimulai, sambutan terlebih dahulu disampaikan oleh ibu Siti Munadhiroh selaku ketua panitia pelaksanaan Lomba 17 Agustus. Beliau menyampaikan pesan bahwa serangkaian kegiatan ini merupak sebuah momentum dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia, selain itu beliau juga berpesan kepada para peserta lomba agar selalu sportif.

Kemeriahan acara ini berlangsung selama dua hari, animo masyarakat di hari kedua tidak jauh berbeda dengan hari pertama. Serangkaian kegiatan ini berjalan dengan tertib dan aman. Tim KKN Undip selaku juri berusaha menilai setiap perlombaan dengan seadil-adilnya. Seluruh peserta lomba juga dengan senang hati menerima setiap keputusan juri. Canda tawa masyarakat dalam setiap perlombaan menjadi saksi kebahagian kami dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Para peserta yang memenangkan lomba diumumkan pada saat pada saat malam Wungon (Malam 17 Agustus).

 

 

Tim II KKN Undip 2017 desa Loning

(Minggu Keenam)

Sistem Grounding untuk Loning

Loning, 13 Agustus 2017.  Tepat satu hari setelah dilaksanakannya Expo KKN Pemalang 20117, kami Tim II KKN Desa Loning mempersiapkan sebuah program bertajuk Pengenalan Grounding System sebagai Penangkal Bahaya Petir dan Gerakan Hemat Energi untuk desa Loning.

Kegiatan ini juga merupakan program monodisiplin salah satu anggota dari tim kami sekaligus merupakan program pengabdian masyarakat dari bapak Dr. Abdul Syakur S.T, M.T selaku dosen pembimbing lapangan di desa kami. Program ini dihadiri oleh seluruh jajaran perangkat desa Loning yang terdiri atas tiga dusun. Tamu undangan mencapai 52 peserta.

Setelah waktu menunjukkan pukul 9.30, pembawa acara mulai membuka jalannya acara. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh bapak Agus Tanto Raharjo selaku BPD desa Loning. Beliau menyampaikan sambutan hangat serta apresiasi tinggi terhadap para mahasiswa KKN yang telah banyak memberikan sumbangsih nyata untuk desa Loning.

Sambutan selanjutnya dibawakan oleh bapak Slamet Kisyadi selaku Kaur Keuangan desa Loning. Beliau mewakili ibu Kepala Desa Loning, ibu Ely Setyowati yang berhalangan hadir pada acara tersebut. Pak Slamet menuturkan bahwa program pembinaan masyarakat seperti yang dilakukan saat itu sangat penting bagi pengetahuan masyarakat secara umum.

Kemudian sambutan terakhir disampaikan oleh Deni Setiawan selaku ketua panitia yang menjalankan program tersebut. Deni menyampaikan rasa terimakasih kepada para hadirin, baik para tamu undangan maupun jajaran perangkat desa. Ia juga berharap semoga acara yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata untuk masyarakat desa Loning.

Setelah serangkaian sambutan disampaikan, tibalah pada acara inti yaitu penyampaian materi yang dibawakan oleh bapak Dr. Abdul Syakur S.T, M.T.  Beliau menjelaskan alasan mengapa desa Loning yang terpilih untuk diadakan pengenalan terhadap sistem grounding. Hal ini dikarenakan faktor geografis desa Loning yang cenderung dekat di daerah pesisir, merupakan daerah yang sangat rawan terhadap potensi sambaran petir.

Faktor curah hujan yang tinggi juga menjadi pemicu terjadinya sambaran petir. Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi masyarakat desa Loning, terlebih belum adanya rumah di desa Loning yang menggunakan sistem penangkap petir. Pak Syakur juga menyampaikan bagaimana tips yang harus dilakukan apabila cuaca sedang dalam kondisi badai, termasuk berbagai perangkat apa saja yang patut diwaspadai untuk mengurangi resiko tersambar petir.

20170813_110927

Pak Syakur bersama Deni Setiawan sedang memperagakan alat grounding

Di dalam program ini, beliau juga membawa contoh alat pengukur arus listrik yang tersimpan di dalam tanah. Alat ini berfungsi mengukur seberapa besar arus dan tegangan listrik yang terdapat di dalam tanah akibat sambaran petir. Disamping itu, kami dari tim KKN juga membawakan alat pembanding yang kami rangkai sendiri secara sederhana.

Masyarakat (khususnya tamu undangan) diajari bagaimana tata cara menggunakan alat grounding system tersebut. Nantinya, alat yang telah kami rangkai sendiri ini akan diserahkan untuk desa Loning sebagai sumbangsih disiplin ilmu yang telah kami terapkan di desa Loning.

Setelah penyampaian materi tentang grounding system serta gerakan untuk melakukan hemat energi selesai disampaikan. Pak Syakur membuka sesi tanya-jawab kepada para peserta. Dari sini kami dapat menilai bahwa masyarakat begitu antusias dalam mengikuti program kami. Hal ini dibuktikan dengan para peserta yang aktif bertanya. Pertanyaan-pertanyaan seputar sistem grounding  ini dilontarkan oleh mereka. Materi ini cukup asing di telinga masyarakat desa Loning sehingga mampu membuat peserta menjadi lebih interaktif.

Tim II KKN Undip 2017 desa Loning

(Minggu kelima)

Cita Rasa Khas Desa Loning

Loning, 10 Agustus 2017.  Dusun Loning merupakan salah satu dusun yang terletak di desa Loning. Salah satu potensi UMKM yang terdapat di dusun Loning adalah Rempeyek buatan Pak Dhari. Di dalam kesehariannya, beliau adalah seorang petani yang juga bekerja sambilan sebagai pembuat rempeyek.

Kegiatan membuat rempeyek ini sudah ia tekuni selama lebih dari sepuluh tahun. Dalam membuat rempeyek ia dibantu oleh istrinya, sebut saja Bu Yanah. Rempeyek buatan pasangan suami istri ini dapat dikatakan sangat terkenal. Seringkali mereka mendapat pesanan rempeyek dalam jumlah besar dari kalangan desa maupun luar.

Rempeyek buatan Pak Dhari memiliki varian rasa kacang hijau dan kacang tanah. Akan tetapi, mereka lebih sering mendapat pesanan rempeyek rasa kacang hijau. Untuk saat ini, sistem produksi yang dilakukan Pak Dhari hanya dilakukan apabila mendapat pesanan saja. Pada saat kami disuruh mencoba mencicipi rempeyek kacang hijau buatannya, benar-benar sudah layak apabila dipasarkan dalam skala yang lebih luas. Kerenyahan yang berpadu dengan gurih yang pas, mampu membuat kami ketagihan rempeyek tersebut.

IMG_20170811_165257

Proses pengemasan rempeyek Paris (Paling Laris) bersama Bu Yanah

Maka dari itu, kami pun berniat untuk mengembangkan potensi UMKM rempeyek tersebut. Langkah awal yang kami yang kami tempuh melakukan pendataan terkait profil UMKM rempeyek tersebut. Langkah selanjutnya, kami memberi masukan kepada Bu Dhari dalam inovasi pengemasan produk, supaya terlihat lebih menarik. Sehingga harapannya mampu menarik hati minat pembeli.

 

Sesampainya di posko kami mulai membagi tugas dengan mempersiapkan segala sesuatu untuk mengemas produk rempeyek tersebut menjadi menarik. Kami juga memberi label rempeyek tersebut yang kami desain dengan gaya retro klasik agar terlihat mewah. Slogan untuk produk rempeyek ini juga tidak lupa kami tambahkan. Untuk memudahkan pemesanan lebih lanjut, kami mencantumkan nomor telepon Pak Dhari ke dalam label kemasan rempeyek tersebut.

Alhasil, kemasan rempeyek Pak Dhari menjadi terlihat lebih berkelas dengan tulisan varian rasa di sisi paling atas. Pada tulisan utama produk tersebut terlihat “Oleh-oleh khas Desa Loning Rempeyek Paris (Paling Laris)”. Komposisi rempeyek juga tidak lupa kami cantumkan di label sebagai syarat umum label sebuah produk.

IMG_20170811_173301

ampel kemasan rempeyek Paris (Paling Laris)

Pada saat Expo KKN Pemalang yang dilaksanakan di Sungapan, kami membawa produk rempeyek ciri khas desa Loning untuk dijual. Bagi pembeli yang berminat, kami juga menyediakan tester rempeyek yang kami letakkan dalam wadah terpisah agar calon pembeli dapat merasakan terlebih dahulu bagaimana kelezatan rempeyek buatan Pak Dhari.

Hasil dari penjualan rempeyek Paris dapat dikatakan cukup lumayan. Hasil pengembangan produk yang kami lakukan dapat meraup keuntungan hingga 25%. Para pembeli juga tertarik untuk bertanya-tanya apabila melewati stand desa Loning. Walaupun terkadang juga terjadi tawar-menawar yang berakhir hampa. Dari aktivitas kami, dapat membuktikan bahwa hasil dari pengembangan produk Rempeyek ternyata berdampak cukup signifikan. Kami juga senang dapat membantu Pak Dhari dan Bu Yanah hingga membuat mereka tersenyum.

 

 

Tim II KKN Undip 2017 desa Loning

(Minggu kelima)

SEMANGAT MERAH PUTIH ALA MUNCANG OPEN

 

Turnamen badminton tingkat desa muncang, dengan nama program Muncang Open. Turnamen ini diadakan mulai 15-19 Agustus demi perayaan HUT RI ke-72 menggali potensi masyarakat yang ada mengingat di Desa Muncang banyak warga yang memiliki keahlian dalam bermain Badminton. Muncang open merupakan turnamen dengan sistem kompetisi yang dengan teknis pendaftaran untuk masing-masing orang membayar Rp 10.000,-.

IMG_1718

Dengan banyaknya peserta muncang open menunjukan antusias warga lokal untuk selalu bersemangat merah putih dalam perayaan kemerdekaan. Adapaun para juara dari kompetisi ini mendapat hadiah uang tunai dan plakat. Kami sebagai tim II KKN desa mendapat pembelajaran bahwa semangat merah putih bukan hanya saat upacara saja melainkan dalam pelaksanaan kegiatan lain yang dapat berguna dari nusa dan bangsa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat warga Desa Muncang agar diharapkan kegiatan ini sebagai bentuk perayaan HUT RI dan melaksanakan kegiatan rutin yang di Desa Muncang.

 

SOSIALISASI PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DIMATA HUKUM

IMG_1122

Perempuan dan anak merupakan subjek yang perlu mendapat perlindungan baik secara fisik maupun psikis. Perempuan hendaknya mendapat hak-hak kesetaraan gender dan perlindungan dan anak anak sebagai penerus bangsa haruslah mendapat perlindungan, edukasi serta pemenuhan kebutuhan anak sesuai dengan usianya.

Oleh karena itu, kami tim II KKN Desa Muncang mengadakan sosialisasi perlidungan perempuan dan anak. Dikarenakan baru saja terjadi kasus asusila terhadap anak di desa muncang. Hal ini dirasakan perlu oleh masyarakat untuk menghindari kejadian yang akan berulang kembali. Selain itu, banyak juga perlakuan yang tidak adil yang diterima oleh para perempuan sehingga diperlukanpegetahuan bahwa kedudukan perempuan di mata hukum itu sejajar. Tujuan dari sosialisasi ini adalah  memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa tentang hak anak dan perempuan yang dilindungi didalam hukum baik dari segi hukum nasional maupun dari hukum internasional.

 

MERAJUT ASA DI PUCUK PINANG

IMG_1412

17 agustus merupakan hari dimana momen bersejarah bangsa Indonesia, sebagai bangsa yang besar wajib hukumnya kita menghayati perjuangan para pahlawan yang membawa negara Indonesia tercinta menjadi negara yang merdeka. Untuk memeriahkan sekaligus  penghayatan nilai-nilai kemerdekaan maka di adakan perlombaan pajat pinang, meskipun terkesan sederhana namun terdapat makna filosofi dalam pelaksanaan panjat pinang. Adapaun makna filosofinya adalah perjuangan para peserta panjat pinang dalam mencapai pucuk pinang mewakili perjuangan para pahlawan yang dengan sekuat tenaga dan rela berkorban demi kepentingan bangsa salingbekerjasama dan saling percaya satu sama lain.

 

Dalam memanjat pinang untuk mendapat hadiah yang tergantung di pucuk pinang juga mewakili bentuk asa atau harapan yang mewakili harapan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan, tetapi dalam panjat pinang dibuat bentuk sederhana demi penghayatan nilai-nilai perjuangan pahlawan. Seperti halnya pelaksanaan lomba panjat pinang di desa muncang yang sangat meriah dengan antusias warga yang tinggi mengesankan bahwa masih banyak generasi bangsa yang selalu ingin memeriahkan dan menghargai nilai-nilai HUT-RI sebagai momen merdeka bangsa Indonesia ini.

MARKETING YANG APIK VIA EXPO KKN SE-KABUPATEN PEMALANG

IMG_116712 Agustus 2017- Marketing merupakan salah satu unsur yang vital dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM, karena dalam marketing dipelajari pemasaran produk yang diproduksi. Kami tim II KKN  Undip di Desa Muncang, Kecamatan Bodeh melihat satu peluang yang jika pelaksana UMKM  dapat memasarkan produknya secara lebih meluas maka dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.

IMG_1185

Dalam expo KKN se-Kabupaten Pemalang kami mencoba mengenalkan dan memasarkan produk unggulan UMKM Desa Muncang. Dengan banyaknya produk yang terjual hal tersebut menunjukkan bahwasanya Produk Desa Muncang berkualitas dan dapat diterima oleh masyarakat luas.Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengenalkan potensi Desa Muncang yang WOW…

TURNAMEN SEPAKBOLA MUTIARA CUP 2017 SEBAGAI PENYALUR JIWA SPORTIFITAS ANTAR PEMUDA DESA MUNCANG

IMG_0914

Mutiara Cup 2017 merupakan turnamen sepakbola antar pemuda Desa Muncang yang sebelumnya telah diselenggarakan sebanyak 5 kali. Turnamen Mutiaara Cup 2017 dimulai pada tanggal 5 – 11 Agustus 2017 atas kerjasama dari Karang Taruna Desa Muncang, PS. Mutiara, Pemerintah Desa Muncang, dan KKN Undip Tim II 2017. Pemenang akan menerima hadiah sebesar Rp. 1.000.000.,, juara II sebesar Rp. 750.000., dan top scorer Rp. 100.000.,. Pertandingan ini terdiri dari 4 tim yaitu Tim A, B, C, dan D yang merupakan gabungan dari pemuda Desa Muncang.

IMG_0929

Pertandingan pertama merupakan pertandingan antara Tim A dan Tim B yang sebelumnya dibuka dengan penendangan bola pertama oleh Kepala Desa Muncang. Hari kedua merupakan pertandingan antara Tim C dan Tim D. Pertandingan final dilaksanakan pada Jum’at, 11 Agustus 2017 antara Tim B dengan Tim D dan dimenangkan oleh Tim B. Penyerahan hadiah dilakukan pada hari itu juga oleh beberapa sponsor pertandingan. Acara ditutup dengan berfoto bersama panitia dan sponsor.

Sosialiasi tentang Isu SARA di Indonesia

Pada hari Rabu tanggal 16 Agustus, Tim II KKN UNDIP Desa Pegongsoran telah melaksanakan kegiatan multidisplin yang berkaitan dengan Aksi Bela Negara. Acara tersebut mengundang seluruh masyarakat Desa Pegongsoran yang dihadiri oleh kurang lebih 25 orang. Acara sosialisasi tentang isu SARA di Indonesia ini dilaksanakan mulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00.

Kegiatan sosialisasi yang berkaitan dengan isu SARA di Indonesia ini dipilih sebagai bentuk keresahan Tim II KKN UNDIP Desa Pegongsoran terhadap maraknya isu sensitif yang sedang terjadi di Indonesia. Kegiatan sosialisasi ini dibantu oleh Tokoh Masyarakat Desa Pegongsoran sebagai pembicara. Dengan berlangsunya acara ini, Tim II KKN UNDIP Desa Pegongsoran berharap masyarakat dapat menghargai, menghorgai dan memiliki toleransi terhadap perbedaan yang terjadi antarsesama, seperti agama, suku, ras, dan budaya.

IMG_1214 IMG_1211