Home » Jenis KKN UNDIP

Category Archives: Jenis KKN UNDIP

Halal Bihalal PKK Desa Kartika Jaya

Minggu (16/7) , PKK Desa Kartika Jaya mengadakan acara halal bihalal yang dimulai dari pukul 09.00 WIB. Selain halal bihalal acara ini juga membahas mengenai lomba-lomba apa saja yang nantinya akan dipilih untuk memeriahkan acara HUT kemerdekaan RI yang ke 72.
Selain anggota PKK Desa Kartika Jaya, acara ini juga dihadiri oleh Bu Camat Patebon. Beliau menyampaikan beberapa hal, salah satunya mengenai pemanfaatan tanaman yang ada disekitar seperti warung hidup. Serta mengajak masyarakat Desa Kartika Jaya untuk memanfaatkan lahan yang kosong supaya ditanami berbagai macam tanaman yang bernilai ekonomis tinggi. Sedangkan pada tingkat Kecamatan nantinya akan mengadakan lomba pemanfaatan pekarangan rumah, setiap Desa di Kecamatan Patebon menjadi pesertanya.
Acara selesai sekitar pukul 13.00 WIB, dengan beberapa kesepakatan yang disetujui seperti lomba tingkat Desa yang berupa karnaval, makan kuaci, dan yang lainnya.
1500947691949

Yuk, Dampingi Anak Nonton TV!

TAYU – Setelah sebelumnya tim KKN Desa Jepat Kidul memberikan sosialisasi tentang pentingnya memilih tayangan televise di SD Jepat Kidul, kali ini tim KKN Desa Jepat Kidul memaparkan materi kepada para ibu di desa ini. Ya, selain mengarahkan anak-anak, tentunya orang tua juga memegang peranan yang sangat penting, kan?

Ketika menonton televisi, anak-anak cenderung akan menebak-nebak sendiri makna dari adegan yang ditampilkan. Atau, ketika mereka akhirnya penasaran, adegan-adegan tersebut jadi terekam dalam memori mereka dan sewaktu-waktu dapat dipraktekkan. Di sinilah seharusnya terdapat peran orangtua untuk membimbing atau menemani anak-anak mereka dalam menyerap makna dari tayngan televise yang mereka tonton.

Untuk itulah, Nafisa Nurul Adina atau Nafisa dengan latar belakang jurusan Komunikasi, berusaha mengajak para orangtua, khsusunya para Ibu yang memiliki lebih banyak waktu bersama anak mereka dibanding para ayah, untuk mendampingi anak-anak mereka menonton televisi. Dalam program yang dilaksanakan pada Senin (3/8) ini, Nafisa juga memaparkan beberapa kasus sebagai dampak dari penyerapan anak mentah-mentah dalam menonton tayangan televisi. Para ibu terlihat terkejut ketika dipertontonkan contoh kasus seperti beredarnya foto-foto anak SD yang sedang berpacaran dengan menulis caption “Udah mirip sama si Boy nih. Tinggal minta beliin ninja aja sama mama.” Boy yang dimaksud merupakan salah satu tokoh dalam sinetron televise yang cukup terkenal.

Selain itu, semua peserta program mendapat stiker dengan design yang menarik, berisi ajakan menjadi penonton pintar untuk ditempel di televise masing-masing. Para ibu tampak antusias dan banyak dari para ibu ini mngatakan tidak sabar untuk segera memberikan pendampingan kepada anak-anak mereka dalam menonton televisi.

Miliki Izin UMKM, Mengapa Tidak?

TAYU – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan wadah yang sangat tepat untuk mengembangkan potensi milik masyarakat urban atau sub-urban. Dengan memiliki UMKM, para warga memiliki kesempatan untuk bisa mempromosikan potensi yang mereka serta desa mereka miliki.

Di Desa Jepat Kidul sendiri, UMKM yang ada pun sangat berpotensi. UMKM ini di antaranya ada kerupuk seafood dengan rasanya yang khas dan tidak akan bisa ditemui di mana pun, kacang telur yang lezat dan manisnya pas, ceriping pisang yang gurih, lezat, dan renyah, serta ada kerajinan tas yang terbuat dari tali kur.

20170725_185831 20170715_101143

Namun, ada yang cukup disayangkan, karena dari semua UMKM ini, belum ada satu pun yang memiliki izin usaha. Ketika tim KKN Desa Jepat Kidul menghampiri para pemilik UMKM ini satu per satu pada Selasa (1/8), ternyata diketahui tidak ada satu pun yang pernah mencoba mengurus izin UMKM. Sebagian besar dari mereka merasa awam untuk membuat izin, dan ada juga yang merasa nyaman untuk meneruskan usaha tanpa harus memiliki izin usaha.

Sementara, banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dengan adanya izin usaha. Dengan adanya izin usaha, akan lebih mudah untuk mendapatkan lebih banyak modal maupun melakukan kredit usaha. Selain itu, jika ingin melebarkan usaha kepada sector lain yang lebih luas, atau pasar yang lebih besar pun, akan lebih terpercaya kredibilitasnya.

20170715_104706 20170715_102059

Untuk itulah, tim KKN Desa Jepat Kidul memberikan sosilasisasi seputar izin usaha. Sosialisasi ini disampaikan oleh Maria Victoria dari jurusan Hukum serta Indri Setiawati dari jurusan Administrasi Publik. Keduanya sangat telaten dalam mengecek semua perizinan dan menyampaikan sosialisasi dengan begitu menarik, sehingga para pemilik UMKM ini akhirnya jadi tertarik ketika mendengar hal ini. Mereka menjadi tergerak untuk menerbitkan izin usaha mereka. Mereka mengaku belum pernah mendengar atau mengetahui tentang hal ini sebelumnya. Beberapa dari mereka bahkan menghaturkan terima kasih kepada tim KKN Desa Jepat Kidul karena telah dibukakan wawasan tentang izin UMKM ini.

Selain itu, mereka menjadi lebih antusias lagi ketika tim KKN Desa Jepat Kidul menunjukkan contoh-contoh packaging yang menarik dan ternyata dalam pembuatannya cukup mudah serta tidak memakan biaya yang terlalu besar. Lebih tertarik lagi, ketika mengetahui semua design bisa dibuatkan oleh tim KKN Desa Jepat Kidul. Yah, mari kita doakan sama-sama, agar UMKM warga Desa Jepat Kidul bisa semakin berkembang, ya!

 

Penulis: Nafisa Nurul Adina

Yuk, Jadi Penonton Pintar!

TAYU – Saat ini, media menjadi kebutuhan yang cukup vital bagi masyarakat. Tidak hanya media informasi dan berita, tetapi juga media yang bersifat hiburan. Selain media online atau media sosial, televisi termasuk media yang tidak pernah kekurangan peminat. Penggunanya pun sangat beragam. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Hal seperti inilah yang perlu dikritisi masyarakat kita. Usia anak-anak hingga remaja merupakan kelompok usia yang cukup rentan dalam menerima terpaan media. Jika tidak mendapat pendampingan, sangat mungkin terjadi penerimaan terpaan yang bersifat negative. Mulai dari meniru adegan kebiasaan buruk, percintaan, hingga kekerasan.

Hal ini yang juga beberapa kali terjadi di Desa Jepat Kidul. Kebanyakan tayangan tersebut diterima mentah-mentah oleh anak-anak ini. Setelah tayangan diterima mentah-mentah, kebanyakan anak-anak akan memproses informasi dengan pemahaman mereka yang terbatas tanpa berkonsultasi dengan orangtua mereka.

Malu bertanya, sesat di jalan. Peribahasa yang cukup klise, namun menjadi kenyataan terjadi di Desa Jepat Kidul. Anak-anak ini kebanyakan malu jika harus menanyakan perihal tayangan atau adegan yang mereka tonton di televisi.

Melihat permasalahan tersebut, tim KKN Desa Jepat Kidul akhirnya tergerak untuk memberikan sosialisasi seputar literasi media kepada teman-teman di SD Jepat Kidul pada Senin (31/7). Teman-teman kecil ini pun tampak antusias dan menyambut materi yang disampaikan oleh Nafisa Nurul Adina, atau Nafisa, dari jurusan Komunikasi.

20170731_082420-01

Beberapa materi yang disampaikan di antaranya, perihal waktu yang tepat untuk menonton televisi, simbol-simbol televise seperti R, D, dan BO, serta betapa pentingnya pendampingan orangtua selama menonton televisi. Setelah memberikan materi, tim KKN Jepat Kidul juga mengajak teman-teman SD Jepat Kidul menonton film kartun bersama-sama, sembari menjelaskan ketika ada adegan-adegan yang butuh pembimbingan.

Teman-teman SD Jepat Kidul mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan oleh tim KKN Desa Jepat Kidul ini. Terlebih, tim KKN Desa Jepat Kidul juga memberikan hadiah berupa buku cerita anak-anak dengan gambar menarik untuk para siswa yang bisa menjawab pertanyaan seputar materi dengan benar. Dengan adanya distraksi dari media lain, dalam hal ini media buku cerita, maka anak-anak akan mengurangi ketergantungan dengan televisi

[BANYUPUTIH] EDUKASI OMEGA-3

REPORTASE  TIM II KKN UNDIP 2017

DESA BANYUPUTIH, KEC. BANYUPUTIH, KAB. BATANG

MINGGU I : SABTU, 22 JULI 2017

 

Edukasi Masyarakat Mengenai Pentingnya Mengkonsumsi Omega-3 Dari Minyak Ikan Terhadap Kecerdasan Anak

Sabtu, 22 Juli 2017 | Pukul 09.00 WIB| Dukuh Petamanan Desa Banyuputih

 

Edukasi masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi omega-3 dari minyak ikan terhadap kecerdasan anak merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat Desa Banyuputih. Kegiatan tersebut berisikan edukasi tentang kandungan minyak ikan, manfaat minyak ikan dan keuntungan yang didapat jika mengkonsumsi minyak ikan secara rutin. Selain edukasi juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, dan untuk memperjelas edukasi para ibu-ibu juga diberikan leaflet.

 

Edukasi ini diberikan pada ibu-ibu posyandu yang ada di Desa Banyuputih, hal ini berkaitan dengan tujuan akhir kegiatan yaitu menciptakan suatu kebiasan yang baik dengan mengkonsumsi minyak ikan secara rutin agar dapat merangsang kecerdasan anak sejak dini. Edukasi ini diberikan melihat tidak adanya suatu gerakan yang dilakukan melalui posyandu. Selain hal tersebut rendahnya sumberdaya manusia yang ada perlu diperhatikan sejak dini agar kedepan semakin membaik.

 

Dengan adanya edukasi ini diharapkan dapatmeningkatkan konsumsi minyak ikan di masyarakat dan diharapkan pula posyandu dapat terus mendampingi edukasi ini agar dapat menjadi suatu kebiasaan baik.

DSCF3328

Mahasiswi Agribisnis UNDIP Kenalkan Suplemen Organik Cair

Kelompok Tani Desa Kalimulyo.

Kelompok Tani Desa Kalimulyo.

PATI – Peternakan memang menjadi salah satu mata pencaharian di Desa Kalimulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Hampir setiap rumah warga memiliki hewan ternak baik berupa ayam, maupun sapi. Namun, terkadang jarak antar kandang hewan ternak dengan  rumah utama warga seringkali tidak diperhatikan. Sehingga, bau sedap yang berasal dari kotoran ternak dibiarkan begitu saja, mengganggu lingkungan.

Oleh karena itu, Regina Ikmanila, mahasiswi KKN UNDIP Desa Kalimulyo dari jurusan Agribisnis, memperkenalkan suplemen organik cair pada Kelompok Tani Desa Kalimulyo, Rabu malam (9/8). Bertempat di balai desa Kalimulyo, acara yang juga dihadiri oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani “Ngudi Tani” 1 dan 2, Bapak H. Suwalip ini, mendapatkan antusisame dari para anggota kelompok tani dengan baik. Mayoritas anggota kelompok tani di Desa Kalimulyo, memiliki hewan ternak masing-masing.

Regina memberikan pemaparan materi.

Regina memberikan pemaparan materi.

“Alhamdulillah, respon dari Kelompok Tani baik. Suplemen organik cair itu berfungsi untuk mengurangi bau tidak sedap pada kotoran ternak. Selain itu, ia juga dapat menambah nutrisi pada hewan ternak. Prakteknya juga gampang, hanya memasukkan beberapa baha-bahan pada sebuah wadah, seperti yang saya praktekkan tadi,” ucap Regina.

Penggunaan dari suplemen organik cair sendiri sangat mudah, hanya dicampurkan pada makanan ternak. Regina berharap, semoga ilmu dan praktek yang telah dilaksanakannya tadi dapat bermanfaat dan dipraktekkan oleh para pemilik ternak di Desa Kalimulyo. (SK)

Semakin Dekat dengan Warga

Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP Banaran 2017

Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP Banaran 2017

Temanggung (06/08) – Tidak terasa lima belas hari terhitung sejak 12 Juli 2017 Tim II KKN UNDIP mengabdi di Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, Temanggung  mahasiswa UNDIP semakin membaur dengan masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan karang taruna, mahasiswa UNDIP juga terlibat dalam setiap kegiatan PKK dan kegiatan bantu lainnya. Menyongsong peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-72 mahasiswa UNDIP turut terlibat dalam pelaksanaan lomba pitulasan di Desa Banaran. Kegiatan ini akan dimulai pada tanggal 11 Agustus 2017 sebagai rangkaian perlombaan menuju puncak acara.

Melalui beberapa program bantu kepada masyarakat mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan posyandu, pengaktifan kembali senam bersama, pelatihan tata boga serta program lain yang melibatkan pemuda maupun anak-anak. Demi memberikan pengabdian terbaiknya TIM II KKN UNDIP Desa Banaran melangsungkan kegiatan belajar bersama/les terjadwal bagi murid SD hingga SMP.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari senin-rabu malam bagi murid di wilayah Dusun Banaran serta senin hingga selasa sore bagi murid yang tinggal di wilayah Dusun Lembujati, Desa Banaran. Les ini diadakan di posko KKN dan TPQ setempat. Meskipun masih dihadang banyak program lainnya mahasiswa UNDIP yang diturunkan di desa ini merasa bersemangat karena respon yang positif dari masyarakat.

“Rencananya untuk Dusun Lembujati ada penambahan jadwal les. Namun hal ini masih dipertimbangkan mengingat kami masih terlibat dalam beberapa program lain seperti misalnya senam bersama pada hari minggu dan rabu yang diharapkan dapat berjalan rutin oleh ibu-ibu setempat,” ungkap mahasiswa yang kerap disapa Rahma jurusan agribisnis TIM II KKN UNDIP 2017.

Selain program yang menyasar kepada ibu-ibu serta karangtaruna, salah satu kepala sekolah di Desa Banaran menyarankan adanya program tambahan bagi anak-anak SD yang mana hal ini disanggupi oleh TIM II KKN UNDIP. Saat ini, TIM II KKN UNDIP Desa Banaran tengah mempersiapkan diri untuk perlombaan volli yang akan menjadi agenda utama pemuda Desa Banaran setiap tahunnya.

SEMANGAT NASIONALISME MELALUI TOKOH-TOKOH PAHLAWAN NASIONAL DAN PENGENALAN BIOTA LAUT DI SDN BENDOKATON KIDUL TAYU PATI

PENGENALAN TOKOH PAHLAWAN NASIONAL

PENGENALAN TOKOH PAHLAWAN NASIONAL

Tim II KKN Undip 2017, sabtu (29/07) telah melaksanakan beberapa program monodisiplin dari salah satu kelompok tim desa Bendokaton Kidul Kec. Tayu Pati yang berasal dari jurusan sejarah. Sasaran program kali ini adalah siswa-siswi SDN Bendokaton Kidul salah satu jenjang sekolah tertinggi di desa tersebut. Salah satu programnya yaitu menumbuhkan jiwa nasionalisme melalui tokoh-tokoh pahlawan nasional Indonesia. Berbeda dengan program yang lainnya, pengenalan tokoh-tokoh pahlawan tersebut menggunakan pecahan mata uang baru yang dirilis tahun 2016, yang mana tokoh-tokoh pahlawan dalam mata uang tersebut masih asing dan jarang dikenal oleh siswa-siswi SD.

Program tersebut berjalan dengan lancar dengan dibantu teman-teman satu tim di desa tersebut. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung sekitar satu setengah jam. Sebelum dimulainya acara, ada beberapa ice breaking yang diberikan agar tidak tegang. Antusiasme siswa-siswi begitu ramai dan meriah dengan adanya pertanyaan yang dilempar setelah menjelaskan tokoh-tokoh pahlawan tersebut. Tidak hanya itu, karena setelah itu ada pemberian hadiah untuk siswa-siswi yang menjawab pertanyaan dengan benar.

Setelah pengenalan tokoh-tokoh pahlawan dalam mata uang baru acara dilanjutkan dengan pengenalan biota laut yang merupakan program monodisiplin salah satu mahasiswi jurusan kelautan. Walaupun desa tersebut jauh dari laut, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka juga harus mengenal berbagai macam kehidupan bawah laut salah satunya pengenalan jenis-jenis ikan laut dan pemeliharaan laut atau pantai agar tidak tercemar.

PENGENALAN MACAM MACAM BIOTA LAUT

PENGENALAN MACAM MACAM BIOTA LAUT

Sama halnya seperti program yang pertama namun kali ini berbeda kelas dalam pemberian materi tersebut. Acara berjalan lancar dan tertib karena kelas yang satu ini mudah untuk diatur. Setelah adanya tanya jawab juga pembagian hadiah bagi yang menjawab pertanyaan dengan benar. Setelah itu satu kelas melakukan foto bersama di depan kelas. Acara ditutup dengan pemberian ice breaking untuk melemaskan otot yang tegang seusai pemberian materi.

Magersari Sehat

Pada hari Minggu, 23 Juli 2017 telah dilaksanakan kegiatan senam sehat di Desa Magersari. Kegiatan ini dimulai pukul 07.30-08.30 WIB di Balai Desa Magersari. Ada banyak warga yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan senam ini terutama ibu-ibu, remaja perempuan, dan anak-anak. Mereka mengikuti senam ini dengan penuh semangat.

Senam dipimpin oleh mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2017 Desa Magersari. Gerakan senam yang dilakukan bervariasi dan mengandung unsur gerakan yang mudah diikuti oleh peserta senam. Gerakan ini meliputi gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan.

Dengan adanya kegiatan senam ini, selain untuk membuat tubuh menjadi bugar juga diharapkan menjadi kegiatan rutin warga Desa Magersari setiap hari minggu di pagi hari sebelum memulai aktivitas.

Magersari Sehat

Magersari Sehat

Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia Desa Magersari

Pada minggu pertama tanggal 15 Juli 2017 dan tanggal 17 Juli 2017 telah dilaksanakannya kegiatan posyandu bagi balita dan lansia oleh perkumpulan ibu-ibu pkk yang bekerja sama dengan puskesmas kecamatan Patebon. Kegiatan ini dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Para warga sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini baik itu mengantarkan anaknya untuk mengikuti kegiatan tersebut ataupun pengecekan kesehatan yang bersangkutan.

Kegiatan yang merupakan kegiatan rutin tiap bulan dari perkumpulan ibu-ibu pkk Desa Magersari ini juga dibantu oleh TIM II KKN UNDIP 2017.Pada kegiatan posyandu balita dimulai pukul 09.00-11.00 WIB yang diawali dengan pendataan umur balita, kemudian menimbang berat badan balita sedangkan untuk suntik imunisasi segera ditangani oleh perwakilan bidan puskesmas kecamatan Patebon yang ditempatkan di Desa Magersari, dan diberikan makanan bergizi berupa pisang pada tiap balita.

Untuk kegiatan posyandu lansia dimulai pukul 08.30-10.00 WIB yang diawali dengan pendataan umur dan berat badan dari para lansia, kemudian diberikan roti dan susu kedelai bagi setiap lansia yang datang. Setelah itu, mereka mengantri untuk menunggu antrian agar diperiksa oleh bidan puskesmas dari kecamatan Patebon. Para lansia dicek tensi satu persatu dan diberikan obat sesuai keluhan para lansia tersebut.
Posyandu balita
Posyandu Lansia_170725_0003
Posyandu Balita