Home » Jenis KKN UNDIP (Page 2)

Category Archives: Jenis KKN UNDIP

Kegiatan Rutin Posyandu Desa Kandangan

Posyandu Desa KandanganTemanggung (24/7) – Tim II KKN Undip Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan turut serta membantu pelaksanaan kegiatan rutin posyandu yang dilaksanakan pada hari Sabtu (15/7). Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pendataan bayi dan balita yang diikuti dengan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.

Setelah melalui proses pengukuran, para bayi dan balita beserta orangtuanya harus melalui proses wawancara. Wawancara tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bayi dan balita dalam ukuran umurnya. Posyandu Desa Kandangan 2

Para bayi dan balita pun terlihat sangat menikmati waktu mereka sambil bermain dengan permainan yang disediakan oleh pengurus posyandu, meskipun tidak sedikit pula yang menangis karena takut.

Antusiasme Warga dalam Mempersiapkan TVC Club

Kerja bakti Desa KandanganTemanggung (24/7) – Warga Desa Kandangan melaksanakan kerja bakti untuk mempersiapkan event TVC Club pada hari Minggu (16/7). Antusiasme warga terlihat saat para warga berbondong-bondong datang ke lapangan untuk memperbaiki kondisi lapangan.

Kerja bakti dilaksanakan mulai pukul 09:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB. Kegiatan ini tidak hanya diramaikan oleh orang dewasa, namun para remaja dan anak-anak pun turut serta membantu.

Kerja bakti Desa Kandangan 2TVC Club sendiri merupakan lomba voli yang diadakan setiap satu tahun sekali. Acara berskala nasional ini diikuti oleh 32 tim yang akan dimulai pada hari Sabtu, 29 Juli 2017.

Tanaman Obat Keluarga solusi KKN Undip untuk Masyarakat

Jepara –Sisa waktu KKN, yang tinggal dua minggu dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN Undip desa Tengguli untuk menjalankan program multidisiplin, selasa (7/2/2017) yaitu  Posdaya , dalam program tersebut didirikan taman obat keluarga (TOGA). Perlu diketahui bahwa tanaman obat itu  Dalam  pelaksanaan peresmian posdaya, dilakukan di Rt 03, Rw 06, desa Tengguli Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara , tepatnya di kediaman  ketua Rw 06,  di posdaya tersebut telah dibentuk kepengurusan yang beranggotakan warga Rw 06, dalam acara tersebut Tim KKN Undip menyerahkan macam-macam jenis tanaman obat-obatan, diantaranya adalah; jahe merah, kencur, temulawak, brotowali, kumis kucing, dalam posdaya yang didirikan telah disepakati nama posdaya, yaitu  Posdaya Grenjengan Berkarya, tujuan didirikanya posdaya di Rw 06 adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat, antara lain yaitu upaya preventif (pencegahan), upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan), upaya kuratif (penyembuhan penyakit).

Nama Grenjengan sendiri berasal dari nama dukuh di Rw 06, jadi kalau digabung, nama Grenjengan Berkarya, diharapkan mempunyai  maksud bahwa posdaya tersebut senantiasa berkarya dengan hasil yang memuaskan, terutama dalam hal berkarya merawat tanaman obat  supaya menghasilkan panen yang melimpah dan bermanfaat untuk masyarakat. Pada acara peresmian posdaya tersebut dihadiri  oleh beberapa anggota  posdaya, diantaranya adalah masyarakat sekitar serta anggota karang taruna. Tujuan kedepan untuk posdaya yang sudah didirikan ini diharapkan tanaman obat keluarga  bisa memberikan solusi kesehatan, selain obat kimia dan menjadi apotek hidup yang selalu menghasilkan panen yang memuaskan, dan juga bernilai jual tinggi serta bias memberikan kesejahteraan khususnya untuk warga Rw 6 desa Tengguli.

 

1486467661367

Beberapa jenis tanaman yang kami kemas, tujuanya yaitu untuk mempermudah proses pengangkutan menuju lokasi pendirian posdaya, di foto tersebut juga terdapat gembor / alat penyiram tanaman khusus untuk tanaman yang masih dalam proses pertumbuhan.

1486467653560

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kordes KKN desa Tengguli Sidiq Wahyu N, kordes menyerahkan tanaman toga langsung kepada ketua Rw 06, sekaligus menjadi momen resmi berdirinya posdaya Grenjengan Berkarya.

 

1486467691041

Terlihat dalam foto, kami berfoto bersama ketua RW, dan ketua dan pengurus Posdaya Grenjengan Berkarya. Diharapkan nantinya posdaya tersebut semakin maju, dan membuahkan kenangan manis dikemudian hari, mungkin jika ada kesempatan kembali mengunjungi desa Tengguli, kami bias melihat posdaya Grenjengan Berkarya menjadi posdaya yang maju dan sukses.

EUFORIA EXPO, KEC. WARUNGASEM, KAB. BATANG

Desa Banjiran [Jum’at, 10/2], KKN Tim I Universitas Diponegoro mengikuti kegiatan expo dengan berpartispasi dalam acara kecamatan tersebut. EXPO Kecamatan Warungasem ini bertujuan untuk menampilkan potensi dari seluruh desa dalam bidang UMKM, Kesenian, dan juga memberi pelayan perpanjangan SIM, pemeriksaan kesehatan gratis terhadap seluruh masyarakat yang berada di kec. Warungasem. Kegiatan ini diadakan oleh TIM KKN 1 UNDIP Warungasem yang berasal dari 10 desa yang berada di kecamatan.

3

Desa Banjiran dalam kegiatan ini menampilkan UMKM yang ada yaitu Keripik tahu, dan kerajinan dari kulit hewa (sapi) yaitu Dompet dan Tali Pinggang. Selain itu penampilan dari desa banjiran menunjukan Tarian Gundul – Gundul Pacul yang dilakukan oleh siswi dari SD Negeri Banjiran. Antusias dari Penonton menjukan bahwa tarian ini menarik dan juga melihatkan bahwa anak – anak dari desa banjiran memilki kesenian yang tinggi. Dan juga usaha yang di tampilkan merupakan bukti deesa banjiran merupkan salah satu desa yang memproduksi banyak usaha.

1

Acara ini berlangsung dari Pagi hari pkl 07.00 – 14.00 WIB, acara ini ditutup dengan hiburan rakyat yang dihadiri oleh warga dari seluruh desa. Diharapkan acara ini dapat menumbuhkan semangat dan juga memperkenalkan potensi dari desa – desa yang ada di kecamatan Warungasem.

2

Materi Pembekalan KKN

Materi KKN dapat didownload pada tautan beriku

  1. soft-skill-kkn-tim-i-2016-2017
  2. teknik-penyusunan-lrk-lpk
  3. rekapan-data-posdaya
  4. pupr-laporan-7-november-2017
  5. laporan-posdaya
  6. panduan-survey-kkn-tim-i-2016-2017
  7. pembekalan-dan-pengorganisasian-kkn-tot-7-okt-2016
  8. ppt-kkn-permasalahan
  9. pupr-konsep-dan-pelaksanaan-kkn-tematik-final
  10. formulir-posdaya-sekar-arum-1
  11. format-laporan-posdaya-2016
  12. filosofi-tata-tertib-kkn-undip-tot-nov-2016
  13. compelet-kkn-tim-i-2016-2017
  14. materi-participatory-rural-appraisal

Kehangatan di Balik Kesejukan Kaki Gunung Sindoro

Kehangatan di Balik Kesejukan Kaki Gunung Sindoro

 Semarang (12/07/16), bertempat di Lapangan Widya Puraya Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang mahasiswa KKN Tim II Undip resmi diterjunkan ke masyarakat. Upacara pelepasan mahasiswa KKN dipimpin oleh Prof Yos Johan Utama selaku rektor Undip. Kegiatan KKN merupakan implementasi dari salah satu tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat.  KKN Tim II Undip periode Juli-Agustus ini akan dilaksanakan di 8 kabupaten se-Jawa Tengah, salah satunya Kabupaten Temanggung.

upacara di undip

Wilayah Kabupaten Temanggung terdapat 4 kecamatan yang menjadi lokasi KKN, yaitu Kecamatan Bulu I, Bulu II, Ngadirejo, dan Bansari. Sebanyak 97 mahasiswa diterjunkan di Kecamatan Bansari yang dibagi menjadi 13 desa. Kecamatan Bansari merupakan kecamatan yang strategis karena terletak di kaki Gunung Sindoro, sehingga daerah ini memiliki kisaran suhu antara 21-29O C. Kecamatan ini termasuk daerah dataran tinggi dan menjadi salah satu sentra tembakau di Kabupaten Temanggung. Pada tanggal 13 Juli 2016, diadakan upacara penerimaan mahasiswa Tim II KKN Undip oleh pihak Kecamatan Bansari. Pada kesempatan tersebut, Eko Budihartono, S.H, M.Si., selaku perwakilan dari Kecamatan Bansari menyampaikan bahwa mahasiswa-mahasiswi KKN diharapkan untuk lebih tanggap dan kreatif dalam menghadapi permasalahan yang ada di masyarakat sebagai bentuk pengaplikasian teori yang telah didapat di bangku perkuliahan. Acara penerimaan mahasiswa KKN ini ditutup dengan penyerahan topi KKN dari pihak Universitas Diponegoro yang diwakili oleh Dosen Pembimbing KKN kepada pihak Kecamatan Bansari, sebagai tanda dimulainya kegiatan KKN Tim II Undip periode Juli – Agustus. Setelah acara selesai, mahasiswa menuju posko KKN masing-masing yang tersebar di 13 desa di Kecamatan Bansari.

bu kades dan bu sheiffi

Sebanyak 7 orang mahasiswa KKN Tim II Undip diterjunkan di Desa Balesari, Kecamatan Bansari. Desa Balesari terdiri dari 4 dusun yaitu Dusun Boresan 1, Boresan 2, Lembangan, dan Kalensari. Pada hari pertama (13/07/16), setelah upacara penerimaan di kecamatan, salah satu dosen pembimbing KKN yaitu Sheiffi Puspapertiwi, M.A., mengunjungi posko Tim II KKN Desa Balesari untuk selanjutnya bertemu langsung dengan Kepala Desa Balesari yaitu Ibu Jumariyah. Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk menjelaskan maksud dan tujuan keberadaan mahasiswa KKN di Desa Balesari yang diharapkan dapat ikut berkontribusi langsung di masyarakat. Pada malam harinya, diadakan salah satu kegiatan kemasyarakatan yaitu lomba karaoke di Dusun Lembangan. Acara ini sebagai sarana awal bagi mahasiswa KKN untuk bersosialisasi dan melakukan pendekatan dengan masyarakat Desa Balesari. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang warga desa yang antusias dan ramah terhadap pendatang. “Kegiatan ini menjadi kesan tersendiri bagi mahasiswa KKN”, ujar Jonathan selaku Koordinator Desa Balesari.

lembangan festival

Pada hari kedua (14/07/16) kegiatan dimulai dengan mengunjungi kepala Dusun Boresan 2 yaitu bapak Maksum. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memaparkan kembali program dalam diskusi bersama terkait kessesuian rencana program dengan waktu kegiatan di Dusun karena terkait dengan waktu panen Tembakau.

boresan 2

Pada hari ketiga (15/07/16) kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi kepala Dusun Kalensari yaitu Bapak Joko Priyatno. Sama halnya dengan kunjungan sebelumnya topik yang dibahas pun serupa yaitu tentang kesesuian program. Pada pertemuan tersebut juga dilanjutkan dengan mengikuti kegiatan kumpul ibu-ibu jamaah muslimat yang bertempat di rumah Ibu Yumiati. Pada kegiatan kumpul tersebut selain kegiatan perkenalan juga sekaligus dipaparkan rencana program KKN yang yang akan dilakukan yang berkaitan dengan sasaran ibu-ibu PKK serta diskusi bersama tentang kesesuaian program. Melalui acara tersebut dapat mempermudah koordinasi antar mahasiswa dengan warga dalam rangka pelaksanaan program.

muslimat kalensari

Pada hari keempat (16/07/16) kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi kepala Dusun Lembangan yaitu Bapak Yanto dengan bahasan atau topik yang dengan 2 dusun sebelumnya. Pada kunjungan kali ini selain diadakan diskusi bersama dengan pihak Kepala Dusun, mahasiswa KKN Balesari juga sekaligus mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan di dusun tersebut. Kegiatan Posyandu dimuali pada pukul 09.00-11.00 WIB dan diikuti oleh Balita dan Lansia. Acara tersebut dimulai dengan pendaftaran peserta, penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan dan dilanjutkan pengecekan kesehatan gratis oleh pihak puskesmas Kecamatan Bansari. Antusias warga sangat terlihat dalam kegiatan ini, hal ini terlihat dari ramainya posko posyandu dan hampir semua warga di dusun Lembangan mengikuti kegiatan Posyandu tersebut.

posyandu_2posyandu_1

Pada hari kelima (17/07/16) kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi kepala dusun Boresan 1 yaitu pak Sukirman dengan bahasan dan topik yang sama dengan sebelumnya. Dusun Boresan 1 ini dapat dikatakan sebagai dusun yang kurang memiliki ciri khas tertentu dibanding deng 3 dusun lain. Kegiatan selanjtunya adalah kunjungan kembali ke tempat Kepala Desa untuk mengadakan diskusi ruti terkait program yang akan dilaksanakan di masyarakat khususnya untuk Desa Balesari.

 

Diharapkan program Tim II KKN Undip untuk wilayah Balesari ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat pada umumnya dan warga desa Balesari pada khususnya.

foto full team

Desa Balesari

Kecamatan Bansari

Kabupaten Temanggung

Model KKN UNDIP

Mahasiswa sebagai generasi intelektual yang dibentuk melalui dunia pembelajaran di bangku kuliah metode pembelajaran yang diterapkan tidak cukup dengan hanya ceramah dan diskusi di ruangan, namun hal yang paling urgent adalah pembelajaran secara terjun langsung di masyarakat umum sebagai bekal saat telah kembali ke masyarakat pasca lulus menjadi Sarjana. Pembelajaran di masyarakat luas secara praktis sesuai dengan Tri Bakti Dharma: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Tri Bakti Dharma Perguruan Tinggi di wujudkan dalam bentuk pembelajaran melalui Kuliah Kerja Nyara (KKN).
KKN merupakan suatu bentuk pendidikan, serta memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa agar dapat hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus, dengan secara langsung mengidentifikasi masalah-masalah pembangunan yang dihadapi. Dengan adanya KKN, mahasiswa diharapkan akan memahami posisi strategisnya sebagai agen aktif (fasilitator) yang dapat memunculkan potensi yang ada pada daerah dan masyarakatnya melalui program-program yang memiliki kapasitas dan karakter intelektual, serta mampu terlibat langsung dalam perubahan ke arah kemajuan dalam masyarakat pedesaan yang lebih baik, selain itu mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan diri untuk berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat.
Model Kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro :

  1. KKN Reguler
  2. KKN Tematik PPM
  3. KKN Posdaya

Pendaftaran KKN UNDIP Tim II Tahun Akademik 2015/2016

Dengan ini diberitahukan kepada mahasiswa Program Strata I Universitas Diponegoro bahwa jadwal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNDIP Tim II Tahun Akademik 2015/2016 adalah sebagai berikut:

Pendaftaran : 11 April s.d. 22 April 2016
Pelaksanaan KKN : 11 Juli 2016 s.d. 15 Agustus 2016
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Registrasi KKN di laman: Registrasi KKN, adapun persyaratan pendaftaran dan panduan pendaftaran dapat diunduh pada lampiran berikut :

  1. manualregkkn
  2. Pengumuman-KKN-Tim-II-Tahun-Akademik-2015-2016

Sumber dari : http://lppm.undip.ac.id/v1/2016/04/07/pendaftaran-kkn-undip-tim-ii/

Kenalkan Budaya Gemar Membaca Sejak Dini Lewat Library Tour

*Reportase Minggu ke-3 Desa Salamkanci Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang

DSCF6281Membaca merupakan salah satu kegiatan yang mampu memperluas wawasan kita tentang dunia luar. Berbagai informasi tentang dunia luar tak jarang kita peroleh dengan membaca, baik dengan cara membaca koran, buku atau jenis bacaan lainnya. Budaya yang mendukung adanya minat baca perlu ditingkatkan, sehingga masyarakat mampu memiliki wawasan yang lebih luas serta menjadi masyarakat informasi yang unggul.

Seberapa unggul dan luasnya wawasan suatu masyarakat dapat ditingkatkan dengan kegiatan gemar membaca. Ironisnya, belum banyak dari masyarakat yang beranggapan bahwa membaca adalah hal yang penting serta mampu memperluas wawasan mereka terhadap dunia luar. Anggapan ini dapat ditepis dengan menanamkan budaya gemar membaca sejak dini—mengenalkan pentingya serta menyenangkannya membaca untuk masa depan nantinya.

Rabu (3/2/2016) rombongan Siswa-siswi RA Raudlatuddin Salamkanci bersama KKN Tim 1 Th. 2016 Undip Desa Salamkanci Kabupaten Magelang mengunjungi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Magelang. Siswa-siswi taman kanak-kanak ini menjadi peserta kegiatan Library Tour yang bertujuan mengajak anak-anak agar lebih mengenal dan tahu tentang perpustakaan beserta seluruh isinya, termasuk mengenalkan tentang kegiatan membaca yang seru dan menyenangkan.

r3-2

Siswa TK tertarik dengan salah satu buku bacaan di Perpustakaan

Dalam Library Tour, anak-anak disuguhi berbagai permainan dan pemutaran film edukasi, serta yang terpenting yakni disuguhi puluhan bahan bacaan menarik yang mampu menggugah ketertarikan mereka akan kegiatan membaca. Anak-anak terlihat antusias dan saling berebut untuk bermain juga belajar di Perpustakaan Magelang tersebut.

Selain siswa-siswi yang antusias, kegiatan Library Tour juga disambut baik oleh para guru maupun pihak Perpustakaan Magelang. Guru RA Raudlatuddin berharap anak-anak didiknya dapat belajar ‘lebih’ apabila diajak ke tour ke Perpustakaan.

Dengan langsung mengenal perpustakaan serta bahan bacaan yang menarik lewat kegiatan ini, peserta diharapkan senang dan antusias. Antusiasme yang meliputi mereka juga diharapkan mampu membawa semangat positif untuk menumbuhkan gemar baca. Gemar membaca ini dapat dimulai dengan hal kecil berupa anak akan menganggap bahwa tempat seperti perpustakaan dan kegiatan membaca adalah hal yang seru dan menyenangkan—hingga mereka tumbuh dewasa nanti, akan tertanam bahwa Perpustakaan dan membaca bukanlah hal yang membosankan dan justru bermanfaat untuk memperluas wawasan kita. (tim reportase Desa Salamkanci)

r3-3

Belajar Sambil Bermain bersama Mahasiswa KKN Undip Desa Salamsari

Belajar Sambil Bermain bersama Mah asiswa KKN Undip

Sabtu (23/1) kami mengunjungi SDN Salamsari untuk bersilaturahmi serta memohon izin melaksanakan program KKN dengan sasaran murid-murid SD setempat. Selain itu, kami mengajukan rencana program yang akan dilaksanakan satu minggu ke depan. Dengan diantar Kades Salamsari, kami bertemu Bu Marsih selaku perwakilan kepala sekolah yang pada saat itu sedang tidak ada ditempat. Bu Marsih sangat menyambut baik rencana kedatangan kami dan akan mendukung penuh guna kelancaran program KKN kami satu minggu ke depan di sekolah dasar ini.

Kunjungan SD 1Gambar 1. Silaturahmi Pertama bersama Perwakilan Kepala Sekolah SDN Salamsari (23/1)

Dalam satu minggu tersebut, kami menjalankan berbagai program sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing untuk diajarkan kepada siswa-siswi kelas 4 sampai 6. Belajar sambil bermain bersama untuk meminimalisir tingkat kejenuhan karena kami diberi kesempatan melaksanakan program dari pukul 11.00 hingga waktu pulang sekolah. Isti Dwi Herawati dar jurusan Teknik Elektro salah satu rekan KKN memperkenalkan manfaat dan bahaya listrik kepada siswa kelas 5 dan 6. Selain itu, siswa juga diajak untuk praktik langsung kandungan listrik di dalam kentang. Terlihat begitu antusiasnya siswa-siswi belajar sambil bermain tentang manfaat listrik bahkan berkesempatan untuk praktik langsung kandungan listrik dengan kentang.

Praktik ListrikGambar 2. Praktik Program KKN Tentang Kelistrikan bersama Murid Kelas 5 dan 6

Selanjutnya, ada pula rekan KKN dari FPIK yang memperkenalkan keanekaragaman hayati di dalam laut, biota laut serta belajar sambil bermain tentang spesies ikan laut. Menggambar dan mewarnai jenis ikan lumba-lumba yang mana nantinya akan dipilih paling terbaik dan diberi apresiasi. Mahasiswa FIB melaksanakan program KKN tentang pentingnya vandalisme terhadap buku bacaan, meningkatkan minat baca di perpustakaan sekolah, belajar dan bermain membuat puisi sederhana serta origami menarik membentuk sebuah karya. Terakhir, kami mengajak siswa-siswi menuju perpustakaan sekolah untuk membersihkan, merapikan dan menata ulang kembali buku-buku bacaan sesuai dengan jenis buku agar siapapun yang mengunjungi perpustakaan merasa nyaman dan betah untuk meningkatkan minat baca warga sekolah.

DSC_0907 Gambar 3. Bersih-bersih Perpustakaan Sekolah Bersama Murid Kelas 4 dan 5

DSC_0945Gambar 4. Tampak Perpustakaan Sekolah Setelah Dibersihkan dan Ditata Ulang

Semuanya berjalan dengan sukses dan lancar hingga pada hari Sabtu (30/1) kami berpamitan kepada jajaran pihak guru dan kepala sekolah serta tidak lupa berterima kasih karena telah mendukung kelancaran semua program KKN kami. Namun, siswa-siswi SDN Salamsari masih sangat dipersilahkan untuk belajar dan bermain dengan berkunjung ke posko KKN Desa Salamsari. Fungsi kami melaksanakan program KKN di instansi pendidikan adalah untuk memupuk kesadaran pentingnya pendidikan dengan pola belajar sambil bermain agar siswa-siswi yang masih dalam tahap tumbuhkembang anak merasa asik dan tidak terbebani dengan ilmu-ilmu baru.

(Tim 1 KKN Undip 2016 Ds. Salamsari)