Home » beranda

Category Archives: beranda

Agenda Kegiatan

May 2018
M T W T F S S
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kegiatan yang akan datang

There are no events.

Melestarikan Kesenian Jaran Kepang “Turonggo Margo Laras” Desa Candisari Tlogomulyo Temanggung

Kelompok kesenian Dusun Gopakan, Desa Candisari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung yang beranggotakan warga Dusun Gopakan ini bernama Turonggo Margo Laras. Kelompok seni jaran kepang yang sudah lama dilakukan warga ini sering tampil ke daerah-daerah lain dalam acara persahabatan kelompok seni jaran kepang.

TML atau nama lain dari Turonggo Margo Laras ini dibentuk untuk mengakomodir kegiatan warga khususnya karang taruna agar melakukan hal-hal positif. Meski sempat vakum beberapa tahun. Kelompok seni Turonggo Margo Laras ini bangkit kembali dengan gagahnya untuk menunjukkan kekuatan kuda Dusun Gopakan.

Proses latihan dilaksanakan beberapa pekan sebelum adanya jadwal penampilan. Latihan dilaksanakan malam hari di gudang dusun gopakan. Sehari sebelum penampilan, para pemain melakukan ritual mandi di sumber air yang diyakini memiliki khasiat.

Dalam penampilannya tidak hanya kuda kepang, namun juga terdapat tarian-tarian oleh wanitanya. Kelompok ini juga pernah perform di Ngadirejo bertepatan pada adanya superblood moon (31/1).

SELAPANAN MUSLIMAT FATAYAT DESA GANDU

 

Jumat, (5/01) berlokasi di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Organisasi Islam Nahdhatul Ulama Muslimat Fatayat NU mengadakan acara pengajian yang terletak di TPQ Al-Hidayah, Dusun Gandon. Acara ini dihadiri oleh Ibu-Ibu warga Desa Gandu yang dilaksanakan setiap hari Jum’at kliwon pada setiap bulannya. Acara ini sendiri bertujuan untuk mempersatukan anggota organisasi Muslimat Fatayat NU dan memantapkan seluruh anggota.

Organisasi ini diketuai oleh Ibu Suparti yang juga merupakan Ibu Kepala Desa Gandu. Acara berlangsung dari pukul empat sore hingga pukul enam sore. Beragam kegiatan dilakukan dalam acara ini, dimulai dari mars Muslimah Fatayat, pembacaan do’a dan asma’ul husna, shalat ashar bersama, kemudian ceramah yang diisi oleh Ustadz Hasan Muzaqi. Ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Hasan Muzaqi bertajuk pengabdian istri kepada suami. Pada ceramah ini dijelaskan tentang bagaimana cara-cara pengabdian seorang istri kepada suami agar menjadi seorang istri yang solehah, yaitu dengan cara mendidik anak yang baik menurut agama Islam, dan menuruti perkataan suami. Jamaah yang hadir mendengarkan dengan khidmat selama ceramah dan memberikan banyak pertanyaan pada saat sesi tanya jawab setelah ceramah.

Dengan selalu dilaksanakannya acara ini diharapkan anggota organisasi Fatayat dapat menjadi muslim yang seutuhnya dan selalu terjalinnya hubungan ukhuwah Islamiyah antar anggota di Desa Gandu.

Tim I KKN UNDIP Desa Tembarak Silaturahmi dengan Para Tokoh Masyarakat Tembarak

Tim I KKN UNDIP Desa Tembarak silaturahmi dengan tokoh-tokoh mayarakat Desa Tembarak.

Tembarak, Temanggung (4/1/2018). Setelah upacara pelepasan tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di Widya Puraya, Tim KKN kabupaten Temanggung berangkat ke desa lokasi KKN masing-masing. Pada pukul 14.00 WIB, mahasiswa sampai di kantor Kecamatan Tembarak dan mengikuti acara penyambutan mahasiswa KKN oleh Kepala Kecamatan, pihak Koramil, Polsek dan seluruh kepala desa di Kecamatan Tembarak.

Setelah selesai acara penyambutan, mahasiswa tim KKN Undip desa Tembarak yang terdiri dari 6 orang mahasiswa yang berasal dari jurusan Teknik Perkapalan, Teknik Kimia, Ilmu Komunikasi, Ilmu Sejarah, Administrasi Publik dan Sastra Jepang mulai melakukan sosialisasi atau perkenalan ke masyarakat terutama tokoh-tokoh masyarakat dan perangkat desa Tembarak.

Kunjungan yang pertama, tim KKN Desa Tembarak langsung menuju rumah Kepala Desa Tembarak Bapak Widodo dan Kantor Desa. Selain itu, tim juga mengunjungi kediaman Bapak Asyhari selaku mantan Kepala Desa Tembarak dan kediaman Bapak Agus selaku Ketua Karang Taruna.

PERTAHANKAN SENI REBANA DESA GANDU


Minggu, (7/01) berlokasi di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, diadakan acara rebanaan yang dilaksanakan oleh Ibu-Ibu dari perwakilan setiap RT yang ada di Dusun Gandon. Dusun Gandon sendiri memiliki 4 kelompok RT pengajian. Acara ini dilaksanakan rutin pada malam senin secara bergiliran dengan lokasi yang berbeda-beda setiap minggunya.

Pada acara ini dilantunkan shalawat Nabi yang diiringi dengan musik rebana yang dimainkan oleh Ibu-Ibu Muslimat. Kegiatan ini juga secara tidak langsung sebagai sarana untuk meningkatkan keahlian dan kreativitas ibu-ibu dalam memainkan rebana yang dilatih sendiri oleh ibu kepala desa. Dengan adanya latihan rebana ini diharapkan dapat melestarikan salah satu kesenian yang ada di Dusun Gandon dan dapat ditampilkan pada setiap pengajian akbar maupun kegiatan lainnya di tingkat Dusun, Desa, Bahkan Kecamatan dan mempererat hubungan ukhuwah islamiyah antar RT.

Tampingwinarno nge-Blog

Zaman sekarang, sudah bukan hal baru lagi jika manusia bersahabat dengan internet. Ya, era globalisasi ini membuat kehidupan manusia begitu akrab dengan dunia digital. Dari mulai urusan besar seperti bisnis perusahaan ternama, hingga hal-hal ‘receh’ seperti memesan makananpun menggunakan internet. Maka sudah seharusnya sebuah lembaga memiliki ruang tersendiri di internet demi kepentingan lembaganya. Blog atau website misalnya. Hal ini tentu sebuah keniscayaan yang patut dimiliki sebuah lembaga, apalagi lembaga resmi seperti pemerintahan. Namun sayang, jangankan punya, perangkat administratif di kelurahan Tampingwinarno pun belum paham bagaimana membuat apalagi menggunakannya. Hal ini membuat salah satu anggota KKN TIM 1 Undip Desa Tampingwinarno, Farhah, terdorong untuk melakukan sebuah hal yang dapat membantu Desa Tampingwinarno maju dalam hal teknologi. Maka, ia pun memutuskan untuk mengadakan sebuah pelatihan. Ya, pelatihan wordpress.


Hari itu, pada tanggal 24 Januari 2018 pelatihan diadakan. Acara dibuka dengan sambutan oleh Pak Kepala Desa Ibadi yang tentu sangat mengapresiasi acara ini. Ini gagasan yang baik, tentu. Maka sungguh wajar jika peserta yang terdiri dari beberapa perangkat desa menyambut dengan antusias rangkaian acara padi hari itu. Sederhana saja, pelatihan diberikan oleh Farhah sendiri. Pengalamannya selama berkiprah di dunia pendidikan membuat skillnya tidak usah diragukan lagi. Dengan kesabarannya, Farhah pun menjawab dan membimbing satu per satu peserta yang merasa kesulitan dalam mengikuti pelatihan. Hal ini membuat peserta nyaman dan mudah memahami ilmu baru yang diberikan. Mereka berharap, setelah berakhirnya pelatihan hari itu, portal digital keluahan Tampingwinarno dapat dibangun dan dijalankan dengan baik. Tidak berhenti hanya pada memberikan pelatihan, sebelum acara berakhir Farhah memberi sebuah kenang-kenangan berupa data grafis grafik piramida kependudukan Desa Tampingwinarno yang didesain dan dibingkai sangat cantik. Farhah  berharap, bingkisan sederhana ini akan sangat bermanfaat untuk Desa Tampingwinarno kedepannya. Semangat, Farhah!

Review by Satriyo

ROSIPAH Si Anti Sampah

Sukorejo (8/2) – Rabu, 8 Februari 2018 bertempat di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Tim 1 KKN UNDIP berkunjung ke SD Negeri 3 Sukorejo untuk melakukan serangkaian kegiatan salah satunya adalah mengasah kreativitas siswa siswi untuk memanfaatkan sampah untuk menjadi sebuah teknologi roket air. Tim KKN UNDIP Desa Sukorejo memilih SD Negeri 3 karena sekolah ini terletak jauh didalam Dusun Ngrancah yang belum pernah di isi oleh kakak-kakak KKN UNDIP sebelumnya.


Antusiasme siswa sangat besar dalam membuat ROSIPAH (ROket penguSIr samPAH) hal ini terlihat saat adik adik sekolah dasar diajak membuat roket bersama-sama. Rosipah sendiri terbuat dari botol aqua 1,5 liter dan potongan kardus yang digunakan sebagai sayap dari roket ini sendiri. Kemudian batu yang digunakan sebagai pemberat pada ujung mulut roket.

Setelah roket selesai dibuat roket diterbangkan menggunakan bantuan pompa sepeda dan diisi air didalamnya. Anak-anak merasa senangdan sangat antusias untuk saling berlomba-lomba menerbangkan roket.

Review by Satriyo

JUMANTIK : Sukorejo Bebas Jentik

Sukorejo – Sabtu, 3 Februari 2018 Tim I Universitas Diponegoro Semarang Desa Sukorejo dari jurusan Kesehatan Masyarakat sebagai pelaksana program mono disiplin yaitu Wildan Nur Aiman mengajak ibu ibu PKK untuk menjadi Jumantik (Juru Pemantau Jentik) Desa Sukorejo. Menurut Ketua PKK Desa Sukorejo ibu Raharjo, banyaknya terjangkit demam berdarah (DBD) dikarenakan faktor lingkungan setempat maupun penyakit bawaan dari luar daerah desa Sukorejo. Kasus demam berdarah (DBD) mengalami peningkatan di sejumlah dusun karena kondisi cuaca.

Dengan informasi tersebut program untuk pengkaderan jumantik di Desa Sukorejo. Peran serta masyarakat dan kerja sama dengan perangkat desa sangat dibutuhkan agar penyakit DBD dapat diberantas. Program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dapat dilakukan melalui gerakan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang beranggotakan masyarakat yang dilatih oleh pembicara dan Puskesmas setempat untuk memantau keberadaan dan perkembangan jentik nyamuk guna mengendalikan penyakit DBD di suatu daerah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yaitu: Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, Memanfaatkan barang bekas, Plus cegah gigitan nyamuk. Tapi sayangnya kegiatan jumantik tidak ditemukan kembali dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dan sumber tenaga yang ada.

Dari beberapa rumah yang telah di lakukan pemeriksaan masih banyak warga yang membiarkan adanya jentik jentik nyamuk beradaa di bak mandi rumah mereka. Ketua PKK Desa Sukorejo Ibu Raharjo, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim KKN, menurut beliau “Dengan adanya program kegiatan ini, semoga warga desa bisa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan dan kebersihan setempat dan juga mengurangi resiko dari penyakit demam berdarah.”

Review by Satriyo

Untuk PRAU Yang Lebih Hijau

Sukorejo , telah dilakukan konservasi di lereng Gunung Prau. Konservasi yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Sukorejo bersama teman-teman TIM I KKN UNDIP 2018 didasari atas rasa ingin menghijaukan lereng gunung prau yang sempat terkena banjir bandang setahun yang lalu dan kurangnya tingka kesadaran masyarakat sekitar dan para pendaki dalam melestarikan lereng Gunung Prau.

Kegiatan yang dilakukan adalah penanaman bibit bibit pohon oleh pihak Karang Taruna Desa Sukorejo beserta mahasiswa KKN UNDIP TIM I 2018 kemudian pembersihan curug curug yang ada disekitar lereng Gunug Prau. Total curug yang dibersihkan adalah sebanyak 7 curug. Walaupun dengan medan yang curam dan tidak mudah namun tidak menggugurkan niat kami untuk melakukan konservasi pada lereng Gunung Prau.

Review by Satriyo

Ikan Pemusnah Limbah Plastik Rumah Tangga

Sukorejo,Setiap hari banyak dari kita mengkonsumsi kopi,susu hingga detergen untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu maka tentu banyak sampah plastik yang dihasilkan dari sisa penggunaan barang-barang tersebut. Limbah plastik sisa rumah tangga yang berasal dari  berbagai macam produk,baik produk deergent,produk bungkus minuman sachet,produk pelembut pakaian,dan masih banyak produk lainnya. Jika plastik-plastik tersebut ditumpuk di tempat sampah maka plastik sisa rumah tangga tersebut hanya dapat mengotori dan membuat kumuh lingkungan sekitar Desa Sukorejo.

Karna banyaknya sisa sampah plastik hasil penggunan benda-benda rumah tangga Tim I KKN UNDIP 2018 Desa Sukorejo berinisiatif memanfaatkan sampah-sampah plastik sisa limbah rumah tangga untuk membuat kerajinan yang lebih berguna. Kegiatan ini dilakukan kepada warga desa sukorejo khususnya anak-anak Sekolah Dasar Negeri 1 Sukorejo yang sering mengkonsumsi berbagai minuman sachet yang meninggalkan sampah plastik.

Pemanfaatan plastik yang dilakukan adalah dengan pembuatan gantungan kunci berbentuk yang berasal dari berbagai macam limbah plastik rumahtangga khususnya bungkus kopi. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah pembagian bungkus kopi tersebut menjadi 2 bagian sama besar kemudian membuat sayatan sebanyak 3 buah yang kemudian akan dianyam satu dan yang lainnya. Setelah mendapatkan bentuk yang sesuai,maka isi badan ikan menggunakan kapas agar mengembung. Kemudian beri mata pada bagian sisi depan agar lebih menyerupai ikan. Kemudian beri seutas tali yang kemudian bisa digunakan untuk mengikatkan ikan ditempat yang sesuai dengan keinginan kita.

Anak anak SD  N 1 Sukorejo merasa antusias mengikuti kegiatan ini,dimana terlihat dari mereka yang membawa berbagai macam plastik sisa limbah rumahtangga yang berbagai macam. Kegiatan ini dilakukan untuk memanfaatkan plastik sisa limbah rumahtangga menjadi menarik dan dapat mengurangi sampah plastik dilingkungan.

Review by Satriyo

Peningkatan Pengetahuan tentang Gizi Kurang pada Anak melalui Edukasi dan Deteksi Dini

Muncang, Senin (5/2/018) – Bertempat di posyandu Desa Muncang, mahasiswa KKN Tim I 2018 mengadakan penyuluhan dan deteksi dini balita dengan gizi kurang kepada para ibu dengan anak balita. Penyuluhan ini dilakukan karena terdapat cukup banyak kasus anak yang menderita gizi kurang di Desa Muncang. Materi ini disampaikan kepada ibu karena kondisi gizi kurang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak serta meningkatkan risiko terserang penyakit. Oleh karena itu ibu perlu memahami  bahayanya dan cara mencegah maupun mengatasinya.

Image and video hosting by TinyPic
(Gambar 1. Suasana penyuluhan kepada ibu-ibu di Desa Muncang)

Dalam penyuluhan ini, mahasiswa menyampaikan pengertian dari gizi kurang, cara mengetahui status gizi anak, gejala gizi kurang, cara menangani anak dengan gizi kurang, serta pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi anak dengan gizi kurang. Di akhir acara, dibuka sesi tanya jawab mengenai materi gizi kurang.

Ibu- ibu yang mengikuti penyuluhan ini antusias dengan penjelasan yang diberikan oleh mahasiswa. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan di akhir penyuluhan. Mahasiswa juga memberikan leaflet yang berisi rangkuman dari materi yang telah disampaikan. Diharapkan setelah dilakukan penyuluhan ini, ibu-ibu menjadi lebih mengerti tentang gizi kurang pada anak, penanganannya serta pentingnya menjaga status gizi anak agar tetap baik.

Pewarta : Anisa Rochmah Maulida

Editor    : Helmia Farida