Home » beranda

Category Archives: beranda

Peningkatan Keterampilan dan Kesehatan Masyarakat dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Melalui Budidaya Tanaman Hias Bunga Lavender

https://ibb.co/hWXbVp

Werdi, Pekalongan – Rabu (25/7) Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2018 Desa Werdi Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengadakan pelatihan tentang budidaya tanaman hias  bunga lavender di pekarangan rumah dengan media polybag yang dilakukan pada tanggal 25 Juli 2018 di Balai Desa Werdi yang dihadiri oleh para Ibu-Ibu PKK.

Bunga lavender memiliki beberapa manfaat antara lain sebagai pengusir nyamuk, pengendali mood dan stress karena aromanya yang khas dapat dijadikan sebagai relaxasi, selain itu budidaya tanaman hias bunga lavender sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Bunga lavender dapat ditanam di polybag dan diletakkan dipekarangan rumah yang sekaligus untuk memanfaatkan pekarangan rumah yang kurang dapat bermanfaat dan terawat dengan baik. Maka dari itu pelatihan budidaya tanaman hias bunga lavender sangatlah perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang indah dan bermanfaat.

Penulis : Intan Witiasari (FPP)

Pemuda Rau Sadar Hukum

mboh_180730_0128

Pada hari Minggu, 22 Juli 2018 berbarengan dengan kegiatan Rapat Kepanitiaan Sedekah Bumi di lingkungan Desa Rau yang dihadiri oleh mahasiswa KKN dan IPNU-IPPNU, bertempat di kediaman salah satu perangkat desa yakni Trisno dan kediaman salah satu anggota IPNU-IPPNU yakni Hisni Syaifullah, S.Pd., dua orang mahasiswa hukum yang KKN di Desa Rau mengadakan program kerja monodisiplin berupa sosialisasi hukum, yang dihadiri oleh pemuda Desa Rau.

mboh_180730_0125

Wildan Azkal Fikri menerangkan tentang Pencerdasan Bangsa dan Negara serta Penanaman Budaya Politik yang Baik. Seperti diketahui bahwa pemuda adalah tonggak utama bangsa ini dan generasi masa depan. Penanaman Budaya Politik juga dimaksudkan dalam rangka menyambut Pemilihan Umum 2019. Sementara Muhammad Iqbal Ramadhan menerangkan tentang Desain Industri serta Ujaran Kebencian. Seperti diketahui bahwa Desa Rau sebagian besar penduduknya merupakan pekerja mebel. Ujaran Kebencian juga disampaikan dalam rangka menyambut Pemilihan Umum 2019, agar pemuda bisa mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik.

 

Reviewed by:

Maharani Patria Ratna

Dulu Sampah Sekarang Jadi Berkah

KARANGANYAR, Minggu (6/8) — Salah satu penyebab belum terselenggaranya sistem pengelolaan sampah dengan baik di kawasan perdesaan adalah regulasi-regulasi yang mengatur tentang persampahan kebanyakan mengacu pada sistem pengelolaan sampah perkotaan.  Kawasan perdesaan pada umumnya memiliki kondisi geografis yang kompleks, keterbatasan sarana dan prasarana pelayanan desa, infrastruktur dan transportasi. Seperti halnya di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, belum tersedia sarana dan prasarana pelayanan desa khusus menangani masalah persampahan.

Selama ini sampah masih dikelola dengan cara konvensional yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Kebanyakan masyarakat masih membakar sampah di pekarangan, membuangnya di saluran air, bahkan membiarkannya begitu saja di pekarangan rumah. Pola pikir bahwa sampah dapat dimanfaatkan kembali hingga menghasilkan uang belum mengakar. Melihat peluang ini, Tim II KKN  Undip di Desa Karanganyar mencoba untuk memberikan solusi pengelolaan sampah yang cocok diterapkan di Desa Karanganyar.report 7b

Bank Sampah adalah suatu sistem pengelolaan sampah kering  secara kolektif yang diharapkanmampu mendorong masyarakat untuk berperan serta aktif di dalamnya. Sistem ini akan menampung, memilah, dan menyalurkan bernilai ekonomi sehingga masyarakat mendapat keuntungan dari menabung sampah. Sebagai tahap awal, dilakukan sosialisasi mengenai sistem Bank Sampah kemudian dilanjutkan dengan pendampingan pemilahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Karanganyar tersebut dihadiri kurang lebih 30anggota PKK Desa Karanganyar. Antusiasme terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mengenai teknis Bank Sampah.report 7

Pertama-tama, warga memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah masing-masing. Setelah sampah terkumpul, warga bisa langsung menyetorkannya ke posko Bank Sampah  yang ada di daerah Perdukuhan Kulo. Setelah itu sampah akan ditimbang dan dicatat dalam buku catatan yang telah diberi pada saat pendaftaran. Uang dapat dicairkan setelah sampah mencapai jumlah tertentu. Hal ini dikarenakan harga sampah anorganik di pasaran bersifat fluktuatif.

Dengan adanya program Bank Sampah, diharapkan warga dapat berperan aktif mengelola sampahnya secara mandiri sejak di rumah dan dapat memanfaatkannya dengan menabung sampah yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat menambah pemasukan.

PEMBUKUAN KOPERASI SIMPAN PINJAM

KARANGANYAR, Rabu (8/8) – Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang – orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Koperasi didirikan demi kesejahteraan anggotanya. Koperasi simpan pinjam ialah koperasi yang hanya melayani penyimpanan dan peminjaman dana serta mengelola dana yang diberikan oleh anggota koperasi. Kurangnya ketrampilan dalam penyusunan pembukuan dan pembuatan laporan keuangan bagi Koperasi Simpan Pinjam menjadi salah satu permasalahan utama koperasi yang di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Oleh karena itu, TIM II KKN UNDIP 2017 berkesempatan untuk mengadakan Pelatihan Pembukuan Keuangan dan Penyusunan Laporan Keuangan bagi Koperasi Simpan Pinjam Desa Karanganyar. Pelatihan ini dimaksudkan agar pengurus dan anggota koperasi ini memiliki kompetensi dan keahlian dalam menyusun pembukuan dan laporan keuangan yang sangat berguna demi keberlangsungan usahanya. Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan atau badan pada suatu periode yang menggambarkan posisi keuangan dan kinerja suatu usaha. Sehingga pemilik usaha atau owner dapat mengetahui aset, kewajiban, modal, kontribusi biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan sesuai tujuan perusahaan dan pengambilan keputusan dalam bisnis

Pentingnya dilakukan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan bagi koperasi ialah sebagai bentuk transaparansi dan akuntabilitas atas transaksi dan aktivitas operasi selama periode tahun berjalan. Pada umumnya perusahaan atau badan usaha yang telah go public melakukan penyusunan laporan keuangan karena kompleksitas usaha dan kapabilitas perusahaan yang dimiliki, sedangkan perusahaan atau usaha kecil seperti halnya koperasi secara mayoritas belum memiliki laporan keuangan karena belum mengalami permasalahan bisnis dan menganggap bahwa usaha masih bisa ditangani secara individu selama masih menguntungkan secara cash flow.report 8

 Oleh sebab itu, laporan keuangan menjadi sangatlah penting bagi suatu usaha kecil yang akan beranjak menjadi suatu usaha besar. Suatu usaha akan memperoleh manfaat yang besar apabila secara rutin melakukan penyusunan laporan keuangan. Diantaranya laporan keuangan dapat menjadi proyeksi bisnis dan pengembangan bisnis bagi usaha koperasi dan pedoman dalam pengambilan keputusan bisnis. Selain itu dengan adanya laporan keuangan dapat mengetahui aset dan kewajiban yang dimiliki serta mengetahui kontribusi biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh profitabilitas sesuai yang diharapkan. Keuntungan lain yang akan diperoleh yaitu laporan keuangan sebagai pengendalian internal untuk mencegah penggelapan dan pengamanan aset perusahaan.report 8b

                  Untuk itu sebuah badan usaha khusunya koperasi tidak harus menunggu mengalami kerugian dan gagal dalam memperoleh peluang bisnis hanya karena kurangnya kapabilitas dan ketidakmampuan dalam dalam melakukan penyusunan laporan keuangan sebagai informasi yang diperlukan koperasi dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu penyusunan laporan keuangan sejak dini diperlukan agar mencegah hal-hal yang merugikan bagi keberlangsungan usaha itu sendiri.

Survei UMKM di Desa Pacar, Kecamatan.Tirto, Kabupaten.Pekalongan

Jum’at, 5 Januari 2018 Mahasiswa dan mahasiswi peserta KKN Tim I Tahun 2018 Desa Pacar ditemani salah satu perangkat desa yaitu Bapak. Khairudin untuk berkunjung dibeberapa tempat pelaku UMKM. Pada pukul 10.00 WIB  tiba di salah satu rumah warga pelaku UMKM yaitu UMKM Pengrajin Batik yang bernama Bapak.Naas yang fokus dibidang pemotongan kain dan penjahitan hingga menjadi pakaian jadi. Setelah itu kami dan Bapak Khairudin melanjutkan ke rumah ketua RW.1 yang juga merupakan pelaku UMKM yang bergerak dibidang Kuliner, produknya berupa snack – snack, dan jajanan pasar. Yang dikelola Ibu.Mira istri ketua RW.1. Berikutnya kami menuju ke rumah Bapak Ahmad Mujahidin yang juga salah satu pelaku UMKM bergerak di usaha roti.

Perjalanan kami akhiri karena pada siang itu bertepatan dengan hari Jum’at, maka kami menunaikan ibadah sholat Jum’at di Masjid Nurul Huda yang lokasinya berdekatan dengan rumah singgah kami.

Berlanjut dihari berikutnya Sabtu, 6 Januari 2018 kami hendak mengunjungi rumah Ketua RW.2, (Bapak Casmani) dalam perjalanan kami mendapati ada salah satu UMKM yang bergerak dibidang Konveksi Batik Kayra milik Bapak.Edi Riyadi yang diantaranya menghasilkan baju, celana, dress, gramis, dll. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke rumah Bapak Casmani dan dalam perjalanan kami sempat tersesat di jalan. Untungya pada saat yang bersamaan Bapak Casmani sedang berkeliling di Desa dan melihat kami yang sedang tersesat dan menghampiri serta mengantarkan kami dirumah beliau. Ditempat itu kami menanyakan apa saja permasalahan apa saja yang dialami oleh warga RW.2. Setelah itu kami berkunjung di rumah Bapak Kepala Dusun (Bapak.Mustofa) yang kemudian kami diantar keliling untuk menyambangi UMKM di daerah RW.2.

 

Pagi Senam, Malam Terbangan

Reportase Tim II KKN Undip 2018 Desa Pandanarum, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.
Pada hari Rabu, 18 Juli 2018 setelah sholat isya pukul 19.30 WIB kami mengikuti acara rapat persiapan acara sedekah bumi sekaligus perkenalan kepada perangkat desa dan pemaparan program kerja setiap anak di Balai Desa. Acara dihadiri oleh Ibu Kepala Desa, Perangkat Desa, serta perwakilan tiap RT dari Desa Pandanarum. Awal mula acaranya didahului dengan sambutan dari Ketua Tim II KKN Undip 2018 kemudian diikuti dengan perkenalan anggota Tim II KKN Undip 2018 yang lain sekaligus pemaparan program masing-masing anak. Kemudian disusul dengan dibukanya sesi pertanyaan yang diajukan oleh perwakilan tiap RT dari Desa Pandanarum. Setelah selesai dilanjutkan dengan rapat persiapan acara Sedekah Bumi yang dibuka oleh Ibu Kepala Desa Pandanarum, Ibu Munariyah. Acara selesai pada pukul 10.45 dan kami membantu membersihkan balai desa. Setelah selesai membantu bersih-bersih, kami pulang ke posko untuk beristirahat dan persiapan untuk kegiatan esok hari.
Pada hari Jumat, 20 Juli 2018 pukul 07.30 diadakan senam lansia di Balai desa. Acaranya berlangsung lancar dan diikuti oleh beberapa ibu-ibu yang semangat mengikuti acara tersebut. Tidak hanya kaum perempuan saja yang mengikuti senam, tetapi ada beberapa bapak-bapak yang datang memeriahkan acaranya. Disana sudah tersedia proyektor dan LCD sehingga tidak perlu adanya instruktur senam untuk mengikuti gerakan senam lansia. Selesai senam diakhiri dengan pembagian roti dan susu kedelai.
Setelah selesai sholat magrib anggota perempuan Tim II KKN Undip 2018 diminta membantu ibu-ibu RT 02 Desa Pandanarum untuk mempersiapkan makanan yang akan disajikan pada waktu acara Pembukaan Rutinan MasMus yang diselenggarakan di Masjid Mushola Desa Pandanarum. Uniknya, makanan tersebut disajikan di atas beberapa nampan yang berisikan nasi dalam jumlah besar yang ditaburu megono khas Pekalongan dan tidak lupa diberi lauk lima tempe dan lima ayam goreng bumbu balado. Setelah makanan selesai disiapkan, pemuda-pemuda Desa Pandanarum membawa nampan-nampan tersebut ke Masjid Mushola Desa Pandanarum. Setelah itu anggota perempuan Tim II KKN Undip 2018 kembali ke posko untuk sholat isya dan langsung menuju ke Masjid Mushola Desa Pandanarum untuk menyusul anggota laki-laki Tim II KKN Undip 2018 mengikuti acara tersebut. Acara dimulai dengan ….. kemudian doa lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Pancasila secara serentak. Disusul dengan sambutan Koordinator Tim II KKN Undip 2018 Desa Pandanarum…. . Kemudian dilanjutkan dengan ceramah dari… Acara selesai pukul 23.00 WIB dan ditutup dengan makan bersama yang telah disediakan sebelumnya. Setelah itu kami pulang ke posko untuk beristirahat dan persiapan kegiatan esok hari.Terbangan

Batik Cap Penopang Kehidupan Desa Pandanarum

Pandanarum, Kab. Pekalongan – Rabu (25/7) Tim II KKN Undip diberi kesempatan untuk melakukan kunjungan ke Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang ada di Desa Pandanarum. Kunjungan dilakukan guna memperoleh informasi seputar UMKM setempat serta mengetahui bagaimana perkembangan UMKM tersebut. Ada pun UMKM yang dikunjungi Tim adalah UMKM batik cap.
Usaha ini sudah berdiri selama 13 tahun. Motif batik dibuat dengan plastisin atau yang biasa disebut dengan malam yang dipanaskan hingga meleleh. Kemudian, pilih pola cetakan sesuai dengan pesanan. Cetakan tersebut di celupkan ke malam yang sudah meleleh  dan langsung di cap pada kain yang telah disiapkan. Semua permukaan kain di cap dengan motif sesuai pesanan.
Teknik selanjutnya yaitu proses lorot. Proses ini bertujuan untuk memberi warna pada pola kain tersebut. Setelah di lorot, teknik selanjutnya yaitu teknik kepruk yang bertujuan untuk menghilangkan sisa malam dan memberikan pola khusus dengan warna dadung. Setelah proses ini, dilakukan proses pewarnaan kembali sesuai pesanan. Kemudian, kain tersebut di celupkan ke air panas. Proses akhir dari pembuatan batik cap ini adalah penjemuran kain batik, setelah itu kain tersebut siap di packing untuk di gunakan sebagai bahan baju batik khas pekalongan.

Image and video hosting by TinyPic” alt=”kkn” />

WONOKERSO MEMIKAT HATI BUPATI BATANG

a

Batang (12/08/2018), Alun-alun Kabupaten Batang pada pukul 07.00 WIB sudah dipadati oleh Mahasiswa KKN TIM II. Pada hari Minggu tersebut akan dilakukan expo yang berisi progam unggulan dari 3 Kecamatan 40 Desa dipilih hanya 6 stand dari setiap kecamatan. Malam sebelumnya mereka telah menyiapkan segala keperluan. Pukul 09.00 WIB stand sudah tertata rapi masyarakat mulai memadati masing-masing stand perwakilan dari KKN TIM II tampak menjelaskan sedetailnya mengenai produk yang dipasarkan. Salah satu stand dari Desa Lawangaji mengenalkan produk “Brokatul” atau Brownis dari bekatul kepada masyarakat, tekstur brownisnya lembut dan sedikit kasar karena bahan dasarnya bekatul. Bakso rumput laut juga tidak kalah menonjol, dikenalkan dari Kecamatan Batang.

Selanjutnya saat menjumpai stand ketiga dari depan panggung terlihat suatu Mahasiswa dari salah satu desa yang Nampak “deg-deg-an” terlihat muka mereka yang panik dan tidak percaya diri karena melihat rival mereka yang keren!.

a

Pukul 10.00 WIB suasana menjadi sedikit lebih ramai, disudut pintu kedatangan terlihat Bapak H.Wihaji selaku bupati Kabupaten Batang dengan ajudannya memasuki stand. Ketika Bapak Wihaji memasuki stand Insektisida yang tidak lain bagian dari desa Wonokerso dan desa Juragan terlihat ketiga mahasiswa penjaga stand memaparkan dan menjawab pertanyaan dari Bapak Wihaji. “Ini sebagai produk yang praktik, efisien, sederhana dan ramah lingkungan”, Pujian dari Bapak Wihaji membuat mereka tersenyum lega.

Ahkir acara expo ditutup dengan pengumuman stand terbaik, tidak ada yang menyangka bahwa stand Desa Wonokerso dan Desa Juragan menjadi pemenangnya. “stand terbaik diberikan kepada Inteksisida Organik dari Kulit Jeruk Nipis” yang dibacakan oleh MC. Belum berhenti pada saat itu juga pengumuman selanjutnya adalah lomba fotospot, pemenang pertama jatuh didesa Kandeman, juara kedua desa Wonokerso, dan juara ketiga jatuh pada desa Karanggeneng. Rasa senang dan syukur karena Desa Wonokerso bisa bekerja kompak dalam tim dan bisa meraih yang terbaik dari yang paling baik.

Review by Ariany

 

Rembug Desa Gandon

Pada hari Selasa (17/7) diadakan rapat pembentukan panitia acara HUT RI 17 Agustus. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Warga desa yang datang adalah perwakilan dari masing-masing dusun. Perwakilan masing-masing dusun di desa Gandon berasal dari Karang taruna, kepala dusun, tokoh masyarakat, perwakilan PKK masing-masing dusun, dan perangkat desa Gandon. Tim II KKN Undip Desa Gandon disini berperan sebagai bagian dari panitia acara rapat pembentukan panitia HUT RI 17 Agustus.bebas

Keesokan harinya, Tim II KKN Undip Desa Gandon masih berperan sebagai bagian dari panitia acara. Namun acara ini berbentuk sosialisasi kesehatan. Sosialisasi ini berasal dari perkumpulan Ibu-Ibu PKK Desa Gandon. Pemberi materi sosialisasi ini adalah dari pihak Puskesmas Kaloran. Dimana sosialisasi ini membahas terkait pentingnya RPAM (Rencana Pengamanan Air Minum), tentang penyakit HIV/ AIDS serta penyakit TBC. Acara selesai pada pukul 13.30 WIB.

bebas

PELAKSANAAN PROGRAM MONODISIPLIN OLEH TIM II KKN UNDIP DESA TLOGOWUNGU


Pada kesempatan tersebut salah satu Tim II KKN UNDIP 2018 menyampaikan materi materi untuk adik-adik SMP N 2 KALORAN. Dengan demikian adik-adik SMP N 2 KALORAN juga mengikuti program monodisiplin sebagai peserta. Adik-adik tersebut sangat antusias mengikuti program satu Tim II KKN UNDIP Desa Tlogowungu,mereka sangat aktif bertanya,tak ada rasa canggung di dalam acara tersebut, terlihat akrab seperti sudah lama kenal.