Home » beranda

Category Archives: beranda

Hidup Sehat dengan Memperhatikan ASUH

Pekalongan, 24 Juli 2017, TIM II KKN Universitas Diponegoro telah melaksanakan kegiatan pengenalan mengenai bahan pangan asal ternak yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) kepada kelompok pengajian Fatayat Desa Rembun. Kelompok pengajian Fatayat ini merupakan kelompok pengajian yang beranggotakan ibu-ibu yang berada di Desa Rembun. Kegiatan dilaksanakan di rumah warga yang berada di Gang 3, Dukuh Rembun Lor, Kelurahan Rembun, Siwalan, Pekalongan. Kegiatan pemaparan dan pengenalan dilaksanakan setelah agenda dari kelompok pengajian Fatayat selesai yaitu pengajian rutin setiap minggu. Pemaparan dilakukan dengan cara mengenalkan bahan pangan asal ternak yang layak untuk dikonsumsi dan yang tidak layak.

Program pengenalan tentang bahan pangan asal ternak ini diadakan atas dasar maraknya bahan pangan yang dalam kategorinya tidak segar atau bisa dikatakan tidak sehat bagi tubuh yang beredar di lingkungan masyarakat. Peredaran akan bahan pangan yang tidak layak ini sering tidak dianggap penting bagi masyarakat. Pemerintah dan instansi terkait sudah berusaha melakukan sidak akan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, akan tetapi masih banyak pedagang-pedagang yang bermain curang terutama pada saat hari-hari besar seperti Idul Fitri akan datang. Dampak buruk bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi bagi kesehatan juga belum terlalu diperhatikan oleh masyarakat, untuk itu pengenalan bahan pangan yang aman bagi kesehatan, sehat saat dikonsumsi, utuh dalam bentuk fisik dan kandungan gizinya serta halal apabila dikonsumsi merupakan langkah penting dalam mendukung kesehatan masyarakat khususnya di Desa Rembun. Harapan dari kegiatan ini adalah terwujudnya kesehatan masyarakat di Desa Rembun dengan terhindar dari dampak buruk akan bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi.rembun asuh

MAHASISWA KKN PPM TEMATIK KUNINGAN MENGADAKAN PELATIHAN DAN EXPO UMKM KUNINGAN KECAMATAN JUWANA

Pemerintah melalui Kementrian Riset, Teknologi, Pendidikan menyadari akan pentingnya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen. Hal inilah yang mendasari adanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKNPPM) bagi mahasiswa pada beberapa universitas di Indonesia. KKN PPM ini merupakan sebagai metode pemberian pengalaman pembelajaran dan bekerja kepada mahasiswa. Mahasiswa dituntut untuk terjun langsung ke masyarakat, membaur dengan masyarakat, hidup bersama masyarakat serta membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Kecamatan Juwana yang terletak di Kabupaten Pati merupakan salah satu desa yang dijadikan tempat melaksanakan kegiatan KKN PPM oleh tim Universitas Diponegoro Mahasiswa Lintas fakultas. KKN PPM ini dibimbing oleh Yudhy Dharmawan, SKM, M.Kes,  Aji Prasetyaningrum, S.T., M.T dan DR. Ratnawati yang merupakan dosen Universitas Diponegoro. Pelaksanaanya dilakukan di tiga desa yaitu Desa Karang Rejo, Desa Tluwah dan Desa Beringin sebanyak 32 Mahasiswa dari 5 Fakultas di UNDIP, yakni Fakultas Teknik ( FT) , Fakultas Kesehatan Masyarakat ( FKM), Fakultas Ekonomi & Bisnis ( FEB ), Fakultas Ilmu Sosial & Politik ( FISIP), dan Fakultas Ilmu Budaya ( FIB ). Program pengabdian yang dilakukan fokus pada UMKM Kuningan yang berada di 3 desa tersebut. Tema KKN Tematik ini adalah “Peningkatan Kesehatan Kerja & Lingkungan Masyarakat Pengrajin Kuningan Berbasis Teknologi Bersih Ramah Lingkungan “. KKN PPM Tematik ini dilakukan mulai tanggal 5 Agustus 2017 – 5 September 2017. KKN PPM Tematik ini dilakukan dibawah LPPM UNDIP dengan mendapat pendanaan dari KEMRISTEKDIKTI.

Setelah menjalani program KKN PPM selama 3 minggu, Tim KKN PPM Tematik UMKM Kuningan Universitas Diponegoro menunjukkan hasil karya mereka di sebuah acara yang disaksikan oleh berbagai khalayak umum. Kegiatan tersebut bernama “JBI Expo” yang merupakan singkatan dari Juwana Brass Industry Expo pada tanggal 26 Agustus 2017 bertempat di Balai Kecamatan Juwana. Acara dimulai dengan Persemian Pos-UKK yang merupakan salah satu program multi serta ikon utama dalam Expo dan juga kegiatan tim KKN Universitas Diponegoro.

Kemudian rangakaian acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Teknologi bersih Elektroplating,  perbaikan bak elektroplating serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pemaparan materi Teknologi bersih Elektroplating dipaparkan langsung oleh Dosen Teknik Kimia Universitas Diponegoro yaitu Luqman Buchori, ST. MT. Salah satu masalah yang dihadapi oleh para pekerja UMKM Kuningan Kecamatan Juwana adalah pengolahan limbah buangan proses electroplating. Oleh karena itu, adanya sosialisai tentang Teknologi bersih Elektroplating diharapkan masyarakat pekerja UMKM Kuningan dapat memahami salah satu cara teknologi terbaru yang dapat mengolah limbah electroplating agar tidak berbahaya apabila dibuang ke lingkungan.

Sosialisasi kedua dilanjutkan dengan sosialisasi tentang perbaikan bak electroplating. Materi ini disampaikan oleh Ir. Hargono, M.T yang merupakan dosen Teknik Kimia Universitas Diponegoro. Electroplating merupakan salah satu tahapan akhir dalam proses pembuatan kuningan yang bertujuan memberikan tampilan yang lebih baik pada tahap akhir pembuatan kuningan agar layak dan menarik untuk dipasarkan. Materi ini juga sangat penting untuk para pekerja agar para pekerja mengetahui tahapan yang baik dan benar mengenai teknologi electroplating termasuk perbaikan bak electroplating di UMKM Kuningan.

Selain pengolahan limbah, masalah kerja yang dihadapi oleh para pekerja UMKM Kuningan Kecamatan Juwana adalah keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini lah yang mendorong mahasiswa tim KKN PPM Tematik Undip mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di UMKM Kuningan. Materi tersebut disampaiakan langsung oleh Dr. Yuliani Setyaningsih, SKM, M.Kes yang merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Beliau juga menyampaikan bahwa pengendalian dan pengobatan kecelakaan kerja yang salah dapat menyebabkan efek yang panjang di masa depan bahkan dapat menyebabkan penyakit bawaan pada keturunan.      Melalui program-program KKN PPM Tematik UMKM  Kuningan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro, telah diresmikan sebuah POS Unit Kesehatan Kerja di UMKM Saestu Makaryo di Desa Karangrejo. Pengadaan POS UKK tersebut juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan promosi kesehatan  kerja yang terjadi di UMKM Kuningan.

Setelah kegiataan sosialisasi berakhir, peserta diarahkan untuk  mengunjungi Expo yang akan menampilkan produk-produk yang diproduksi oleh UKM  yakni, UKM Saestu Makaryo, Sinar Padi dan Sunar Logam. Expo tersebut juga menampilkan karya-karya mahasiswa KKN Undip yang telah menjalankan program mereka, berkolaborasi dengan UKM yang menjadi mitra KKN Tematik ini. Diantaranya, ialah Pos-UKK, pengolahan limbah secara elekrokoagulasi,  Teknik Elektroplatting, Pemasaran Produk, Good House Keeping, dll

Sambutan Dosen pemboimbing, Aji Prasetyaningrum, ST, MT

Sambutan Dosen pembiimbing, Aji Prasetyaningrum, ST, MT

 

Presentasi Elektroplatting oleh Lukman Buchori, MT

Presentasi Elektroplatting oleh Lukman Buchori, MT

Presentasi Dr. Yuliani S , SKM, M.Kes tentang K3

Presentasi Dr. Yuliani S , SKM, M.Kes tentang K3

Sambutan Perwakilan Bappeda

Sambutan Perwakilan Bappeda

Foto Ekspo KKN Tematik Kuningan Juana

Foto Ekspo KKN Tematik Kuningan Juana

Foto Bersama peserta pelatihan, Tamu Undangan dan Mahasiswa KKN

Foto Bersama peserta pelatihan, Tamu Undangan dan Mahasiswa KKN

Panitia Mahasiswa KKN Tematik Juana

Panitia Mahasiswa KKN Tematik Juana

 

Acara ini melibatkan seluruh Tim KKN PPM Tematik Undip Kecamatan dan juga mengundang seluruh jajaran Dosen-dosen Undip serta Pejabat-pejabat berwenang untuk turut menyaksikan karya-karya dari mahasiswa-mahasiwa Tim KKN PPM Tematik Undip Kecamatan Juwana. Adanya expo UKM ini dinilai diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi dari Industri Kuningan Kecamatan Juwana Kepada para pemangku kepentingan yang diundang.

 

APLIKASIKAN UN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS, MAHASISWA KKN UNDIP AJAK REMAJA GEMUHBLANTEN HIDUP SEHAT DENGAN BEROLAHRAGA

Gemuhblanten, Gemuh, Kendal (28/07/2017) – ­Salah satu mahasiswa KKN Undip di Desa Gemuhblanten melakukan sosialisasi tentang program yang dicetuskan oleh badan Internasional, yaitu PBB. Program tersebut disebut Sustainable Development, yang secara sederhana bertujuan untuk perkembangan atau pembangunan dalam kehidupan manusia tanpa memberikan degradasi kepada kelestarian lingkungan hidup. Program tersebut dapat diterapkan dengan mudah di semua kalangan umur, hanya saja masyarakat belum menyadari hal itu.

Contoh mudah pengaplikasian Sustainable Development itu sendiri dapat berupa tidak membuang sampah sembarangan dan menghemat energi, hal ini berkaitan dengan kata “Sustainable”. Selain itu terdapat cara unik untuk mengaplikasikan program PBB tersebut, salah satu caranya adalah dengan berolahraga. Program tersebut dinamakan Sport for Development and Peace, program inilah yang berusaha diterapkan oleh mahasiswa KKN Undip kepada desa Gemuhblanten dengan mengajarkan olahraga basket kepada remaja-remaja di Desa Gemuhblanten. Remaja menjadi target pada program ini karena remaja merupakan generasi muda penerus bangsa yang sangat berperan nantinya untuk menerapkan Sustainable Development. Alasan memilih olahraga basket adalah karena basket merupakan olahraga yang kompetitif dan interaktif, selain itu juga tidak membosankan. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, salah satu tujuan Sustainable Development adalah pengembangan sumber daya manusia, olahraga basket tersebut mengajarkan kerja sama dan komunikasi yang baik. Kedua unsur tersebut sangat diperlukan untuk mengembangkan sumber daya manusia. Selain itu, sustainable development juga mengajarkan agar memiliki pola hidup yang sehat, selain dengan mengkonsumsi makanan yang baik, diperlukan juga aktivitas olahraga yang cukup untuk menunjang pola hidup yang sehat.

Program yang dibuat oleh mahasiswa KKN Undip berjudul “Implementasi  Sport for Development and Peace: dengan cara olahraga basket”. Program ini mulai dilaksanakan pada Selasa, 25 Juli 2017 pukul 16.00 WIB. Program ini diinisiasi dengan sosialisasi serta pengenalan tentang Sustainable Development sebagai perhatian atau urgensi masyarakat diseluruh dunia. Selain itu, juga dijelaskan terkait pentingnya melakukan olahraga yang kompetitif dan interaktif seperti basket. Setelah melakukan sosialisasi, dilanjutkan dengan pendampingan olahraga basket mulai dari cara pemanasan  serta cara bermain basket yang benar. Diakhir program, mahasiswa KKN Undip meninggalkan poster tentang Sustainable Development dengan cara olahraga sebagai kenang-kenangan dan juga pengingat kepada remaja Desa Gemuhblanten agar tetap berolahraga sebagai aplikasi program Sustainable Development yang dicetuskan oleh PBB. Remaja Gemuhblanten senang dengan adanya kegiatan ini dan semakin tau cara hidup sehat yang baik dan benar salah satunya dengan berolahraga

Tim II KKN UNDIP 2017 – DesaGemuhblanten, Kec. Gemuh, Kab. Kendal.IMG_0418 IMG_0469

Menembus Debu Menuju Desa Galih

Desa Galih merupakan salah satu desa percontohan yang ada di Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal dengan potensi  hasil pertanian jagungnya. Perekonomian di Desa Galih lebih maju dibandingkan desa-desa lain karena ada pasar di Desa Galih sebagai pusat perekonomian. Tata letak desa Galih yang strategis menjadikan desa Galih sebagai desa yang mudah diakses oleh warga Galih sendiri dan sekitarnya. Kantor balai desa yang bersebelahan langsung dengan pasar,  memudahkan warga dalam mengurus arsip serta pelayanan bagi warga yang membutuhkan.

Pembangunan jalan tol Semarang-Batang yang melewati desa Galih menjadikan Galih terpapar debu yang menggangu aktivitas warga desa, selain itu banyak truk yang berlalu lalang melewati jalan desa Galih sehingga warga harus lebih berhati-hati.

Senin (1/08/2017) Tim II KKN UNDIP 2017 mengikuti sosialisasi bersama Bapak Lurah dan perangkat desa  kepada warga desa yang terkena dampak pembangunan jalan tol. Di Desa Galih sendiri ada 159 bidang yang terkena dampak pembagunan tol, terdiri dari rumah dan tanah milik warga. Semua warga yang terkena dampak pembangunan tol mendapatkan ganti untung mulai dari nominal Rp 55.000,- sampai Rp 2.200.000.000,- tergantung tanah dan bangunannya. Uang ganti untung ini mulai dibayarkan dari bulan Februari 2017, namun sampai sekarang masih terdapat 15 bidang yang belum dibayarkan karena adanya kesalahan dalam administrasi.

 

Puncak Acara Peringatan HUT RI ke 72 Desa Kartikajaya

Sabtu (19/8), Balai Desa Kartikajaya kembali ramai oleh masyarakat yang berkumpul untuk memeriahkan puncak dari serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Acara puncak ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan diisi pentas seni oleh anak-anak PAUD, TK, dan SD.

Setelah acara penampilan oleh anak-anak dilakukan lomba panjat pinang yang di ikuti oleh tiga tim peserta dimana satu tim berisikan empat orang. Banyak hadiah menarik yang digantung di atas pinang. Mulai dari permen, detergen, peralatan masak, sandal, sepatu, uang, serta mentok. Terpasang juga bendera merah putih dimana tim yang bisa mengambilnya ada bonus hadiah tersendiri.

Dalam waktu 3 menit satu tim harus bisa mengambil beberapa hadiah sesuai dengan aturan yang telah disampaikan oleh panitia sebelumnya. Para peserta dengan sangat antusias memanjat pinang yang sudah dilumuri dengan oli sehingga untuk mencapai ke atas tidaklah mudah. Panjat pinang berakhir setelah semua hadiah terambil sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian acara dilanjutkan pukul 15.00 WIB.

Untuk mengumpulkan kembali masyarakat desa Kartikajaya, acara selanjutnya masyarakat disuguhi penampilan senam yang sangat asik oleh ibu-ibu muda desa Kartikajaya. Setelah senam selesai kemudian dilanjutkan dengan penampilan Kesenian Jatilan dan malam harinya diisi dengan hiburan dangdut.1 2 3 4 5

PERESMIAN SPOT FOTO DI PULAU TIBAN

Jumat (18/8), Tim II KKN Desa Kartikajaya Kecamatan Patebon mengadakan acara peresmian spot foto dimana spot foto ini merupakan salah satu program multidisiplin unggulan dari desa Kartikajaya. Sekitar pukul 16.00 WIB peresmian dilakukan secara simbolis dengan pengguntingan pita oleh Bapak Kepala Desa Kartikajaya beserta Ketua POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) Desa Kartikajaya. Dilakukan juga doa bersama untuk kesejahteraan Desa Kartikajaya.

Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, ketua-ketua RW, perwakilan dari Karang Taruna serta dari Kelompok Sadar Wisata Desa Kartikajaya. Dengan diresmikannya Spot Foto ini diharapkan akan menambah daya tarik wisata sehingga kedepannya Wisata Pulau Tiban akan semakin ramai dikunjungi serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar Pulau Tiban.

Tidak hanya itu, acara yang diadakan oleh  Tim II KKN Desa Kartikajaya selain peresmian spot foto,  juga sekaligus acara perpisahan Tim KKN karena masa pengabdian sudah akan berakhir. Perpisahan dilakukan dengan penyerahan plakat sebagai ucapan terimakasih kepada Desa Kartikajaya yang diserahkan langsung kepada Bapak Kepala Desa Kartikajaya.1 2 4 3

Lomba Panjat Pohon Mangga

Kamis (17/08), adalah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72. Desa Kartika Jaya tepatnya di RW 01 mengadakan lomba panjat pohon mangga sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk memeriahkan HUT RI.

Lomba Panjat pohon mangga ini bertempat di kediaman Ibu Agustin di RW 01. Peserta lomba sendiri hanya berasal dari desa Kartika Jaya yang terdiri dari perwakilan seluruh RT. Peserta lomba adalah ibu-ibu yang telah menikah dan mempunyai anak, selain ketentuan tersebut ada pula ketentuan lain untuk mengikuti lomba ini yaitu peserta diwajibkan memakai daster.

Panitia yang terdiri dari warga dan TIM KKN telah mempersiapkan lomba ini dari jauh-jauh hari. Pohon mangga yang akan dijadikan tempat lomba di pasangi beberapa bambu dan kayu yang anntinya akan dijadikan sebagai bantuan pijakan kaki dan pegangan tangan bagi para peserta. Sedangkan hadiahnya ada 70 buah hadiah yang terdiri darisepeda gunung sebagai hadiah utama serta beberapa hadiah menarik lain seperti TV, DVD, kompor gas, kipas angin, magic jar, sembako dan masih banyak hadiah menarik lainnya. Hadiah diberi label nomor lalu kemudian nomor akan dimasukkan didalam botol dan digantungkan di ranting ranting pohon mangga dan nantinya para peserta akan berusaha memanjat pohon  mangga serta mengambil satu botol.

Peserta lomba dari setiap RT telah ditentukan yaitu 5 orang sehingga total peserta adalah 65 orang. Lomba berlangsung sangat meriah, dibawah pohon mangga telah di beri lumpur sehingga peserta yang akan memanjat pohon mangga kesulitan karena licin. Lomba dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB.

Karnaval Desa Kartika Jaya

Minggu (13/08), Desa Kartika Jaya Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal mengadakan karnaval yang merupakan serangkaian acara untuk mempringati HUT RI ke 72. Rangkaian acara ini diawali dengan  jalan sehat pada tanggal 6 agustus dan beberapa lomba.

Untuk memeriahkan HUT RI 72 maka pemerintah Desa Kartika Jaya mewajibkan setiap RT untuk mengirimkan minimal 10 peserta Karrnaval. Desa Kartika Jaya memiliki 3 RW dengan 13 RT. Tentu acara karnaval ini sangat meriah karena jumlah pesertanya banyak.

Total peserta adalah 13 kelompok dengan berbagai macam kostum yang unik dan menarik. Ada yang memakai kostum pahlawan perang, ada yang memakai kostum mermaid dan spongebob, ada pula yang memakai kostum dari daun-daun yang dirangkai serta ada pula yang memakai kostum dari barang bekas seperti koran. Peserta karnaval berkumpul dibalai desa pukul 14.30 WIB  dan kemudian start mengelilingi desa pukul 15.00 WIB. Peserta karnaval mengelilingi desa dengan kostum unik mereka sembari menyanyikan berbagai lagu wajib nasional. Pnitia telah di sebar di beberapa pst masing-masing untuk membaikan  minuman dan melakukan penilaian. Panitia terdiri dari beberapa perangkat desa, pejabat RW/RT dan TIM KKN. Kriteria penilaian teah ditentukan oleh panitia dimana kostum dan semangat para peserta adalah point uatam penilaian.

Pukul 16.00 WIB peserta bekumpul kembali di balai desa. Pukul 16.15 Perangkat Desa yaitu Pak Yono mengumumkan para pemenang.sss

Pemasangan Spot Foto di Pulau Tiban

Jumat  (11/08), TIM II KKN UNDIP Desa Kartika Jaya melaksanakan salah satu program multidisipiner yaitu Pemasangan Spot Foto di Pulau Tiban Pantai Kartika Jaya. Program yang dipilih sebagai program unggulan desa ini mulai dikerjakan semenjak tanggal 17 Juli 2017. Dimulai dari survey mencari besi, tukang las dll. Persiapan dari awal survey sampai dengan pemasangan sekitar 3 minggu.

Program ini telah disetujui oleh pihak pemerintah desa dan POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) selaku penanggung jawab dari wisata pulau Tiban. Setelah semua perizinan selesai kemudian TIM mempersiapkan spot foto dan memasangnya pada hari jumat tanggal 11 Juli 2017 ditemani dengan beberapa orang dari perwakilan POKDARWIS.

Untuk pemasangan awal masih dengan material sederhana. Kemudian Spot foto ini akan diresmikan oleh Kepala Desa nantinya setelah besi dan cor sudah benar-benar kokoh.

Desa Kartika Jaya merupakan salah satu desa wisata yang berada di kecamatan Patebon kabupaten Kendal.20170811_145210 20170811_150248 20170811_151213 20170811_153610(0)

ACARA PERINGATAN HUT RI KE – 72 DESA KARTIKA JAYA

Minggu (6/8), Balai Desa Kartikajaya sudah ramai sejak pagi dikarenakan adanya kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Serangkaian acara yang diadakan oleh Panitia HUT Desa Kartikajaya adalah kegiatan jalan sehat, lomba menggantungkan caping, lomba memakan kuaci, serta lomba merangkai seserahan untuk lamaran.

Acara jalan sehat dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dengan pembukaan oleh Ketua BPD, Bapak Gatot di Balai Desa Kartikajaya. Jalan sehat ini diikuti oleh semua kalangan masyarakat mulai dari anak-anak balita sampai yang sudah lanjut usia. Peserta jalan sehat dikenai biaya membeli karcis untuk nomor undian sebesar dua ribu rupiah dimana nantinya akan diundi untuk mendapatkan doorprize yang menarik. Disediakan puluhan doorprize bagi nomor undian yang beruntung.

Setelah acara jalan sehat selesai dilanjutkan dengan lomba-lomba antar ibu-ibu PKK. Lomba dimulai dengan lomba menggantungkan caping yang dilakukan di halaman balai desa. Siapa yang paling cepat menggantungkan dialah pemenangnya. Peserta yang mengikuti merupakan perwakilan dari setiap RT dimana di Desa Kartikajaya ada 13 RT. Acara lomba menggantungkan caping ini berlangsung sangat meriah dan kocak karena para peserta akan menggoyang-goyangkan kepalanya sampai caping tergantung. Setelah mendapatkan juara, lomba berlanjut ke aula.

Lomba selanjutnya adalah lomba makan kuaci. Pesertanya masih sama yaitu perwakilan dari setiap RT. Para peserta diberikan sejumlah kuaci dan dalam waktu yang sudah ditentukan para peserta akan memakan kuaci. Siapa yang sisa kuacinya paling sedikit dialah yang menang.

Lomba yang selanjutnya adalah lomba membuat seserahan untuk lamaran. Peserta di beri waktu 90 menit untuk membuatnya. Alat dan bahan disediakan sendiri oleh peserta. Hasil yang tarbaguslah yang menang. Serangkaian acara pada hari itu ditutup dengan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba sekitar pukul 13.00 WIB.

a b n mm