Home » Lokasi KKN » Kab. Batang (Page 2)

Category Archives: Kab. Batang

Penyuluhan Rumah Sehat dan Bank Sampah di Desa Pretek

Pada hari selasa tanggal 25 Juli 2017 telah berlangsung suatu program monodisiplin dari salah satu mahasiswa atas nama David Prastya dengan program Penyuluhan Rumah Sehat dan Bank Sampah di Kantor Balai Desa Pretek. Program  ini ditujukan untuk ibu-ibu PKK yang ada di Desa Pretek dan bertujuan untuk mengenalkan bagaimana cara mengatur dan mengelola rumah dengan benar dan sehat. Kemudian jika terdapat banyak sampah yang tidak terpakai di rumah bisa dimanfaatkan lagi ataupun bisa menghasilkan uang tambahan. Terlebih lagi agar tetap menjaga lingkungan sekitar rumah tetap bersih dan sehat sehingga layak untuk dihuni dan berbahaya bagi anak-anak.

Ibu-ibu PKK disini diberikan sedikit materi tentang bagaimana seharusnya mengatur rumah agar menjadi kategori rumah yang sehat. Kemudian tentang bank sampah diberikan pengetahuan tentang sampah apa saja yang dapat dipakai lagi ataupun didaur ulang. Karena sebagian besar ibu rumah tangga di desa Pretek belum mengetahui tentang pengolahan sampah rumah tangga yang ada saat ini.

Selanjutnya pemapar materi menjelaskan mengenai alur dari bank sampah:

  1. Pemilahan sampah yang ada dirumah
  2. Penyetoran
  3. Penimbangan
  4. Pencatatan hasil sampah dalam buku tabungan
  5. Penjualan sampah ke pengepul sampah dan mendapatkan hasil

Kemudian langkah mudah untuk membentuk Bank Sampah:

  1. Membentuk Kelompok Kerja

Yaitu dengan membuat organisasi/kepengurusan dari Bank Sampah secara sederhana

  1. Sosialisasi Mengenai Manfaat Bank Sampah

Yaitu dengan membuat forum formal/informal guna memberikan pengetahuan tentang pentingnya penglolaan sampah secara mandiri.

  1. Bentuk Sentra Pengumpulan Sampah

Yaitu membuat tempat untuk tempat penampungan dan pengumpulan sampah untuk sementara sebelum disalurkan ke pengepul ataupun dapat dijadikan tempat pameran untuk hasil daur ulang kreasi dari masyarakat yang bisa kemudian dijual.

Untuk lingkungan yang bersih dan sehat pastinya akan menjadi idaman bagi setiap warga. Oleh karena itu perlu adanya sebuah gerakan yang nyata untuk mewujudkan hal tersebut. Dan bank sampah menjadi sebuah solusi dimana setiap elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga lingkungannya tersebut.

21

Gambar 1. Sosialisasi mengenai rumah sehat

21a

 

Gambar 2. Penyuluhan bank sampah

Penanaman Nilai-nilai Pancasila dan Rasa Cinta Tanah Air serta Pengenalan UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara di Desa Pretek

Pada hari selasa, 25 juli 2017 telah dilaksanakan program monodisiplin atas nama Adeka Andari Pernia, (Fakultas Hukum, 2014) dengan Program “Penanaman Nilai-nilai Pancasila dan Rasa Cinta Tanah Air serta Pengenalan UUD NRI 1945 sebagai dasar Negara” di MI Islamiyah Pretek. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan jiwa patriotisme berdasarkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak mulai dari usia dini. Sebagai generasi penerus bangsa di masa mendatang, maka sekiranya sangat diperlukanlah hal tersebut.

Siswa-siswi di berikan beberapa materi dalam bentuk kemasan menarik seperti ppt, video, musik gambar dan games. Yang mana hal ini dilakukan guna membangun suasana belajar yang mengasikkan, sehingga materi akan lebih jauh mudah di ingat oleh para siswa-siswi di MI Islamiyah Pretek tersebut.

Dalam Pemaparan materi anak-anak diberikan tontonan video mengenai Pancasila dan pengamalannya beserta konstitusi negara. Selain itu anak-anak juga dilatih untuk lebih menyukai lagu-lagu kebangsaan dengan pemaparan games tebak lajut lirik lagu (Lagu Nasional Indonesia). Adapun games lainnya yaitu anak-anak diminta untuk menyusun puzzle Aku Cinta Indonesia (peta Indonesia) dengan menyanyikan lagu wajib nasional, hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kekompokkan serta kerjasama yang baik antar generasi penerus, dan menumbuhkan kepekaan rasa cinta tanah air. Serta pengembangan wawasan mengenai UUD NRI 1945 sebagai konstitusi negara.

 

20

Gambar 1. Pemberian Materi Nilai-Nilai Pancasila dan dasar Konstitusi

20a

Gambar 2. Quiz tentang tentang Pancasila beserta Lambang dan contoh pengamalannya

20b 20bb

Gambar 3. Games Menyusul puzzle Aku Cinta Indonesia dengan menyanyikan lagu wajib Nasional

20c

Gambar 4. Pemenang penyusunan puzzle

20d

Gambar 5. Menyanyikkan lagu Nasional

20e

Gambar 6. Antusiasme Peserta didik.

Komputer Sejak Dini

 

Komputer merupakan salah satu media yang memiliki beberapa manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Manfaat komputer yaitu mempermudah pekerjaan, alat komunikasi, alat untuk hiburan, sebagai alat pendidikan, membantu dalam bidang kesehatan, sebagai sarana informasi dan lain sebagainya. Pada jaman sekarang, komputer merupakan sesuatu yang familiar. Desa Pretek merupakan salah satu desa yang memiliki warga dengan pengetahuan rendah mengenai komputer.

Pada tanggal 24 Juli 2017 telah dilaksanakan program monodisiplin oleh Shiva Twinandilla di MI Islamiyah Pretek. Program tersebut yaitu Sosialisasi Pengenalan Komputer Sejak Dini. Program ini ditujukan kepada siswa/i kelas IV supaya mereka mengenal dengan komputer lebih awal serta mengetahui penggunaan komputer dengan sehat.

19

Sosialisasi diawali dengan pengenalan komputer serta komponen-komponen komputer. Tak hanya itu, saat sosialisasi diberikan pula pengetahuan mengenai jenis-jenis dari masing-masing komponen. Hal ini bertujuan supaya siswa/i benar-benar paham bentuk, jenis dari masing-masing komponen komputer. Selain itu, dilakukan sosialisasi penggunaan komputer dengan sehat. Penggunaan komputer terlalu lama dapat mengganggu kesehatan khususnya mata, dan lainnya.

19a

Setelah dilakukan sosialisasi, dilakukan kuis mengenai komputer serta penggunaan komputer dengan sehat. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa/i benar-benar paham mengenai komputer, komponen-komponen komputer serta kegunaannya, dan penggunaan komputer dengan sehat. Dari kuis ini, siswa lebih antusias dalam mengingat semua pengetahuan yang telah diberikan.

Dari program yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kini siswa/i dapat mengetahui komputer serta komponen-komponennya dan mengetahui penggunaan komputer dengan sehat. Hal ini dapat bermanfaat supaya mereka dapat memakai komputer dengan baik dan sehat.

 

Pupuk Leri

18a

Di desa Pretek banyak ditemukan fenomena limbah organik berupa air leri atau air cucian beras yang dibuang begitu saja tanpa ada pemanfaatan lebih lanjut. Limbah organik lainnya yang selama ini banyak dimanfaatkan untuk dijadikan makanan ternyata memiliki potensi lain yang juga memiliki nilai guna lebih. Salah satu limbahnya yaitu berupa sisa nasi. Banyak warga yang menjemur sisa nasi untuk dijadikan nasi aking dan belum ada pemanfaatan lainnya.

Pada tanggal 25 Juli 2017 telah dilaksanakan program monodisiplin oleh Dwiyani Anjar Martitik di Balai desa yang dihadiri oleh kader ibu-ibu PKK desa Pretek. Program tersebut yaitu Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair. Bahan yang digunakan untuk pupuk organik cair yaitu air leri, sisa nasi dan larutan gula. Bahan-bahan yang ada dicampur di suatu wadah dan dibiarkan selama 7 hingga 10 hari

18b

Tujuan dari program ini yaitu memberikan alternatif untuk mendapatkan pupuk hasil buatan sendiri dengan bahan yang setiap harinya bisa didapatkan dengan mudah daripada harus membeli ke toko pupuk. Pemanfaatan limbah organik ini sangat mudah dipraktekkan dan warga sangat antusias mencoba membuatnya untuk digunakan di kebun pribadi yang mereka miliki.

Bioindikator Lingkungan Bersih

17

 

Pada hari Senin, 24 Juli 2017 Tim II KKN Undip di desa Pretek kembali melakukan salah satu program monodisiplin atas nama Dwiyani Anjar Martitik di MI Islamiyah Pretek yaitu Sosialisasi Pengenalan Bioindikator Lingkungan Bersih dan Praktek Pembuatan Perangkap Nyamuk.  Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran serta kepedulian siswa/i terhadap kebersihan lingkungan.

17b

17a

Praktek yang dilaksanakan dalam pelaksanaan program ini merupakan bentuk dari pemanfaatan sampah anorganik yang masih sering ditemukan di sekitar desa Pretek untuk dijadikan barang dengan nilai guna lebih. Siswa/i kelas VB belajar mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan mengenal hewan yang dapat dijadikan bioindikator kebersihan lingkungan serta membuat perangkap nyamuk dari botol aqua bekas dengan maksud untuk mengurangi pencemaran lingkungan. “Capung itu bisa dijadikan indikator untuk mengenali apakah lingkungan kita masih bersih ataukah sudah tercemar ya” ungkap Dwiyani Anjar M. saat program dilaksanakan.

Bersama SDN 08 Karangasem Utara, Batang Menjadi Warga Pesisir yang Bersih dan Sehat dan Tanggap Bencana Pesisir

IMG_2111

Batang, Selasa (8/8)- Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting dilakukan sejak dini. TIM KKN-PPM TEMATIK II Batang menyosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengklasifikasikan sampah – sampah organik dan nonorganik. Penting juga untuk berperilaku sehat dengan membiasakan cuci tangan dengan menggunakan sabun sesuai dengan langkah – langkah mencuci tangan.

IMG_2033

IMG_2078

IMG_2014

IMG_2092

Selain menanamkan perilaku hidup dan sehat, TIM KKN-PPM TEMATIK II Batang juga memberikan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana daerah pesisir untuk siswa – siswi SDN 08 Karangasem Utara. Bencana – bencana yang mungkin terjadi di daerah pesisir disesuaikan dengan kerentanan bencana di Pesisir Karangasem Utara yaitu bencana erosi.

Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi dan simulasi ini dapat menjadikan siswa – siswi SDN 08 Karangasem Utara warga pesisir yang berperilaku sehat dan bersih serta tanggap bencana di lingkungan pesisirnya.

Edukasi Pemuda Maritim: TIM KKN PPM II Batang Memberikan Wawasan Mengenai Alat Tangkap Ramah Lingkungan dan Sosialisasi SAR (Search and Rescue) Laut di SMK SUPM Nusantara Batang

IMG_1972

Batang, Senin (7/8)- SMK SUPM Nusantara Batang adalah SMK dengan berbagai jurusan perikanan menengah. Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, TIM KKN PPM II Batang memberikan edukasi pemuda maritim untuk menambah antusiasme siswa.

IMG_1911

IMG_1941

IMG_1961

Acara dibuka dengan diberikan materi pertama yaitu potensi bahari yang dimiliki Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan, lalu terakhir diisi dengan materi SAR laut. Acara ditutup dengan diberikannya cinderamata dari TIM KKN PPM II Batang untuk pihak sekolah.

Harapannya setelah dilaksanakannya acara ini, siswa – siswa SMK SUPM Nusantara Batang bertambah antusiasme dan wawasannya sebagai pemuda maritim.

Jembatan Buntu Desa Sengon: Objek Wisata Dadakan yang Menarik Hati

Lanskap Jembatan Buntu Desa Sengon

Lanskap Jembatan Buntu Desa Sengon

BATANG – Di sebuah lahan yang bertebing di Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah telah didirikan sebuah objek wisata dadakan yang disebut Jembatan Buntu. Objek wisata tersebut belum menjadi objek wisata resmi namun sudah bisa dinikmati bahkan menjadi tempat berfoto yang unik. Tim II KKN Desa Sengon mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke objek wisata tersebut dalam rangka mengekplorasi potensi dari wilayah Desa Sengon Sendiri (13/7).

 

Kutipan-kutipan "baper" di area Jembatan Buntu

Kutipan-kutipan “baper” di area Jembatan Buntu

Salah satu spot foto di Jembatan Buntu Desa Sengon

Salah satu spot foto di Jembatan Buntu Desa Sengon

Didirikan di tebing dan memiliki view lereng gunung yang terlihat begitu indah, Jembatan Buntu bisa menjadi tempat untuk menghilangkan kejenuhan. Selain itu, di setiap sudut area Jembatan Buntu terdapat kutipan-kutipan “baper” yang bisa menghibur pengunjung dan menjadi daya tarik tersendiri. Tema Jembatan Buntu yang terkesan “muda” dengan sentuhan warna-warni dan juga bentuk-bentuk hati dapat menarik hati dan minat pemuda-pemudi untuk berkunjung ke Jembatan ini.

Pintu masuk Jembatan Buntu Desa Sengon

Pintu masuk Jembatan Buntu Desa Sengon

Akses menuju Jembatan Buntu sendiri tidak begitu sulit karena dekat dengan jalur Pantai Utara atau Pantura, hanya saja masih harus masuk sedikit ke hutan. Jalannya memang sedikit berbatu namun semua itu terbayarkan ketika pengunjung telah mencapai objek wisata tersebut. (EC)

Berfoto di Jembatan Buntu

Berfoto di Jembatan Buntu 1

Berfoto di Jembatan Buntu

Berfoto di Jembatan Buntu 2

Pesisir Bersih dan Sehat: TIM KKN PPM II Batang Melakukan Diskusi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan Pencegahan Demam Berdarah Bersama Dengan TIM PKK Karangasem Utara

IMG_2334

Batang, Rabu (9/8)- Berbeda dari pertemuan rutin tiap bulannya, kali ini TIM PKK Kelurahan Karangasem Utara bersama dengan TIM KKN PPM II Batang melakukan diskusi interaktif mengenai PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan Pencegahan Demam Berdarah.

IMG_2331

IMG_2311

IMG_2328

Diskusi membahas mengenai beberapa indikator PHBS diantaranya: (1) Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, (2) Bayi diberikan ASI Eksklusif, (3) Menimbang bayi dan balita, (4) Cuci tangan menggunakan sabun, (5) Menggunakan air bersih, (6) Ketersediaan jamban sehat, (7) Memberantas jentik nyamuk, (8) Mengonsumsi buah dan sayur, (9) Melakukan aktivitas fisik sehari – hari, dan (10) Tidak merokok di dalam rumah.

Dari diskusi tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Karangasem Utara sudah memenuhi beberapa indikator PHBS, namun untuk kebiasaan gemar cuci tangan menggunakan sabun masih sangat rendah.

Selain PHBS, juga berlangsung diskusi mengenai pencegahan wabah penyakit demam berdarah. Hasil diskusi tersebut adalah TIM PKK Kelurahan Karangasem Utara sudah paham mengenai bahaya penyakit demam berdarah dan cara pencegahannya. Diharapkan setelah diadakanya diskusi interaktif hari ini dapat menambah wawasan serta kesadaran masyarakat Karangasem Utara yang dimulai dari TIM PKK untuk hidup bersih dan sehat.

PROGRAM GERAKAN NASIONAL INDONESIA BERSIH DI PANTAI SIGANDU, TIM KKN PPM TEMATIK UNDIP 2017 KARANGASEM UTARA TURUT BERPARTISIPASI

IMG_1400

Batang- Pantai Sigandu merupakan salah satu destinasi wisata pantai favorit yang ada di daerah Batang, tepatnya di desa Klidang Lor. Jumat, 4 Agustus 2017 Bupati Batang bekerjasama dengan Kodim 0736 melaksanakan program Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB).

IMG_1336

IMG_1302

IMG_1313

Acara GNIB berlangsung pada pukul 08.00 – selesai, diawali dengan apel pembukaan oleh Bupati Batang kemudian penyerahan karung plastik kepada peserta dan aksi bersih pantai serta ditutup dengan sarapan bersama. Tak hanya bekerjasama dengan Kodim 076, namun turut hadir dalam kegiatan ratusan undangan yang melibatkan Polres Batang, Polsek Batang, Satpolairud Polres Batang, perangkat desa Klidang lor, Dinas instansi terkait (BLH,PMI,OPD Kab.Batang), perwakilan pelajar dan mahasiswa serta komunitas LSM Lingkungan.

IMG_1318

Bupati Batang, Wihaji menyatakan harapannya kegiatan ini tidak hanya formal saja, namun diharapkan selalu ada elemen masyarakat kita yang peduli terhadap lingkungan untuk masa depan lingkungan di Kabupaten Batang.