Home » Lokasi KKN » Kab. Pekalongan

Category Archives: Kab. Pekalongan

Meningkatkan Kesadaran Anak-anak MI terhadap Lingkungan Sekitarnya (1)

Senin, 31 Juli 2017, Tim II KKN Undip Desa Tunjungsari mengadakan program pencerdasasan kepada anak-anak MI Muhammadiyah Tunjungsari mengenai jajanan sehat dan budidaya tanaman sayur sejak dini serta mengadakan simulasi cocok tanam. Kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa kelas 6 MI Muhammadiyah Tunjungsari. Pengetahuan mengenai jajanan sehat sangat diperlukan bagi anak-anak agar tidak salah memilih jajanan untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan. Berlatih cocok tanam sejak dini juga diperlukan agar anak-anak mampu dan terbiasa menanam tanaman sayur sehingga dapat dikonsumsi sehari-hari. Hal tersebut dapat melatih anak-anak untuk terbiasa hidup sehat dengan tidak jajan sembarangan dan mengonsumsi sayur setiap hari.

anak sd lingkungan tunjungsari

Upaya Tanggap Dini Tindakan Korupsi, Usai Kenal dengan Rupiah

rembun kenal rupiah 2 rembun kenal rupiah

Pekalongan, 27 Juli 2017, TIM II KKN UNDIP melakukan kegiatan pengenalan berbagai macam bentuk uang baru serta pendidikan anti korupsi kepada siswa-siswi di SD Negeri 1 Rembun, Siwalan, Pekalongan. Kegiatan tersebut dilakukan di tiga kelas, yaitu kelas 5A, 5B dan kelas 6. Teknis pelaksanaan kegiatan diawali dengan mengajak siswa-siswi mengenal berbagai gambar pahlawan, tarian, dan juga bentuk keindahan alam Indonesia yang tercantum pada setiap nominal mata uang. Kegiatan pengenalan berlanjut dengan mengajak siswa-siswi untuk gemar menabung dengan membagikan kotak menabung dalam berbagai bentuk yang menarik. Kegiatan ini juga diselingi dengan hiburan atau permainan yang dapat meningkatkan minat para siswa untuk turut aktif didalam kegiatan yang ada. Selanjutnya diteruskan dengan memberikan pendidikan mengenai korupsi dan memberikan video-video kartun yang mencakup materi kejujuran tanpa tindakan korupsi. Materi dan video pembelajaran yang diberikan masih dalam tingkatan yang mudah dipahami dan dimengerti oleh siswa-siswi ditingkat sekolah dasar.

Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar sudah beredarnya mata uang baru di Indonesia, dimana anak-anak ditingkat sekolah dasar perlu mengetahui akan nilai nominal yang ada serta berbagai ilmu pengetahuan yang ada dalam setiap nominal mata uang seperti tokoh pahlawan dan jenis tarian di Indonesia. Hal selanjutnya yang menjadi alasan diadakannya program ini adalah sebagai aksi pembenahan mental sejak usia dini. Pengenalan dan penerapan karakter yang jujur tanpa harus melakukan suatu tindakan yang curang atau merugikan pihak lain. Korupsi yang sekarang ini menjadi ulasan berita sehari-hari, untuk dimasa yang akan datang dapat disikapi dengan revolusi mental melalui pendidikan karakter sejak dini. Harapan dari kegiatan ini generasi muda khususnya siswa-siswi di SD N 1 Rembun dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam diri masing-masing sebagai generasi penerus bangsa.

Hidup Sehat dengan Memperhatikan ASUH

Pekalongan, 24 Juli 2017, TIM II KKN Universitas Diponegoro telah melaksanakan kegiatan pengenalan mengenai bahan pangan asal ternak yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) kepada kelompok pengajian Fatayat Desa Rembun. Kelompok pengajian Fatayat ini merupakan kelompok pengajian yang beranggotakan ibu-ibu yang berada di Desa Rembun. Kegiatan dilaksanakan di rumah warga yang berada di Gang 3, Dukuh Rembun Lor, Kelurahan Rembun, Siwalan, Pekalongan. Kegiatan pemaparan dan pengenalan dilaksanakan setelah agenda dari kelompok pengajian Fatayat selesai yaitu pengajian rutin setiap minggu. Pemaparan dilakukan dengan cara mengenalkan bahan pangan asal ternak yang layak untuk dikonsumsi dan yang tidak layak.

Program pengenalan tentang bahan pangan asal ternak ini diadakan atas dasar maraknya bahan pangan yang dalam kategorinya tidak segar atau bisa dikatakan tidak sehat bagi tubuh yang beredar di lingkungan masyarakat. Peredaran akan bahan pangan yang tidak layak ini sering tidak dianggap penting bagi masyarakat. Pemerintah dan instansi terkait sudah berusaha melakukan sidak akan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, akan tetapi masih banyak pedagang-pedagang yang bermain curang terutama pada saat hari-hari besar seperti Idul Fitri akan datang. Dampak buruk bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi bagi kesehatan juga belum terlalu diperhatikan oleh masyarakat, untuk itu pengenalan bahan pangan yang aman bagi kesehatan, sehat saat dikonsumsi, utuh dalam bentuk fisik dan kandungan gizinya serta halal apabila dikonsumsi merupakan langkah penting dalam mendukung kesehatan masyarakat khususnya di Desa Rembun. Harapan dari kegiatan ini adalah terwujudnya kesehatan masyarakat di Desa Rembun dengan terhindar dari dampak buruk akan bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi.rembun asuh

SEHAT BERSAMA YOSOREJO: POSYANDU UNTUK ANAK BALITA

yosorejo posyandu 1Pekalongan (19/07) , Salah satu kegiatan dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yaitu kegiatan posyandu. Kegiatan posyandu diadakan secara rutin setiap hari Rabu . Kegiatan posyandu untuk usia balita dilakukan dengan bergilir  antar dusun yang ada di Desa Yosorejo. Ada 4 dusun yang ada di Desa Yosorejo, yakni Dusun Sumurwetan, Dusun Sumurkulon, Dusun Yosorejo, dan Dusun Sibodak.

Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan membantu PKK dalam kegiatan posyandu Balita di Posyandu Mawar, Dusun Sumurwetan. Kegiatan posyandu di Desa Yosorejo berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kegiatan posyandu ini berjalan dengan lancar. Pada saat tim KKN II UNDIP Desa Yosorejo melakukan kegiatan posyandu, kegiatan – kegiatan tersebut yaitu penimbangan berat badan pada Balita, Imunisasi Rubella pada balita dan pemeriksaan ibu hamil. Imunisasi MR (Measles Rubella) yaitu kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella. Imunisasi ini bisa dilakukan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Di Dusun Sumurwetan, terdapat kurang lebih 40 balita. Jumlah anak balita tersebut merupakan jumlah yang terbanyak apabila dibandingkan dengan dusun – dusun lainnya yang rata – rata hanya 20 balita.

ANAK – ANAK YOSOREJO: YUK BELAJAR JUJUR DARI KANTIN KEJUJURAN

 

Pekalongan (27/07), Tim II KKN Universitas Diponegoro Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan program kantin kejujuran di SDN 02 Yosorejo pada hari Kamis, 27 Juli 2017. Kami melaksanakan program tersebut dimaksud untuk mengajarkan anak – anak SD belajar jujur sejak dini. Krisis kejujuran merupakan problem moral yang harus di antisipasi melalui pendidikan karakter untuk membangun generasi penerus bangsa yang bermartabat. Kantin kejujuran merupakan kantin yang menjual makanan ringan yang dipajang dan pada tempat tersebut disediakan sebuah toples uang sehingga siswa dapat membayar maupun mengambil kembalian dari dalam toples tersebut tanpa harus diawasi oleh pegawai kantin. Tujuan utamanya adalah mengukur kejujuran anak didik sehingga mereka akan menjadi anggota masyarakat yang jujur ke depan.

Dalam pelaksanaannya, partisipasi dari para siswa sangat baik dan mereka sangat antusias dengan kantin kejujuran tersebut. Dari jumlah makanan yang dijual dan jumlah uang yang masuk, dapat diketahui bahwa tingkat kejujuran di SDN 02 Yosorejo tergolong tinggi. Tingkat kesadaran akan kejujuran tinggi karena isi uang yang terdapat di dalam toples yang tersedia sesuai dengan perhitungan snack yang harus dibayar.

 

yosorejo kajur 1 yosorejo kajur 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SEHAT BERSAMA YOSOREJO: POSYANDU UNTUK ANAK BALITA

 

 

Pekalongan (19/07) , Salah satu kegiatan dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yaitu kegiatan posyandu. Kegiatan posyandu diadakan secara rutin setiap hari Rabu . Kegiatan posyandu untuk usia balita dilakukan dengan bergilir  antar dusun yang ada di Desa Yosorejo. Ada 4 dusun yang ada di Desa Yosorejo, yakni Dusun Sumurwetan, Dusun Sumurkulon, Dusun Yosorejo, dan Dusun Sibodak.

 

Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan membantu PKK dalam kegiatan posyandu Balita di Posyandu Mawar, Dusun Sumurwetan. Kegiatan posyandu di Desa Yosorejo berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kegiatan posyandu ini berjalan dengan lancar. Pada saat tim KKN II UNDIP Desa Yosorejo melakukan kegiatan posyandu, kegiatan – kegiatan tersebut yaitu penimbangan berat badan pada Balita, Imunisasi Rubella pada balita dan pemeriksaan ibu hamil. Imunisasi MR (Measles Rubella) yaitu kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella. Imunisasi ini bisa dilakukan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Di Dusun Sumurwetan, terdapat kurang lebih 40 balita. Jumlah anak balita tersebut merupakan jumlah yang terbanyak apabila dibandingkan dengan dusun – dusun lainnya yang rata – rata hanya 20 balita.

 

 

Mengenalkan Creativepreneur kepada Anak-anak SD 01 Mejasem

Mejasem, Sabtu 29 Juli 2017 – Cita-cita menjadi seorang pengusaha harus ditanamkan sejak dini. Oleh karena itu, Tim II KKN Undip mengenalkan cara menjadi creativepreneur kepada murid kelas 5 di SD Mejasem. Anak-anak diperlihatkan video yang berisi kumpulan orang-orang yang sukses menjadi pengusaha  muda. Selanjutnya siswa dilatih membuat gantungan kunci dari kain flannel, sehingga nantinya bisa dijual dan menambah uang saku siswa.  Diharapkan dengan agenda ini siswa sekolah dasar mampu bercita-cita menjadi seorang pengusaha muda.

mejasem kain flanel 2 mejasem kainflanel 1

Pengenalan Ikan Segar dan Pengenalan Pembuatan Nugget Ikan kepada Ibu-ibu PKK Mejasem

Mejasem, Selasa 25 Juli 2017- Indonesia merupakan Negara maritim yang memiliki sumberdaya laut melimpah. Namun, ikan belum menjadi pilihan utama masyarakat Mejasem untuk dijadikan lauk pendamping makan. Untuk itu, Tim II KKN Undip melakukan sosialisasi pengenalan ikan segar dan pembuatan nugget ikan bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Bertempat di Balai Desa Mejasem, ibu-ibu PKK tampak antusias menyimak penjelasan mengenai ciri-ciri ikan segar dan cara mengolah ikan menjadi nugget. Melalui acara ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan ibu-ibu PKK agar mampu mengolah ikan segar menjadi nugget yang bergizi. Acara diakhiri dengan pembagian sampel nugget ikan kepada peserta yang hadir.

nuget ikan mejasem 1 nuget ikan mejasem 2

KREATIF YOSOREJO: CEMILAN STIK LELE DARI YOSOREJO

proses pembuatan stik lele

proses pembuatan stik lele

Pekalongan (27/07) , Mahasiswa dari Tim II KKN Universitas Diponegoro Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan telah melakukan acara pelatihan pembuatan stik lele di Balai Desa Yosorejo pada hari Kamis, 27 Juli 2017. Acara  tersebut telah dihadiri oleh 17 Ibu PKK dan dimulai pada pukul 15:00 WIB. Lele yang telah kami pamerkan pada saat pelatihan pembuatan stik lele diberi nama Lenteng yang merupakan kepanjangan dari “Lele Ganteng”. Acara pelatihan pembuatan stik lele berjalan dengan sedikit hambatan dengan turunnya gerimis hujan namun berakhir dengan memuaskan.

stik lele yosorejo 1

Acara pelatihan pembuatan stik lele bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu rumah tangga, membantu ibu rumah tangga untuk berinovasi dalam kreasi hidangan rumah tangga dan membantu menggerakkan ibu rumah tangga dalam berwirausaha melalui usaha cemilan kecil – kecilan. Melalui acara pelatihan pembuatan stik lele, ibu – ibu PKK dan ibu rumah tangga dapat berinovasi untuk bergerak ke bidang UMKM melalui stik lele yang sudah kami perkenalkan. Disamping itu, pelatihan pembuatan stik lele juga mempunyai tujuan untuk memperkenalkan bahwa kandungan gizi pada lele mempunyai kadar protein yang tinggi dibandingkan dengan susu dan daging. Dan juga, harga lele lebih murah dibandingkan harga susu dan daging.

stik lele yosorejo 4 stik lele yosorejo 5

Pengenalan Tumbuhan Penahan Abrasi Sejak Dini

PEKALONGAN — Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan mengadakan pelatihan pembibitan mangrove dengan menggunakan propagul jenis Rhizophora sp.  untuk anak kecil. Pelatihan yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Juli 2017 merupakan program monodisiplin Eldita Amalia, mahasiswi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Materi ini dipilih karena sesuai dengan keadaan yang ada di Desa Depok, yaitu kawasan rawan rob. Pengenalan mangrove sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian anak-anak terhadap lingkungannya, agar tanaman ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pelatihan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman bahwa mangrove tidak hanya digunakan sebagai tumbuhan penahan abrasi, tetapi juga memiliki peluang ekonomi yang tinggi. Tanaman ini dapat dijadikan sebagai pewarna batik, makanan, dan juga ekowisata.

Pengenalan Tumbuhan Penahan Abrasi Sejak Dini 3 Pengenalan Tumbuhan Penahan Abrasi Sejak Dini 2 Pengenalan Tumbuhan Penahan Abrasi Sejak Dini 1

Pendekatan TIM KKN kepada Warga Desa Blacanan

Minggu, 16 Juli 2017, TIM II KKN Undip Desa Blacanan telah melakukan perkenalan secara resmi sekaligus pemaparan program kerja multidisplin dan monodisiplin yang akan dilaksanakan selama 42 hari kerja di desa Blacanan. Kegiatan ini dipimpin oleh bapak Tarmudi selaku Kepala Desa, dan kemudian dilanjutkan pemaparan dari masing-masing mahasiswa KKN Undip TIM II. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini dilakukan yakni sebagai salah satu bentuk pendekatan dengan perangkat desa dan masyarakat Desa Blacanan. Kegiatan pendekatan ini dilaksanakan pada Minggu malam pukul 20.00 WIB di Balai Desa Blacanan.

Respon dari perangkat dan masyarakat desa terhadap program yang akan dilaksanakan nampak baik dan antusias. Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan perkenalan dan pemaparan program kerja ini adalah didapatnya dukungan dan kesediaan atau partisipasi dari perangkat dan masyarakat desa untuk membantu pelaksanaan kegiatan program kerja yang akan dilakukan. Antusiasme masyarakat terhadap pemaparan program ditunjukan dengan banyaknya yang mangajukan pertanyaan terkait pelaksanaan rencana program yang akan dilaksanakan.

Warga desa berharap banyak terhadap program-program di bidang pertanian, perikanan, dan keilmuan lainnya yang mendukung mata pencaharian warga. Mahasiswa KKN Undip diminta untuk dapat menyentuh permasalahan yang ada di Desa Blacanan. Program-program yang digagas terbagi atas berbagai sasaran, mulai dari anak-anak, pemuda lokal, ibu PKK, dan anggota kelembagaan lainnya seperti LPMD atau Gapoktan.

Melalui pendekatan ini, Tim II KKN Undip Desa Blacanan diterima dengan sepenuh hati oleh masyarakat dan mendapatkan perizinan penuh terkait dengan program yang akan dilaksanakan. Tim II KKN Undip Desa Blacanan juga memiliki visi untuk menjadikan Desa Blacanan sebagai desa percontohan di Kecamatan Siwalan, atau bahkan di Kabupaten Pekalongan, dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.perkenalan blacanan