Home » Lokasi KKN » Kab. Pekalongan

Category Archives: Kab. Pekalongan

Mahasiswa KKN Undip Galakkan Senam Jumat Sehat

180119-190123-0003

Karanganyar-Tirto, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Desa Karanganyar Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan menggalakkan Senam Jumat Sehat di Balai Desa Karanganyar, Jumat pagi (18/1/2019).

Ayu Febriani, mahasiswa KKN Undip mengatakan senam jumat sehat ini bertujuan untuk mengajak warga Desa Karanganyar untuk aktif berolahraga.

 

“Karena dengan kita berolahraga salah satunya dengan senam,  maka akan meningkatkan kesehatan bagi tubuh,” ujarnya.

 

Ayu mengatakan rencananya senam Jumat sehat ini menjadi agenda rutin setiap minggunya.

 

“Mudah-mudahan senam jumat sehat ini akan menambah guyub warga Desa Karanganyar untuk berolahraga secara rutin,” ujarnya.

Senada dengan itu, Mudayaroh, Ketua Forum Kesehatan Desa (FKD) Desa Karanganyar mengungkapkan acara senam rutin tersebut sangat bermanfaat.

“Saya sangat senang dengan adanya mahasiswa KKN Undip membuat senam yang dulu tidak ada menjadi ada,” ujarnya.

(Ulil/ mahasiswa KKN Undip Tim I Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan)

Editor : Solikhin

 

ORIENTASI KADER KESLING WULED

Wuled-Tirto-Pekalongan, Minggu kedua TIM 1 KKN UNDIP 2019 untuk Desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan mengikuti acara Orinetasi Kader Kesehatan Lingkungan di Balai Desa yang berlangsung  pada hari Sabtu (9 Januari 2019). Acara ini mengundang para kader dari masing-masing RT yang ada di Desa Wuled, perangkat Desa serta Bidan Desa dengan dipandu oleh Bu Endah dari Bagian Kesling Puskesmas dan Bu Rina.

Orientasi ini dilakukan untuk menindak lanjuti terkait program ODF yaitu pemetaan jamban pada masing-masing KK  yang ada di Desa Wuled secara manual dan digital.

Whats-App-Image-2019-01-20-at-17-59-58

Editor : Solikhin

JALAN SEHAT BERSAMA WARGA DESA WULED

Wuled-Pekalongan (20/01/2019). Jalan sehat bersama warga Desa Wuled yang diselenggarakan untuk memperingati milad / hari ulang tahun toko “Jasmine” yang berada di Desa Wuled. Seluruh warga Wuled diundang untuk menghadiri acara tersebut. Acara jalan sehat berlangsung tepat pukul 06.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut dimeriahkan oleh drumband dari siswa / siswi SD Muhammadiyah 01 dan SD Mumahammadiyah 02. Acara tersebut juga menyediakan makan gratis, bazar, dan doorprize bagi peserta jalan sehat.

TIM KKN I Desa Wuled-Tirto, Pekalongan melaporkan.
upload
Editor : Solikhin

Pelantikan Perangkat Desa Pucung – Tirto Pekalongan

Pucung –  Tirto, Pekalongan (17/01/2019). Tepat pada pukul 09.00 wib telah berlansung Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Perangkat Desa Hasil Seleksi Mutasi dan Penjaringan yang diselengkarakan di balai Desa Pucung, Tirto – Pekalongan.

78334

Acara diawali dengan pembukaan dari bapak kepala desa Pucung yaitu Bapak Kasim dan selanjutnya pembukaan dari camat Tirto bapak Agus Dwi Nugroho S.STP setelah pembukaan serta kata sambutan dari pak camat selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah/janji terhadap perangkat desa yang akan dilantik. Tidak ketinggalan juga mahasiswa KKN TIM I UNDIP 2019 ikut serta membantu acara tersebut dengan membawakan surat sumpah/janji perangkat desa serta menjadi orang yang membacakan surat keputusan kepala desa.

Setelah pengambilan sumpah/janji dari perangkat desa masyarakat, tamu undangan dan mahasiswa KKN TIM I UNDIP 2019 disuguhkan dengan makanan dan cemilan yang sudah disediakan serta melakukan foto bersama dengan perangkat desa, kepala desa dan juga camat Tirto.

Editor : Solikhin

Batik Tulis-Usaha Rumahan Desa Pucung Yang Masih Dilestarikan

Pucung – Tirto, Pekalongan. Rabu 16 Januari 2019, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berkesempatan mengunjungi industri batik tulis rumahan. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan batik tulis tradisional. Berlokasi di kediaman bapak Mulyono ketua RT 08 Desa Pucung. Beliau termasuk warga yang masih mengerjakan batik tulis diantara warga lain yang memilih bidang konveksi. Hal ini dilakukan agar tetap menjaga warisan dari leluhur keluarga.

Bapak78335 Mulyono membeberkan beberapa bahan yang dipakai dan tahap tahap pembuatan batik tulis. Alat dan bahan yang dibutuhkan seperti wajan kecil, kompor, canting, kain mori, lilin batik, kertas karbon, dan pewarna tekstil. Sedangkan proses pembuatan terdiri dari beberapa tahap.

Untuk tahap pertama diawali dengan menggambar pola pada kain. Kertas karbon disisipkan didalam kain kemudian diatasnya ditambahkan kertas pola barulah kain di tutup kembali. Mulai menggambar pola nenggunakan pulpen memanfaatkan kertas pola yang terlihat dibalik kain.

Tahap kedua setelah kain selesai diberi pola selanjutnya adalah dicantingi, yakni proses pemberian lilin dengan canting pada motif yang sudah dibuat. Bertujuan untuk menutup permukaan kain yang tidak ingin diwarna. Proses inilah asal nama dari batik tulis.

 

Tahap ketiga, yaitu pemberian warna pada kain. Kain dicelupkan kedalam cairan pewarna tekstil secara merata. Pewarna tekstil dipilih karena warna yang dihasilkan lebih cerah dan tahan lama jika dibandingkan dengan pewarna alami. Kain yang telah berwarna kemudian dijemur hingga kering.

78336

Tahap keempat, setelah kain berwarna kering kemudian dicantingi lagi. Tahap ini dilakukan untuk mempertahankan warna yang diinginkan dengan cara menutupnya menggunakan lapisan lilin.

Tahap terakhir disebut dengan ngelorot. Ini merupakan tahap penghilangan lilin pada kain, dengan cara merebus kain pada tong berisikan air mendidih. Kain sesekali diaduk dan dangkat menggunakan kayu panjang. Jika dirasa lilin sudah hilang kain batik dicuci dalam air dingin untuk menghilangkan sisa-sisa warna maupun kotoran. Tahap terakhir adalah penjemuran dan batik siap digunakan.

Itulah beberapa tahap pembuatan batik tulis. Karena prosesnya yang cukup lama dan sulit maka tak heran harga batik tulis sedikit lebih mahal dari batik cap.

Editor : Solikhin

FUN TEACHING SD NEGERI PUCUNG

Pucung, Pekalongan – Tim KKN Desa Pucung melakukan kunjungan ke SD Negeri Pucung untuk melakukan survey sekaligus silaturrahmi dengan kepala sekolah dan para guru SD Negeri Pucung. Kepala sekolah, Ibu Purwati serta para guru menyambut hangat kedatangan kami. Ibu kepala sekolah sangat senang ketika kami berdiskusi tentang hal apa saja yang bisa kami lakukan untuk SD Negeri Pucung.

PESTA-SIAGA

SD Negeri Pucung sendiri akan mengikuti kegiatan Pesta Siaga yang diadakan tingkat kecamatan dan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2018 bertempat di SMP N 2 Tirto. Oleh karena itu, Ibu Purwati selaku Kepala sekolah meminta bantuan kami untuk melatih adik-adik kelas 3 dan 4 dalam mempersiapkan pesta siaga mendatang.

Tim KKN Desa Pucung diberi kepercayaan untuk melatih menari, baris berbaris serta memanah. Kegiatan melatih pesta siaga tersebut dimulai hari Jumat ( 18 Januari 2019 ) hingga hari Sabtu ( 26 Januari 2019 ), setiap pukul 13.00. Adik-adik kelas 3 dan kelas 4 sangat antusias saat mendapat pelatihan dari kami. Dengan tawa serta sifat anak-anak mereka, awalnya kami cukup sulit memberikan arahan kepada mereka saat berlatih. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, adik-adik kelas 3 dan 4 mulai bisa mendengarkan dan menjalankan arahan dari kami.

PESTA-SIAGA-2

Hingga hari Sabtu ( 26 Januari 2019 ), adik-adik kelas 3 dan 4 sudah cukup siap untuk mengikuti kegiatan pesta siaga pada hari Minggu esok.

Selain kegiatan pelatihan Pesta Siaga untuk adik-adik kelas 3 dan 4, salah satu mahasiswa KKN Desa Pucung dari departemen Matematika dan dibantu teman-teman KKN Desa Pucung melakukan kegiatan pemberian materi try out dan pengenalan hitung perkalian dengan metode Batang Naphier kepada siswa kelas 6. Pemberian materi tersebut dilaksanakan setiap jam 13.00 WIBselepas siswa kelas lain pulang dan berakhir pada pukul 15.00 WIB.

“Kami senang bisa belajar bersama dengan kakak-kakak KKN” Ujar salah satu murid siswa kelas 6. Hal itu membuat kami Tim KKN Desa Pucung turut merasa bahagia karena bisa membantu dan membuat mereka senang.

Semoga dengan sedikit bantuan  dari kami Tim KKN Desa Pucung, adik-adik  kelas 3 dan 4 SD Negeri Pucung dapat mendapatkan hasil yang terbaik dalam kegiatan Pesta Siaga se-kecamatan Tirto serta bagi adik-adik kelas 6 bisa melewati try out yang akan dilaksanakan tanggal 28 Januari sampai 30 Januari 2019 dengan mudah lan lancar.

Editor : Solikhin

PREGNANT SHARING SESSION

Pucung, Pekalongan (26/1) – Kehamilan merupakan impian bagi semua perempuan yang sudah menikah. Ketika sudah mendapatkan kepercayaan dari Tuhan untuk mendapatkan anak, para ibu akan lebih menjaga kesehatannya agar terhindar dari segala resiko buruk kehamilan. Karena hal itulah, salah astu mahasiswa KKN Desa Pucung dari Fakultas Kesehatan Mahasiswa Masyarakat bernama Annisa Bekti bekerja sama dengan Ibu Bidan Dewi mengadakan kegiatan sosialisasi tentang kehamilan resiko tinggi.

SOSIALISASI

Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Sabtu ( 26 Januari 2019 ) bertempat di gedung posyandu balai desa Pucung. Kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi Ibu Bidan tentang pencegahan penyakit, komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas agar ibu dan bayi sehat. Para ibu hamil terlihat sangat antusias ketika mendengarkan sosialisasi dan pengarahan dari Ibu bidan. Pada sosialisasi tersebut, ibu bidan menyampaikan tanda bahaya kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil. Ibu bidan juga menyampaikan agar terhindar dari bahaya yang biasanya terjadi, para ibu hamil diharapkan selalu menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sosialisasi dari Annisa Bekti, mahasiswa KKN Desa Pucung. Annisa menyampaikan materi tentang kehamilan resiko tinggi. Sosialisasi tersebut berisikan tentang definisi kelompok ibu hamil resiko tinggi, pencegahan dan persiapan persalinan yang aman.

Setelah diberikan materi tentang kehmilan dari SENAMIbu bidan dan Annisa Bekti, ibu hamil trimester kedua mengikuti senam ibu hamil. Senam tersebut bertujuan untuk merelaksasi para ibu hamil agar syaraf tidak tegang.

 

Acara sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang mendalam tentang kehamilan serta ke depannya para ibu hamil dapat menyiapkan persalinan dengan baik.

Editor : Solikhin

JARIMATIKA PANDANARUM

Pandanarum-Tirto-Pekalongan, Rabu, 16 Januari 2019 berlangsung kegiatan pengenalan perkalian Jarimatika yang diadakan di MIS Pandanarum. Kegiatan berlangsung selama 2 hari yaitu pada hari Rabu dan Kamis yang di pimpin oleh Azizatul Aini dari Fakultas Sains dan Matematika. Perkalian Jarimatika adalah metode berhitung dengan menggunakan jari tangan. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini di tujukan untuk anak kelas 5 MIS Pandanarum dikarenakan perkalian Jarimatika bisa dilakukan untuk siswa yang sudah menguasai perkalian dasar. Siswa-siswi MIS Pandanarum terlihat antusias dikarenakan dengan cara Jarimatika menghitung perkalian dirasa lebih mudah. Ditengah-tengah kegiatan diadakan game untuk mencairkan suasana dengan ketentuan peserta yang kalah maju ke depan untuk menjawab pertanyaan Jarimatika yang diberikan.1548040275028
Telah direview oleh : Solikhin

Posyandu Balita Desa Silirejo-Tirto

 

Silirejo- Tirto Pekalongan(10/01/2019). Tepat pukul 09.00 telah berlangsung Posyandu yang 1547340513687diselenggarakan di rumah kepala Desa Silirejo, Tirto-Pekalongan. Kegiatan yang dilakukan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pengukuran lingkar kepala bayi dan balita penduduk sekitar. Para ibu terlihat antusias mendatangi lokasi posyandu bersama dengan buah hati mereka. Tidak ketinggalan mahasiswa KKN TIM I UNDIP 2019 ikut serta membantu para kader posyandu, seperti menghibur para balita agar tidak menangis dan sekedar membagikan camilan sehat yang telah disediakan oleh ibu lurah.

Kegiatan pertama merupakan penimbangan berat badan para balita dan bayi yang disertai dengan jerit tangis dari mulut kecil mereka. Selanjutnya, para bayi maupun balita diukur tinggi badannya dan terakhir pengukuran lingkar kepala. Setelah dicatat oleh para kader posyandu, para ibu menuju ruangan yang telah disediakan untuk menemui ibu Timur selaku bidan desa Silirejo untuk membahas lebih lanjut seputar pertumbuhan sang buah hati mereka.

 

Editor : Solikhin

Kunjungan Mahasiswa KKN ke Balai Desa Curug

Pekalongan – Selasa, 8 Januari 2019 telah diselenggarakan pertemuan bersama perangkat Desa Curug oleh mahasiswa KKN yang bertempat di Balai Desa. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mendapatkan beberapa informasi mengenai potensi desa dan mengetahui program kerja desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan masyarakat Desa Curug. Diantara kegiatan yang digalang oleh pemerintah desa adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Berkah Jaya”, Taman Baca “Milik Kita” serta Poliklinik Kesehatan Desa (POLINDES). Namun belum sepenuhnya optimal dan belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Selain itu, mahasiswa KKN juga mendapatkan pengarahan mengenai rencana program kerja yang akan dijalankan selama 42 hari ke depan. Mahasiswa KKN diminta untuk membuat program kerja KKN untuk mendukung dan mengoptimalkan kegiatan-kegitan tersebut.
IMG-9709

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 3 jam ini, Bapak Lukas Kirno selaku Kepala Desa mengajak mahasiswa berdiskusi mengenai rencana program masing-masing. Beliau berharap program yang akan dijalankan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Curug.

 

Editor : Solikhin