Home » Lokasi KKN » Kab. Pekalongan (Page 2)

Category Archives: Kab. Pekalongan

Kreasi Kertas Olahan Limbah Jerami

PeCi :Kreasi Kertas Olahan Limbah Jerami
PeCi :Kreasi Kertas Olahan Limbah Jerami

Karangdadap, Limbah Jerami Padi yang selalu dibakar tiap kali masa panen padi menjadi salah satu permasalahan menahun yang selalu dihadapi oleh warga Desa Karangdadap. Asap akibat pembakaran yang selalu mengepul tiap kali dilakukan pembakaran menjadi salah satu akibat dari pembakaran jerami padi di Desa Karangdadap. Hal tersebut melatar belakangi pembuatan PeCi atau Paper Craft dari Jerami yang berasal dari limbah jerami padi di sekitar desa. Kegiatan yang menyasar kaum muda sebagai kaum kreatif ini berlangsung pada tanggal 26 Juli 2019 pada pukul 16.00 wib di kediaman salah satu remaja di Desa Karangdadap. Dalam kegiatan ini berlangsung materi cara pembuatan kertas dari limbah jerami beserta cara penghiasan dan pengemasan yang kemudian layak untuk digunakan sebagai kertas hias dan dijual di pasar.

Iin Ainun selaku penggagas keggiatan mengatakan alasannya mengapa kaum muda menjadi sasaran dari kegiatannya kali ini,  Ia mengatakan bahwa kaum muda adalah harapan desa yang mempu menggerakan desa, memiliki kreatifitas tinggi, keinginan untuk berubah dan mampu melihat permasalahan yang ada di desa. Ia juga mengatakan harapannya dari kegiatan ini, bahwa ia berharap pengaplikasian kertas dari limbah jerami ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan kemudian menjadi ikon dari Desa Karangdadap itu sendiri.

Editor Solikhin

Pendampingan Administrasi Kependudukan untuk Karangdadap yang lebih Baik

administrasi kependudukan
administrasi kependudukan

Karangdadap, Pentingnya administrasi kependudukan seperti akte kelahiran, kematian, kartu identitas anak, dan Kartu keluarga yang terkadang sering terlupakan oleh warga desa menjadi dasar dari terciptanya program pendampingan administrasi kependudukan di Desa Karangdadap. Pengurusan beragam administrasi kependudukan yang terkadang diremehkan menjadi salah satu masalah ketika sedang dibutuhkan. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2019 bertepatan dengan acara rutinan ibu-ibu desa ini dilaksanakan pada pukul 14.00 wib. Dalam pendampingan ini Hana selaku  mahasiswa Ilmu Hukum Tim II KKN UNDIP 2019 menjelaskan materi mengenai pentingnya untuk memperpanjang dan memperbarui administrasi kependudukan ringan seperti akte kelahiran, akte kematian, KIA, KK, dsb kepada mayoritas ibu-ibu.

DIpilihnya ibu-ibu dalam kegiatan ini karena ibu adalah salah peran penting dalam berjalannya sebuah keluarga. Hana juga mengatakan bahwa tujuan dari diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencatatan kependudukan yang merupakan hal penting bagi masyarakat Indonesia.

Editor Solikhin

 

UMKM BATIK KEBONSARI

S__6381615

Kebonsari-Karangdadap, Sabtu (10/08), telah dilakukan kunjungan ke salah satu pengusaha batik di Desa Kebonsari. Kunjungan ini dilakukan ke “AM BATIK FITRIANA”. Perusahaan batik ini berdiri sejak 9 tahun yang lalu yaitu tahun 2010 dengan modal awal Rp. 50.000.000,00. Setiap hari diproduksi kain batik sebanyak kurang lebih 150 kodi kain. Satu lembar kain dijual dengan harga Rp. 33.000,00 atau Rp.640.000,00 per kodinya. Kain dipasarkan ke pengepul batik yang terdapat di Pekalongan atau bahkan luar pulau. Pemasaran sudah dilakukan melalui media sosial dan betuk desain batik juga sudah mengikuti tren terbaru.

Untuk menghasilkan kain batik yang berkualitas dilakukan beberapa tahap pengerjaan, yaitu pertama-tama kain yang masih polos diberi warna dasar. Setelah itu dilakukan penyablonan dengan pola yang sudah didesain terlebih dahulu, lalu dicuci agar sisa-sisa pewarna diluar pola luruh dengan menggunakan mesin pencuci kain yang berbahan bakar kayu. Kain yang sudah dicuci dimasukan ke dalam mesin steam agar warna tidak mudah luntur. Tahap terakhir adalah pengeringan, kain dijemur dibawah sinar matahari hingga kering.

Editor Solikhin

Pendampingan Penggunaan Aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel Pada Perangkat Desa Kebonsari

Kebonsari – (30/07/19) Kegitan sehari-hari dalam kegiatan sebuah kantor kepala desa sangat berkaitan dengan urusan administratif publik. Hal demikian juga terjadi pada kantor kepala desa Kebonsari yang setiap harinya dipadati dengan urusan tersebut. Pada era globalisasi saat ini kegiatan seperti itu sudah dimudahkan dengan adanya aplikasi Microsoft Office yang dapat membantu dalam menyelesaikan kegiatan administratif pada setiap kegiatan kantor. Namun, hal tersebut tidak berlaku dalam kegiatan administratif pada kantor kepala desa Kebonsari. Terbatasnya kemampuan perangkat desa yang dapat mengoperasikan aplikasi Microsoft Office khusunya Microsoft Word dan Microsoft Excel membuat pekerjaan administratif desa masih banyak yang dilakukan secara manual, dan mengandalkan satu perangkat desa saja yang memahami cara pengoperasiannya.
Untitled

Oleh karena itu TIM II KKN Undip desa Kebonsari dari jurusan Informatika melaksanakan kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel yang ditujukan oleh perangkat desa Kebonsari. Pendampingan yang dilakukan yaitu pemberian edukasi serta praktik langsung pada perangkat komputer yang dilakukan oleh masing-masing perangkat. Kegitan diawali dengan pendampingan Microsoft Word lalu dilanjutkan dengan pendampingan Microsoft Excel. Dalam pendampingan juga, disediakan modul sebagai acuan dalam praktiknya.

Perangkat desa yang mengikuti pelatihan ini sangat antusias sekali pada setiap peraktik yang dilakukan pada setiap tools yang tesedia. Meskipun usia mereka ada yang sudah tidak lagi muda namun antusiasmenya sangat tinggi sekali. Diharapkan dari kegiatan pendampingan ini, kegiatan operasional dalam kantor kepala desa Kebonsari mejadi lebih mudah, cepat, efektif, serta efesien. Sehingga, pelayanan publik yang dilakukan akan menjadi lebih baik lagi.

Editor Solikhin

Pendampingan Investasi Sederhana bagi Masyarakat Desa Karangdadap

Investasi sederhana
Investasi sederhana

 

Karangdadap-Pekalongan, (30/7). Kurangnya kesadaran akan investasi, serta perlunya pencerdasan akan investasi dalam ranah keluarga di Desa Karangdadap menjadi latar belakang diadakannya pendampingan mengenai pentingnya investasi sederhana. Acara yang diselenggarakan oleh Tim II KKN Undip tahun 2019 ini membahas mengenai investasi sederhana bagi keluarga seperti tabungan di bank, tabungan emas, tanah, rumah, dll. Dalam acara yang diadakan di salah satu rumah warga pada tanggal 30 Juli ini pula Dea memaparkan tentang pentingnya investasi di era sekarang ini, apalagi dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini ia berharap bahwa warga Desa Karangdadap dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Peserta yang merupakan ibu-ibu di Desa Karangdadap ini juga diharapkan mampu membawa keluarga mereka ke dalam investasi sederhana yang sehat yang kemudian mampu membantu menjaga keuangan keluarga dan membawa ke arah yang lebih baik.

Editor Solikhin

 

Jrebeng Kembang Goes To Millenial With Business Model Canvas

Jrebengkembang-(26/7), Di era millenial seperti sekarang ini sangat diperlukan munculnya wirausaha dengan berbagai taktik dan strategi yang harus mereka punyai agar mampu bersaing dan selalu bisa berinovasi agar bisnis tetap bisa konsisten dan berjalan. Melihat fenomena bisnis yang seperti itu maka para pengusaha dan calon pengusaha harus punya ilmu untuk melawan kerasnya dunia bisnis. Sehingga Sabrina sebagai mahasiswa yang layaknya menjadi social control dan agent of change bagi masyarakat bertugas untuk memberikan pencerdasan, dan Sabrina memilih untuk mengadakan dan memberikan ilmu yang dinamakan Business Model Canvas sebagai metode efektif untuk membantu masyarakat dalam memulai usaha, program ini di lakukan pada tanggal 26 Juli 2019 yang dimulai pukul 19.00 hingga selesai pukul 22.00 sebagai program monodisiplin. Dari kegiatan ini terlihat masyarakat khususnya pemuda sangat antusias. Diawali dengan memberikan materi kemudian memberikan mereka kesempatan untuk membuat business plan mereka menggunakan BMC, ternyata merek berpotensi untuk mendirikan usaha hanya saja mereka bingung untuk mengawalinya, sehingga saya rasa program workshop penyusuanan Business Plan dengan BMC ini sangat efektif dalam memberikan pencerdasan kepada masyarakat khususnya pemuda dalam mengawali usahanya.

Penyampaian Edukasi tentang BMC
Penyampaian Edukasi tentang BMC

 

Editor Solikhin

BELAJAR PHBS dan GIZI SEIMBANG BERSAMA SISWA SISWI SDN JREBENGKEMBANG

Jrebengkembng-(23/7), Mahasiswa KKN TIM II UNDIP melaksanakan program monodisiplin yang kedua yaitu “Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang” yang bertempat di SDN Jrebengkembang oleh “Dzakiyya Sabriani Maziyyah” bersama dengan murid-murid sekolah dasar tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para siswa apa itu PHBS, Bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar, dan apa itu Gizi Seimbang.

Sebelum diadakan kegiatan, sebagian siswa mengaku belum tahu apa itu PHBS dan bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar. Para siswa sangat antusias dengan materi yang diberikan, terutama saat melakukan peragaan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Selain PHBS, para siswa juga belum mengenal apa itu Gizi Seimbang. Para siswa masih berpegang dengan pedoman “4 sehat 5 sempurna”, namun setelah diberikan penjelasan mengenai Gizi Seimbang, para siswa mulai mengerti dan memahami Tumpeng Gizi Seimbang.

Untuk mengingat bagaimana PHBS di Sekolah, cara mencuci tangan yang baik dan benar, serta Gizi Seimbang, mahasiswa berinisiatif menempelkan poster di tiap kelas, dan tiap kran cuci tangan. Selain penempelan poster, mahasiswa juga memberikan sabun cuci tangan di tiap kran cuci tangan dan kamar mandi.azi1azi2

Editor Solikhin

DASH sebagai Pengontrol Hipertensi

Jrebengkembang-Karangdadap-Sabtu (27/7) pukul 09.00 telah dilaksanakan program monodisiplin “Edukasi Gizi Pada Lansia Di Desa Jrebengkembang Terkait Hipertensi” tahap 1 di Posyandu Lansia oleh Dzakiyya Sabriani Maziyah. Kegiatan ini dilakukan atas saran dari Bidan Desa yang mengatakan jikalau prevalensi hipertensi di Desa Jrebengkembang cukup tinggi, dan benar saja, saat dilakukan pengecekan tekanan darah (tensi) kepada para lansia, hamper seluruh lansia memiliki tekanan darah lebih dari 120/80.azi3azi44

Pada kegiatan tahap 1, mahasiswa memberikan penjelasan tentang DASH (Dietary Approaches To Stop Hypertension) menggunakan media leaflet dengan isi materi apa itu DASH, bagaimana cara dietnya, serta bagaimana pengaturan makannya.

Kegiatan ini dilanjutkan pada hari Jum’at (2/8) dimana sasaran ke-2 nya adalah ibu-ibu tahlilan. Pada kegiatan ini ditemukan bahwa ibu-ibu belum mengetahui takaran penggunaan garam dapur untuk sehari, hal ini yang menjadi salah satu pemicu dari Hipertensi.azi45

Pada kedua kegiatan tersebut, selain menjelaskan DASH, mahasiswa juga melakukan sharing terkait penggunaan garam dapur yang dianjurkan, serta menyelipkan sedikit materi tentang Gizi Seimbang dikarenakan kunci dari DASH tidak lain adalah Gizi Seimbang.

Editor Solikhin

 

MAHASISWA KKN UNDIP LAKUKAN EDUKASI TERKAIT PENTINGNYA PEMBERIAN MPASI DAN PMT KEPADA IBU HAMIL DAN MENYUSUI DI DESA PANGKAH

Penyuluhan mengai MPASI dn PMT

Sumber : Dokumentasi Tim KKN II 2019 Desa Pangkah

Mahasiswa KKN Tim II Undip di Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan selenggarakan kegiatan edukasi terkait pentingnya pemberian MPASI dan PMT pada bayi dan balita kepada ibu hamil dan menyusui di Desa Pangkah, Sabtu (27/07/2019)

Pangkah, Karangdadap (27/7) – Mahasiswa KKN Undip Tim II di Desa Pangkah bernama Roselyn Anissa dari prodi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran melakukan kegiatan edukasi terkait pentingnya pemberian MPASI dan PMT pada bayi dan balita kepada ibu hamil dan menyusui di Desa Pangkah.

Kegiatan edukasi dilakukan di Polindes Pangkah dan dihadiri oleh dua puluh lebih ibu hamil dan menyusui, Sabtu (27/7).

Roselyn menjelaskan pelaksanaan kegiatan edukasi ini dilatar belakangi oleh masih terdapatnya kejadian Gizi Buruk yang terjadi di Desa Pangkah

“Terdapat kejadian Gizi Buruk yang telah terdeteksi di Desa Pangkah ini karena kurangnya pengetahuan ibu dan pengasuh mengenai pemberian makanan yang sesuai unuk bayi dan balita” ujarnya di sela-sela kegiatan

Lebih lanjut Roselyn berharap melalui kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil dan menyusui sehingga gizi anak dapat terpenuhi dan tumbuh dengan baik.

“ Harapan saya lewat kegiatan ini, ibu hamil dan menyusui dapat teredukasi tentang pentingnya pemberian MPASI dan PMT untuk bayi dan balita, sehingga anak-anak tersebut terpenuhi gizinya dan dapat tumbuh dengan baik” terangnya di sela-sela kegiatan.

Editor Solikhin

MAHASISWA KKN UNDIP KENALKAN ASAP CAIR UNTUK PENGASAPAN IKAN KEPADA MASYARAKAT DESA PANGKAH

PROGRAM ASAP CAIR

Sumber : Dokumentasi Tim KKN II 2019 Desa Pangkah

Mahasiswa KKN Tim II Undip di Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan selenggarakan sosialisasi pengenalan asap cair kepada masyarakat Desa Pangkah, Jumat (26/07/2019)

Pangkah, Karangdadap (26/7) – Desa Pangkah merupakan salah satu desa di Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan yang banyak memiliki kegiatan home industry pengasapan ikan. Kegiatan pengasapan ikan di Desa Pangkah masih menggunakan metode tradisional yaitu menggunakan kayu bakar, yang tentu saja dapat menimbulkan polusi udara.

Sadar akan hal tersebut, mahasiswa KKN Tim II Undip di Desa Pangkah bernama Issya Fitria Tuzzahra dari prodi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mengenalkan metode alternatif pengasapan ikan menggunakan asap cair.

Kegiatan pengenalan dilakukan di Balai Desa Pangkah dan dihadiri oleh empat puluh anggota PKK Desa Pangkah, Jumat (26/7)

Issya menjelaskan penggunaan asap cair dinilai lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan alami yang tak terpakai seperti bogol jagung dan tidak menimbulkan asap tentunya, selain itu menggunakan asap cair juga menjadikan makanan menjadi awet dan lebih sedap.

“ Saya melihat di Desa Pangkah ini, kegiatan pengasapan ikannya masih menggunakan kayu bakar, padahal asap dari pembakaran kayu tersebut dapat menimbulkan polusi udara. Maka dari itu saya ingin mengenalkan metode pengasapan yang lebih ramah lingkungan kepada masyarakat yaitu menggunakan asap cair. Asap cair ini selain ramah lingkungan karena tidak menimbulkan asap juga menjadikan makanan menjadi awet dan lebih sedap.” ujarnya di sela-sela kegiatan

Kegiatan pengenalan asap cair ini diawali dengan pemaparan materi tentang asap cair oleh Issya, kemudian dilanjutkan denga sesi tanya jawab, sehingga masyarakat dapat memahami dengan jalas metode asap cair ini.

Editor Solikhin