Home » Lokasi KKN » Kab. Rembang

Category Archives: Kab. Rembang

Rumah Joglo untuk Peningkatan Produksi Ternak Tawon Klanceng Desa Babaktulung

Babaktulung, Rembang – Selain menjadi pelaut dan petani, meubel merupakan pekerjaan yang juga banyak peminatnya di Desa Babaktulung. Secara umum, pelaku usaha meubel di Desa Babaktulung hanya melakukan produksi bila ada pesanan saja, jika tidak ada pesanan mereka pun tidak melakukan produksi sehingga perkembangannya pun tidak begitu pesat.

20190211122720

20190211122744

Pada hari Senin, 4 Februari 2019 mahasiswa Tim I KKN Undip melakukan survey ke beberapa meubel di sekitar Desa Babaktulung untuk konsultasi mengenai program multidisiplin pengembangan UMKM Tawon Klanceng yang mana dalam prosesnya memerlukan pembuatan rumah tawon untuk desain outdoor (luar ruangan). Desain yang akan dibuat adalah desain rumah joglo yang sesuai dengan rumah adat jawa tengah. Dari survei tersebut kami mendapat informasi mengenai syarat pemesanan untuk meubel adalah harus borongan maka dari itu kami direkomendasikan untuk mencoba ke usaha industri yang lainnya. Pembuatan rumah tawon ini menggunakan jasa meubel Pak Arif yang biasanya menerima pemesanan partai kecil seperti kandang burung maupun kandang ayam.

“Saya baru 2 tahun mencoba usaha kayu-kayu an seperti ini mbak. Belum bisa dibilang meubel karena masih kecil-kecilan. Kalo saya itu malah dasarnya kaligrafi, ukir-ukiran gitu mbak.” Jelas Pak Arif mengenai usahanya ketika kami mendatangi kediamannya di Dusun Babak.

Menurut penjelasan Pak Arif, jenis kayu yang paling cocok untuk desain luar ruangan adalah jenis kayu jati namun untuk desain yang lebih ekonomis dapat menggunakan kayu mahoni. Untuk patokan harga sendiri dapat diketahui setelah proses pengerjaan ini selesai. Jika bahan-bahan yang dibutuhkan sudah tersedia maka hanya butuh beberapa jam saja bagi Pak Arif untuk menyelesaikan kandang tawon tersebut.

Editor: Nurhasmadiar N.

Mahasiswa KKN berikan edukasi Pancasila dan cuci tangan untuk siswa TK Sarangmeduro

Sarang, Rembang – Kamis 24/1/19 di desa Sarangmeduro, tepatnya pada pukul 07.30 bertempat di TK Sarangmeduro, mahasiswa KKN Tim 1 Undip melakukan 2 edukasi. yang pertama mengenai cara mencuci tangan yang benar. edukasi mengenai cara cuci tangan yang benar dilakukan dengan media-media yang menyenangkan seperti poster dan nyanyian yang disertai gerakan yang berupa step-step cara mencuci tangan yang benar. Anak-anak yang berpartisipasi kurang lebih berjumlah 60 orang yang terdiri dari campuran siswa TK dan Paud.

Antusiasme yang dirasakan sangat tinggi diantara  siswa TK dan Paud, hal ini ditandai dengan suara yang begitu nyaring ketika diajak bernyanyi bersama mahasiswa KKN dan guru-guru pendamping yang hadir. antusiasme juga tak kalah tinggi ketika dilakukan edukasi yang kedua yaitu penanaman nilai-nilai pancasila pada generasi muda. Di program yang kedua ini media yang digunakan juga tak kalah menarik yaitu video edukasi untuk anak-anak dan poster yang mengilustrasikan bahwa pancasila adalah tameng bagi para generasi muda di era globalisasi ini.

Program pada hari Kamis 24/1 ditutup dengan penyerahan 2 poster yang berupa poster tameng pancasila dan poster cuci tangan kepada ibu kepala sekolah TK Sarangmeduro dengan harapan semoga poster tersebut dapat selalu menjadi pengingat akan nilai-nilai pancasila dan cara cuci tangan yang benar.

9-CD0227-C-CDD7-49-FD-865-E-7-DFD3-A01143-F

379-A76-E3-03-B0-47-B6-AD1-E-4-A7-B0-CD702-C2

Editor: Nurhasmadiar N.

Pembentukan Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) Desa Siaga Tingkat Kecamatan Sedan

SEDAN

Kamis, 10 Januari 2019 dilaksanakan rapat pembentukan Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) desa siaga tingkat kecamatan sedan diinisiasikan oleh UPT Puskesmas sedan yang dihadiri oleh perwakilan polsek sedan, Komandan koramil sedan perangkat kecamatan sedan, kepala UPT puskesmas,  para kepala desa di kecamatan sedan serta mahasiswa KKN Tim I Undip terdiri dari perangkat desa dan mahasiswa jurusan kesehatan masyarakat. Pokjanal atau kelompok kerja operasional adalah lembaga yang didalamnya terdiri dari berbagai lintas program dan lintas sektor yang dibentuk dalam tujuan pengembangan dan pembinaan Desa dan Kelurahan siaga aktif. Pokjanal merupakan motor penggerak Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yang menyediakan layanan dasar kesehatan. Dukungan pembinaan kelembagaan disasarkan pada pelimpahan urusan, dukungan kebijakan di tingkat desa dan integrasi program.  Tugas Pokjanal diantaranya mengelola kegiatan desa siaga, menyusun kegiatan dan sumber pendanaan, melakukan analisis masalah berdasarkan potensi permasalahan serta penyelesaian yang ada di desa, pemberdayaan dan bimbingan kader pemberdayan masyarakat dan mengembangkan program lainnya.

Salah satu fasilitas dari terbentuknya Pokjanal yaitu setiap desa tersedia “Mobil  Siaga” yang berfungsi untuk memudahkan akses masyarakat menuju pusat pelayanan kesehatan diantaranya membantu menghantarkan orang sakit, ibu hamil terutama masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki kendaraan yang memadai.  Desa siaga dibentuk dengan tujuan agar desa dapat menyelesaikan permasalahansecara mandiri baik dibidang kesehatan maupun bidang lainnya yang selanjutnya pada tingkat desa dibentuk FKD (Forum Komunikasi Desa).

Pada akhir rapat disampaikan beberapa permasalahan yang ada di kecamatan sedan diantaranya kebiasaan masyarakat meminum air yang tidak direbus terlebih dahulu sehingga tindak lanjutnya adalah semua depot air minum isi ulang harus melampirkan hasil uji laboratorium kelayakan air minum. Sedangkan permasalahan lainnya beberapa desa tidak memiliki bidan sehingga tenaga bidan akan ditambahkan.

Pembentukan Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) Desa Siaga Tingkat Kecamatan Sedan

Kamis, 10 Januari 2019 di Kantor Kecamatan Sedan pukul  09.49 – 11.20 WIB dilaksanakan rapat pembentukan pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) Desa Siaga Tingkat Kecamatan Sedan yang dihadiri oleh Bapak Sapardi sebagai yang mewakili Camat Sedan, Bapak Rohmat dari Polsek Sedan, Bapak Juli Eko T dari Komandan Koramil Kecamatan Sedan, Bapak dr. Hadi Utomo sebagai yang mewakili Kepala UPT Puskesmas, dan para Kepala Desa di Kecamatan Sedan.

MOJOSARI

Acara Rapat Pembentukan Pokjanal Desa Siaga Tingkat Kecamatan Sedan

Lokasi : Kantor Kecamatan Sedan

Sumber : Dokumentasi Kecamatan Sedan, 2019

Desa Siaga dibentuk agar desa dapat mandiri untuk menyelesaikan masalah di desa masing-masing dalam setiap bidang. Di bidang kesehatan akan dibentuk FKD (Forum Kesehatan Desa) untuk mengatasi permasalahan kesehatan di masing-masing desa. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pengadaan ambulan desa.

Rencana di Kecamatan Sedan tahun 2019, setiap desa sudah mempunyai ambulans desa yang diberi nama “Mobil Siaga”. Mobil siaga ini berfungsi untuk mengantarkan orang sakit, ibu hamil, jika ada bencana bisa digunakan untuk mengangkut bantuan dan juga korban. Tidak hanya mobil siaga, di tahun ini juga diharapkan agar setiap desa sudah mempunyai bidan desa meskipun bukan PNS/ BPP.

Tugas Forum Kesehatan Desa atau Pokjanal Desa Siaga adalah mengelola data tentang kegiatan desa siaga, menyusun rencana kegiatan tahunan dan sumber dana untuk setiap kegiatan, melakukan analisis masalah sesuai dengan potensi dan masalah untuk masing-masing desa, melakukan bimbingan kepada kader-kader pemberdayaan masyarakat di desa, mengembangkan partisipasi swadaya gotong royong masyarakat untuk desa siaga aktif, menembangkan kegiatan lain di setiap desa, dan membuat laporan.

Rapat ini membahas tiga materi, yaitu pokjanal desa siaga, pembentukan Forum Kesehatan Desa tingkat Kecamatan tahun 2019, dan kualitas depot air minum. Materi pertama membahas tentang pokjanal desa siaga yang disampaikan oleh UPT Puskesmas Sedan, diharapkan masyarakat mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan dasar (pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, anak, penemuan & penanganan penderita penyakit) secara mandiri, ketika tidak mampu baru dibawa ke tenaga kesehatan terdekat/ bidan desa. Selain itu, perlu ditingkatkan peran promosi kesehatan agar taraf kesehatan masyarakat baik. Kecamatan Sedan sendiri sudah memiliki program “SUSIANTRI” (Suami Siaga Antar Istri). Materi kedua yang disampaikan adalah pembentukan Forum Kesehatan Desa tingkat Kecamatan FKD tahun 2019 yang dipimpin oleh perwakilan Kecamatan Sedan. Materi ketiga membahas tentang kelayakan depot air minum yang ada di Kecamatan Sedan dan disampaikan oleh Bapak Muslin, SKM. Depot penjual air minum di Kecamatan Sedan dihimbau untuk menempelkan hasil uji laboratorium di tokonya masing-masing agar pembeli percaya bahwa air dari depot tersebut layak konsumsi.

Penyerahan Gambar Desain TPS 3R dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Desa Bonjor

mono-lintang

Sarang, Rembang – Senin, 11 Februari 2019 dilaksanakan penyerahan gambar desain TPS 3R yang merupakan salah satu program mahasiswa KKN Tim 1 Desa Bonjor kepada perangkat desa, yang bertempat di kantor desa Bonjor. Desain TPS 3R ini dibuat karena Desa Bonjor tidak memiliki TPS untuk pengelolaan sampah. TPS 3R atau tempat pengolahan sampah berbasis 3R (reduce, reuse, recycle) merupakan tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, dan pendauran ulang skala kawasan. Diharapkan dengan adanya desain TPS 3R dapat memperbaiki pengelolaan sampah menjadi lebih baik. Selain penyerahan gambar desain, dilaksanakan juga sosialisasi kepada perangkat desa mengenai pengelolaan sampah di pemukiman dan bagaimana fungsi TPS 3R tersebut.

Editor: Nurhasmadiar N.

Edusi (Edukasi ASI Eksklusif) untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif Di Desa Bonjor

diana-mono

Sarang – Rembang, Air Susu Ibu (ASI) memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup bayi, khususnya pada 6 bulan pertama setelah persalinan. Pemberian ASI dapat menurunkan risiko penyakit infeksi yang dapat memicu kematian neonatal dan kematian bayi. Pemberian ASI Eksklusif sangat menguntungkan baik bagi bayi maupun ibu. Pemberian ASI eksklusif dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi, seperti diare, otitis media, meningitis, dan lain sebagainya. Selain itu pemberian ASI juga dapat mengurangi perdarahan pasca persalinan, mempercepat pencapaian berat badan sebelum hamil, mengurangi risiko kanker payudara dan kanker rahim.

Pada hari Rabu 13 Februari 2019, Tim keperawatan KKN Undip di Desa Bonjor melakukan kegiatan Edusi (Edukasi ASI Ekskusif). Edusi merupakan kegiatan edukasi mengenai pemberian ASI eksklusif kepada Ibu hamil. Pemberian edukasi diakukan karena rendahnya angka pemberian ASI eksklusif oleh Ibu. Pemberian materi dilakukan bersamaan dengan kelas ibu hamil. Materi edukasi yang diberikan antara lain mengenai manfaat pemberian ASI, perawatan payudara dan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI serta menjaga kebersihan payudara sebagai persiapan laktasi. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta. Diharapkan dengan pemberian edukasi kepada Ibu, akan meningkatkan motivasi ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif selama 6 Bulan, dengan pemberian ASI eksklusif diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi penerus yang berkualitas.

Editor: Nurhasmadiar N.

Edukasi dan Training of Trainer (ToT) tentang Asi Eksklusif dan Breastcare: Sebagai upaya optimalisasi penerapan Asi Eksklusif di Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang

Bajingjowo, Sarang Rembang – 12 Februari 2019. Mahasiswa KKN Undip Tim 1 tahun 2019 berkolaborasi dengan Dosen Nurhasmadiar Nandini, S.KM., M.Kes telah melaksanakan program edukasi dan Training of Trainer tentang Asi Eksklusif dan Breastcare. Kegiatan ini dihadiri oleh 31 ibu hamil, 4 kader kelas ibu hamil dan seorang bidan desa Bajingjowo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada ibu-ibu hamil di Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang mengenai pentingnya Asi Eksklusif dan cara melakukan Breastcare.

Pemberian Asi Eksklusif dewasa ini sudah banyak dikampanyekan, namun dalam penerapannya dinilai sangat kurang. Menurut data Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2018 menyatakan bahwa presentase bayi yang mendapatkan Asi Eksklusif di Jawa Tengah mencapai 54,4% saja. Bayi yang mendapatkan Asi Eksklusif di Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang masih sangat sedikit. Presentasi bayi yang mendapatkan Asi Eksklusif masih jauh dibawah target yang telah ditetapkan (UPT Puskesmas Sarang 1, 2018). Oleh karena itu diharapkan program Edukasi dan ToT mengenai Asi Eksklusif dan Breastcare mampu membantu pencapaian target bayi mendapatkan Asi Eksklusif di Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang.

Pelaksanaan program terdiri dari pembukaan, kemudian pre-test, penyampaian materi, simulasi breastcare. Penyampaian materi yang pertama oleh Dosen Nurhasmadiar Nandini, S.KM., M.Kes yang menjelaskan mengenai manfaat Asi Eksklusif, kandungan Asi Eksklusif, Kolostrum yang sangat bermanfaat untuk daya tahan tubuh bayi, Asi vs Susu Formula dan Asi Perah. Peserta yang terdiri dari ibu hamil sangat antusias mendengarkan materi. Pada akhir penyampaian materi beberapa ibu hamil memberikan pertanyaan dan meminta saran terkait permasalahan yang dihadapi. Mayoritas ibu-ibu hamil mengalami hambatan yang sama dalam pemberian Asi eksklusif yaitu Asi tidak keluar dan tidak lancar. Setelah materi pertama selesai, dilanjutkan materi yang kedua mengenai breastcare.

Breastcare atau perawatan payudara bermanfaat untuk memperlancar produksi Asi, menjaga kebersihan payudara, mencegah terjadinya lecet, mencegah bendungan Asi dan mendeteksi apabila terjadi kelainan. Materi kedua ini disampaian oleh Nur Holiza mahasiswa KKN Undip Tim 1 tahun 2019. Mahasiswa menjelaskan dan mempraktikkan langkah-langkah breastcare. Selanjutnya, salah satu ibu hamil diminta untuk mempraktikkan langkah-langkah breastcare untuk mengetahui pemahaman ibu hamil terkait apa yang disampaikan. Selain itu, diharapkan ibu hamil setelah melahirkan dan dibantu kader dan bidan desa mampu menerapkan pemberian Asi Eksklusif sehingga target bayi mendapatkan Asi Eksklusif dapat tercapai.

Editor: Nurhasmadiar N.

Pemaparan Program KKN Desa Kumbo Kepada Masyarakat

Rabu, 16 Januari 2019 telah diadakan pertemuan antara mahasiswa-mahasiswa KKN Tim 1 Undip dengan masyarakat Desa Kumbo. Pertemuan yang dilaksanakan di Balai Desa Kumbo pukul 19.00 ini turut dihadiri kepala desa, ketua BPD, ketua-ketua RT yang berjumlah 10, perangkat desa, serta masyarakat Desa Kumbo. Pertemuan yang bertujuan untuk menyambut dan mengenalkan mahasiswa KKN Tim 1 Undip Desa Kumbo kepada masyarakat, diikuti dengan pemaparan program-program dari mahasiswa KKN yang akan dilaksanakan selama 42 hari di desa ini.

Tentunya pertemuan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat desa, yang mana terdapat beberapa masyarakat mengajukan usulan dan masukan terkait program-program mahasiswa KKN Tim 1 Undip Desa Kumbo. Melanjutkan program yang dilaksanakan KKN Tim 2 Undip 2018 tentang pengenalan teknis pengajuan sertifikasi tanah, perangkat desa membentuk Panitia Pengajuan Sertifikasi Tanah. Dalam diskusi pembentukan panitia, mahasiwa KKN berperan sebagai tim pendukung selama kegiatan KKN dalam kepanitiaan pengajuan sertifikasi tanah Desa Kumbo.

kumbo

Ayo Nyang Posyandu “ Ibu Tanggap, Anak Sehat”

Hari Selasa, 15 Januari 2019 Mahasiswa KKN Tim I Tahun 2019 Desa Pacing mengikuti salah satu kegiatan Posyandu di Dusun Kedungmumbul. Kegiatan posyandu dimulai jam 9 pagi di rumah kepala dusun Kedungmumbul. Posyandu di Dusun Kedungmumbul memiliki 5 kader dan 1 bidan desa yang mendampingi. Posyandu di Dusun Kedungmumbul. Posyandu dihadiri kurang lebih 50 ibu dan balita.

Mahasiswa Tim KKN membantu memberi pelayanan kesehatan kepada ibu – ibu dan balita yang datang yaitu dengan membantu dalam pengukur tinggi badan dan berat badan. Pada saat posyandu Dusun Kedungmumbul mahasiswa KKN memberikan sosialisasi mengenai pengolahan sampah popok bayi dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Selain itu, pengisian kartu kesehatan balita dan pemberian PMT dilaksanakan oleh kader posyandu. Dan kegiatan pemberian imunisasi balita dan pemeriksaan ibu hamil bersama bidan desa Pacing.

Kegiatan posyandu selesai pada pukul 11.30 WIB, setelah kegiatan selesai bidan desa memberikan briefing singkat mengenai pengukuran panjang badan untuk baduta dan tinggi badan untuk balita secara benar kepada kader. Kegiatan Posyandu Dusun Kedungmumbul ditutup dengan acara foto bersama.

pacing                                              pacing-2

Gambar 1. Kegiatan Posyandu di Kedung Mumbul Gambar 2. Briefing mengenai pengukuran panjang badan oleh Bidan Desa

SOSIALISASI PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS (PTSL) KEPADA MASYARAKAT DESA KARANGASEM

Karangasem (15/1) Guna membantu dan menyukseskan persertifikatan tanah masyarakat, pihak Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Karangasem tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sosialisasi PTSL ini diadakan di Pendopo Balai Desa Karangasem yang dimulai pada pukul 10.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, pihak BPN dibantu oleh mahasiswa dari Universitas Diponegoro (UNDIP) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di desa tersebut. Terdapat 3 tahapan dalam acara iniyaitu, sosialisasi, pendaftaranpembuatansertifikat dan pembentukan panitia oleh perangkat desa. Menurut ketua BPN Rembang, jumlah tanah yang bersertifikat baru sekitar 45% sehingga dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk seluruhnya tersertifikasi. Untuk itu BPN memiliki program kerja yaitu pada tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia sudah terdaftar, terpetakan, dan jika bias sudah bersertifikat. Antusiasme yang tinggi terlihat dari banyaknya warga yang datang dalam sosialisasi PTSL ini.

karangasem

karangasem-2

Dokumentasi Mahasiswa KKN TIM 1 UNDIP 2019 Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, KabupatenRembang