Home » Lokasi KKN » Kab. Rembang

Category Archives: Kab. Rembang

Sidorejo Week 5 – Pelatihan Pembuatan Piramida Penduduk Desa Sidorejo oleh Mahasiswa KKN Tim II Undip 2019

Sidorejo, Sedan – Mahasiswa KKN Tim II Undip 2019 mengadakan pelatihan pembuatan piramida penduduk untuk desa Sidorejo pada hari Rabu, 7 Agustus 2019 bertempat di Balai Desa Sidorejo. Pelatihan dihadiri oleh perangkat desa Sidorejo dan diikuti dengan antusias oleh perangkat desa

 

Pelatihan Pembuatan Piramida Penduduk dilakukan oleh Kristi Fajar Nuryanti, mahasiswi Fakultas Sains dan Matematika Undip. Yang diharapkan dari adanya pelatihan tersebut, perangkat desa dapat membuat piramida penduduk dengan baik sehingga dapat menjadi acuan yang tepat dalam rangka pembangunan desa Sidorejo menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi warga.

 

editor: Mas’ut

Sidorejo Week 5 – Penyerahan Peta Administrasi dan Tata Guna Lahan dan Poster Pemetaan Hidrogeologi Muka Air Tanah oleh Mahasiswa KKN Tim II Undip 2019 kepada Desa Sidorejo

Sidorejo, Sedan – Mahasiswa KKN Tim II Undip 2019 mengadakan sosialisasi dan penyerahan Peta Administrasi dan Poster Pemetaan Hidrogeologi Muka Air Tanah Desa Sidorejo yang dihadiri oleh perangkat desa pada hari Rabu, 7 Agustus 2019 bertempat di Balai Desa Sidorejo

Peta Administrasi dan Poster Pemetaan Hidrogeologi Muka Air Tanah dibuat oleh Asyuara Farah Maudysha, mahasiswi Teknik Geologi Undip. Peta Administrasi dan Tata Guna Lahan berisi data wilayah Sidorejo berdasarkan letak dusun yang diharapkan peta ini dapat digunakan untuk membantu perencanaan pembangunan desa Sidorejo

 

Poster Pemetaan Hidrogeologi Muka Air Tanah berisi peta muka air tanah Desa Sidorejo, serta permasalahan air tanah di Desa Sidorejo berupa tercemarnya air tanah dengan septic tank di beberapa tempat, tercemar kapur berkadar rendah, pengeboran air sumur yang tidak mengeluarkan air tanah, keringnya sumur ketika musim kemarau. Dalam poster tersebut, ada rekomendasi yang diberikan untuk menanggulangi kekeringan dan banjir berupa pembuatan biopori dan sumur serapan

Diharapkan dengan adanya sosialisasi poster pemetaan Hidrogeologi dapat memberikan solusi atas permasalahan kekeringan dan banjir yang terjadi di desa Sidorejo

Editor: Mas’ut

#MINGGUANSEDAN: Anda Generasi Muda? Ayo Budayakan Membaca!

Sedan, Rembang – Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang mendukung untuk menambah pengetahuan seorang anak bangsa. Begitu juga dengan Perpustakaan Desa Sedan, Ngangsu Kawruh namanya, dimana dalam Bahasa Indonesia artinya menimba ilmu. Tentunya dari arti tersebut diharapkan warga Sedan memiliki semangat mencari ilmu dan minat baca yang tinggi, sehingga ilmu yang didapatkan semakin banyak dan bermanfaat. Namun sayangnya, Perpustakaan Ngangsu Kawruh tersebut belum berjalan, hanya tertinggal nama dan fasilitas. Untuk itu, Tim II KKN Undip Tahun 2019 berupaya untuk menghidupkan perpustakaan tersebut dengan membuat program monodisiplin “Optimalisasi Perpustakaan Desa Sedan” oleh Lifana dan Lailiya. Lifana dalam programnya melakukan pembuatan database buku yang ada, mulai dari pengkategorian dari buku tersebut hingga pembuatan label buku. Sedangkan Lailiya mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan yang dibutuhkan untuk menghidupkan perpustakaan.

Minggu 4_artikel 1_1

Gambar 1: Proses Menyiapkan Perpustakaan
Gambar 1: Proses Menyiapkan Perpustakaan

Kegiatan pengelolaan perpustakaan tersebut berlangsung di minggu ke-4 KKN, yang dimulai dari tanggal 29 Juli sampai tanggal 1 Agustus 2019. Pada Senin, 29 Juli 2019 dilakukan pendataan buku berdasarkan kategorinya, serta mendata judul, pengarang, tahun terbit, jumlah buku di masing-masing buku yang ada. Selain itu, dilakukan juga pembuatan label buku. Keesokan harinya, label buku tersebut ditempel pada punggung masing-masing buku. Sedangkan di hari Rabu, 31 Juli 2019 dilakukan pemberian kartu buku di halaman terakhir pada buku. Hingga hari Kamis, 1 Agustus 2019 dilakukan penghiasan dinding perpustakaan dengan kata-kata bijak berupa ajakan untuk membaca. Tak lupa juga, disiapkan hal penting lainnya seperti kartu anggota, buku pengunjung, buku peminjaman, sampai tata tertib.

Gambar 2: Perpustakaan Setelah Diolah
Gambar 2: Perpustakaan Setelah Diolah

Tujuan dihidupkannya perpustakaan tersebut yaitu untuk memupuk jiwa senang membaca pada warga Desa Sedan, terutama anak muda. Karena tanpa membaca, apalah arti seorang pemuda. Ilmu datang dari membaca, jangan sampai sebagai generasi emas bangsa yang buta dunia. Sehingga harapannya, setelah perpustakaan tersebut sudah siap dioperasikan, ke depannya dapat berjalan seperti perpustakaan sebagaimana mestinya. Ramai akan pengunjung, warga Sedan menjadi gemar membaca.

Editor: Mas’ut

#MINGGUANSEDAN: EXPO KECAMATAN SEDAN PERTUNJUKAN PROGRAM UNGGULAN TIM 2 TAHUN 2019 KKN KEC. SEDAN

Minggu 6_artikel 1_1

Pelaksanaan Expo Kecamatan Sedan

Sedan, Rembang (15/8/2019) Expo Kecamatan Sedan, merupakan program tingkat kecamatan yang selalu rutin diadakan setiap periode KKN yang selalu diikuti oleh seluruh Tim KKN yang berada di Kec. Sedan salah satunya adalah tim KKN Desa Sedan. Expo kecamatan pada tahun ini dapat dikatakan spesial karna untuk pertama kalinya Expo yang diadakan di Kabupaten Rembang dilaksanakan oleh masing-masing kecamatan, hal ini bertujuan agar para mahasiswa dapat lebih berfokus pada program unggulan serta pengembangan produk masyarakat desa Kec. Sedan.

Expo Kecamatan Sedan, yang diadakan Di balai Desa Sidorejo pada hari Kamis 15 Agustus 2019, mengusung tema Pertunjukan Program Unggulan KKN UNDIP Tim 2 Tahun 2019 Kec. Sedan. Acara dihidiri oleh Ketua LPPM Universitas Diponegoro, dan juga DPL (Dosen Pembina Lapangan) Kabupaten Rembang.  yang diselenggarakan pada pukul 09.00 sampai dengan 12.00 ini Dimeriahkan dengan live music, serta stand dari setiap Desa tempat Mahasiswa Universitas Diponegoro Mengabdi. Di setiap Stand, para mahasiswa mempertunjukkan hasil nyata, maupun dokumentasi dari Program-program Multi dan Mono yang telah dilaksanakan selama melaksanakan KKN di Kec. Sedan. Selain itu mahasiswa KKN juga turut serta membawa produk-produk Unggulan UMKM yang ada di desa mereka, layaknya Sapu yang terbuat dari kelapa, Emping jagung, piring rotan, dan lain sebagainya.

Desa Sedan selaku salah satu desa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Expo kecamatan ini, mempertontonkan produk unggulan Tim KKN Desa Sedan, yakni Keripik Tempe Sedanku serta Display Optimalisasi Perpustakaan Desa Sedan. Selain itu, desa sedan Juga mempertunjukkan alat Filtrasi Air, Demografi penduduk Desa Sedan, serta alur pelayanan Kependudukan Desa Sedan. Untuk produk UMKM unggulan, Desa Sedan mempertunjukkan Emping Jagung cap mawar  yang mana merupakan Produk makanan yang sangat terkenal di Desa Sedan.

Acara Expo Kecamatan Sedan, berlangsung meriah, dan mendapat antusias yang baik dari warga Kecamatan Sedan, banyak masyarakat desa yang turut hadir untuk mencari tahu produk-produk unggulan Desa-desa kecamatan Sedan, serta memanfaatkan pengecekan kesehatan gratis di Stand Kesehatan yang tersedia. Harapannya, acara Expo ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Kecamatan Sedan, untuk mengembangkan potensi-potensi yang yang ada di Sekitarnya.

Editor: Mas’ut

#MINGGUANSEDAN: GERAK JALAN? SIAPA TAKUT!

Pada tanggal 8 Agustus terdapat kegiatan gerak jalan yang dilakukan di Kecamatan Sedan. Gerak jalan dilakukan menggunakan rute dari Kecamatan Sedan hingga balai desa Karangasem. Kegiatan diikuti oleh peserta mulai dari SD hingga umum. KKN TIM II Desa Sedan sendiri mendapatkan nomor urut 302. Kegiatan dilakukan pada pukul 10.00 dengan menggunakan pakaian yang sudah diberikan oleh perangkat desa berupa baju hijau bertema tentara. Kegiatan diakhiri dengan makan bersama perangkat Desa Sedan.

Minggu 5_artikel 2_1

Gambar 1. Foto-foto pada saat gerak jalan
Gambar 1. Foto-foto pada saat gerak jalan

Selain untuk memperingati kemerdekaan Bangsa Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan juga untuk menjunjung GERMAS yang salah satunya adalah beraktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari. Antusiasme warga dan seluruh peserta dalam kegiatan gerak jalan ini sangat tinggi yang terlihat ketika tim 2 KKN Undip 2019 Desa Sedan melakukan gerak jalan, di sekitar jalan kerap kali terdapat warga yang menyemangati dan membuat kami terus berjalan sampai garis finish.

Editor: ennytantinisetiatin

Menyiapkan Remaja Desa Menoro Menjadi Penyelamat di Bidang Kesehatan #MENOROYUK!

IMG-20190811-WA0021

Gambar 1. Kegiatan Posyandu Remaja di Desa Menoro

SEDAN, REMBANG – Pertemuan ke-3 dari rangkaian kegiatan posyandu remaja di Desa Menoro dilaksanakan pada sore hari, pukul 15.00 WIB, bertempat di Rumah Data Kampung KB (9/8).

Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam rangka membentuk kader-kader posyandu yang berkompeten dan ahli dalam menangani kesehatan di Desa Menoro. Kegiatan ini terdiri dari 3 pertemuan yang tiap pertemuannya berisi materi yang berbeda-beda dan dilakukan setiap minggu secara berkelanjutan. Sasaran dari kegiatan ini adalah remaja wanita di Desa Menoro, terutama yang berusia 12-18 tahun.

IMG-20190811-WA0020

Gambar 2. Pemberian Materi Penentuan Status Gizi

Pada pertemuan ke-3 ini bermaksud memberikan pengetahuan kepada para kader posyandu remaja mengenai penentuan status gizi. Kesempatan kali ini, mahasiswa Tim II KKN UNDIP 2019 berkesempatan untuk membangun pola pikir remaja di Desa menoro mengenai pentingnya penentuan status gizi, cara menentukan status gizi, serta efek dari penentuan status gizi. Kegiatan ini berlangsung sekitar 2 jam 30 menit, para peserta pun terlihat sangat antusias menerima materi yang diberikan oleh mahasiswa Tim II KKN UNDIP 2019. Para kader posyandu remaja sangat berharap setelah ini mereka dapat terjun langsung menerapkan pengetahuan yang telah didapatkan.

Editor: ennytantinisetiatin

KUNJUNGAN KEPADA PETANI SETEMPAT DAN PENYULUHAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN PUPUK SEMPROT ALAMI #GANDRIROJOMENGABDI

Dokumentasi I : Kunjungan dan penyuluhan penggunaan pupuk semprot alami kepada petani setempat oleh Mahasiswa UNDIP
Dokumentasi I : Kunjungan dan penyuluhan penggunaan pupuk semprot alami kepada petani setempat oleh Mahasiswa UNDIP

 

REMBANG – Pada hari Sabtu (27/7) pukul 09.00 WIB, telah dilaksanakan program monodisiplin oleh Dyah Ibtisamah Husnaa, mahasiswa Biologi dengan judul program “Pupuk Semprot Berbasis Hormon”. Program tersebut dilaksanakan di lahan pertanian jagung Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

 

Kegiatan monodisiplin ini diawali dengan membantu kegiatan para petani di lahan, selanjutnya pemberian informasi mengenai cara pembuatan pupuk semprot menggunakan bawang merah dan aplikasi pupuk semprot tersebut. Adanya kegiatan monodisplin ini bertujuan agar petani memiliki wawasan mengenai adanya pupuk semprot, serta mengerti cara pembuatannya dengan menggunakan bahan-bahan alami. Petani setempat juga memberikan wawasan mengenai kondisi pertanian yang ada. Petani yang terlibat dalam penyuluhan ini yaitu petani padi, petani jagung, dan petani tanaman hortikultura. Kegiatan program diakhiri dengan pemberian sampel pupuk semprot organik yang terbuat dari bawang merah kepada petani.

 

Adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu petani dan dapat menjadi pilihan tambahan bagi petani dalam penggunaan berbagai jenis pupuk, dan mendapatkan manfaat dari penggunaan pupuk semprot organik tersebut sehingga para petani Desa Gandrirojo memiliki produksi pertanian yang meningkat.

Editor:ennytantinisetiaatin

EDUKASI PENTINGNYA MEMULAI INVESTASI DAN PENGELOLAAN ASET DI SEKOLAH MA YSPIS #GANDRIROJOMENGABDI

Dokumentasi I : Arfian Kurnia saat menjelaskan tentang pentingnya investasi kepada siswa di MA YSPIS (04/08).

 

REMBANG – Hari Minggu, 4 Agustus 2019 telah berlangsung pelaksanaan program monodisiplin oleh Arfian Kurnia Pratama yang berjudul “Pemberdayaan dan Edukasi Pentingnya Memulai Investasi dan Pengelolaan Aset pada Generasi Muda” di MA YSPIS Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Acara tersebut berisi pemaparan materi tentang investasi yang disampaikan oleh saudara Arfian Kurnia secara umum, dari pengertian investasi hingga alasan mengapa generasi muda atau generasi milenial sudah mulai berpikir untuk investasi. Selain itu, dipaparkan juga bagaimana cara memulai investasi dari yang paling mudah hingga yang paling sulit serta tips-tips bagaimana meminimalisir kerugian ketika berinvestasi.

Peserta acara tersebut adalah siswa siswi MA YSPIS dari beberapa kelas yang bergantian. Terhitung total ada lima kelas yang mendapatkan materi program tersebut. Secara keseluruhan siswa siswi MA YSPIS antusias untuk menerima materi yang disampaikan. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena didalam pembelajaran mereka belum pernah menyentuh investasi, bahkan apa yang dimaksud dengan investasi. Tidak hanya investasi, materi yang disampaikan juga mengenai pengelolaan aset yaitu bagaimana mengelola harta dengan bijak yag dapat dimulai dari tabungan diri sendiri.

Dengan adanya acara tersebut harapannya generasi muda di Desa Gandrirojo mendapat pengetahuan tentang investasi dan memiliki tujuan hidup jangka panjang untuk diwujudkan. Selain itu, peserta juga mampu menerapkan bagaimana cara mengelola harta dikemudian hari atau mampu untuk memberi masukan serta saran pada keluarga maupun kerabat yang memiliki aset untuk dikelola secara bijak.

 

Editor: ennytantinisetiatin

OPTIMALISASI POSYANDU LANSIA DAN SCREENING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI BALAI DESA GANDRIROJO #GANDRIROJOMENGABDI

Dokumentasi : Tim II KKN UNDIP sedang Melakukan Posyandu Lansia serta Screening Penyakit Tidak Menular di Balai Desa Gandrirojo

 

REMBANG – Hari Senin, 5 Agustus 2019 telah berlangsung pelaksanaan program monodisiplin oleh Tania Masha yang berjudul “Optimalisasi posyandu lansia untuk melakukan Screening Penyakit Tidak Menular” di Balai Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Acara tersebut berisi pengukuran berat badan, tinggi badan, pengecekan tekanan darah dan pemantauan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Peserta acara adalah lansia yang terdaftar dala posyandu lansia Desa Gandrirojo. Optimalisasi posyandu dilaksanakan sebagai upaya promotif-preventif untuk mendeteksi dan melaksanakan pengendalian dini faktor resiko penyakit tidak menular secara terpadu.

Setelah melakukan pemeriksaan, para peserta melakukan identifikasi faktor risiko penyakit tidak menular dan melakukan konseling serta edukasi mengenai gizi dan pola makan yang tepat dilakukan. Tidak hanya komunikasi 2 arah yang dilakukan, kegiatan ini ditunjang pula dengan media sebagai bahan edukasi agar masyarakat dapat mengingat serta menerapkan ilmu yang disampaikan. Media leaflet yang digunakan dilengkapi pengertian penyakit, faktor risiko penyakit, serta contoh menu dalam sehari mampu membantu para peserta memahami serta menentukan langkah tepat yang perlu dilaksanakan terkait penyakitnya.

Pada saat pemantauan ditemukan banyak peserta yang menderita hipertensi, asam urat dan kolesterol. Bagi para peserta dengan penyakit diberi konseling mengenai pengendalian faktor risiko penyakit serta mencegah komplikasi. Bagi peserta dengan kondisi sehat diberi konseling mengenai upaya preventif mengenai penyakit. Secara keseluruhan peserta tampak antusias saat melakukan konseling dan edukasi gizi, kegiatan ini tepat dilakukan karena para peserta tidak pernah terpapar informasi mengenai makanan yang perlu dibatasi serta hal yang perlu diperhatikan terkait penyakit.

Dengan adanya acara tersebut harapannya para lansia di Desa Gandrirojosecara rutin dapat melakukan screening penyakit kronis agar mereka mengetahui masalah kesehatan yang sedang dihadapinya dan dapat segera merencanakan pengobatan dan pencegahan terhadap komplikasi. Dengan cara ini, maka angka mortalitas akibat penyakit-penyakit tersebut menurun dan kualitas hidup Lansia meningkat.

Editor: ennytantinisetiatin

PENYULUHAN MENGENAI PENYAKIT TIDAK MENULAR #GANDRIROJOMENGABDI

Dokumentasi 1 . Penyuluhan tentang Penyakit Tidak Menular yang dilakukan oleh Tania Masha, mahasiswa Ilmu Gizi di Balai Desa Gandrirojo (10/08).

 

REMBANG –Telah diadakanpenyuluhan mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Tania Masha, mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi yang berkolaborasi dengan dr. Dodik Pramono, M. Si., Med. yang merupakan Dosen Pendamping Lapangan Mahasiswa Tim II KKN Undip, beasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, di Balai Desa Gandrirojo(10/08). Penyuluhan ini dilakukan dengan tujuan mengedukasi masyarakat Desa Gandrirojo terkait bahaya PTM serta bagaimana cara mencegah dan mengatasi PTM. Penyuluhan ini dilatarbelakangi karena tingginya angka penderita PTM di Desa Gandrirojo. Adapun PTM yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat meliputi hipertensi, diabetes, dislipidemia dan asam urat.

Peserta penyuluhan tersebut merupakan ibu-ibu anggota PKK yang berjumlah kurang lebih 40 orang. Para peserta terlihat sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Kehadiran dr. Dodik juga menambah antusias peserta karena dapat berkonsultasi langsung dengan ahli. Pada penyuluhan ini, dr. Dodik menginformasikan bahwa Pustu dan Posyandu desa akan diberikan bantuan berupa peralatan kesehatan dengan tujuan membantu menurunkan jumlah penderita PTM di Desa Gandrirojo.

Dengan adanya penyuluhan tersebut, diharapkan masyarakat desa semakin memahami bahaya dari PTM sehingga membuat masyarakat sadar untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya PTM. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat bertindak dengan bijaksana dalam menyikapi penyakit yang sedang mereka hadapi salah satunya dengan selalu melakukan pemeriksaan rutin di puskesmas terdekat dengan harapan agar dari tahun ke tahun jumlah penderita PTM di Desa Gandrirojo mengalami penurunan.

Editor: ennytantinisetiatin