Home » Pengabdian Masyarakat

Category Archives: Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa KKN Lakukan Pendampingan Perhitungan RAB

sda-png

Wonoboyo,  Senin (11/02/2019) – Salah satu mahasiswa KKN Tim 1 Undip 2019 melakukan pendampingan perhitungan RAB di Kantor Desa Wonoboyo. Pendampingan ini melibatkan dua orang perangkat desa. Perhitungan RAB menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan desa. Perangkat desa dituntut untuk bisa menghitung RAB dari awal seperti perhitungan volume sampai rekapitulasi harga. Hal ini cukup menyulitkan perangkat desa karena pemahaman perangkat mengenai perhitungan RAB yang benar masih kurang.

Mulanya, mahasiswa memaparkan tata cara perhitungan RAB, selanjutnya mahasiswa dan perangkat desa mempraktekkan cara perhitungan RAB. Perangkat desa yang menjadi kader sangat antusias mengikuti pendampingan ini. Antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi dari perangkat desa membuat mahasiswa KKN merasa senang.

Kandang Bersih, Ternak Sehat dan Peternak Bahagia

DSC-0726
Wonoboyo, Jumat (01/02/2019) – Mahasiswa KKN UNDIP Tim I lakukan pelatihan dan pendampingan tata cara sanitasi lingkungan kandang kepada Peternak skala kecil di Dusun Wonoboyo, Desa Wonoboyo. Kegiatan ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran penyakit ke ternak dan peternak. Menurut Maya (21) “sanitasi merupakan kegiatan untuk membersihkan lingkungan kandang, mulai dari lingkungan dalam dan luar kandang, pembersihan kotoran dan sisa pakan, serta membersihkan ternak itu sendiri dengan tujuan untuk membuat ternak menjadi nyaman dan sehat”.

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan inisiatif dari Maya, Mahasiswa KKN UNDIP Tim I Tahun 2019 karena melihat lingkungan kandang peternak yang kotor dan tidak nyaman bagi ternak dan peternak itu sendiri. Kurang nyamannya lingkungan kandang bagi peternak disebabkan karena masih awam nya peternak mengenai pentingnya sanitasi dan tata cara melakukan sanitasi yang baik.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari perangkat desa, perangkan di Dusun tersebut serta antusias yang baik dari peternak yang ingin belajar tata cara sanitasi. Kegiatan diharapkan dapat menjadikan ternak sehat karena penyebaran penyakit dapat diminimalisir dengan ada kegiatan perbaikan sanitasi dan kandang ternak ini, sehingga produktivitas ternak menjadi meningkat dan akhirnya dapat mensejahterakan peternak.

Pakan Hijauan Awetan Solusi agar Ternak Kenyang, Peternak Senang

DSC-0071-FILEminimizer

Wonoboyo, Sabtu (09/02/2019)Mahasiswa KKN Undip Tim 1 KKN melaksanakan pelatihan pembuatan hijaun pakan ternak yang diawetkan (silase, amoniasi dan fermentasi) kepada kelompok ternak Dusun Kleseman, Desa Wonoboyo. Dalam kesempatan tersebut kelompok ternak yang hadir berjumlah 10 orang. Menurut penuturan mahasiswa KKN, Maya (21) “ kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi kebutuhan pakan ternak yang berkurang saat musim kemarau sehingga pakan ternak harus diawetkan saat musim penghujan atau saat ketersediaan hijauan melimpah banyak, kegiatan ini juga menguntungkan peternak karna adanya efisiensi waktu, biaya dan tenaga dari peternak” tutup Maya.

DSC-1295-FILEminimizer

Kegiataan pelatihan ini mendapatkan dukungan dan sambutan hangat dari perangkat desa maupun perangkat Dusun Kleseman. Pakan awetan ternak ini diawetkan dengan lama penyimpanan sekitar 1 sampai 4 minggu, dan dapat bertahan hingga 1 hingga 2 tahunan lamanya apabila proses dan penyimpangannya baik dan berhasil. Disamping efisiensi waktu, pakan ternak ini juga dapat meningkatkan nafsu makan ternak, sehingga proses penggemukan ternak menjadi lebih cepat. Hal ini menjadikan ternak sehat, kenyang sekaligus peternak juga senang karna masa panen lebih cepat dan lebih banyak keuntungannya.

Kue Cucur yang Sarat Makna

S-10584067

Wonoboyo, Minggu (17/02/2019) – Mahasiswa KKN TIM Undip Tim 1 melakukan pendampingan pembuatan kue Cucur di Dusun Wonoboyo. Kue ini merupakan salah satu kue tradisional khas Desa Wonoboyo yang  memiliki bentuk yang sangat khas, dengan ukuran bulat kecil dengan tekstur yang renyah. Uniknya kue ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama, bisa sampai 1 bulanan lamanya tanpa bahan pengawet kimia sekalipun, bahkan rasanya akan semakin nikmat jika sudah lebih dari 1 mingguan. Hal ini dikarenakan teksturnya akan lebih lembut dan enak untuk dimakan,

Pada pendampingan pembuatan kue ini, sasarannya terdiri dari kelompok ibu ibu yang berjumlah 6 orang. kegiatan ini diharapkan dapat merangsang terciptanya UMKM kue Cucur di Dusun Wonoboyo. Kue Cucur terbuat dari gabungan bahan seperti tepung beras, gula jawa, vanilli, dan tepung terigu. Bahan-bahan tersebut dicampur menjadi satu sampai liat. Bahan yang sudah menjadi adonan liat tersebut akan dipanaskan menggunakan wajan yang berisi minyak goreng dengan api kecil.

Menurut penuturan salah seorang dari kelompok tersebut, Marchamah (47) “Keunikan dalam proses kue cucur ini adalah adonan yang digoreng tidak boleh dibalik dan harus ditusuk beberapa kali hingga adonan matang hingga bagian dalam, Keunikan lainnya adalah jika kita salah menakar komposisi bahan maka kemungkinan besar kue cucur yang dibuat akan gagal, hal ini memberi tanda bahwa dalam pembuatan kue cucur ini harus jujur dan berhasil dalam satu langkah”

PELATIHAN PERBAIKAN MUTU PAKAN TERNAK

(16/02/2019) Pukul 14.00 WIB diadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan Perbaikan Mutu Pakan Ternak yang bertempat di rumah Kepala Dusun Gopakan. Pelatihan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Ternak dusun Gopakan. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan guna berbagi ilmu dengan para peternak untuk memanfaatkan pakan berkualitas rendah menjadi pakan dengan kualitas yang lebih baik melalui pengolahan pakan. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan acara oleh Kepala Dusun, Kepala KTT, dilanjutkan dengan diskusi mengenai program kerja KTT yang berjalan, kemudian dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan fermentasi pakan oleh mahasiswa KKN TIM 1 UNDIP tahun 2019.

Sosialisasi dan pelatihan ini mendapat respon yang sangat baik dari peserta yang hadir. Suksesnya kegiatan ini didukung oleh antusiasme para anggota KTT dalam mengikuti kegiatan, peserta tampak turut aktif dalam pembuatan pakan fermentasi. Setelah pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan selesai, dilakukan sesi penutupan dan foto bersama.

Fermentasi pakan memiliki manfaat yang cukup baik bagi ternak dan peternak, selain meningkatkan efisiensi pakan, biaya murah, kandungan nutrisi yang baik juga dapat meningkatkan kebermanfaatan limbah perkebunan dan pertanian. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para peternak di desa Wonocoyo, serta dapat diterapkan di lapangan untuk meningkatkan produktivitas ternak.

 

Pelatihan Inovasi Produk Berbahan Dasar Kopi Desa Wonocoyo

Pada hari minggu (10/02) telah berlangsung program gabungan mahasiswa KKN tim 1 di kegiatan kumpul rutin ibu-ibu PKK Desa wonocoyo, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung.  Kegaitan ini diikuti oleh 30 ibu-ibu anggota kelompok PKK Desa Woncoyo dan mahasiswa KKN di Desa Wonocoyo.

Program ini diawali dengan penyanyian lagu mars PKK dan keluarga berencana. Ibu-ibu menyanyikan lagu-lagu tersebut dengan khidmat dan lugas. Lalu kegaitan dilanjutkan dengan laporan keuangan rutin dan arisan.

Lalu kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan kegaitan mahasiswa KKN. Dimulai dari Anggiapsari, mahasiswi jurusan Agribisnis yang menyampaikan bagaimana pembuatan selai dan sabun yang berbahan dasar kopi. Lalu, Vike, mahasiswi Teknik Kimia yang memaparkan bagaimana pembuatan  produk Hand Sanitizer dan pembersih lantai dan kayu yang juga berbahan dasar dari kopi.

Diharapkan melalui kegiatan ini, warga di Desa Wonocoyo bisa  mengembangkan produk-produk asli desanya, agar bisia meningkatkan sumber penghasilan.

 

Mengunjungi Home Industry Kopi Martini di Dusun Sirno

Pada hari Jumat (18/01) jam 9 malam, mahasiswa  KKN Tim 1  Kecamatan Wonoboyo, Desa Woncoyo mengunjungi Home Industry Kopi milik Ibu Martini di Dusun Sirno.

Kegiatan yang dilakukan pertama yaitu perkenalan mahasiswa KKN TIM 1 terhadap pemilik home industry kopi martini, lalu dilanjutkan dengan mengikuti kegiatan pemilihan biji kopi yang terbaik dilanjutkan dengan roasting atau pemanggangan biji kopi proses dimana merubah biji kopi hijau menjadi biji cokelat dengan menggunakan mesin roasting dengan suhu 550 derajat farenhait. Selanjutbya proses griding atau menggiling biji kopi. Biji kopi yang digiling ada dua yaitu arabika dan robusta. Terakhir penyajian kopi wine arabika dan robusta.

Dari kegiatan, Mahasiswa KKN bisa memahami secara langsung bagamana pembuatan kopi mulai dari awal pemilihan biji hingga pengemasan.

 

Arisan Seru Di Desa Wonocoyo

Pada selasa sore (12/02/19) diadakan arisan RT dusun Wonocoyo di rumah ibu ketua RT di dusun Wonocoyo, desa Wonocoyo, kecamatan Wonoboyo. Kegiatan arisan ini rutin diadakan di dusun Wonocoyo setiap sebulan sekali. Kegiatan arisan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK di dusun Wonocoyo.

Arisan ini dimulai dengan pembacaan doa oleh pak Hamam selaku kyai di dusun Wonocoyo. Pembacaan doa dibacakan dengan khidmat yang diikuti oleh ibu-ibu dan mahasiswa KKN. Lalu, pemaparan program-program yang akan dijalani mahasiswa KKN. Ibu-ibu PKK dengan antusias menanyakan dan memberikan saran-saran terhadap program milik mahasiswa. Berikutnya laporan keuangan keluar-masuk di dusun wonocoyo. Dan terakhir, adalah beberapa games yang disajikan oleh mahasiswa KKN Tim 1 Undip. Mulai dari tahan tawa, tebak-tebakan gambar ala eat bulaga dan bergoyang mengikuti musik. Ibu-ibu dengan senyum ceria dan bahagia mengikuti games-games.

“ Senang sekali ada mahasiswa KKN disini, bisa meramaikan kegiatan arisan kita” Ujar ibu Kusmiati selaku ketua RT di dusun Wonocoyo.

 

Pelatihan Pengelolaan Website Desa dan Penulisan Artikel di Desa Semen

Wonoboyo Temanggung- Senin (4/2) mahasiswa KKN Undip Tim I 2019 melakukan kegiatan “Pelatihan Pengelolaan Website Desa dan Penulisan Artikel” yang ditujukan untuk perangkat desa.

 

Website Desa Semen, Kecamatan Wonoboyo sudah ada sejak tahun 2017. Namun, website tersebut belum dikelola dengan baik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan tersebut memiliki tujuan untuk mengaktifkan website desa Semen agar menjadi media informatif bagi masyarakat.

 

Pelatihan diawali dengan pengenalan fitur-fitur yang berada di website desa, kemudian dilanjutkan dengan materi penulisan artikel, simulasi menulis artikel, serta simulasi pengunggahan artikel ke dalam website desa.

Wonoboyo Temanggung- Senin (4/2) mahasiswa KKN Undip Tim I 2019 melakukan kegiatan “Pelatihan Pengelolaan Website Desa dan Penulisan Artikel” yang ditujukan untuk perangkat desa.

 

Website Desa Semen, Kecamatan Wonoboyo sudah ada sejak tahun 2017. Namun, website tersebut belum dikelola dengan baik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan tersebut memiliki tujuan untuk mengaktifkan website desa Semen agar menjadi media informatif bagi masyarakat.

 

Pelatihan diawali dengan pengenalan fitur-fitur yang berada di website desa, kemudian dilanjutkan dengan materi penulisan artikel, simulasi menulis artikel, serta simulasi pengunggahan artikel ke dalam website desa.

Manfaatkan Hasil Samping Peternakan Tim I KKN UNDIP Desa Semen Membuat Pupuk Organik

Temanggung – Tim I KKN Undip DesaSemen Kecamatan Wonoboyo manfaatkan hasil samping peternakan sebagai pupuk organik. Pupuk organik yang dibuat terdiri dari kotoran ternak, kulit kopi, jerami padi, dan abu sekam. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja monodisiplin yang melibatkan para peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Ternak (KTT) wanita di Desa Semen.

Bertempat di rumah salah satu warga yaitu Ibu Siti, program sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan pada Kamis (24/1) pukul 13.00 WIB diikuti oleh beberapa peternak di Desa Semen. Sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mendampingi para peternak dalam memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk kandang. Pasalnya, selama ini limbah ternak milik peternak hanya dibiarkan menumpuk begitu saja tanpa adanya pemanfaatan.“Sebelum-sebelumnya pernah ada pelatihan pembuatan pupuk oleh PPL namun tidak ada pendampingan tentang bagaimana kriteria pupuk yang baik.” Ungkap Ibu Siti salah satu peternak kambing di DesaSemen saat sedang mengikuti sosialisasi’’. Adanya program sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organic ini diharapkan dapat membantu para peternak dalam pembuatan pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan hasil samping peternakan yang tersedia secara melimpah di Desa Semen.