Home » Kec. Pemalang

Category Archives: Kec. Pemalang

Edukasi Prodeo dan Fasilitas Layanan Hukum Gratis untuk Warga Kurang Mampu

ProdeoPendowo, Pemalang –  Pada tanggal 26 Januari 2019 telah dlaksanakan edukasi oleh mahasiswa KKN UNDIP Tim 1 Desa Pendowo Bodeh, Bayu Tri P, mengenai Prodeo. Edukasi ini didasarkan pada masalah yang sering terjadi di Desa Pendowo. Salah satu masalah yang ditemui pada Desa Pendowo banyaknya tanah warga yang tidak memiliki sertifikat, sehingga rawan untuk terjadi sengketa. Padahal pada umumnya warga desa yang bersengketa bisa dibilang merupakan warga yang kurang mampu.

Prodeo sendiri merupakan layanan pembebasan biaya perkara perdata untuk masyarakat kurang mampu. Ruang lingkup layanan yang didapatkan oleh masyarakat kurang mampu meliputi layanan bebas biaya perkara, penyelenggaraan sidang diluar pengadilan, dan pos bantuan hukum. Layanan Pos Bantuan Hukum dipengadilan negeri tersedia bagi penggugat, tergugat, terdakwa, dan saksi yang secara ekonomi kurang mampu. Jenis layanan yang diberikan adalah pemberian informasi, konsultasi, dan advis hukum, Bantuan pembuatan dokumenhukum yang dibutuhkan, penyediaan informasi daftar Organisasi Bantuan Hukum.

Pada kesempatan kali ini tentu saja disampaikan cara untuk mengajukan Prodeo pada saat peradilan. Syarat-syarat harus dipenuhi agar dapat mendapatkan layanan pembebasan biaya perkara. Poster edukasi tentang Prodeo sudah terpasang di balai desa untuk membantu masyarayat. Diharapkan dengan adanya edukasi mengenai prodeo dapat membantu masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu dalam hal ekonomi.

-Bayu Tri P

Intensitas tinggi, Mahasiswa KKN Beri Edukasi mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Hipertensi

Wanamulya, Pemalang – Penyakit hipertensi atau yang biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit paling mematikan kelima di dunia, karena penyakit ini bisa memicu penyakit berat lain seperti gagal jantung dan stroke. Penyakit ini sering tidak disadari oleh penderitanya.
Penyakit ini juga disebut silent killer karena hipertensi ini dapat menghilangkan nyawa seseorang. Penyebab penyakit ini bermacam-macam antara lain usia, keturunan, obesitas, merokok serta kurangnya aktifitas fisik.
“Di Desa Wanamulya ini, hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling sering diderita oleh masyarakat Desa Wanamulya. Angka intensitas penyakit hipertensi di desa Wanamulya masih terbilang sangat tinggi pada 2 tahun terakhir ini. Biasanya, orang lanjut usia yang mengalaminya. Pemahaman masyarakat Wanamulya tentang penyakit hipertensi masih kurang serta kesadaran untuk pencegahannya pun masih rendah. Jadi diperlukan kegiatan penyuluhan guna untuk memberikan edukasi terhadap masayarakat desa Wanamulya mengenai segala sesuatu tentang penyakit hipertensi, baik pengertian, pencegahan serta pengendaliannya”, ungkap Bidan Desi selaku bidan desa Wanamulya, Sabtu (9/2).

IMG-20190125-170724-HDR

Mahasiswa KKN menjelaskan pernyakit hipertensi kepada para ibu pengurus dan kader PKK

Kegiatan edukasi mengenai penyakit hipertensi dilaksanakan di Rumah Ibu Inayah yang dihadiri oleh para ibu perangkat desa, pengurus PKK serta ibu-ibu kader dari tiap dusunnya. Mereka cukup antusias mendengarkan penyuluhan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro.
“Penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat ya mbak, jadi kita bisa tau gimana cara pencegahan dini hipertensi. Soalnya memang kan di Wanamulya ini masih banyak penderita hipertensinya”, kata Bu Retno sebagai salah satu kader desa Wanamulya, Sabtu (9/2)
Nur Laili mengatakan bahwa tujuan diadakannya penyuluhan edukasi mengenai penyakit hipertensi ini adalah agar risiko angka penyakit hipertensi di Desa Wanamulya bisa menurun serta pemahaman dan kesadaran masayarakat semakin meningkat. Selain itu juga, agar para kader semakin giat untuk mendampingi pengecekan rutin tekanan darah para masayarakat desa Wanamulya melalui kegiatan Posbindu.

Editor : Abdul Syakur

STOP BAB Sembarangan Menuju Desa Banjarmulya ODF (Open Defecation Free)

Banjarmulya, Pemalang, Minggu (27/01/2019) TIM I KKN Undip 2019, melaksanakan program monodisiplin dengan tema ODF (Open Defecation Free) yang dilakukan di Dusun Lobongkok Desa Banjarmulya. Pelaksanaan kegiatan berupa pembinaan agar tidak melakukan perilaku Buang Air Besar (BAB) sembarangan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya septic tank. Penentuan tema pembinaan tersebut, berawal dari salah satu permasalahan di Desa Banjarmulya yaitu berkaitan dengan perilaku masyarakat yang masih melakukan BAB sembarangan. Mayoritas dari warga desa Banjarmulya, masih melakukan BAB di sawah, di sungai, dan di jamban yang aliran pembuangannya ke sungai.

Mahasiswa KKN menjelaskan tentang jamban sehat

Warga desa Banjarmulya masih banyak yang belum memiliki septic tank. Pengalirannya dilakukan ke sungai dengan menggunakan pipa pralon yang disambung dari satu rumah ke rumah yang lain. Hal tersebut sudah berlangsung lama, sehingga menjadi kebiasaan warga dalam hal mengalirkan limbah tinja. Bukan berarti warga tidak mampu membangun septic tank, namun hal tersebut memang sudah menjadi kebiasaan di Desa Banjarmulya.

Masyarakat Dusun Lobongkok memperhatikan materi yang disampaikan

Nggak sih. Sebenernya bisa, cuman karena udah dari dulu kayak gitu akhire melu-melu.” Kata Warniti, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Banjarmulya.
Padahal dengan perilaku pembuangan limbah tinja yang sembarangan, memiliki dampak yang buruk diantaranya dapat mencemari makanan dari bakteri yang dibawa oleh lalat. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit diantaranya diare, muntaber, tifus, polio, dan hepatitis A. Selain itu, limbah tinja dapat mencemari air yang mengakibatkan penurunan kualitas air di Desa Banjarmulya. Pembinaan dihadiri oleh warga yang berjumlah 50 orang. Melalui pembinaan ini, diharapkan warga dapat memperoleh ilmu yang telah disampaikan untuk kemudian diaplikasikan dikeluarga masing-masing.

Editor : Jazimatul Husna

Minggu Sehat dengan Senam ala ibu–ibu Lawangrejo

Lawangrejo, Pemalang – (03/02/2019) Untuk menjaga kebugaran tubuh, Ibu-ibu Desa Lawangrejo mengadakan kegiatan rutin senam BL (Body Language) di aula balai desa. Kegiatan senam tersebut dilakukan bertujuan untuk pembentukan otot-otot dasar pada tubuh khususnya pinggul dan perut. Senam yang dipandu oleh Pak Edi selaku instruktur yang juga pemilik sanggar senam ini dihadiri oleh hampir seluruh ibu-ibu Desa Lawangrejo ini diikuti dengan antusias.

Senam BL dilakukan setiap dua minggu sekali pukul 06.30-08.00 pada hari minggu. Mahasiswa KKN Tim I UNDIP yang belum mengetahui senam ini bersama-sama melakukan senam BL dengan semangat karena gerakan senam yang cukup sulit, yang berfokus pada otot perut, pinggul dan panggul. Namun Pak Edi dengan sabar membantu mahasiswa dalam melakukan gerakan agar bisa mengikuti gerakan yang diajarkan. Dengan adanya kegiatan senam ini diharapkan dapat menjaga kebugaran tubuh dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

Editor : Ima Wijayanti

Mahasiswa KKN Undip 2019 Kawal RPJM pada Musyawarah Dusun Desa Mengori

Mengori, Pemalang, Sabtu 02 Februari 2019 telah berlangsung kegiatan Musyawarah Dusun (Musdus) RW 1 bertempat di PAUD Daarut Tafsir  RT 3 RW 1 di Dusun Tegalgohong Desa Mengori. Kegiatan Musyawarah Dusun RW 1 dimulai dari pukul 20.30 WIB sampai pukul 22.30 WIB. Musyawarah Dusun dilakukan setelah adanya keputusan untuk dilakukan musyawarah desa setiap dusun pada saat RPJM (Rencana Program Jangka Menengah) Desa Mengori yang telah di bahas oleh perangkat Desa Mengori. Musyawarah desa diadakan setiap dusun dimulai dari Dusun 1 sampai Dusun 4. Kegiatan Musyawarah Dusun untuk membahas “Penggalian Gagasan Usulan Pembangunan Desa di Tingkat Dusun”. Kegiatan Musyawarah Dusun RW 1 dihadiri oleh 38 orang dan 7 mahasiswa KKN Undip Tim 1 Desa Mengori. Kegiatan Musyawarah Dusun RW 1  dipandu oleh Pak Ghofur selaku Kepala Dusun RW 1.

Foto-Kegiatan-190203-0207

Sambutan Kepala Desa Mengori dalam Musdus RW 1

Acara Musyawarah Dusun RW 1 dimulai dari pembukaan yang dibuka oleh Pak Ghofur, sambutan Kepala Desa dan sambutan Tim Penyusun RPJM Desa Mengori, dilanjutkan pembahasan mengenai penggalian gagasan usulan kegiatan pembangunan desa di tingkat dusun. Pembahasan dimulai dari penyampaian gagasan masing- masing RT dimulai dari RT 1 sampai RT 5.

Foto-Kegiatan-190203-0204

Pencatatan Gagasan Warga oleh Mahasiswa KKN

Gagasan yang disampaikan mengenai permasalahan setiap RT yang meliputi kebutuhan mendesak dan keinginan masyarakat supaya dilakukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan pelatihan-pelatihan, serta dibidang ekonomi mengenai simpan pinjam. Daftar usulan pembangunan ataupun pelatihan ini akan dibawa ke Rapat Desa untuk ditindaklanjuti dengan harapan aspirasi dari warga RW 1 dapat terealisasikan. Setelah pembahasan selesai di lanjutkan penunjukan perwakilan Dusun RW 1 yang akan maju ke Rapat Desa tersebut kemudian diakhiri penutupan.

Editor : Abdul Syakur

Basmi DBD bersama Kader PKK Desa Surajaya

Surajaya, Pemalang, Sabtu 26 Januari 2019.  Salah satu mahasiswa dari program studi FKM Universitas Diponegoro, Fitriani, melaksanakan program mono yaitu Pengaktifan Kader dan Pemberdayaan JUMANTIK. Kegiatan berlangsung di tempat Bu Tumini di Dukuh Siali-ali Desa Surajaya.

Foto-Kegiatan-190126-0099

Mahasiswa KKN Undip Bersama Ibu Kader PKK

Kegiatan ini bertujuan untuk mengaktifkan Kader JUMANTIK di Desa Surajaya. Mahasiswa KKN UNDIP menghimbau masyarakat melalui kader-kader PKK agar dapat disampaikan dalam program PKK setiap RW. Program berisi tentang bagaimana cara membasmi jentik nyamuk di area perumahan. Sosialisasi yang berisi bagaimana cara mengecek adanya jentik nyamuk di genangan air di tempat yang tidak terjangkau seperti sampah yang dapat menjadi wadah menampung air, lalu bagaimana pembasmian dengan cara menguras dan pemberian bubuk abate.

Pengaktifan Kader Jumantik dan Pemberdayaan ini sangat membantu masyarakat agar lebih waspada terhadap wabah DBD di lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan adanya sosialisai ini masyarakat sekarang dapat melakukan pemeriksaan sarang nyamuk secara mandiri.

Editor : Jazimatul Husna

Kejadian Langka : Tongkang Terdampar di Pantai Widuri

Danasari, Pemalang (28/01/2019) – Sebuah tongkang berukuran besar terdampar di bibir Pantai Widuri, Kelurahan Widuri Kecamatan Pemalang. Saat terdampar, tidak ada awak dan muatan di dalamnya. Kejadian tidak biasa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Tidak sedikit masyarakat sekitar yang datang ke Pantai Widuri untuk melihat dan mengabadikan kejadian ini. Semakin siang, pengunjung yang datang ke lokasi pun semakin bertambah.

1769

Mahasiswa KKN Desa Danasari bersama Pejabat Kementrian Perhubungan

S-14287040Lokasi tongkang terdampar di bibir Pantai Widuri

Tongkang dengan berat ratusan ton ini terdampar di Pantai Widuri diduga karena lepas dari tugboat atau kapal penariknya ketika ombak di laut sedang besar-besarnya. Sejumlah aparat seperti Satuan Polisi Airud Polres Pemalang, TNI AL, Kementrian Perhubungan tampak meninjau di lokasi kejadian.

“Untuk evakuasi kapal yang kandas harus menunggu air laut mengalami pasang maksimum, menurut BMKG akan terjadi sekitar pukul 02.00-04.00 WIB. Kemudian akan dilakukan docking tahunan di Tegal” ujar Sugiarti dari Kementrian Perhubungan yang meninjau ke lokasi.

Berdasarkan identifikasi yang dilakukan, kapal ini bernama PST 115 GT.4334 no. 6382/PPm 2014 PPm no.3831/L.

Editor : Ima Wijayanti

“SUJUNG” Sushi Jagung dengan Rasa Lokal untuk Alternatif Bekal Anak

Wanamulya, Pemalang (02/02/2019). Mahasiswi KKN Undip Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Jepang melaksanakan program kerja monodisiplin pada hari Kamis (31/01/2019) yakni pemberian pembekalan dan pengetahuan pembuatan SuJung (Sushi Jagung). Tujuan program kerja ini untuk memperkenalkan pembuatan masakan Jepang ke masyarakat Desa Wanamulya dengan memanfaatkan hasil pertanian desa. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu pengurus PKK Desa Wanamulya, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang dengan jumlah kisaran 15 orang. Kegiatan dimulai pada pukul 16.30-17.00 WIB dan bertempat di Kantor Balai Desa Wanamulya.

IMG-1932

Mahasiswa KKN Undip memberikan contoh pembuatan Sushi Jagung

Acara diawali dengan sambutan oleh ketua PKK yaitu Ibu Naning kemudian dilanjutkan pemaparan materi. Pemaparan yang disampaikan yaitu mulai dari memperkenalkan sushi dan bagaimana cara pembuatan Sujung (Sushi Jagung) yang sederhana. Setelah selesai pemaparan, dilanjutkan praktek pembuatan Sujung yang sederhana. Sushi merupakan makanan khas Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk kemudian digulung dengan nori. Isi sushi pada umumnya berupa daging atau makanan laut,namun untuk memanfaatkan hasil pertanian isi sushi diganti dengan jagung yang ketersediaannya sangat melimpah di Desa Wanamulya. Cara pembuatan Sujung sangat mudah dan hanya membutuhkan alat tikar gulung sushi untuk menggulung sushi.

Ibu-ibu pengurus PKK menyambut dengan antusias, dikarenakan kebanyakan ibu-ibu belum tahu apa itu sushi. Sushi dengan variasi baru dengan pemanfaatan hasil pertanian dan cara pengelohan diberikan kepada ibu-ibu pengurus PKK, sehingga nanti ibu-ibu dapat membuat sushi sesuai dengan seleranya masing-masing.

Editor : Abdul Syakur

Pagelaran Tari Sintren “The Javanese Magic Dance” sebagai Wujud Syukur Kemenangan Desa Wisata Surajaya

Surajaya, Pemalang, (02/02/2019). Desa Surajaya menyelenggarakan pageralan tari Sintren pada hari Senin 28 Januari 2019 yang di tonton oleh warga Surajaya dan sekitarnya. Tempat pagelaran tari sintren di  lapangan WIPPAS  mulai pukul 09.00- 11.00 WIB. Tari sintren diadakan sebagai bentuk syukur masyarakat Surajaya karena telah memperoleh juara 1 Lomba Desa Wisata dalam rangkaian HUT Kabupaten Pemalang.

MG-3868
Pagelaran Tari Sintren desa Surajaya di lokasi WIPPAS

Pagelaran tari Sintren diperankan seorang gadis dimana gadis tersebut benar-benar masih suci dalam artian perawan, dibantu oleh  pawang dengan diiringi  gending 6 orang. Dalam perkembangannya tari sintren sebagai hiburan budaya, dilengkapi dengan penari pendamping bodor (lawak). Si pawang (dalang) sering mengundang roh Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan sintren, maka penari Sintren akan terlihat lebih cantik dan membawakan  tarian lebih lincah dan mempesona.

3
Tarian Sintren Desa Surajaya

Tarian sintren bercerita tentang kisah Sulandono sebagai Putra Ki Baurekso hasil perkawinanya dengan Dwi Rantamsari. Raden Sulondono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Ki Baurekso, akhirnya Raden Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan diantara keduanya masih terus berlangsung melalui alam gaib. Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantamsari yang memasukkan roh bidadari  ke tubuh Sulasih. Sejak saat itulah setiap diadakan pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh pawangnya, dengan catatan sang penari harus perawan.

Editor : Jazimatul Husna

Mahasiswa KKN Undip Ikut Serta Dalam Penyuluhan RPJM Desa Surajaya

Surajaya, Pemalang, Sabtu (2/01/2019) Desa Surajaya menerima penyuluhan RPJM Desa Surajaya tepatnya pada hari Selasa, 29 Januari 2019 di Balai Desa Surajaya. Penyuluhan ini berisi tentang rencana pembangunan jangka menengah desa Surajaya dengan periode 2019-2025. Penyuluhan dihadiri oleh semua perangkat Desa yang masih aktif, Ketua RW, Ketua RT seluruh pedukuhan yang ada di Desa Surajaya serta Mahasiswa KKN UNDIP yang ikut serta dalam membantu kegiatan penyuluhan.

MG-3882
Kegiatan Penyuluhan Desa

RPJM Desa merupakan kepanjangan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa, dimana program tersebut mempunyai jangka waktu pengevaluasian per-6 Tahun sekali. perencanaan pembangunan Desa akan  di musyawarahkan terlebih dahulu oleh perangkat-perangkat Desa, baik ditingkat RT/RW maupun kelurahan atau perangkat Desa. Penyuluhan ini bertujuan agar perangkat Desa Surajaya dapat memahami dan mengaplikasikan cara-cara dalam perencanaan program, monitorin, evaluasi dan penyelenggaraan program.

Editor : Jazimatul Husna