Home » Lokasi KKN » kab. Tegal

Category Archives: kab. Tegal

Dosen & Mahasiswa KKN UNDIP Desa Surokidul Sulap Sampah Menjadi Barang Tepat Guna

Tegal – Mahasiswa KKN Tim II Undip 2019 Desa Surokidul mengangkat permasalahan sampah menjadi program utama dalam pelaksanaan KKN. Program ini di dasari oleh terbatasnya fasilitas pembuangan sampah di Desa Surokidul, sehingga masyarakat mengambil jalan pintas dengan membakar sampah-sampah tersebut. Padahal hasil pembakaran sampah dapat menyebabkan timbulnya masalah baru seperti polusi udara hingga menipisnya lapisan ozon di atmosfer. Program penanganan sampah ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi pengenalan mengenai jenis-jenis sampah, pemilahan sampah serta praktik pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat kepada masyarakat Desa Surokidul. Program ini menjadi salah satu program interaksi Dosen KKN dengan masyarakat dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat, mahasiswa KKN Tim II Undip 2019 yang di komandoi Ariany dosen Fakultas Teknik yang memiliki konsentrasi di bidang Teknik Sistem dan Pengendalian Kelautan.

Program penanganan dan pengolahan sampah yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dan mahasiswa KKN Tim II meliputi pengolahan sampah organik menjadi starter MOL (Mikro Organisme Lokal), pupuk kompos padat hingga pupuk organik cair (POC). Disamping itu, kegiatan ini juga membuat komposter sederhana dari ember cat bekas dan drum sampah untuk dimanfaatkan sebagai tempat sampah organik limbah rumah tangga yang akan menghasilkan pupuk kompos padat dan cair untuk dimanfaatkan dalam bidang pertanian. Selain itu pengolahan sampah anorganik juga dilakukan dengan memanfaatkan sampah dan botol plastik menjadi kursi melalui Ecobrick.

Pada dasarnya sampah terbagi menjadi tiga, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Disamping itu, pemanfaatan sampah organik juga dilalukan dengan memasang Biopori di tiga SD Desa Surokidul. Kemudian dalam rangka sinkronisasi program antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa, terkait dengan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), mahasiswa KKN Tim II Desa Surokidul membuat suatu rancangan desain TPS yang nantinya akan dibangun dan menjadi pusat tempat pembuangan sampah sementara di Desa Surokidul.IMG_7513 IMG_6001

Pelaksanaan KKN di Desa Surokidul mendapatkan respon positif dari masyarakat. Rosikin selaku Kepala Desa Surokidul menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang dilakukan mahasiswa KKN, serta berharap program yang telah dilakukan dapat diaplikasikan oleh masyarakat.

ReviewByAriany

SELAPANAN DINA DESA SEMBOJA

Semboja (14/7) – Mahasiswa KKN Tim 2 Undip tahun 2019 berkesempatan untuk menghadiri acara Selapanan Dina yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Semboja. Selapanan Dina merupakan suatu acara yang diadakan setiap 3 bulan sekali untuk melakukan dialog dengan masyarakat. Selapanan Dina merupakan program inovasi yang dilakukan oleh Kepala Desa Semboja yaitu Bapak Untung Basuki. Acara ini berlangsung di balai desa yang dihadirin oleh masyarakat desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua Badan Permusyawaratan (BPD) Desa Semboja, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna dan seluruh lembaga desa yang ada. Pada kesempatan kali ini, Bapak Untung Basuki selaku Kepala Desa mengundang Unit Pelaksana Teknis Daerah Pertanian dan Ketahanan Pangan (UPTD TAN-KP) Kecamatan Pagerbarang, dan Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pagerbarang.

Gambar 1: perangkat desa dan tamu undangan
Gambar 1: perangkat desa dan tamu undangan

Kehadiran UPTD TAN-KP membuat antusias dari masyarakat desa semakin meningkat dikarenakan pada kesempatan kali ini warga dapat menyampaikan usulan dan keluh kesah yang saat ini dirasakan oleh petani dikarenakan kekeringan sehingga petani banyak yang merasakan gagal panen. Desa Semboja memiliki potensi lahan yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman pajale. Akan tetapi keterbatasan irigasi membuat petani hanya dapat menanam padi dari bulan Desember – Agustus. Selapanan Dina juga bertujuan untuk menyampaikan penjabaran pengelolaan keuangan, menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2020 dan menyampaikan aspirasi mengenai pemerintahan desa yang sedang berlangsung.

Gambar 2: masyarakat desa yang menghadiri Selapanan Dina
Gambar 2: masyarakat desa yang menghadiri Selapanan Dina

Dalam acara Selapanan Dina kali ini Kepala Desa Bapak Untung Basuki menyambut kehadirian Mahasiswa KKN Tim 2 Undip tahun 2019. Kepala Desa juga memberi kesempatan kepada Mahasiswa KKN Tim 2 Undip tahun 2019 untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan program yang akan dilaksanakan di Desa Semboja.

Gambar 3: Mahasiswa KKN Tim 2 Undip tahun 2019
Gambar 3: Mahasiswa KKN Tim 2 Undip tahun 2019

Editor: Daniel Perwiratama Sinaga

ReviewByAriany

MENGENALI PERBEDAAN IKAN SEGAR DENGAN IKAN FORMALIN DAN PENGOLAHAN IKAN DENGAN MENGGUNAKAN ASAP CAIR

Fina Kertaharja 1Tegal ( 30/7 ) Ikan sumber pangan hewani yang kaya akan protein. Ikan dapat dengan mudah ditemukan di pasar-pasar. Tetapi apakah ikan yang ada dipasar itu benar-benar ikan segar, bukan ikan yang berformalin? Maka dari itu salah satu mahasiswa Tim II KKN Undip di Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal mencoba mengenalkan tentang perbedaan ikan segar dengan ikan berformalin. Sasaran kali ini adalah ibu-ibu PKK yang mana ibu-ibu yang biasa membeli dan mengolah ikan yang dibeli di pasar. Supaya makanan yang disajikan untuk orang dirumah baik dan sehat, ibu-ibu ada baiknya mengetahui perbedaannya.

Fina Kertaharja 2

Formalin sendiri merupakan bahan kimia yang tidak digunakan untuk pengawet makanan tetapi fungsinya sebagai pengawet mayat, pembasmi serangga, dan pembuatan pupuk. Ikan yang diberi formalin memberi dampak negatif pada tubuh jika mengkonsumsinya. Dampak yang diberikan pada jika mengkonsumsi ikan yang berformalin adalah iritasi lambung, menganggu fungsi lambung dan ginjal, iritasi saluran pernafasan, kejang- kejang, muntah darah, kencing darah, dan yang paling fatal adalah kematian. Cara mudah untuk membedakan ikan yang segar dan ikan yang berformalin adalah ikan yang bebas formalin baunya segar sementara ikan yang berformalin tidak memiliki bau. Sementara itu cara lain untuk melihat ikan berformalin dapat di lihat juga dengan melihat kondisi fisiknya, keberadaan serangga di sekitarnya, dan dapat dicoba di berikan ke hewan.

Setelah mengetahui perbedaan ikan yang sehat dengan ikan yang berformalin, kemudian ada inovasi dalam pembuatan ikan asap dengan menggunakan asap cair. Asap cair disini yang dimaksud adalah Asap yang telah mengalami kondensasi dan yang telah dipisahkan dari tar. Tar merupakan senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Kegunaan dari asap cair ini adalah pemberi rasa, warna dan memperbaiki tekstur pada ikan, mudah digunakan dan hasil seragam (rasa, warna dan daya awet), mengurangi pencemaran lingkungan, aman dikonsumsi, menghemat penggunaan bahan bakar, cita rasa asap tradisional dapat dipertahankan, memberikan efek pengawet pada daging. Dengan menggunakan asap cair ini ikan yang disajikan lebih enak dan pastinya lebih sehat.

ReviewByAriany

Srengseng Clean Up, untuk Desa Srengseng yang Lebih Bersih dan Sehat

Tegal (29/7) – Mahasiswa Tim II KKN Undip melaksanakan kerja bakti di daerah bendungan sekitar Desa Srengseng. Kegiatan kerja bakti tersebut diberi nama “Srengseng Clean Up”, yang berarti kegiatan bersih-bersih Desa Srengseng. Srengseng Clean Up dilaksanakan untuk membuat Desa Srengseng lebih bersih dan terbebas dari sampah dan tentunya agar masyarakat Desa Srengseng terbebas dari penyakit akibat sampah.  Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip dan warga Desa Srengseng. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai jam 10.00 WIB.

Pembersihan Sisi Drainase
Pembersihan Sisi Drainase
Pengangkutan Sampah Terkumpul
Pengangkutan Sampah Terkumpul
Pengangkutan Sampah Terkumpul ke Damptruck
Pengangkutan Sampah Terkumpul ke Damptruck

Suasana kekeluargaan terasa antar warga dan mahasiswa KKN Undip dalam melaksanakan kerja bakti ini secara bersama-sama. Warga sangat antusias melaksanakan kerja bakti ini. Setelah salama kurang lebih 2 jam, sampah yang dikumpulkan cukup banyak dan terlihat perbedaan ketika sebelum dan sesudah kegiatan kerja bakti tersebut. Dengan adanya kegiatan Srengseng Clean Up ini diharapkan masyarakat Desa Srengseng sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan dapat menerapkan pola hidup sehat tanpa sampah. Lingkungan yang bersih tentunya akan memberi dampak hidup sehat bagi warga sekitar. Dan nantinya semoga kegiatan kerja bakti atau bersih bersih desa rutin dilakukan.

Sesi Istirahat Ditemani Gorengan dan Teh Manis Hangat
Sesi Istirahat Ditemani Gorengan dan Teh Manis Hangat

ReviewByAriany

Pendampingan Tumbuh Kembang Anak Oleh Mahasiswa Psikologi

aga 4Pagerbarang – Tim KKN II 2019 Universitas Diponegoro di Desa Kedungsugih telah melakukan salah satu program monodisiplin oleh mahasiswa Fakultas Psikologi yaitu pendampingan mengenai tumbuh kembang anak pada masa balita atau golden age serta pentingnya awareness pada anak yang dilaksanakan hari Rabu (24/7) berlokasi di posyandu 2 desa Kedungsugih Pelatihan dihadiri oleh ibu – ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita agar mengetahui tahap – tahap perkembangan anak serta kesadaran dalam mengasuh anak dengan baik sesuai dengan tahap – tahap perkembangan anak. Para ibu terlihat sangat senang dan antusias mengetahui tahap perkembangan anak serta kiat – kiat  pola asuh anak yang baik. Para ibu –ibu yang mengikuti pun aktif dalam diskusi pola asuh.  Sayangnya beberapa ibu-ibu tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain, tapi program tetap berjalan dengan baik. Pada akhir sesi diakhiri dengan pemberian modul kepada ibu bidan dan foto bersama.

ReviewByAriany

Hama Tiada, Sayur dan Tanaman Sehat dan Menyegarkan Mata

Tegal (07/08) – Sayuran dan tanaman rumahan seringkali diserang oleh hama yang mengganggu pertumbuhannya. Di Desa Srengseng sendiri, seringkali ditemukan hama pengganggu tanaman. Berdasarkan permasalahan tersebut pada tanggal 07 Agustus 2019 Riska Devita salah satu TIM II KKN Undip Desa Srengseng dari Jurusan Agroekoteknologi mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati dari bawang putih pada acara jamiahan di Dukuh Glagah, Desa Srengseng, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Pada kegiatan ini Riska Devita menjelaskan tata cara pembuatan pestisida kepada ibu-ibu jamiahan dengan membawa sample pestisida yang sudah jadi. Hanya dengan satu bawang putih mampu mengasilkan sekitar 1 gelas pestisida kental. Cara pengaplikasian pestisida tersebut cukup hanya dengan mengambil 10ml pestisida kental lalu diencerkan dengan air agar konsentrasinya lebih rendah.

Harapan dari kegiatan ini utamanya adalah agar ibu-ibu desa srengseng dapat memanfaatkan bahan alami bukan kimia untuk menangani sedikit banyak masalah pertanian, utamanya yaitu sayuran dan tanaman rumahan.

ReviewByAriany

Mahasiswa KKN UNDIP Sukseskan Pembentukan BUMDES Desa Kedungsugih

Pagerbarang- Tim KKN II 2019 Universitas Diponegoro di Desa Kedungsugih telah melakukan salah satu program monodisiplin oleh mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis yaitu “Pendampingan Kemitraan BUMDes dengan Perbankan Nasional (BUMDes sebagai Agen Bank)” yang dilaksanakan pada tanggal 9, 14, dan 16 Agustus 2019. Pendampingan ini ditujukan kepada BUMDes Kedung Berkah Desa Kedungsugih. Program pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk membentuk BUMDes Kedung Berkah agar nanti diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa, seperti membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah, menyediakan layanan umum kepada masyarakat desa, dan meningkatkan perekonomian desa. Program ini bekerjasama dengan salah satu perbankan nasional milik negara (BUMN) yaitu Bank BTN.

Program ini terdiri dari 3 rangkaian kegiatan. Pertama, pemaparan mengenai kerjasama BUMDes dengan perbankan nasional (09/08). Dalam kegiatan ini dipaparkan gambaran umum mengenai asal mula dari agen bank laku pandai, bagaimana bentuk kerja sama BUMDes dengan perbankan nasional, persyaratan umum yang biasanya diminta oleh perbankan nasional saat mendaftar menjadi agen bank, kelebihan dari unit usaha agen bank, dan dampak positif dari adanya agen bank untuk perkenomian nasional dan daerah khususnya desa.

Kedua, pertemuan antara BUMDes dengan perbankan nasional, Bank BTN (16/08) untuk penjelasan lebih lanjut mengenai agen bank laku pandai, pembukaan buku rekening sebagai salah satu syarat pendaftaran, pengumpulan berkas persyaratan dan pengisian formulir pendaftaran yang didampingi oleh mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2019.

Kemudian pertemuan selanjutnya merupakan pertemuan antara BUMDes dengan Bank BTN (16/08) untuk melakukan aktivasi akun, pemasangan spanduk, pemberian sertifikat dan inventaris lainnya yang nantinya digunakan oleh agen bank dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan terbentuknya BUMDes Kedung Berkah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Kedungsugih dalam hal pembayaran listrik, pulsa, air, kegiatan setor dan tarik tunai, serta kegiatan pembayaran lainnya.

ReviewByAriany

Pendampingan dan Pembuatan Site Plan dan struktur organisasi BUMDES Pagerbarang 2020

PAGERBARANG (13/8) – Pendampingan dan Pembuatan Site Plan dilaksanakan oleh Tim II KKN UNDIP dengan melibatkan seluruh perangkat desa Pagerbarang yang terdiri dari 5 perangkat desa termasuk Bapak Komariyato selaku kepala Desa Pagerbarang. Pendampingan dan Pembuatan Site Plan sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah desa yang menyebutkan Desa Pagerbarang merencanakan pembuatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) 2020. Tim II KKN UNDIP Desa Pagerbarang bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa Pagerbarang melakukan diskusi menggunakan metode canvas dengan mahasiswa sebagai fasilitator dan perangkat desa yang menentukan keputusan serta mengisi canvas Site Plan yang telah disiapkan oleh mahasiswa. Canvas yang disiapkan mahasiswa berupa 5 Bold Steps Vision Canvas, Value Propotitions Canvas, dan Bussines Model Canvas. Dengan dilaksanakannya program Pendampingan dan Pembuatan Site Plan diharapkan dapat membantu perencanaan BUMDES agar lebih matang sesuai dengan kebutuhan desa bukan hanya sekedar keinginan dari pihak-pihak tertentu.

“Terimakasih kepada TIM II KKN UNDIP dengan adanya Pendampingan dan Pembuatan Site Plan BUMDES ini kami sangat terbantu dalam perencanaan pembuatan BUMDES 2020 agar lebih terstruktur dan lebih matang. Nantinya akan kami gunakan sebagai acuan kita untuk menyusun BUMDES.” Pak Komariyanto Kepala Desa Pagerbarang.

ReviewByAriany

PELATIHAN MICROSOFT EXCEL KE PERANGKAT DESA KERTAHARJA, KECAMATAN PAGERBARANG, KABUPATEN TEGAL

Jumat (19/7) – Microsoft Excel dikenal sebagai sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang sangat membantu dalam aktivitas pengolahan data dan pelaporan.  Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur kalkulasi dan pembuatan grafik dengan mengolah angka menggunakan berbagai formulasinya untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, manajemen data dan pembuatan data. Dalam dunia kerja microsoft excel sangat membantu memudahkan pekerjaan untuk kegiatan pelaporan.

pelatihan excel (2)

Kegiatan pelatihan microsoft excel di ikuti oleh perangkat desa di desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Tujuan dari diadakan kegiatan ini untuk meningkatkan ketrampilan dalam pengoperasian aplikasi microsoft excel untuk melakukan perhitungan dengan formula; mengatur worksheet dan data tabel dengan menggunakan berbagai teknik; dan membuat data menjadi grafik. Kegiatan dimulai dengan pemaparan materi kemudian peserta di berikan latihan untuk menerapkan dan melakukan secara langsung yang sudah diajarkan. Pelatihan ini dilanjutkan dengan Pendampingan administrasi infografis desa Kertaharja yang bertujuan untuk proyeksi desa.

ReviewByAriany

Pelatihan Pramuka SD 01 Desa Mulyoharjo

Desa Mulyoharjo, Pagerbarang Kabupaten Tegal – Siang hari merupakan suatu waktu yang sangat tepat dimana banyak orang-orang baik itu anak-anak, kaum pemuda, dan orang dewasa untuk melakukan aktivitas tidur siang. Namun tidak dengan Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo yang dengan penuh semangat dan penuh dedikasi untuk memberikan pelatihan pramuka kepada Siswa Kelas 5 dan 6 SD 01 Desa Mulyoharjo.

Walaupun jarak yang cukup jauh menuju SD 01 Desa Mulyoharjo dan panas yang cukup terik tak mematahkan semangat Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo untuk melatih Pramuka Siswa SD 01 Desa Mulyoharjo. Pada hari Jumat Pukul 14.00 Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo tiba Di SD 01 Mulyoharjo, sebelum melatih pramuka, kami terlebih dahulu meminta izin kepada Pembina pramuka SD 01 Desa Mulyoharjo yaitu Pak Miftahudin untuk memberikan waktu bagi Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo untuk memberikan pelatihan pramuka. Saat memulai pelatiham, terlebih dahulu Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo memperkenalkan diri satu persatu agar semua elemen baik siswa maupun mahasiswa saling mengenal satu sama lain. Setelah melakukan perkenalan singkat, dilanjutukan dengan mengajarkan Semaphore kepada Siswa Kelas 5 dan 6 SD 01 Mulyoharjo. Setelah mengajarkan, tak lupa kami mempersilahkan ketua regu putra dan ketua regu putri untuk memimpin dan mengajarkan teman-temannya mengenai Semaphore.

Pelatihan Materi Pramuka oleh Tim KKN Undip Mulyoharjo, Kabupaten Tegal.

Setelah melatih Semaphore, Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo melatih membuat yel-yel bagi regu putra dan regu putri. Kami, Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo mengajarkan yel-yel singkat yang pastinya dapat memantik semangat masing-masing regu, yaitu regu putra dan regu putri. Selanjutnya tidak lupa kami, Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Mulyoharjo melakukan koordinasi dengan Pembina pramuka SD 01 Desa Mulyoharjo mengenai jadwal latihan selanjutnya sampai dengan pelaksanaan kegiatan Jambore.

ReviewByAriany