Home » Lokasi KKN » Kab. Demak

Category Archives: Kab. Demak

Sampah? Tidak Masalah, Mahasiswa UNDIP Melakukan Pendampingan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Eco Brick

Demak (18/01). Mahasiswa KKN UNDIP Tim 1 melakukan penyuluhan mengenai cara daur ulang sampah plastik menjadi eco brick beserta demonstrasi pembuatan dari eco brick kepada pemuda di Desa Bermi Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Penumpukan sampah plastik menjadi salah satu permasalahan di Desa Bermi dikarenakan pengelolaan sampah yang tidak sebanding dengan pembuangan sampah yang terjadi oleh karena itu dibutuhkan inovasi dalam pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi pembuangan sampah plastic tetapi juga merubahnya menjadi sebuah barang atau produk yang bias dipakai secara berkelanjutan.

Pembuatan eco brick menjadi salah satu program monodisiplin yang diadakan oleh KKN UNDIP Tim 1 Desa Bermi, yang menjadi peserta yaitu pemuda yang didominasi oleh pengurus karang taruna di Desa Bermi, program dilaksanakan dengan diawali penyuluhan pentingnya mengelola sampah supaya tidak terjadi penumpukan sampah dan mengurangi penyebaran penyakit yang disebabkan oleh sampah, lalu dilakukan demonstrasi pembuatan eco brick yang dilakukan bersama dengan peserta program ini agar bisa mengetahui secara langsung pembuatannya sehingga tidak sulit jika ingin menjutkannya di rumah masing – masing. Masyarakat diharapkan dapat melalukan pembuatan eco brick secara mandiri agar program yang terlaksana bias berjalan secara terus menerus.

Mahasiswa KKN Undip Memberikan Edukasi kepada Ibu PKK mengenai Pentingnya Marketing dalam Sebuah Bisnis

51649

 

 

 

 

 

 

DEMAK – Mahasiswa Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Desa Tanggul memberikan edukasi mengenai bagaimana memasarkan suatu produk. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 14 Januari 2020 bertempat di Balai Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Tujuan dari program ini dikarenakan, banyak potensi yang dapat dijadikan hasil ekonomis  namun belum bisa terekspose dengan baik karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang strategi pemasaran.

Program ini ditujukan kepada para kader dari ibu-ibu PKK dikarenakan kebanyakan ibu-ibu di Desa Tanggul ini berprofesi menjadi ibu rumah tangga, harapannya dengan program edukasi marketing ini ibu rumah tangga pun dapat membantu perekonomian keluarga. Dan dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarganya. Karena banyak dari mereka yang masih terlilit hutang dikarenakan kebutuhan untuk bertani.

Program ini dijalankan selama 2 jam, Semangat dan antusias yang besar dari ibu PKK dalam hadir dan turut aktif berpatisipasi dapat mensuseskan program ini. Para ibu PKK senang dan tertarik karena mendapat pengalaman baru yang mudah dipraktikkan sendiri.

Editor : Rani Tiyas

 

Mahasiswa UNDIP Sadarkan Pentingnya Literasi Digital dalam Penggunaan Media Sosial

Sabtu 25 Januariline_71539966425503 2020, telah dilaksanakan program monodisiplin tentang Literalisasi Digital dari Perspektif Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik pada Kalangan Remaja oleh Yura Witsqa Firmansyah (FKM) dan Billy Panjaitan (FH) yang tergabung dalam Tim I KKN UNDIP 2020 Desa Ngelowetan, Kecamatan Mijen. Kegiatan ini berupa sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang media digital dari sudut pandang hukum dan kesehatan mental. Sasaran dari program monodisiplin ini adalah anak-anak usia SMP yang sedang aktif aktifnya menggunakan media digital khususnya media sosial.

Kegiatan ini dimulai pukul 18.30 dengan pretest kepada anak-anak peserta sosialisasi. Setelah itu dilanjutkan dengan penjabaran materi oleh Yura Witsqa Firmansyah (FKM) tentang Literasi Digital dalam Penggunaan Media Sosial. Anak-anak dijelaskan tentang macam-macam media sosial yang biasa mereka gunakan beserta manfaat dan dampak buruknya. Media sosial menjadi salah satu media informasi yang sangat digemari semua orang dewasa ini, namun penggunaannya juga perlu kendali diri yang baik. Anak-anak sangat rentan terpengaruh dampak negatif media sosial sehingga pemberian materi ini dirasa sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar yang baik. Dengan demikian harapannya anak-anak dapat menggunakan media sosial dengan sehat.

Selain perlu pemahaman dasar yang baik, sebagai pengguna media sosial anak-anak juga perlu mengetahui tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang melindungi pengguna media sosial. Untuk itu, Billy Panjaitan (FH) memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang penggunaan media sosial dari perspektif Undang-Undang. Anak-anak diajarkan cara menggunakan media sosial sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Pembibitan generasi pengguna media sosial yang sadar hukum sangat penting untuk melindungi hak-hak pengguna media sosial.

Melihat kondisi nyata yang terjadi dewasa ini dengan banyaknya anak-anak yang sudah menggunakan media sosial membuat sosialisasi semacam ini sangat penting untuk dilaksanakan. Anak-anak harus diberikan pengertian tentang sisi lain dari media sosial yang jarang mereka ketahui. Dengan demikian, Tim I KKN UNDIP 2020 Desa Ngelowetan, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak ikut aktif dalam upaya menciptakan pengguna media sosial yang sehat dan sadar hukum.

Editor : Rani Tiyas

Pentingnya Kesehatan, Mahasiswa KKN Tim I UNDIP mengadakan Sosialisasi Mengenai BPJS Kesehatan

Minggu, 26 januari 2020

Mahasiswa KKN Tim I UNDIP melaksanakan sosialisasi mengenai BPJS Kesehatan

Pemerintah telah melakukan segala cara demi kesehatan warganya. Salah satunya memberikan asuransi kesahatan dan keselamatan kepada mereka yang belum memiliki, yaitu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Oleh karena itu mahasiswa Tim I KKN Desa Bermi mengadakan sosialisasi agar seluruh Desa Bermi bisa menerima hak jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.

Sosialisasi berjalan pada salah satu rumah warga anggota Dawis dari RT 05/02 , dalam acara pertemuan rutin anggota Dawis pada pukul 16.30 hingga 17.30 bersama ibu-ibu anggota Dawis anggota Tim I KKN UNDIP mengadakan sosialisasi mengenai BPJS Kesehatan. Acara sosialisasi dimulai setelah acara utama Dawis. Dalam materinya, Andhika dari Tim I KKN Undip membahas mulai dari peraturan UUD mengenai jaminan kesehatan, program yang ditawarkan, hingga kepersertaan didalam BPJS Kesehatan.

Pada sesi tanya jawab, warga Desa Bermi banyak memilki masalah dalam sistem pendaftaran dan  kelas iuran yang terlalu tinggi, hingga ketidaklengkapan data identitas peserta pada sistem BPJS. Diharapkan dengan adanya acara sosialisai ini dapat memperluas wawasan warga Desa Bermi khususnya RT 05/02 mengenai BPJS Kesehatan.

 

Editor : Rani Tiyas

Mahasiswa Undip Memberikan Penyuluhan Tentang Pentingnya K3 pada Pertanian

foto reportase 5DEMAK – Jumat (31/1), telah dilaksanakan program monodisiplin K3 dan safety dalam pertanian oleh mahasiswa Tim 1 KKN UNDIP Tahun 2020 yang bertempat di Balai Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman. Petani menjadi mata pencaharian utama di Desa Tanggul namun tidak diiringi dengan kesadaran masyarakat tentang K3 dan Safety dalam Pertanian bisa menimbulkan efek besar terjadinya kecelakaan kerja dalam pertanian. Sosialisasi tentang K3 dan Safety dalam Pertanian  ini perlu dilakukan mengingat sebagian petani Desa Tanggul ini pada saat bekerja tidak memakai alat perlindungan diri seperti penutup kepala, pelindung pernafasan, dan pelindung mata dan muka. Kemudian dilanjut dengan pemberian materi tentang penanganan terhadap keracunan pestisida.cara pestisida masuk kedalam tubuh manusia, dan pertolongan pertama apabila keracunan pestisida.

Masyarakat Desa tanggul yang berprofesi sebagai petani sangat antusias setelah adanya pemberian program tersebut. Dengan dilaksanakannya program tersebut, diharapkan kepada masyarakat Desa Tanggul yang berprofesi sebagai petani, dapat menerapkan berbagai upaya seperti menggunakan alat perlindungan diri yang lengkap untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, serta cara penanganan pada bahaya pestisida.

Editor : Rani Tiyas

Mahasiswa Undip Berikan Sosialisasi Upaya Pencegahan Stunting Melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Pada Ibu Hamil

reportase minggu ke 5Demak – Pada hari Rabu (29/1), telah dilaksanakan program monodisiplin yang dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil oleh mahasiswa Tim I KKN UNDIP Tahun 2020 yang bertempat di Rumah Bidan Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Program monodisiplin yang dilaksanakan mengenai bagaimana cara mencegah dan menanggulangi anak stunting melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sosialisasi mengenai stunting ini perlu dilakukan untuk menurunkan angka kejadian stunting di Desa Tanggul. Adapun tips-tips yang dapat diimplementasikan oleh para ibu hamil untuk mencegah stunting yaitu melakukan pencegahan sejak masa kehamilan dengan mengonsumsi makan-makanan yang bergizi, melakukan pola asuh yang baik dan benar seperti segera melalukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dengan dilaksanakannya program tersebut, diharapkan para ibu hamil dapat menerapkan berbagai upaya baik yang bersifat preventif maupun promotif untuk mencegah terjadinya kasus stunting pada balita di Desa Tanggul.

Editor: Rani Tiyas

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Masyarakat Desa Bermi Memahami Personal Hygiene

Demak (30/01/2020) Mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP menyelenggarakan sosialisasi mengenai Personal Hygiene pada organ genitalia yang ditujukan pada masyarakat Desa Bermi, Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Bertempat di rumah Bidan Desa Bermi pada hari Kamis tanggal 30 Januari pukul 9 pagi. Kegiatan diawali dengan kelas ibu hamil terlebih dahulu. Bidan Desa Bermi, ibu Santi Marini dan rekannya yang berasal dari Puskesmas Mijen 1 menjelaskan mengenai isi buku Kesehatan Ibu dan Anak berhubung pertemuan tersebut adalah pertemuan kelas ibu hamil yang pertama di tahun 2020. Buku Kesehatan Ibu dan Anak ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai kehamilannya, serta memantau kesehatan ibu dan anak untuk mencegah kematian ibu dan anak yang dikandungnya.

Penjelasan mengenai isi buku Kesehatan Ibu dan Anak

Setelah itu, mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP melakukan penjelasan mengenai Personal Hygiene khususnya pada organ genitalia pada ibu-ibu yang hadir di kelas ibu hamil tersebut. Terdapat sekitar 15 orang ibu hamil yang datang. Sosialisasi mengenai personal hygiene ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai kesehatan reproduksi dengan cara menjaga kebersihan organ genitalia. Personal Hygiene sangat penting untuk menjaga kesehatan diri seorang individu, khususnya untuk organ genitalia. Tidak hanya untuk peserta yang ikut sosialisasi ini, diharapkan peserta dapat menyampaikan materi yang sudah didapatkan kepada orang-orang terdekat sehingga ilmu yang didapatkan bisa menjadi manfaat bagi orang banyak. Selama kegiatan berlangsung, diadakan sesi tanya jawab untuk para peserta yang hadir agar dapat lebih memahami materi yang dibahas.

Editor : Rani Tiyas

Petani Bawang di Pecuk Praktek Budaya K3. Lihat Keseruannya!

Desa Pecuk Kab Demak – Sabtu (25/1). Desa Pecuk merupakan salah satu desa dengan warganya yang mayoritas bekerja sebagai petani bawang. Hal ini menjadi perhatian Mahasiswa KKN Tim 1 Undip Desa Pecuk untuk mengenalkan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada petani bawang.

9b1cbdf2-b45b-4126-9e70-2a07214b236fBertempat di Balai Desa Pecuk, kegiatan yang berjudul Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pertanian ini dihadiri oleh lebih dari 30 ibu-ibu perkumpulan koperasi yang juga bekerja sebagai petani bawang. Kegiatan yang dimulai dari pukul 14.00 berjalan dengan lancar. Materi yang disampaikan yaitu tentang K3 itu sendiri dan juga praktek Manual Handling.

Dengan diperkenalkannya budaya pentingnya K3 kepada petani desa diharapkan mereka lebih berhati-hati dalam melakukannya pekerjaanya dan menggunakan teknik yang benar. Selain itu dapat menurunkan angka kecelakaan kerja pada para petani serta meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan para petani akan kesehatan mereka.

Editor: Rani Tiyas

Mahasiswa KKN UNDIP Desa Mlaten Ajak Ibu-Ibu PKK Bijak Bermedia Sosial dan Hindari Berita Hoax

Mlaten – Rabu (15/1) Ibu-Ibu PKK Desa Mlaten mendapat edukasi mengenai pentingnya Bijak Bermedia Soial, Hindari Berita Hoax. Bertempat di Balai Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, seluruh Ibu-Ibu PKK mendapatkan sosialisasi dari Mahasiswa KKN Tim I UNDIP. Sekitar 30 orang anggota PKK menghadiri acara ini, dan tampak antusias menyimak penjelasan dari Mahasiswa.

Mudahnya penyebaran informasi melalui media sosial tentu memudahkan kita dalam kehidupan sehari-hari. Namun dampak positif dalam bermedia sosial ini juga selalu diikuti dengan dampak negatif, salah satunya adalah penyebaran berita bohong/hoax. Dalam kegiatan ini, Mahasiswa KKN UNDIP menjelaskan tentang cara bijak bermedia sosial, tips menghindari berita hoax dan memberikan informasi mengenai sanksi-sanksi yang dapat dijatuhkan apabila tidak bijak dalam bermedia sosial sesuai peraturn perundnag-undangan yang berlaku di Indonesia. Kegiatan dikemas dengan silaturahmi antara Ibu-ibu PKK dengan Mahasiswa KKN UNDIP dan diikuti dengan pelaksanaan sosialisasi. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara interaktif diikuti dengan tanya jawab seputar materi yang disampaikan, peserta tampak antusias akan pelaksanaan kegiatan Edukasi Bijak Bermedia Sosial ini.

Edukasi Bijak Bermedia Sosial ini bertujuan agar masyarakat Desa Mlaten, khususnya Ibu-Ibu PKK, dapat bijak dalam menggunakan media sosial serta selalu menyaring informasi yang diterimanya. Warga Desa Mlaten diharapkan untuk selalu mengonfimasi kebenaran berita yang diterimanya dan tidak mudah terprovokasi bahkan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.

Editor : Rani Tiyas

Ibu-Ibu Desa Mijen Glowing nan bercahaya dengan Sabun Beras dan Kentang

IMG_0775 DEMAK– Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Desa Mijen, Kecamtan Mijen, Kabupaten Demak mengadakan kegiatan program mono yaitu Pelatihan Pembuatan Sabun Organik berlangsung pada hari Jumat tanggal 31 Januari 2019 jam 16.00 WIB yang bertempat di rumah Posko KKN Desa Mijen. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswi KKN Desa Mijen dan ditujukan untuk para wanita tani di Desa Mijen.

Di zaman yang canggih ini penampilan menjadi faktor utama pemikat baik dalam pekerjaan, kehidupan maupun hubungan rumah tangga. Berapapun usianya menjaga penampilan dan keinginan memiliki kulit glowing, sehat dan bercahaya menjadi idaman baik anak gadis hingga ibu-ibu. Walaupun sudah berumur atau menjadi ibu-ibu harus tetap menjaga penampilan terutama kulit badan. Kulit badan yang glowing, terawat, sehat dan bercahaya menambah kepercayaan diri ibu-ibu dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Salah satu cara membuat kulit glowing bercahaya adalah dengan menggunakan sabun pemutih. Namun, sabun pemutih memiliki sisi negatif dimana kandungan kimia yang kita tidak ketahui kadar dan manfaatnya, sabun pemutih yang ada di pasaran tentu dapat memutihkan kulit dengan cepat sekali pakai tapi permasalahannya adalah dalam pengunaan jangka panjang dapat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu cara untuk mengatasi hal itu adalah pembuatan sabun organik sendiri menggunakan bahan-bahan alami seperti beras dan kentang. Beras dan kentang adalah salah satu bahan pemutih alami yang banyak terdapat di dalam skincare dan kosmetik.

MaIMG_0773nfaat Pelaksanaan program Pelatihan Pembuatan Sabun Pemutih Alami dari Beras dan Kentang adalah memanfaatkan bahan-bahan dapur sebagai bahan kosmetik alami yang ramah lingkungan dan ramah di kantong. Pembuatan sabun organik ini dapat juga dijadikan mata pencaharian tambahan dimana para ibu-ibu Desa Mijen dapat menjajakan sabun buatan mereka melalui platform jual beli online.

Editor : Rani Tiyas