Home » Lokasi KKN » Kab. Semarang

Category Archives: Kab. Semarang

HANGATNYA SAMBUTAN WARGA DESA BEJILOR

INI

Upacara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Tahun 2018/2019 Universitas Diponegoro hari Senin (7/01/2019) di lapangan Widya Puraya berlangsung hikmat. Upacara dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Dr. Yos Johan Utama, S. H., M. Hum. Rektor Undip menyampaikan pesan dan himbauan pada mahasiswa agar menjaga almamater Undip dan menggunakan waktu semaksimal mungkin dalam mengabdi di masyarakat pada sepuluh Kabupaten Jawa tengah.

Selasa (8/01/2019) mahasiswa KKN Tim I Tahun 2018/2019 diberangkatkan dari  Gedung Soedarto menuju pendopo Kabupaten Semarang pada pukul 07.00 WIB untuk mengikuti apel penerimaan yang dipimpin oleh dr. H. MuhajirinES. SpOG selaku Bupati Kabupaten Semarang. Terdapat empat kecamatan yang menjadi  lokasi KKN Tim I Tahun 2019, salah satunya ialah Kecamatan Suruh. Penyambutan penerimaan juga dilakukan di Kecamatan Suruh yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan. Serah terima mahasiswa KKN antara UNDIP dengan seluruh kades di Kecamatan Suruh dilakukan oleh bapak Kusyogo Cahyo.

Pukul 11.00 sesampainya di Desa Beji Lor, disambut masyarakat desa yang sangat ramah nan hangat. Acara penyambutan pada hari Kamis (10/01/2019) pukul 14.00-16.00 WIB berjalan lancar,warga yang menghadiri dari seluruh elemen desa. Dihadiri oleh Bapak Subedi sebagai Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan Bapak Sujari selaku Babinsa (Bintara Pembina Desa) menyampaikan himbauan pada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang masa-masa politik serta menyegerakan membuat SIM (Surat Izin Mengemudi). Setelah menyampaikan materi dan rapat koordinasi Desa Beji Lor, seluruh peserta rapat menyambut mahasiswa KKN Tim I Tahun 2019 yang berjumlah 10 orang dengan hangat. Masyarakat lebih interaktif dengan mahasiswa yang memperkenalkan diri dengan Bahasa Jawa. Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan topi dan jaket KKN kepada Bapak Sugih Agus Prayitno, Kepala Desa Beji Lor. Penyerahan jaket dan topi ini dilakukan  sebagai simbol bentuk penerimaan masyarakat dan perangkat desa atas kehadiran mahasiswa KKN Tim I Tahun 2018/2019 Universitas Diponegoro. Selamat Bekerja para mahasiswa…!

(Tim I KKN Undip Desa Beji Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang )

Edited by Kusyogo Cahyo

Penerimaan mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2018 oleh kabupaten dan kecamatan

kkn
Selasa, 10 juli 2018 Upacara pelepasan mahasiswa yang bertempat di lapangan Widya Puraya Undip yang dipimpin langsung oleh rektor Undip dan diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Tim II Undip 2018. Hari berikutnya, mahasiswa KKN berangkat dari kampus Undip menuju kantor Bupati semarang pada pukul 06.00 WIB untuk melakukan upacara penerimaan mahasiswa KKN TIM II Undip sampai pukul 09.00 WIB kemudian dilanjutkan penempatan mahasiswa KKN ke desa masing-masing. Pukul 10.30 WIB bus Desa Ketanggi sudah tiba dan langsung dikumpulkan di kantor kecamatan untuk melaksanakan acara penerimaan peserta KKN dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada Kepala Kecamatan Suruh. Setelah upacara penerimaan di kecamatan, mahasiswa KKN TIM II langsung diterjunkan ke desa masing-masing. Sesampainya di desa ketanggi kami bertemu dengan Kepala Desa yaitu Bapak Sugiarto dan menuju posko yang telah disediakan. Sesampainya di posko, kami melakukan kerja bakti membersihkan posko. Malam harinya kami bersilaturahmi ke kediaman Kepala desa.

edited by Kusyogo Cahyo

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di desa Kedungringin kecamatan Suruh, kab. Semarang

SURUH (19/01) – Kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa yang diadakan oleh Puskesmas Dadapayam yang bertempat di Balai Desa Kedungringin dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2019 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Pak Purwanto selaku pekerja Dinas Kesehatan di Puskesmas Dadapayam, kegiatan ini juga dihadiri oleh Perangkat Desa dan masing-masing Kepala Dusun di Desa Kedungringin.

Dalam kegiatan ini membahas tentang evaluasi program kesehatan yang telah berjalan selama tahun 2018, hasil survey mawas diri dan rencana program kegiatan tahun 2019-2020. Musyawarah Masyarakat Desa ini merupakan hasil dari indikator Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PISPK).

Menurut Pak Purwanto, kunjungan K4 masih kurang dari target yang ditentukan yaitu sebanyak 65%, hal ini dikarenakan  kurang nya pengetahuan dan kesibukan ibu. Angka persalinan yang menggunakan fasilitas kesehatan sebesar 70%, bayi yag dilayani sesuai standar sebesar 73,5%, balita yang mengunjungi posyandu sebanyak 98%, untuk Screening lansia yang berusia >60th seperti penyakit Hipertensi dan Diabetes yang dilayani sesuai standar yaitu 19% untuk Hipertensi dan 32% untuk Diabetes. Angka Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tergolong tinggi yaitu sebesar 225%. Tuberculosis (TBC) yang ditangani hanya sebesar 32% hal ini disebabkan oleh masyarakat masih berpendapat bahwa penyakit ini adalah penyakit keturunan dan penyebabnya adalah stres, beberapa masyarakat juga malu untuk memperiksakan penyakitnya ke Puskesmas.  Pelayanan HIV yang dilayani sesuai standar sebanyak 65%. 5 Besar penyakit yang sering di derita oleh warga yaitu Batuk, Pilek, Diare, Gatal-gatal, TBC, dan DBD.

Salah satu Kepala dusun juga mengeluhkan tentang kurang berfungsi nya Puskesmas pembantu di wilayah Desa Kedungringin dikarenakan jam buka yang hanya sebentar dan obat yang terbatas. Terdapat pula masalah seperti Posyandu lansia yang macet, dan penerimaan BPJS yang terhambat.

Dengan diadakan nya Musyawarah Masyarakat Desa harapan nya desa Kedungringin dapat terus meningkatkan mutu kualitas hidup dalam bidang kesehatan warga desa.

1547906523684

1547906551373

 

Edited by Kusyogo Cahyo

KEBERSAMAAN PARA IBU DI PELATIHAN KADER POSYANDU DESA MENDONGAN

Mendongan, Sumowono (30/07/2018) – Di pagi yang cerah, kali ini Tim II KKN Undip Desa Mendongan melakukan kegiatan yaitu Pelatihan Kader Posyandu Desa Mendongan. Acara ini dipimpin oleh Diah Pitaloka Kusumaningrum dari Fakultas Kedokteran dan diikuti oleh seluruh anggota Tim II KKN Desa Sumowono. Kegitatan pelatihan dimulai pada pukul 09.30 WIB di Balai desa Desa Mendongan, serta dihadiri oleh kader posyandu Desa Mendongan masng-masing dusun dan bidan desa, Ibu Suyarni, A.md, Keb.

Susunan acara Kegiatan Pelatihan Kader Posyandu adalah pembukaan, doa, sambutan dari perwakilan Tim II KKN Undip Desa Mendongan, sambutan dari perwakilan desa, materi inti, dan penutup. Pemateri pelatihan kali ini yaitu Ibu Amy Prahesti, S.Km, M. Gizi. dari Puskesmas Sumowono. Materi pertama tentang refresing kader mengenai sistem pelayanan posyandu, cara menimbang yang benar, mengukur tinggi badan, dsb. Selain itu, Ibu Amy juga menjelaskan bagaimana cara mengisi buku KMS (Kartu Menuju Sehat). Di akhir sesi materi, ada penyampain hasil screening stunting berdasarkan hasil dari 3 posyandu yang berada di Desa Mendongan.

Para ibu kader posyandu banyak berdiskusi tentang bagaimana memajukan posyandu yang lebih baik. Pihak puskesmas berencana untuk mengadakan pelatihan kader posyandu di bulan selanjutnya, khususnya materi tentang membuat bekal sehat. Diharapkan,  pelatihan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Mendongan melalui posyandu di tiap dusun.

 

edit by kusyogo cahyo

Konsep Zero-Waste: Tim II KKN Kranggan Ajak PKK untuk Mengolah Makanan hingga Sisa Limbahnya

Image and video hosting by TinyPic

SEMARANG – Pada Rabu (1/8) kemarin, Tim II KKN Undip ajak Ibu-Ibu PKK dari Kelurahan Kranggan untuk senantiasa mengangkat konsep zero-waste di rumah. Zero-Waste merupakan tujuan etis, ekonomis, efisien, dan visioner, untuk memandu masyarakat dalam mengubah gaya hidup dan praktik-praktik mereka dalam meniru siklus alami yang berkelanjutan, dimana semua material yang tidak terpakai lagi dirancang untuk menjadi sumber daya bagi pihak lain untuk menggunakannya. Pada pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Kranggan tersebut, Tim II KKN Kranggan ajak para ibu-ibu untuk mengolah makanan dan sampah atau bahan-bahan bekas pengolahan makanan tersebut menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

Pada kesempatan tersebut pula, Tim II KKN Undip ingatkan para ibu-ibu mengenai pentingya protein untuk cegah stunting pada anak. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk menurunkan angka stunting pada anak. Tak hanya mengingatkan mengenai pentingnya protein, Tim II KKN Kranggan pun beri contoh olahan protein yang mudah dibuat di rumah, yakni nugget dan kaki naga dari lele.

Image and video hosting by TinyPic
Tim II KKN Kranggan bagikan sample nugget dan kaki naga dari lele

Dari olahan nugget dan kaki naga dari lele tersebut, Tim II KKN Undip juga ajak ibu-ibu untuk manfaatkan limbah pengolahan makanan menjadi pupuk. Tim II KKN Kranggan ajarkan ibu-ibu untuk membuat pupuk cair dari air cucian beras dan sisa tulang-tulang ikan lele. Tak berhenti sampai disitu, ibu-ibu PKK pun diajak pula untuk membuat sabun dari minyak jelantah hasil penggorengan makanan. Antusiasme pun terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para ibu-ibu mengenai alternatif lain dari olahan, khasiat sabun, serta membahas mitos-mitos kesehatan terkait dengan ikan lele yang digunakan.

Image and video hosting by TinyPic
Tim II KKN Kranggan bagikan cara-cara membuat pupuk cair dari air cucian bekas dan sisa pengolahan lele

Edit by Winarni

LINGKUNGAN SEHAT BERSAMA POSYANDU DUSUN MENDONGAN

LINGKUNGAN SEHAT BERSAMA POSYANDU DUSUN MENDONGAN

Mendongan, Sumowono (21/07/2018) – Di hari yang cerah ini, Tim II KKN Desa Mendongan tahun 2018 ikut berpatisipasi dalam kegiatan Posyandu Dusun Mendongan periode Juli 2018 di Balai Desa Desa Mendongan. Kali ini, partisipasi kegiatan dipimpin oleh Diah Pitaloka Kusumaningrum Al-Muharram dari Fakultas Kedokteran dan dibantu oleh Senia Rahayu dan Muhammad Zaki Fuad dari Fakulas Teknik, Disha Septiviardi serta Sarah Nabila dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Posyandu Dusun Mendongan sudah ramai dikunjungi ole masyarakat sejak pukul 09.00 WIB. Berdasarkan data yang ada, yang hadir sebanyak 52 orang, 32 orang ibu dan balita serta 20 orang lansia. Tim II KKN Desa Mendongan membantu Ibu Suharni, A.md, Keb untuk melakukan beberapa prosedur dan pemeriksaan di posyandu. Para ibu dan balita datang bergiliran untuk mengukur tinggi badan, mengukur berat, dan mencatat buku KMS (Kartu Menuju Sehat) yang mereka bawa. Sedangkan lansia menuju ke meja sebelah untuk melakukan pengecekan tensi dan tekanan darah, pengukuran kolesterol, gulah darah sewaktu (GDS), dan asam urat.

Masalah yang ditemukan berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan di posyandu adalah ditemukan 5 anak yang memiliki perawakan pendek (stunting) dan hampir seluruh pasien lansia yang melakukan pengecekan, baik hipersensi, asam urat dan gula darah, hasilnya menunjukkan tekann darah, kolesterol, asam urat, dan GDS yang tinggi. Diharapkan para ibu yang anaknya didapatkan perawakan pendek untuk langsung konsultasi ke puskesmas, agar diberi penanganan lebih lanjut. Selain itu, masyarakat dihimbau untuk menjaga pola hidup (olahraga dan aktivitas fisik) agar terhindar dari Sindroma Metabolik.

182

Edit by Winarni

TAHU BAKSO “AL-FARUQ” : POTENSI UMKM DESA MENDONGAN

TAHU BAKSO “AL-FARUQ” : POTENSI UMKM DESA MENDONGAN

Mendongan, Sumowono (13/07/2018) – Pukul 10.00 WIB, Tim II KKN Desa Mendongan melakukan kunjungan ke salah satu UMKM yang ada di Desa Mendongan, yaitu Pabrik Pembuatan Tahu Bakso “Al-Faruq” di Dusun Gondangsari. Survei ini dipimpin oleh Arif Hartadi dan dibantu oleh seluruh anggota Tim II KKN Desa Mendongan. Menurut pemilik pabrik tersebut adalah Pak Tajib dan sekarang pembuatan tahu bakso dikelola oleh istrinya, yaitu Ibu Nur Khimatul. Pabrik pembuatan tahu bakso ini termasuk home industry, letaknya di belakang rumah Bu Nur. Pabrik ini memproduksi 2 jenis olahan, tahu putih biasa dan tahu bakso.

164

Foto : Proses pengolahan tahu bakso

Bu Nur mengatakan bahwa tahu bakso ini sudah berdiri sejak lama. Tahu bakso yang diproduksi biasanya dipasarkan di Pasar Pagi dan mereka juga menerima pesanan. Pabrik Tahu Bakso “Al-Faruq” bisa memproduksi 6000-6500 buah tahu per hari dengan kisaran harga untuk 1 tahu sebesar Rp 600,- dan untuk kemasan menggunakan plastik atau mika sebesar Rp 6.000,- .Hal yang perlu ditingkatkan dalam UMKM Tahu Bakso ini adalah memperluas pemasaran, pembuatan logo dan packaging yang menarik serta menyusun sistem keuangan yang baik dan benar. Karena, apabila UMKM Tahu Bakso ini dikembangkan, maka dinilai bisa menjadi potensi bagi Desa Mendongan.

 

edit by kusyogo cahyo

Acara Tujuh-Belasan di RT 01/01 Baran

17-an Baran

Baran – Rabu, 1 Agustus 2018 dilaksanakan rangkaian kegiatan Lomba HUT RI KE-73 di RT 01/01 Baran Gembyang Kelurahan Baran. Kegiatan lomba dimulai dari Sabtu, 28 Juli 2018 hingga puncaknya nanti jalan santai dan tarik tambang pada hari Minggu, 5 Agustus 2018.

Pada hari pertama diadakan lomba makan kerupuk, yang mana diikuti oleh anak-anak dan orang dewasa. Pada hari Minggu, 29 Juli 2018 diadakan lomba pecah air untuk kategori anak-anak dan dewasa. Hari Senin, 30 Juli 2018 diadakan lomba memasukkan pensil kedalam botol untuk kategori anak-anak.Hari Selasa, 31 Juli 2018 diadakan lomba membawa kelereng dengan sendok untuk kategori anak-anak. Hari Rabu, 1 Agustus 2018 diadakan lomba estafet air untuk kategori kelompok anak-anak. Hari Jumat, 3 Agustus 2018 diadakan lomba ketangkasan sepeda dan ambil koin untuk kategori anak-anak. Dan pada hari Sabtu, 4 Agustus 2018 diadakan lomba pecah balon untuk kategori anak-anak dan dewasa. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap jenis perlombaan. Pihak mahasiswa KKN sebagai tim yang membantu jalannya kegiatan perlombaan yang ada di RT 01/01 Baran Gembyang, mulai dari persiapan perlengkapan lomba hingga pelaksanaan masing-masing lomba. Semoga dengan diadakannya perlombaan ini semakin memupuk rasa cinta kepada tanah air Indonesia dan mempererat silaturahmi antar warga RT 01 Baran Gembyang. (Hendiana)

Telah direview oleh

Bogi BJ

Pelatihan Excel untuk Perangkat Kelurahan Baran

pelatihan excel baran

Baran – Selasa, 31 Juli 2018 dilaksanakan Pelatihan Microsoft Excel bagi perangkat Kelurahan Baran oleh mahasiswa KKN Tim II Undip Kelurahan Baran. Kegiatan ini merupakan program monodisiplin dari Mahasiswa Jurusan Statistika, Windy Rohalidiawati, yang dimulai pukul 14.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Baran. Perangkat Kelurahan Baran yang diberi edukasi mengenai penggunaan Excel berjumlah empat orang, yaitu Ibu Gesit, Pak Tri, Pak Tetdi, dan Pak Hanafi.

Materi diajarkan pada pelatihan ini yaitu mengenai aritmatika, logika if, lookup, serta pivot table. Aritmatika sebagai fungsi atau rumus yang digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, dan perpangkatan atau operator yang digunakan untuk melakukan perhitungan pada bilangan. Fungsi LOOKUP berguna untuk pencarian dan referensi ketika kita perlu mencari di dalam satu baris atau kolom dan menemukan nilai dari posisi yang sama dalam baris atau kolom kedua. Fungsi LOOKUP dibagi menjadi 2 yaitu HLOOKUP dan VLOOKUP. Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Sort and filter berguna untuk mengurutkan dan menyaring data secara sederhana. Sedangkan pivot table digunakan untuk merangkum, mengeksplorasi, dan mempresentasikan data yang berjumlah besar dengan waktu yang singkat. Dalam menggunakan pivot table ini sebaiknya sudah mengetahui terlebih dahulu cara menggunakan sort and filter.

Pelatihan dan edukasi ini berguna untuk menunjang pekerjaan para perangkat kelurahan dalam melaksanakan tugas-tugasnya di kelurahan, terutama untuk kebutuhan perhitungan dan rekapitulasi data-data yang ada di Kelurahan Baran. (Hendiana)

Telah direview oleh

Bogi BJ

 

Memperingati HUT ke-58, Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Berbagi Sembako ke Warga Desa Pasekan

Pada Selasa (17/07/2018), sejumlah aparat dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang mengunjungi Desa Pasekan, Kecamatan Ambarawa untuk memberi bakti sosial pada warga desa. Kegiatan bakti sosial oleh Kejari Kabupaten Semarang ini dilakukan di Kantor Kepala Desa Pasekan.

Image and video hosting by TinyPic
Ketua Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang memberikan sambutan sebelum membagikan sembako.

Sejak pukul 09.00 WIB sudah terlihat warga menunggu pelaksanaan bakti sosial di luar Kantor Kepala Desa dan di dalam Aula Kantor Kepala Desa. Pelaksanaan kegiatan  bakti sosial ini diawali dengan  sambutan singkat dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang.

Setelah itu, sebanyak kurang lebih 170 paket sembako dibagikan kepada warga yang namanya telah ditentukan oleh pihak desa. Sembako yang dibagikan terdiri dari beras dan bahan sembako lainnya.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu kegiatan dalam serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka hari ulang tahun Bhakti Adhyaksa ke-58. Sebelumnya, pada Senin (16/07/2018) pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang melakukan kegiatan penanaman pohon di desa Bejalen. Pada hari Jumat (20/07/2018) pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang mengutarakan bahwa mereka berencana melakukan kegiatan olahraga bersama di Candi Gedong Songo.

Telah direview oleh

Bogi BJ