Home » Lokasi KKN » Kab. Semarang (Page 2)

Category Archives: Kab. Semarang

Persiapkan 17-an, Warga Kelurahan Kranggan beserta Mahasiswa Tim II KKN Percantik Lingkungan

SEMARANG – Sudah tidak dapat dipungkiri, Peringatan HUT RI menjadi acara rutin tiap tahunnya bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Antusiasme masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia sudah menjadi budaya yang melekat di diri masyarakat Indonesia, tak terkecuali masyarakat Kelurahan Kranggan. Dalam rangka menyambut HUT RI ke-73, warga Kelurahan Kranggan, baik bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak, dibantu dengan Tim II KKN Kelurahan Kranggan mempercantik lingkungan dengan mengadakan kerja bakti. Kerja bakti yang tersebut diadakan pada Minggu (29/7) lalu di lingkungan RW 3 mulai pukul 08.00 WIB.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Kegiatan kerja bakti ini dilakukan dengan menyapu jalan lingkungan oleh para ibu-ibu beserta para mahasiswi Tim II KKN Kranggan, yang mana jalan tersebut nantinya akan dihias dengan cat. Tak hanya menyapu jalan, rumput liar yang tumbuh pun dicabuti oleh mahasiswa Tim II KKN Kelurahan Kranggan. Sedangkan para bapak-bapak warga RW 3 memasang umbul-umbul dan membuat serta menghias gapura dibantu dengan mahasiswa Tim II KKN Kelurahan Kranggan dan anak-anak warga setempat. Meskipun kurang terampil, anak-anak tersebut diarahkan oleh mahasiswa Tim II Kelurahan Kranggan dalam mengecat dengan pola tiang-tiang pembatas jalan di RW 3 tersebut. Lewat kerja bakti ini pula, kreativitas dan kemampuan mahasiswa pun diuji. Mulai dari bagaimana membangun gapura di jalan yang sempit, hingga pola-pola hiasan cat apa saja yang akan dibuat.

Image and video hosting by TinyPic

Telah direview oleh

Bogi BJ

 

 

Baran Sehat dengan Nugget Nila

Baran Sehat dengan Nugget Nila

Baran – Rabu, 25 Juli 2018 Tim II KKN Undip 2018 melakukan program monodisiplin pada saat diadakannya perkumpulan rutin PKK RT 4/RW 3 bertempat di rumah Ibu Muslika. Program diadakan oleh Nurannisa Asriningrupti, mahasiwa Ilmu Kelautan, FPIK Undip dengan judul program “Pengenalan Pengolahan Produk Perikanan Nugget Nila”. Tujuan program ini untuk meningkatkan nutrisi masyarakat Baran dan meningkatkan pengolahan serta nilai jual ikan nila agar menjadi produk kulalitas tinggi dengan memanfaatakan hasil budidaya Ikan Nila yang ada di Desa Baran.

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari Ketua PKK RT 4 Ibu Sri Hartini dan sambutan dari Ibu Muslika, menyanyikan Mars PKK, kemudian Pengenalan Pengolahan Produk Perikanan Nugget Nila, lain-lain dan penutup. Nurannisa mengenalkan cara pembuatan nugget ikan nila sehat didepan ibu-ibu PKK, lengkap dengan bahan-bahannya,  panduan prosedur pembuatannya dan membagikan pamflet. Bahan-bahan yang dibutuhkan terdiri dari bahan utama yaitu fillet ikan nila ¼ kilogram, bawang bombai 1 buah, bawang putih 5 siung, tepung tapioka 1 sdm, tepung roti 3 sdm, telur 2 butir, garam dan gula sesuai selera dan bahan campurannya yaitu telur 2 butir dan tepung roti secukupnya. Prosedur pembuatannya adalah fillet ikan nila dicincang halus, bawang bombai dan bawang putih diiris kecil kemudian ditumis, lalu bahan utama dicampur dan diaduk menjadi satu hingga rata, bentuk nugget sesuka hati kemudian dikukus hingga matang, setelah itu nugget yang sudah dibentuk dioles dengan telur dan dilumuri tepung roti, lalu goreng, jadilah nugget ikan nila yang sehat dan bernutrisi tinggi.

Proses pembuatan nugget ikan nila disambut dengan antusias oleh ibu-ibu PKK dari awal penjelasan hingga saat mencoba nugget ikan nila, banyak yang melontarkan pertanyaan seputar proses pembuatan dan bahan-bahan yang digunakan. Setelah memahami cara membuat nugget nila, ibu-ibu ingin segera mencobanya dirumah untuk masakan makan bersama keluarga karena nugget ikan nila mengandung protein hewani, omega-3, fosfor dan antioksidan yang masing-masing memiliki kandungan yang sangat baik untuk tubuh kita. (Jamila)

telah direview oleh

Bogi BJ

PEMBERDAYAAN KADER MENGENAI PEMERIKSAAN IBU HAMIL DAN PENYULUHAN TENTANG KEK DAN ANEMIA PADA IBU HAMIL

Bejalen – Ibu hamil warga Desa Bejalen melakukan senam yang berlokasi di Pos Kesehatan Desa (PKD). Senam ini dipandu oleh Bidan Desa pada hari Selasa, 31 Juli 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, pada kesempatan ini, selain senam ibu hamil, juga dilakukan pemberdayaan kader mengenai pemeriksaan ibu hamil dan penyuluhan tentang KEK serta anemia pada ibu hamil yang dipresentasikan oleh salah satu mahasiswa KKN dari fakultas kedokteran. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kehamilan risiko tinggi dan terjadinya KEK serta Anemia pada ibu hamil. Sasaran kegiatan ini yaitu para kader, ibu bidan, dan ibu-ibu hamil yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pemberdayaan Kader Posyandu

Audiens sangat antusias memperhatikan penjelasan materi dan aktif dalam bertanya tentang materi yang telah disampaikan. Pada akhir kegiatan mahasiswa membagikan modul mengenai pemeriksaan ibu hamil pada para kader, serta membagikan leaflet mengenai KEK dan anemia ibu hamil kepada kader, ibu hamil, juga ibu bidan.

Telah direview oleh

Bogi BJ

Ibu Sehat,Bayi Bahagia untuk Desa Barukan

Kelas Ibu Hamil

Kamis(19/7) Bertempat di Balai Desa Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah telah di adakan kelas ibu hamil yang bertemakan “Kesehatan Ibu dan Anak”. Penyuluhan yang dilakukan oleh bidan desa barukan yaitu Ibu Lala Prasetya, A.Md.Keb ini sangat berguna untuk membantu ibu hamil dalam menjaga anak yang ada di dalam kandungannya tetap dalam kondisi yang sehat.

Penyuluhan tsb mengedukasi ibu hamil agar lebih sadar akan pentingnya mengkonsumsi  nutrisi dan makanan yang sehat sebelum dan sesudah melahirkan.Selain itu,para ibu hamil dapat mengerti hal-hal apa saja yang harus di lakukan dan harus di hindari saat mengandung dan mengetahui penyakit-penyakit yang beresiko.Penyuluhan ini juga memberikan pengetahuan yang penting  dalam hal sesudah dan sebelum melahirkan seperti :

cara menyusui yang baik,pentingnya senam ibu hamil guna membantu mepermudah proses persalinan.Penyuluhan ini juga memberikan edukasi untuk ibu hamil agar memberikan ASI EKLUSIF selama 6 bulan karena ASI EKSLUSIF sangat bermanfaat baik bagi bayi maupun bagi si ibu.Adapun pemberian ASI pada bayi bermanfaat untuk mengurangi resiko bayi terkena diare dan muntah,mengurangi kemungkinan terkena infeksi pada dada dan telinga dan mengurangi resiko bayi terkena penyakit kulit dan sembelit, sehingga kemungkinan bayi di rawat di rumah sakit semakin rendah.Selain bermanfaat bagi bayi,pemberian ASI juga bermanfaat bagi sang ibu,karena menyusui dapat menunda kembalinya kesuburan serta mengurangi resiko pendarahan pasca melahirkan,kanker payudara,pra meneopause dan kanker ovarium.Oleh sebab itu, ibu yang cerdas membuat keluarga sehat dan bahagia.

Barukan Peduli Lansia

Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Bagi Lansia
Rabu, 26 juli 2018, Bertempat di Balai Desa Barukan, Kader PKK, Puskesmas Tengaran, serta anggota PKK yang terkait mengadakan penyuluhan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lansia yang ada di Desa Barukan.Adapun tujuan diadakannya penyuluhan dan pelayanan kesehatan terhadap lansia tsb adalah untuk menambah wawasan masyarakat desa mengenai pentingnya kesehatan serta pola hidup yang baik dan teratur. Antusias warga Desa Barukan sangatlah baik atas diadakannya kegiatan penyuluhan dan pemberian layanan kesehatan terhadap lansia tsb dilihat dari banyaknya jumlah warga desa yang turut berpartisipasi.

Pada pukul 11.00 dilakukann proses pemeriksaaan terhadap kesehatan masyarakat lansia di Desa Barukan disertai dengan pemberian obat dari pihak puskesmas yang di wakili oleh ibu Lala selaku bidan desa.Dengan adanya kegiatan penyuluhan tsb,warga lansia di Desa Barukan kini dapat menyadari arti pentingnya waktu untuk beristirahat.

Barukan Semanis Aren

Potensi Pohon Kelapa di Desa Barukan
22/07/2018 Desa Barukan merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tengaran yang kaya akan sumberdaya pohon kelapa. Masyarakat di 3 dusun di desa ini yakni Dusun Duren,Karanglo dan Barukan banyak yang berprofesi sebagai “penderes” selain berprofesi sebagai buruh, pegawai negeri dan petani. Penderes memanfaatkan potensi sumberdaya pohon kelapa yang ada di desa Barukan dengan mengolah nira kelapa menjadi gula merah agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Nderes merupakan proses yang dilakukan untuk mendapatkan nira kelapa yang akan digunakan sebagai bahan baku untuk membuat gula merah.Di desa ini,kata lain dari “nderes” adalah menyadap yaitu sebuah proses dimana kulit bunga kelapa diiris sehingga nira kelapa dapat keluar dan tertampung pada wadah bambu yang telah dikaitkan dibawah kulit bunga kelapa.

Salah satu penderes dan pembuat gula merah di Dusun Duren,yakni Bapak Roslin mengatakan bahwa “Nira kelapa diambil setiap pagi dan sore kemudian dimasak hingga mejadi gula merah”. Proses pengolahan nira kelapa hingga menjadi gula merah membutuhkan waktu yang tidak sedikit.Karena,nira kelapa harus diaduk sampai mengental hingga akhirnya dapat dicetak menjadi gula merah. “Adapun harga satu kilo gula merah yaitu Rp. 14.000 dan dijual ke warung-warung di sekitar Desa Barukan” tambah Bapak Roslin.

Bapak Roslin merasa bahwa profesinya sebagai penderes cukup untuk memenuhi kebutuhannya dikarenakan melimpahnya sumberdaya pohon kelapa yang ada di Desa Barukan.Oleh karena itu, sangat disayangkan bila potensi tsb tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Namun,profesi penderes yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tsb tidak sebanding dengan resiko berbahaya yang mungkin dapat menimpa mereka.Karena,hampir semua penderes di Desa Barukan masih menggunakan cara tradisional dan alat pengaman yang seadanya dan bahkan ada juga yang tidak menggunakan alat pengaman sama sekali.Para penderes yang kurang memerhatikan prinsip K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengetahuan para penderes dikarenakan belum pernah adanya penyuluhan atau edukasi tentang pentingnya K3.

Desa Bagaikan Keluarga

Kali pertama TIM @ KKN UNDIP menempati posko di Dusun Duren Desa Barukan

Tanggal 11 juli 2018 untuk pertama kali TIM 2 KKN UNDIP menempati posko di Dusun Duren Desa Barukan.Desa Barukan merupakan Desa yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Semarang  dan Salatiga.Desa ini memiliki 3 Dusun yaitu Dusun Duren,Karanglo, dan Barukan.

Desa ini sangat indah karena banyak pepohonan yang rindang seperti pohon kelapa dan pohon-pohon lainnya.Selain itu, desa ini juga memiliki masyrakat dan perangkat desa yang sangat ramah.

Pada tanggal 13 juli 2018 untuk pertama kalinya kami mengikuti kegiatan PKK ibu-ibu RT 23 di Dusun Duren Desa Barukan. Dimana kami memperkenalkan diri untuk pertama kalinya kepada warga dan masyarkatnya sangat antusia dalam menyambut kami TIM 2 KKN UNDIP di Desa Barukan.

Di desa barukan memiliki banyak kegiatan masyarakat seperti rabu siang dan jumat siang ada pengajian ibu-ibu,2 minggu sekali ada perkumpulan PKK di setiap RT dan untuk malam minggu ada perkumpulan bapak-bapak maupun karang taruna.

Desa barukan memiliki kesenian yang sampai sekarang di lestarikan yaitu kesenian Reog. Kesenian ini di lakukan oleh karang taruna setiap 1 bulan 2 kali dan itu akan di tonton oleh  masyarakat desa.

Masyarakat Desa Barukan juga sangat pintar dalam megelola hasil sumber daya alam di sekitar desa seperti pohon kelapayang dibuat menjadi gula aren yang dapat di jual dan menambah penghasilan masyarakat yang ada di Desa Barukan.

Dan masyarakat Desa Barukan bukan hanya sekedar masyarakat tetapi juga seperti keluarga selama 42 hari. Karena keluarga bukan hanya di ikat akan darah saja tetapi juga karena memberikan sedikit kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Barukan Bersahaja Beras

Pembagian Beras
Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Beras juga merupakan makanan yang sangat di butuhkan manusia agar tubuh dapat beraktifitas.Maka dari itu Pemerintah memiliki program pembagian beras bagi orang-orang yang membutuhkan di desa.
Pada tanggal 2 Agustus 2018 bertempat di Balai Desa Barukan diadakan pembagian beras yang selalu dilakukan setiap tahun. Dimana beras ini di bagikan oleh pemerintah dan di salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap warga akan di berikan 1 karung beras seberat 10 kg yang dapat bertahan 3 bulan yang setiap tahunnya akan diberikan sebanyak 3 kali sesuai kebutuhan warga.
Masyarakat Desa Barukan sangat antusias saat penerimaan beras tsb.Masyarakat yang menerima bantuan ini akan di berikan kartu elektronik dari BNI sebagai entitas untuk melakukan transaksi.
Bapak Dirman merupakan perangkat Desa Barukan yang bertanggung jawab dalam menyalurkan beras dari pemerintah ke warga.Bapak Dirman sangat antusias saat TIM KKN II UNDIP datang untuk membantu menyalurkan beras ke warga-warga yang datang.
Pembagian beras ini telah berhasil di salurkan di 63 KK yang ada di Desa Barukan.Tetapi masih banyak juga warga di Desa Barukan yang belum mendapatkan bantuan dikarenakan banyaknya masyarakat yang belum memiliki Kartu keluarga. Maka satu kata terakhir:
Beras sangat bermanfaat untuk menjalani hidup tetapi kartu keluarga juga sangat berguna untuk menjalani aktifitas di jaman modern ini.

Atos Atos Desa Barukan

Atos-atos makanan ringan di Desa Barukan

01/08/2018.Tim II KKN Undip Desa Barukan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang berkunjung di salah satu UMKM yang terdapat di desa ini. UMKM tsb menghasilkan makanan ringan yang begitu lumayan terkenal. Atos-atos merupakan salah satu makanan ringan dari desa barukan yang memiliki tekstur renyah,gurih,dengan rasa yang enak,Atos-atos terbuat dari komposisi Tepung terigu, tepung tapioka, bawang, garam dan penyedap rasa.Pemilik usaha Atos-Atos ini sudah memulai usahanya sejak 12 tahun yang lalu.Produk Atos-atos yang diberi merek Semoga Jaya tersebut terletak di dusun karanglo, Barukan.Pesanan datang dari berbagai daerah sekitar Desa Barukan.Pemasarannya sudah mencapai Kecamatan Suruh dan Kota Salatiga.Namun,Masih sulit untuk memasarkannya  di pasar luar daerah karena ongkos kirim yang lebih mahal daripada harga jual produk atos-atos. Ada 3 kemasan atos-atos dengan ukuran dan harga yang berbeda yaitu, kemasan dengan harga Rp.10.000, kemasan harga Rp.5.000 dan kemasan harga Rp. 500.Produk Atos-atos ini juga telah mendapat sertifikat MUI dan P-IRT. Pemilik atos-atos “SEMOGA JAYA” adalah Pak ratno.
Pak Ratno  mengatakan bahwa rahasia rasa atos-atos yang memiliki rasa renyah dan gurih adalah cara menggorengnya yang masih dengan cara tradisional dan menggunakan kayu bakar. Dalam sehari pak ratno dapat menghasilkan ratusan bungkus atos-atos dari kemasan kecil hingga yang besar.
Makanan Atos-Atos merupakan makanan yang rendah kalori serta menyehatkan.
”Atos-atos makanan ringan,enak,dan gurih”

Yuk! Mengenal Keanekaragaman Hayati Baran

Tanaman Baran

Baran – Selasa, 24 Juli 2018 mulai dilaksanakan survei dan pendataan keanekaragaman tumbuhan oleh Ramadhebi Monalita, Mahasiswa KKN Undip Tim II 2017/2018 dari Jurusan Biologi FSM. Pendataan dilakukan secara merata di seluruh Kelurahan Baran dengan mengunjungi setiap perkebunan dan penjual tanaman. Masyarakat Baran menerima kunjungan dengan senang dan ikut membantu menyukseskan program tersebut.

Keanekaragaman hayati yang terdapat di Baran antara lain adalah Cemara Rentes (Casuarina sp.), Cemara Papua (Cupressus L.), Cemara Udang (Casuarina equisetifolia L.), Cemara Embun (Casuarina equisetifolia L.), Cemara Norfolk (Araucaria heterophylla (Salisb.)), Cemara Kuning (Casuarina sumatrana), Pucuk Merah (Syzygium oleana), Pakis (Cycas L.), Ketapang Kencana (Terminalia L.), Kemuning (Murraya exotica L), Paku Kawat (Lycopodium L.), Glodongan (Genus Polyalthia), Palem Kuning (Dypsis lutescens), Anggrek (Dendrobium Sw.) dan Rumput Gajah (Pennisetum purpureum Schumach.). Dengan tanaman yang sedang tren saat ini yaitu Pucuk Merah (Syzygium oleana). Baran dengan letak geografis strategis yaitu di dataran tinggi memiliki udara yang sejuk sehingga bagus untuk bercocok tanam dan mengembangkan berbagai varietas tanaman. Tanaman dapat tumbuh dengan baik menjadi tanaman unggulan dan berkembang menjadi tanaman yang memiliki kualitas tinggi. (Jamila)

Telah direview oleh

BogiBJ