Home » Lokasi KKN » Kab. Temanggung

Category Archives: Kab. Temanggung

TIM II KKN Desa Kemiri Ikut Bantu Renovasi Masjid

P_20170713_105259
Terhitung sejak Kamis (20/7) yang lalu, TIM II KKN Undip Desa Kemiri turut membantu warga dalam merenovasi Masjid Baitul Muttaqin yang terletak di dusun Pringtali, desa Kemiri, kecamatan Kaloran. Kondisi atap masjid yang sudah cukup tua menjadi salah satu alasan diperlukannya pemugaran dengan mengganti genteng dan kubah masjid tersebut. Dana untuk melakukan renovasi masjid berasal dari swadaya masyarakat ssehingga dalam pengerjaannya pun turut melibatkan warga dusun setempat. Dengan menggunakan sistem bergiliran antar Rukun Tetangga (RT), warga dusun Pringtali bergotong royong merenovasi masjid dengan bantuan mahasiswa tim II KKN Desa Kemiri. Mahasiswa Tim II KKN Desa Kemiri sendiri membantu dalam hal pengecatan dan pengangkutan genteng untuk selanjutnya dipasang oleh warga.
Tak hanya itu, Mahasiswa juga turut menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Renovasi Masjid. Meskipun tidak termasuk dalam program KKN, mahasiswa Tim II KKN Desa Kemiri sangat antusias dalam membantu renovasi masjid Baitul Muttaqin tersebut karena mereka beranggapan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata mereka pada masyarakat dusun Pringtali.

Biogas, Energi Kekinian Nan Ramah Lingkungan dari Desa Tleter

IMG_3093

Kelompok tani  Dusun Batursari Desa Tleter Kecamatan Kaloran, menyulap kotoran sapi menjadi biogas yang bermanfaat bagi kehidupan. Biogas dapat menciptakan energi alternatif yang digunakan sebagai pengganti gas LPG untuk keperluan memasak bahkan untuk menciptakan enegi listrik yang ramah lingkungan.

Pembuatan biogas pertama dipelopori oleh Bapak Suratman, berawal melihat banyaknya kotoran sapi yang hanya dibuang tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Semakin berkembangnya teknologi menjadikan kotoran hewan dapat menjadi salah satu sumber energi alternatif. Biogas ini dapat dipergunakan sebagai sumber bahan bakar dalam memasak melalui kompor ataupun menjadi salah satu candangan penerangan saat lampu padam. Cadangan lampu ini dibuat dengan menyalurkan gas pada petromax khusus. Penggunaan biogas ini memiliki indikator khusus dengan sekala tertentu yang mudah untuk dibaca sehingga menjaga keamanan padapenggunaan biogas.

Pengolahan biogas ini mendapat bantuan dana pengembangan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yaitu berupa pemberian empat ekor sapi, pembangunan tank penampung dan banker. Biogas ini digunakan oleh setidaknya lima  rumah warga yang berada disekitar area tersebut. Konstruksi tempat penampungan kotoran ternak ini terbuat dari yang beton tanpa besi, karena suhu diidalam ruangan cukup tinggi dan suhu lingkungan cukup rendah makajika dalam konstruksi tersebut diberikan tambahan besi, tempat penampungan tersebut akan retak atau hancur.

Konsep  utama dalam pembuatan biogas yaitu menimbun kotoran ternak sapi kedalam suatu ruangan tertutup ,mencampur dengan sebagian air dengan perbandingan 1 : 3, dan dilakukan pengadukan agar semua larutan tercampur merata. kemudian menyalurkan gas metana yang menguap pada pipa paralon yang mengalir pada rumah warga dan langsung terhubung pada kompor dan petromax.

Hasil sampingan dari biogas ini merupakan pupuk kompos yang sangat baik bagi tumbuhan karena kandungan gas metana yang  dapat mematikan tumbuhan dan bersifat panas telah menguap. Pupuk ini sangat baik digunakan bagi tanaman kopi yang mayoritas ditanam oleh warga desa.Biogas sangat mudah diterapkan dan mampu menjadi solusi energi alternatif serta menghasilkan suatu usaha yang zero waste.

 

Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai ciri khas negara demokrasi dalam memillih pemimpin negara maupun anggota parlemen, membutuhkan partisipasi rakyat agar dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Partisipasi rakyat tersebut bisa berupa terjun langsung sebagai relawan dan tim sukses pasangan calon maupun sekedar menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara. Di Indonesia sendiri, jumlah penduduk yang tidak menggunakan hak pilihnya terbilang masih tinggi. Banyaknya jumlah penduduk yang memilih golput (golongan putih) tersebut juga didukung dengan rendahnya partisipasi pemilih pemula dalam pemungutan suara.

Berkaca pada fakta tersebut, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang berasal dari jurusan Ilmu Pemerintahan yakni Wanda Sigit S. dan Astrida Ulfa Aninda memberikan edukasi dan simulasi pemilu pada pemilih pemula yang ada di dusun Pringtali desa Kemiri kecamatan Kaloran (29/7). Bertempat di rumah mas Aris selaku salah satu pengurus Ikatan Pemuda Pringtali (IPP), Astrida Ulfa A. memaparkan mengenai definisi dan tujuan pemilu, serta pentingnya menggunakan hak suara dalam pemilu. Setelah itu giliran Wanda Sigit yang mensimulasikan pencoblosan kertas suara dengan replica bilik dan surat suara yang terbuat dari kertas dan karton. Kalangan pemuda yang masuk dalam kategori pemilih pemula tampak antusias mengikuti jalannya edukasi dengan melontarkan beberapa pertanyaan yang dapat dijawab dengan baik.

Rembug Desa Gandon

Pada hari Selasa (17/7) diadakan rapat pembentukan panitia acara HUT RI 17 Agustus. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Warga desa yang datang adalah perwakilan dari masing-masing dusun. Perwakilan masing-masing dusun di desa Gandon berasal dari Karang taruna, kepala dusun, tokoh masyarakat, perwakilan PKK masing-masing dusun, dan perangkat desa Gandon. Tim II KKN Undip Desa Gandon disini berperan sebagai bagian dari panitia acara rapat pembentukan panitia HUT RI 17 Agustus.bebas

Keesokan harinya, Tim II KKN Undip Desa Gandon masih berperan sebagai bagian dari panitia acara. Namun acara ini berbentuk sosialisasi kesehatan. Sosialisasi ini berasal dari perkumpulan Ibu-Ibu PKK Desa Gandon. Pemberi materi sosialisasi ini adalah dari pihak Puskesmas Kaloran. Dimana sosialisasi ini membahas terkait pentingnya RPAM (Rencana Pengamanan Air Minum), tentang penyakit HIV/ AIDS serta penyakit TBC. Acara selesai pada pukul 13.30 WIB.

bebas


KEGIATAN KARAWITAN DI DESA TLOGOWUNGU

Di desa Tlogowungu ,ada sebuah kegiatan kesenian yaitu kesenian karawitan yang di ikuti oleh anak-anak,mulai dari TK sampai SMP ,mereka sangat mahir memainkan lagu-lagu jawa. Mulai dari Suwe ora jamu sampai lagu Gugur gunung. Tim II KKN UNDIP Desa Tlogowungu ikut mendampingi mereka dalam memainkan karawitan tersebut di pendidikan Dhammasekha, Dusun Janggleng, Desa Tlogowungu, Kecamatan Kaloran.

Sosialisasi Pengenalan Pentingnya Manfaat BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Dusun Batur

Salah satu program dari pemerintah Indonesia untuk mensejahterakan rakyatnya adalah dengan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penting bagi masyarakat untuk memahami syarat-syarat untuk mendaftar BPJS Kesehatan dan manfaat yang didapat dari menggunakan BPJS Kesehatan. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan, masih banyak warga desa Kaloran khususnya dusun Batur dan dusun Toleh yang belum mengerti apa itu BPJS Kesehatan sehingga belum memiliki BPJS Kesehatan. Informasi mengenai klaim dan fungsi BPJS sangat diperlukan masyarakat. Dalam praktiknya kartu-kartu yang diberikan pemerintah tersebut akan menunjang kehidupan masyarakat.

Pada Selasa 24 Juli 2018 Tim II KKN Undip Desa Kaloran melaksanakan sosialisasi mengenai Pengenalan Pentingnya Manfaat BPJS Kesehatan untuk Masyarakat yang bertempat di Dusun Batur. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 15.00-16.00 WIB dan dihadiri oleh warga Dusun Batur dan Dusun Toleh. Warga Dusun Batur dan Dusun Toleh sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Antusias para warga ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang di lontarkan.

Dalam mendaftar BPJS Kesehatan diperlukan beberapa dokumen sebagai persyaratan yang meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), nomor rekening (wajib untuk golongan I dan II), dan pas foto ukuran 3×4. Pendaftaran BPJS Kesehatan dapat dilakukan secara online atau offline. Pendaftaran secara offline dilakukan dengan mengunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat dan mengisi formulir perndaftaran. Sedangkan pendaftaran online dapat langsung dilakukan dengan mengunjungi website BPJS Kesehatan yaitu www.bpjs-kesehatan.go.id.

Semoga dengan adanya pengenalan ini masyarakat dusun Batur dan dusun Toleh dapat paham mengenai pentingnya BPJS Kesehatan dan memberikan manfaat kepada warga dusun Toleh dan dusun Batur.

https://drive.google.com/drive/folders/1NUpsoC6P9xYemKAoo2UxbyM4jJ1w32u-

Sosialisasi

PELAKSANAAN PROGRAM MONODISIPLIN OLEH TIM II KKN UNDIP DESA TLOGOWUNGU


Pada kesempatan tersebut salah satu Tim II KKN UNDIP 2018 menyampaikan materi materi untuk adik-adik SMP N 2 KALORAN. Dengan demikian adik-adik SMP N 2 KALORAN juga mengikuti program monodisiplin sebagai peserta. Adik-adik tersebut sangat antusias mengikuti program satu Tim II KKN UNDIP Desa Tlogowungu,mereka sangat aktif bertanya,tak ada rasa canggung di dalam acara tersebut, terlihat akrab seperti sudah lama kenal.

Potret Pagelaran Ketoprak, warisan budaya desa Tlogowungu

https://drive.google.com/open?id=1OTe6Cl2JBwlGgbFt7uqLeatRQUlVyspd
Desa Tlogowungu yang memiliki 9 dusun dan masyarakatnya sangatlah majemuk. Kemajemukan desa ini membuat para masyarakatnya memiliki nilai toleransi yang sangat tinggi. Dan hal ini tentunya membuat desa ini memiliki banyak potensi baik dari sisi alam maupun kesenian budaya. Salah satu kesenian budaya yang terdapat pada desa Tlogowungu ini ialah kesenian ketoprak. Kesenian ini biasanya diadakan oleh warga desa Tlogowungu untuk memperingati perayaan hari keagaamaan budha.

Pagelaran ketoprak ini merupakan kesenian yang telah ada sejak dahulu dan turun temurun. Kali ini, perhelatan pagelaran ketoprak diadakan di dusun Pendem, tepatnya pada pada hari Sabtu, 14 Juli 2018 yang secara astusias diikáti oler seluruh warga desa dan dilakukan sangat meriah. Pagelaren ini tidak tanya diikuti ole mat Budha semata,akan tetapi semua warga dari Desa Tlogowungu. Acara ketoprak digelar mulai pukul 22.00 WIB – 04.00 WIB. Meskipun dilaksanakan pada waktu yang cukup larut, para Mahasiswa KKN tetap antusias dan bersemangat untuk melihat pagelaran ini.

Mahasiswa Tim II KKN Desa Tempuran Mengikuti Kegiatan ‘Jumat Bersih’ Bersama Warga Dusun Pencar

Temanggung, Jumat (13/7) Mahasiswa KKN Tim II Undip mengikuti salah satu kegiatan rutin masyarakat Dusun Pencar, salah satu dusun yang ada di Desa Tempuran  yaitu gerakan “Jumat Bersih”. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda wajib yang dikhususkan bagi kaum perempuan di Dusun ini.

Gerakan Jumat Bersih adalah salah satu kebijakan yang diterapkan pada masyarakat Dusun Pencar untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan tertata rapi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat setelah Shalat Jumat, disepanjang jalan dan juga pekarangan masjid yang ada di RT masing-masing. Bagi warga yang tidak mengikuti kegiatan ini akan dikenakan denda sebesar 1.000 rupiah. Denda tersebut diterapkan agar masyarakat lebih tertib dan mengikuti setiap kegiatan yang telah disepakati sebelumnya secara bersama.

Selain untuk tujuan kebersihan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga dengan saling berkumpul dan berbagi cerita. Setelah kegiatan bersih-bersih akan ada pendataan bagi warga yang ingin melakukan penyimpanan baik dalam bentuk uang maupun barang yang nantinya akan diambil ketika lebaran dengan tujuan untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan lebaran. Melalui kegiatan ini juga diharapkan  menjadi ajang bagi mahasiswa KKN Undip untuk lebih kenal dengan masyarakat di desa tempuran khususnya Dusun Pencar tersebut.

Mahasiswa Tim II KKN Desa Tempuran Mengikuti Kegiatan ‘Jumat Bersih’ Bersama Warga Dusun Pencar

Jumat Bersih bersama warga Dusun Pencar #kknundip2018 #kknkaloran2018

A post shared by KKN Tempuran 2018 (@kkntempuran.2018) on

Temanggung, Jumat (13/7) Mahasiswa KKN Tim II Undip mengikuti salah satu kegiatan rutin masyarakat Dusun Pencar, salah satu dusun yang ada di Desa Tempuran  yaitu gerakan “Jumat Bersih”. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda wajib yang dikhususkan bagi kaum perempuan di Dusun ini.

Gerakan Jumat Bersih adalah salah satu kebijakan yang diterapkan pada masyarakat Dusun Pencar untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan tertata rapi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat setelah Shalat Jumat, disepanjang jalan dan juga pekarangan masjid yang ada di RT masing-masing. Bagi warga yang tidak mengikuti kegiatan ini akan dikenakan denda sebesar 1.000 rupiah. Denda tersebut diterapkan agar masyarakat lebih tertib dan mengikuti setiap kegiatan yang telah disepakati sebelumnya secara bersama.

Selain untuk tujuan kebersihan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga dengan saling berkumpul dan berbagi cerita. Setelah kegiatan bersih-bersih akan ada pendataan bagi warga yang ingin melakukan penyimpanan baik dalam bentuk uang maupun barang yang nantinya akan diambil ketika lebaran dengan tujuan untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan lebaran. Melalui kegiatan ini juga diharapkan  menjadi ajang bagi mahasiswa KKN Undip untuk lebih kenal dengan masyarakat di desa tempuran khususnya Dusun Pencar tersebut.