Home » Lokasi KKN » Kab. Temanggung

Category Archives: Kab. Temanggung

Jumat Asik Bersama Ibu-Ibu Kader Posyandu Parakan Wetan

Parakan- (20/07/2018). Pada pukul 08.30 telah berlangsung kelas ibu dan balita di Balai Kampung RW 4 Parakan Wetan. Penyampaian materi diberikan oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP jurusan Ilmu Gizi. Pada acara tersebut berisi pemaparan tentang gizi pada balita, untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya gizi pada balita. Selain itu, juga dipaparkan materi terkait karakteristik balita, perubahan motorik, perubahan psikologis, MPASI (Makanan Pendamping ASI), kebutuhan zat gizi mikro dan makro pada balita, penentuan status gizi, serta permasalahan lain yang sering terjadi pada balita.

Siang harinya bertempat di Mini Mandiri Kantor Kelurahan Parakan Wetan telah berlangsung pelatihan kerajinan tangan yang terbuat dari pinggiran gelas plastik bekas. Keterampilan ini diambil karena memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak terpakai untuk menghasilkan suatu produk yang bernilai ekonomis. Ada berbagai kerajinan tangan yang ditampilkan, meliputi piring, keranjang belanja, tempat tisu, tempat aqua, dan vas bunga. Vas bunga merupakan salah satu kerajinan tangan yang dipilih untuk dipraktekkan kepada ibu-ibu karena sangat simple untuk diberikan kepada ibu-ibu kader posyandu.

Untuk memudahkan para ibu-ibu, dibuat 3 kelompok dengan tujuan untuk saling bekerjasama dan membangun kekompakan. Ibu-ibu kader posyandu Parakan Wetan terlihat antusias dan penuh dengan semangat. Awalnya, para ibu-ibu sangat kewalahan karena mereka baru pertama kali membuat kerajinan tangan dari pinggiran gelas plastik bekas. Tetapi, karena semangat ibu-ibu yang sangat antusias, akhirnya mereka berhasil membuat vas bunga.  Setelah pelatihan keterampilan dilanjutkan dengan senam skj dan “lagi syantik” bersama ibu-ibu kader posyandu.

Sore harinya, berlangsung penyuluhan kelas ibu hamil yang berlokasi di PKD (Poli Klinik Desa) RW 9 kelurahan Parakan Wetan. Materi yang disampaikan antara lain mitos-mitos seputar kehamilan, kebutuhan gizi pada ibu hamil, masalah-maslah yang sering dialami pada ibu hamil, trimester-trimester kehamilan dan diagnosis kehamilan, serta cara menentukan usia kehamilan. Peserta terlihat antusias dengan pemaparan materi ini terutama saat penjelasan terkait cacat bawaan pada anak. (Edit by Suryanti)

https://photos.app.goo.gl/iJUnxTYYFyRzqPFa6

Sarasehan dalam Rangka Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-73 di Jogomertan Parakan Kauman

Kegiatan sarasehan

Temanggung-16 Agustus 2018. Hari Kemerdekaan merupakan hari kemenangan dan diperingati menjadi hari lahir indonesia sebagai negara merdeka. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan. Sarasehan adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan untuk mendengarkan pendapat seseorang yang ahli di dalam bidang tertentu. Sarasehan ini juga menjadi salah satu kegiatan warga yang dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2016 untuk menyambut hari kemerdekaan esok harinya yaitu 17 Agustus 2018.

Sarasehan juga menjadi tradisi warga Jogomertan RW 8 dan RW 9 Kelurahan Parakan Kauman. dalam acara tersebut diisi oleh kesenian setempat, tahlilan dan ulasan sejarah. Kesenian rebana yang diikuti oleh ibu-ibu PKK menjadi penampilan pembuka dalam kegiatan tersebut. Dilanjutkan dengan tahlilan bersama yang dipimpin oleh tokoh agama masyarakat setempat., acara berlangsung khidmat hingga dilanjutkan dengan ulasan materi oleh salah satu tokoh masyarakat tentang sejarah Indonesia untuk membangkitkan semangat warga terutama para pemuda. Acara puncak dari sarasehan tersebut adalah potong tumpeng yang dilanjutkan dengan makan bersama dan bersalam-salaman. (edit by Suryanti)

Menjalin Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Parakan Kauman

Perkenalan Tim II KKN Undip Kec.Parakan, Kel.Parakan Kauman dalam acara Halal Bi Halal

Temanggung – Minggu, 15 Juli 2018. Acara Halal Bi Halal merupakan salah satu tradisi yang hanya ada di Indonesia. Halal bi Halal sendiri adalah kegiatan silaturahmi dan saling bermaafan antar saudara atau keluarga. Pada hari Minggu tanggal 15 Juli, Tim II KKN Undip Kecamatan Parakan Kelurahan Parakan Kauman berkesempatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan Halal Bi Halal Kelurahan Parakan Kauman. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga Kelurahan Parakan Kauman yang terdiri dari para Ketua RW dan RT, Paguyuban Ketua RW, ibu-ibu PKK, LPMK, dan juga dalam acara tersebut turut mengundang calon jamaah haji 2018 Kelurahan Kauman. Selain itu grup musik keroncong juga turut meramaikan rangkaian acara tersebut.

Kegiatan Halal Bi Halal Kelurahan Parakan Kauman

Halal Bi Halal ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi antar tokoh masyarakat desa, dan menjadi ajang bagi para perangkat yang ada di lingkungan Kelurahan Parakan Kauman untuk saling memaafkan dan introspeksi diri, serta sekaligus menjadi acara pamitan dan pelepasan bagi peserta jamaah haji. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan yang dilakukan oleh Sekretaris Kelurahan Parakan Kauman sekaligus menjelaskan tujuan dari dilaksanakannya acara tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, dimulai dengan sambutan oleh Bapak Bambang selaku ketua Kelurahan Parakan Kauman, yang dilanjutkan dengan sambutan juru bicara ketua paguyupan RW, serta tokoh masyarakat lain. Dalam acara ini juga menjadi even perkenalan untuk Tim II KKN Undip di Kelurahan Kauman kepada tokoh masyarakat yang hadir.
Acara Halal Bi Halal ini telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya di wilayah Kelurahan Parakan Kauman. Acara tersebut berlangsung khidmat dan sangat terlihat suasana hangat dan sangat terasa nuansa kekeluargaannya Terakhir, acara Halal Bi Halal ini ditutup dengan pembacaan doa. (Edit by Suryanti)

Pemberian Peta Monografi Kelurahan Parakan Wetan Sebagai Program Monodisiplin Mahasiswa KKN UNDIP

Parakan- (15/08/2018). Peta monografi adalah rincian data dan statistik pemerintahan, sumber daya alam, sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, dan kondisi geografis dari suatu wilayah. Pentingnya peta monografi dalam suatu wilayah menjadikan salah satu mahasiswa KKN UNDIP membuat program monodisiplin yaitu peta monografi Kelurahan Parakan Wetan. Penyerahan peta monografi berlangsung di kantor Kelurahan Parakan Wetan yang diterima oleh Bapak Purwanto selaku Kepala Kelurahan Parakan Wetan. Penyerahan peta monografi berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.

Adanya program monodisiplin pembuatan peta monografi Kelurahan Parakan Wetan bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga Parakan Wetan serta masyarakat umum yang bukan warga parakan terkait jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah penduduk berdasarkan KK, serta lokasi dusun dan lingkup RW di wilayah Kelurahan Parakan Wetan. Tidak hanya itu, peta monografi juga dapat memberikan informasi kepada masyarakat umum untuk mengetahui lokasi fasilitas umum yang ada di wilayah Kelurahan Parakan Wetan. (Edit by Suryanti)

https://photos.app.goo.gl/gjm4zyKA3ssTnu1m6

Kesenian Unik Para Penampil Parakan Expo

Tari Topeng Ireng oleh SMK MIPA Parakan

Temanggung –  Parakan Expo bertemakan “ Rawuh Ning Doyo” atau Rawuh Sedoyo, Seneng Sedoyo yang berarti Semua Datang, Semua Senang diadakan pada Minggu (19/08) dimeriahkan oleh beberapa penampilan kesenian dan hiburan. Tak hanya itu ada juga pemeriksaan kesehatan, lomba mewarnai tingkat TK se kecamatan Kota Parakan, dan juga bazar amal.

Yang menarik perhatian dari acara ini adalah kesenian dan hiburan yang ditampilkan pada acara Parakan Expo. Ada sekitar 8 penampilan dari berbagai sekolah , dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Rata-rata kesenian dan hiburan yang ditampilkan adalah tarian.

Sekolah-sekolah menampilkan tarian-tarian tradisional dari berbagai daerah. Diantaranya Tari Topeng Ireng  berasal dari Magelang, Tari Manipura berasal dari India Timur Laut, lalu ada tari Mamiri yang berasal dari Sulawesi Selatan yaitu Suku Bugis. Setiap sekolah mempersiapkan penampilan nya secara matang dan profesional dari mulai gerakan, hingga kostum yang mereka gunakan.

Tentu kesenian tradisional yang ditampilkan oleh beberapa sekolah di Kecamatan Parakan perlu diapresasi. Tidak melulu menampilkan tarian-tarian masa kini atau kesenian-kesenian modern. Uniknya dari penampil acara Parakan Expo kali ini adalah penampilan yang mengangkat kearifan lokal suatu budaya suatu daerah. Tentunya hal ini perlu dicontoh oleh generasi-generasi muda terutama di Indonesia. (Edit by Suryanti)

TIM II KKN Desa Kemiri Ikut Bantu Renovasi Masjid

P_20170713_105259
Terhitung sejak Kamis (20/7) yang lalu, TIM II KKN Undip Desa Kemiri turut membantu warga dalam merenovasi Masjid Baitul Muttaqin yang terletak di dusun Pringtali, desa Kemiri, kecamatan Kaloran. Kondisi atap masjid yang sudah cukup tua menjadi salah satu alasan diperlukannya pemugaran dengan mengganti genteng dan kubah masjid tersebut. Dana untuk melakukan renovasi masjid berasal dari swadaya masyarakat ssehingga dalam pengerjaannya pun turut melibatkan warga dusun setempat. Dengan menggunakan sistem bergiliran antar Rukun Tetangga (RT), warga dusun Pringtali bergotong royong merenovasi masjid dengan bantuan mahasiswa tim II KKN Desa Kemiri. Mahasiswa Tim II KKN Desa Kemiri sendiri membantu dalam hal pengecatan dan pengangkutan genteng untuk selanjutnya dipasang oleh warga.
Tak hanya itu, Mahasiswa juga turut menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Renovasi Masjid. Meskipun tidak termasuk dalam program KKN, mahasiswa Tim II KKN Desa Kemiri sangat antusias dalam membantu renovasi masjid Baitul Muttaqin tersebut karena mereka beranggapan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata mereka pada masyarakat dusun Pringtali.

Biogas, Energi Kekinian Nan Ramah Lingkungan dari Desa Tleter

IMG_3093

Kelompok tani  Dusun Batursari Desa Tleter Kecamatan Kaloran, menyulap kotoran sapi menjadi biogas yang bermanfaat bagi kehidupan. Biogas dapat menciptakan energi alternatif yang digunakan sebagai pengganti gas LPG untuk keperluan memasak bahkan untuk menciptakan enegi listrik yang ramah lingkungan.

Pembuatan biogas pertama dipelopori oleh Bapak Suratman, berawal melihat banyaknya kotoran sapi yang hanya dibuang tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Semakin berkembangnya teknologi menjadikan kotoran hewan dapat menjadi salah satu sumber energi alternatif. Biogas ini dapat dipergunakan sebagai sumber bahan bakar dalam memasak melalui kompor ataupun menjadi salah satu candangan penerangan saat lampu padam. Cadangan lampu ini dibuat dengan menyalurkan gas pada petromax khusus. Penggunaan biogas ini memiliki indikator khusus dengan sekala tertentu yang mudah untuk dibaca sehingga menjaga keamanan padapenggunaan biogas.

Pengolahan biogas ini mendapat bantuan dana pengembangan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yaitu berupa pemberian empat ekor sapi, pembangunan tank penampung dan banker. Biogas ini digunakan oleh setidaknya lima  rumah warga yang berada disekitar area tersebut. Konstruksi tempat penampungan kotoran ternak ini terbuat dari yang beton tanpa besi, karena suhu diidalam ruangan cukup tinggi dan suhu lingkungan cukup rendah makajika dalam konstruksi tersebut diberikan tambahan besi, tempat penampungan tersebut akan retak atau hancur.

Konsep  utama dalam pembuatan biogas yaitu menimbun kotoran ternak sapi kedalam suatu ruangan tertutup ,mencampur dengan sebagian air dengan perbandingan 1 : 3, dan dilakukan pengadukan agar semua larutan tercampur merata. kemudian menyalurkan gas metana yang menguap pada pipa paralon yang mengalir pada rumah warga dan langsung terhubung pada kompor dan petromax.

Hasil sampingan dari biogas ini merupakan pupuk kompos yang sangat baik bagi tumbuhan karena kandungan gas metana yang  dapat mematikan tumbuhan dan bersifat panas telah menguap. Pupuk ini sangat baik digunakan bagi tanaman kopi yang mayoritas ditanam oleh warga desa.Biogas sangat mudah diterapkan dan mampu menjadi solusi energi alternatif serta menghasilkan suatu usaha yang zero waste.

 

Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai ciri khas negara demokrasi dalam memillih pemimpin negara maupun anggota parlemen, membutuhkan partisipasi rakyat agar dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Partisipasi rakyat tersebut bisa berupa terjun langsung sebagai relawan dan tim sukses pasangan calon maupun sekedar menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara. Di Indonesia sendiri, jumlah penduduk yang tidak menggunakan hak pilihnya terbilang masih tinggi. Banyaknya jumlah penduduk yang memilih golput (golongan putih) tersebut juga didukung dengan rendahnya partisipasi pemilih pemula dalam pemungutan suara.

Berkaca pada fakta tersebut, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang berasal dari jurusan Ilmu Pemerintahan yakni Wanda Sigit S. dan Astrida Ulfa Aninda memberikan edukasi dan simulasi pemilu pada pemilih pemula yang ada di dusun Pringtali desa Kemiri kecamatan Kaloran (29/7). Bertempat di rumah mas Aris selaku salah satu pengurus Ikatan Pemuda Pringtali (IPP), Astrida Ulfa A. memaparkan mengenai definisi dan tujuan pemilu, serta pentingnya menggunakan hak suara dalam pemilu. Setelah itu giliran Wanda Sigit yang mensimulasikan pencoblosan kertas suara dengan replica bilik dan surat suara yang terbuat dari kertas dan karton. Kalangan pemuda yang masuk dalam kategori pemilih pemula tampak antusias mengikuti jalannya edukasi dengan melontarkan beberapa pertanyaan yang dapat dijawab dengan baik.

Rembug Desa Gandon

Pada hari Selasa (17/7) diadakan rapat pembentukan panitia acara HUT RI 17 Agustus. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Warga desa yang datang adalah perwakilan dari masing-masing dusun. Perwakilan masing-masing dusun di desa Gandon berasal dari Karang taruna, kepala dusun, tokoh masyarakat, perwakilan PKK masing-masing dusun, dan perangkat desa Gandon. Tim II KKN Undip Desa Gandon disini berperan sebagai bagian dari panitia acara rapat pembentukan panitia HUT RI 17 Agustus.bebas

Keesokan harinya, Tim II KKN Undip Desa Gandon masih berperan sebagai bagian dari panitia acara. Namun acara ini berbentuk sosialisasi kesehatan. Sosialisasi ini berasal dari perkumpulan Ibu-Ibu PKK Desa Gandon. Pemberi materi sosialisasi ini adalah dari pihak Puskesmas Kaloran. Dimana sosialisasi ini membahas terkait pentingnya RPAM (Rencana Pengamanan Air Minum), tentang penyakit HIV/ AIDS serta penyakit TBC. Acara selesai pada pukul 13.30 WIB.

bebas


KEGIATAN KARAWITAN DI DESA TLOGOWUNGU

Di desa Tlogowungu ,ada sebuah kegiatan kesenian yaitu kesenian karawitan yang di ikuti oleh anak-anak,mulai dari TK sampai SMP ,mereka sangat mahir memainkan lagu-lagu jawa. Mulai dari Suwe ora jamu sampai lagu Gugur gunung. Tim II KKN UNDIP Desa Tlogowungu ikut mendampingi mereka dalam memainkan karawitan tersebut di pendidikan Dhammasekha, Dusun Janggleng, Desa Tlogowungu, Kecamatan Kaloran.