Home » Lokasi KKN » Kab. Temanggung

Category Archives: Kab. Temanggung

Rapat Koordinasi Pengembangan Wisata Rawa Tim KKN Tematik Bersama Perangkat Desa Tegowanuh

Senin, 5 Agustus 2019 – Tim KKN Tematik desa Tegowanuh bersama tim gravit desa dan perangkat desa Tegowanuh berkumpul bersama guna membahas keberlanjutan perkembangan wisata rawa sendang sari. Bekerja sama dengan tim dari KKN UGM dan UNY, masing-masing pihak memberikan gagasan perkembangan rawa sendang sari yang akan di renovasi agar menjadi tempat wisata unggulan di desa Tegowanuh.

 

Rencana survei lapangan akan dilaksanakan bersama semua pihak pada hari Jum’at 9 Agustus 2019. Survei lapangan juga meliputi hal-hal apa saja yang perlu ditambahkan dan dibangun supaya Rawa Sendang Sari dapat menarik minat masyarakat umum untuk datang berkunjung dan memperkenalkan desa Tegowanuh sebagai desa Wisata.

Rawa Sendang Sari merupakan salah satu destinasi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Biasanya warga memakai rawa untuk memancing ikan dan juga beberapa keong. Tetapi ketika musim kemarau air dan rawa kering dan tidak bisa dipakai untuk beraktivitas.

 

Maka dari itu besar harapan dari desa agar mahasiswa KKN dapat menjadi pionir dalam pengembangan rawa agar layak dikunjungi sebagai tempat wisata yang menarik.

Gerakan Masyarakat Sehat Warga Desa Tegowanuh

IMG20190802061512

Jumat, 2 Agustus 2019 – Diadakan kegiatan Germas yang diadakan tepatnya di pasar Wage dusun Kauman, desa Tegowanuh, kecamatan Kaloran. Germas sendiri memiliki singkatan dari Gerakan Masyarakat Sehat. Kegiatan yang diadakan setiap Jumat wage ini adalah salah satu event yang menarik yang berada di desa Tegowanuh.

 

 

IMG20190802065252IMG20190802065259

Kegiatan diawali dengan doa bersama pada pukul 06.00 wib yang dihadiri oleh kepala desa Tegowanuh, mahasiswa KKN Undip, UGM, UNY, dan warga sekitar juga penjual pasar. Selepas berdoa kegiatan dilanjut dengan arak-arakan dengan dibawanya tumpeng dan beberapa barang sampel yang setiap harinya dijual di di Pasar Wage, start dimulai dari masjid Agung Kauman dan berakhir di pasar Wage. Sebelum memasuki kawasan pasar dilakukan cerenomy dengan dipotongnya pita oleh bapak kepala desa Tegowanuh. Kegiatan utama dari acara ini adalah senam bersama oleh ibu-ibu pkk dan perwakilan dari anak SD sekitar dan juga ada beberapa pertunjukan dari perwakilan masing-masing mahasiswa KKN.

 

Diharapkan acara Germas ini mampu menjadi daya tarik desa Tegowanuh sebagai desa Wisata yang terkenal dengan event-event nya yang menarik dan kaya akan budaya. Diharapkan pula kegiatan ini mampu menggerakan masyarakat sekitar untuk berbelanja di pasar Wage, dimana pasar Wage sendiri adalah salah satu pasar bersejarah peninggalan zaman Belanda yang masih berdiri kokoh di pusat desa Tegowanuh.

YUK!!….OLAH TANAMAN JAMBU BIJI GETAS MERAH (UJI COBA PEMBUATAN TEH HERBAL DAUN JAMBU DAN KRUPUK JAMBU OLEH MAHASISWA KKN TIM II TEMATIK TLOGOWUNGU, TEMANGGUNG)

3 5 4

Senin, 5 Agustus 2019 di Desa Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung telah dilaksanakan uji coba pembuatan produk teh herbal daun jambu dan krupuk jambu biji getas merah sebagai program monodisiplin oleh mahasiswa Tim KKN Tematik. Pembuatan teh herbal dimulai dengan memetik, mencuci, mengeringkan, memotong, meyangrai daun jambu hingga menghaluskan daun jambu biji getas merah. Manfaat teh herbal daun jambu untuk mencegah penyakit diare dan sebagai antioksidan. Sedangkan pembuatan krupuk jambu dimulai dengan menghaluskan buah jambu biji, menyaring sari jambu, mencampurkan tepung dengan sari jambu hingga adonan kalis, merebus adonan kerupuk, mengiriis tipis adonan, mengeringkan adonan kerupuk jambu, lalu menggoreng kerupuk jambu. Manfaat dari pengolahan kerupuk jambu, yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah potensi tanaman jambu biji getas merah yang melimpah di Desa Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Uji coba ini dilaksanakan untuk memulai program monodisiplin yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga Desa Tlogowungu, Kaloran, Temanggung.

PENYAMBUTAN MAHASISWA KKN UNDIP, UGM DAN UNY OLEH PERANGKAT DESA TEGOWANUH

Tegowanuh, Kab. Temanggung – Minggu pertama tim kkn tematik Undip 2019 untuk desa Tegowanuh Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung telah diterima oleh pihak Bappeda Temanggung dan Kepala desa Tegowanuh kabupaten Temanggung pada hari senin, 29 Juli 2019 di balai desa. Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN Tematik Undip dimulai pada pukul 08.30 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh pihak kelurahan Tegowanuh dan seluruh kepala dusun di Kelurahan Tegowanuh. Tidak hanya tim KKN Tematik dari Undip saja yang ada di desa Tegowanuh, tetapi Tim KKN Reguler dari UGM beserta UNY Jogjakarta yang sudah datang lebih awal ada dan ikut turut serta menyambut penerimaan dari Tim Undip. Pak Susilo selaku kepala desa berpesan bahwa mahasiswa KKN harus bisa berbaur dengan masyarakat dan budaya dari desa Tegowanuh.

IMG20190729085359

 

Setelah melakukan penerimaan diadakan rapat koordinasi antara UNDIP, UGM dan UNY untuk membahas acara GERMAS yang akan dilaksanakan pada Jumat, 2 Agustus 2019 di Pasar Wage, yang rutin dilakukan setiap satu setengah bulan sekali.

IMG20190729100627

 

Desa Tegowanuh memiliki potensi menjadi sebuah desa wisata dengan beberapa produk unggulan mereka. Diharapakan seluruh mahasiswa KKN UNDIP dapat memberikan kontribusi kepada masayarakat dan memberikan perubahan kepada masyarakat yang ada di Tegowanuh.

KKN Undip Wates, Ajak Masyarakat Peduli Tempat Ibadah Yang Layak

Wates, 24 januari 2019 KKN Undip desa wates berkesempatan ikut berpartisipasi dalam pembangunan masjid di dusun wates. Anggota KKN sangat bersemangat dalam pembangunan ini karena dapat bertemu dan bertatap muka langsung dengan masyarakat yang ada didusun wates dan ikut bekerja sama dalam pembangunan masjid.
Mayarakat yang ikut berpartisapi sangat banyak dari bapak – bapak, ibu – ibu, remaja, dewasa hingga yang lansia turut ambil bagian dalam pembangunan masjid ini. Dalam pembangunan ini Tim KKN bertugas dalam pengecoran atap masjid dan ada juga yang membantu ibu –ibu memasak untuk makanan para pekerja. Pengecoran dimulai dari jam 6.30 Wib dan selesai 9.30 Wib. Disela – sela istirahat kami berbincang – bincang dengan masyarakat tentang pembangunan masjid tersebut, dimana biaya dalam pembangunan masjid ini hasil dari swadaya masyarakat yang ada didusun Wates, meraka menginginkan tempat ibadah yang layak dan nyaman yang sudah lama diimpikan. Pembangunan masjid inidilakukan secara bertahap dikarenakan pekerjanya sendiri adalah masyarakat wates yang dimana mayoritas petani maka perlu ada penyesuaian waktu dalam hal bertani dan bergotong- royong dalam pembangunan masjid. Kesan yang didapat dari keikutsertaan kami dalam pembangunan ini adalah “Semua pekerjaan yang berat, jika dikerjakan bersama akan tersa ringan”.
kerja bakti membangun masjid

Undip Kampanyekan Budaya Baca Melalui Pendirian Pojok Baca Wates

Wates, 28 Januari 2019 aggota KKN Tim 1 Undip di Desa Wates menjalankan salah satu program berupa pengadaan atau pendirian pojok baca. Kegiatan tersebut lebih ditujukan untuk anggota karang taruna desa tersebut. Pojok baca diadakan di basecamp pendakian Gunung Prau via Wates yang merupakan tempat berkumpul karang taruna tersebut.
Dimulai dengan mencari bahan yang dibutuhak sesuai dengan konsep yang telah dibuat. Pembuatan rak koleksi memanfaatkan bahan yang ada di sekitar. Di desa Wates memiliki banyak bambu cendani yang pemanfaatannya masih minim, oleh karena itu pembuatan rak koleksi menggunakan bahan utama bambu tersebut.
Kegiatan memerlukan waktu beberapa hari dalam pengerjaannya karena proses pengolahan bambu yang harus diperhatikan. Bambu yang sudah dikumpulkan lalu diukur sesuai kebutuhan. Setelah itu proses pembersihan dengan cara dipanaskan menggunakan api untuk membersihkan serta menghindari serangan rayap.
Setelah siap, proses selanjutnya adalah membuat kerangka rak dan pemasangan alas koleksi menggunakan triplek.
“Selain pojok baca yang sudah tersedia, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar anggota karang taruna karena dilakukan bersama sama,” ujar salah satu anggota karang taruna.

Pencarian bahan pembuatan rak koleksi
Pengolahan bambu dalam pembuatan rak koleksi

Perpisahan KKN Desa Pateken

IMG-20190219-151820

Pateken (19/02), diadakan sebuah serangkaian acara perpisahan tim KKN Undip desa Pateken. Ada dua sub-acara dalam serangkaian kegiatan ini, yang pertama adalah perlombaan untuk anak-anak dan malam perpisahan. Perlombaan untuk anak-anak dimulai dari pukul 14.00 WIB di pelataran posko KKN desa Pateken. Peserta lomba mencapai kisaran 30 orang anak, dengan empat jenis lomba yang berbeda. Jenis perlombaannya adalah lomba memasukkan paku ke dalam botol, berjalan di atas kertas, mencari koin di dalam tepung, dan bangku joget. Acara ini selesai pada pukul 17.30 setelah mendapatkan juara pertama, kedua, dan ketiga pada keempat jenis lomba yang ada.

IMG-20190219-211023

Pada pukul 20.00 WIB acara malam perpisahan dimulai. Acara ini berisi sambutan dari perangkat desa, sambutan perwakilan pengelola pasar sawut, dan acara utamanya adalah meminta izin untuk pamit, dan yang terakhir adalah penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. Acara diakhiri dengan pesan dan kesan yang disampaikan oleh anak-anak desa Pateken.

Mahasiswa KKN Lakukan Pendampingan Perhitungan RAB

sda-png

Wonoboyo,  Senin (11/02/2019) – Salah satu mahasiswa KKN Tim 1 Undip 2019 melakukan pendampingan perhitungan RAB di Kantor Desa Wonoboyo. Pendampingan ini melibatkan dua orang perangkat desa. Perhitungan RAB menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan desa. Perangkat desa dituntut untuk bisa menghitung RAB dari awal seperti perhitungan volume sampai rekapitulasi harga. Hal ini cukup menyulitkan perangkat desa karena pemahaman perangkat mengenai perhitungan RAB yang benar masih kurang.

Mulanya, mahasiswa memaparkan tata cara perhitungan RAB, selanjutnya mahasiswa dan perangkat desa mempraktekkan cara perhitungan RAB. Perangkat desa yang menjadi kader sangat antusias mengikuti pendampingan ini. Antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi dari perangkat desa membuat mahasiswa KKN merasa senang.

Website Desa dan WebGIS Desa, dari Desa Untuk Indonesia dan Dunia

S-10584074

Wonoboyo, Jumaat ( 08/02/2019) – Mahasiswa KKN Undip Tim 1 melakukan pelatihan dan pendampingan pengoperasian website desa dan WebGIS Online kepada perangkat Desa. kegiatan ini berlangsung di Kantor balai desa dari jam 14.00 hingga 17.00 Wib.  WebGIS yang diajarkan merupakan bagian dari kegiatan monodisiplin mahasiswa KKN yang berisi data informasi geospasial desa. Pelatihan ini diikuti oleh 1 orang perangkat desa yang bertugas dalam website dan penginformasian desa. Mahasiswa KKN dalam kegiatan ini mengajarkan dasar dasar website, cara mengubah tampilan, menu serta cara mengunggah artikel dalam halaman dinamis maupun statis.

kagiatan ini juga bertujuan agar perangkat desa dapat mengoperasikan Website desa secara berkelanjutan, tidak berhenti saat mahasiswa KKN ditarik dari lokasi KKN. Menurut penuturan Fatha (21) “Hingga saat ini website desa masih belum ada unggahan sama sekali dikarenakan perangkat desa yang kurang faham mengoperasikan website, padahal Website desa dan WebGIS desa dapat menjadi salah satu pintu dunia untuk mengetahui keberadaan Desa wonoboyo dan potensi yang dimiliki oleh Wonoboyo, jadi kita dari mahasiswa KKN membantu perangkat agar dapat mengoperasikan Website desa terlebih WebGIS yang sudah kita kerjakan sebelumnya” Tutup Fatha.

Kandang Bersih, Ternak Sehat dan Peternak Bahagia

DSC-0726
Wonoboyo, Jumat (01/02/2019) – Mahasiswa KKN UNDIP Tim I lakukan pelatihan dan pendampingan tata cara sanitasi lingkungan kandang kepada Peternak skala kecil di Dusun Wonoboyo, Desa Wonoboyo. Kegiatan ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran penyakit ke ternak dan peternak. Menurut Maya (21) “sanitasi merupakan kegiatan untuk membersihkan lingkungan kandang, mulai dari lingkungan dalam dan luar kandang, pembersihan kotoran dan sisa pakan, serta membersihkan ternak itu sendiri dengan tujuan untuk membuat ternak menjadi nyaman dan sehat”.

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan inisiatif dari Maya, Mahasiswa KKN UNDIP Tim I Tahun 2019 karena melihat lingkungan kandang peternak yang kotor dan tidak nyaman bagi ternak dan peternak itu sendiri. Kurang nyamannya lingkungan kandang bagi peternak disebabkan karena masih awam nya peternak mengenai pentingnya sanitasi dan tata cara melakukan sanitasi yang baik.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari perangkat desa, perangkan di Dusun tersebut serta antusias yang baik dari peternak yang ingin belajar tata cara sanitasi. Kegiatan diharapkan dapat menjadikan ternak sehat karena penyebaran penyakit dapat diminimalisir dengan ada kegiatan perbaikan sanitasi dan kandang ternak ini, sehingga produktivitas ternak menjadi meningkat dan akhirnya dapat mensejahterakan peternak.