Home » Lokasi KKN » Kab. Temanggung (Page 2)

Category Archives: Kab. Temanggung

GEBYAR REBANA DESA SAMIRANAN DALAM RANGKA HUT RI Ke-72 th

Desa Samiranan, Kandangan, Temanggung, Rabu (19/08/2017) – Pemuda Samiranan mengadakan kegiatan Gebyar Rebana di lapangan Samiranan dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 pada hari sabtu pukul 20.00-11.30 WIB. GebGebyar rebana 1yar rebana itu dihadiri oleh kepala desa Samiranan dan juga peserta gebyar rebana yang terdiri dari 8 Grup Rebana. Salah satu peserta gebyar rebana yaitu grup rebana Sekar Langit dari dusun Tegesan desa Samiranan. Gebyar rebana dibuka dengan sambutan dari kepala desa Samiranan penampilan peserta no urut 1. Setiap grup menampilkan 2 sholawat dan acara tersebut berlangsung sangat meriah.Acara gebyar rebana diakhiri dengan penampilan cantik dari grup rebana Sekar Langit dari dusun Tegesan.

Produk Unggulan Desa Samiranan Ludes Terjual pada Expo di Goa Sigrowong

Gesing, Kandangan, Temanggung, Rabu (12/07/2017) – Tim II KKN Undip yang mengabdi di Desa Samiranan, Kecamatan Kandangan, Kabuaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah mengikuti expo kabupaten Temanggung yang diadakan oleh Tim IIExpo (2) KKN Undip kabupaten Temanggung pada hari  Minggu, 13 Agustus 2017 di Goa Sigrowong.  Acara tersebut dihadiri oleh pejabat Tinggi Universitas Diponegoro, mahasiswa KKN dan masyarakat umum. Acara tersebut menampilkan kesenian dari setiap kecamatan yang ditempati untuk KKN Tim 2 Undip yaitu kecamatan Kandangan, Kaloran, Jumodan Gemawang dan berlangsung sangat meriah. Panitia penyelenggara juga menyediakan stand bazar untuk mempromosikan produk unggulan dari masing-masing desa dari empat kecamatan tersebut. Desa Samiranan juga berpartisipasi dalam bazar tersebut dengan membawa tiga produk unggulan yaitu kroket talas, tetasan (tele talas samiranan) dan teh dakosam (teh daun kopi samiranan. ketiga produk diminati orang-orang dan ludes terjual sebelum acaranya selesai.

HUT RI RAMPUNG, KKN MASIH AGENDAKAN VOLLI

Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP 2017

                         Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP 2017

Minggu (20/08)-HUT RI yang telah berlangsung pada 11-13 Agustus 2017 berakhir dengan menarik. Serangkaian acara berupa lomba gigit koin, masukan pensil dalam botol, perang bantal, tangkap ikan tanpa alat, tarik tambang, volli dan lain-lain telah sukses dilaksanakan. Meskipun memasuki hari penarikan dan telah melaksanakan perpisahan, TIM II KKN UNDIP masih diajak untuk menghadiri pertandingan volli rutin para pemuda Desa Banaran hari ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pukul 08.00 WIB dan 15.00 WIB pada hari rabu dan minggu di lapangan khusus Desa Banaran.

Sayangnya, TIM II KKN UNDIP 2017 belum dapat bertanding pada 19 Agustus kemarin. TIM II KKN UNDIP masih terkendala dengan kegiatan lain berkaitan dengan perampungan laporan kerja. Meskipun begitu, TIM II KKN UNDIP akan menuntaskan kesempatan yang telah lalu pada hari ini, 20 Agustus 2017. Hal ini dikarenakan kegiatan tersebut merupakan kesempatan terakhir untuk dapat berkumpul dengan banyak masyarakat Banaran.

Dhany Mulyadi selaku koordinator Desa mengungkapkan bahwa hari terakhir berkegiatan dengan masyarakat merupakan hal yang tidak bisa dilewatkan. Ia dan seluruh Tim KKN berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga meskipun telah dipisahkan oleh jarak masing-masing.

KKN UNDIP MENGENANG DALAM MASYARAKAT

Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP 2017

Sumber : Dokumentasi TIM II KKN UNDIP 2017

Minggu (20/08)-Waktu bagi KKN UNDIP TIM II Tahun 2017 tinggal menghitung hari. Perpisahan dilaksanakan dalam rangka pamit dan menunaikan semua kewajiban untuk menyambung silaturahmi dengan masyarakat. Setelah dilaksanakannya HUT RI ke-72 pembagian hadiah dilaksanakan dalam rangkaian acara perpisahan jumat, 18 Agustus 2017 lalu. Banyaknya antusias masyarakat pada seluruh program dan kegiatan KKN UNDIP termasuk acara perpisahan yang dilaksanakan pada pukul 19.00 hingga selesai diakui para personilnya sangat menyentuh.

Pasalnya, kegiatan perpisahan dihadiri oleh hampir seluruh masyarakat Banaran tak terkecuali para pemuda dari setiap dusun yang notabenenya cukup jauh dari lokasi perpisahan. Kegiatan yang diawali dengan sambutan, menyanyikan lagu perjuangan dan pembagian hadiah juga menampilkaan potensi anak-anak Desa Banaran dalam tari gegala yang ditampilkan oleh ananda Navisa, Gita, Atun dan Selvi dengan sangat apik. Perpisahan tersebut dimeriahkan oleh organ tunggal di depan rumah salah satu warga yang dikoordinasikan oleh kawan-kawan Karangtaruna Desa dan TIM KKN. Berakhirnya seluruh kegiatan KKN UNDIP menandakan telah berakhirnya penerjunan KKN yang akan dilanjutkan dengan upacara penarikan.

Pokoknya KKN 2017 banyak mengenang,” ungkap Dion salah satu pemuda yang terlibat dalam kepanitian perpisahan dan HUT RI ke-72 kolaborasi TIM II KKN UNDIP dan Karang Taruna Desa Banaran. Kegiatan berakhir sukses pada pukul 12.30 WIB dilanjutkan dengan pamitan langsung kepada para pemuda. Menginjak hari terakhir penerjunan, TIM II KKN UNDIP akan melaksanakan kunjungan akhir ke setiap dusun serta perangkat desa terkait yang telah banyak membantu keberjalanan kegiatan.

Lomba 17 Agustusan di Desa Kedungumpul, Kec. Kandangan

Rabu, 16 Agustus 2017. Tim II KKN Undip mengikuti kegiatan lomba dalam rangka HUT RI ke 72. Peran Tim KKN II Undip yaitu sebagai juri perlombaan maupun pendamping peserta dalam perlombaan. Perlombaan dilaksanakan di berbagai tempat mulai dari tingkat dusun, desa, maupun kecamatan. Perlombaan yang diadakan di tingkat dusun diantaranya membacakan pancasila dan UUD 1945, pranata adicara, paduan suara, senam dan banyak lainnya.

20170816_210919
Selain itu, perlombaan yang diadakan di desa diantaranya sepak bola, volly, dan sebagainya. Untuk tingkat kecamatan, perlombaan yang diadakan yaitu drumband, gerak jalan, senam, pembacaan pancasila dan UUD 1945, kudapan, dan lainnya.

20170816_091442

Kegiatan perlombaan ini diikuti oleh anak-anak dari TK hingga dewasa. Jenis perlombaan dikategorikan berdasarkan usia atau tingkatan dari masing-masing peserta. Hal ini dilakukan agar adanya kesetaraan dalam peserta lomba. Seperti halnya lomba pembacaan pancasila dan UUD 1945 diikuti oleh peserta yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, pranata adicara yang diikuti oleh peserta yang masih duduk di bangku SMP dan SMA, lomba senam yang diikuti oleh para ibu-ibu, lomba paduan suara yang diikuti oleh remaja dan ibu-ibu, dan lomba sepak bola serta volly yang diikuti oleh bapak-bapak. Kemudian di tingkat kecamatan seperti drumband dan gerak jalan yang diikuti oleh siswa siswi SD di Kecamatan Kandangan. Setiap SD memberikan perwakilan siswa siswi nya dalam mengikuti perlombaan tersebut. Setiap perlombaan berjalan lancar dan tentunya menambah kemeriahan acara HUT RI ke 72. Perlombaan ini juga turut menambah kekompakan antar warga di masing-masing desa. Selanjutnya pada malam 17 Agustus, Tim II KKN Undip mendatangi beberapa dusun yang berada di Desa Kedungumpul untuk mengikuti kegiatan tirakatan. Tirakatan diisi dengan acara membaca doa bersama dan dilanjutkan dengan lomba-lomba seperti lomba tumpeng.

20170816_200742

20170816_221135

 

 

Penerapan E Goverment Melalui Pembuatan Blog Untuk Desa Gunung Gempol

Pelatihan Cara Pemuatan Konten Blog

Pelatihan Cara Pemuatan Konten Blog

Di jaman yang serba modern ini, teknologi memudahkan manusia untuk melakukan banyak hal temasuk salah satunya adalah pemuatan informasi publik. Informasi publik sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas khususnya sebagai sarana untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi sebuah organisasi. Desa Gunung Gempol pada saat ini belum memiliki portal blog untuk memuat informasi publik di Desa, sehingga diperlukan pembuatan blog untuk menunjang pemuatan sumber informasi sehingga dapat diakses oleh semua orang.

Kegiatan penerapan elektronik goverment dalam pembuatan blog desa gunung gempol untuk membuat konten informasi publik di desa gunung gempol di lakukan di Desa Gunung Gempol dengan sasaran salah satu perangkat Desa yang akan mengoperasikan blog tersebut, sebelumnya mahasiswa telah membuat konten blogger terlebih dahulu dan mengisi blog tersebut dengan konten informasi publik yang ada di desa Gunung Gempol termasuk diantaranya adalah informasi kependudukan, potensi desa, pemerintahan desa dan lain- lain. Kemudian mahasiswa KKN melakukan pelatihan kepada salah satu perangkat Desa tentang bagaimana cara mengoperasikan blog untuk memuat konten informasi yang selanjutnya.

Mengenali ciri- ciri daging yang sehat dan halal bersama Ibu- ibu Dawis

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai sifat-sifat fisik daging berbagai komoditas ternak serta ciri-ciri daging yang dipalsukan dan daging yang telah dicampur dengan daging babi sehingga tidak terjaga kehalalannya. Pengenalan berbagai sifat fisik daging dari berbagai komoditas ternak dapat mencegah konsumen dari kasus pemalsuan daging dan mengetahui ciri-ciri daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal). Daging yang tidak ASUH dapat membahayakan konsumen karena dapat menyebabkan kerugian pada konsumen dan menyebabkan timbulnya penyakitOleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang sifat fisik daging berbagai komoditas ternak serta pemalsuan daging dan kehalalan daging.

Kegiatan Pengenalan Sifat Fisik Daging Berbagai Komoditas Ternak serta Pemalsuan Daging dan Kehalalan Dagingdiselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 pukul 16.00 WIB. Sebelum diadakannya kegiatan, peserta berkumpuldirumah Rumah Warga Dusun Bodren RT 03/RW 01 Desa Gunung Gempol. Materi yang dipimpin oleh mahasiswa KKN ini diikuti oleh ibu-ibu Dawis Dusun Bodren warga Desa Gunung Gempol dan mahasiswa KKN Tim IIUndip. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respon positif yang terlihat dari antusiasme peserta saat mengikuti kegiatan. Terlebih dengan adanya penayangan gambar dan video kepada ibu-ibu tentang sifat fisik daging berbagai komoditas ternak, pemalsuan daging dan kehalalan daging. Penayangan tersebut dilakukan dengan memberi gambaran mengenai sifat fisik daging berbagai komoditas ternak, daging yang dipalsukan dan daging yang tidak terjaga kehalalannya kemudian dijelaskan dan ditunjukkan bagian-bagian mana saja yang dapat menjadi indikator bahwa daging tersebut masih dikatakan segar, halal dan tidak dipalsukan. Indikator-indikator tersebut adalah warna daging, warna serat daging,tekstur, daya ikat air dan bau.

Pengenalan Cara memilih Daging yang Bagus dan Halal

Pengenalan Cara memilih Daging yang Bagus dan Halal

Limbah daun tembakau, bermanfaat!

Temanggung – Salah satu anggota Tim II KKN Universitas Diponegoro 2017 di Desa Sukomarto Temanggung, Egadewi Pancawati

A23

Temanggung – Pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017, Tim II KKN Undip 2017 di Desa Sukomarto, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung telah melaksanakan program kegiatan monodisiplin berupa Sosialiasasi dan pelatihan pemanfaataan limbah daun tembakau (Nicotiana tabacum) untuk pembuatan pestisida nabati sebagai agensi hayati. Program kegiatan dilakukan bertujuan memberikan pengetahuan baru kepada warga desa Sukomarto tentang teknik pembuatan pestisida nabati sebagai agensi hayati dan manfaat dari kandungan pestisida nabati. Memonitoring masyarakat agar mau memanfaatkan limbah berupa daun tembakau (Nicotiana tabacum) sisa panen untuk dimanfaatkan sebagai pestisida nabati dengan basis pertanian organik yang ramah lingkungan.disampaikan oleh mahasiswa Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Egadewi Pancawati. Hal tersebut diharapkan, agar masyarakat mau memanfaatkan hasil limbah sisa panen dari daun tembakau untuk dimanfaatkan dengan basis pertanian organik yang ramah lingkungan.

Kegiatan program monodisiplin berupa sosialisasi dilakukan dengan melakukan perkenalan terhadap 6 orang mahasiswa Tim II KKN Undip 2017 kepada warga Desa Sukomarto yang meliputi Kelompok Tani Sedadap dan ibu-ibu PKK Desa Sukomarto. Selanjutnya, pemaparan materi sosialisasi tentang manfaat dan kelebihan pertanian organik dan cara pembuatan pestisida nabati yang sangat mudah dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan salah satu cara alternatif dalam mengubah mindset warga bahwa dalam sistem budidaya tanaman dalam menggunakan pertanian organik yang ekonomis, karena memanfaatkan bahan-bahan alami. Terakhir, acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian bookleft kepada Ibu-ibu pengajian di Dusun Bentisan Lor, Desa Sukomarto.

 

Ayo, Manfaatkan Sisa Nasi Menjadi Barang yang Ekonomis!

Temanggung – Salah satu anggota Tim II KKN Universitas Diponegoro 2017 di Desa Sukomarto Temanggung, Egadewi Pancawati

13 22

Temanggung – Pada hari Kamis, 3 Agustus 2017, Tim II KKN Undip 2017 di Desa Sukomarto, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung telah melaksanakan program kegiatan yang meliputi membantu administrasi untuk TK Dharma Wanita Sukomarto dan  program monodisiplin berupa sosialisasi dan pelatihan pemanfaataan limbah organik untuk pembuatan larutan Mikro Organisme Lokal (MOL). Program kegiatan dilakukan oleh mahasiswa UNDIP secara bersama-sama dengan bantuan membantu administrasi TK dengan membuat berbagai macam kegiatan jadwal anak-anak selama di taman kanak – kanak yang memliputi tata tertib sekolah dan peraturan yang digunakan untuk pembaruan ganti ajaran.

Program monodisiplin berupa sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah organik untuk pembuatan larutan Mikro Organisme Lokal (MOL)  dilakukan bertujuan memberikan pengetahuan baru kepada warga desa Sukomarto tentang teknik pembuatan larutan Mikro Organisme Lokal (MOL) dan manfaat dari kandungan Mikro Organisme Lokal disampaikan oleh mahasiswa Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Egadewi Pancawati. Hal tersebut diharapkan, agar masyarakat mau memanfaatkan hasil limbah rumah tangga berupa nasi untuk dimanfaatkan dan dapat melakukan teknik pembuatan MOL dan menerapkan, sehingga limbah pertanian tidak hanya untuk pakan ternak, melainkan dapat digunakan sebagai penyubur tanaman dengan basis pertanian organik yang ramah lingkungan.

Kegiatan program monodisiplin berupa sosialisasi dilakukan dengan melakukan perkenalan terhadap 6 orang mahasiswa Tim II KKN Undip 2017 kepada warga Desa Sukomarto yang meliputi Kelompok Tani Sedadap dan ibu-ibu PKK Desa Sukomarto. Selanjutnya, pemaparan materi sosialisasi tentang manfaat MOL, kelebihan MOL dan cara pembuatan MOL yang sangat mudah dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan salah satu cara alternative dalam mengelola sampah agar dapat bernilai efisien dan ekonomis. Terakhir, acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian bookleft kepada Kelompok Tani Sedadap dan Ibu-ibu PKK Desa Sukomarto.

Pelatihan Pembuatan Mikroorganise Lokal dari Jamur Nasi Basi “ Murah, Mudah, dan Ramah Lingkungan”

Temanggung – Selasa 8 Agustus 2017 bertempat dirumah Bapak Tukimin di dusun Pager Jurang Desa Jamusan sedang berlangsung kegiatan kumpul Kelompok Tani Desa Jamusan. Pertemuan rutin dilakukan setiap selapan atau 35 hari sekali dengan lokasi yang berbeda. Pada pertemuan kali ini diisi dengan program pelatihan pembuatan mikroorganisme lokal dari jamur nasi basi.

Pada pertemuan tersebut para petani diberikan informasi tentang bagaimana cara pembuatan bioaktifator yang murah, ramah lingkungan, dan bahan yang ada disekitar mereka. Salah satu bahan bioaktifator nabati yang berasal dari jamur nasi basi. Para petani sangat berantusias akan informasi ini karena biasanya mereka menggunakan stater bioaktifator dari bahan kimia yang memiliki banyak kelemahan yaitu tidak ramah lingkungan, mahal, dan waktu fermentasi pupuk lebih lama.

ical 0

Brosur Pelatihan MOL dan Pestisida

ical 1

Sosiaisasi Pembuatan MOL dan Pestisida

ical 2

Praktik Pembuatan MOL dan Pestisida

Pelatihan pembuatan MOL dilakukan dengan menyiapkan bahan bahan yaitu jamur nasi basi, gula pasir, dan air. Semua bahan dicampur dan diendapkan, kemudian digunakan pada proses fermentasi pupuk kompos. Petani yang melakukan pelatihan sangat antusias karena mendapat ilmu baru dan banyak kuntungan.