Home » Lokasi KKN » Kecamatan kedung

Category Archives: Kecamatan kedung

Workshop Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Sowan Kidul

Sowan Kidul, Jepara (04/02) – Tim I KKN Universitas Diponegoro mengadakan kegiatan dengan tema : Workshop “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Sowan Kidul” di Balai Desa Sowan Kidul. Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Sowan Kidul yaitu Bapak Ahmad Dhuri. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan lingkungan sekitar agar tetap bersih, sehat dan tidak tercemar, serta memotivasi desa dalam penanganan sampah rumah tangga.  Program ini diselenggarakan terkait tingkat kepedulian masyarakat desa yang masih kurang dalam mengenai penanganan sampah di lingkungannya.  Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), PKK, bidan desa, puskesmas dan karang taruna.

Pengelolaan sampah desa dalam bentuk Bank sampah merupakan hal wajib ada di setiap desa yang ada di Jepara khususnya Kecamatan Kedung. Hal ini disampaikan oleh Narasumber dari sanitarian Puskesmas Kedung 1, Bapak Wahid.    Harapannya Kecamatan Kedung dapat menjadi  daerah yang mandiri sampah.  Sementara dampak sampah bagi kesehatan disampaikan oleh Dr. Martini M.Kes, DPL KKN Undip.  Pengurangan volume sampah dimulai dari skala rumah tangga.  Selanjutnya disampaikan juga bahwa sampah yang dikelola dengan baik, dapat merubah barang yang tidak berguna menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi.  Program pengelolaan sampah di Desa Sowan Kidul harus dimulai diantaranya dengan mengaktifkan kepengurusan bank sampah yang sudah ada, dan menguatkan sistim kerja pengurus serta anggotanya. Mahasiswa KKN Tim 1 Undip turut berperan sebagai pendamping dalam membantu organisasi ini merealisasikan dan bekerja.

Analisis bank sampah diuraikan oleh Mahasiswa KKN Tim 1 Undip, yaitu tentang mekanisme kerja bank sampah, cara penyetoran sampah ke bank, penimbangan, pencatatan, pengangkutan, serta Organisasi Bank Sampah Setumbu (Bank Sampah Desa Sowan Kidul). Sistem ini dirasa sangat efektif untuk pengelolaan bank sampah di desa.  Dengan sistem seperti ini membuat masyarakat dan pengurus sama-sama diuntungkan atau dimudahkan.

IMG_3568Gambar 1. Penyampaian Materi Bank Sampah oleh Mahasiswa KKN Tim I Universitas    Diponegoro

Dalam workshop yang berlangsung setengah hari didapatkan kesepakatan pengurus serta tindak lanjut kegiatan antara lain : 1. Melakukan sosialisasi bank sampah kepada masyarakat melalui pertemuan rutin warga;, 2. Pihak desa mengusulkan pendampingan program bank sampah dengan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara; 3. Menjaring kerjasama dengan bank sampah desa lain yang sudah berhasil.  Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dalam mewujudkan Desa Sowan Kidul menjadi desa yang lebih ramah lingkungan.

IMG_3657Gambar 2.  Peserta Workshop dan Narasumber Kegiatan

 

edit by Martini

“Ayo Buang Sampah Pada Tempatnya” di SD Negeri Sowan Kidul

Sowan Kidul, Jepara (13/02). Membudayakan buang sampah harus ditanamkan sejak usia dini, terutama di usia anak sekolah. Mahasiswa KKN TIM I Undip 2020 melakukan Sosialisasi Gerakan Buang Sampah di SD Negeri Sowan Kidul, dengan diikuti oleh siswa SD kelas 1- 6 SD. Gerakan ini sekaligus mengajarkan kepada siswa dalam menjaga kesehatan lingkungan dengan membuang sampah secara benar, yaitu dengan memilah jenis sampah organik dan anorganik. Mahasiswa KKN memberikan bantuan tong sampah yang berlabel sesuai kriteria jenis sampah.  Siswa SD Negeri Sowan Kidul termotivasi membuang sampah sesuai tempat dan jenis sampahnya.  Selama pelaksanaan, siswa antusias mendengarkan dan menjawab kuis yang diberikan.  Diharapkan program ini dapat menjadi sarana yang baik membudayakan membuang sampah pada tempatnya. Orang tua dan juga para guru ikut berperan penting meneruskan kegiatan ini kepada anak didik dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.

Edit by Martini

IMG_4419-min

Theresa Pinkan G. P. Memberikan Materi Mengenai Pentingnya Menjaga Lingkungan

IMG_4433-min

Siswa SD Negeri Sowan Kidul Berfoto Bersama dengan Kepala Sekolah dan Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro

kecamatang kedung

Sosialisasi Kesehatan Mental dan Pelatihan Pembuatan Lampu Emergency disambut Antusias oleh Ikatan Pelajar NU di Desa Batukali

WhatsApp Image 2020-01-17 at 10.20.01 PM

Batukali, Jepara (18/1) – Mahasiswa KKN Undip Tim I menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kesehatan mental dan pelatihan pembuatan lampu emergency. Kegiatan tersebut berlangsung di mushola RW 2 RT 4 Desa Batukali pada hari Jumat, 17 Januari dari pukul 19.30 hingga 22.00 WIB.Kegiatan ini dihadiri oleh Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU(IPPNU).

WhatsApp Image 2020-01-17 at 10.20.01 PM(2)

Kegiatan sosialisasi kesehatan mental ini diisi oleh Ingrid Anastasia, mahasiswi Fakultas Psikologi. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan mental untuk para pelajar dan pemuda. Adapun kegiatan pelatihan pembuatan lampu emergency diisi oleh Ahmad Shafly, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penerangan sementara apabila terjadi pemadaman listrik. Alat dan bahan yang digunakan pun cukup sederhana, sehingga diharapkan masyarakat sekitar dapat mempraktikannya. (edzul)

Yuk Purwogondo, Kita Makan Ikan!

Purwogondo, Jepara (18/1) – Walau Jepara banyak pantai, namun Desa Purwogondo jauh dari pantai. Guna mengkonsumsi ikan, warga Desa Purwogondo membeli dari pasar. Ibu-ibu PKK di Desa Purwogondo, khususnya RT 08, merasa belum mengetahui bagaimana cara memilih ikan segar dan memberi perlakuan sebelum memasak. Padahal hal ini penting untuk menjamin mutu dari ikan yang dikonsumsi agar gizi yang terkandung dalam ikan dapat optimal saat dikonsumsi.

Kondisi ini mendorong Risma Kusuma, mahasiswa perikanan, memberi edukasi yang berkaitan dengan cara memilih ikan segar dan perlakuannya sebelum diolah. Kegiatan diadakan di Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 08 yang beranggotakan ibu-ibu sebanyak dua puluh orang. Pada pukul 16.00 WIB, mahasiswa mulai perjalanan menuju tempat PKK yang terletak di dekat Water Boom Tiara.

PKK dimulai pada pukul 16.30 WIB dan diawali dengan pembacaan umul kitab serta menyanyikan lagu mars PKK dan mars Jepara, serta sambutan oleh tuan rumah dan petinggi desa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan informasi dari Risma terkait dengan cara pemilihan ikan segar. Cara penyampaian dengan menggunakan peraga langsung, yakni ikan lele segar yang baru dibersihkan dan ikan sardenela yang tidak segar. Lalu dilakukan praktek serta memandu ibu-ibu untuk ikut membedakan ciri-ciri ikan segar. Ikan segar dibuktikan dengan mata ikan yang cerah, sisik tidak lepas dari tubuh, insang masih berwarna merah, daging ketika ditekan kembali ke posisi semula. 20200118_170746

Selanjutnya diberikan pencerdasan terkait perlakuan ikan segar saat menyimpan di rumah sebelum dikonsumsi. Risma berkata “Ikan segar dapat bertahan di freezer 2-3 hari. Setelah itu jangan dikonsumsi lagi, karena beberapa organ serta dagingnya sudah turun mutu atau rusak”. Selain dalam freezer dijelaskan juga untuk penyimpanan ikan setelah dari pasar. Caranya ikan segar di dalam plastik dikeluarkan terlebih dahulu, dibersihkan insang dan ususnya, lalu dimasukan dalam tempat makan yang kering, sehingga sudah tidak ada air yang bisa menjadi perantara bakteri. Setelah itu baru dimasukan ke freezer. Jika tidak mempunyai lemari es, dapat menggunakan es batu yang dipecahkan kecil-kecil dan diletakkan di dasar serta diatas ikan yang masih segar.

Ibu-ibu desa sangat tertarik dengan pemaparan Risma, sehingga ada beberapa yang bertanya terkait dengan pengolahan ikan dan juga daging merah. Selesai sesi tanya jawab, dibacakan kesimpulan dari penyampaian. (edzul)20200118_170946

Kader Cermat, Lansia Sehat: Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Program Pelatihan Antropometri Balita dan Senam Sehat

P1090121
Bakalan, Jepara (18/1)  Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu bulan sekali terdiri dari dua jenis Posyandu yaitu Posyandu Balita dan Posyandu Lansia. Demi meningkatkan keterampilan pada kader posyandu  dalam hal pengukuran antropometri pada balita di desa Bakalan, Mahasiswa KKN Undip Tim I memberikan program Pelatihan Pengukuran Antropometri Pada Balita yang diikuti oleh para kader posyandu balita. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang besar dari para kader. Program tersebut dilakukan oleh Alizza Maharani (Ilmu Gizi, 2016) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Januari 2020 yang bertempat di Balaidesa Bakalan, Jepara.

Program tersebut diawali dengan pemaparan materi terlebih dahulu mengenai pentingnya pengukuran antropometri, kemudian bagaimana cara pengukuran antropometri yang benar pada balita, serta pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS) balita. Setelah selesai pemaparan materi dilanjutkan dengan kegiatan simulasi untuk pengukuran antropometri. Kader posyandu sangat antusias dan memiliki keinginan untuk dapat belajar yang tinggi. Sehingga setelah kegiatan pelatihan ini, diharapkan kader dapat menerapkannya dalam pelaksanaan posyandu.

P1090169

Tidak hanya itu, dilakukan pula Program Senam Sehat Lansia untuk Mencegah Diabetes pada Posyandu Lansia oleh Khosidah (Ilmu Keperawatan, 2016). Senam sehat dilakukan secara interaktif dengan media berupa presentasi, video dan gerakan  yang disimulasikan secara satu-persatu dan bersama-sama. Rangkaian gerakan dalam Senam Sehat Lansia bermacam-macam, dimulai dari memutar pergelangan kaki, telapak kaki, hingga menggunakan kertas yang dirobek menjadi dua. Hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah diabetes bagi Lansia dan para partisipan yang hadir diharapkan mampu menerapkannya dirumah.

reportase senam kaki diabetes

Selain senam sehat, program ini dibersamai dengan pemeriksaan kesehatan dengan Bidan Desa Bakalan terhadap 30 lansia yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.Terdapat 3 jenis check laboratorium yaitu check kolestrol, check glukosa darah dan check asam urat. (edzul)

P1090044

Peran Posyandu dalam Kesehatan Ibu dan Anak Desa Manyargading

Manyargading, Jepara (18/1) – Memasuki minggu kedua KKN, mahasiswa telah menjalankan beberapa program monodisiplin dan mengikuti kegiatan sosial. Kegiatan sosial yang telah dilakukan yaitu membantu pelaksaan kegiatan posyandu Balita di PKD Desa Manyargading.

20200113_101025

Gambar. Kegiatan Posyandu

Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Kegiatan pokok  posyandu terdiri dari KIA, KB, imunisasi dan penanggulangan diare. Pelaksanaan posyandu dilakukan oleh kader dan didampingi oleh tenaga kesehatan (bidan desa) yang dimana kader berjumlah 5 orang dan 1 bidan. Pada kegiatan posyandu tesebut terlihat antusias warga dalam mengikuti kegiatan posyandu. Posyandu ini diperuntukan untuk bayi dan balita dari 0-59 bulan.

Pada hari Senin, (13/1), kegiatan posyandu berlangsung dari 08.30-11.00 WIB. Kegiatan posyandu menggunakan sistem 5 meja, yaitu yang pertma perndaftaran, pengukuran antropometri, pengisian KMS, penyuluhan, pelayanan Kesehatan. Meja pertama dan keempardilakukan oleh kader dan meja kelima dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Adapun pada hari Jumat, (18/1) dilakukan kunjungan ke SDN 1 dan SDN 2 Manyargading yang bertujuan untuk meminta ijin dan menginformasikan kepada pihak sekolah terkait kegiatan les yang akan dilakukan 3 kali seminggu di posko KKN. (edzul)

IMG-20200107-WA0001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar Kunjungan ke SD

Sosialisasi Pola Hidup Sehat kepada Ibu PKK Desa Kriyan

Perkenalan Mahasiswa KKN

Kriyan, Jepara (14/1), Mahasiswa KKN Undip Tim I Desa Kriyan disambut dengan baik oleh ibu-ibu PKK Desa Kriyan. Selain itu, mahasiswa mendapat kesempatan untuk menyampaikan materi mengenai “Pola Hidup Sehat”. Ibu-ibu PKK merespon mahasiswa siap untuk memberikan dukungan kepada para mahasiswa. Kegiatan perkumpulan ibu-ibu PKK Desa Kriyan dilaksanakan sebulan sekali yang bertempat di Balai Desa Kriyan. Bintang Akbar Maulana dan Khana Ramadani yang menjadi pembicara dalam sesi sosialisasi “Pola Hidup Sehat” mendapat antusias yang tinggi dari para ibu PKK Desa Kriyan.IMG_7107

 

Semoga mahasiswa KKN dari Undip bisa betah di desa kami dan dapat melaksanakan program-program yang sudah direncanakan dengan baik”, ucap ibu Petinggi Desa Kriyan, yang menjadi pemimpin perkumpulan ibu PKK Desa Kriyan. (edzul)

“Sekolah Kuwi Penak” dan “Environment Campaign”, Pecah Abis

IMG_7204

Kriyan, Jepara (18/1), Telah terlaksana program monodisiplin dari mahasiswa KKN Undip Tim I oleh Fauzan Heriawan dan Felix Danar Praditya. Program monodisiplin dilaksanakan di SMP Islam Sultan Agung 3 dengan subjek siswa kelas 8 dan 9. Kepala Sekolah SMP Islam Sultan Agung 3, Siti Noer Aini sangat mendukung program mahasiswa. Sosialisasi “Environment Campaign” yang dibawakan oleh Fauzan Heriawan menjelaskan tentang pentingnya membuang sampah di tempat sampah demi menjaga lingkungan yang sudah semakin kotor seiring berjalannya zaman.

IMG_7237

Selain itu, melihat permasalahan siswa yang malas belajar, Felix Danar Praditya membawakan Psikoedukasi “Sekolah Kuwi Penak” untuk memberikan tips meningkatkan motivasi siswa dalam belajar agar siswa dapat lebih menikmati sekolah dan giat belajar. Siswa-siswi SMP Islam Sultan Agung 3 sangat antusias dalam mendengarkan sosialisasi dari para mahasiswa.

Kami sangat senang dengan kedatangan para mahasiswa KKN dari Undip dan berterimakasih karena telah memilih sekolah kami untuk mengadakan sosialisasi. Kami berharap apa yang sudah disampaikan dapat dicerna dengan baik oleh siswa dan dapat berguna bagi mereka” ucap Siti Noer Aini, Kepala Sekolah SMP Islam Sultan Agung 3. (edzul)

Habislah Gelap Terbitlah Terang

Sendang, Jepara (15/02) – Telah dilaksanakan kegiatan mengajar oleh mahasiswa KKN Undip Tim I di Balai Desa Sendang.Kegiatan mengajar dihadiri oleh siswa SD khususnya kelas 3-5. Kegiatan yang diisi dengan belajar materi dan pengerjaan PR ini disambut antusias. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan siswa dalam mendengarkan penjelasan dari mahasiswa dan keinginan siswa dalam mengerjakan soal-soal. Amel, salah satu siswa SD kelas 4 yang mengikuti kegiatan mengajar, mengakui sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena kakak-kakak mahasiswa ramah dan jelas dalam menerangkan materi yang dipelajari di sekolah. (edzul)

332188