Home » Lokasi KKN » Kab. Jepara

Category Archives: Kab. Jepara

Agenda Kegiatan

June 2018
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kegiatan yang akan datang

There are no events.

Expo Se-Kabupaten Tim KKN 1 2018

Jepara– Senin, 13 Februari 2018, Expo kabupaten tim KKN 1 2018 dilakukan di pendopo kab. Jepara pada pukul 10.00 WIB sampai 15.30 WIB. Rangkaian kegiatan expo dimulai dari lomba mewarnai tingkat sekolah dasar, penampilan seni tradisional setiap kecamatan yang dibawakan oleh mahasiswa, serta pameran program unggulan tiap kecamatan. Pada pembuka acara ini dilakukan sambutan oleh koordiantor expo, kemudian sambutan dari bupati dan perwakilan dosen UNDIP.
Lomba mewarnai dan menggambar dihadiri oleh siswa siswi sekolah dasar dari 4 kecamatan yang berbeda yaitu kecamatan Jepara, Mlonggo, Batealit, dan Tahunan. Tema dari menggambar adalah ciri khas dari masing masing kecamatan. Hal ini dilakukan agar siswa siswi SD menumbuhkan kreatifitas anak anak dan dapat memahami ciri khas dari daerahnya serta dapat melestarikannya.
Kegiatan seni tradisional tiap kecamatan dilakukan oleh mahasiswa dan dibantu oleh masyarakat kecamatan tersebut. Salah satu penampilan mahasiswa tiap kecamatan yaitu tari obor yang dibawakan oleh mahasiswa kecamatan Tahunan dan beberapa karang taruna dari kecamatan tersebut dan ada juga penampilan tari barong dari kecamatan Mlonggo dan masih banyak lagi.


Expo kabupaten ini juga menampilkan program program unggulan yang dilaksanakan mahasiswa di kecamatan masing-masing. Beberapa program yang ditampilkan antara lain yaitu peta UMKM, biobriket, komposter, pestisida organik, papan gang, dan masih banyak lainya. Dipenguhujung acara expo ini ditampilkan video profil desa dari keempat kecamatan kabupaten Jepara.

TIM I KKN Undip 2018 Kab. Jepara

Editor: Solikhin

Mahasiswa KKN Undip Kabupaten Jepara Gelar Paradiso

Jepara (13/2)– Pendopo kabupaten Jepara menjadi saksi atas kemeriahan Expo Kabupaten yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Tim I KKN Undip. Paradiso, sebutan keren dari Jepara Expo merupakan serangkaian kegiatan penutup KKN Undip kabupaten Jepara yang diselenggarakan pada hari ke-40 masa KKN, yaitu 12 Februari 2018. Beberapa rentetan kegiatan yang disuguhkan pada Paradiso meliputi kegiatan donor darah, pembukaan stand kuliner, pementasan seni kecamatan, lomba mewarnai untuk anak SD kelas satu sampa tiga, dan lomba menggambar untuk anak SD kelas empat sampai enam dengan mengusung tema “Jeparaku”.

Image and video hosting by TinyPic

Kegiatan lomba mewarnai dan menggambar ini diikuti oleh 150 peserta dari perwakilan seluruh SD di kabupaten Jepara, kemudian diambil tiga juara terbaik dari lomba mewarnai dan tiga juara terbaik dari lomba menggambar. Selain 356 Mahasiswa yang terdiri dari empat kecamatan di Jepara, di antaranya kecamatan Jepara, Batealit, Mlonggo, dan Tahunan, turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Zainuri dan Sekretaris Daerah, Sholih.

Image and video hosting by TinyPic

Editor : Solikhin

Kelas Ibu Hamil Desa Karanggondang

kkn undip
Jepara – Sabtu, 3 Februari 2018, Mahasiswa KKN TIM 1 Undip 2018 mengadakan kegiatan kelas bagi ibu hamil dengan resiko tinggi di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Di Desa Karanggondang terdapat sekitar 100 ibu hamil dengan 15 orang ibu hamil resiko tinggi. Sebagian besar ibu hamil mengalami Kekurangan energi kronik dan anemia. Selain itu pengetahuan ibu hamil mengenai kehamilan, persalinan, serta masa pasca persalinan cukup rendah. Hal ini lah yang melatar belakangi kegiatan Kelas Ibu Hamil.

Kelas Ibu Hamil di selenggarakan pukul 09.00 bertempat di Ruang Kamituwo Balai Desa Karanggondang. Penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip bekerja sama dengan Bidan Desa, Dewi Pusporini serta Ibu Kader Desa Karanggondang. Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai perawatan yang dilakukan selama masa kehamilan serta tanda bahaya kehamilan yang perlu diantisipasi mengingat peserta merupakan ibu hamil resiko tinggi. Kegiatan dilanjutkan mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang proses persalinan serta tanda-tanda ketika memasuki proses persalinan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai perawatan bayi baru lahir serta perawatan payudara. Setelah pemberian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan senam ibu hamil. Kegiatan diakhiri dengan pembagian PMT oleh mahasiswa beserta bidan desa dan kader.

Kegiatan ini menggunakan media leaflet serta buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Penggunaan buku KIA sebagai media dalam edukasi menjadi suatu hal yang penting. Buku KIA merupakan sebuah buku yang digunakan oleh Ibu Hamil sebagai pendamping selama proses kehamilan hingga pasca kehamilan. Buku bukan hanya digunakan oleh petugas kesehatan untuk mencatat setiap kemajuan pada proses kehamilan namun juga berisi materi yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Oleh karena itu, setiap ibu hamil sebaiknya memahami dan sering mempelajari buku KIA. Namun budaya membaca pada ibu hamil di Desa Karanggondang sehingga diperlukan sebuah pemantik untuk memulai kebiasaan membaca buku KIA.

Mahasiswa berharap kegiatan Kelas Ibu Hamil dapat dilakukan secara rutin dalam periode tertentu oleh Bidan Desa maupun ibu kader sehingga dapat menekan angka Ibu Hamil dengan reiko tinggi serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil khususnya perawatan masa kehamilan, proses persalinan serta pasca persalinan.

 

Direview oleh: Maharani P. Ratna

11 Februari 2018

Mengemas Belajar Jadi Lebih Menyenangkan

Jepara (08/2)– Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan suatu bangsa. Pendidikan dapat berupa pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal sendiri biasanya ditempuh dari tingkatan SD, SMP, hingga SMA. Pada tingkatan SD inilah penanaman pendidikan kreativitas dan pendidikan karakter lebih ditekankan. Pasalnya, cara pikir dan perilaku seseorang sangat ditentukan oleh masa lalu atau latar belakang pendidikan ketika masih berusia dini. Selain itu, rendahnya kemampuan siswa untuk menguasai pendidikan di bidang akademik dikarenakan kurangnya daya tarik pengajar dalam penyampaian atau pengemasan kegiatan belajar mengajar. Inilah yang kemudian menjadi dasar inisiasi atas pengadaan kunjungan oleh Mahasiswa KKN Undip ke Sekolah Dasar di desa Platar, kecamatan Tahunan, kabupaten Jepara.

Setiap satu minggu sekali tepatnya setiap hari sabtu, Mahasiswa Tim KKN Undip mengadakan kunjungan ke SDN Platar. Kegiatan ini rutin diadakan selama masa pengabdian di desa Platar. Selain memberikan pembelajaran tambahan dan eksperimen sederhana, juga memberikan muatan kekreatifan bagi siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Pembelajaran tambahannya sendiri disampaikan secara ringan dan dikemas secara menyenangkan, yaitu dengan diselingi sesi quiz tanya jawab seputar pengetahuan alam dan sosial, sehingga tidak menimbulkan kebosanan bagi siswa. Kegiatan pembelajaran tambahan ini juga tidak dilakukan setiap minggu, akan tetapi dilakukan secara bergantian dengan eksperimen fisika sederhana dan muatan kreativitas untuk siswa. Eksperimen fisika sederhana yang diberikan meliputi belajar tekanan uap pada lilin dalam gelas tertutup, eksperimen massa jenis telur dalam larutan garam, penyerapan kalor pada air dalam balon yang dipanaskan. Kemudian untuk kegiatan muatan kreativitasnya sendiri meliputi pembuatan anyaman dari kertas karton berwarna, pembuatan kerajinan dari kertas origami, dan pembuatan lukisan abstrak.

Image and video hosting by TinyPic

Editor: Solikhin

Perangkap Nyamuk Elektrik

Gambar 1
Jepara, 06/02/18 – Kondisi lingkungan yang mendukung tempat berkembangbiaknya serangga khususnya nyamuk membuat lingkungan Desa Senenan menjadi area yang banyak terdapat nyamuk, termasuk nyamuk penyebab malaria maupun demam berdarah. Iklim Indonesia yang tropis dan kondisi lingkungan yang masih tergolong banyak semak berlukar menjadikan Desa Senenan banyak serangga nyamuk.
Melihat kondisi tersebut membuat munculnya ide kreatif mahasiswa KKN Undip untuk membuat suatu perangkat nyamuk elektrik. Dalam pelaksanaan programnya, kegiatan berlangsung dalam bentuk pelatihan karang taruna. Ini bertujuan agar ketita KKN telah berakhir ada sumberdaya manusia yang dapat membuat perangkat itu dengan mandiri.
Pelaksana program berlangsung di Balai Desa yang dimulai pada pukul 19.30 WIB. Dalam kegiatan diajarkan bagaimana cara merangkai komponen elektronik, cara mensolder komponen dan merangkai bentuk utuh perangkap. Hingga pada akhirnya apa yang telah dibuat oleh karang taruna dalam pelatihan dapat digunakan.

 

Editor : Solikhin

Mahasiswa KKN Undip Garap Pemetaan UMKM Desa Platar

Jepara (12/2)– Sesuai sebutannya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terdiri atas tiga komponen penting. Usaha dikatakan mikro, kecil, atau menengah jika usaha tersebut memenuhi kriteria-kriteria tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2008. UMKM sendiri dapat bergerak di berbagai bidang, salah satunya bidang furniture. Salah satu kota pemasok furniture terbesar di Indonesia adalah Jepara. Di desa Platar, kecamatan Tahunan, kabupaten Jepara, terdapat banyak masyarakat yang memiliki usaha mebel. Entah produksi mentah, ukir, maupun bagian yang hanya melayani jasa finishing. Saking banyaknya pemilik usaha mebel, akan menjadi faktor pemicu tingginya daya saing penjualan.

Kamis, 08 Februari 2018, tepatnya di balaidesa telah berlangsung proses penyerahan peta UMKM Mebel desa oleh Mahasiswa Tim KKN Undip kepada perangkat desa Platar. Peta ini menampilkan tata letak atau posisi persebaran UMKM mebel yang tersebar di seluruh desa Platar, sehingga akan lebih memudahkan dalam meenemukan dimana lokasi UMKM mebel bagi pengunjung yang datang ke desa Platar. Adapun legenda dari peta ini meliputi lokasi Pengrajin mebel, Showroom mebel, Pengukir mebel, Supplier kaca, Finishing place & distributor, dengan legenda petunjuk seperti Sekolah, Masjid atau Musholla, dan Balaidesa. Selain itu, dalam peta ini juga menampilkan letak greografis desa. Peta yang telah diserahkan ke perangkat desa ini nantinya akan disarankan untuk dipasang di jalur utama masuk desa Platar.

Image and video hosting by TinyPic

Editor : Solikhin

Pengenalan Komputer Kepada Siswa Sekolah Dasar (SD)

(Selasa, 16 Januari 2018) Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) I Universitas Diponegoro melaksanakan program pengenalan komputer kepada siswa di SD N 3 Bringin. Program tersebut merupakan program monodisplin yang telah di susun oleh saudari Nur Lathifah Utami dari jurusan Informatika Fakultas Sains dan matematika.
Pelaksanaan program ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB yang bertempat di ruang kelas 3 (tiga) SD N 3 Bringin. Peserta dalam acara pengenalan komputer ini terdiri dari kelas 3 dan 4 yang tergabung dalam satu kelas.  TIM I KKN UNDIP mulai melakukan paparan mengenai komputer yang terutama bagian hardware komputer seperti pengenalan CPU, Monitor dan Keyboard dengan penyampaian yang lebih sederhana agar mudah dipahami para siswa.
Selain itu para siswa juga melakukan praktik menggunan laptop terutama mengenai cara menyalakan dan mematikan komputer, praktek  Microsoft Office Word . Setelah melakukan praktik siswa diajak untuk bermain kuis dengan menjawab pertanyaan seputar pengenalan dan praktek yang dilakukan. Siswa sangat bersemangat untuk menjawab meskipun beberpa dari mereka masih lupa fungsi beberpa hardware komputer.

PENYULUHAN SOSIALISASI PTSL (PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP) BERSAMA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN JEPARA 2018

Jumat, 19 Januari 2018 dilaksanakan Penyuluhan Sosialisasi PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) besama Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara 2018 bertempat di Pendopo Balai Desa Bringin, Kecamatan Batealit. Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini tidak lain adalah karena pentingnya kegiatan Pendaftaran Tanah salah satunya adalah untuk menjamin kepastian hukum Hak Atas Tanah masyarakat seta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan  dimulai pada pukul 10.00 WIB yang dihadiri oleh pihak Kantor Pertanahan / ATR Kabupaten Jepara sebagai pengisi materi penyuluhan, kemudian dihadiri pula oleh pihak perangkat desa Bringin, ketua RT dan RW serta BPD (Badan Permusyawaratan Desa).
Penyuluhan program PTSL dimulai dari kegiatan pemberian sambutan oleh Petinggi Desa Bringin Bapak Suyanto S.Pd.,S.Ag, dilanjutkan dengan perkenalan mahasiswa KKN yang diwakili oleh Icha Oktaviana Putri Kalinda selain itu juga ikut serta dalam pendampingan kegiatan penyuluhan tersebut sebagai salah satu program kerja monodisiplin dari jurusan Teknik Geodesi. Acara dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai program PTSL yang disampaikan langsung dari pihak Kantah/ATR Kabupaten Jepara.
Dengan di adakannya kegiatan penyuluhan PTSL tersebut kepada masyarakat Desa Bringin diharapkan akan meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai kegiatan Pendaftaran Tanah.

Lansia Ceria dengan Posyandu Lansia

(22/1) Setiap akhir bulan, di Desa Bringin  diadakan posyandu untuk lansia. Kali ini bertempat di kediaman Ibu Bidan Anadiawati RT 14 Dukuh Cangkring Desa Bringin. Kegiatan yang  dilakukan adalah cek tekanan darah, berat badan dan pembagian obat gratis. Posyandu lansia kali ini dihadiri oleh 16 lansia yang kebanyakan adalah nenek-nenek.
Pada posyandu lansia kali ini kedatangan tim PLKB dari Puskesmas Batealit untuk melakukan sosialisasi tentang bagaimana cara mencuci tangan dengan benar yaitu tidak hanya mencuci tangan dengan air namun juga dengan sabun, mencuci tangan sampai sela-sela tangan, dan mencuci tangan dengan benar dapat membunuh kuman dan bakteri berbahaya. Mencuci tangan dilakukan sebelum makan, memasak dan sehabis buang air besar.
Selain sosialisasi dari PLKB, Tim I KKN Universitas Diponegoro juga memberikan sosialisasi tentang bahaya Hipertensi. Hipertensi disebabkan oleh faktor usia, keturunan, pola hidup tidak sehat, merokok, obesitas, kurang olahraga, dan makan makanan yang mengandung garam terlalu banyak.
Para lansia begitu antusias dalam kegiatan Posyandu ini. Menurut mereka, kegiatan ini sangat membantu mereka dalam berkonsultasi mengenai keluhan-keluhan yang sering mereka alami di usia senja. Selain itu mereka dapat berkumpul bersama dengan lansia lain. Dengan adanya Posyandu Lanisa diharapkan lansia tetap semangat menjalani hidup sehat.

Pengenalan Jenis Plastik untuk Tempat Makan pada Kader Posyandu

Sabtu, 20 Januari 2018, Tim I KKN Undip 2018 Desa Bawu berbagi pengetahuan mengenai penggunaan plastik dalam rumah tangga besama kader-kader posyandu desa Bawu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya penggunaan plastik sembarangan.
Kegiatan ini dilaksanakan pukul 10.00 hingga 12.00 dengan peserta 8 orang dari Tim I KKN Undip Desa Bawu dan 40 kader posyandu desa Bawu. Seluruh peserta sangat antusias dengan kegiatan ini, terbukti dengan banyaknya kader Posyandu yang aktif bertanya. Tim I KKN Undip memaparkan jenis-jenis plastik yang biasa digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mengetahui bagaimana plastik yang aman digunakan untuk makanan, sehingga warga Desa Bawu dapat menggunakan plastik untuk menyimpan makanan secara bijak.

sembarang
hahaha