Home » Lokasi KKN » Kab. Jepara

Category Archives: Kab. Jepara

Kejuaraan Tenis Meja Merdeka CUP 2017 Kalipucang Wetan

Sabtu,12 Agustus 2017. Momentum kemerdekaan RI yang ke-72 tak akan bisa di lepaskan dari beragam hiburan dan perlombaan. Semangat 45 nampaknya masih berkobar dalam dada setiap insan Indonesia. Silih berganti perlombaan dan hiburan bergantian mengisi waktu kosong penduduk Desa Kalipucang Wetan. Kali ini ada perlombaan kejuaraan tenis meja `Merdeka Cup 2017` yang di helat selama 2 Hari.  Hari Sabtu 12 Agustus,  diisi oleh pertandingan level kecamatan. Sedangkan, Minggu, 13 Agustus untuk level kabupaten.

Para Pemain dan Penonton Lomba Pertandigan

Para Pemain dan Penonton Lomba Pertandigan

Suara smash dan bola berjatuhan  memenuhi isi ruangan pertandingan yang bertempat di gedung Aula MWC NU Welahan Jepara. Panitia menyediakan 3 meja tenis, untuk penyisihan. Sedangkan untuk semi final dan final panitia hanya menggunakan 1 meja tenis.

line_1502551152977

Walaupun malam semakin larut, suasana semakin riuh dengan sorak-sorak penonton. Hingga akhirnya muncullah pemenang juara 1, 2 dan 3. Hadiah diberikan oleh Panitia dan Perangkat Desa. Hadiah tersebut berupa thropy, piala, serta  uang pembinaan.

P_20170813_001355

Tingkatkan Kreativitas Siswa Melalui Tulisan

IMG_0347

Jepara – Pada Selasa (08/08) diadakan kegiatan menulis kreatif bersama siswa kelas 5 SD Karanganyar 01 yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dari jurusan ilmu komunikasi yang bertujuan melatih kreativitas siswa untuk menyampaikan sebuah cerita secara menarik. Dimulai pukul 07.30, materi disampaikan melalui kegiatan belajar yang interaktif, agar para siswa aktif dan dapat memahami materi dengan baik.

Adanya kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya para siswa SD yang masih kesulitan untuk menyampaikan pesan atau cerita secara baik dan menarik. Rata-rata mereka kurang mengerti bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia dengan benar dalam merangkai sebuah cerita. Hal ini disebabkan minat baca para siswa yang rendah. Maka dari itu, melalui kegiatan ini, pengisi materi memberi pemahaman pentingnya kemampuan menulis cerita yang menarik. Selain itu, pelatihan ini diberikan agar siswa mampu menyampikan pendapat atau gagasan pikiran mereka dengan baik dan mudah dipahami oleh pembaca ke depannya.

Dimulai dengan hal sederhana dan hal kecil yang tak jauh dari siswa, pengisi materi meminta siswa untuk menceritakan pengalaman paling berkesan yang pernah mereka alami. Diberi waktu selama satu setengah jam, para siswa harus menyelesaikan tulisan kreatif mereka di selembar kertas yang telah disediakan. Selain itu, untuk melatih kemampuan dan keberanian siswa berbicara di depan umum, atau public speaking, beberapa siswa diminta maju ke depan untuk menceritakan kembali pengalaman yang telah mereka tulis.

Diakhir pelatihan, pengisi materi memilih dua tulisan yang terbaik yang akan diberi hadiah. Namun, pengisi materi, Devy Widya, memberi pengertian kepada semua siswa bahwa semua tulisan adalah karya yang baik, sehingga mereka tak patah semangat dan memiliki keinginan terus untuk belajar menulis kreatif. (DW)

ANTUSIASME SISWA SD KARANGANYAR BELAJAR MENGENALI RUPIAH BARU

Jepara, KKN UNDIP TIM II menggelar program mengenai pengenalan uang baru tahun emisi 2016 yang telah dikeluarkan Bank Indonesia. Disamping itu, program ini juga menyisipkan beberapa materi mengenai penggunaan uang yang bijak untuk anak – anak. Program yang diberikan aku cinta rupiah ini dilaksanakan pada hari Rabu 27 Juli 2017. Acara ini terlakasana di SD Karanganyar dan diikuti oleh kelas 4 yang berjumlah 30 murid.

IMG-20170730-WA0008
Program AKU CINTA RUPIAH ini disambut antusias oleh para murid pada saat sesi tanya jawab. Tujuan dari program ini adalah untuk mensosialisasi mata uang rupiah baru kepada anak-anak. Selain itu program ini juga bertujuan untuk mengajari bagaimana mengelola uang dengan baik sejak dini karena permasalahn yang dialami anak-anak seusia mereka adalah kurangnya kemampuan mereka untuk memilah keinginan dan kebutuhan dalam menggunakan uang.
Sesi terakhir program ini adalah beberapa anak yang menceritakan pengalamannya mengenai menabung dan bisa membeli barang yang lebih bermanfaat. Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi teman-teman mereka yang belum menerapkan menabung dan menimbang terlebih dahulu sebelum membeli barang.

Pemahaman Budaya Anti Korupsi dan Penanaman Jiwa Anti Korupsi pada Masyarakat Desa Gerdu dan Perangkat Desa Gerdu

Gerdu – Sabtu, 22  dan 29 Juli 2017 mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pemberian materi tentang Pemahaman Budaya Anti Korupsi dan Penanaman Jiwa Anti Korupsi pada Masyarakat Desa Gerdu dan Perangkat Desa Gerdu. Pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan Perangkat Desa Gerdu, dan juga pihak Sekolah Dasar 01 Gerdu. Obyek/sasaran dalam kegiatan tersebut meliputi Perangkat Desa Gerdu dan sebagian masyarakat Desa Gerdu dalam kegiatan ini ialah Siswa SD 01 Gerdu sebagai generasi penerus bangsa.  Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh obyek tentang pentingnya budaya anti korupsi dan penanaman jiwa anti korupsi pada generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini dilaksanakan 2 (dua) kali, yakni tanggal 22 Juli dimulai pada pukul 08.00 sampai 09.00 WIB  pada jam kegiatan belajar di SD 01 Gerdu, selanjutnya kegiatan yang sasaran kepada Perangkat Desa Gerdu dilaksanakan tanggal 29 Juli di Balai Desa Gerdu pada saat waktu luang jam kerja. Peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 25 orang, dengan rincian 22 orang dari Siswa kelas 6 (enam) SD 01 Gerdu, dan 3 orang dari Perangkat Desa Gerdu.

Penanaman jiwa anti korupsi kepada masyarakat dilaksanakan di SD 01 Gerdu dengan pemberian materi berupa pemutaran video tentang perbuatan jujur lebih baik, pemberian materi tersebut dirasa sebagai langkah awal/sederhana untuk menghindari terjadinya tindakan korupsi yang sederhana seperti menyontek saat ujian, mencuri, dan lain sebagainya. Kemudian dilakukan kampanye anti korupsi dengan memasang poster bersama siswa SD 01 Gerdu tentang anti korupsi. Sedangkan kegiatan pada Perangkat Desa Gerdu diberikan dengan face to face kepada sebagian Perangkat Desa Gerdu akan pentingnya budaya anti korupsi di lingkungan Pemerintahan Desa Gerdu, seperti halnya pelaksanakan transparansi dana desa.

Diharapkan dari kegiatan tersebut dapat bermanfaat kepada para obyek/sasaran pada khususnya dan lingkungan pada umumnya. Akan pentingnya anti korupsi, lingkungan yang bersih dari korupsi berawal dan berasal dari semua lapisan masyarakat, termasuk Perangkat Desa  Gerdu sebagai pelaksana Pemerintahan Desa Gerdu, dan juga siswa SD 01 Gerdu sebagai generasi penerus bangsa.

Untitled

Untitled

Pengetahuan tentang Pentingnya Manfaat dan Pengoptimalan Electronic Government (website desa) Desa Gerdu pada Perangkat Desa Gerdu dan Masyarakat Desa Gerdu

Gerdu – Senin, 07 Agustus 2017 mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pemberian materi tentang Pengetahuan Pentingnya Manfaat dan Pengoptimalan Electronic Government (website desa) Desa Gerdu pada Perangkat Desa Gerdu dan Masyarakat Desa Gerdu. Pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan Perangkat Desa Gerdu, Gerakan Pemuda Anshor Desa Gerdu, dan juga Karang Taruna Desa Gerdu sebagai audience. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh audience tentang pentingnya pemanfaatan website desa guna meningkatkan potensi yang ada di Desa Gerdu, khususnya oleh generasi muda.

Kegiatan ini dimulai pada perkumpulan pukul 20.00 sampai 21.00 WIB dan dilaksanakan di Balai Desa Gerdu. Peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 15 orang, dengan rincian 4 orang dari Perangkat Desa, 5 orang dari GP Anshor, dan 6 orang dari Karang Taruna. Kegiatan diawali dengan pemberian materi tentang manfaat pelaksanakan electronic government menggunakan LCD Proyektor, termasuk sosialisasi bahwa sudah tersedianya website desa yang nantinya dapat dioptimalkan lagi dan juga dilakukannya pelatihan secara sederhana kepada audience.

Sejak tahun 2016 sudah dibuat website Desa Gerdu, akan tetapi penggunaannya masih dirasa kurang, dan kurang tahunya masyarakat Desa Gerdu akan keberadaan website tersebut.  Dengan pemberian materi mengenai manfaat electronic government, sosialisasi tentang keberadaan website desa, dan juga pelatihan secara sederhana kepada audience, diharapkan Perangkat Desa dan masyarakat (audience) dapat lebih mengoptimalkan penggunaan website desa dan tentunya meningkatkan potensi yang ada di Desa Gerdu. Sehingga manfaat dan tujuan dari ­electronic government dapat dilaksanakan dengan baik.

Untitled

Healthy Kids: Anak Sehat Berkualitas

Gerdu – Kamis, 10 Agustus 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pemberian materi tentang gizi yang baik untuk bayi dan balita yang difokuskan pada materi tentang penurunan berat badan pada bayi dan balita. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Bunga Tanjung yang dilaksanakan di Rumah Ibu Petinggi.

Jumlah peserta yang ikutkegiatan pemberian materi ini yaitu sejumlah 54 orang yang terdiri dari ibu bayi dan balita serta kader posyandu. Kegiatan diawali dengan memberikan materi tentang risiko penurunan berat badan pada bayi dan balita dan dilanjutkan dengan pemberian booklet gizi bayi dan balita ke kader posyandu. Lalu, terakhir adalah sesi tanya jawab dari para ibu dan beberapa kader.

Ibu dan kader sangat antusias dengan pemberian materi ini. Serta para kader juga merasa terbantu dengan permberian booklet.Melalui pemberian materi ini diharapkan pengetahuan ibu bayi dan kader posyandu tentang risiko penurunan berat badan pada bayi dan balita dapat meningkat.

bidan

TAMPIL DI EXPO KABUPATEN JEPARA BERASI, UMKM BANK SAMPAH MBALSERA RAIH JUARA 2

20170814_110227

Jepara – UMKM Bank Sampah Desa Bugel, berhasil meraih juara dua dalam pameran Expo JEPARA BERAKSI, (14/8). Dalam pameran yang di gelar di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara ini, Bank Sampah Desa Bugel menjadi perwakilan Kecamatan Kedung yang mendapatkan predikat stand terbaik.

Expo yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Tim II Undip ini menggabungkan empat Kecamatan di Kabupaten Jepara, untuk menampilkan produk-produk unggulan masyarakat Jepara. Kecamatan Kedung, Pecangaan, Kalinyamatan dan Welahan, masing-masing mengirimkan lima desa dengan produk unggulan mereka. Produk-produk yang ditampilkan mulai dari produk olahan makanan, kerajinan tekstil, hingga kreasi kerajinan dari sampah anorganik.

Desa Bugel, bersama Desa Sowan Kidul, Dongos, Panggung dan  Wanusobo menampilkan produk olahan makanan dan kreasi kerajinan Bank Sampah. “Jepara itu sudah bagus ya. Untuk kedung nya sendiri, tinggal, kalian membantu bagaimana memasarkan, lewat online shop nya. Kalau Bank Sampah  ini potensinya banyak sebenarnya, nah tinggal bagaimana pemasarannya itu,” terang Vivi Endar Heryati, Koordinator Dosen KKN, Kabupaten Jepara.

“Alhamdulillah, Bank Sampah Desa Bugel bisa maju ke Expo Kabupaten dan mendapat juara dua sebagai stand terbaik. Dengan ini, Desa Bugel khusunya Bank Sampah Mbalsera mempunyai potensi yang bagus dari produk yang mereka buat, ke depannya harus terus dikembangkan agar bisa menjadi produk yang dikenal masyarakat luas,” jelas Adi Putra Kurniawan, Koordinator KKN Tim II Desa Bugel.

 

KKN Tim II Desa Bugel, Kedung, Jepara

HUT Kemerdekaan RI, Warga Desa Ketilengsingolelo Sambut Hari Jadi Indonesia

IMG20170817104803

Jepara – berbagai macam kegiatan dilakukan untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2017 ini. Kemerian terlihat di seluruh negeri termasuk di suatu wilayah paling barat dari Pulau Jawa Tengah, sebuah desa di Kota Jepara yang masih jauh dari modernitas.

Kegiatan 17-an seakan-akan selalu ditunggu dan diantisipasi oleh masyarakat di Desa Ketilengsingolelo, Jepara. Serangkaian dengan kegiatan jalan sehat yang telah dilakukan, masing-masing dari Rukun Tetangga (RT) mengadakan perlombaan menarik untuk memperingati HUT RI ke-72.

Kegiatan perlombaan yang dilakukan di RT 02 RW 03 Desa Ketilengsingolelo beragam mulai dari perlombaan wajib seperti makan kerupuk hingga kelereng. Perlombaan tersebut diikuti oleh warga dan Mahasiswa KKN Tim II Undip 2016-2017.

Selain kegiatan perlombaan juga diadakan karnaval berupa barongsai dan drumband yang diarak keliling desa untuk turut memeriahkan hari jadi Indonesia ini. Seluruh kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT RI tersebut selain untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme juga untuk mempererat kekerabatan antar sesama.

 

Pendidikan Motivasi dan Kepemimpinan Bagi Anak SD di Desa

Gerdu – Senin, 24 Juli 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan “Pendidikan Motivasi dan Kepemimpinan untuk Usia Dini” bagi anak SD Negeri 01 Gerdu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pendidikan kepemimpinan di tingkat sekolah dasar dalam rangka pembentukan karakter bagi para siswa. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.15 sampai 11.00 WIB dan dilaksanakan di SD Negeri 01 Gerdu di kelas IV A.

Jumlah murid di kelas IV A SD Negeri 01 Gerdu yaitu sejumlah 30 murid. Kegiatan diawali dengan memberikan definisi awal tentang pemimpin dan arti kepemimpinan. Selanjutnya memberikan materi tentang ciri-ciri pemimpin yang baik dan memberikan materi tentang contoh-contoh pemimpin yang ada di Indonesia. Materi terakhir yaitu dengan memutarkan video animasi tentang contoh kepemimpinan yang baik bagi anak-anak SD.  Murid-murid kelas IV A SD Negeri 01 Gerdu sangat antusias saat pemaparan materi tentang pendidikan motivasi dan kepemimpinan.

Pemaparan Materi

Pemaparan Materi

Foto bersama Murid Kelas 4 SD Negeri 1 Gerdu

Foto bersama Murid Kelas 4 SD Negeri 1 Gerdu

Pelatihan Sistem Administrasi Desa Berbasis Komputer

Gerdu – Rabu, 2 Agustus 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pelatihan sistem administrasi desa berbasis komputer di Balai Desa Gerdu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada perangkat desa dalam pengoperasian komputer sehingga dapat memudahkan berbagai macam tugas pemerintahan. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.15 sampai 10.15 WIB dan dilaksanakan di Balai Desa Gerdu

Jumlah peserta yang mendapat pelatihan sistem administrasi desa berbasis komputer yaitu sejumlah 5 orang/ 5 perangkat desa. Kegiatan diawali dengan memberikan pengenalanperangkatkomputerdan program-programnya . Lalu, dilanjut dengan memberikan materi tentang sistem administrasi desa berbasis komputer yang baik dan benar.  Materi terakhir yaitu pelatihan penggunaan Ms.Word untuk kegiatan surat-menyurat contohnya membuat undangan, surat keterangan, dan proposal.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan perangkat desa memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan komputer untuk memudahkan berbagai macam tugas pemerintahan  contohnya kegiatan surat-menyurat yaitu membuat undangan, surat keterangan, proposal, dan lain-lain.

ima