Home » Lokasi KKN » Kab. Jepara (Page 2)

Category Archives: Kab. Jepara

Peningkatan kemampuan masyarakat akan kesadaran tanggap bencana di Desa Gerdu

Pada tahun 2014, terjadi bencana banjir bandang di Gerdu yang mana tidak menutup kemungkinan akan adanya potensi bencana banjir bandang di kemudian hari di Desa gerdu. Oleh karena itu saya mengadakan program “Peningkatan kemampuan masyarakat akan kesadaran tanggap bencana” dengan harapan warga Desa Gerdu mempunyai kesadaran dan kemampuan akan bahaya dan tanggap bencana banjir bandang. Sehingga, dampak yang diakibatkan oleh bencana banir bandang tersebut bisa di minimalisir. Manfaat dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan warga Desa Gerdu mengenai hal-hal apa saja yang dilakukan apabila terjadi bencana banjir bandang sehingga warga Desa Gerdu bisa lebih tanggap  akan datangnya bencana banjir bandang

Rangkaian program ini dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2017 pukul 19.30 WIB di Balai Desa Gerdu. Program ini dilakukan dengan cara pemberian materi Peningkatan kemampuan masyarakat akan kesadaran tanggap bencana. Materi tersebut berisi tentang pengertian dan jenis-jenis bencana, lembaga yang mengatur penanggulangan bencana, siklus bencana, pencegahan atau mitigasi bencana, pengenalan potensi dan bahaya bencana banjir bandang, dan terakhir cara-cara mitigasi serta rencana tanggap darurat bencana banjir bandang.

Pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan berjalan baik dan lancar, dilihat dari warga yang hadir antusias mengikuti jalannya penyampaian materi dan dihadiri sekitar 30 orang warga. Dengan melihat respon dari para warga Desa Gerdu tersebut,menyatakan bahwa pemberian materi ini sangat bermanfaat baik bagi warga dan hal ini sangat dibutuhkan mengingat pernah terjadinya bencana banjir bandang di Desa Gerdu sehingga warga lebih tanggap apabila bencana banjir bandang tersebut kembali terjadi

Reportase 2

Peningkatan Kemampuan Perangkat Desa Akan Pembuatan RAB

Permasalahan yang terjadi di Desa Gerdu adalah masih minimnya pemahaman perangkat Desa dalam perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Berdasarkan permasalahan tersebut saya mengadakan program ini dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan perangkat Desa Gerdu dalam menghitung volume pekerjaan dan membuat RAB dengan analisa harga satuan yang resmi berlaku di Jepara.  Dimana yang mejadi sasaran dari kegiatan ini adalah perangkat Desa Gerdu.

Kegiatan program ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2017 pukul 10.00  WIB di Balai Desa Gerdu. Program ini diawali dengan pembuatan modul pembelajaran yang berisi tentang pengertian RAB, pengenalan analisa harga satuan pekerjaan serta contoh dan langkah-langkah menghitung volume pekerjaan dan menyusun RAB. Selain itu, menyampaikan misi dari modul tersebut dalam bentuk pelatihan kepada perangkat desa khususnya bagian perencanaan dan pembangunan

Pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan cukup berjalan baik dan lancar dengan melihat respon dari beberapa perangkat desa gerdu yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Namun, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah tempat yang kurang luas dikarenakan kantor balai Desa Gerdu sedang mengalami perbaikan sehingga tidak bisa di lakukan forum untuk kegiatan ini yang menyebabkan pemberian materi kurang efektif dan efisien.

Reportase 1

Pengaruh Penggunaan Sepeda Motor Bagi Anak Yang Belum Cukup Umur

Gerdu – Senin , 24 Juli 2017 Beberapa mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan program monodisiplin ke siswa siswi SD N 01 Gerdu salah satunyayaitu penyuluhan terkait dengan Pengaruh Penggunaan sepeda motor bagi anak yang belum cukup umur . Banyaknya fenomena penggunaan sepeda motor oleh anak dibawah umur yang dapat memicu resiko terjadinya kecelakaan lalulintas , diperlukan pemberian pemahaman kepada anak mengenai bahaya mengendarai sepeda motor oleh anak dibawah umur . Kedatangan  mahasiswa KKN TIM II Undip disambut baik oleh kepala sekolah , dengan menyediakan tempat dan fasilitas bagi mahasiswa KKN untuk berbagi ilmu pengetahuan pada siswa-siswi SD N 01 Gerdu . Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB , yang bertempat dibeberapa ruang kelas di SD N 01 Gerdu yaitu ruang kelas IV , VI.

 

Kegiatan di awali dengan perkenalan mahasiswaTIM II KKN kepada siswa siswi dan tujuan datang ke SD N 01 Gerdu , kemudian dilanjutkan dengan presentasi terkait dengan tata cara berkendara sesuai dengan peraturan lalu lintas , dampak negatif yang dapat timbul  , hukuman apa saja yang dapat diterima bagi pengendara sepeda motor yang belum cukup umur dan  materi terakhir yaitu dengan pemutaran video motivasi terkait bahaya yang dapat timbul bagi pengendara yang belum cukup umur. Para siswa terlihat antusias memperhatikan materi yang disampaikan .

 

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa siswi SD N 01 Gerdu sudah mengerti dan sadar  akanbahaya penggunaan sepeda motor bagi anak dibawah umurdan dapat mengurangi keinginan anak , khususnya siswa siswi SD N 01 Gerdu untuk mengendarai sepeda motor . Pesan moral serta semangat tidak lupa kakak sampaikan kepada siswa siswi SD N 01 Gerdu agar tetap rajin belajar , dan bisa terus belajar untuk menggapai cita-cita , sebagai generasi penerus bangsa .(Tutut)

t3

Peningkatan Wawasan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Masyarakat

Gerdu , 5 Agustus 2017 Mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan program monodisiplin yang dintunjukan kepadamasyarakat desa Gerdu salah satunya yaitu penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan masyarakat . Angka penggunaan penyalahgunaan narkoba di indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, sasaran penggunaan narkoba yang mulai membidik masyarakat khususnya pelajar dan remaja dalam peredarannya halini juga dilatar belakangi masih lemahnya pengawasan terhadap peredaran narkoba yang kurang terkontrol , sehingga banyak narkoba / bahan adiktif lainnya bisa lolos dari pengawasan . Maka dari itu kita memberikan edukasi kepada masyarakat desa gerdu  tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini disambut baik oleh petinggi desa gerdu yang meyediakan tempat untuk melangsungkan kegiatan dan  warga masyarakat desa gerdu.Kegiatan ini dimulai pukul 19.30 – 22.00WIB , yang bertempat di balai desa gerdu .

 

Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan ini yaitu 30 orang  , Kegiatan di awali dengan perkenalan  mahasiswa KKN TIM II Undip kepada warga masyarakat desa gerdu dan tujuan diadakannya kegiatan di balai desa,kemudian dilanjutkan dengan presentasi  terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja danmasyarakat, terutama soal  kendala dari pembarantasan narkoba serta efek penyebab penyalahgunaan narkobadan hukuman apa saja yang dapat diterima bagi pengguna dan pengedar narkoba .

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan remaja dan masyarakat desa gerdu sudah mengerti dan sadar  akan bahaya penyalahgunaan narkoba .Dalam hal ini juga kesadaran dalam lingkungan masyarakat turut hadir dalam menghindari narkoba / zat adiktif tersebut . Peran orang tuapun sangat diperlukan untuk mengawasi anak anaknya dalam memakai obat sehingga dapat mengurangi perdaran narkoba di lingkungan masyarakat khususnya wilayah desa gerdu .(TUTUT)t2 tttt

Manajemen Keuangan untuk Mengukur Kinerja Usaha pada UMKM Telur Asin di Desa Gerdu Berbasis Teknologi

Gerdu – Sabtu, 5 Agustus 2017 mahasiswa KKN Tim II Undip mengadakan kegiatan berupa presentasi dan pelatihan mengenai Manajemen Keuangan untuk Mengukur Kinerja Usaha pada UMKM Telur Asin di Desa Gerdu Berbasis Teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 19.00 sampai 21.00 yang bertempatan di balai Desa Gerdu. Jumlah peserta yang hadir dalam pemaparan program dan pelatihan mengenai Manajemen Keuangan  untuk Mengukur Kinerja Usaha Berbasis Teknologi yaitu 6 pemilik usaha telur asin.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi dari salah satu mahasiswa KKN Tim II Undip mengenai manajemen keuangan UMKM dan pengenalan aplikasi “Akuntansi UKM”. Setelah pemberian materi, kegiatan selanjutnya yaitu pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada para pemilik usaha telur asin tentang bagaimana cara mengelola keuangan perusahaan dengan baik dan benar. Yang kita ketahui selama ini, para pemilik telur asin di Desa Gerdu melakukan pengelolaan keuangan secara sederhana tanpa ada laporan keuangan yangg jelas di setiap bulannya dan mereka hanya melakukan pencatatan berupa pendapatan per hari dan modal yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku. padahal masih banyak komponen yang perlu dicatata misalnya beban operasional dan biaya tenaga kerja. Kami memberikan materi tentang bagaimana melakukan pencatatan arus keuangan perusahaan dengan memanfaatkan teknologi yang ada yaitu dengan menggunakan aplikasi “Akuntansi UKM” yang dapat di unduh secara gratis di Google Play. Penggunaan aplikasi ini sangat mudah dan sederhana.

Dengan adanya kegiatan ini diaharpkan para pemilik usaha telur asin terbiasa untuk melakukan pencatatan keuangan perusahaan. Sehingga di setiap akhir bulan terdapat laporan keuangan yang mencerminkan kondisi keuangan usaha. Laporan keuangan ini juga dapat dijadikan perbandingan setiap bulannya apakah kondisi keuangan meningkat atau menurun.

FOTO MONO UMKM 2 FOTO MONO UMKM

 

 

Pendampingan Penyusunan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Alokasi Dana Desa

Gerdu – Selasa, 25 Juli 2017 Beberapa mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan program monodisiplin ke perangkat Desa Gerdu. Kegiatan ini yaitu Pendampingan Pembuatan Surat Pertaggung Jawaban (SPJ) Alokasi Dana Desa. Kegiatan ini bertempatan di Balai Desa Gerdu. Yang menjadi sasaran dari program ini yaitu perangkat desa khususnya bendahara desa dan sekretaris desa (carik). Program ini dilaksanakan selama 3 hari dimulai dari tanggl 23Juli sampai 25 Juli 2017 pada saat jam kerja yaitu pukul 09.00-11.00.

Sistematika pelaksanaan program ini yaitu pertama melakukan pemaparan materi terkait cara penyusunan surat pertanggungjawaban (SPJ) dan selanjutnya melakukan pendampingan kepada perangkat desa yang berwenang dalam penyusunan SPJ tersebut.

Program ini dipilih sebagai salah satu program monodisiplin karena perangkat desa yang membutuhkan bantuan dalam pembuatan surat pertanggung jawaba (SPJ) yang baik dan benar. Kendala yang sering dihadapi oleh perangkat desa di berbagai desa yaitu sulitnya mencairkan dana desa karena pembuatan surat pertanggung jawaban (SPJ) belun terselesaikan. Molornya pembuatan surat pertanggungjawaban (SPJ) dana desa salah satunya disebabkan oleh faktor sumber daya manusia (SDM) yang kurang memahami administrasi keuangan desa. Apalagi, saat ini banyak perangkat desa yang sudah berusia senja dan ini merupakan permasalahan klasik yang sering terjadi. Oleh sebab itu, program ini dipilih dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN TIM II Undip agar permasalahan yang terjadi terkait dengan pembutan surat pertanggungjawaban (SPJ) dapat teratasi.

Dengan adanya program ini diharapkan tidak ada keterlambatan dalam penyusunan surat pertanggungjawaban (SPJ) agar dana desa yang sudah dialokasikan ke beberapa program dapat dicairkan tepat pada waktunya. Dan harapannya perangkat desa yang berwenang dalam pembuatan SPJ dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

FOTO MONO SPJ

Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan bagi UMKM

Gerdu – Selasa, 1 Agustus 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pemberian materi tentang Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan bagi UMKMdi Desa Gerdu. Kegiatan ini memiliki tujuan memberikan pengetahuan berupa jenis-jenis laporan keuangan, serta manfaat yang didapatkan dengan adanya laporan keuangan bagi pengusaha UMKM .Melalui kegiatan ini diharapkan pengusaha UMKM dapat mendapatkan gambaran akan keuntungan yang didapat secara tepat. Kegiatan ini dimulai pada pukul 11.00 sampai 13.00 WIB dengan mendatangi rumah pengusaha UMKM yang kemudian pada tanggal 5 agutus dikumpulkan semua pada pukul 19.30-21.30dan dilaksanakan di Balai Desa Gerdu.

Jumlah peserta yang ikut kegiatan pemberian materi tentangEdukasi dan Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan bagi UMKMyaitu sejumlah 16 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan memaparkan materi yang telah dibuat dalam bentuk power point. Materi yang diberikan yaitu tentang jenis-jenis laporan keuangan, kegunaan serta manfaat laporan keuangan bagi kegiatan usaha. Dimana diberikan latihan soal yang akan membuat pengusaha UMKM lebih memahami bagaimana cara membuat laporan keuangan. Akhir kegiatan dilakukan sesi tanya jawab dari para pengusaha UMKM.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pengusaha UMKM dapat menerapkan laporan keuangan bagi kegiatan usaha nya, yang dapat berguna bagi perhitungan aset usaha pada masa mendatang serta dapat membantu mengajukan permodalan dengan instansi terkaitUMKM UMKM (2)

Optimalisasi Potensi Remaja Desa Gerdu sebagai Wirausaha Muda

Gerdu – Sabtu, 5 Agustus 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan pemberian materi tentang Optimalisasi Potensi Remaja Desa Gerdu sebagai Wirausaha Muda di Desa Gerdu. Kegiatan ini memiliki tujuan memberikan pengetahuan berupa kegiatan penyuluhan pada Remaja Desa Gerdu tentang wirausaha .Melalui kegiatan ini diharapkan remaja desa Gerdu dapat menerapkan langkah yang benar dan tepat dalam membentuk sebuah wirausaha bagi remaja. Kegiatan ini dimulai pada pukul 19.30 sampai 20.30 WIB dan dilaksanakan di Balai Desa Gerdu.

Jumlah peserta yang ikut kegiatan pemberian materi tentang Optimalisasi Potensi Remaja Desa Gerdu sebagai Wirausaha Mudadi Desa Gerdu yaitu sejumlah 10 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan memaparkan materi yang telah dibuat dalam bentuk power point. Materi yang diberikan yaitu tentang Wirausaha apa saja yang bisa dilakukan oleh remaja desa Gerdu, Cara memulai usaha dengan modal yang terbatas serta Tips dan trik untuk memulai usaha . Akhir kegiatan dilakukan sesi tanya jawab dari para pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Gerdu.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pengurus dan anggota Karang Taruna mengerti bagaimana menjadi seorang wirausaha yang dapat memperhitungkan resiko. Karena dengan menjadi wirausaha, potensi remaja menjadi lebih terlihat serta dapat membuka pekerjaan bagi warga Desa Gerdu yang lain. Diharapkan pula dengan adanya kegiatan ini karang taruna dapat meningkatkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan yang mereka miliki sehingga dapat membantu perekonomian desa.

Wirausaha (2) Wirausaha

Pengenalan Anti Bullying Terhadap Anak-anak di Desa Gerdu

Gerdu –  Bullying  di lingkungan pendidikan, menjadi salah satu topik pemberitaan yang sering dimuat oleh media pada akhir-akhir ini. Kejadian Bullying ini terjadi hampir di semua tingkatan lingkungan pendidikan baik dari tingkat SDbahkan hingga Perguruan Tinggi. Hal ini menjadi mengkhawatirkan dikarenakan lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat anak untuk belajar dan bermain dengan rasa aman dan nyaman tidak dapat tewujud. Anak yang menjadi korban bullying bahkan merasakan sebaliknya, baik berupa pukulan, perkataan, ataupun diajauhi oleh teman sepermainan yang menjadikan anak tidak berada dalam rasa aman dan nyaman.

Menanggapi bullying tersebut, pada Sabtu, 29 Juli 2017, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNDIP Tim 2 Tahun 2017 bertempat di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan mengadakanpenyuluhan terhadap hal terebut. Penyuluhan ini mengangkat tema “Penyuluhan Sikap Menghargai Sebagai Tangkisan Terhadap Bullying di dalam Lingkungan Masyarakat” yang ditujukan kepada anak-anak di Desa Gerdu yang berusia PAUD, SD, dan hingga SMP.

Kegiatan Anti-Bullying ini dimulai dengan pemaparan materi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dengan mengenalkan bullying dan contohnya dalam keseharian. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan akibat yang dapat ditimbulkan dari bullying yang dapat berakhir bunuh diri. Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan pengenalan sanksi yang dapat diterapkan baik dari sekolah ataupun oleh pihak kepolisian dan dampaknya terhadap pendidikan anak.

Poto Report 1

Peningkatan Wawasan Pentingnya Keberadaan Tower/ Bak Air sebagai Tempat Cadangan Air Bersih bagi Warga Desa Gerdu

Gerdu – Senin, 7Agustus 2017, mahasiswa KKN TIM II Undip mengadakan kegiatan penyampaianprogram mengenaiPeningkatan Wawasan Pentingnya Keberadaan Tower/ Bak Air sebagai Tempat Cadangan Air Bersih bagi Warga Desa Gerdu. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan wawasan kepada perangkat desa mengenai pentingnya memiliki cadangan air bersih untuk kebutuhan masyarakat desa. Cadangan air yang ditampung dalam bentuk tower / menara air dapat digunakan pada saat musim kemarau, saat sumber air dari pengeboran sedang macet, dsb. Penyampaian program ini dilaksanakan di balai desa pada pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh 3 orang perangkat desa. Program ini dilakukan dengan cara penyampaian materi menggunakan Power Point dan dipaparkan kepada perangkat desa. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan perbandingan keunggulan tiap masing-masing desain tower / menara air. Dari penyampaian program ini respon dari perangkat cukup baik. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri. Namun dari antusiasme perangkat tersebut ada kendala dimana pembangunan tower / menara air dapat dilakukan pada waktu yang akan datang, karena desa sedang berfokus pada pembangunan jalan desa. Sehingga dana desa tidak mencukupi untuk dialokasikan ke pembangunan tower / menara air.

Dengan adanya program ini diharapkan kepada perangkat desa Gerdu supaya lebih mempertimbangkan untuk mengadakan atau memiliki cadangan air bersih untuk keperluan desa. Kemudian juga mendorong untuk pengadaan pembangunan tower / menara air, sehingga dapat dimanfaatkan pada saat-saat yang diperlukan. Perangkat desa cukup mengapresiasi dengan adanya penyampaian program ini. Karena dapat mengedukasi dan menambah wawasan bagi perangkat desa.

Tower Air (ARSYAH)