Home » Lokasi KKN » Kab. Jepara (Page 2)

Category Archives: Kab. Jepara

Agenda Kegiatan

June 2018
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kegiatan yang akan datang

There are no events.

Pengenalan Cara Alternatif Berhitung Jarimatika

Jumat, 19 Januari 2018, Tim KKN I Universitas Diponegoro Desa Bawu mengenalkan metode alternatif berhitung menggunakan jari di SDN 3 Bawu dan SDN 2 Bawu. Metode tersebut dikenalkan  pada siswa kelas 2 yang telah memperoleh mata pelajaran matematika dengan penjumlahan, pengurangan dan perkalian. Kegiatan ini bertujuan agar siswa mengenal metode alternatif jarimatika dan dapat mengaplikasikannya di dalam mata pelajaran matematika.

Kegiatan ini berlangsung selama 1,5 jam, dimulai dari jam 08.00. Tim KKN I Desa Bawu mendampingi para siswa kelas 2 selama kegiatan. Siswa-siswa sangat antusias untuk menerima pengenalan metode tersebut dan semangat dalam mengerjakan soal yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa mengetahui bagaimana metode alternatif untuk berhitung selain yang diajarkan oleh guru dan  mereka tidak bosan dalam belajar terutama mata pelajaran matematika.

1
2

Pembuatan Lilin dan Sabun Cuci Piring Ekonomis oleh Tim I KKN Desa Somosari

Pada hari Kamis, 25 Januari, tim Tim I KKN Desa Somosari telah menjalankan tiga program monodisiplin. Terdapat tiga mahasiswa yang telah menjalankan program monodisiplin tersebut, diantaranya yaitu Listia Kusumaningsih, Atika Nadya Sukmawati, dan Algi Figal Ramadhan. Atika Nadya Sukmawati menjalankan program kerjanya yaitu tentang pembuatan lilin dari bahan minyak dan air, kemudian Algi Figal Ramadhan menjalankan program kerjanya yaitu tentang pembuatan sabun cuci piring, serta Listia Kusumaningsih menjalankan program kerjanya yaitu tentang memperkenalkan bagaimana cara pemasaran produk secara online. Ketiga program monodisiplin tersebut ditujukan oleh ibu-ibu PKK Desa Somosari. Ketiga program monodisiplin tersebut dimulai pukul 14.00 WIB bertempat di rumah ibu RT 04.

Atika.jpg
Algi.jpg
listia.jpg
aaaa

Peningkatan Kualitas Pendidikan Berbasis Teknologi di Desa Somosari

Pada hari Sabtu, 20 Februari 2017, Tim I KKN Desa Somosari melakasanakan program dan pendampingan program monodisiplin di MTs Asy-Syafi’iyyah. Mahasiswa yang melaksanakan program monodisiplinnya adalah saudari Listia dan Atika. Listia didampingi Bapak Fadholi melaksanakan pelatihan komputer untuk persiapan siswa kelas 9 yang akan melaksankan UNBK. Atika melakukan tes buta warna untuk membantu siswa-siwi kelas 9 yang akan melanjutkan ke jenjang SMK ataupun MA terutama jurusan teknik.


Pada hari berikutnya, Tim I KKN Desa Somosari melanjutkan program monodisplinnya masih pada lokasi yang sama.  Algi memaparkan bahaya radiasi yang ditimbulkan Handphone karena banyak siswa-siswi memiliki Handphone, Fierda memaparkan materi tentang buku elektronik dan aplikasi yang digunakan untuk mengaksesnya, sedangkan Reza memaparkan pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran karena siswa-siswi di MTs tersebut .




Arang Kayu sebagai Penjernihan Minyak Jelantah

Jepara (25/1)– Minyak yang telah digunakan lebih dari dua sampai tiga kali penggorengan atau yang biasa dikenal dengan istilah minyak jelantah, dikategorikan sebagai limbah karena dapat merusak lingkungan dan menimbulkan sejumlah penyakit, seperti penyakit stroke, jantung koroner, hipertensi, dan kanker. Meskipun demikian, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tak sedikit pula ibu-ibu rumah tangga yang masih menggunakan ulang minyak jelantah dengan alasan menghemat pengeluaran belanja.

Senin, 22 Januari 2018 sekitar pukul 14.00 WIB, bertempat di balai desa Platar, Mahasiswa Tim I KKN Undip berkesempatan untuk mengisi acara pada perkumpulan kelompok PKK dan memberi penyuluhan serta pencerdasan terkait bahaya minyak jelantah. Selain itu, Tim KKN I Undip juga melakukan demo tentang cara penjernihan minyak jelantah dengan mengaplikasikan teori kapilaritas dan absorbsi dari arang kayu. Acara tersebut disambut baik oleh ibu-ibu kelompok PKK yang mayoritas terdiri dari ibu rumah tangga dan minoritasnya merupakan pemilik home industry yang bergerak di bidang makanan.

Image and video hosting by TinyPic

Acara ini diawali dengan memberikan sosialisasi tentang pengertian umum minyak jelantah dan beberapa contoh penyakit yang diakibatkan oleh pengonsumsian minyak jelantah secara terus menerus. Setelah sesi presentasi, Tim KKN I Undip kemudian mengarahkan ibu-ibu kelompok PKK untuk ikut melakukan beberapa tahapan penjernihan minyak jelantah menggunakan arang kayu, seperti proses penggerusan arang kayu hingga menjadi serbuk, pencampuran dan pendiaman minyak jelantah dengan arang kayu, dan tahapan terakhir yaitu proses penyaringan endapan arang dalam minyak jelantah.

Image and video hosting by TinyPic
.

Editor : Solikhin

Bersih Sungai Tegalsambi bersama Mahasiswa TIM I KKN Undip

Jepara- Jumat ( 26/1) Banjir sering terjadi di musim hujan yang disebabkan sampah yang menumpuk di sungai serta debit air yang bertambah sehingga air meluap ke jalanan serta ke dalam rumah warga sehingga perlu dilakukan penanganan dalam membersihkan sungai.

Kegiatan bersih-bersih sungai diadakan oleh pemerintah desa Tegalsambi dan mengikut sertakan mahasiswa KKN untuk membantu dalam kegiatan tersebut. Kegiatan bersih-bersih sungai dipimpin oleh Kepala Desa Tegalsambi.

 

Kegiatan ini dilakukan karena banyak sekali sampah yang menumpuk di sungai sehingga menyebabkan aliran sungai menjadi tidak lancar ditambah pula sedang terjadi musim penghujan sehingga bisa menyebabkan banjir. Bersih-bersih sungai dilakukan dengan mengambil sampah-sampah yang menyangkut di bawah jembatan serta dasar sungai untuk dipindahkan ke daerah yang lebih tinggi sehingga jika sudah kering akan dibakar.

Editor : Solikhin

 

TIM I KKN Undip Bersih Pantai dan Tanam Mangrove Bersama Wakil Bupati

Puluhan mahasiswa Tim 1 KKN Undip Kecamatan Tahunan bersama Wakil Bupati, Camat, Danramil,  Kapolsek, dan Petinggi Teluk Awur melakukan gerakan bersih pantai di kawasan Pantai Teluk Awur dan Penanaman Mangrove di kawasan MSTP Undip.

Acara dilaksanakan pada pukul 7.30 tanggal 2 Februari 2018. Kegiatan bersih pantai ini diawali dengan foto bersama para peserta dengan Wakil Bupati, Sekcam, Dandim,  Kapolsek, dan Petinggi Teluk Awur. Kemudian langsung dilanjutkan dengan kegiatan bersih pantai. Kegiatan ini juga menggunakan alat berat untuk pengangkut sampah dan damtruk untuk mengangkut sampah dari pantai ke TPA.

Pada pukul 10.00 para petinggi berpindah ke daerah MSTP Undip untuk melakukan penanaman mangrove. Penanaman mangrove dilakukan dengan metode buis bambu. Metode ini digunakan agar mangrove bisa bertahan dari arus dan ombak air laut. Acara penanaman mangrove diakhiri foto para petinggi dengan para mahasiswa.

Setelah kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin peduli akan kebersihan pantai Teluk Awur dan perawatan tanaman mangrove yang ada di pesisir pantai Teluk Awur.

Editor : Solikhin

Lansia Tak Diabaikan Di Desa Senenan

Gambar 1

Jepara, 20/01/18 – Jum’at, 18 Januari 2018 Pemerintah Desa Senanan melaksanakan program Posyandu Lansia yang bertempatan di Gedung BKD yang berdekatan dengan Balai Desa Senenan. Program ini merupakan program yang rutin dilaksanakan stiap sebulan sekali dengan tujuan mensosialisasikan hidup sehat kepada para lajut usia seperti makanan yang patut dihindari dan yang patut untuk dikonsumsi, memberikan pelayanan cek darah, tekanan darah dan lain sebagainya.
Gambar 1
Dalam pelaksanaannya merupakan arahan dari puskemas Kecamatan Tahunan dengan mengirimkan bidan-bidan untuk terjun langsung kelapangan sesuai pembagian posko yang telah ada. Posko tersebut biasanya ditempatkan tiap-tiap desa yang ada di Kecamatan Tahunan. Dengan terget program adalah masyarakat yang memiliki usia lanjut.

Pelaksanaannya berlangsung dengan sosialiasi hidup sehat oleh Bidan Rina kemudian pengukuran tekanan darah dari para peserta usia lanjut, dan pengecekan gulah darah. Biasanya ada senam namun untuk saat ini senam belum bisa diadakan karena terkendala dengan cuaca yang hujan sehingga waktu tidak memungkinkan. TIM I KKN UNDIP 2018 Desa Senenan-Tahunan melaporkan.

Editor : Solikhin

Diagnosa Buta Warna Lewat Matlab

Jepara (28/1)– Orang-orang dengan buta warna mengalami kesulitan dalam membedakan warna-warna tertentu, biasanya warna merah dan hijau. Buta warna bukan merupakan masalah besar yang memalukan. Hanya saja ada beberapa profesi yang membutuhkan adanya tes buta warna, seperti dokter, pilot, polisi, dan profesi-profesi lainnya. Tes buta warna umumnya dilakukan pada saat siswa akan memasuki perguruan tinggi atau sederajatnya, sehingga sedikit terlambat jika terdapat siswa yang bercita-cita menjadi dokter misalnya, dan tidak lolos kualifikasi hanya karena kendala terindikasi buta warna. Oleh sebab itu, perlu diadakannya tes buta warna sejak dini untuk mengetahui apakah anak tersebut terindikasi buta warna atau tidak dan seberapa kuat anak tersebut terindikasi buta warna, sehingga minat dan bakat anak dapat lebih diarahkan.

Image and video hosting by TinyPic

Rabu, 24-25 Januari 2018, Tim I KKN Undip yang sedang dalam proses pengabdian di desa Platar, Tahunan, Jepara, mengadakan program kerja berupa tes buta warna otomatis untuk siswa kelas 4, 5, 6 di SDN 1 dan SDN 2 Platar. Tes buta warna untuk siswa tingkatan SD ini merupakan pertama kalinya di desa Platar, sehingga kegiatan ini disambut antusias oleh baik siswanya sendiri, dewan guru, maupun oleh perangkat desa.

Pada hari pertama tes dilakukan di SDN 1 Platar dan pada hari kedua di SDN 2 Platar. Tes buta warna ini menggunakan aplikasi Matlab berbasis windows yang telah dicoding sebelumnya, sehingga hasil tes buta warna akan secara otomatis dapat diketahui setelah selesai menjawab keseluruhan soal yang berjumlah 38 butir yang terdiri dari tipe angka dan garis. Dari total siswa di SDN 1 dan SDN 2 Platar yang berjumlah 89 siswa, 3 di antaranya terindikasi buta warna tingkat lemah. Rekapitulasi hasil tes buta warna ini kemudian diberikan kepada kepala sekolah terkait untuk ditindak-lanjuti sesuai kebijakan sekolah masing-masing.

Image and video hosting by TinyPic

TIM I KKN UNDIP Desa Platar-Tahunan

Editor : Solikhin

Eco-Friendly Industry: Dari Limbah Bisa Jadi Uang

Jepara (03/2)– Briket merupakan sebuah blok bahan yang dapat dibakar dan digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai atau mempertahankan nyala api. Briket pada umumnya terbuat dari tempurung kelapa, batu bara, ataupun gambut. Dewasa ini penggunaan briket lebih dinimati daripada arang kayu. Hal ini disebabkan briket lebih praktis dalam segi ukuran serta tidak meyebabkan tangan menjadi kotor ketika memegangnya.

Senin, 29 Januari 2018 Tim I KKN Undip melakukan pencerdasan dan pemberian pengetahuan kepada Kelompok PKK tentang pengolahan limbah serbuk kayu produksi meubel menjadi briket dalam mendukung Eco-friendly Industry. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya limbah serbuk kayu di Desa Platar, Tahunan, Jepara, yang belum dimanfaatkan ataupun diolah secara baik oleh warga setempat. Oleh karena itu, perlu adanya pihak pengolah limbah untuk menjadikannya sesuatu yang bernilai dan tentunya tetap mempertimbangkan lingkungan sekitar, tutur salah satu anggota Tim I KKN Undip desa Platar, Teguh Wijayanto.

Image and video hosting by TinyPic

Serangkaian kegiatan yang berlangsung di balai Desa Platar ini, meliputi pemberian materi seputar briket dan cara pembuatan serta pemasarannya. Selain itu, Tim I KKN Undip juga melakukan demo/praktik pembuatan briket. Pembuatan briket yang dimaksud tersebut menggunakan bahan setengah jadi, seperti serbuk kayu yang telah dibakar sebelumnya hingga menjadi abu, dan pembuatan adonan tepung kanji sebagai perekat. Peserta juga ditunjukkan hasil briket yang sudah jadi dan briket yang dibakar. Pada kegiatan ini, kelompok PKK juga diberi pembelajaran tentang perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan), cara pemasaran, cara pengemasan (packaging), bahkan telah dibuatkan label untuk briket yang akan dipasarkan. Peserta pada kegiatan ini terlihat antusias dan memiliki keingin-tahuan yang tinggi terkait cara pembuatan serta pemasarannya.

Image and video hosting by TinyPic

Oleh TIM I KKN UNDIP Desa Platar-Tahunan

Editor : Solikhin

Pembuatan Lubang Biopori di SD Teluk Awur

Pada musim penghujan seperti sekarang ini, genagan air akan terbentuk genangan air di beberapa titik pada lapangan SD Teluk Awur. Hal tersebut cukup mengganggu terlaksananya beberapa kegiatan seperti upacara bendera, senam pagi dan lain sebagainya. Melihat kondisi tersebut mahasiswa Tim 1 KKN Undip memiliki program untuk pembuatan lubang biopori di SD Teluk Awur.

Lubang biopori adalah lubang silinder yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan meningkatkan daya serap air pada tanah.Keberadaan satu lubang biopori berdiameter 10 sentimeter dapat membantu penyerapan air tanah sama efektifnya dengan penyerapan di sebuah lahan kosong seluas kurang lebih 3 meter persegi.

 

 

Pada hari Sabtu 26 Januari 2018 mahasiswa Tim KKN 1 Undip desa teluk awur memberikan pengerahan mengenai kegunaan lubang biopori dan cara membuatnya dengan sasarannya adalah siswa kelas 4 SD Desa Teluk Awur.. Pengarahan ini di mulai pada jam 10.00 pagi. Acara ini di mulai dengan pemberian pengarahan kepada siswa kelas 4 dan dilanjutkan dengan pembuatan lubang biopori di 2 titik pada lapangan SD Teluk Awur.

Para siswa-siswi kelas 4 SD Teluk Awur pun sangat antusias dalam memperhatikan pengarahan dari mahasiswa dan saat pembuatan lubang biopori. Kami berharap setelah pembuatan lubang biopori ini, titik-titik genangan air akan berkurang dan kegiatan-kegiatan di lapangan tidak akan terganggu lagi karena genangan air.

TIM I KKN UNDIP Desa Teluk Awur-Tahunan

 

Editor : Solikhin