Home » KKN Tematik-PPM (Page 2)

Category Archives: KKN Tematik-PPM

Reportase Montongkulon Program Mono Rame-Rame

Kendal, Rabu (16/8)-Pelaksanaan Kegiatan Program Mono Disiplin dari mahasiswa KKN Tematik-PPM UNDIP “Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Padi melalui Teknologi SRI-Bioslurry Plus di Desa Montongsari Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah” telah menarik antusiasme warga masyarakat mulai dari anak-anak SD hingga Perangkat Desa. Program Mono Disiplin di dusun Montongkulon yang diterapkan pada anak-anak SD meliputi edukasi anti korupsi sejak dini pada anak, pengenalan sejarah, pengenalan zat adiktif pada pangan, pengenalan dunia hewan laut, dan praktek pembuatan pupuk.

Materi disampaikan melalui berbagai macam cara, mulai dari games yang melatih daya motorik anak, presentasi, hingga pemutaran video serta bernyanyi dan tarian. Anak-anak juga diajarkan terkait praktek pembuatan pupuk secara langsung dengan memanfaatkan limbah dedaunan.

Tak hanya anak-anak SD saja tetapi juga ibu-ibu Rumah Tangga yang mendapatkan edukasi melalui demonstrasi secara langsung terkait pemanfaatan limbah minyak jelantah untuk bahan pembuatan sabun dan uji kualitas air.

Selanjutnya adalah Program Mono Disiplin yang ditujukan untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah seperti para peternak bebek dan ayam, serta Perangkat Desa Montongsari. Diantaranya adalah Sosialisasi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan Edukasi Sistemasi Perkoperasian sebagai Wadah Partisipasi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PUMKM).

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Montongsari terutama yang berdomisili di Dusun Montongkulon mampu bergerak lebih maju dan menjadi pelopor bagi swasembada pangan, kebersihan dan kesehatan.

“Pendidikan bukanlah proses alienasi seseorang dari lingkungannya, atau dari potensi alamiah dan bakat bawaannya, melainkan proses pemberdayaan potensi dasar yang alamiah bawaan untuk menjadi benar-benar aktual secara positif bagi dirinya dan sesamanya.”

-Butet Manurung, Antropolog dan Pendiri “Sokola Rimba”.

Bersama SDN 08 Karangasem Utara, Batang Menjadi Warga Pesisir yang Bersih dan Sehat dan Tanggap Bencana Pesisir

IMG_2111

Batang, Selasa (8/8)- Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting dilakukan sejak dini. TIM KKN-PPM TEMATIK II Batang menyosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengklasifikasikan sampah – sampah organik dan nonorganik. Penting juga untuk berperilaku sehat dengan membiasakan cuci tangan dengan menggunakan sabun sesuai dengan langkah – langkah mencuci tangan.

IMG_2033

IMG_2078

IMG_2014

IMG_2092

Selain menanamkan perilaku hidup dan sehat, TIM KKN-PPM TEMATIK II Batang juga memberikan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana daerah pesisir untuk siswa – siswi SDN 08 Karangasem Utara. Bencana – bencana yang mungkin terjadi di daerah pesisir disesuaikan dengan kerentanan bencana di Pesisir Karangasem Utara yaitu bencana erosi.

Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi dan simulasi ini dapat menjadikan siswa – siswi SDN 08 Karangasem Utara warga pesisir yang berperilaku sehat dan bersih serta tanggap bencana di lingkungan pesisirnya.

Edukasi Pemuda Maritim: TIM KKN PPM II Batang Memberikan Wawasan Mengenai Alat Tangkap Ramah Lingkungan dan Sosialisasi SAR (Search and Rescue) Laut di SMK SUPM Nusantara Batang

IMG_1972

Batang, Senin (7/8)- SMK SUPM Nusantara Batang adalah SMK dengan berbagai jurusan perikanan menengah. Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, TIM KKN PPM II Batang memberikan edukasi pemuda maritim untuk menambah antusiasme siswa.

IMG_1911

IMG_1941

IMG_1961

Acara dibuka dengan diberikan materi pertama yaitu potensi bahari yang dimiliki Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan, lalu terakhir diisi dengan materi SAR laut. Acara ditutup dengan diberikannya cinderamata dari TIM KKN PPM II Batang untuk pihak sekolah.

Harapannya setelah dilaksanakannya acara ini, siswa – siswa SMK SUPM Nusantara Batang bertambah antusiasme dan wawasannya sebagai pemuda maritim.

PELATIHAN PEMBIBITAN DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM

Jamur Tiram merupakan salah satu jamur yang memiliki banyak sekali kegunaan bila mengetahui bagaimana-bagaimana saja penggunaannya, baik dari limbah bibit jamur, atau yang sering kita kenal dengan baglog jamur, hingga jamur tiram itu sendiri. Meskipun demikian, banyak juga yang belum mengerti bagaimana cara pembuatan baglog, serta bagaimana jamur tiram itu dapat diolah, oleh Karena itu Tim KKN PPM Tematik UNDIP melakukan pelatihan pembuatan baglog dan pembuatan olahan jamur tiram masing-masing pada Minggu, 13 Agustus 2017, dan pada Sabtu serta Minggu, 12 dan 13 Agustus 2017.

Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan realisasi aksi dari pemberian teori-teori yang telah dilaksanakan pada sosialisasi terhadap warga Desa Jagalan Kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten yang sebelumnya telah dilakukan pada Rabu, 9 Agustus 2017, dimana telah disampaikan materi-materi seperti media-media baglog, penataan kumbung yang baik, pembuatan olahan jamur tiram, hingga pengemasan dll.

Pelatihan pada Sabtu dan Minggu, tanggal 12 dan 13 Agustus 2017 meliputi demo memasak olahan jamur tiram, yaitu ada nugget jamur, sosis jamur, hingga kripik jamur. Dimana pelatihan ini kebanyakan diikuti oleh ibu-ibu yang tertarik pada pengolahan jamur tiram itu sendiri. Pelatihan pada hari Sabtu diadakan di balai desa, desa Jagalan, dan di RW 6 pada hari minggu. Pelatihan-pelatihan tersebut membuka pandangan ibu-ibu yang telah datang, dimana usaha yang melibatkan jamur tidak hanya budidaya dan penjualan jamur tiram saja, tetapi dapat banyak dijadikan olahan-olahan yang nikmat dan memiliki nilai jual yang tinggi pula.

Sedangkan pelatihan pada hari Minggu sore, yaitu pelatihan pembuatan baglog, diadakan di rumah Bp. Sugiarto di RW 6 desa Jagalan. Pada pelatihan ini, Tim KKN UNDIP dibantu oleh Bp. Seno dari desa Jagalan yang kebetulan sudah pernah membuat baglog, sehingga informasi dari pembuatan baglog dari Tim KKN UNDIP dan Bp. Seno dapat tersalurkan ke warga dengan baik dan selengkap-lengkapnya. Dari pelatihan tersebut, diharapkan warga-warga yang berminat untuk budidaya jamur tetapi memiliki masalah dalam masalah pembibitan atau bingung dalam pencarian baglog, dapat mengatasi masalah tersebut, dan budidaya jamur di desa Jagalan semakin meningkat, dan menjadikan desa Jagalan dikenal akan jamur tiramnya.

IMG_0329

IMG_0336

IMG_0347

Manajemen dan Pemanfaatan Teknologi dalam Budidaya Jamur Tiram

Peningkatan mutu dalam penanganan budidaya jamur memerlukan beberapa elemen pendukung agar dapat sesuai harapan. Beberapa diantaranya antara lain kelembapan, kemudian pengolahan hasil jamur serta sarana pendukung untuk mengembangkan mutu manajemen budidaya jamur.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Tim KKN PPM Tematik UNDIP untuk melakukan sosialisasi pada warga Desa Jagalan Kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten pada Sabtu, 12 Agustus 2017. Sosialisasi dimulai dengan memberikan penjelasan awal tentang kelembapan dan pengaruh jangka pendek serta panjang bagi perkembangan jamur.

Keterlibatan teknologi untuk menunjang peningkatan mutu jamur turut dilibatkan dengan mensosialisasikan alat otomatis, yaitu AutoLighter dan ALPEMLIBLE. Autolighter merupakan alat untuk menyalakan lampu secara otomatis serta ALPEMLIBLE merupakan akronim dari Alat Pelembap Reliable yang berfungsi untuk mengawasi kondisi kelembaban kumbung jamur sehingga memudahkan petani untuk mengendalikan pertumbuhan jamur.

Peningkatan mutu juga dilakukan dari segi administrasi yaitu pengenalan HAKI (re: Hak dan Kekayaan Intelektual) untuk memberikan sebuah merk khusus bagi hasil olahan warga Desa Jagalan disertai dengan metode pemasaran yang mampu memberikan jalur terbaik untuk penyaluran hasil olahan maupun jamur tiram utuh dalam kemasan. Sosialisasi dihadiri oleh warga Desa Jagalan dan jajaran perangkat desa.

IMG_0044

IMG_0059

IMG_0112

Pesisir Bersih dan Sehat: TIM KKN PPM II Batang Melakukan Diskusi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan Pencegahan Demam Berdarah Bersama Dengan TIM PKK Karangasem Utara

IMG_2334

Batang, Rabu (9/8)- Berbeda dari pertemuan rutin tiap bulannya, kali ini TIM PKK Kelurahan Karangasem Utara bersama dengan TIM KKN PPM II Batang melakukan diskusi interaktif mengenai PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan Pencegahan Demam Berdarah.

IMG_2331

IMG_2311

IMG_2328

Diskusi membahas mengenai beberapa indikator PHBS diantaranya: (1) Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, (2) Bayi diberikan ASI Eksklusif, (3) Menimbang bayi dan balita, (4) Cuci tangan menggunakan sabun, (5) Menggunakan air bersih, (6) Ketersediaan jamban sehat, (7) Memberantas jentik nyamuk, (8) Mengonsumsi buah dan sayur, (9) Melakukan aktivitas fisik sehari – hari, dan (10) Tidak merokok di dalam rumah.

Dari diskusi tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Karangasem Utara sudah memenuhi beberapa indikator PHBS, namun untuk kebiasaan gemar cuci tangan menggunakan sabun masih sangat rendah.

Selain PHBS, juga berlangsung diskusi mengenai pencegahan wabah penyakit demam berdarah. Hasil diskusi tersebut adalah TIM PKK Kelurahan Karangasem Utara sudah paham mengenai bahaya penyakit demam berdarah dan cara pencegahannya. Diharapkan setelah diadakanya diskusi interaktif hari ini dapat menambah wawasan serta kesadaran masyarakat Karangasem Utara yang dimulai dari TIM PKK untuk hidup bersih dan sehat.

PROGRAM GERAKAN NASIONAL INDONESIA BERSIH DI PANTAI SIGANDU, TIM KKN PPM TEMATIK UNDIP 2017 KARANGASEM UTARA TURUT BERPARTISIPASI

IMG_1400

Batang- Pantai Sigandu merupakan salah satu destinasi wisata pantai favorit yang ada di daerah Batang, tepatnya di desa Klidang Lor. Jumat, 4 Agustus 2017 Bupati Batang bekerjasama dengan Kodim 0736 melaksanakan program Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB).

IMG_1336

IMG_1302

IMG_1313

Acara GNIB berlangsung pada pukul 08.00 – selesai, diawali dengan apel pembukaan oleh Bupati Batang kemudian penyerahan karung plastik kepada peserta dan aksi bersih pantai serta ditutup dengan sarapan bersama. Tak hanya bekerjasama dengan Kodim 076, namun turut hadir dalam kegiatan ratusan undangan yang melibatkan Polres Batang, Polsek Batang, Satpolairud Polres Batang, perangkat desa Klidang lor, Dinas instansi terkait (BLH,PMI,OPD Kab.Batang), perwakilan pelajar dan mahasiswa serta komunitas LSM Lingkungan.

IMG_1318

Bupati Batang, Wihaji menyatakan harapannya kegiatan ini tidak hanya formal saja, namun diharapkan selalu ada elemen masyarakat kita yang peduli terhadap lingkungan untuk masa depan lingkungan di Kabupaten Batang.

KKN tematik Demak menanam bibit mangrove dengan metode buis bambu di kawasan pesisir pantai morodemak

foto mangrove2Tiga puluh orang  mahasiswa yang tergabung dalam KKN-PPM UNDIP dengan tema pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan potensi wilayah berwawasan lingkungan dikawasan pesisir pantai Morodemak yang dibimbing oleh Berlian Arswendo A,ST.MT , melakukan aksi  nyata dalam pemberdayaan masyarakat pesisir khususnya di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Salah satu aksi nyatanya adalah penanaman mangrove dengan metode buis bambu .Penanaman dengan buis bambu mempunyai tujuan untuk melindungi bibit mangrove dari gelombang pasang air laut serta untuk meminimilisir terjadinya kerusakan pada bibit . Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa didampingi oleh tokoh masyarakat setempat.

‘’Kami memilih menanam bibit mangrove dengan tujuan mengurangi dampak rob yang terjadi di desa Purworejo ini dengan metode buis bambu. Harapanya penanaman bibit mangrove dapat mengurangi ketinggian banjir rob di desa Purworejo dan dapat mengurangi terjadinya abrasi’’ kata Berlian Arswendo A , ST.MT selaku ketua dosen pembimbing lapangan

Ketinggian air saat terjadi rob sudah cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Tidak kurang dari 40 cm setiap harinya jalan utama desa  Purworejo terendam banjir rob.

Ketua kelompok mangrove desa Purworejo sangat berterimakasih terhadap mahasiswa Undip yang telah membantu meringankkan beban dalam penanggulangan abrasi.

Kegiatan penanaman diawali dengan diskusi dengan tokoh masyarakat setempat mengenai jumlah bibit dan lokasi penanaman bibit ,kemuadian disepakati untuk ditanam di Tambak Polo mulai pukul 15.00  hingga pukul 17.00. ‘’Kegiatan ini merupakan sarana untuk menyalurkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penanaman mangrove,’’kata pak maftuhin selaku tokoh desa.

 

foto mangrove

Seminar Parenting untuk Guru PAUD Karangnongko

20170801_122435

20170801_131312
Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Tematik Universitas Diponegoro mengadakan seminar parenting dengan tajuk “Pengasuhan Positif, Sebagai Pondasi Karakter Anak Usia Dini” pada Selasa (1/8) di Kelompok Belajar (KB) Tunas Merapi, Logede, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Seminar parenting ini digelar dengan konsep diskusi interaktif bersama Ketua Himpunan Pendidikan Usia Dini (HIMPAUDI) Jawa Tengah, Dedy Andrianto, S.Sos.

Acara ini dihadiri oleh guru-guru kelompok belajar, pendidikan usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak di sekitar Kecamatan Karangnongko. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pengelolaan lembaga pendidikan usia dini se Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

Dedy menegaskan, “Dalam mengasuh anak orangtua dan guru pendidikan usia dini harus menciptakan visi dan misi bersama agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi perkembangan anak.”

Tidak hanya pemaparan dari Dedy Andrianto, seminar ini juga diisi oleh mahasiswa peserta KKN PPM Tematik Undip dengan materi anti kekerasan pada anak, literasi gadget, dan pengenalan aplikasi kontrol gadget anak Kakatu. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tim KKN PPM Tematik daerah Klaten, Wahju Krisna berharap dengan adanya acara ini menambah wawasan baru bagi para guru di Kecamatan Karangnongko.

 

Pada seminar ini juga mendatangkan perpustakaan keliling dari Dompet Sejuta Harapan (DSH) Klaten. Perpustakaan keliling yang turut meramaikan jalannya seminar ini memfasilitasi siswa-siswa KB Tunas Merapi dengan berbagai macam buku bacaan. Diharapkan dengan adanya perpustakaan keliling ini dapat membantu anak-anak dalam meningkatkan minat baca.

Peningkatan Potensi Dukuh Druwak, Desa Logede dengan Industri Rumahan “TALAK” (Talas Druwak)

DSCF5272

Klaten- Industri Rumahan atau Home Industry adalah rumah usaha produk atau juga perusahaan. Sekarang ini, banyak sekali produk-produk yang dihasilkan dari industri rumahan, produk yang dihasilkan dapat berupa kerajinan, makanan, minuman atau barang-barang lainnya.

Dukuh Druwak, Desa Logede, Kecamatan Karangnongko memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya talas. Namun, masyarakat Druwak belum begitu mengoptimalkan potensi tersebut, selama ini talas biasanya hanya dijual mentah ke pasar atau sebatas untuk konsumsi rumah tangga.

Melihat peluang tersebut TIM KKN PPM TEMATIK MERAPI UNDIP 2017 berinsiatif untuk mengadakan pelatihan untuk membuat inovasi olahan dari talas yaitu berupa kripik talas dengan berbagai rasa yang diberi nama “TALAK” (Talas Druwak). Pelatihan pembuatan keripik Talak (Talas Druwak) ini ditujukan kepada ibu-ibu warga Dukuh Druwak, tujuannya adalah untuk memberdayakan dengan mengubah talas menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih.

Pelatihan diadakan pada hari Kamis, 20 Juli 2017, selama proses pelatihan ibu-ibu diberikan pengetahuan mengenai manfaat dan potensi talas. Selanjutnya mereka diajarkan untuk membuat keripik talas (Talak) aneka rasa secara langsung. Dalam pelatihan ini mereka dibekali pula dengan perencanaan biaya  inventori, serta pembuatan label produk, dengan begitu mereka tidak hanya terampil dalam membuat olahan keripik Talak namun juga bisa mengembangkannya menjadi suatu usaha.

Antusiasme ibu-ibu pada kegiatan pelatihan ini sangat tinggi, hal ini dapat terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang ikut serta pada pelatihan. Seusai pelatihan, banyak ibu-ibu yang mengutarakan niatnya untuk ikut merintis usaha “Talak”. Niat tersebut pun perlahan telah mulai direalisasikan oleh beberapa ibu-ibu dukuh Druwak secara bersama-sama.

Saat ini produk “Talak” telah mulai diproduksi dan dipasarkan mulai dari warung-warung sekitar sampai ke kecamatan lain. Warga berharap dengan produk “Talak” ini dapat membantu perekonomian keluarga serta memperkenalkan dukuh Druwak kepada masyarakat luas.