Home » 2019 » February » 11

Daily Archives: 11th February 2019

Matematika tidak mematikan!!!

IMG-20190203-WA0008

Pendowo – Masa-masa sekolah adalah masa yang paling indah, akan tetapi dalam masa yang indah itu pastilah banyak terdapat banyak bumbu-bumbu cerita entah itu berapa drama, guru yang tak henti-hentinya mendidik kita, hingga pelajaran kesayangan yakni matematika.

Walaupun merupakan salah satu pelajaran pokok disetiap jenjang Pendidikan mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi, sudah menjadi rahasia umum bahwa matematika merupakan momok berbahaya yang sangat ingin dihindari oleh setiap siswa. Selain banyaknya rumus yang harus dipahami, matematika juga dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit karena pelajaran ini menuntut kejelian dan kemampuan hitung siswa. Ditambah rendahnya kesadaran siswa untuk mempelajari maupun mengulang materi-materi yang diajarkan dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu  mereka dengan bermain games, tentu saja tembok bernama matematika berdiri semakin tegak dan menjulang lebih tinggi.

Terlebih untuk siswa SD yang utamanya memang berada dimasa-masa bermain, belajar merupakan salah satu kegiatan yang paling sedikit diminati. Untuk itu, dibutuhkan suatu metode belajar yang dapat menarik minat mereka, yang pada kesempatan kali ini salah satu anggota tim KKN UNDIP desa Pendowo memilih untuk mengembangkan sebuah game yang bertemakan bangun datar dan bangun ruang serta perhitungannya untuk siswa SD di Desa Pendowo.

Game yang diusungkan berupa game monopoli yang mana nama-nama negara yang umumnya merupakan objek yang dibeli oleh para pemain diganti dengan nama-nama bangun datar dan bangun ruang serta rumus luas, keliling, dan volumenya. Secara umum game ini menggunakan peraturan yang sama dengan monopoli pada umumnya, hanya saja pada Monopoli Matematika ini kartu kesempatan dan dana umum diganti dengan kartu peluang dan harapan yang berisikan soal-soal seputar bangun datar dan bangun ruang. Saat pemain berjalan ke petak peluang maupun harapan, pemain harus menjawab pertanyaan yang tertera pada kartu yang diambil dan jawaban tersebut dibandingkan dengan kunci jawaban yang telah disediakan dan dipegang oleh petugas bank, jika pemain menjawab pertanyaan dengan benar maka pemain akan menerima hadiah dari bank, begitu pula sebaliknya, jika pemain menjawab pertanyaan dengan masalah pemain akan menerima hukuman berupa denda. Game ini dapat dimainkan sampai dengan empat anak, jadi game ini dapat dimain oleh satu kelompok beranggotakan lima anak, dan dengan adanya kelompok tersebut, diharapakan para siswa dapat menjaga antusiasme mereka selama permainan dan tidak lupa juga komunikasi dengan teman sebayanya.

Semua hal yang besar dimulai dari sesuatu yang kecil, dan dengan dibuatnya game ini, diharapkan siswa-siswa di desa Pendowo dapat belajar sembari bermain dan menumbuhkan bibit-bibit gemar belajar yang dapat terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan mereka. Tidak akan tumbuh suatu bangsa tanpa generasi penggerak yang baik, salah satu ciri generasi yang baik adalah mereka yang cerdas dan berpendidkan, dan salah satu langkah untuk menumbuhkan ciri tersebut adalah dengan menanamkan bibit gemar belajar sedini mungkin.

Kegiatan Anti Anti-Sosial Untuk Indonesia Yang Lebih Baik

Pesta SiagaBodeh – Pembinaan akal dan akhlak merupakan program utama dari semua instansi Pendidikan. Pembinaan akal yang baik akan menghasilkan masayarakat yang cerdas, sedangkan pembinaan akhlak yang baik akan menghasilkan masayarakat yang bermartabat. Salah satu program pembinaan akhlak yang dapat dilakukan di sekolah adalah dengan pramuka. Selain melatih kedisiplinan, pramuka juga mengajarkan tentang gotong royong, keberanian, kejujuran, dan saling membantu.

Kegiatan pramuka dibagi dalam beberapa jenjang yakni siaga, penggalang, penegak, dan pandega. Siaga adalah sebutan untuk anggota pramukan usia 7 sampai 10 tahun, utamanya adalah anak SD. Pada hari minggu 3 Februari kemarin, ratusan anak SD di kecamatan bodeh mengikuti kegiatan pesta siaga yang bertempat di SMPN 1 Bodeh. Tim KKN undip di desa Pendowo diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut sekedar untuk mendampingi anak-anak SD N 1 Pendowo dan SD N 3 Pendowo yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pada kegiatan yang dilangsungkan mulai dari pagi hingga sore hari tersebut, ratusan peserta dengan antusias mengukuti berbagai jenis permainan yang telah disiapkan. Setiap permainan memiliki makna tersendiri dibalik dicantumnya permainan tersebut dalam rangkaian pestia siaga yang digelar. Seperti panahan yang bertujuan untuk melatih konsentrasi, lumbung kemanusiaan untuk melatih rasa saling membantu, gerak jalan untuk melatih kekompakan dan kedisiplinan, pentas seni untuk melatih kesadaran terhadap seni dan budaya, dan lain sebagainya.

Seiring perkembangan zaman yang menitik beratkan pada apathy dan keegoisan diri, kegiatan pembinaan akhlak sejak dini seperti pesta siaga tersebut sangatlah penting untuk mengembangkan jiwa sosial anak dan meminimalisisir kemungkinan mereka terjebak dalam jaring-jaring anti sosial akibat modernisasi. Dengan ditanamkannya bibit budi pekerti luhur sejak dini, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang baik dan membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Inovasi Tanam Jahe dengan Media Polybag

Pendowo- KKN UNDIP TIM I Th. 2018-2019 terjun langsung ke masyarakat untuk mengamati salah satu program unggulan Desa Pendowo yaitu penanaman jahe dengan media polybag.

Sebelum adanya inovasi penggunaan media polybag, jahe ditanam pada tanah biasa, namun pada saat itu masyarakat Desa Pendowo tidak memperkirakan adanya perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau sehingga menyebabkan tanaman jahe kering lalu mati sehingga terjadi gagal panen.

Tahun ini masyarakat mencoba cara baru untuk meminimalisir kemungkinan gagal panen dengan mengubah media panen dan menyiapkan cara penyiraman apabila musim kemarau tiba. Penyiraman dilakukan mengandalkan cuaca, apabila hujan maka tanaman tidak perlu disiram tetapi jika tidak turun hujan lebih dari 4 hari maka dilakukan penyiraman secara manual. Penanaman jahe pada polybag dilakukan pada lahan kosong milik warga yang bersedia. Di dalam polybag terdapat campuran tanah merah, pupuk dan sekam padi.

Saat ini tanaman jahe yang ditanam oleh warga baru berusia 2 sampai 3 minggu. Waktu yang dibutuhkan jahe untuk dapat dipanen adalah sekitar 10 bulan. Jahe yang sudah dipanen langsung dijual ke pengepul tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Padahal jahe dapat diolah menjadi produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi seperti permen jahe, bubuk jahe, olahan kue, dan sebagainya. Oleh karena itu perlu diadakan sosialisasi dan pelatihan agar warga mengolah jahe yang mereka panen menjadi produk yang bernilai ekonomi lebih tinggi.20190109_071120

HUT KABUPATEN PEMALANG KE-444

20190123_221321

Pendowo – Hari jadi Kabupaten Pemalang yang ke-444 jatuh pada Hari Kamis, 24 Januari 2019. Setiap daerah di Kabupaten Pemalang merayakan hari tersebut, termasuk Desa Pendowo tanpa terkecuali sekolah yang ada di Desa Pendowo juga ikut merayakan dengan membaca Alquran juz 30.

Desa Pendowo pun tidak ingin ketinggalan untuk ikut merayakan hari jadi Kabupaten Pemalang yang ke-444. Bapak Durahman, Kepala Desa Pendowo, mengundang seluruh warga yang muslim ke Balai Desa untuk melakukan doa bersama pada Rabu malam. Sudah menjadi tradisi untuk melakukan hal tersebut diikuti dengan makan bersama.

Warga yang hadir membacakan ayat suci Alquran bersama-sama, kemudian Kepala Desa menyampaikan harapannya untuk Pemalang yang lebih baik. Acara tersebut berlangsung selama 2 jam dari pukul 8 hingga pukul 10. Acara ini merupakan suatu wadah bagi warga Desa Pendowo untuk mengenal satu sama lain dan menjalin silaturahmi guna mempererat hubungan antar warga. Kerukunan merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan bertetangga, karena manusia hidup pasti membutuhkan orang lain.

Warga yang hadir terlihat antusias dalam mengikuti acara, terlebih pada akhir acara warga bersama perangkat desa makan bersama sebagai simbolis acara tersebut. Dengan adanya doa bersama ini diharapkan Pemalang dapat menjadi Kabupaten yang maju dengan pemerintahan yang bersih dan lebih baik kedepannya.ulang tahun pemalang

Lansia Sehat dan Sedekah Sampah

20190209_084303

Senam Lansia dan Sodakoh Sampah

Pendowo – Olah raga merupakan hal yang baik untuk kesehatan baik untuk mereka yang masih muda maupun mereka yang sudah tua, akan tetapi hal ini jarang dilakukan oleh sebagian besar orang. Olah raga dapat dilakukan dalam berbagai jenis seperi jogging, angkat berat, maupun hal sederhana seperti senam irama.

Di desa pendowo, senam untuk lansia digelar rutin setiap sabtu pagi. Senam bagi lansia ditujukan agar lansia di desa pendowo tetap dapat hidup sehat meski diusia senja dan juga menjaga suasana hati mereka. Senam secara rutin dapat membantu para lansia menjaga kinerja jantung untuk memompa oksigen yang berakibat terjaganya kebugaran fisik mereka, serta meminimalkan resiko terjangkit berbagai macam penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Sabtu 12 Januari 2019, tim KKN UNDIP berkesemapatan untuk berpartisipasi dalam acara senam lansia rutin di Desa Pendowo. Akan tetapi, dikarenakan instruktur senam yang berhalangan hadir, acara pada pagi itu diubah menjadi jalan santai keliling desa. Pada pagi itu partisipan berjalan menyusuri jalanan desa kurang lebih sejauh 3KM. Walaupun jarak tempuh yang cukup jauh, dari puluhan lansia yang berpartisipasi pada pagi itu, tidak ada satupun yang berhenti atau mundur di tengah jalan. Hal tersebut menunjukan bahwa kebugaran fisik lansia Desa Pendowo masih cukup terjaga.

Selain senam rutin, setiap sabtu pagi desa pendowo juga mengadakan kegiatan lain yakni sodakoh sampah. Sesuai dengan namanya, masyarakat mengumpulkan sampah yang telah disimpan masing-masing selama seminggu, utamanya sampah non organik yang masih dapat di daur ulang ke tempat yang sudah ditentukan, dalam hal ini adalah halaman balai desa yang juga menjadi tempat senam rutin. Sampah ini kemudian akan dijual ke pengepul yang bekerja sama dengan pengelola kegiatan tersebut, dah hasilnya dibagi dua, setengah disumbangkan ke mereka yang membutuhkan, dan yang setengahnya lagi disimpan PKK selaku pengelola kegiatan tersebut, yang nantinya akan digunakan untuk membantu anggota PKK saat ada yang mengalami bencana.Jalan Sehat

Pemantauan Perkembangan Anak di Desa Pendowo

Pendowo – Remaja merupakan salah satu faktor penyokong utama perkembangan suatu daerah, tanpa generasi remaja yang baik, pertumbuhan suatu daerah dapat terhenti atau bahkan mengalami kemnuduran. Untuk menjamin anak-anak dapat tumbuh menjadi remaja yang baik, pemantauan pertumbuhan anak adalah salah satu tindakan yang sangat penting. Begitu pula di Desa Pendowo, sebagai sarana untuk memantau dan membantu pertumbuhan anak di sana, diadakan posyandu rutin pada tingkat dusun setiap bulannya yakni pada tanggal 10, 11, dan 12. Posyandu dilaksanakan di posko yang telah ditunjuk oleh desa dan mengundang bidan setempat untuk membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pada setiap pelaksanaan posyandu di desa pendowo, pelaksana melakukan pendataan anak-anak dibawah umur, pengecekan rutin pertumbuhan mereka, serta memberikan makanan bernutrisi dan imunisasi bagi bayi agar terhindar dari penyakit.

Pada tahap pengecekan pertumbuhan rutin, parameter yang diukur adalah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Dengan adanya data pertumbuhan tersebut, dapat memberikan gambaran tentang tumbuh kembang anak sehingga dapat menentukan tindakan yang harus dilakukan apabila pertumbuhan anak terhambat.

Pada pelaksanaan posyandu pada tanggal 10 dimana mahasiswa KKN UNDIP berkesempatan untuk berpartisipasi, kegiatan posyandu di dusun 3 desa pendowo dilaksanakan dengan baik dan antusiasme penduduk juga dapat dilihat dengan jelas dari padatnya posko posyandu. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemantauan dan penjagaan pertumbuhan anak sudah cukup tinggi di Desa Pendowo.

Posyandu

PERTEMUAN IBU PKK DESA BABAKAN

Babakan, Bodeh(20 Januari ) Pertemuan dengan ibu ibu PKK berlangsung di balai desa pada tanggal 17 Januari 2019, pertemuan ini bertujuan untuk pengkoordinasian ibu ibu PKK dengan mahasiswa KKN dan pengaturan kelembagaan ibu ibu PKK yang ada di Desa Babakan. dalam pertemuan ini, mahasiswa KKN Desa Babakan menyampaikan program-program mono-disiplin dan multi-disiplin yang berhubungan dengan ibu ibu PKK yaitu program Apotek Hidup, Optimalisasi penggunaan Alat Komunikasi berupa smartphone, Pelatihan penggunaan Microsoft Office.

IMG_1540

Program-program dari TIM I KKN UNDIP mendapatkan respon positif dan antusiasme yang baik dari ibu ibu PKK serta mereka siap untuk membantu untuk berjalannya program yang sudah di rencanakan.

IMG_1546

Sosialisasi Kelembagaan Desa dan Perkenalan Mahasiswa KKN UNDIP 2019

Babakan, Bodeh(16/01/19) Sebuah kehormatan bisa ikut dalam sosialisasi kelembagaan yang diadakan di Balai Desa, pada tanggal 13 Januari 2019, kegiatan ini yang didasarkan oleh Rapat Sosialisasi Kelembagaan Desa dan dilanjutkan oleh perkenalan anggota Tim 1 KKN Undip 2019 Desa Babakan.

IMG_1475

Acara ini dimulai dengan kata sambutan oleh kepala desa baru, Kustoni BR. S.H., yang didalam kata sambutan tersebut mempunyai banyak hal yang harus dibenahi kembali seperti organisasi PKK, Karang Taruna dan Linmas. dilanjutkan oleh perkenalan Tim 1 KKN Undip Desa Babakan.kegiatan diskusi tidak luput dari acara ini dimana diskusi ini membahas mengenai reshuffle ketua RT dan ketua RW, kritik dan saran yang ditujukan kepada kepala desa yang baru, dilanjutkan dengan tanya jawab dan di tutup oleh doa.

IMG_1474

Penulis : Bobby Pradoto

Hemat Air Dengan Otomatisasi


25 Jan,Mahasiswa KKN Tim I Undip melakukan sosialisasi mengenai alat pengisi tandon air otomatis di masjid baiturohman, Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Alif, seorang mahasiswa teknik elektro UNDIP mengutarakan bahwa alat yang diciptakannya merupakan solusi agar tandon air yang belum otomatis tidak tumpah ketika melakukan pengisian. “Cara kerja alat ini sangat sederhana, ketika level air telah mencapai batas bawah, maka alat akan memerintahkan pompa air untuk menyala, ketika level air telah mencapai batas atas maka alat akan memerintahkan pompa air mati melalui reley”, ujar Alif.

IMG_1902

Penghematan dengan alat otomatis ini dapat dilakukan terlebih lagi pada musim kemarau, sehingga tidak ada air yg terbuang karena tandon terlalu penuh.
Tidak hanya itu, Alif juga berpendapat bahwa alat yang dia buat jauh lebih murah dibanding harga-harga alat sejenis yang ada di pasaran. Biaya yang digunakan untuk membuat alat ini lengkap dan berfungsi tidak lebih dari Rp. 60.000,00. Harapannya adalah warga Desa Babakan dapat memanfaatkan teknologi tepat guna ini di rumah-rumah yg menggunakan tandon air

 

IMG_1908

Mencari Muryolobo

Kegiatan Tim KKN Desa Muryolobo pada minggu pertama diisi dengan kegiatan survey. Survey dilakukan untuk menganalisa masalah yang ada di Desa Muryolobo serta  potensi yang dapat dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan. Sebelum melaksanakan survey, Tim KKN Desa Muryolobo melaksanakan kunjungan ke Balai Desa untuk berkenalan dengan para perangkat desa. Kegiatan di Balai Desa tidak hanya perkenalan dengan perangkat desa namun kami juga menggunakan kesempatan ini untuk mengumpulkan informasi mengenai Desa Muryolobo dan usulan dari para perangkat desa. Salah satu perangkat desa yang sempat kami ajak untuk bertukar pikiran adalah Pak Carik atau Pak Sekertaris Desa.

IMG-1200

Untuk mengumpulkan masalah dan juga potensi yang ada di Desa Muryolobo narasumber kami bukan hanya dari perangkat desa tetapi juga dari para tokoh agama serta tokoh adat. Kami ditemani oleh Pak Guntur yang merupakan salah satu perangkat desa. Kami dan Pak Guntur berkunjung kerumah salah satu tokoh agama di Desa Muryolobo yaitu Pak Mustofa. Pak Mustofa sendiri merupakan pemilik madrasah yang ada di Desa Muryolobo. Tidak hanya ke kediaman Pak Mustofa tapi kami juga melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua Karang Taruna Desa Muryoloba yaitu Mas Agung. Karang Taruna di Desa Muryolobo dapat dikatakan aktif, Mas Agung juga menuturkan bahwa Karang Taruna akan selalu siap untuk membantu dan bertukar pikiran dengan kami. Tak lama setelah dari kediaman Mas Agung, Mas Agung mengajak untuk mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir yang baru selesai dibangun.

IMG-1215

Day-3-190117-0006

Day-3-190117-0030

Day-3-190117-0004

Tempat Pembuangan Akhir atau TPA merupakan salah satu fasilitas desa yang sangat penting agar sampah-sampah dari rumah tangga tidak dibuang sembarangan dan mencemari lingkungan. Kamipun menganalisa TPA tersebut dan memperhatikan jalur yang ada agar dapat memiliki gambaran mengenai bagaimana sistematika pembuangan serta pengelolaannya. Hal tersebut menjadi salah satu fokus kami karena belum adanya sistematika yang jelas tentang bagaimana pembuangan sampah di TPA. Mas Agung dan Pak Guntur juga menuturkan bahwa baiknya ada system yang jelas agar tempat tersebut tidak terbengkalai dan dapat digunakan semaksimal mungkin.

IMG-1206

Setelah mengumpulkan beberapa permasalahan dan potensi yang ada di Desa Muryolobo, pada Senin 14/01/2019 TIM KKN Desa Muryolobo melakukan Rapat Koordinasi bersama para perangkat desa bertempat di Balai Desa. Rapat Koordinasi merupakan rapat bulanan yang dilaksanakan para perangkat desa, karena waktunya bertepatan dengan kedatangan Tim KKN maka kami juga diminta untuk memaparkan program kegiatan. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk menampung masukan, saran, dan juga untuk memberitahukan agar para perangkat desa mengetahui apa yang dapat dibantu serta dipersiapkan terkait program yang akan kami laksanakan.

Malam hari setelah pemaparan di Balai Desa, kami mendapatkan tamu. Tamu kami adalah Pak Yudhi, Pak Yudhi merupakan staff dari Dinas Ketenagakerjaan yang mengatur mengenai para masyarakat Desa Muryolobo yang bekerja di luar negeri sebagai TKI. Beliau menuturkan bahwa Pak Yudhi tidak hanya mengurusi proses dan masyarakat yang sedang bekerja tetapi juga mengurusi para purna TKI. Kedatangan Pak Yudhi ingin memberitahukan bahwa harapannya dapat ada kerjasama dengan kami untuk mengembangkan industry kreatif agar para masyarakat purna TKI tetep produktif.

 

Direview oleh:

Maharani Patria Ratna