Home » 2019 » September

Monthly Archives: September 2019

Penyuluhan Tentang Tanaman Purwaceng Kepada Kelompok Tani Desa Sikunang Oleh Tim II KKN Tematik Undip 2019

Wonosobo, Selasa (20/08/19)

Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo merupakan daerah strategis yang cocok untuk menanam tanaman purwaceng. Tanaman ini dikenal sebagai ginseng jawa dan memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, seperti antianalgesik (pereda nyeri), antibiotic, antipiretik (penurun demam), dan lain-lain. Potensi tanaman purwaceng untuk dikembangkan sangatlah tinggi namun pengetahuan warga yang kurang tentang tata cara budidaya purwaceng membuat populasi tanaman ini menjadi berkurang.

Untuk itu mahasiswa UNDIP yang tergabung dalam Tim II KKN Tematik Undip 2019 melakukan penyuluhan tentang tanaman purwaceng kepada kelompok tani Desa Sikunang. Penyuluhan tersebut meliputi tata cara budidaya purwaceng, pengolahan tanah untuk purwaceng, sampai bagaimana pemasarannya nanti. Hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan dan minat warga untuk kembali menanam tanaman purwaceng mengingat pada awal tahun 2000an masih banyak lahan purwaceng di Desa Sikunang.

Dari sosialisasi tersebut dapat terlihat bahwa warga desa sangat tertarik untuk menanam tanaman purwaceng. Hal itu dapat dilihat dari antusiasme warga pada saat sesi tanya jawab. Selain karena banyaknya manfaat dari tanaman purwaceng, harga jualnya yang tinggi yaitu sektar Rp70.000 per kg membuat minat warga terhadap tanaman purwaceng pun meningkat.

 

Aneka Produk Olahan Purwaceng Hasil Inovasi Mahasiswa KKN Tematik Tim II undip 2019

Wonosobo, Minggu (18/08/19)http://bit.ly/2mzJiMZ

Tanaman purwaceng merupakan tanaman herbal yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan, terutama Karena kandungan gizinya yang banyak dan harga jualnya yang tinggi.  Tanaman ini hanya dapat tumbuh di beberapa tempat saja, salah satunya di Desa Sikunang, Kecamatan kejajar, wonosobo. Purwaceng dikenal karena manfaatnya untuk menambah stamina pria, bahkan hingga mendapat julukan sebagai ‘Viagra Jawa’. Selain itu, tanaman ini memiliki manfaat lain untuk tubuh seperti melancarkan peredaran darah, pereda nyeri dan demam, serta dapat mencegah kanker dan tumor.

Sayangnya olahan tanaman purwaceng yang sudah ada masih terbatas pada olahan serbuk seperti olahan serbuk murni purwaceng, teh purwaceng, dan kopi purwaceng. Olahan-olahan seperti itu hanya mampu menarik kalangan tertentu saja, seperti kalangan dewasa.

Untuk memperluas cakupan konsumen dari produk olahan purwaceng, Tim II KKN Tematik Undip 2019 melakukan diversifikasi produk dengan menciptakan beberapa inovasi olahan tanaman purwaceng. Olahan tersebut berupa Coklat purwaceng, jelly purwaceng, permen purwaceng, dan minyak urut purwaceng. Pembuatan produk-produk ini dibuat di rumah produksi milik Ibu Uswatun, salah satu perintis usaha olahan purwaceng di Desa Sikunang. Produk-produk tersebut kemudian disosialisasikan ke warga dan mendapatkan respon yang positif.2mzJiMZ

KUNJUNGAN TIM II KKN TEMATIK UNDIP KE KANTOR DESA SIKUNANG

Wonosobo, Senin (29/07/19)

Hari pertama tim II KKN Tematik UNDIP 2019 di Desa Sikunang Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo diisi dengan melakukan kunjungan ke Kantor Balai Desa. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Desa Sikunang, Bapak Nur Amin dan dilakukan perkenalan dengan perangkat desa. Dari kunjungan ini diperoleh banyak informasi mengenai kondisi terkini dari Desa Sikunang, baik potensi desa, kegiatan desa, kendala pengembangan desa, dan lain sebagainya.

Menurut Pak Amin selaku kepala desa, mayoritas penduduk Desa Sikunang bekerja sebagai buruh tani dengan komoditas utama tanaman kentang. Untuk masalah terbesar di Desa Sikunang adalah sampah. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran warga tentang sampah dan tidak adanya tempat pembuangan akhir sampah di desa tersebut. Salah satu gerakan mengurangi sampah di desa ini dilakukan dengan pembentukan KPSM (Kelompok Pengelola Sampah Mandiri) yang baru dibentuk sekitar satu bulan lalu, namun kegiatan KPSM masih terbatas pada sampah botol plastik dan belum mampu mengelola sampah jenis lain.

Di Desa Sikunang sudah terdapat PKD (Poliklinik Kesehatan Desa) yang didampingi satu bidan desa. Untuk masalah pendidikan , hanya terdapat bangunan SD di Desa Sikunang dan masih banyak penduduk desa yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Bapak Zainal selaku KAUR (Kepala Urusan) Pembangunan mengatakan bahwa salah satu potensi dari Desa Sikunang adalah tanaman purwaceng. Namun, dalam beberapa tahun terakhir petani mulai enggan menanam tanaman purwaceng karena ketidakjelasan pasar untuk purwaceng. Salah satu usaha untuk meningkatkan minat warga untuk kembali menanam purwaceng yang telah dilakukan adalah pemberian bibit tanaman purwaceng oleh dinas pertanian Kabupaten Wonosobo, namun tidak ada follow up dari kegiatan tersebut.