Home » 2020 » January

Monthly Archives: January 2020

Pelatihan Ibu Dalam Mengenali Potensi Anak Sejak Dini

Setiap anak memiliki potensi di dalam diri mereka, potensi tersebut akan mampu berkembang secara optimal jika dapat diketahui dan kemudian dikembangkan. Menurut Howard Gardner kecerdasan manusia ada 8 jenis, dimana setiap orang memiliki jenis kecerdasan yang lebih berkembang. Perkembangan kecerdasan ini tentunya membutuhkan dukungan dari lingkungan agar mampu berkembang secara optimal. Dukungan dari lingkungan terebut dapat berupa pelatihan dan juga pengajaran. Salah satu tugas dari orangtua adalah membantu agar pengembangan potensi anak dapat berkembang secara optimal. Tugas tersebut dapat dilakukan jika orangtua memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang potensi apa saja yang kemungkinan dimiliki oleh anak-anak mereka.

gambar 1

Di Desa Duren, Kecamatan Sumowono, setelah dilakukan  penggalian data maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman orangtua akan pentingnya pengenalan potensi anak dan cara mengembangkan potensi anak masih sangat minim. Oleh karena itu Tim II KKN Undip melaksanakan program pelatihan ibu untuk mengenali potensi anak sejak dini. Pelatihan ibu dalam mengenali potensi anak didasarakan pada teori Howard Gardner, yaitu kecerdasan majemuk.

Program dilakukan pada saat posyandu, diamana para ibu berkumpul setelah melakukan tahapan posyandu. Para Ibu diberi modul sebagai pegangan mereka, dimana dalam modul tersebut dapat dijadikan pedoman para ibu dalam mengobservasi tumbuh kembang anak-anak mereka, sehingga orangtua dapat memperkirakan kemungkinan potensi dari anak-anak mereka. Diharapkan dengan meningkatnya pemahaman orangtua akan potensi anak, maka peningkatan karir di Desa Duren dikemudian hari akan semakin baik.

Kemeriahan Desa Bumen Menyambut Hari Gizi Nasional

Bumen (26/01) Gizi merupakan komponen penting untuk membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Tanpa asupan gizi yang cukup kualitas manusia Indonesia akan sulit mempersiapkan diri menuju masa depan. Hal ini menjadi semangat dari enam mahasiswa Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Desa Bumen, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang bersama sama dengan ibu – ibu kader Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga dalam memperingati Hari Gizi Nasional sebagai momentum menumbuhkan kesadaran warga untuk memperhatikan asupan gizi seluruh anggota keluarga.

senam

Rangkaian kegiatan perayaan Hari Gizi Nasional dilaksanakan di Balai Desa Bumen dimulai sejak pukul 8 pagi dengan senam pagi bagi ibu dan anak.

jalan sehat

Selanjutnya dilaksanakan longmarch kampanye Desa Bumen bebas sampah plastik yang dipimpin oleh Risma Apriliana (Fakultas Kesehatan Masyarakat) guna menyebarluaskan bahaya limbah plastik dari rumah tangga terhadap kesehatan masyarakat & lingkunganmewarnai

Di waktu yang bersamaan, anak – anak usia TK & Sekolah Dasar melaksanakan lomba mewarnai buah dan sayur di Aula Balai Desa Bumen.cerdas cermat

Puncak acara diisi dengan Lomba Cerdas Cermat mengenai PHBS (Perilaku Hidup Bersih & Sehat) serta Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang diikuti oleh Ibu – Ibu Kader Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga dari 6 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Desa Bumen.muja upi mono

Disela – sela Lomba Cerdas Cermat, dilaksanakan Program Kerja Monodisiplin oleh Muja Umniyatul (Fakultas Hukum) mengenai Undang – Undang Pengelolaan Sampah, Luthfi Ghaziyan (FT – Teknik Lingkungan) mengenai Sosialisasi Sampah & Pengolahannya, Dina Lutfiana (SV – Teknologi Rekayasa Kimia Industri) mengenai pembuatan masker berbahan kopi sebagai salah satu komoditi utama Desa Bumen, dan Risma Apriliana (FKM – Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku) mengenai Pencegahan Stunting pada anak.

risma mono

Di penghujung acara, tak lupa diadakan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi pemenang Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai TK – SD, dan bagi Ibu – Ibu Kader Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan Peringatan Hari Gizi Nasional ini.

Puding Sutera Rambutan, Makanan Pencegah Stunting ala Sukobubuk

KKN UNDIP TIM I bersama Ibu-ibu PKK Desa Sukobubuk
KKN UNDIP TIM I bersama Ibu-ibu PKK Desa Sukobubuk

PATI (25/1) Stunting memang merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian utama di Kota Pati. Utamanya di Kecamatan Margorejo, sebagian desa memiliki angka penderita stunting yang tinggi. Desa Sukobubuk bahkan menjadi desa dengan penderita stunting paling tinggi sekecamatan Margorejo pada bulan Desember 2019. Menindaklanjuti masalah ini, KKN UNDIP TIM I Desa Sukobubuk membuat kreasi makanan pencegah stunting yang juga memanfaatkan potensi dari Desa Sukobubuk. Kreasi tersebut adalah puding sutera rambutan. Makanan ini diperkaya dengan gizi yang cukup untuk mencegah terjadinya stunting pada anak, namun juga dengan rasa yang lezat sehingga anak-anak akan senang mengonsumsinya.

Resep kreasi tersebut kemudian disampaikan kepada ibu-ibu PKK Desa Sukobubuk pada Sabtu, 25 Januari 2020. Bertempat di Balai Desa Sukobubuk, acara yang juga diisi dengan demonstrasi memasak puding tersebut berjalan dengan meriah. Para ibu-ibu PKK antusias mengikuti acara dan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai resep puding sutera. Dalam acara ini juga disampaikan rencana kegiatan Posyandu Desa Sukobubuk selama tahun 2020 oleh Ibu Bidan. Kegiatan-kegiatan Posyandu tersebut harapannya diikuti aktif oleh ibu dan bayi atau balita di Desa Sukobubuk, agar masyarakat Desa Sukobubuk dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Demonstrasi masak oleh KKN UNDIP TIM I Desa Sukobubuk
Demonstrasi masak oleh KKN UNDIP TIM I Desa Sukobubuk

Acara ini pun ditutup dengan foto bersama TIM KKN UNDIP dan Ibu-ibu PKK Desa Sukobubuk. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesigapan Ibu-ibu di Desa Sukobubuk dalam mencegah dan membebaskan anak-anak dari stunting.

Editor : Abdi Sukmono

Mahasiswa KKN Undip Kemas Fasilitas Desa dalam Peta Administrasi

Pendampingan Pembuatan Peta Administrasi
Pendampingan Pembuatan Peta Administrasi oleh mahasiswa KKN Undip

Pemalang (24/01) Peta merupakan gambaran permukaan bumi yang diproyeksikan kedalam bidang datar dengan skala tertentu. Peta administrasi merupakan data teknis yang diperlukan dalam suatu wilayah untuk mengetahui letak dan batas. Peta administrasi juga menginformasikan tentang keberadaan fasilitas – fasilitas desa dari suatu wilayah. Tujuan adanya peta administrasi untuk media informasi untuk rencana pembangunan dimasa mendatang, mengetahui batas dari suatu wilayah dan mengetahui sarana dan prasarana yang telah tersedia.

Awalnya, di kantor Desa Parunggalih sudah terdapat Peta Administrasi. Namun, belum ada pembaharuan terkait dengan batas – batas Desa Parunggalih dan fasilitas desa. Proses pembuatan peta terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan, pengumpulan data, pembuatan peta hingga melakukan workshop kepada perangkat – perangkat desa. Pada tahap pengumpulan data dilakukan survei ke lapangan untuk mencari fasilitas – fasilitas desa yang ada di Desa Parunggalih yang nantinya akan digambarkan kedalam Peta Administrasi. Fasilitas desa tersebut seperti tempat ibadah, kantor kelurahan, fasilitas pendidikan dan lain – lain.

Pendampingan Pembuatan Peta Administrasi merupakan salah satu program monodisiplin dari TIM I KKN UNDIP 2020 Desa Parunggalih. Sasaran dalam pelaksanaan program ini adalah para perangkat desa. Pembuatan peta ini dengan menggunakan aplikasi software QGIS diharapkan dapat membantu perangkat desa untuk melakukan updating peta dimasa yang akan mendatang.

Editor : Nissa Kusariana., S.KM., Dr. Ir. Eny Fuskhah., M.Si, M.Si, Dr Sunarno., S.Si., M.Si,

KKN UNDIP Ajarkan Penyikatan Gigi yang Baik dan Benar

20200123_081036

Sukobubuk-Pati (23/1). Kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut memang perlu diajarkan sejak dini. Masalah kesehatan pada gigi dan mulut seperti halnya gigi berlubang dan plak gigi juga lebih kerap dialami oleh anak-anak. Begitupun pada anak-anak di Desa Sukobubuk, Kecamatan Margorejo, dimana sebagian besar anak mengalami caries akibat kurang teratur dalam sikat gigi serta cara penyikatan gigi yang kurang tepat. Untuk menanggulangi masalah ini, KKN UNDIP TIM I melakukan sosialisasi cara menyikat gigi yang baik dan benar di beberapa sekolah di Desa Sukobubuk.

20200123_082110

Sosialisasi mengenai cara penyikatan gigi ini sebelumnya telah dilaksanakan di MTs Miftahul Huda Sukobubuk, dan pada hari Kamis (23/01/2020) kembali dilakukan di MI Miftahul Huda Sukobubuk. Acara dimulai dengan presentasi mengenai pentingnya menyikat gigi minimal tiga kali sehari dan informasi mengenai penyakit apa saja yang bisa timbul akibat malasnya sikat gigi. Setelah itu, para siswa kembali ke kelas masing-masing, dan secara bergantian dari kelas 1 hingga kelas 6 melakukan praktek menyikat gigi bersama-sama. Para siswa mengikuti acara ini dengan antusias dan tertib. Acara ini turut didukung para guru dan petugas MI Miftahul Huda yang membantu mengkoordinasi barisan para siswa.

Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menyikat gigi. Acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi para siswa tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar sehingga mengurangi resiko terkena masalah kesehatan gigi dan mulut.

Editor : Abdi Sukmono

Memperkenalkan Bahasa Inggris dengan “Describing Appearance”

20200130_151428

Sukobubuk-Pati (14/1). Di era globalisasi ini, bahasa Inggris menjadi kemampuan dasar yang penting untuk dimiliki. Namun, sebagian anak-anak dan remaja di Desa Sukobubuk masih belum mempunyai minat untuk mempelajari cara berbicara bahasa Inggris yang baik dan benar. Para anak-anak dan remaja Desa Sukobubuk juga belum mengetahui step-step dalam melakukan percakapan bahasa Inggris sederhana. Oleh karena itu, pada hari Selasa (14/01/2020), KKN UNDIP TIM I Desa Sukobubuk menyambangi MTs Miftahul Huda Sukobubuk untuk mengadakan pelatihan “Describing appearance” guna membekali para siswa MTs untuk berlatih basic speaking english.

Dalam acara yang diikuti oleh seluruh siswa ini, dijelaskan materi mengenai cara mendeskripsikan penampilan menggunakan bahasa Inggris. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan kalimat simple dan juga kosa kata adjective. Setelah materi, beberapa siswa juga diminta maju ke depan untuk mempraktekkan cara “describing appearance” yang telah disampaikan. Para siswa mengikuti acara ini dengan antusias. “Acara ini membuat saya lebih percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris”, ucap Rizal salah satu siswa MTs yang mengikuti acara ini.

IMG-20200130-WA0008

Dimulai dari mempelajari cara “describing appearance”, diharapkan akan meningkatkan minat para siswa untuk mempelajari percakapan-percakapan bahasa Inggris lainnya. Dengan semakin banyak percakapan dan kosakata yang dipelajari oleh para siswa, maka akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Dengan begitu, para siswa tidak akan kesulitan untuk berkomunikasi dalam lingkup global maupun menggunakan alat teknologi yang perintahnya disediakan dalam bahasa Inggris.

Editor : Abdi Sukmono

KKN UNDIP AJAK MERANCANG RUMAH SEHAT DAN HEMAT ENERGI BERSAMA WARGA DATAR

Pemalang (24/01). Meskipun mayoritas warga Desa Datar bermata pencaharian di bidang pertanian dan perternakan, tidak sedikit dari mereka yang berprofesi sebagai pekerja bangunan. Terlebih letak geografis Kabupaten Pemalang yang dekat dengan Ibu Kota Indonesia, yaitu Jakarta, cukup membuat profesi pekerja bangunan menjadi pilihan.

Dalam menjalani profesi sebagai pekerja bangunan, pekerjaan yang paling sering dikerjakan ialah membangun bangunan jenis rumah pribadi. Dan mereka mengerjakan dari apa yang sudah digambarkan oleh pemilik rumah, ataupun mereka mengambil desain dari internet. “Biasanya kami ngerjakan apa yang sudah digambar dari pemilik sih mas, atau ya ngambil foto dari internet dan majalah” ungkap Bapak Sodikin sebagai salah satu pemborong rumah di Desa Datar.

Berangkat dari kondisi serta keterangan tersebut, Mahasiswa TIM KKN 1 2020 Universitas Diponegoro mengajak warga Desa Datar, terutama yang berprofesi sebagai pekerja bangunan untuk meningkatkan nilai dari bangunan yang mereka bangun, dengan pelatihan perancangan rumah sehat dan hemat energi. Pelatihan dilakukan pada Jumat 24 Januari 2020, di Balai Desa Datar, dan dilaksanakan dengan antusias oleh warga yang datang, meskipun hujan sempat turun sebelumnya.

Pelatihan diisi dengan penjelasan tentang syarat bangunan sehat, dan bangunan hemat energi menurut standar yang ada di Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing mengenai apa saja yang dapat dilakukan untuk mewujudkan rumah yang sehat dan hemat energi.

Dengan pelatihan ini, diharapkan warga Desa Datar, terutama yang berprofesi sebagai pekerja bangunan dapat memberikan nilai lebih pada bangunan rumah yang dibangun. Terlebih mampu merancang sendiri rumah sederhana bagi warga warga, terutama warga Desa Datar.

Editor : Nissa Kusariana., S.KM., Dr. Ir. Eny Fuskhah., M.Si, M.Si, Dr Sunarno., S.Si., M.Si,

Ubah Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci, Mahasiswa KKN wujudkan Desa Cibuyur Peduli Lingkungan

WhatsApp Image 2020-01-21 at 11.21.26 (1)

Pemalang (21/1). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro Desa Cibuyur melakukan edukasi disertai pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan limbah minyak jelantah di Desa Cibuyur. Limbah minyak jelantah nantinya akan dibuat menjadi sabun cuci peralatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Januari 2020 pukul 10.00 bertempat di Balai Desa Cibuyur. Dalam kegiatan ini terdapat 2 sesi, sesi pertama yaitu mengenai bahaya limbah jelantah serta cara membuat sabun cuci dari minyak jelantah. Kemudian dilanjutkan di sesi kedua dengan praktik pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Cibuyur.

Mengingat banyaknya ibu rumah tangga yang masih kebingungan dalam mengolah limbah dapur terutama minyak jelantah, maka mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro melakukan pencerdasan kepada warga. Berangkat dari permasalahan tersebut, ibu-ibu PKK menyambut dengan antusias pelatihan pembuatan sabun cuci. Antusiasme warga sangat terlihat pada saat pelatihan dengan banyaknya pertanyaan seputar pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun cuci.

Harapannya, dengan diadakannya pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah ini dapat mengurangi produksi limbah dapur serta terciptanya lingkungan Desa Cibuyur yang lebih baik. Selain itu, setelah pelatihan ini diharapkan ibu rumah tangga di Desa Cibuyur dapat memanfaatkan metode ini sebagai salah satu sumber pendapatan mereka sehingga dapat meningkatkan perekonomian Desa Cibuyur.

Editor : Nissa Kusariana., S.KM., Dr. Ir. Eny Fuskhah., M.Si, M.Si, Dr Sunarno., S.Si., M.Si,

Diajarkan Pengolahan Limbah Rumah Tangga oleh Mahasiswa KKN Undip, Warga Desa Pakembaran Antusias

Pemalang (17/01). Limbah merupakan bahan sisa buangan atau sisa-sisa material yang dihasilkan dari proses produksi atau aktivitas sehari-hari yang dinilai sudah tidak memiliki nilai guna kembali. Limbah ini dapat berasal dari kegiatan industri dan rumah tangga. Dalam lingkup kehidupan masyarakat tentunya dalam melakukan aktivitas sehari-hari akan tersebut dikarenakan limbah mengandung banyak sekali bahan-bahan kimia yang berbahaya dan jika tidak dibuang menghasilkan suatu limbah yang disebut dengan limbah rumah tangga. Berbicara mengenai persoalan limbah tentunya limbah yang dihasilkan tersebut harus dilakukan pengolahan yang baik dan benar. Hal dan dilakukan pengolahan dengan benar maka akan berdampak terhadap lingkungan sekitar dan kesehatan manusia. Berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan dari limbah tersebut antara lain yaitu diare, tifus, gangguan pernafasan dan lain sebagainya.

Melihat dari pentingnya pengelolaan limbah di masyarakat, maka Tim I KKN UNDIP Semarang  Kecamatan Warungpring Desa Pakembaran melakukan sosialisasi di masyarakat Desa Pakembaran melalui pengajian ibu-ibu kelompok Jamiyahan. Sosialisasi ini dilakukan di Dusun Grendi, Desa Pakembaran pada hari Jumat, 17 Januari 2020. Materi sosialisasi yang disampaikan yaitu mengenai pemahaman masyarakat tentang limbah, cara pengelolaan limbah yang benar, dan dampak yang ditimbulkan. Keberjalanan sosialisasi pun berjalan lancar dengan antusias masyarakat yang meningkat.

Editor : Nissa Kusariana., S.KM., M.Si, Dr Sunarno., S.Si., M.Si, Dr. Ir. Eny Fuskhah., M.Si

Tim KKN Undip ajarkan Nilai Cinta Tanah Air Kepada Anak-anak Melalui Pengenalan Ekstrakulikuler

IMG_0623

Pemalang (17/01) SDN Karangdawa merupakan satu – satunya tempat pendidikan formal yang ada di Desa Karangdawa, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Pengembangan bakat dan minat yang ada di SDN Karangdawa belum berjalan dengan maksimal, hal ini dibuktikan dengan pasifnya kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah tersebut. Sehingga TIM 1 KKN UNDIP Desa Karangdawa berinisiatif untuk membuka kelas ekstrakulikuler untuk mengembangkan bakat dan minat para murid di SDN Karangdawa. Kelas ekstakulikuler ini pertama kali dimulai pada hari Jumat, 17 Januari 2020 dan akan dilaksanakan seminggu sekali setiap hari Jumat pukul 14.00 WIB – 16.00 WIB di SDN Karangdawa.

Kelas ekstrakulikuler yang dibuka yaitu kelas sepak bola, kelas tari saman, kelas paduan suara dan kelas menghias majalah dinding. Kelas ekstrakulikuler ini dibuka untuk seluruh kelas di SDN Karangdawa. Pelaksanaan kelas ekstrakulikuler yang pertama ini sangat disambut baik oleh kepala sekolah, jajaran guru dan seluruh murid di SDN Karangdawa. Antusias yang sangat tinggi juga ditunjukkan oleh para murid di SDN Karangdawa. Diharapkan setelah kegiatan ini, para murid di SDN Karangdawa dapat menggali, mengasah serta menggembangkan minat dan bakat mereka masing – masing.

Editor : Dr Sunarno., S.Si., Nissa Kusariana., S.KM., M.Si, M.Si, Dr. Ir. Eny Fuskhah., M.Si