Home » 2020 » February » 05

Daily Archives: 5th February 2020

WOW…KKN UNDIP MEMBUAT TAMAN INSPIRASI DI DESA SIDOMUKTI KECAMATAN JAKEN

taman inspirasi desa Sidomukti

PATI (04/02/2020) Mahasiswa KKN UNDIP TIM I yang mengabdi di desa Sidomukti kecamatan Jaken memiliki ide yang sangat bermanfaat dan inovatif yaitu membuat taman inspirasi desa. Hal ini bertujuan untuk membuat masyarakat di desa sidomukti memiliki tempat untuk bercerita, berkumpul dan membaca buku yang ada di perpustakaan balaidesa Sidomukti. Taman tersebut bisa dikunjungi masyarakat desa Sidomukti baik anak-anak, muda maupun dewasa. Selain itu, taman ini akan menambah warna bagi desa Sidomukti karena taman ini terletak di tempat yang sangat strategis yaitu pertigaan masuk desa Sidomukti. Semua orang yang lewat ke desa tersebut akan bisa melihat taman tersebut. Tak hanya ide inovatif membuat taman inspirasi, mahasiswa KKN juga memanfaatkan bahan bekas dalam pembuatanya seperti limbah botol bekas, yang dibersihkan kemudian dipercantik dengan cara di cat warna warni dan disusun untuk mendapatkan sebuah keindahan dari sebuah barang bekas. Selain itu, di taman inspirasi ini juga terdapat enam bangku atau tempat duduk yang dapat di duduki oleh warga yang ingin menikmati taman tersebut. Bangku-bangku ini menggunakan bahan kayu bekas kotak buah yang di cat dan dikemas semenarik mungkin. Bangku-bangku yang dibuat juga dihiasi dengan tulisan-tulisan yang unik dan memotivasi orang yang melihat untuk gemar membaca buku untuk meningkatkan wawasan. Taman inspirasi desa Sidomukti ini diresmikan hari ini oleh Kepala Desa Sidomukti yaitu Bapak Rujito. “Dengan membaca Bismillahirahmanirahim, taman inspirasi desa Sidomukti ini resmi dibuka untuk umum dan semoga dapat bermanfaat untuk desa ini. Aamiin” ungkap kepala desa Sidomukti saat meresmikan taman inspirasi desa pagi tadi pukul 11.00 WIB.

Acara peresmian taman inspirasi di desa SIdomukti sangat meriah dikarenakan ada pengumuman lomba baca puisi dan dongeng yang diikuti oleh anak-anak SD Sidomukti kelas 3, 4 dan 5. Tak hanya itu acara ini semakin heboh karena para mahasiswa, perangkat desa dan anak-anak yang datang di balaidesa Sidomukti bernyanyi dan berjoged bersama untuk memeriahkan acara ini. Selesai acara, mahasiswa KKN berfoto-foto di taman inspirasi bersama para perangkat desa dan adik-adik yang telah mengikuti lomba baca puisi dan mendongeng pada hari minggu tanggal 2 Februari 2020 lalu yang diadakan di posko KKN desa Sidomukti.

Editor
Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum.

Kegiatan PMT Bergizi Menuju Balita Sehat

PATI (20/01/2020) Bertempat dibalai desa Mantingan, pada tanggal 20 Januari 2020 KKN Tim 1 Undip desa Mantingan menyediakan sosialisasi terkait menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi pada balita. Sosialisasi ini dihadiri oleh 30 kader posyandu balita yang terdiri dari 6 posyandu di Desa Mantingan. Program ini mencoba untuk mengenalkan menu PMT bergizi yang mudah dan dapat dibuat pada kader untuk mencukupi kebutuhan gizi balita.

Menu PMT yang dikenalkan terdiri dari menu pokok yang bisa dibuat dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan mengandung nutrisi yang mencukupi, tersedia nasi tim kacang merah, nasi tim kangkung tomat, abon ayam suwir bubur sumsum kacang ijo, dan lain-lain. Menu PMT yang di sosialisasikan oleh Tim KKN Undip merupakan menu PMT yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI yang memiliki nilai gizi tinggi. Menurut penuturan beberapa kader, mereka menambah kesulitan dalam menentukan menu Pemberian Makanan Tambahan untuk balita saat Posyandu.

Berbagai masalah kader untuk memberikan PMT bergizi pada balita, dari segi prasarana untuk membuat menu PMT, dan juga minimnya informasi terkait menu PMT bergizi. Menurut penuturan kader menu PMT selama ini diperoleh dengan membeli makanan jadi di pasar, yang jauh dari standar gizi yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI. Pengisian sosialisai ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader balita untuk menyediakan menu PMT bergizi yang sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI.

Editor
Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum.

MENJADI SEHAT DAN BUGAR DENGAN SENAM LANSIA BERSAMA

PATI (13/01/2020)  Saat ini banyak terjadi masalah kesehatan yang dapat menyerang semua kalangan masyarakat tak terkecuali pada masyarakat lanjut usia. Minimnya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di posyandu lansia dapat menyebabkan menurunnya kesehtaan pada kaum lansia di desa ini, sehingga dirasakan perlu adanya pemeriksaan lain atau latihan untuk menunjang kesehatan lansia secara sederhana.

KKN TIM 1 UNDIP 2020 Desa Sumberan, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati melatih para lansia untuk meningkatkan keuatan otot mereka sehingga lansia masih bisa menggunakan otot-ototnya meskipun adanya penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Kegiatan ini bersamaan dengan posyandu lansia dimana ada pemeriksaan tekanan darah, berat badan serta GCU. Kegiatan yang diselenggrakan di Balai Desa Sumberan ini mendapat respon positif dari masyarakat desa, perangkat desa, serta kader posyandu. Kegiatan ini diprakarsai oleh Saraswati sebagai mahasiswa Keperawataan yang dimana anggota dari TIM 1 KKN UNDIP 2020 Desa Sumberan, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Senam lansia diikuti oleh 25 lansia Desa Sumberan. “Senam lansia ini bisa dijadikan alternatif untuk kegiatan rutin setiap bulan bagi warga disini, bahkan tidak hanya lansia orang dewasa pun juga diperbolehkan untuk mengikuti senam ini, karena senam ini untuk meningkatkan kekuatan otot serta sendi”, ujar Saraswati. Kegiatan ini secara sederhana dapat membuat badan menjadi sehat tanpa harus mengeluarkan banyak finansial.

Ketua posyandu lansia sangat mengapresiasi kegiatan senam lansia ini sehingga sangat antusias ketika mahasiswa mengadakan program ini. “sebelumnya tidak ada kegiatan senam lansia di desa ini namun setelah diadakan banyak lansia yang memang antusias sekali meskipun ada beberapa Gerakan yang masih kaku namun kegiatan ini sangat baik sekali diterapkan,” ujar Bu Eka ketua posyandu lansia Desa Sumberan.

Melalui kegiatan senam lansia, masyarakat dapat memperoleh ilmu serta kegiatan yang dapat diterapkan didesanya. Apalagi untuk kegiatan yang positif. Sehingga sengan senam lansia yang rutin diterapkan dapat membuat masyarakat khususnya lansia memperoleh kekuatan otot yang baik dan masih merasa bugar dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan posyandu lansia ini sangat menarik untuk membuat masyarakat desa menjadi peduli akan kesehatannya.

Picture1 Picture2

Editor:
Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum.

Edukasi Gizi Kesehatan Reproduksi : Si RaTiH Tolak Nikah Dini !

Tempaling, Rembang (19/1), Angka pernikahan dini di Indonesia masih cukup tinggi terutama di daerah pedesaan. Ada sejumlah alasan yang melatari fenomena ini, salah satunya dalih untuk menghindari zina. Pernikahan dini sejatinya adalah kekerasan terhadap anak. Haknya untuk tumbuh dan berkembang menjadi terhambat. Sistem reproduksi mereka juga belum siap untuk mengandung dan melahirkan. Menikah di usia anak kerap memperburuk masalah terutama masalah kesehatan.

Untuk menghindari fenomena tersebut pada remaja putri di Desa Tempaling, maka perlu diadakan pendidikan seks sejak dini. Hal tersebut adalah kunci agar anak terhindar dari perilaku seksual beresiko. Tim I KKN Undip di Desa Tempaling, Kecamatan Pamotan memberikan perhatian khusus dalam hal ini. Oleh karena itu, tim KKN Undip membuat suatu kegiatan guna mengedukasi para remaja putri terkait bahaya pernikahan dini serta pentingnya pemenuhan asupan gizi yang cukup dan optimal bagi remaja putri. Kegiatan edukasi “Si RaTiH Tolak Nikah Dini” ini dilakukan oleh Riris Rahmatanti (Fakultas Kesehatan Masyarakat) yang bertempat di Balai Desa Tempaling, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang diikuti oleh remaja putri serta didukung oleh pengurus KPAD (Kelompok Perlindungan Anak Desa) Desa Tempaling dalam pelaksanaan programnya.

Gambar. Pemaparan materi

Kegiatan edukasi dilakukan dengan tujuan memberi informasi dan mengajak remaja putri Desa Tempaling untuk mengetahui bahaya pernikahan dini dan pentingnya pemenuhan asupan gizi bagi remaja putri. Diskusi dua arah diterapkan dalam kegiatan ini. Selama kegiatan berlangsung, diadakan tanya jawab agar remaja putri Desa Tempaling dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Harapan dari dilaksanakannya program ini yaitu remaja putri Desa Tempaling terbekali informasi terkait kesehatan reproduksi dan bahaya melakukan seks bebas sehingga hal tersebut akan memicu remaja untuk mencari informasi lebih banyak saat ia beranjak dewasa. Selain itu, dalam kegiatan ini remaja putri juga diberikan semangat untuk meraih pendidikan, hal lain yang bisa dilakukan untuk menghindari zina tanpa harus menikah di usia remaja. Pendidikan menjadi hal penting karena dapat membuat remaja memiliki pengetahuan, dapat meraih cita-citanya saat dewasa sehingga dapat berdampak positif bagi negara.

Foto Bersama dengan Remaja Putri Desa Tempaling

Editor: Hendrik A.S.

Ibu Bijak Pilih ASI demi Bayi yang lebih Sehat!

Tempaling, Rembang (20/1) – Kesehatan dan juga pertumbuhan bayi sudah harus diperhatikan mulai dari dalam kandungan. Seorang ibu harus mengerti asupan gizi dan pemenuhan yang dibutuhkan bayi sehingga ia dapat tumbuh dengan sehat. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah pemberian ASI Eksklusif bagi bayi usia 0-6 bulan. Hal ini dilakukan karena ASI sendiri memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang si bayi.

Namun pada nyatanya masih banyak ibu hamil yang kurang mengetahui akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif tersebut, dimana nantinya akan memberikan dampak yang tidak baik bagi tumbuh kembang si bayi, seperti tingkat imunitas bayi yang kurang baik dan pertumbuhan yang tidak sesuai dengan usia atau yang sering dikenal dengan stunting. Selain itu, berdasarkan data yang diperoleh juga bahwa Kabupaten Rembang termasuk dalam wilayah yang angka stunting nya masih tinggi. Maka, untuk mencegah dan menekan angka stunting di Desa Tempaling,  salah satu mahasiswa KKN Tim 1 Undip bernama Ribka Friday dari Fakultas Kesehatan Masyarakat melakukan program monodisiplin dengan tema “Ibu Bijak Pilih ASI demi Bayi yang lebih Sehat!”. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu hamil dari Kelas Ibu Hamil Desa Tempaling yang berjumlah 20 orang serta didampingi oleh ketua PKK dan bidan desa.

Kegiatan ini berupa penyampaian materi terkait penjelasan ASI Eksklusif, manfaatnya, keunggulannya dan aturan pemberiannya. Selain itu disertai juga video animasi yang lebih mudah dimengerti oleh ibu hamil terkait pemberian ASI Ekslusif. Dilengkapi juga materi tambahan yaitu pelatihan breastcare pada ibu hamil sebagai upaya untuk memperlancar produksi ASI. Selama kegiatan berlangsung, ibu hamil terlihat sangat antusias dengan materi yang disampaikan terutama terkait breastcare, dimana materi tersebut merupakan hal yang baru diketahui oleh ibu hamil. Video yang ditampilkan juga akan diserahkan kepada bidan dan ibu hamil agar bisa dijadikan pedoman dalam melakukan breastcare di rumah.

Dengan adanya pemberian materi ini, diharapkan para ibu hamil Desa Tempaling paham akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif bagi bayi dan menerapkan breastcare untuk produksi ASI yang lebih baik, sehingga bayi dapat tumbuh dengan sehat dan terbebas dari berbagai penyakit.

Penyampaian Materi kepada Ibu Hamil di Desa Tempaling

Editor: Hendrik A.S.

Pekarangan Rumahku adalah Apotek Hidupku

Tempaling, Rembang (24/1) – Saat ini, manusia sangat rentan terkena berbagai penyakit, baik itu penyakit degeneratif, penyakit infeksius, maupun penyakit kronis. Oleh sebab itu sangat diperlukan pengobatan yang sangat efektif yang tentunya dapat mengobati penyakit yang sering dialami oleh masyarakat. Kemudian, hadirlah Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dinilai dapat dengan efektif membantu dalam pengobatan penyakit yang sering dialami oleh warga Desa Tempaling. Selain itu, sesuai dengan hasil MMD Desa Tempaling yang salah satunya membahas tentang masih sedikit keluarga di Desa Tempaling yang memiliki TOGA.

Maka, berdasarkan hal tersebutlah salah satu mahasiswa KKN Tim 1 Undip bernama Ribka Friday dari Fakultas Kesehatan Masyarakat melakukan program monodisiplin dengan tema “Pekarangan Rumahku adalah Apotek Hidupku” kegiatan ini berupa penyampaian materi terkait pemanfaatan dan pengolahan TOGA dalam mengobati berbagai penyakit. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK yang cukup antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan maupun bertanya jika ada yang kurang jelas. TOGA itu sendiri adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat, dimanfaatkan dalam upaya peningkatan kesehatan baik dalam upaya preventif, promotif maupun kuratif.

Penggunaan TOGA di kalangan masyarakat diharapkan dapat lebih dimanfaatkan daripada menggunakan obat dari layanan kesehatan. Hal ini dikarenakan TOGA memiliki manfaat yang cukup menguntungkan, antara lain mudah didapat dan dibudidayakan, harganya terjangkau dan tidak memberikan efek samping yang membahayakan bagi kesehatan. Selain itu, ditampilkan juga beberapa video terkait pengolahan TOGA yaitu jahe dalam mengobati asam urat dan seledri dalam mengobati hipertensi. Video tersebut mengundang perhatian para ibu PKK dan menambah semangat para ibu PKK dalam mengolah TOGA dikarenakan pengolahan yang dilakukan cukup sederhana namun berkhasiat yang besar. Dengan adanya pemberian edukasi ini diharapkan ibu-ibu PKK dapat menjadi pelopor dalam menggerakkan warga yang lainnya untuk semangat menanam TOGA dan memanfaatkan TOGA dengan maksimal. Desa Tempaling siap jadi desa sehat!

Foto bersama Ibu-Ibu PKK Desa Tempaling

Editor: Hendrik A.S.

DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN BERBAHAN IKAN TONGKOL DAN BAHAYA BORAKS PADA PRODUK DIVERSIFIKASI

Pembuatan nugget ikan tongkol

Tempaling, Rembang (24/1) – Saat ini masih banyak masyarakat indonesia yang belum tau begitu tingginya kandungan protein yang ada pada ikan, karena itu masih banyak masyarakat indonesia yang belum makan ikan  sedangkan kandungan yang terdapat di dalam ikan sangatlah tinggi. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan tentang pengenalan produk diverifkasi.

Sebanyak 30 orang ibu ibu PKK dan perangkat desa berkumpul di Balai Desa Tempaling untuk mengikuti pelatihan mengenai pengenalan produk diversifikasi. Pengenalan produk diversifikasi ini bertujuan untuk memberi informasi kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Tempaling. Dengan diadakan pelatihan ini diharapkan semua masyarakat di Desa Tempaling mengetahui begitu tingginya kandungan gizi yang ada pada ikan dan supaya masyarakat di Desa Tempaling bisa memakan ikan untuk sehari hari.

Tidak sampai disitu, mahasiswa KKN TIM I UNDIP dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Alvis Chandra,  juga memperkenalkan salah satu contoh produk diversifikasi. Produk yang dikenalkan yaitu berupa nugget ikan Tongkol. Mahasiswa juga langsung mempraktekkan cara membuat nugget yang disaksikan langsung oleh ibu ibu PKK dan masyarakat yang datang pada saat pelatihan tersebut. Pelatihan produk diversifikasi di Desa Tempaling, Rembang ditutup dengan makan bersama oleh mahasiswa KKN dan ibu ibu PKK yang datang.

Selain pengenalan produk diversifikasi, mahasiswa KKN UNDIP juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya boraks dan cara pengenalan produk olahan ikan yang mengandung boraks. Saat ini, semakin banyak makanan yang mengandung bahan tambahan untuk memperpanjang daya awet makanan yang mereka beli di pasaran, salah satunya adalah boraks. Dengan pengedukasian mengenai makanan yang mengandung boraks tersebut, masyarakat diharapkan mampu membedakan makanan mana yang mengandung boraks dan tidak mengandung boraks.

Foto bersama dengan Ibu-Ibu PKK Desa Tempaling

Editor Hendrik A.S.

Inovasi Bioteknologi “SILASE” pada Pakan Ternak Desa Pegandon-Karangdadap

Imagen3 Imagen4

INOVASI BIOTEKNOLOGI: Contoh produk pakan dengan teknologi silase persembahan Fachur Rochman, mahasiswa KKN Undip Tim I 2020 Area Desa Pegandon dari prodi S1 Ilmu Peternakan

Pegandon, Karangdadap – Pakan merupakan komponen penting dalam kegiatan peternakan. Mengandung komponen nutrien yang dibutuhkan tentu akan mempengaruhi produktivitas dan kesehatan sehingga dibutuhkan manajemen pakan yang baik. Peternak diharuskan memberikan pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi ternak untuk mendapatkan produktivitas yang optimal, namun banyak peternak lokal yang belum menyadari hal tersebut sehingga memberikan pakan seadanya saja.

Desa Pegandon memiliki beberapa peternak kambing dan domba lokal yang dipelihara sebagai pekerjaan sampingan. Ternak tersebut hanya diberikan pakan seadanya seperti rumput lapang tanpa tambahan konsentrat. Rumput lapang merupakan pakan alami namun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari ternak karena kualitasnya yang rendah. Dibutuhkan pengolahan khusus sehingga kualitas tersebut dapat meningkat. Silase merupakan teknologi pengolahan pakan yang cukup mudah dilakukan.

Fachur Rochman merupakan mahasiswa KKN Undip yang menyadari permasalahan tersebut. Melihat kondisi tersebut, Fachur berinisiatif untuk memberikan pelatihan kepada peternak desa Pegandon untuk membuat produk silase untuk ternak. Adapun kegiatan dilaksanakan langsung dengan praktek langsung di kandang peternak kambing. Rumput difermentasi minimal selama 2 minggu untuk mendapatkan hasil yang bagus. Silase selain meningkatkan kandungan nutrien pakan juga dapat mengawetkan sampai setahun.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peternak mengenai teknologi pengolahan pakan sehingga ternak yang diberikan pakan silase dapat meningkat produktivitas dan kesehatannya.

Editor : Solikhin

Pemanfaatan E-Commerce pada pemasaran Produk UMKM Desa Pegandon-Karangdadap

WhatsApp Image 2020-01-26 at 18.28.03

Pegandon, Karangdadap – Diera digital saat ini, kita dituntut untuk  mengikuti perkembangan digital. Tidak dapat dipungkiri, bahwa perkembangan zaman saat ini sangatlah pesat. Semua serba menggunakan alat digital, media sosial, media online sebagai salah satu untuk komunikasi. Media sosial merupakan salah satu media online yang mana para penggunanya sangat mudah untuk berpartisipasi, berbagi, membuat konten, tulisan atau lainnya. Menurut data, hampir sepertiga pengguna internet menggunakan media sosial.

Tidak hanya sekedar itu, media sosial juga digunakan sebagai sarana pemasaran. Karena melalui media ini, jutaan pengguna dapat dengan mudah melihat produk-produk yang ditampilkan. Sehingga memungkinkan besar untuk bertransaksi melalui media sosial/ media online.

Desa Pegandon merupakan salah satu desa di Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan. Sebagian besar masyarakatnya menggeluti Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM), seperti konveksi, batik, dan sebagainya. Beberapa usaha yang mereka kerjakan, sebagian besar dalam pemasarannya belum memanfaatkan media online sehingga informasi produk-produknya belum tersebar luas.

Rabu (5/2), Tim I KKN Undip yang didampingi Dosen KKN-Solikhin, melakukan pendampingan dalam hal pemasaran produk kepada para pelaku UMKM Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan. Pendampingan yang dilakukan adalah memanfaatkan media online untuk pemasaran produk UMKM.

“Kami akan memanfaatkan media online sebagai sarana pemasaran produk UMKM”, Tutur Solikhin.

Melalui saran media online ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pegandon.

“iya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat” Tambah Nizar Fahmi mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Undip.

Kegiatan ini melibatkan pemilik UMKM Desa pegandon Kec. Karangdadap Kab. Pekalongan. Terkhusus para pemilik UMKM yang belum memasarkan hasil produksinya di platform e-commerce. Jika ada yang sudah memasarkan hasil produksinya di platform e-commerce maka akan dilakukan pendampingan supaya hasil produksinya bisa terjual lebih banyak lagi dan bisa diketahui oleh masyarakat yang luas lagi

 

Editor : Solikhin