Home » 2020 » February » 11

Daily Archives: 11th February 2020

Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad dengan Dzikir, dan Sholawat hingga Tarian Sufi

IMG_1847

Gambar 1. Suasana dzikir dan sholawatan (Doc pribadi)

Sabtu (04/01), Banyak keragaman budaya dan tradisi dalam merayakan hari besar seperti Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap daerah tentu saja memiliki budaya sendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Masyarakat Desa Dlimas bersama dengan KKN Tim 1 Undip menggelar dzikir dan sholawatan bersama. Pelaksanaan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini dilaksanakan di kompleks Masjid Nurul Huda Dlimas dan dimulai pukul 20.00 sampai 24.00 WIB.

Ada yang berbeda dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Hal ini dikarenakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad dimeriahkan dengan tarian Sufi yang dilakukan oleh dua orang penari Sufi. Tarian Sufi atau tarian yang berputar-putar tiada henti. Tarian ini lekat dengan pemikiran Sufistik islam. Terdapat banyak filosofi dalam gerakan berputar-putar tersebut.

Tarian Sufi dianggap sebagai bagian dari meditasi diri yang memiliki kaitan erat dengan tasawuf. Hal ini yang menyebabkan penari Sufi dapat berputar selama berjam-jam tanpa merasa pusing. Gerakan berputar memiliki makna menemukan tujuan hidup yang hakiki, yaitu mencari Tuhan dan merasakannya dalam gerakan yang berputar.

IMG_1872

Gambar 2. Tarian Sufi (Doc pribadi)

            “Harapannya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat diisi dengan kegiatan positif oleh masyarakat, contohnya dengan dzikir dan sholawat. Sehingga insya Allah dapat membawa berkah” ujar Sukiswo, Kepala Desa Dlimas dalam sambutannya. (KKN Tim 1 Desa Dlimas 2020)

Editor : Ragil Saputra

Selapanan, Acara Rutin Desa sebagai Sarana Perkenalan TIM I KKN Undip

Batang (12/1) Selapanan merupakan acara rutin pengajian setiap 35 hari di masing-masing dukuh di Desa Luwung. Pada kesempatan kali ini, TIM I KKN Undip mengikuti kegiatan selapanan di Dukuh Blimbing. Kegiatan ini diadakan di Aula Masjid Pondok Pesantren Al-Istiqomah yang berada di RT 01 Dukuh Blimbing Desa Luwung. Selapanan ini dihadiri oleh masyarakat, tokoh masyarakat, para wali santri, dan santri-santriwati pondok pesantren tersebut.

Selapanan ini juga menjadi sarana berkumpul wali santri-santriwati dari berbagai desa di Batang. Kegiatan yang dilakukan adalah pengajian yang kemudian dilanjutkan makan bersama di rumah pemilik pondok pesantren.

WhatsApp Image 2020-01-16 at 09.09.43

Tim KKN Undip berkesempatan untuk memperkenalkan diri diwakilkan oleh M. Ilham Taufik Ismail mahasiswa Teknik Sipil Undip di depan masyarakat, tokoh masyarakat, wali santri, dan santri-santriwati. Perkenalan Tim KKN dimulai dengan menyebutkan nama, jurusan, dan asal kota masing-masing desa. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan tujuan kegiatan KKN Undip di Desa Luwung.

938984

Para hadirin termasuk tokoh masyarakat menyambut baik kehadiran KKN Undip di tengah-tengah mereka. Para santripun tampak antusias dengan kehadiran Tim KKN Undip.

Editor : Ragil Saputra

 

Nanti Kita Cerita Tentang Sarana Prasarana Desa Bulu

Bulu (24/1) Persebaran sarana dan prasarana yang tersebar secara tidak merata merupakan salah satu masalah yang dialami Desa Bulu. Terdapat tiga dukuh yaitu Dukuh Bulu, Dukuh Jetis, dan Dukuh Karangtalun yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sarana dan prasarana yang ada. Mahasiswa Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Garin Rezani Damarafi menilik masalah tersebut. Pada hari Jum’at lebih tepatnya tanggal 24 Januari 2020, diadakannya sosialisasi tentang Pemetaan Sarana Prasarana yang ada di dalam Desa Bulu. Pemetaan tersebut nantinya akan digunakan sebagai referensi bagi perangkat desa dalam melakukan pengembangan sarana prasarana untuk dukuh-dukuh yang masih memiliki kekurangan sarana prasarana yang dimiliki. Pemetaan potensi dan masalah pun juga dilakukan, agar warga dapat mampu memanfaatkan potensi wilayahnya dengan baik dan juga menyelesaikan permasalahan yang ada sesegera mungkin, serta dapat menjadi sarana bagi warga agar lebih mengenali lingkungan yang mereka tinggali.

Pemetaan Sarana dan Prasarana Yang Ada Di Desa Bulu Oleh Mahasiswa Tim I KKN Undip Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Garin Rezani Damarafi

Editor : Ragil Saputra

Perkalian Sampai Jutaan Jadi Mudah dengan Menggunakan Batang Napier

Bulu (27/1). Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang hampir dianggap sebagai mata pelajaran tersusah bagi anak-anak sekolah. SD Negeri 02 Bulu adalah salah satu sekolah yang menghadapi permasalahan tersebut. Hampir sebagian anak-anak pada bangku kelas 6 masih mengalami kesulitan dalam menghadapi soal matematika tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Mahasiswa Tim I KKN Undip Fakultas Sains dan Matematika Jurusan Matematika, Aqilah Kamalia menemukan solusi dalam menghadapi masalah tersebut. Untuk mempersiapkan siswa bangku kelas 6 menghadapi Ujian Nasional terutama pelajaran Matematika tentang perkalian, dilakukannya sosialisasi tentang metode Batang Napier ke guru-guru SD Negeri 02 Bulu tersebut. Sosialisasi dimulai pada hari Senin 27 Januari 2020, pukul 13.00 di SD Negeri 02 Bulu, kegiatan sosialisasi tersebut adalah memberikan penjelasan apa itu Batang Napier dan bagaimana Batang Napier tersebut digunakan dalam melakukan pemecahan soal perkalian matematika.

Metode Batang Napier yang dikemukakan oleh John Napier memudahkan dalam menjawab soal-soal perkalian. Diharapkan dengan adanya sosialisasi kepada guru-guru tentang Batang Napier, dapat mempersiapkan siswa kelas 6 dalam menghadapi Ujian Nasional, serta tidak lupa meningkatkan kemampuan seluruh siswa SD Negeri 02 Bulu dalam melakukan pengerjaan mata pelajaran Matematika.

Sosialisasi Penggunaan Batang Napier Kepada Guru-Guru SD Negeri 02 Bulu

Editor : Ragil Saputra

Seputar Kalangsono 2 : Pengajian Selapanan jadi Ajang Berkumpul dan Berbagi

Pengajian Selapan 2Pengajian Selapan 3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selasa (14/01), Desa Kalangsono menjadi salah satu desa di Kecamatan Banyuputih yang sangat menjunjung tinggi kepercayaan dan keimanan kepada sang pencipta. Mayoritas masyarakat yang beragama Islam membuat Desa Kalangsono memiliki kegiatan rutin keagamaan yang dilaksanakan di masing-masing dusun. Salah satunya adalah Pengajian Selapanan. Pengajian selapanan di Desa Kalangsono dilaksanakan bergilir di masing-masing dusun. Pada hari ini, pengajian selapanan dilakukan di Dusun Gentan.

Bagi yang belum pernah mendengar, mungkin selapanan masih terasa asing di telinga. Selapanan dalam bahasa jawa memiliki arti 35 hari. Sama dengan kalender masehi dan hijriyah, jawa juga memiliki kalendernya sendiri. Perhitungan kalender jawa ini dihitung berdasarkan hitungan hari dalam satu minggu (Minggi-Sabtu) dan hitungan pasaran yang berjumlah 5 hari (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi). Perhitungan selapan berasal dari hasil perkalian antara hari dalam minggu (7 hari) dengan hari dalam pasaran (5 hari). Jadi, dalam 1 selapan terhitung ada 35 hari.

Pengajian selapanan diadakan sebagai wujud syukur masyarakat atas berkat, rahmat, dan keselamatan yang diberikan oleh Tuhan Yang Mahaesa. Rangkaian kegiatan dalam pengajian selapanan tidak berbeda dengan acara pengajian pada umumnya seperti pembacaan ayat suci al-qur’an, sholawat nabi, dan penyampaian materi dari narasumber yang diundang. Namun, ada beberapa hal yang berbeda dalam pelaksanaan pengajian selapanan kali ini. Diundangnya mahasiswa KKN dalam kegiatan pengajian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Desa Kalangsono. Berbeda dengan rangkaian acara pengajian selapanan biasanya, pada pengajian kali ini, MC meminta masyarakat bersama TIM KKN dan ibu-ibu PKK bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud sikap cinta tanah air. Selain itu, masih dalam suasana semarak terpilihnya kepala desa baru Desa Kalangsono pada bulan Oktober silam, Bapak kepala desa menyampaikan sambutan sekaligus membagikan santunan untuk masyarakat yang sudah berstatus janda dan berusia lanjut. 

 

Pengajian Selapan 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kegiatan santunan ini murni dari saya sendiri untuk memberikan sebagian rizki yang sudah Allah kasih untuk saya. Harapannya pada setiap kegiatan pengajian ini, kita dapat bersama-sama saling berbagi ilmu dan rizki sebagai wujud syukur atas segala rahmat yang telah Allah berikan” ujar Bapak Saptoyo, Kepala Desa Kalangsono selepas memberikan santunan dalam sambutannya. [KKN TIM 1 Desa Kalangsono 2020]

Editor : Ragil Saputra

Seputar Kalangsono 1: Pembentukan Kepengurusan Karang Taruna Desa Kalangsono

Rabu (8/01), Pukul 19.30 Setelah pelaksanaan sholat isya tepatnya, merupakan hari dimana terlahir kembalinya perkumpulan pemuda/karang taruna di Desa Kalangsono Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang. Kegiatan ini diinisiasi oleh bapak Sutoyo selaku suami dari kepala desa yang baru saja sebulan menjabat. Hal ini dilakukan dalam rangka menguatkan pemuda agar mempunyai kegiatan positif dan ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Pembentukan Karang Taruna 1

Mengapa terlahir kembali?

Karena, beberapa tahun sebelumnya sebelum kepala desa yang baru menjaba, adanya karang taruna kurang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurut beberapa pemuda khususnya yang sekarang menjabat sebagai pengurus karangtaruna yang baru hal ini dipicu kurangnya kesadaran dari pemuda. Selain itu kurang aktifnya pemuda juga dipicu kurang diberdayakannya pemuda oleh pemerintah desa. Oleh karena itu Kepala Desa Kalangsono menginisiasi pergerakan pemuda sebagai pemicu majunya desa.

Pada awal acara pertemuan disapaikan oleh kepala desa dalam sambutannya yang sangat mengharapkan kontribusi dan peran aktif pemuda dalam pembangunan desa, disampaikan juga dengan diserahkannya sebagian tanah bengkok kepada karangtaruna diharapkan dapat menjadi lahan untuk kegiatan usaha karangtaruna sehingga nantinya karang tanuna diharapkan akan mandiri. Setelah itu dimulai pembahasan (sidang) pembentukan kepengurusan karang taruna yang dimoderatori oleh bapak Amin selaku sekdes (carik) yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai ketua karang taruna.

Pembentukan Karangtaruna 23jpg

Pembentukan Karangtaruna 2

Pembahasan berlangsung kondusif dan terjadi dialog aktif antara pemuda dan perangkat yang hadir dalam pertemuan tersebut. Hal ini menandakan antusiasme yang tinggi dari pemuda. Pada pembahasan tersebut dihasilkan struktur kepengurusan sebagai berikut.

Kemudian pada penutupan disampaikan kembali oleh bapak kepala desa yang sangat mengharapkan perkumpulan pemuda ini menjadi inisiator bagi pemuda yang lain agar berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan pembangunan desa. [KKN TIM I Desa Kalangsono, 2020]

Editor : Ragil Saputra

Mahasiswa KKN Undip Bantu Membangun Balai Pertemuan

Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 Membantu Kerja Bakti Membangung Balai Pertemuan Desa

Bulu (5/1). Pada minggu pertama pelaksanaan KKN Undip, Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 mengisi kegiatan dengan bersama-sama membangun balai pertemuan desa. Kegiatan ini merupakan kegiatan kerja bakti pada Desa Bulu Kecamatan Banyuputih. Hal ini dilakukan karena ketika Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 melakukan survei pada Desa Bulu, lalu Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 diberikan arahan dari Kepala Desa Bulu, Bapak Kusnadi sebagai bentuk partisipasi dalam kerja bakti bersama warga Desa Bulu. Balai pertemuan Desa Bulu ini dibangun sebagai sarana untuk memfasilitasi kegiatan pertemuan warga.

Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 mendatangi lokasi pada pukul 09.00 WIB tepat pada saat kerja bakti untuk membangun balai pertemuan Desa Bulu dimulai. Para Mahasiswa melakukan kerja bakti dengan membantu mengangkat barang, membantu menyusun kayu yang akan digunakan sebagai pondasi atap, memberikan makan dan minuman untuk membantu bapak-bapak yang sedang melakukan kerja bakti, dll. Pada pukul 11.00 WIB, Mahasiswa KKN Undip Tim I 2019/2020 telah selesai mengikuti kegiatan kerja bakti.

Editor : Ragil Saputra

Mahasiswa KKN Pasang Nomor “Rumah Ke Rumah”

Mahasiswa KKN Tim Undip I Membantu Melakukan Pemasangan Nomor Rumah

Bulu (15/1). Pada minggu kedua pelaksanaan KKN Undip, Mahasiswa KKN Tim Undip I 2019/2020 mengisi kegiatan dengan melakukan pemasangan nomor rumah. Kegiatan pemasangan nomor rumah merupakan bagian dari kegiatan Karang Taruna di Desa Bulu yang disebut sebagai GERMASPALU ( Generasi Emas Pemuda Bulu). Tujuan pemasangan nomor rumah adalah untuk memudahkan pencarian alamat rumah, membantu kegiatan untuk Sensus Penduduk 2020 mendatang, dan banyak manfaat lainnya.

Terdapat 3 dukuh yang ada di Desa Bulu yaitu Dukuh Bulu, Dukuh Jetis, dan Dukuh Karangtalun, untuk kegiatan pemasangan nomor rumah hanya dilakukan pada Dukuh Bulu. Kegiatan pemasangan nomor rumah ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB. Metode pemasangan nomor rumah yang akan dilakukan adalah menggunakan metode ganjil genap. Pemasangan nomor rumah ini dilaksanakan pada tiap RT yang ada pada Dukuh Bulu. Terdapat 4 RT dan kurang lebih 160 jumlah rumah yang ada pada Dukuh Bulu.

Pemasangan Nomor Rumah Oleh Karang Taruna Desa Bulu GERMASPALU

Editor : Ragil Saputra

Mengasah Kreatifitas Anak dengan Belajar Sembari Bermain bersama Murid TK Marsudirini Utami

D8_200110_0003 D8_200126_0001

Gambar 1. Suasana kegiatan bersama anak anak TK (Doc pribadi)

kamis (09/01), Tri dharma perguruan tinggi merupakan salah satu pondasi dan dasar tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Demi bentuk upaya penerapan Tri Dharma sehingga mahasiswa KKN Tim 1 Undip 2020 melaksanakan kegiatan untuk mengasah kreatifitas anak dengan belajar sembari bermain, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa, Jumat dan Minggu pukul 14.00-16.00 WIB di posko KKN Undip Desa Dlimas.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi TK A, TK B dan KB. Tidak hanya berfokus pada belajar dan bermain, ketika di kelas selain mengikuti bahan ajar dari guru TK kegiatan ini mengajarkan kepada anak anak untuk bersosialisasi dengan orang baru.D8_200126_0002

Gambar 2. Suasana kegiatan bersama anak anak TK (Doc pribadi)

“Bermain bersama kakak KKN  menyenangkan, di ajari gerakan dan nyanyian baru” ujar Akmal, anak dari TK B.

“Terimakasih banyak kepada mahasiswa KKN Undip yang menyempatkan diri untuk membantu  pembelajaran di kelas. Anak anak antusias karena bisa berkenalan dan bermain dengan orang orang baru.” Ungkap Bu Dina, salah satu pengajar di TK Marsudirini Utami. (KKN Tim 1 Desa Dlimas 2020)

Editor : Ragil Saputra

 

Sehat Bugar Melalui Turnamen Badminton Banyuputih Cup I

11

13

Pelaksanaan Turnamen Badminton Banyuputih Cup I berlangsung dari 25 Januari 2020 hingga 3 Februari 2020 di Gedung Olahraga Banyuputih. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai desa dengan lingkup wilayah Batang Timur. Bukan hanya masyarakat Batang saja yang berpartisipasi, Mahasiswa KKN Undip Tim I Tahun 2020 juga ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Mahasiswa turut andil dalam bagian pembawaan acara, pembacaan sponsor hingga menjadi lines man.

Acara turnamen dimulai setiap pukul 20.00 hingga selesai pertandingan. Para warga yang antusias turut berdatangan untuk mendukung pemain yang sedang bertanding. Suasana malam di sekitar GOR Banyuputih turut ramai dan membangkitkan perekonomian sekitar. Kegiatan ini merupakan turnamen badminton Banyuputih pertama yang dilaksanakan oleh PB Banyuputih. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penggerak minat masyarakat dalam berolahraga, khususnya bulutangkis.

Editor : Ragil Saputra