#XPersaingan memanas! Pelaku UMKM tidak boleh tinggal diamX-29-A-1#

Kabupaten Semarang (05/07/2020). Besarnya jumlah UMKM yang memiliki pontensi untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar, namun terhambat pemasaran produknya yang masih menggunakan cara konvensional. Seperti yang kita ketahui bahwa di era sekarang persaingan bisnis semakin ketat. Apabila UMKM tidak bertumbuh bersama transformasi digital, maka UMKM akan sulit berkembang. Tingginya pengguna internet di Indonesia yang mencapai 132,7 juta jiwa dengan penetrasi 51%, dan 106 juta jiwa di antaranya aktif m enggunakan media sosial, dengan penetrasi 40%. Dan menurut data statistik BPSKabupaten Semarang pada tahun 2019, jumlah UMKM di Kabupaten Semarangmencapai 11.428 Industri dari berbagai bidang. Memasarkan produk dengan transfromasi  digital menjadi suatu peluang bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis dan memperluas pasar secara digital.  Dengan terjunnya pelaku UMKM ke pasar online diharapkan dapat membuat produk UMKM semakin dikenal dan dapat meningkatkan penjualan produk.

Namun tidak semua pelaku UMKM tau bagaimana harus memulai bisnis secara online dan apa saja yang harus dilakukan. Oleh karena itu program ini dibuat untuk mempersiapkan pelaku UMKM yang ada di Desa Plumbon, Kec. Suruh, Kab. Semarang agar siap terjun ke pasar digital dan bersaing dengan penjual online lainnya.

Program kerja ini dijalankan mulai dari hari Minggu, 5 Juli 2020. Yang dimulai dari pengajuan ijin mulai dari Kelurahan Desa Plumbon dan dilanjutkan pengajuan ijin pada Kecamatan Suruh. Perijinan diajukan langsung kepada Bapak Drs. Joko Waluyo selaku Kepala Desa Plumbon. Selain itu juga dilakukan konsultasi dengan Bapak Kepala Desa dan Bapak Supadi selaku Sekretaris desa mengenai program yang hendak dijalankan. Setelah didapatkan ijin dari kelurahan dan kecamatan setempat, kemudian dilanjutkan dengan Ibu Dian Lestari pengumpulan data UMK M yang didapat dari Kelurahan. Pengumpulan Data Baru dilakukan bersama staff Kelurahan yang menangani UMKM desakemudian dilanjutkan dengan agenda survei UMKM  di Ds.Plumbon, Kec. Suruh, Kab. Semarang.

Dilakukan Perijinan Program KKN ke Kantor Kelurahan Ds.Plumbon Kec. Suruh Kab.Semarang


Pada minggu ini, dilakukan survei ke 3 UMKM, antara lain : UMKM tahu Putih, UMKM Cemilan dan UMKM Konveksi dasterb dan baju tidur. Selama melakukan kunjungan ke UMKM, kegiatan yang dilakukan adalah melihat proses produksi dan melakukan wawancara singkat dengan pelaku UMKM.

Kunjungan ke UMKM Tahu Putih.
(09/07/2020)
Kunjungan ke UMKM cemilan.
(10/07/2020)
Kunjungan ke UMKM Konveksi Baju Tidur.
(11/07/2020)

Dilakukannya program KKN  “Pengedukasian UMKM dalam Pemasaran Produk dengan Transformasi Digital dalam rangka Pertumbuhan Ekonomi.” bertujuan memperluas pasar produk-produk UMKM desa dan dengan semakin dikenalnya produk oleh pihak luas, maka diharapkan dapat  meningkatkan penjualan produk UMKM desa.

Untuk mencapai tujuan dari dilaksanakannya program kerja ini, maka dilakukan sosialisasi dan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai pemasaran digital dari berbagai aspek, mulai dari pengenalan platform, hingga pemberian tips dan trik mengenai pemasaran produk secara online. Selain itu UMKM juga dipersiapkan untuk menghadapi persaingan pemasaran bisnis pada era sekarang, dimana kemajuan teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.