Metode Kompos Takakura untuk Mengolah Sampah Organik Rumah Tangga

Batang (18/07/2020), Di tengah pandemi virus Covid-19 ini Universitas Diponegoro tetap menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau KKN dengan kebijakan baru. Kebijakan tersebut yaitu mahasiswa melaksanakan KKN di daerah masing-masing dengan mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Merujuk pada tema tersebut, mahasiswa KKN Undip Tim II Batang mengajak warga Desa Kalisalak untuk turut menjaga lingkungan dengan mengurangi timbulan sampah dalam skala rumah tangga dengan metode kompos Takakura.

Mahasiswa KKN melakukan survey dan wawancara ke beberapa warga mengenai pengolahan sampah yang sudah dilakukan. Dari hasil wawancara tersebut, belum semua warga telah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah. Metode kompos Takakura merupakan cara mudah dan sederhana dalam mengolah sampah organik hasil rumah tangga. Selain dalam rangka menjaga lingkungan, pembuatannya yang mudah dan dapat dilakukan sendiri, dapat menambah kegiatan bagi warga selama kondisi rawan saat ini dimana masyarakat diminta agar lebih banyak melakukan aktifitas di rumah. Pelaksanaan pelatihan pembuatan kompos dengan metode Takakura akan dilakukan dengan praktik secara langsung di salah satu rumah warga Desa Kalisalak RT 07/RW 01 sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

survey dan wawancara warga
keranjang takakura untuk kompos

Melalui program kegiatan ini, diharapkan lebih meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Praktik yang akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan juga diharapkan mampu mengingatkan warga untuk selalui mematuhi peraturan tersebut demi kesehatan masing-masing.

Oleh: Farah Dhifak (Fakultas Teknik / Departemen Teknik Lingkungan)

Editor: Ragil Saputra, S.Si, M.Cs (Dosen KKN)