Perjuangan Ibu Bidan Desa Wotan

Wotan, Sukolilo-Pati 20 Januari 2017, Hari belum beranjak siang ketika Ibu Siti Alimah, satu-satunya bidan di desa terluas di Kabupaten Pati, beserta asistennya, mulai bergegas menuju Dukuh Karangturi. Dukuh ini termasuk salah satu wilayah paling ujung di Desa Wotan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus.

wotan2

Sebagai bidan desa, Ibu Alimah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memimpin semua posyandu di Desa Wotan yang berjumlah enam. Posyandu balita kali ini dilaksanakan di Dukuh Karangturi dari pukul 09.00 hingga pukul 11.00 dan turut dibantu oleh Tim I KKN Undip Desa Wotan. Dalam posyandu kali ini, dilaksanakan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pencatatan Kartu Menuju Sehat (KMS), pemberian makanan tambahan, serta imunisasi. Masyarakat dukuh Karangturi sangat antusias untuk membawa anak-anak mereka terbukti sejak pukul 08.00 sebagian besar ibu-ibu telah memenuhi tempat posyandu tersebut.

wotan3 wotan4 wotan5

Menurut Ibu Alimah, dengan keterlibatan mahasiswa KKN Undip kali ini, kegiatan posyandu cukup terbantu mengingat kurangnya tenaga kesehatan dan kader di dukuh tersebut. “Di Desa Wotan ini dibagi menjadi 6 posyandu yang diberi nama ungguljaya 1­ sampai 6. Dukuh Karangturi ini termasuk dalam unggul jaya 4. Untuk jadwalnya sendiri dilakuka sebulan sekali tiap unggul jaya. Karangturi yang terakhir di bulan Januari,” jelas Bu Alimah.