Giat Bersih Jadi Gerakan Andalan Upaya Perlindungan Lingkungan Masyarakat

Desa Magelung, Kabupaten Kendal (19/07/2020)– Sebagai Perguruan Tinggi yang bergengsi di Jawa Tengah, Universitas Diponegoro telah menerjunkan mahasiswanya terhitung sejak tanggal 5 Juli sampai 15 Agustus 2020 untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun pelaksaan KKN kali ini cukup berbeda daripada biasanya, yakni dengan berada di desa masing-masing. Tema yang diangkat pada TIM II 2020 mengenai “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemic Covid-19 Berbasis Pada Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Walaupun kegiatan KKN tetap dilakukan pada masa pandemic ini, dalam menerapkan protokol kesehatan harus selalu dijaga.

Penyemprotan Disinfektan bersama warga RT 02 RW 13 Desa Magelung, Kabupaten Kendal

Mengingat bahwa perkembangan kasus virus corona yang semakin merebak kemana-mana, ditambah lagi dengan kabar jumlah pasien covid di daerah Kaliwungu merupakan jumlah kasus positif terbanyak di Kabupaten Kendal, perlu adanya suatu gerakan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus ini. Di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan tepatnya di RW 13, salah satu mahasiswa melaksanakan program ‘Giat Bersih’ dengan penyemprotan disinfektan disertai kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk upaya pencegahan dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Pada kegiatan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan disinfeksi yang berasal dari bahan-bahan rumah tangga, seperti cairan pencuci piring, pembersih lantai, dan pemutih pakaian.

Pada hari Minggu (19/7), warga RW 13 melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan serta bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini diadakan oleh warga RT 02 dan RT 05 RW 13 di Desa Magelung. Dimulai pada pukul 08.00, kegiatan yang pertama dilakukan adalah menyemprotkan cairan disinfektan di setiap latar depan rumah dan jalanan sekitar. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan seperti membakar sampah yang berserakan seperti gambar berikut.

Walaupun kasus covid-19 semakin hari semakin bertambah, tetapi bukan berarti utnuk menjadikan kita semua merasa takut dan hanya berdiam diri saja dirumah. Apalagi dengan ketetapan Pemerintah yang sudah menerapkan peraturan New Normal kita harus bersama-sama bergerak melawan penyebaran virus corona. Kegiatan penyemprotan disinfektan dan bersih-bersih lingkungan ini diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungan kita dan meminimalisir terjadinya penularan kasus covid di Desa Magelung khususnya di RW 13 ini.

Oleh: Yolanda Safira Agustine (Akuntansi, FEB, Universitas Diponegoro)

Editor: Lusi Nur Ardhiani