FARM FROM HOME : Pembibitan Jahe Merah, Menguatkan Ekonomi di Masa Pandemi

Penyerahan buku panduan dan penyuluhan pembibitan jahe merah kepada karang taruna Desa Alasdowo agar mampu menghasilkan bibit jahe merah yang unggul.

PATI, Desa Alasdowo (15/07/2020). KKN TIM II UNDIP 2020 Kabupaten Pati dengan Dosen Pembimbing Lapangan Ibu dr. Rani Tiyas Budiyanti, M.H. memberikan penyuluhan kepada warga Desa Alasdowo dengan sasaran pemuda karang taruna yang diharapkan sebagai agen perubahan yang aktif dalam pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan secara mandiri pada periode waktu 5 Juli sampai 15 Agustus 2020 dengan menyongsong tema “Pembedayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”.

Pertanggal 15 Juli 2020 di Kecamatan Dukuhseti khususnya masih termasuk kedalam zona merah sehingga perlu dilakukan pencegahan terhadapa Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan dan meminimalisir aktivitas diluar rumah yang melibatkan banyak orang. 

Dalam upaya pencegahan tersebut tentunya aktivitas masyarakat dalam melakukan kegiatan perekonomian yang notabene dilakukan diluar rumah dan melibatkan banyak orang setidaknya akan terganggung ditambah banyak pemuda yang di PHK oleh perusahaan yang terdampak Covid-19 menambah turunnya perekonomian di Desa Alasdowo.

Program pembibitan jahe merah untuk pemuda karang taruna setidaknya dapat membantu pemuda untuk tetap menghasilkan pundi-pundi rupiah dirumah dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. “Ketimbang gabut gak ono gawean mending nandur” menjadi pemikiran dan dapat menjadi jalan keluar bagi para pemuda untuk tetap produktif di tengah pandemi yang sebagian besar warganya masih mengandalkan sektor pertanian.

Sebagai mahasiswa Agroekoteknologi yang pulang kampung, Muhammad Alfi Dzikron memberikan sosialisasi mengenai cara pembibitan jahe merah. Mengapa jahe merah? Karena dengan adanya pandemi ini derajat jahe merah sedikit naik pamor yang dinilai mampu menjaga imunitas jika rutin dikonsumsi ditengah pandemi Covid-19.

Oleh karena itu harga dan permintaan jahe merah mengalami peningkatan, dan disini menjadi peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh para pemuda. Proses pembibitan dipilih karena apabila pemuda/petani yang ingin cepat menghasilkan uang dapat langsung menjual bibitnya kepada petani pembudidaya jahe merah atau ibu rumah tangga yang ingin bertani dirumah.

Proses pembibitan juga menjadi faktor penting dalam menghasilkan jahe merah yang berproduksi tinggi. Pembibitan jahe merah ini juga tidak memerlukan lahan yang luas, hanya cukup dengan polibag pembibitan dapat dilakukan. Dengan kegiatan ini, diharapkan ketanganan pangan maupun ekonomi masyarakat dapat terjaga di masa pandemi.

Penulis : Muhammad Alfi Dzikron, KKN TIM II UNDIP 2020 Kabupaten Pati

Editor : Rani Tiyas