KKN UNDIP TANGGAP DARURAT PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19

Semarang (19/7),  KKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang biasanya dilakukan secara kelompok dan ditempatkan di suatu desa tertentu, namun tahun ini ada yang berbeda dari KKN tim II Undip, kali ini KKN Undip dilakukan secara mandiri. Ditengah terjadinya pandemic Covid-19, Universitas Diponegoro tetap mengupayakan pelaksanaan KKN secara mandiri dan dilakukan di daerah tempat tinggal masing-masing. Tema yang diusung adalah “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID 19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. KKN dimulai pada tanggal 5 Juli hingga 15 Agustus 2020.

Diskusi dan Perizinan dengan Ketua RW dan Bapak Lurah RT/RW 04/06 Kelurahan Lempongsari
LOKASI

Kamis (9/7), sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan survei lingkungan dan diskusi perizinan dengan Lurah Lempongsari yaitu Dilinov Kamarullah S.IP MM dari diskusi tersebut, mahasiswa diarahkan untuk melakukan sosialisasi namun harus sesuai dengan protocol kesehatan. Adanya kegiatan KKN ini disambut baik oleh warga sekitar.

Adapun program yang dilaksanakan yaitu program tanggap darurat covid. Dikarenakan tidak bisa berinteraksi langsung dengan warga, Cindy Canthika dari Fakultas Kedokteran melaksanakan program dengan membuat  materi edukasi untuk warga yang dibagikan secara online dan offline yang berupa poster dan brosur, selain itu mahasiswa KKN melakukan program pengemasan dan pembagian “New Normal Kit” berupa masker dan hand sanitizer ke Warga sekitar RT/RW 04/06 yang beraktivitas di luar rumah maupun hanya di halaman rumah, Jumat (17/7)

            Mahasiswi Undip ini menceritakan pengalaman menariknya “Saat saya datang situasi desa cukup ramai tapi tetap berjarak karena bersamaan dengan kegiatan ‘Jumat Berkah’ yang ada di daerah tersebut, banyak masyarakat yang sudah patuh bermasker dan jaga jarak namun masih ada juga satu atau dua orang yang masih tidak bermasker, tetapi perangkat desa disana sangat sigap dan segera menegur bahkan siap masker kain di kantong untuk diberikan ke masyarakat yang belum patuh” tuturnya.

Cindy menuturkan sebagian besar waktu kegiatan KKN dilakukan via online dari rumah. Sesekali ia ikut diajak kegiatan terjun ke masyarakat dan membantu kegiatan yang di adakan di desa tersebut.  Selama pelaksanaan KKN daring menurutnya cukup menghemat waktu dan tenaga karena lebih banyak di rumah. Namun begitu, ia mengaku sedih karena tidak bisa berbaur dengan warga seperti kegiatan KKN pada umumnya. Kegiatan KKN ini bertujuan untuk meminimalkan terkena penularan covid dengan cara edukasi mengenai pentingnya proteksi diri selama pandemi, dan bagaimana bersikap bijak di era new normal.

Oleh: Cindy Canthika (Kedokteran Gigi/ Fakultas Kedokteran)