Pupuk Organik Cair sebagai Solusi Pertanian Desa Wonosari

Wonosari, Senin (23/01/2017) – TIM I KKN Universitas Diponegoro telah melaksanakan salah satu program posdaya berupa Pembuatan pupuk organik cair di Dukuh Limbangan Desa Wonosari. Kegiatan dimulai dengan pengenalan pupuk organik cair yang disampaikan oleh Alfaruki dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip. Pupuk organik cair yang dikenalkan merupakan pupuk berbahan feses kambing, karena kambing merupakan hewan ternak yang jumlahnya cukup tinggi di Desa Wonosari.

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Wonosari
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Wonosari

Simulasi pembuatan pupuk organik cair dilakukan menggunakan Alat dan bahan berupa ember beserta tutupnya, pengaduk, 7 liter air, 34 ml EM4 peternakan, 37 gram molases atau tetes tebu, 1 kg feses kambing, dan daun-daun. Warga diberikan kesempatan untuk mempraktikan pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair yang telah dibuat harus disimpan selama satu minggu dengan kondisi ember tertutup dan disimpan pada tempat yang sejuk sebelum dimanfaatkan untuk tanaman.

Warga Mempraktikan Pembuatan Pupuk Organik Cair
Warga Mempraktikan Pembuatan Pupuk Organik Cair

 

Editor: Ir. Bambang Sulistyanto, M. Agr.Sc.,  Ph.D.

Tanggal Review: 30 Januari 2017