Pentingnya Literasi Keuangan di Tengah Pandemik COVID-19

Semarang (19/7/2020), Literasi keuangan adalah bagaimana seseorang memiliki pengetahuan untuk mengimplementasi pemahaman terhadap produk keuangan tentang konsep dan risiko, sehingga dari keterampilan yang dimiliki dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial untuk meningkatkan kesejahteraan finansial baik individu maupun masyarakat. Literasi keuangan sendiri sangat penting karena dapat membantu seseorang mengelola uang yang dimiliki untuk meminimalisasi pengeluaran, meningkatkan pendapatan, serta mencari solusi dari masalah keuangan yang dimiliki.

Berdasarkan survei yang dilakukan di RT 03/RW 03 Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, Semarang masyarakat sekitar masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah, sehingga perlunya edukasi bagi masyarakat agar mengetahui perencanaan keuangan yang baik. Salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan adanya buku saku yang memberikan informasi mengenai cara mencapai kebebasan finansial masyarakat dengan cara:
1. Melakukan Financial Check Up
2. Membuat Anggaran Pengeluaran dan Pemasukan
3. Menentukan Target Keuangan
4. Mengetahui Toleransi Risiko Keuangan
5. Lakukan dan Implementasi Perencanaan Keuangan
6. Mereview dan Mengatur Kembali Perencanaan Keuangan

Diharapkannya dengan buku saku ini dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan yang dimiliki sehingga dapat mencapai target keuangan seperti memiliki dana darurat, membeli rumah, dana menikah, dana pendidikan anak, dana pensiun, dan lain-lain.

Oleh: Nanda Khairun Nissa (Manajemen/ Fakultas Ekonomika dan Bisnis)

Proses Perencanaan Keuangan