Reportase I KKN Online Tim 2 Universitas Diponegoro di Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Semarang, oleh Timothy Jordan (FK)

Kelurahan Pedalangan (11/7). Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Wabah coronavirus disease 2019 (COVID-2019) yang sedang melanda dunia saat ini memaksa pelaksanaan KKN untuk dilakukan secara individual dan online. Oleh sebab itu, diperlukan sedikit modifikasi dalam eksekusinya.

Saya mengawali kegiatan KKN Universitas Diponegoro (Undip) secara daring pada minggu pertama ini dengan melakukan survei lokasi dan mengurus perizinan di tingkat kelurahan, RW, dan RT. Lokasi KKN saya bertempat di Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Survei lokasi mulai dilakukan pada hari Minggu (5/7) secara daring terlebih dahulu dengan menelusuri laman (website) Kecamatan Banyumanik dan Kelurahan Pedalangan untuk memperoleh profil wilayah, khususnya yang berkaitan dengan bidang kesehatan. Meskipun kelurahan ini tidak memiliki puskesmas, namun terdapat  sejumlah poliklinik, posyandu balita, dan praktik dokter mandiri sebagai fasilitas kesehatan. Saya mulai menyusun proposal kegiatan KKN saya mengenai promosi kesehatan masyarakat terkait coronavirus disease 2019 (COVID-19) pada anak dan berbagai protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Kantor Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang

Setelah selesai mempersiapkan proposal kegiatan dan surat izin, saya berangkat menuju Kantor Kelurahan Pedalangan pada hari Kamis (9/7) pagi untuk menyerahkan berkas ke lurah. Saya ditempatkan oleh lurah di RT 10/RW 01 Kelurahan Pedalangan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan saya, mengingat bahwa daerah tersebut banyak terdapat warga yang tergolong dalam usia anak sehingga sesuai dengan target sosialisasi saya. Pada siang keesokan harinya (10/7), saya berkunjung ke rumah Ketua RW 01, Bapak Margono, dan Ketua RT 10, Bapak Hartanto, untuk meminta izin pelaksanaan kegiatan dan menjelaskan program sosialisasi saya secara umum. Bapak Margono menekankan pentingnya sosialisasi protokol kesehatan kepada warga, seperti penggunaan masker dan rutinitas mencuci tangan, guna mencegah penularan penyakit. Di kawasan RT 10, saya menemukan banyak penduduk berusia anak yang menjadi target sosialisasi saya. Ibu Indri, istri Bapak Hartanto, mengatakan bahwa tidak terdapat sarana tempat berkumpul warga RT 10 untuk mengadakan sosialisasi dalam satu waktu. Dengan demikian, pada saat itu saya memutuskan untuk melakukannya secara door-to-door.

Kegiatan mengurus perizinan kegiatan KKN dengan Lurah Pedalangan (kiri), Ketua RW 01 (tengah), dan Ketua RT 10 (kanan)

KKN minggu ke-2 saya dipenuhi dengan kesibukan mencari berbagai referensi terpercaya guna menyusun materi sosialisasi yang akan disampaikan, yaitu COVID-19 pada anak dan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi ini. Referensi yang saya gunakan meliputi laman internasional seperti World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lembaga kesehatan nasional seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), serta berbagai artikel penelitian ilmiah lainnya. Materi dibuat dalam bentuk poster menggunakan aplikasi Canva.

Timothy Jordan – FK Undip 2017

Dosen Pembimbing: Ir. R. T. D. Wisnu Broto, M.T.

Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik

KKN Undip Tim II Kodya Semarang 2020