BEGINI PETA SEBARAN COVID 19 Di DESA CAMPAKAMULYA, KEC. CIMAUNG, KAB. BANDUNG. APAKAH ZONASI MEMBUAT WAGRA SANTAI ATAU PANIK?

CAMPAKAMULYA, KABUPATEN BANDUNG (24/7) – Ditengah kondisi Pandemi COVID 19 tidak menyurutkan semangat untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN Undip kini dilakukan di Kampung masing-masing yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juli – 15 Agustus 2020. Kegiatan KKN ini mengusung tema yaitu “Pemberdayaan Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid 19 berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Kegiatan yang dilakukan pada umumnya yaitu melakukan survei kondisi lingkungan sekitar dan juga melakukan perizinan kepada birokrasi setempat. Mengutip data Kabupaten Bandung terdapat 146 kasus konfirmasi Covid 19 yang mana diantaranya 23 pasien diantaranya berstatus aktif, 118 orang dinyatakan sembuh, dan 5 lainnya meninggal dunia (Pemkab. Bandung, 21/7). Penularan Covid 19 ini dapat disebabkan akibat cipratan atau droplet dari batuk atau bersin orang yang telah terkena Covid 19.

            Dari penuturan Kepala Desa Campakamulya, Desa ini tidak terdapat orang yang terkena Covid 19.”Tidak ada masyarakat yang tertular Covid 19 pada Desa Campakmulya, namun pada bulan April di media sosial katanya terdapat masyarakat yang terkena Covid 19 yaitu Pak Yana yang bekerja sebagai Sopir Walikota Bandung, kemudian setelah dilakukan test hasilnya negatif, sehingga pada Desa ini tidak terdapat Kasus Covid 19,” ungkap Haris (Kepala Desa). Dari kasus diperlukan solusi berupa pembuatan zona rawan penularan Covid 19 agar masyarakat lebih mengetahui informasi dengan pasti dan jelas.

Diskusi dengan Kepala Desa Campakamulya (Sumber : dokumentasi penulis)

Pada pembuatan peta Zonasi Covid 19 dilakuka studi pustaka untuk mengetahui persebaran dari kasus Covid 19 yang terdapat di Kec. Cimaung  dengan data bersumber dari website resmi Covid 19, kemudian dilakukan penambahan beberapa parameter berupa tataguna lahan, tingkat kepadatan penduduk untuk dapat melakukan zonasi dari penularan Covid 19. Setelah melakukan pengumpulan data dilakukan pengolahan dengan perangkat lunak berupa ArcMap 10.4.1 untuk mendapatkan peta zonasi persebaran Covid 19.

Peta Zonasi Persebaran Covid 19 Desa Campakamulya (Sumber : dokumentasi penulis)

Berdasarkan hasil survei lapangan yang telah dilakukan masyrakat masih terlihat santai seperti tidak terdapat pandemi yang terjadi yang mana dilihat dari aktivitas warga yang santai tanpa menggunakan masker dan kurang kesadaran untuk tetap menjaga kebersihan. Kenyataannya dengan zonasi ini masyarakat menjadi santai sehingga tidak melakukan aktivitas dengan mengikuti protokol kesehatan. Dari hasil pembuatan peta tersebut diharapkan masyarakat menjadi lebih hati-hati terutama pada daerah permukiman yang dikelilingi oleh zona kuning (terdapat kasus Covid 19) dan lebih meningkatkan kesadar untuk mengikuti anjuran pemerintah.

Survei Lapangan Keadaan Lingkungan Masyarakat Desa Campakamulya

Dani Muhamad Iqbal – FT/Teknik Geologi

Dosen Pembimbing : Ir. Kustopo Budiraharjo, M.P.

Desa Campakamulya, Kecamatan Cimaung

KKN TIM II UNDIP 2020