KKN TAKE HOME ITU ASIK ? BEGINI TERNYATA…

[Cirebon, 18/07] Apakah kebijakan pemerintah tentang penanganan korona sudah dianggap paling terbaik ? Semakin tingginya angka pasien positif covid-19 yang kian hari kian meningkat bahkan saat ini telah menyentuh angka 80.000 lebih dan membuat masyarakat kian mempertanyakan kapankah ini semua akan berakhir. Bagian yang paling terdampak dari ini semua adalah ekonomi, kesehatan dan pariwisata yang berimbas pada skema pembangunan nasional.

Bertepatan dengan program dari universitas lewat Kuliah Kerja Nyata mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik mereka di kampung nya masing-masing. Menimbang pandemi yang sedang terjadi sekarang ini maka KKN dengan tajuk Pulang Kampung pun dilakukan oleh semua universitas di Indonesia. Dengan harapan program yang dilaksanakan bisa tepat sasaran dengan melihat kemampuan mahasiswa untuk meningkatkan mutu masyarakat lewat edukasi dan praktek.

Perizinan menjadi hal yang wajib karena legalitas penyelenggaraan acara harus sesuai dengan birokrasi daerah sehingga langkah awal setelah pembekalan materi oleh pihak universitas lalu dibagi sesuai dengan dosen pembimbingnya, maka permintaan perizinan pun dilaksakan mulai dari Kesbangpol dan BAPPEDA Kota Cirebon. Setelah mendapatkan izin maka secara perizinan mahasiswa hanya tinggal menyampaikan maksud dan tujuan kepada kecamatan dan kelurahan masing-masing. Tak lupa pula dibantu oleh pihak terkait dan diarahkan ke masing-masing tujuan program. Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan menjadi salah satu target pengembangan mutu masyarakat yang dilakukan oleh Salman Fakih Habibie, mahasiswa KKN Undip Tim II Tahun 2020.

Kegiatan yang telah diikuti selain dari perizinan adalah mengikuti kegiatan program bantuan dari Kemensos yang diwakili oleh istri dari Menteri Sosial bapak Juliari P. Batubara selama seharian. Selanjutnya adalah diskusi peserta KKN Cirebon terkait program antar kecamatan seperti apa dan bagaimana guna mendapat insight yang bisa jadi menjadi landasan evaluasi program. Selain itu pula guna melancarkan program utamanya di kelurahan kebonbaru sudah dua kali mengadakan konsolidasi terkait dengan program yang akan dilaksanakan oleh pihak peserta KKN terhadap para target dan juga masyarakat sekitar Kelurahan Kebonbaru tersebut.

Setelah mengantongi ijin terkait hal tersebut, kami langsung ber-koordinasi dengan pihak kecamatan demi melancarkan program yang telah kami rencanakan. Setelah mengadakan rapat bersama camat daerah di BAPPEDA. Peserta KKN langsung menuju ke kecamatan masing masing untuk sharing dengan pihak kecamatan dan diarahkan ke kelurahan yang diinginkan.

Program pertama yang diikuti peserta kecamatan kejaksan adalah mengikuti dan mengawal pembagian bantuan sembako oleh Kemensos RI yang diwakilkan oleh isteri Menteri Sosial Juliari P. Batubara (10/07). Acara diadakan dengan lancar karena protokoler kesehatan covid-19. Diadakan pula survey di tempat sekitar pembagian sembako demi menampung aspirasi dan masukan dari warga sekitar demi meningkatkan performa kementerian demi mensejahterakan masyarakat.

Peserta KKN dibagi dalam beberapa klaster kecamatan dan masing-masing bebas untuk melaksanakan program dengan bekerjasama antara peserta atau secara mandiri. Di kecamatan Kejaksan peserta melakukan kolaborasi program dengan cara menyatukan hari untuk sosialisasi secara offline. Dengan cara mengadakan pertemuan langsung di aula Kelurahan Kebonbaru yang akan diadakan pada hari Rabu, 22 Juli 2020.

Penulis: Salman fakih Habibie

Editor: Arwinda Nugraheni