#X Kegiatan Pengumpulan dan Pemilahan Sampah sebagai Bahan EcobrickX-39-B-3#

Semarang, Bulusan (24/07/2020)-Persoalan saat ini yang sering dihadapi dalam rangka meningkatkan fungsi ekosistem di wilayah konservasi adalah sampah. Sampah merupakan persoalan klasik yang dari dulu hingga kini menjadi masalah bersama oleh seluruh dunia khususnya di Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang, permasalahan sampah harusnya mendapat perhatian lebih.

Plastik merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam pembuatan segala perlengkapan yang dibutuhkan oleh manusia. Penggunaan bahan plastik dalam kehidupan sehari-hari tentu akan menimbulkan penimbunan sampah dalam jumlah yang besar. Sedangkan menurut sifatnya plastik cenderung kuat dan tidak mudah rusak oleh pelapukan. Pembuangan sampah yang tidak bijaksana tentu akan berdampak terhadap kelangsungan ekosistem. Hal ini dikarenakan pembuangan sampah-sampah tersebut akan bermuara di laut sehingga perlu adanya sebuah pengelolaan sampah yang ramah lingkungan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan dampak negatif dari sampah plastik.

Banyak cara dalam mengelola sampah plastik agar tidak berdampak terhadap ekosistem. Pengelolaan tersebut bisa dalam bentuk penyediaan tempat sampah, pembentukan komunitas bank sampah dan mendaur ulang sampah menjadi bahan berguna lainnya. Salah satu proses daur ulang yang ramah lingkungan serta tidak menghabiskan biaya tinggi adalah ecobrick. Ecobrick merupakan pemanfaatan sampah plastik ramah lingkungan yang dijadikan sebagai barang berguna seperti kursi atau meja.

Untuk kegiatan ini dilakukan pengambilan sampah yang ada pada TPS Kelurahan Ngesrep, limbah sampah warung makan dan tempat-tempat pembuangan sampah lainnya.

TPS Kelurahan Ngesrep merupakan tempat pembuangan sampah terpadu untuk memperbaiki kondisi pengelolaan sampah di Kelurahan Banyumanik, alamat : Ngesrep, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50261, tempat ini menampung berbagai macam sampah.

Pengambilan sampah juga dilakukan di warung-warung makan sekitar kelurahan Bulusan dan Tembalang