Edukasi Gizi Bumil dan Anak Usia 0-2 Tahun Sebagai Upaya Cegah Stunting di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

AKCAYA, Kota Pontianak (24/7) Pada tanggal 5 Juli 2020 Universitas Diponegoro melakukan penerjunan Mahasiswa KKN tim II. Berbeda dengan kegiatan KKN di tahun-tahun sebelumnya, KKN pada tahun ini dilakukan secara mandiri atau perseorangan di daerah masing-masing sehubungan dengan kebijakan pembatasan sosial di era Pandemi COVID-19.
Kegiatan KKN diawali dengan rapat di Bappeda Kota Pontianak untuk presentasi mekanisme kegiatan(9/7) yang disusul dengan pembuatan Laporan Rencana Kerja KKN dan penerjunan KKN secara online(16/7)

Tema yang diangkat pada KKN tahun ini adalah Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan(SDG’s). Dengan adanya program KKN ini, penulis selaku mahasiswa Undip yang berdomisili di Kota Pontianak mengangkat suatu program kerja pembuatan brosur tentang edukasi gizi Ibu hamil dan anak usia 0-2 tahun sebagai upaya mencegah stunting dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan(1000 HPK) yang merupakan periode emas pertumbuhan anak.
Penyusunan program kerja ini dilakukan mengingat banyaknya kasus stunting di Kalimantan Barat. Berdasarkan buletin stunting 2018 yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, provinsi Kalimantan Barat memiliki prevalesi 30-40% untuk kasus balita pendek. Selain itu, cakupan bayi di Kalimantan Barat yang mendapatkan ASI eksklusif berdasarkan data Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat tahun 2017 hanya 61.6%. Padahal nutrisi yang kurang atau salah pada masa 1000 HPK mempengaruhi tingkat kecerdasan dan status kesehatan anak sampai dewasa karena dampak kurang gizi pada masa periode emas pertumbuhan anak bersifat permanen dan sulit diperbaiki.


Pembuatan brosur ini dilakukan oleh mahasiswa dengan didahului oleh studi literatur di bawah bimbingan Ibu Annisa Amalia, S.Gz. Kemudian, dilakukan desain brosur dan pencetakan brosur. Terdapat dua brosur yang dibuat dengan target ibu hamil dan Ibu dengan anak usia 0-2 tahun. Brosur yang dibuat merupakan brosur trifold berukuran A4 yang diprint bolak-balik sehingga terdiri dari 6 panel untuk masing-masing brosur. Sasaran brosur pertama merupakan Ibu hamil sedangkan brosur kedua diperuntukkan bagi Ibu dengan anak usia 0-2 tahun.

Setelah brosur selesai dibuat dan dicetak, kemudian dilakukan edukasi gizi dengan target yang telah disebutkan dengan terlebih dahulu menanyakan riwayat makan Ibu dan anak sehari-hari (food recall) dilanjutkan dengan konseling gizi sesuai hasil food recall dan himbauan untuk memenuhi protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru. Brosur kemudian dibagikan kepada target peserta sebagai sumber informasi yang dapat dibuka dan dibaca kembali saat diinginkan.

Manda Petrina, Mahasiswi KKN Undip dari fakultas Kedokteran melakukan edukasi tentang gizi seimbang bagi bumil dan bayi usia 0-2 tahun bagi pasien di Puskesmas Parit Tokaya, Pontianak Selatan. (Sumber: Galeri Penulis).

Kegiatan ini dilakukan di bagian gizi Puskesmas Gang Sehat, Jl. Tani Makmur RT 02/29, Parit Tokaya, Pontianak Selatan dari tanggal 20-23 Juli 2020 dengan didampingi oleh Ibu Annisa Amalia S.Gz. dan Ibu Lasini S.Gz. dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menggunakan alat pelindung diri.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan dan kesadaran Ibu hamil dan Ibu dengan baduta tentang pentingnya nutrisi selama 1000 HPK dalam mencegah stunting dan mewujudkan generasi mendatang yang sehat dan cerdas sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. (Manda Petrina, Undip).


Editor: Apri Dwi Anggo