Pendistribusi Bansos Tak Sesuai Protokol kesehatan. Mahasiswa Undip Buatkan Strategi yang Tepat bagi Kelurahan Krapyak #KKNKotaKabPekalonganBatang

Penyampaian Hasil Policy Brief kepada Ibu Carik Kelurahan Krapyak

Pekalongan (26/7) Pandemi COVID-19 juga berdampak kepada Pelaksaan Kuliah Kerja Nyata Universitas diponegoro. KKN Undip di tahun ini sangatlah berbeda karna dilaksanakan secara mandiri dan di kampung halaman mahasiswa KKN masing-masing. Fatima sapaan akrab mahasiswa KKN Undip yang tengah melakukan KKN di kelurahannya sendiri yaitu Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan mencoba menggali permasalahan pencegahan COVID-19 yang ada di Kelurahannya.

Pandemi COVID-19 mengharuskan Pemerintah dan seluruh masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan, Pemerintah menjadi garda terdepan yang memiliki wewenang dalam mencegah penularan COVID-19 dari instansi yang tertinggi hingga intansi birokrasi terkecil di Desa sekalipun. Kota Pekalongan yang semula zona merah dan sudah menjadi zona hijau hingga pada 12/7 kembali menjadi zona kuning karna bertambahnya masyarakat yang tertular virus COVID-19. Hal ini mengindikasikan Kota Pekalongan belum bebas dari Pandemi COVID-19. Oleh itu perlu adanya pengawasan yang ketat terhadap keberjalanan protokol kesehatan di masyarakat.

Pada minggu pertama Fatima mahasiswa KKN Undip melakukan perijinan dan berdiskusi terkait dampak COVID19 dan keberjalanan protokol kesehatan bersama Ibu Carik Kelurahan Krapyak dan juga berdiskusi bersama Ibu Wati selaku kasi pembangunan Kecamatan Pekalongan Utara. Berdasarkan diskusi tersebut Kecamatan Pekalongan Utara mengijinkan dan mendukung mahasiswa untuk turut serta dalam membantu program penanganan COVID19 di Kelurahan Krapyak. Kecamatan Pekalongan Utara juga memberikan amanah kepada mahasiswa KKN Undip untuk melakukan pendampingan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Krapyak.

Sabtu (11/7) Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara mengadakan kegiatan pembagian bantuan sosial JPS Jateng dan turut mengajak Mahasiswa KKN Undip dalam proses pendistribusian bansos. Berdasarkan oberservasi saat ikut terjun membantu pendistribusian bansos, sangat di sayangkan pendistribusian bansos belum sesuai dengan protokol kesehatan yang seharusnya dijalankan. Kegiatan pendistribusian bansos tidak mematuhi protokol kesehatan seperti masih banyak warga yang tidak mencuci tangan terlebih dahulu di tempat cuci tangan yang telah di sediakan dan juga tidak menggunkan hand sanitizer yang telah disediakan sebelum menerima bansos. Selain itu, Kelurahan juga terlihat kewalahan karna minimnya sumber daya manusia yang menangani pendistribusian bansos provinsi.

Kelurahan menjelaskan bahwa dari ketiga bansos covid yaitu bansos pemkot,pusat dan provinsi Jateng, hanyalah pendistribusian bansos JPS Jateng yang tidak kondusif karna sulitnya warga untuk diatur meskipun sudah dibuat skema pengambilan bansos dibagi menjadi beberapa kloter. Namun, warga tetap datang tidak sesuai kloter yang mengakibatkan warga berdesak-desakkan. Keterbatasan tempat dari kelurahan karna kantor kelurahan yang sempat terkena banjir rob juga menjadi faktor pendistribusian bansos menjadi tidak kondusif. Kembimbangan Kelurahan untuk memilih tempat lainnya karna kurangnya penjagaan membuat kelurahan memilih mendistribusikan bansos langsung di warung tempat pembelian sembako bansos sehingga tempat pengambilan bansos sangatlah kecil dan terlalu terbuka.

Oleh itu, sesuai amanah Kecamatan Pekalongan Utara kepada mahasiswa KKN Undip, Fatima melakukan pendampingan COVID-19 di Kelurahan Krapyak dengan memberikan saran bagi kelurahan Krapyak terkait strategi yang lebih efektif agar masyarakat dapat senantiasa mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan penularan COVID-19. Fatima juga telah membuat skema alur pendistribusian bantuan yang sesuai dengan protokol kesehatan dan memungkinkan untuk dilakukan di Kelurahan Krapyak dalam bentuk Policy Brief, Policy Brief dibuat menyesuaikan dengan kendala dan keterbatasan Kelurahan Krapyak. Hasil dari Policy Brief telah disampaikan kepada Ibu Carik Kelurahan Krapyak pada rabu (22/7). Kelurahan Krapyak menerima masukan Policy Brief ini untuk selanjutnya dapat diterapkan di Pendistribusian bansos JPS Jateng bulan Agustus.

Penulis: Fatimatuzzahro (Mahasiswa KKN UNDIP TIM II)

Editor: Nikie Astorina YD, SKM, M. Kes