Orang Tua Krisis Pemahaman Pemberian Imunisasi, Mahasiswa Undip Minta Orang Tua di Desa Ungasan Bali Pahami Esensi Imunisasi !

Ungasan, Bali (01/8) – Pada minggu ke-3 KKN Tim II Periode 2020, mahasiswa Undip mengikuti kegiatan KKN  di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Luh Ayu Nanamy (20) telah melaksanakan program kerja “Pentingnya Kesadaran Orang Tua Mengenai Imunisasi Dasar dan Tambahan untuk Anak di Desa Ungasan”. Sosialisasi door to door ini dilaksanakan di beberapa rumah warga yang terdapat anak-anak di Banjar Wana Giri. Tak hanya sosialisasi, dilakukan juga cek kesehatan anak-anak meliputi panjang badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan, dan analisis status gizi anak. Menurut WHO, sekitar 1,5 juta anak mengalami kematian tiap tahunnya karena penyakit yang  dapat dicegah dengan imunisasi. Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI gencar melakukan imunisasi rutin lengkap mengingat masih ada anak Indonesia yang imunisasinya belum lengkap. Maka dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk bisa mengedukasi orang tua pentingnya dilakukan imunisasi sejak dini, manfaat, esensi, serta menentang adanya rumor isu negatif tentang imunisasi.

Sosialisasi terkait imunisasi melalui penyebaran flyer dan cek kesehatan anak dilakukan pada Sabtu (25/7) tentunya dengan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. Berdasarkan survey, orang tua di Desa Ungasan ada yang paham dan ingat jadwal imunisasi wajib dan tambahan untuk anak, namun ada pula yang masih tidak taat akan jadwal imunisasi wajib dan tambahan.

Penyebaran flyer pentingnya imunisasi wajib dan tambahan

Berdasarkan survey, orang tua di Desa Ungasan ada yang paham dan ingat jadwal imunisasi wajib dan tambahan untuk anak, namun ada pula yang masih tidak taat akan jadwal imunisasi wajib dan tambahan. Beberapa orang tua juga justru tidak memahami tujuan dari masing-masing imunisasi tersebut. Hasil cek kesehatan anak menunjukkan 4 dari 15 anak yang diperiksa tergolong dalam status gizi kurang (diplotkaan melalui kurva WHO di mana kurva menunjukkan arah garis pertumbuhan berada pada rentang <-2,0 s/d -3 SD). Dari hasil ini, orang tua juga disarankan mengenai nutrisi, jenis makanan, cara pemberian, serta monitoring dan evaluasi.

Cek kesehatan meliputi panjang badan, tinggi badan, serta analisis status kesehatan anak

Akhir dari kegitan program kerja ini, Nanamy juga melakukan cek kesehatan umum untuk orang tua yang berada di Banjar Wana Giri, Desa Ungasan. Diharapkan melalui program kerja ini, orang tua lebih paham dan selalu mengingat jadwal imunisasi pada anak. Salam sehat.

#KKNtimIIperiode2020
#p2kknundip
#lppmundip #undip
#KKNIndonesiaTimur

Penulis: Luh Ayu Nanamy K E S
Mahasiswa Kedokteran Umum FK Undip 2017

Editor: Diar