UMKM Gelisah? Tenang, Social Media Solusinya

Semarang (2/8/2020), Pandemic virus Corona bukan hanya sekedar bencana kesehatan namun telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi dan sektor lainnya. Tak hanya industri besar, pandemic virus Corona telah membuat pelaku UMKM gelisah lantaran mengalami penurunan penjualan. Terlebih aturan pemerintah untuk dirumah saja dan social distancing membuat pelaku UMKM semakin terpuruk. Tak terkecuali UMKM yang ada di RT 08 RW 15 Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang.

Pada tanggal 26 Juli 2020, Tim II KKN Undip RT 08 RW 15 Kelurahan Sendangmulyo telah melakukan sosialisasi terhadap UMKM di wilayahnya. Dalam perbincangan tersebut, Rafa salah satu anak dari pemilik UMKM yang disosialisasi menyetujui untuk dibantu memasarkan produknya secara online. Membantu memasarkan produk UMKM secara lebih luas menggunakan sosial media (online) bisa menjadi solusi, sehingga diharapkan adanya peningkatkan penjualan. Dengan begitu, dapat tetap menerapkan protokol kesehatan bagi UMKM yang terdampak selama pandemic Covid-19.

Kali ini sasaran UMKMnya ialah penjual salad buah. Seperti diketahui, salad buah merupakan sejenis makanan yang terdiri dari campuran buah-buahan. Salad dikategorikan sebagai makanan sehat karena dari komposisinya yang terdiri dari buah-buahan. Salad adalah makanan yang banyak mengandung serat, nutrisi dan vitamin yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh. Tentunya sangat cocok dengan kondisi seperti ini.

Produk Makanan Salad Buah

Sarana social media yang digunakan ialah Instagram dan Facebook. Dipilihnya Instagram dan Facebook sebagai media promosi karena Instagram dan Facebook dianggap sebagai alat promosi efektif. Disitu dapat diberi gambar foto produk salad buah, kemudian di beri caption yang menarik serta di sertakan pula alamat atau contact person yang dapat dihubungi. Tak dipungkiri, milenials hampir tidak ada yang tidak memiliki fitur Instagram dan Facebook, sehingga hal ini memudahkan untuk promosi & marketing produk salad buah dengan mudah. Tentu juga melalui pesan whatsapp dan line, dimana pesan tersebut dapat di share dengan mudah. Dari situ bisa branding perlahan-lahan supaya produk bisa dikenal oleh masyarakat.

Kemudian, dilakukan pembuatan MMT juga untuk membantu branding di sekitar wilayah rumah RT 08 RW 15. Hal ini dimaksudkan sebagai alat publikasi yang berisi informasi mengenai produk makanan “salad buah” dimana ditujukan kepada masyarakat sekitar agar dapat membantu upaya pemasaran. Dan adanya MMT ini diharapakan masyarakat yang melewati rumah dari pemilik UMKM bisa mengetahui dan tertarik untuk mencoba produk salad buah tersebut. selanjutnya dilanjutkan proses pencetakan MMT yang sudah di design kemudian di pasang di depan rumah.

Sarana MMT sebagai alat promosi

Pembuatan produk salad buah dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2020 di rumah Rafa sendiri yang di bantu oleh ibunya dalam pembuatan produk makanan salad buahnya. Dilaksanakan pembuatan produk makanan salad buah dengan beragam varian buah dan ukuran, tentu sesuai selera konsumen. Satu per satu buah di potong kecil kemudian di beri saus dan tambahan topping keju & coklat. Setelah semua jadi, maka produk makanan salad buah siap di antarkan. Pengantaran ini menjadi salah satu kelebihan dari bisnis UMKM ini. Agar tidak mengalami kerugian, maka sudah diestimasi dan diperhitungkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari sistem ini. Karena bila di daftarkan di gojek, sang pemilik mengaku masih enggan, namun bukan tidak mungkin bila usahanya berkembang pesat, produk salad buah ini bisa terdaftar di go food by applikasi.

Dengan tetap mematuhi aturan pemerintah, inilah saat yang tepat untuk membangun kreativitas dari pemilik UMKM. Dengan begitu, kondisi ekonomi perlahan akan pulih dan UMKM bisa lebih produktif, kreatif, inovatif, mandiri serta berdaya saing meskipun di rumah saja.