Jelajahi dan Petakan Geowisata Desa Terban

Kudus (1/8), Di desa Terban banyak terdapat tempat potensial untuk di jadikan lokasi wisata. Desa Terban yang terkenal berkat situs arkeologi patiayam tidak hanya memiliki wisata purbakala tetapi banyak wisata lain yang belum terekspos. Berbagai lokasi wisata tersebut meliputi goa-goa, air terjun-air terjun, dan mata air serta wisata pemandangan dari puncak patiayam yang dapat melihat jauh daerah disekitarnya. Namun karena lokasi wisata tersebut jauh di tengah hutan dan akses yang cukup sulit sehingga jarang ada yang tau.

Oleh karena itu, Mahasiswa Undip melakukan penjelajahan geowista untuk memetakan geowisata yang berada di daerah desa Terban. Kegiatan pemetaan geowisata ini dimaksudkan untuk menggali potensi wisata desa terban lebih jauh sehingga dapat meningkatkan perokonomian desa terlebih lagi ketika masa setelah pandemi Covid-19.

Lokasi wisata pertama adalah Wisata Situs Purbakala Patiayam. Wisata ini meliputi Museum Purbakala Patiayam dan Gardu Pandang. Museum Purbakala Patiayam merupakan tempat dimana fosil-fosil makhluk purba yang ditemukan di Patiayam di pertunjukkan kepada masyarakat umum. Sementara Gardu Pandang merupakan tempat dimana fosil-fosil dipertunjukkan keadaannya pada lokasi penemuan.

Museum Purbakala Patiayam

Lalu ada juga wisata Goa-Goa yang berada di daerah desa Terban. Goa Jepang merupakan wisata historical yang ada di Terban. Goa Jepang ini merupakan goa yang dibuat oleh tentara jepang sebagai tempat perlindungan sementara ketika masa perang penjajahan. Goa lainnya yaitu Goa dalem yang merupakan Goa bentukan alami yang terbentuk di daerah perbukitan patiayam. Kemudian ada pula wisata air terjun, di desa terban terdapat 2 air terjun pertama yaitu air terjun Grenjengan yang berada di sebelah barat laut desa terban dan satu lagi adalah air terjun Goa Dalem yang berada di dekat Goa Dalem.

Goa Jepang

Dengan banyaknya tempat wisata yang dapat dikunjungi ini membuktikan bahwa Desa Terban memiliki potensi besar untuk menjadi salah destinasi lokasi wisata di Kabupaten Kudus. Dengan menggunakan potensi wisata ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah Desa Terban terutama saat ini ketika setelah masa pandemi covid-19.

Oleh :  Ady Rieo Wahyu Mustiono 21100117140039

Editor : Dr.Ir. Yoyok Budi Pramono, S.Pt., M.P.