“ UBAH, USIR WABAH”: Gerakan Promotif Cegah Covid-19!

Pati (04/08/2020)- Maret 2020 Indonesia digemparkan dengan terjadinya Covid-19 yang  melanda dunia. Covid-19 telah menjadi bencana unternational yang ditetapkan sebagai pandemi global. Negara Indonesia merupakan negara dengan urutan ke-25 dengan angka akumulasi pasien Covid-19 mencapai 108.376 jiwa per 31 Juli 2020 diseluruh provinsi Indonesia (Kemenkes, 2020).

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya penanganan pandemi covid-19. Kebijakan yang saat ini sedang di jalankan oleh pemerintah Indonesia adalah dengan penerapan kehidupan adaptasi kebiasaan baru (New Normal). Penerapan adaptasi kebiasaan baru ini dilakukan dalam berbagai bidang kehidupan. Namun, banyak masyarakat Indonesia terutama pada daerah pedasaan yang kurang terpapar informasi akan hal ini. Kebanyakan masyarakat yang ada di daerah pedesaan beranggapan bahwa kehidupan di era new normal adalah berakhirnya covid-19.

Hal tersebut melatar belakangi Efa Rifiyana mahasiswa KKN TIM II Undip untuk berinisiatif melakukan gerakan promotif cegah Covid-19 di Desa Alasdowo, Dukuhseti, Pati. Dalam gerakan promotif ini mahasiswa KKN Undip mengambil 2 tema utama yaitu “Normal Baru, Bukan Matinya Corona Virus” dan “ Lindungi Bayimu dengan Nutrisi Terbaik”.

“Normal Baru, Bukan Matinya Corona Virus” adalah program pertama yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip di Desa Alasdowo, Dukuhseti, Pati. Program ini dilaksanakan pada 23 Juli 2020. Sasaran utama pada program ini adalah ibu-ibu PKK desa Alasdowo. Acara tersebut dimulai pada pukul 10.00-11.00 WIB dihadiri oleh bapak Kepala Desa Alasdowo, Bapak Muhlisin dan 10 ibu anggota PKK. Pengadaan acara ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat, setiap yang hadir harus melakukan cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

Acara ini dimulai dengan pemberian sambutan dari kepala desa Alasdowo bapak Muhlisin. Beliau menyampaikan bahwasannya dengan program yang dilaksanakan ini dapat berdampak baik untuk masyarakat desa Alasdowo dan ibu-ibu anggota PKK dapat turut serta membantu keberjalanan program ini untuk disampaikan kepada masyarakat. Setelah pemberian sambutan, dilanjutkan dengan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dengan materi sosialisasi “Normal Baru, Bukan Matinya Corona Virus”. Dalam penyampaian materi tersebut Mahasiswa KKN menampilakan grafik covid-19 di Indonesia yang terus meningkat. Mahasiswa KKN menegaskan bagaiamana bahaya corona virus yang saat ini semakin meluas di Indonesia. Selain itu dalam materi sosialisasi tersebut juga dijelaskan, apa itu kehidupan new normal?, kenapa harus new normal? dan apa yang harus dilakukan saat new normal?. Mahasiswa KKN juga mensosialisasiskan mengenai bagaimana adapatasi kebiasaan baru di Desa sesuai dengan peraturan KEPMENDESA PDTT 63 thn 2020 tentang Normal Baru Desa.

Ibu-ibu PKK yang hadir deberikan leaflet terkait materi tersebut. Harapannya dengan dilakukan sosialisasi ini, ibu-ibu PKK sebagai salah satu kader desa yang mempunyai pengaruh penting serta signifikan terhadap masyarakat desa dapat menyalurkan pengetahuan-pengetahuan tersebut pada masyarakat sekitar. Tidak hanya via offline namun juga via online. Dengan penyebaran masif yang dilakukan ibu-ibu PKK diharapkan masyarakat desa Alasdowo dapat sadar tentang pentingnya menerapkan kehidupan new normal dengan tertib dan tepat.

Sosialisasi Bersama Ibu-Ibu PKK
Sosialisasi Bersama Ibu-Ibu PKK

“ Lindungi Bayimu dengan Nutrisi Terbaik” adalah program ke-2 yang dilakukan Mahasiswa KKN Undip di Desa Alasdowo, Dukuhseti, Pati. Kejadian Covid-19 tidak hanya rawan terjadi pada usia dewasa atau lansia, namun juga pada anak, bayi maupun balita. IDAI 2020 menyatakan, terjadinya kasus pada anak tidak sebanyak dewasa, pada anak usia 0-5 thn 1% dari seluruh kasus di Indonesia. Meskipun terjadinya penularan covid-19 pada anak khususnya bayi atau balita masih sedikit, namun kita perlu waspada pada hal ini. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakuakn untuk bayi/balita dalam covid-19 ini ibu harus memberikan nutrisi  terbaik, cukup dan tepat sesuai anjuran untuk buah hati.

Selama pandemi covid-19 seluruh kegiatan yang mengumpulkan masa di hentikan sementara di desa Alasdowo ini. Termasuk kegiatan posyandu bayi/balita, sehingga belum diadakannya sosialisasi terkait bagaimana Ibu dengan bayi/balita menghadapi situasi covid-19 ini. Mahasiswa KKN TIM II Undip berinisiatif melakukan gerakan promotif dengan sosialisasi ASI eksklusif dan MP-ASI yang baik dan tepat untuk diberikan pada buah hati. Hal ini dikarenakan jika ibu dapat memberikan ASI eksklusif dan MP-ASI dengan baik dan tepat pada bayi/balita sistem kekebalan tubuh pada bayi/balita dapat terjaga dengan baik. Kegiatan ini dilakukan pada Ibu dengan bayi/balita usia 0-24 bulan di RW 04 desa Alasdowo.

Sosialisasi Asi Eksklusif dan MPAsi
Sosialisasi Asi Eksklusif dan MPAsi

Sosialisasi dilakukan dengan sistem door to door untuk menghindari terjadinya kerumunan dan tetap melakukan protokol kesehatan. Dalam pemberian sosialisasi ini berlangsung 2 hari yaitu pada tanggal 28 dan 30 Juli 2020. Sosialisasi berbasis edukasi promosi kesehatan pada ibu bayi/balita dengan materi ASI ekslusif dan MP-ASI ini disampaikan bagaimana pentingnya pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI pada buah hati secara benar dan tepat. Setiap ibu mendapatkan 3 leaflet yang berisikan tentang materi ASI eksklusif, panduan MP-ASI dan resep MP-ASI. Dalam sosialisasi tersebut mahasiswa KKN Undip juga melakukan demontrasi bagaimana cara pemijatan punggung yang efektif untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu.

Demonstrasi Pijat Punggung Pelancar ASI

Selama sosialisasi berlangsung banyak Ibu yang merasa mendapat pengetauan baru bahwa begitu pentingnya pemberian ASI eklusif dan MP-ASI secara tepat dan baik bagi anak. Ada pula beberapa ibu yang sudah merasa membutikan kebenaran bahwa pemberian ASI ekslusif dan MP-ASI yang benar untuk anak dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan menunjang setiap perkembangan anak. Diakhir sesi, mahasiswa KKN Undip memberikan bingkisan kepada ibu dengan produk MP-ASI usia 6+ bln dan juga masker satu kali pakai.

Pemberian sosialisasi tersebut diharapkan ibu dapat melakukan pemberian ASI eklusif dan MP-ASI secara baik dan tepat untuk buah hati. Selain menghindarkan dan mencegah dari corona virus, pertumbuh dan perkembangan buah hati akan lebih baik.

Gerakan promotif yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip Tim II 2020 dengan tema utama “Normal Baru, Bukan Matinya Corona Virus” dan “ Lindungi Bayimu dengan Nutrisi Terbaik” diharapkan dapat memberikan perubahan positif dan baik bagi masyrakat desa Alasdowo. Sehingga slogan kemenkes Indonesia “Ubah, Usir Wabah” dapat terwujudkan diseluruh penjuru Indonesia.

Penulis: Efa Rifiyana

Editor : Rani Tiyas