Dianggap “RIBET”, Mahasiswa KKN UNDIP Berikan Edukasi Kepada Pelaku UMKM Bahwa Perizinan Usaha Mudah Gak Pake Ribet!

Pati – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro yang berlokasi di Desa Asempapan Kecamatan Trangkil melakukan survey terhadap para pelaku UMKM di Desa Asempapan, hasilnya sebagian besar pelaku UMKM belum mendaftarkan usahanya dengan alasan terlalu ribet.

usaha bubur tua khas Desa Asempapan.

“Saya belum mendaftarkan usaha saya karena ribet dan males kalo harus keluar uang.”  Ucap Nailis Saadah salah satu pelaku usaha (Senin 03/08/2020). Padahal prosedur perizinan usaha yang kemudian disebut Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) sangat sederhana sesuai dengan prinsip pemberian IUMK itu sendiri yakni prosedur sederhana, mudah, dan cepat; keterbukaan informasi bagi pelaku usaha mikro dan kecil; serta kepastian hukum dan kenyamanan dalam usaha.

Dengan kondisi masyarakat yang minim informasi mengenai perizinan UMKM tersebut, Noviana Nor Rahmawati mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Desa Asempapan berinisiatif untuk memberikan edukasi terkait Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Adanya program edukasi ini diharapkan tidak ada lagi UMKM yang tidak memiliki izin usaha. Izin usaha mikro dan kecil (IUMK) memiliki tujuan antara lain mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha, mendapatkan kemudahan dalam akses pembiayaan, serta mendapatkan kemudahan dalam pemberdayaan.

Bentuk usaha mahasiswa KKN Universitas Diponegoro untuk memberikan edukasi dilakukan dengan cara sosialisasi door to door ke rumah para pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha dengan data yang diperoleh dari perangkat desa Asempapan. Edukasi tersebut meliputi penjelasan mengenai apa itu Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), dasar hukum, serta tujuan dari adanya IUMK itu sendiri.

Dengan adanya edukasi yang diberikan, diharapkan para pelaku UMKM mau mendaftarkan usahanya. Adanya kemudahan proses perizinan yang dikeluarkan maka akan membantu para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.

sosialisasi dengan salah satu pemilik UMKM di Desa Asempapan

oleh : Noviana Nor Rahmawati, Fakultas Hukum

KKN Tim II Periode 2020 Universitas Diponegoro, Kabupaten Pati

Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Meiny Suzery, MS.

#KKNMbangundeso #Meiny Suzery