Mahasiswa Undip Sosialisasikan Urus Legalisasi UMKM Cara Praktis di tengah Pandemi Corona

#KKNTim2Periode2020 #p2kknundip #lppmundip
Gambar 1.1 Foto bersama pemilik UMKM “potaqi”.

MAGELANG – Terjadinya pandemi corona yang disebabkan oleh virus COVID-19 sangat berpengaruh terhadap seluruh sektor kegiatan di Indonesia, bahkan di dunia. Baik sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan lain sebagainya. Tak dapat dipungkiri, sektor yang paling terdampak COVID-19 yakni sektor ekonomi.  Padahal kita tahu bahwa ekonomi merupakan sektor yang sangat penting. Karena, apabila kegiatan ekonomi terhenti, maka suatu negara tidak akan berjalan sempurna, sebab ekonomi merupakan sesuatu yang dapat menjalankan negara.

Namun, di Masa Pandemi yang sedang berlangsung ini  bukan menjadi suatu alasan bagi siapapun yang ingin membuka peluang usaha. Karena, pemerintah sudah menyiapkan dan menyediakan berbagai alternatif kemudahan kepada masyarakat, seperti pengalihan berbagai kegiatan ke dalam bentuk digital atau online. Hal ini sejalan dengan era “the great technology 4.0” yang beberapa waktu lalu telah dicetuskan oleh Pemerintah Indonesia.

Hal ini terbukti dengan adanya sistem online dan gratis untuk pengajuan permohonan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil). IUMK merupakan tanda legalitas berupa naskah bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya yang diharapkan dengan memiliki IUMK tersebut, para pelaku usaha dapat mendapatkan jaminan kepastian hukum serta menjadi sarana dalam mengembangkan usahanya. Pengajuan permohonan IUMK secara online dapat diakses melalui website https://www.oss.go.id/oss/.

Di daerah Magelang Utara, akibat adanya pandemi ini, terdapat warga yang membuka usaha rumahan demi terus menjalankan kehidupannya. Mahasiswa KKN UNDIP TIM II Kota Magelang kelompok Magelang Utara pun berinisitif untuk menjelaskan mengenai hal-hal terkait UMKM, seperti permohonan pengajuan izin pembukaan UMKM berupa IUMK. UMKM yang menjadi target konsentrasi program KKN mahasiswa Undip kelompok Magelang Utara, yakni usaha rumahan yang baru beroperasi sejak 2 (dua) bulan yang lalu. Produk dari UMKM ini bernama “potaqi” yang berupa olahan keripik kentang dengan berbagai varian rasa dan tersedia dalam kemasan kecil hingga besar. Sejak UMKM potaqi ini berdiri, penyebarannya dilakukan dari mulut ke mulut juga disebar dibeberapa angkringan di Kota Magelang dan sekitarnya. Sehingga dengan diadakannya sosialisasi mengenai perizinan pembukaan UMKM dimasa transisi (New Normal), diharapkan UMKM tersebut dapat terus mengembangkan usahanya, serta  dapat memulihkan kembali kegiatan perekonomian di daerah khususnya Magelang Utara.

Oleh : Muninggar Maharani – Fakultas Hukum Universitas Diponegoro 2017

Dosen Pembimbing Lapangan : Maharani Patria Ratna R., S.S., M.Hum.

Magelang Utara, Kota Magelang.

KKN UNDIP TIM II tahun 2019/2020

Direview Oleh: Maharani Patria Ratna